BAB III
PELAKSANAANKERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Penulis melaksanakan praktik kerja magang di PT Merah Putih Media dengan kurun waktu 60 hari kerja, terhitung sejak 4 Maret 2021 sampai dengan 4 Juni 2021. Selama praktik kerja magang, penulis dibimbing oleh Ferdian Arie yang menjabat sebagai Supervisor pembimbing lapangan PT Merah Putih Media. Penulis ditempatkan di divisi Social Media Officer yang mempunyai tugas melakukan aktivitas tanya jawab kepada para followers atau para pembaca terkait informasi terkait dunia persepak bolaan. Pada beberapa kesempatan, penulis turut berkontribusi sesekali mengikuti syuting sebagai model atau pemeran dalam konten video.
Tugas harian diberikan secara online dalam sebuah grup Whatsapp oleh Dionisius selaku tim anggota Social Media Officer yang ditujukan kepada pekerja magang. Tugas pembuatan konten dilakukan individu. Beberapa tugas yang sudah diberikan masing-masing pekerja magang memiliki tugas yang berbeda-beda. Akan tetapi, dari setiap tugas yang berbeda tersebut bisa saling koordinasi dan bertukar pikiran. Penulis diberikan tugas utama melakukan Schedule yang bahannya diambil dari artikel Bolaskor.com yang dimulai pukul 06.00 WIB hingga dengan 00.00 WIB untuk schedule. Penyebaran schedule dilakukan melalui platform media sosial Bolaskorcom seperti Twitter dan Facebook. Setiap harinya selalu dilakukan pengecekan atas schedule yang sudah kita buat oleh Ferdian Arie.
Setelah itu, penulis diberikan tugas untuk menyetor konten yang sudah diperencanakan dengan mengambil sejumlah informasi terkini dari dunia sepak bola. Kemudian konten yang sudah dikembangkan tersebut diolah menjadi konten infografis berupa gambar dengan design visual yang sesuai dengan isi konten tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tambahan mengenai
cara-cara menyusun atau membuat konten pada sebuah media online. Selain itu, diperkenankan untuk menyumbangkan materi konten yang diperuntuhkan untuk NewsMerahPutih yang berdasarkan dengan tematik yang sudah ditetapkan.
Setelah membuat konten terdapat caption yang harus dibuat oleh penulis sebagai pelengkap dan menambah informasi mengenai konten tersebut. Selain tugas membuat konten dan caption penulis membuat story headline di Instagram. Tugas yang terakhir adalah membuat monthly report
Pada divisi Social Media Officer Ferdian Arie selaku Supervisor telah memberikan aturan di dalam grup WhatsApp tersebut selalu diingatkan oleh aturan yang sudah ditetapkan Bolaskor.com. Konten & caption yang sudah dikerjakan penulis disetor ke dalam grup Social Media Officer kemudian seterusnya akan diteruskan kepada tim Creative. Mengenai semua kegiatan penulis yang dilakukan dalam divisi Social Media Officer menjadi tanggung jawab Ferdian Arie. Selain hal tersebut, beberapa kali penulis turut diikut sertakan dalam pembuatan konten video pendek untuk menambah pengalaman yang kemudian masuk dalam topik penulis melaksanakan praktik kerja magang di PT Merah Putih Media pada divisi Social Media Office.
3.2. Tugas yang Dilakukan
Dalam melaksanakan periode praktik kerja magang penulis diberikan beberapa tugas dan tanggung jawab, adapun tugas yang dilakukan penulis, antara lain:
1. Melakukan aktivitas komunikasi antara penulis dengan followers media sosial Bolaskorcom dalam bentuk tanya jawab seputar dunia sepak bola dan olahraga setiap harinya.
2. Melakukan Schedule yang diperkuat dengan caption yang sedikit berbeda dari judul artikel berita Bolaskorcom.
4. Membuat laporan Analisa media sosial selama satu bulan.
Tabel 3.1 Pekerjaan Magang Perminggu
NO AKTIVITAS
MARET APRIL MEI JUNI
Minggu Ke-
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1
1. Membuat Schedule Untuk Twitter dan Facebook
2. Membuat konten dan caption
3. Melakukan aktivitas tanya jawab perihal konten yang telah dipublikasikan di media sosial Bolaskor dengan followers 4. Membuat konten di Instagram story 5. Membuat monthly report
3.3 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Penulis melakukan praktik kerja magang di Bolaskorcom, salah satu tugas utama penulis dalam melakukan praktik kerja magang ini adalah dengan mengerjakan berbagai aktivitas dari bagian Digital Marketing adalah melakukan komunikasi dari suatu strategi pemasaran menggunakan media digital dan internet. Setelah itu, ada penjabaran tugas yanag dilakukan atau aktivitas yang dilaksanakan penulis.
Menurut Chaffey dan Chadwick (2016:11) “Digital Marketing is the application of the internet and related digital technologies in conjunction with traditional communications to to achieves marketing objectives”. Artinya Digital Marketing merupakan aplikasi dari internet dan berhubungan dengan teknologi digital dimana didalamnya berhubungan dengan komunikasi tradisional untuk mencapai tujuan pemasaran. Menurut Dedi Purwana (2017:2) Jadi pada dasarnya digital marketing merupakan kegiatan pemasaran yang menggunaan media digital dengan menggunakan internet yang memanfaatkan media berupa web, social media, e-mail, database, mobile/wireless dan digital tv guna meningkatkan target konsumen dan untuk mengetahaui profil, perilaku, nilai produk, serta loyalitas para pelanggan atau target konsumen untuk mencapai tujuan pemasaran.
Dalam hal ini, digital marketing tak hanya menjelaskan mengenai tentang pemasaran atas produk yang menggunakan internet dengan menggunakan pemanfaatan web, social media, e-mail, database, mobile/wireless dan digital tv yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan pemasaran serta target konsumen. Tugas utama yang dilakukan penulis adalah melakukan komunikasi pemasaran melalui social media yang merupakan bagian dari digital marketing.
3.3.1. Membuat Social Media Content
Dalam kurun waktu tersebut ditemukan sebuah platform yang memungkinkan orang diseluruh dunia untuk terhubung satu sama lain yang
disebut media sosial. Menurut Kotler dan Keller (2016, p. 642) bahwa media sosial dapat memberikan informasi secara menarik dalam bentuk teks, gambar atau visual, audio, dan video, serta dapat membagikannya kepada orang-orang terdekat maupun orang yang tidak dikenal. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa media sosial merupakan sebuah sarana komunikasi yang dapat digunakan sebagai tempat untuk mencari informasi (sumber informasi) dan dalam penggunaaanya diperlukan keterampilan literasi media.
Menurut Newsom & Haynes (2010) Infografis atau grafis informasi merupakan bentuk visual grafis yang berisikan sekumpulan data, informasi dan pengetahuan yang kompleks, disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami. Infografis saat ini banyak digunakan oleh beberapa portal media online. Perusahaan PT Merah Putih Media memanfaatkan konten infografis sebagai konten di dalam media sosialnya. Melalui sayap media lain dari PT Merah Putih Media yaitu Bolaskor. Penulis setiap harinya membuat perencanaan konten infografis yang bersumber dari kriterria tertentu yaitu berita yang memuat dari artikel website, trivia, berita breaking news, hasil brainstorming bersama dengan tim divisi Social Media Officer mengikuti tematik yang ada disetiap bulannya untuk dihasilkan sebagai konten yang memuat informasi dari seputar dunia olahraga dan sepak bola yang dikemas dengan gaya bahasa santai, serta menarik untuk dibaca. Dalam pembuatan konten dilengkapi dengan caption yang menjadi deskripsi pelengkap dari informasi konten infografis tersebut yang akan di publikasikan ke Instagram.
Dalam membuat perancangan atau membentuk sebuah pengoperasian di media sosial, dibutuhkan sebuah perancangan dalam berkomunikasi. Solis (2010, p. 259) mengajarkan proses komunikasi dengan menggunakan “The Seven Cs” yaitu:
1. Clear: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial dimana dalam berkomunikasi kita harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan kepada para pengguna media sosial sudah jelas sehingga
proses komunikasinya berjalan efektif.
2. Concise: merupakan salah satu aspek dalam pengopersian media sosial, dimana dalam berkomunikasi harus menggunakan kata-kata yang sudah sesuai dan mudah dimengerti para pengguna media sosial.
3. Concrete: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial dimana ketika berkomunikasi pemilihan kata harus konkret atau spesifik. 4. Correct: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial,
dimana dalam berkomunikasi harus menggunakan konten yang akurat dan benar sehingga penyampaian informasi dari tata bahasa, tanda baca, dan format sesuai dengan yang ingin disampaikan.
5. Coherent: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial, dimana dalam berkomunikasi penyampaian pesan harus masuk akal dan mudah dipahami.
6. Compelete: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial, di mana dalam berkomunikasi informasi yang disampaikan harus lengkap dan terperinci sehingga dalam penerapannya akan lebih banyak pertanyaan yang akan dijawab daripada diajukan.
7. Courteous: merupakan salah satu aspek dalam pengoperasian media sosial, dimana dalam penyampaian pesan disampaikan dengan matang atau bijaksana sesuai dengan emosi dari khalayak.
Dalam membuat perencanaan materi konten dan caption untuk sebuah post di media sosial bisa menjadi efektif dengan memakai konsep yang relevan. Dari penjelasan diatas penulis melewati beberapa tahapan yang pertama yaitu isi konten yang dikemas harus menarik, dilengkapi dengan caption yang disusun menggunakan gaya bahasa yang santai, ringan dan sesuai fakta yang ada. Caption yang dibuat diperingkas serta bahasa sesuai dengan target sasaran dari media sosial Bolaskorcom misalnya dengan adanya
penambahan kata “Sob” kata tersebut biasa digunakan untuk sapaan bagi kaum laki-laki yang punya hobi di dunia sepak bola atau olahraga. Caption yang sudah rampung ditambahkan dengan adanya hashtag yang selaras atau relevan denga misi konten yang ada. Hashtag yang digunakan berguna untuk memperluas cakupan dari pengguna media sosial, tidak hanya dari pembaca Bolaskorcom tetapi dari para pengguna media sosial yang mencari dengan hasthtag yang tertera.
Dalam hal ini, merupakan sebuah taktik dari kelebihan yang dipunyai Instagram karena dapat menjangkau orang yang tidak dikenal dan bahkan bisa menimbulkan interaksi. Penggunaan hashtag berdasarkan berita yang sedang booming dapat menbambah jumlah kunjungan dari followers Instagram. Setelah tim Social Media Officer membuat isi konten dan caption menarik dapat meningkatkan awareness publik serta dapat meningkatkan penjualan. Hal ini juga selaras dengan definisi dari Kotller, Philip & Gary Amstrong (2012, p. 141) yang menyebutkan bahwa jaringan media sosial ini merupakan bentuk baru dan dialog antara “Consumer to-consumer” dan yang memiliki implikasi besar terhadap pembaca.
Gambar 3.2 Contoh content & caption di Instagram
(Sumber : www.instagram.com/Bolaskor, 2021)
Gambar 3.3 Konten & caption Instagram
Karena konten & caption yang berisikan informasi menarik akan meningkatkan penjualan dari media sosial. Maka dari itu, awareness yang dimiliki perusahaan merupakan impact yang di dapatkan dari Bolaskorcom dari berkomunikasi dengan para pembaca dari pengguna media sosial tersebut melalui konten-konten yang interaktif yang telah disusun oleh tim divisi Social Media Officer dengan merawat media sosial dengan melakukan posting secara rutin di dalam media sosial misalnya Instagram. Hal ini berkaitan dengan interaksi yang dilakukan dengan membalas komentar dari followers atau pembaca. Menurut Nasrullah (2017, p. 11) media sosial adalah “medium internet yang memungkinkan pengguna mempresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain, dan membentuk ikatan sosial secara virtual.
Selama praktik kerja magang, penulis juga membuat konten & caption untuk di publikasikan pada Instagram feed maupun Instagram story setiap harinya. Tidak hanya mengontrol kolom komentar penulis juga mempunyai tugas untuk melakukan balas komentar pada setiap postingan yang telah dipublikasikan di Instagram untuk membuat interaksi yang lebih dekat dengan pengikut Bolaskorcom. Isi konten & caption yang berisi informasi menarik dapat membuat pembaca memberikan like, comment di kolom komentar yang telah tersedia di Instagram serta share dari followers Instagram tersebut. Sehingga dapat menimbulkan komunikasi yang bagus terjadi antara pembaca dan pengunggah konten tersebut.
Gambar 3.4 Like Instagram Bolaskorcom
(Sumber: www.instagram.com/Bolaskor, 2021)
Gambar 3.5 Komentar Instagram
Selanjutnya, peserta magang mencari beberapa berita dari beberapa pemberitaan artikel yang sedang menjadi headline di website Bolaskor.com untuk konten yang akan dipublikasikan di Instagram story. Biasanya berita yang berisi informasi paling terbaru dibicarakan oleh warganet. Menurut Bambang (2021, p.10) Instagram adalah sebuah aplikasi dari smartphone yang khusus untuk media sosial yang merupakan salah satu dari media digital yang mempunyai fungsi hampir sama dengan Twitter, namun perbedaannya terletak padapengambilan foto dalam bentuk atau tempat untuk berbagi informasi terhadap penggunanya. Instagram memiliki beberapa fitur termasuk Instagram story yang memiliki cara kerja untuk memberikan informasi singkat kepada orang lain dengan cepat.
Selain melihat (view) unggahan dari pengguna lain, Instagram story menyediakan layanan balasan (reply) yang ditujukan langsung kepada setiap pengunggah. View dan Reply ini kemudian menjadi bentuk komunikasi yang ada di dalam Instagram Story. Dengan mengambil berita terbaru tentunya, membuat pembaca akan merasa lebih penasaran dan bisa memicu interaksi di fitur snapgram dari pembaca. Konten Instagram story dikirim ke tim grafis untuk diolah menjadi visual yang menarik sehingga terlihat lebih hidup. Membuat bahan untuk Instagram story ini menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Hal ini dikarenakan pembatasan dalam Instagram story yang hanya berdurasi 15 detik.
Gambar 3.6 Instagram Story
(Sumber : www.instagram.com/bolaskor.com, 2021)
Melakukan Schedule ke Media Sosial, Penulis mengelola tiga platform media sosial PT Merah Putih Media yang meliputi Twitter, Facebook, dan Instagram. Dengan menyebarkan berita yang ada di website ke Twitter dan Facebook agar dapat memperluas jangkauan dari pembaca. Menurut Nasrullah (2016, p. 33) penyebaran (share/sharing) merupakan bagian karakter lainnya dari media sosial. Ada tiga alasan mengapa penyebaran menjadi hal yang penting dalam ranah media sosial, antara lain: Upaya membagi informasi yang dianggap penting kepada anggota komunitas (media) sosial lainnya. Menunjukkan posisi atau keberpihakan khalayak terhadap sebuah isu atau informasi yang disebarkan. Konten yang disebarkan merupakan sarana untuk menambah informasi atau data baru lainnya sehingga konten menjadi semakin lengkap (crowdsourcing). Mengenai penjelasan
tersebut, dapat dikatakan bahwa penyebaran berupa konten atau link artikel di media sosial mempunyai pernanan penting untuk menjangkau pembaca dalam memenuhi kebutuhan informasi. Penyebaran ini dilakukan agar traffic website dan engagement dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Dari penyebaran yang telah tersebar ini pembaca bisa lebih terarah ke website Bolaskor.com.
Menurut Yoo & Gretzel (2011) media sosial mampu memenuhi kebutuhan konsumen atas informasi dengan menawarkan informasi yang faktual, spesifik, berbasis pengalaman dan bersifat non-komersial, yang dapat diperoleh dan diakses melalui sumber-sumber informasi diluar batasan lingkar kehidupan sosial konsumen tersebut. Dalam hal ini, media sosial dapat menjadi komunikasi dua arah antara pembaca dan media, pembaca dapat menjadi produsen berita. Oleh karena itu divisi Social Media Officer memanfaatkan media sosial untuk berbagi informasi terbaru dari dunia olahraga. Dalam melakukan schedule, penulis diharuskan membuat caption yang beda dari judul dan membuat schedule menggunakan tweetdeck.twitter.com dan facebook.com/creatoratudio.
Schedule artikel dari website Bolaskor dimulai selama 20-30 menit sekali pada pukul 06.00 hingga 00.00 WIB. Waktu jeda berlaku dari pagi hari hingga malam hari. sehingga akun media sosial yang terlibat akan terlihat aktif dan selalu update mengenai berita-berita baru hingga tengah malam hari. Ada perbedaan berita yaitu berita yang sifatnya breaking news langsung diunggah tanpa dijadwalkan dahulu seperti biasanya. Penyebaran artikel yang dilakukan lewat Facebook menggunakan fitur creator studio, yaitu sebuah tool manajemen konten khsusus untuk Facebook dan Instagram. Setiap harinya penulis mengunggah artikel Bolaskor.com dengan bantuan Facebook Creator Studio.
Menurut Sulianta (2015, p. 137), Tweetdeck merupakan layanan media sosial manajemen khsusus jejaring sosial Twitter yang memiliki fitur tracking,
pengorganisasian, dan menjalin relasi. Penulis menjadwalkan ulang artikel Bolaskor.com menggunakan Tweetdeck yang mrupakan layanan media sosial untuk Twitter. Dengan dua bantuan dua software tersebut penulis dapat melakukan proses penjadwalan unggahan artikel Bolaskorcom ke media sosial.
Gambar 3.7 Scheduling Facebook
(Sumber : facebook.com/creatorstudio, 2021)
3.3.2 Membuat Analisa Media Sosial
Pada setiap awal bulan, penulis diharuskan membuat Analisis bulanan (monthly report) merupakan sebuah ukuran performa akun media sosial yang dikelola. Dari hasil tersebut, untuk melihat mengenai konten yang telah dipublikasikan efektif dan relevan. Isinya berkaitan dengan perbandingan total followers, total likes, impressions, top post, dan engagement yang kemudian dilihat perbandingannya dengan bulan sebelumnya kemudian disimpulkan dari hasil perbandingannya. Laporan setiap bulan ini, dibuat untuk melihat perkembangan media sosial Bolaskor setiap bulannya yang dilihat adalah hasil perihal mengalami kenaikan atau penurunan. Laporan ini merupakan sebagai hasil evaluasi tim untuk melihat konten sudah maksimal
atau belum. Oleh karena itu, engagement merupakan sebuah hal yang penting saat mengoperasikan media sosial terkait konten yang sudah dibagikan bisa memberikan dampak pada matriks media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram. Menurut Moore & McElroy (2012), sebuah post dan like banyak dapat mengindikasikan bahwa sebuah konten dikatakan menarik, meningkatkan kemungkinan untuk juga disukai oleh seseorang, dan mengarah pada penyebaran informasi dari suatu merek kepada pelanggan potensial. Dengan adanya respon dari pengguna kita bisa mengetahui engagement yang diwakili oleh like dan komentar. Perihal evaluasi akan dijelaskan dengan menggunakan konsep Social Media Metrics.
Gambar 3.8 Social Media Metrics
(Sumber: BlogSribu, 2021)
1) Mengukur Social Media Exposure. Kita bisa melihat peningkatan jumlah followers dan page visit dari Instagram Bolaskorcom.
Gambar 3.9 Followers Bolaskorcom
(Sumber: Arsip penulis)
Peningkatan Followers
Hasil yang didapatkan yaitu terjadinya peningkatan followers Instagram @bolaskorcom sebanyak 35 followers dari bulan sebelumnya 3,326K. Hasil ini naik setelah penulis melaksanakan praktik kerja magang.
2) Mengukur Engagement.
Engagement rate dalam hal ini, dihasilkan dari interaksi pesan beberapa orang dengan pesan yang telah dipublikasikan. Dalam media sosial Instagram, yang dianalisis adalah jumlah likes dan comments.
Likes Bolaskorcom: 529 likes
Komentar terbanyak: 4 komentar
Membalas komentar dari pembaca adalah sebagai suatu interaksi yang terjadi di media sosial Instagram Bolaskorcom. Selain itu, dengan membalas komentar membuat pembaca merasa
bahwa komentarnya dibaca oleh pengungnggah dan dihargai oleh pengunggah dengan cara membalas komentar tersebut.
3) Tracking Influence. Influence merupakan suatu perhitungan subjektif yang bergantung pada perspektif sebuah bisnis. Sementara itu, setelah menghitung engagement, dengan melihat hasil yang telah dihasilkan apakah mendapatkan efek postif, negatif, atau netral. Peserta magang tidak menganalisis tahap Twitalyzer, Social Mention, atau Scoutlabs.
4) Lead Generation Funnel. Perihal ini adalah perusahaan menghitung Return on Investment (ROI) dari campaign social media. Exposure, influence, dan engagement merupakan bagian yang didapatkan dari brand awareness. Pada tahap ini peserta magang tidak melakukan analisis tersebut.
3.4 Kendala dan Solusi dalam Praktek Kerja Magang
3.4.1. Kendala dalam Praktik Kerja Magang
Dalam pelaksanaan kerja magang di PT Merah Putih Media terdapat kendala yang terjadi, antara lain:
1) Kurangnya komunikasi bagian divisi media sosial dan divisi creative dalam merencanakan konten infografis yang akan dibuat mengenai design visual yang tidak sesuai.
2) Kurangnya komunikasi antar tim media sosial Bolaskor perihal briefing hasil skor di mana schedule beritanya sering double.
3) Website Bolaskor sering mengalami kendala teknis error, sehingga tidak bisa diakses.
3.4.2. Solusi atas Kendala
Dalam menghadapi beberapa kendala di atas, maka solusi yang disarankan adalah :
1) Perlu diadakan reguler meeting bersama tim kreatif membahas materi konten agar kualitas konten infografis yang dipublikasikan bisa maksimal. Adapun deskripsi materi konten dapat disimpan di dalam file yang bisa diakses bersama.
2) Perlu dibuatkan time table mengenai rutinitas atas hasil skor dan membagi briefing untuk setiap harinya agar tim media sosial Bolaskor tidak saling membuat schedule yang double.
3) Melakukan koordinasi dengan divisi IT untuk mencari solusi atas kendala teknis tersebut, agar website selalu bisa diakses.