• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas penyelenggaran pemerintah daerah sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri perlu melakukan pengatan kewenangan, efisiensi, efektifitas serta akuntabilitas kinerja kelembagaan, peningkatan sumber daya alam dan juga sumber daya manusia. Hal ini adalah dalam rangka mewujudkan peningkatan fungsi dan kualitas lingkungan hidup serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Dalam pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup menjadi tanggungjawab berbagai pihak, baik instansi sektor, lembaga swadaya masyarakat, dunia pendidikan, para-pelaku usaha dan masyarakat. Kondisi lingkungan hidup yang sekarang terjadi merupakan perpaduan antara berbagai upaya yang telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan tersebut dalam merespon dampak negatif dari berbagai aktifitas pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Salah satu hal penting dalam menentukan prioritas program/kegiatan dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah ketepatan dan kecepatan merespon isu-isu strategis yang terjadi yang kemudian dijabarkan dalam pembagian peran (role sharing) bagi para pemangku kepentingan.

Sasaran dan target kinerja instansi yang tertera dalam Perencanaan Strategis (RENSTRA) merupakan wahana bagi para pemimpin instansi dan seluruh staf/anggota dalam merencanakan dan menentukan masa depan organisasi. Renstra digunakan sebagai titik tolak dalam pelaksanaan akuntabilitas, karena dengan jangka waktu menengah instansi yang bersangkutan sudah dapat ditagih tentang hasil (outcome) ataupun keluaran

(output) yang harus diwujudkan. Selain sebagai wahana dan titik tolak,

Renstra juga digunakan sebagai acuan yang menentukan apa yang ingin dihasilkan, apa yang ingin dicapai dan apa yang ingin diubah.

Dalam upaya pencapaian good governance, dimana aturan pelaksanaannya didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), maka Dinas

(2)

Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri melakukan pengembangan mekanisme pertanggungjawaban yang tepat, jelas dan terukur dengan mengacu pada RPJMD Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021. Sesuai dengan amanat tersebut, penyelenggaraan SAKIP meliputi: Rencana Strategis, Perjanjian Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pengelolaan Data Kinerja, Pelaporan Kinerja serta Reviu dan Evaluasi Kinerja. Maka LKJIP ini disusun sebagai salah satu komponen SAKIP yang merupakan bentuk akuntabilitas dan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai instansi pemerintah atas penggunaan anggaran.

Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta berorientasi kepada hasil (result oriented governement). Sedangkan untuk mengetahui tingkat akuntabilitas perlu adanya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP). Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Tahun 2017, yang disusun berdasarkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Periode Tahun 2016 – 2021.

1.2. Maksud dan Tujuan

Maksud dari disusunnya Laporan Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 sebagai salah satu bagian SAKIP adalah sebagai media informasi pertanggungjawaban Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri untuk mengukur tingkat keberhasilan atas pencapaian sasaran strategis atas pelaksanaan kebijakan, program kerja dan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri dalam mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup serta Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan baik di tingkat daerah maupun Perangkat Daerah, dan juga integrasi dengan indikator kinerja lainnya di tingkat nasional.

Sedangkan tujuan penyusunan LKJIP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri 2017 ini adalah untuk:

1. Memberikan informasi kinerja yang terukur atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai sebagaimana perencanaan strategis dan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan;

(3)

2. Sebagai upaya perbaikan berkesinambungan untuk peningkatan kinerja;

3. Memberikan salah satu bahan evaluasi dan pengambilan keputusan guna kemajuan dan perkembangan kegiatan serta peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan hidup di Kabupaten Wonogiri.

1.3. Gambaran Umum

1.3.1. Struktur Organisasi

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup dan urusan pekerjaan umum dan penataan ruang sub urusan persampahan dan sub urusan air limbah.

Untuk melaksanakan tugas pokok dimaksud, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan fungsi:

a. Perumusan kebijakan teknis dan perencanaan program kerja bidang lingkungan hidup.

b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang lingkungan hidup.

c. Pembinaan, fasilitasi dan pelaksanaan tugas di bidang pengendalian dampak lingkungan, penanggulangan pencemaran, pemulihan kualitas lingkungan hidup kabupaten.

d. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang lingkungan hidup.

e. Penyusunan rencana program kegiatan kebersihan dan pertamanan.

f. Pelaksanaan pengawasan dan pengembangan penataan kebersihan dan pertamanan.

g. Pelaksanaan kesekretariatan kantor.

h. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri terdiri dari :

(4)

2. Sekretaris, terdiri dari :

a. Subbagian Perencanaan dan Keuangan; b. Subbagian Umum dan Kepegawaian. 3. Bidang Tata Lingkungan, terdiri dari :

a. Seksi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan; b. Seksi Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun; c. Seksi Pengendalian Lingkungan Hidup.

4. Bidang Pembinaan Lingkungan Hidup, terdiri dari :

a. Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan; b. Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup;

c. Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup.

5. Bidang Kebersihan dan Pertamanan, terdiri dari : a. Seksi Kebersihan;

b. Seksi Pertamanan.

Struktur organisasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri seperti dijelaskan pada gambar 1.3.1 berikut.

Gambar 1.3.1

Struktur Organisasi Dinas Lingkungan Hidup

KEPALA DINAS

SEKRETARIS

SUB BAGIAN PERENCANAAN

DAN KEUANGAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN

BIDANG TATA LINGKUNGAN

BIDANG PEMBINAAN LINGKUNGAN

HIDUP

BIDANG KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN

SEKSI KEBERSIHAN

SEKSI PERTAMANAN SEKSI PENGADUAN DAN

PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN SEKSI PENINGKATAN KAPASITAS LINGKUNGAN HIDUP SEKSI

PERENCANAAN DAN KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN SEKSI PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKSI PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP SEKSI PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP

(5)

1.3.2. Sumber Daya Manusia

Kepemerintahan yang baik (good governance) adalah prasyarat bagi terbentuknya pemerintahan yang efektif dan demokratis. Good

governance digerakkan oleh prinsip-prinsip partisipatif, penegakan

hukum yang efektif, transparansi, responsif, kesetaraan, visi strategis, efektif dan efisien, profesional, akuntabel dan pengawasan yang efektif. Data jumlah pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri berdasarkan pada Golongan dan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel 1.3.2 dan 1.3.3 dibawah ini :

Tabel 1.3.2

Data Pegawai Berdasarkan Golongan/Ruang

NO GOLONGAN RUANG JUMLAH

1 Pembina Utama Muda - IV/c 1

2 Pembina TK I - IV/b 2

3 Pembina - IV/a 5

4 Penata Tk.I - III/d 5

5 Penata - III/c 5

6 Penata Muda Tk.I - III/b 5

7 Penata Muda - III/a -

8 Pengatur Tk.I - II/d 5

9 Pengatur - II/c 33

10 Pengatur Muda Tk.I - II/b 36

11 Pengatur Muda - II/a 48

12 Juru Tingkat - II/d 8

13 Juru - I/c 8

14 Juru Muda Tingkat - II/b 5

15 Tenaga Kontrak 107

TOTAL 273

Tabel 1.3.3

Data Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

NO PENDIDIKAN JUMLAH PNS 1 S2 (Pasca Sarjana) 10 2 S1 12 3 D3 2 4 D2/D1 - 5 SLTA 90 6 SLTP 33 7 SD 19

(6)

TENAGA KONTRAK 1 S1 13 2 D3 10 3 D2/D1 - 4 SLTA 69 5 SLTP 11 6 SD 4 TOTAL 273

1.3.3. Sarana dan Prasarana.

Sarana dan prasarana merupakan komponen yang sangat penting dalam upaya mewujudkan pencapaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah di tetapkan. Sebagai penunjang operasional kelembagaan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri ditunjang dengan sarana dan prasarana berupa tanah, bangunan gedung, alat transportasi, peralatan dan perlengkapan kantor, seperti pada tabel 1.3.4 berikut ini.

Tabel 1.3.4

Data Sarana dan Prasarana

No. Jenis Barang Jumlah

1. Gedung Kantor 1

2. Gedung Laboratorium. 1

3. Bangunan Instalasi Incenerator 1

4. Rumah Pengolah sampah/Kompos. 1

5. Bangunan Pengolah sampah 1

6. Dump Truck 16 7. Light Truck 2 8. Truck Tanki 2 9. Mobil Laboratorium 1 10. Bulldozer 2 11. Eskavator 2 12. Pick Up 11 13. Gerobak Sampah 31

14. Mobil Operasional Jabatan 6

15. Sepeda Motor 23

16. Sepeda Motor Roda 3 7

17. PC Komputer 11

18. Laptop/Notebook 5

19. Printer 12

(7)

No. Jenis Barang Jumlah 21. Camera 5 22. Handycam 3 23. Meja Kerja 17 24. Kursi Kerja 12 25. Meja/Kursi Komputer 5

26. Alat Pengolah Sampah Rumah Tangga 1

27. Mesin Pencacah Sampah 1

28. Portable Urinoir 1

29. Mesin Pemotong Rumput 2

30. Peralatan Laboratorium 26 Jenis

1.4. Dasar Hukum

1. Undang - Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN );

2. Undang - Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Undang - Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;

4. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;

5. Undang – Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan, antara Pemerintah, Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota;

7. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

8. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

9. Peraturan Menteri PAN dan RB RI Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

10. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.74/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang

(8)

Melaksanakan Urusan Pemerintahan Bidang Lingkungan Hidup dan Urusan Pemerintahan Bidang Kehutanan;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 12 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat daerah Kabupaten Wonogiri (Lembaran Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 Nomor 22, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 156);

13. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 10 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2018 (Lembaran Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 Nomor 10);

14. Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 102 Tahun 2017 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2018 (Berita Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 Nomor 102);

15. Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 101 Tahun 2017 tentang Pedoman Penatausahaan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2018 (Berita Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 Nomor 101).

1.5. Sistematika Penyusunan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2017 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, disusun dalam 4 (empat) bab sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan, memuat tentang latar belakang, maksud

dan tujuan, dasar hukum, struktur organisasi, tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, isu strategis, permasalahan, ruang lingkup dan sistematika penyusunan LKJIP.

Bab II Perencanaan Kinerja, memuat tentang rencana

strategis, indikator kinerja utama dan rencana kinerja tahunan.

Bab III Akuntabilitas Kinerja, berisi tentang pengukuran

kinerja dan pencapaian sasaran strategis, akuntabilitas penggunaan anggaran, realisasi anggaran, keberhasilan

(9)

dan reward yang diterima, dan cascading Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri.

(10)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA 4.1. Perencanaan Strategis

Rencana Kinerja Tahunan merupakan rencana kegiatan yang akan dicapai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri pada tahun 2017. Rencana kinerja ini dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, dimana didalam rencana kerja sudah ditetapkan rencana capaian kinerja untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan. Rencana Kinerja Tahunan ini disusun atas dasar komitmen bersama antara unsur pimpinan dan seluruh staf yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri untuk diwujudkan dalam satu Tahun Anggaran.

Proses penyusunan Rencana Kinerja Tahunan telah melalui berbagai tahapan, mulai dari penetapan sasaran strategis, penetapan program, penetapan kegiatan hingga berlanjut pada penetapan target kinerja. Untuk penetapan sasaran strategis, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri telah menetapkan sasaran strategis yang ingin dicapai pada tahun 2017 dengan mengidentifikasikan indikator kinerja yang akan dijadikan tolok ukur keberhasilan pencapaian sasaran. Sasaran strategis beserta indikator kinerja disusun berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun (2016 – 2021) yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kebijakan, Program dan Kegiatan serta ukuran keberhasilan dalam pelaksanaannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri yang disusun dengan berpedoman pada RPJMD dengan memperhatikan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul.

Rencana Strategis sebagai dasar dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban atas keberhasilan dan atau kegagalan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup dan dibuat dengan tujuan untuk memberikan pedoman dan fasilitasi dalam penyelenggaraan pemerintahan umum demi tercapainya akuntabilitas kinerja.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri sebagai unsur pendukung pelaksana tugas Kepala Daerah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, agar berdaya guna dan berhasil guna, efisien dan efektif perlu

(11)

mempunyai suatu visi untuk menjadi acuan pencapaian kegiatan yang tertuang dalam perancangan Rencana Strategis secara menyeluruh.

4.1.1. Visi dan Misi Perangkat Daerah a. Visi

Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan, yang mencerminkan harapan yang ingin dicapai dilandasi oleh kondisi dan potensi serta prediksi tantangan dan peluang pada masa yang akan datang. Berdasarkan makna tersebut dan sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021, maka visi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 adalah:

“Terwujudnya Lingkungan Yang Bersih dan Hijau Menuju Wonogiri Sejahtera”

b. Misi

Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan dan diwujudkan agar tujuan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai dengan visi yang telah ditetapkan. Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi serta dilandasi oleh visi, maka misi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas lingkungan;

2. Meningkatkan kebersihan dan keindahan kota.

4.1.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah a. Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi, yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Penetapan tujuan dalam Rencana Strategis didasarkan pada potensi dan permasalahan serta isu utama bidang lingkungan hidup di Kabupaten Wonogiri.

Adapun rumusan tujuan di dalam Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 adalah :

1. Mewujudkan penataan lingkungan;

(12)

b. Sasaran

Sasaran adalah penjabaran tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam jangka waktu tahunan, sampai lima tahun mendatang. Sasaran di dalam Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 adalah : 1. Terwujudnya kualitas lingkungan yang tetap memenuhi

baku mutu lingkungan;

2. Terwujudnya kebersihan dan keindahan kota.

4.1.3. Kebijakan dan Program

Isu-isu penting dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri merupakan perkiraan tantangan dan hambatan yang akan mempengaruhi perjalanan pembangunan pada tahun 2016 – 2021. Isu penting disusun berdasarkan hasil evaluasi Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2010 – 2015 dan Rencana Kerja tahun sebelumnya.

Berdasarkan evaluasi pencapaian kinerja dan permasalahan- permasalahan yang telah diuraikan di depan, maka isu strategis pada urusan lingkungan hidup Kabupaten Wonogiri adalah ;

1. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup yang belum mencapai 40%; 2. Menurunnya sumber mata air di wilayah Kabupaten

Wonogiri;

3. Kekeringan, lahan kritis, erosi dan sedimentasi;

4. Pelayanan persampahan yang belum menjangkau semua masyarakat perkotaan, masih pada angka 52%;

5. Pengurangan sampah di tingkat Kabupaten Wonogiri baru mencapai 1% dari minimal 20%;

6. Belum adanya Perda Pengelolaan Persampahan;

7. Masih rendahnya kesadaran masyarakat dan swasta dalam pengelolaan lingkungan hidup;

8. Penataan keindahan kota di Kabupaten Wonogiri belum menjangkau seluruh kota kecamatan, baru mencapai 49%; 9. Rasio Ruang Terbuka Hijau per satuan wilayah masih di

bawah target minimal yaitu 30%; 10. Pemanasan global.

(13)

Berdasarkan strategi dan kebijakan, selanjutnya ditetapkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan sesuai dengan peran dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui perwujudan sasaran-sasaran yang telah ditetapkan.

Secara rinci program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran;

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur; 3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur;

4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur; 5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan

Capaian Kinerja dan Keuangan;

6. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan; 7. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan

Lingkungan Hidup;

8. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam; 9. Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya

Alam;

10. Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup;

11. Program Peningkatan Pengendalian Polusi;

12. Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH);

13. Pengelolaan dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan Laut; 14. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang;

15. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah.

Secara lebih terinci mengenai pogram dan kegiatan beserta pagu anggaran setelah APBD Perubahan tahun 2017 seperti diuraikan pada tabel 4.1.3 berikut ini.

(14)

Tabel 4.1.3 Pagu Anggaran

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017

NO PROGRAM/KEGIATAN APBD PERUBAHAN PAGU SEBELUM APBD PERUBAHAN PAGU SETELAH

1 2 3 4

1. PROGRAM PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG 1.200.000.000 1.500.000.000

Peningkatan Keindahan Kota 250.000.000 650.000.000

Pemeliharaan Taman, Trotoar dan lapangan 250.000.000 445.000.000

Operasional dan Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana Keindahan Kota 500.000.000 205.000.000

Penyusunan DED Keindahan Kota se Kabupaten

Wonogiri 200.000.000 200.000.000

2. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 1.856.720.000 1.985.134.000

Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.000.000 4.000.000

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan

Listrik 120.000.000 120.000.000

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan

Kendaraan Dinas/Operasional 15.000.000 15.000.000

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 8.000.000 8.000.000

Penyediaan Alat Tulis Kantor 30.000.000 30.000.000

Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 30.000.000 30.000.000

Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan

Bangunan Kantor 10.000.000 10.000.000

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan

Perundang-undangan 6.000.000 6.000.000

Penyediaan Makanan dan Minuman 15.000.000 15.000.000

Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar

Daerah 65.000.000 65.000.000

Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam

Daerah 5.000.000 5.000.000

Penyediaan Jasa Tenaga Kerja Non Pegawai 1.548.720.000 1.677.134.000

3. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR 148.140.000 148.140.000

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 30.000.000 30.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas /

operasional 85.000.000 85.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung

kantor 10.000.000 10.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung

kantor 10.000.000 10.000.000

Pemeliharaan hewan,ternak dan tanaman 7.140.000 7.140.000

Pemeliharaan rutin/berkala

halaman/pagar/gapura/taman 6.000.000 6.000.000

4. PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR 6.000.000 6.000.000

Penyusunan data kepegawaian 6.000.000 6.000.000

(15)

NO PROGRAM/KEGIATAN APBD PERUBAHAN PAGU SEBELUM APBD PERUBAHAN PAGU SETELAH

1 2 3 4

5. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR 30.000.000 30.000.000

Peningkatan SDM 30.000.000 30.000.000

6. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN 40.000.000 40.000.000

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar

Realisasi Kinerja SKPD 5.000.000 5.000.000

Penyusunan Rencana Kerja SKPD 5.000.000 5.000.000

Pelaporan dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 10.000.000 10.000.000

Pengelolaan Administrasi Keuangan 10.000.000 10.000.000

Penyusunan LKj IP 5.000.000 5.000.000

Review Renstra Perangkat Daerah 2016 - 2021 5.000.000 5.000.000

7. PROGRAM PENGEMBANGAN KINERJA PENGELOLAAN PERSAMPAHAN 7.475.000.000 7.575.000.000

Penyediaan Prasarana dan Sarana Pengelolaan

Persampahan 150.000.000 150.000.000

Peningkatan peran serta masyarakat dalam

pengelolaan persampahan 27.500.000 27.500.000

Operasional dan Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana Kebersihan 1.335.000.000 1.435.000.000

Operasional Mesin Pencacah Sampah 80.000.000 80.000.000

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (3R) 120.000.000 120.000.000

Sosialisasi dan Publikasi Undang-Undang

Persampahan 32.500.000 32.500.000

Pemeliharaan TPA se Kabupaten Wonogiri 1.000.000.000 1.000.000.000

Pemeliharaan TPS se Kabupaten Wonogiri 500.000.000 500.000.000

Peningkatan/ Pembangunan TPA se-Kabupaten

Wonogiri 750.000.000 750.000.000

Pemeliharaan Tempat Pembuangan Sampah

Terpadu 500.000.000 500.000.000

Penyusunan DED Tempat Pembuangan Akhir 200.000.000 200.000.000

Penyusunan DED Tempat Pembuangan Sampah

Terpadu 100.000.000 100.000.000

Peningkatan TPS Ngadirojo (Banprov) 2.680.000.000 2.680.000.000

8. PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP 315.000.000 355.000.000

Program Peringkat Perusahaan (PROPER) 10.000.000 10.000.000

Peningkatan kinerja Tata Praja lingkungan/Adipura 75.000.000 75.000.000

Pengendalian Pencemaran 30.000.000 30.000.000

Operasional Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup

Daerah (PPLHD) 10.000.000 10.000.000

Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca 15.000.000 15.000.000

Pengelolaan Limbah B-3 15.000.000 15.000.000

Penyusunan Status Kerusakan Lahan Untuk Produksi

(16)

NO PROGRAM/KEGIATAN APBD PERUBAHAN PAGU SEBELUM APBD PERUBAHAN PAGU SETELAH

1 2 3 4

Pemantauan Berkala Kualitas Air Sungai/Prokasih 35.000.000 35.000.000

Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam

Pengendalian Lingkungan Hidup 30.000.000 30.000.000

Penyusunan Dokumen UKL-UPL dan Sosialisasi

Pembangunan TPA - 40.000.000

9. PROGRAM PERLINDUNGAN DAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM 300.000.000 326.000.000

Konservasi Lahan Area Tembakau Secara Vegetatif

( DBHCHT ) 75.000.000 75.000.000

Fasilitasi Seleksi Kalpataru / Sekolah Adi Wiyata 75.000.000 101.000.000

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Pelestari

Sumber Daya Alam 150.000.000 150.000.000

10. PROGRAM REHABILITASI DAN PEMULIHAN CADANGAN SUMBER DAYA ALAM 256.000.000 230.000.000

Penyelenggaraan Aksi Penanaman Pohon Wana

Lestari 90.000.000 90.000.000

Pemulihan Kualitas Lingkungan Pada Ekosistem DAS

Keduang 85.000.000 85.000.000

Pembinaan Kelembagaan Masyarakat Pelestari

Sumber Daya Alam 36.000.000 10.000.000

Pelestarian Telaga dan Sumber Air 40.000.000 40.000.000

Penyusunan Pelaporan Pencapaian Standart

Pelayanan Minimum (SPM) Lingkungan Hidup 5.000.000 5.000.000

11. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS DAN AKSES INFORMASI SUMBER DAYA ALAM DAN

LINGKUNGAN HIDUP 207.500.000 207.500.000

Penyusunan SILHD 115.000.000 115.000.000

Fasilitasi forum lingkungan hidup

SUBOSUKOWONOSRATEN 7.500.000 7.500.000

Penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup 35.000.000 35.000.000

Penyusunan Laporan Daya Dukung dan Daya

Tampung Lingkungan Badan Air 50.000.000 50.000.000

12. PROGRAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) 50.000.000 50.000.000

Pembangunan Hutan Kota 50.000.000 50.000.000

13. PROGRAM PENINGKATAN PENGENDALIAN POLUSI 70.000.000 70.000.000

Pemantauan Kualitas Udara dan Kebisingan 30.000.000 30.000.000

Pemantauan Kualitas Limbah Padat dan Limbah

Cair 20.000.000 20.000.000

Sosialisasi dan Pengendalian Polusi dan

Pencemaran 20.000.000 20.000.000

(17)

NO PROGRAM/KEGIATAN APBD PERUBAHAN PAGU SEBELUM APBD PERUBAHAN PAGU SETELAH

1 2 3 4

14. PROGRAM PENGELOLAAN DAN REHABILITASI EKOSISTEM PESISIR DAN LAUT 47.000.000 47.000.000

Pengelolaan dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan

Laut 47.000.000 47.000.000

15. PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 7.500.000 7.500.000

Penyediaan Cetak Karcis dan Benda-Benda

Berharga 7.500.000 7.500.000

JUMLAH 12.008.860.000 12.577.274.000

4.2. Perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 telah ditetapkan berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) perangkat daerah. Perjanjian Kinerja ini merupakan perjanjian kinerja antara Kepala Perangkat Daerah dengan Kepala Daerah sebagai wujud komitmen dalam upaya pencapaian tujuan dan sasaran dengan ukuran keberhasilan berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan sebagai pendukung dalam mencapai visi misi daerah.

Selain itu, di tingkat PD juga dibuat Perjanjian Kinerja yang dibuat secara berjenjang, mulai dari Perjanjian Kinerja antara Kepala Bidang/Sekretaris dengan Kepala PD, Perjanjian Kinerja antara Kepala UPT dengan Kepala PD, Perjanjian Kinerja antara Kepala Seksi/Kepala Sub Bagian dengan Kepala Bidang/Sekretaris PD, Perjanjian Kinerja antara Kepala Tata Usaha UPT dengan Kepala UPT, sampai dengan Perjanjian Kinerja antara Staf dengan Kepala Seksi/Kepala Sub Bagian.

Perjanjian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 meliputi 2 (dua) sasaran strategis dengan 8 (delapan) indikator kinerja utama, dengan besaran target yang secara lengkap tertuang pada tabel 4.2 berikut ini.

Tabel 4.2 Perjanjian Kinerja

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1 2 3 4

1. Terwujudnya kualitas lingkungan yang

tetap memenuhi baku mutu lingkungan Cakupan pengawasan kegiatan yang wajib memenuhi dokumen lingkungan.

(18)

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1 2 3 4

Indeks Kualitas Air 5%

Cakupan sumber mata air yang

terkonservasi 9 Titik

Indeks Kualitas Udara 3%

Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB

67,3%

Persentase ekosistem pesisir laut yang tertangani

10%

2. Terwujudnya kebersihan dan keindahan

kota Persentase Penanganan Sampah 33,1%

Persentase Pemanfaatan Tata Ruang Sesuai Peruntukannya

29,5%

(19)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Untuk menilai akuntabilitas kinerja ini maka diperlukan penilaian hasil pengukuran kinerja, evaluasi dan analisis akuntabilitas kinerja, yang didalamnya mencakup uraian tentang keberhasilan dan kegagalan, hambatan atau kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif yang akan diambil.

3.1. Capaian Kinerja Organisasi

Pengukuran capaian kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau ketidakberhasilan (kegagalan) pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi instansi pemerintah. Pengukuran kinerja dipergunakan juga sebagai upaya pengembangan strategi organisasi ke masa yang akan datang dan secara teknis dapat dipergunakan untuk melihat performance masing-masing bidang yang ada dan untuk mengendalikan fungsi-fungsi manajerial secara menyeluruh.

Dalam melakukan penilaian atas kinerja suatu instansi pemerintah (akuntabilitas kinerja) ditetapkan indikator-indikator yang dipergunakan sebagai dasar pengukuran keberhasilan atau kegagalan kinerja tersebut. Pendekatan terhadap indikator kinerja ditetapkan baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Pengukuran kinerja ini dilakukan dengan cara membandingkan antara rencana kinerja tahunan dengan realisasi yang dicapai, yang pada hakekatnya merupakan kontrak kinerja antara Bupati Wonogiri sebagai pemberi mandat dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup selaku penerima mandat. Sesuai dengan apa yang digariskan dalam Perjanjian Kinerja Dinas Lingkungan Hidup tahun 2017 yang diturunkan dari Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri tahun 2016 – 2021.

Mengukur kinerja adalah menghitung kuantitas/kualitas keluaran (output) dan atau hasil (outcome) kegiatan/program yang telah

(20)

dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Indikator keluaran (output) dan atau hasil (outcome) yang diukur berdasar indikator kinerja yang telah ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja.

Sesuai ketentuan, Indikator Kinerja SKPD minimal meliputi keluaran

(output), sehingga pengukuran kinerja Dinas Lingkungan Hidup dapat berupa

keluaran (output) dan hasil (outcome) sesuai dokumen Perjanjian Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2016.

a. Keluaran (Output) adalah segala sesuatu berupa produk/jasa (fisik dan/atau non fisik) sebagai hasil langsung dari pelaksanaan suatu kegiatan dan program berdasarkan masukan(input) yang digunakan.

b. Hasil (outcome) adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran (output) kegiatan. Hasil (outcome) merupakan ukuran seberapa jauh setiap produk/jasa dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

Pada pengukuran kinerja, yang dilakukan adalah melakukan pengukuran pencapaian sasaran strategis yang merupakan tingkat pencapaian target pada masing-masing Indikator Kinerja Utama (IKU). Sedangkan untuk menilai capaian kinerja, dilakukan dengan membandingan secara relatif (%) realisasi kinerja dengan target kinerja yang telah ditetapkan dan mengelompokkan dalam kategori penilaian kinerja.

3.1.1. Analisis Capaian Kinerja Tahun 2017

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup dan urusan pekerjaan umum dan penataan ruang sub urusan persampahan dan sub urusan air limbah.

Evaluasi kinerja dilakukan terhadap pencapaian setiap indikator kinerja kegiatan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan atau kegagalan dalam pelaksanaan suatu program atau kegiatan dengan membandingkan prosentase capaian Indikator Sasaran pada tahun 2017 dengan tahun sebelumnya. Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi,

(21)

agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program atau kegiatan di masa yang akan datang.

Tabel 3.1.1. Capaian Kinerja

Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2017

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi

1 2 3 4 5

1. Terwujudnya kualitas

lingkungan yang tetap

memenuhi baku mutu

lingkungan

Cakupan pengawasan

kegiatan yang wajib

memenuhi dokumen

lingkungan.

59% 68 %

Indeks Kualitas Air 5% 59,99 %

Cakupan sumber mata air yang terkonservasi

8 Titik 2 titik

Indeks Kualitas Udara 3% 77,40 %

Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB

65,4% 100 %

Persentase ekosistem

pesisir laut yang tertangani 10% 100 %

2. Terwujudnya kebersihan

dan keindahan kota Persentase Sampah Penanganan

52% 78 %

Persentase Pemanfaatan

Tata Ruang Sesuai

Peruntukannya

29,4% 30 %

3.1.2. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Tahun Sebelumnya

Tabel 3.1.2.

Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan Tahun 2017

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

2016 2017

Target Realisasi Target Realisasi

1 2 3 4 5 6 7

1. Terwujudnya kualitas

lingkungan yang tetap memenuhi baku mutu lingkungan

Cakupan pengawasan

kegiatan yang wajib

memenuhi dokumen

lingkungan.

57% 68 % 59% 68 %

Indeks Kualitas Air 4% 40 % 5% 59,99 %

Cakupan sumber mata air yang terkonservasi

7 Titik 2 titik 8 Titik 2 titik

Indeks Kualitas Udara 4% 83,87 % 3% 77,40 %

Rasio Ruang Terbuka

Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB

(22)

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

2016 2017

Target Realisasi Target Realisasi

1 2 3 4 5 6 7

Persentase ekosistem

pesisir laut yang

tertangani

10% 100 % 10% 100 %

2. Terwujudnya kebersihan dan keindahan kota

Persentase Penanganan Sampah

50% 66 % 52% 78 %

Persentase Pemanfaatan

Tata Ruang Sesuai

Peruntukannya

25,2% 26 % 29,4% 30 %

3.1.3. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Renstra Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2016 – 2021

Rencana Strategis Perangkat Daerah (PD) sangat dipengaruhi oleh visi dan misi kepala daerah, dan merupakan penjabaran yang lebih detail dari perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Wonogiri sehingga semua langkah-langkah yang disusun dalam penyusunan Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021.

Target dan capaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2017 berdasarkan pada Renstra Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2016 – 2021 sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut ini.

Tabel 3.1.3.

Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017

Dengan RENSTRA Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2016 - 2021

No Aspek/Bidang Urusan/Indikator Kinerja Pembangunan Kondisi Kinerja Pada Awal RPJMD 2015

Target dan Capaian Tahun 2017 Target Capaian

1 2 3 4 5

1. Urusan Lingkungan Hidup

- Jumlah Sumber Air 6 titik 6 titik 2 titik

- Persentase Kualitas Air 80% 81% 82,38%

- Persentase Kualitas Udara 80% 81% 83,87%

(23)

3.1.4. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Target Standar Nasional

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) adalah parameter yang dapat menjadi informasi dan ukuran terkait dengan kualitas lingkungan. IKLH menjadi kebijakan yang diambil untuk mengetahui kualitas lingkungan hidup di suatu wilayah. IKLH menjadi salah satu cara untuk mereduksi banyaknya data dan informasi mengenai kualitas lingkungan hidup sehingga dapat dijadikan sebagai parameter untuk membandingkan kualitas lingkungan hidup dari suatu wilayah dengan wilayah lain.

Tabel 3.1.4.

Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Target Standar Nasional NO Sasaran Strategis Indikator Sasaran Strategis Target Realisasi

1. IKLH Indeks kualitas lingkungan

hidup meningkat berada pada selang 66,5-68,5

34% 56,70%

3.1.5. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Target SPM Nasional

Batas waktu pencapaian adalah batas waktu untuk mencapai target jenis pelayanan bidang lingkungan hidup secara bertahap sesuai dengan indikator dan nilai yang ditetapkan. Dalam hal ini target nasional pencapaian SPM Bidang Lingkungan Hidup telah tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : 20 Tahun 2008 tentang PETUNJUK TEKNIS STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG LINGKUNGAN HIDUP DAERAH PROVINSI DAN DAERAH KABUPATEN/KOTA.

Target pencapaian SPM Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 dan realisasinya berdasarkan jenis-jenis pelayanan bidang lingkungan hidup dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

(24)

Tabel 3.1.5.

Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 Dengan Target SPM Nasional

No Jenis Pelayanan Dasar Nasional Target Daerah Target Realisasi

1 Pelayanan pencegahan pencemaran air 100% 100% 100%

2 Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari

sumber tidak bergerak 100% 100% 100%

3 Pelayanan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi biomassa

100% 100% 100%

4 Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup

90% 90% 100%

5 Pelayanan Pengelolaan Persampahan. 70% 70% 60%

No Jenis Pelayanan Dasar

Standar Pelayanan Minimal

Batas Waktu Pencapaian

Indikator Nilai

Kota Kab.

1 Persampahan Pengolahan

Sampah 1. Tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaaan 33% 21% 2017 2. Tersedianya Sistem Penanganan Sampah di Perkotaan 78% 60% 2017

Keterangan - SPM timbunan sampah di dalam kota yang berkurang ke TPA adalah 33% untuk tahun 2017

- SPM pengangkutan sampah di dalam kota 78% untuk tahun 2017

- SPM timbunan sampah di Kabupaten Wonogiri yang berkurang ke TPA adalah 21% untuk tahun 2017

- SPM pengangkutan sampah di Kabupaten Wonogiri 60% untuk tahun 2017

3.1.6. Analisis Program/Kegiatan Yang Menunjang Keberhasilan atau Peningkatan/Penurunan Kinerja Serta Solusi Alternative

Keberhasilan capaian kinerja secara tidak langsung juga ditunjang oleh seluruh program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan baik yang bersifat jangka pendek atau tahunan dalam Rencana Kerja (Renja) dan juga dalam dokumen perencanaan jangka menengah yang terdapat dalam

(25)

dokumen perencanaan strategis organisasi. Selanjutnya dalam pelaksanaannya didukung oleh alokasi anggaran kegiatan yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) PD.

Program dan kegiatan yang secara langsung mendukung pencapaian sasaran strategis sebagaimana IKU yang telah ditetapkan meliputi :

1. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup, Program Peningkatan Pengendalian Polusi dan Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup untuk mendukung pencapaian 3 (tiga) indikator utama yaitu :

a. Indeks Kualitas Air b. Indeks Kualitas Udara

c. Cakupan Pengawasan Kegiatan Yang Wajib Memenuhi Dokumen Lingkungan

2. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam, Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya Alam dan Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk mendukung pencapaian 2 (dua) indikator utama yaitu :

a. Indeks Tutupan Hutan

b. Cakupan Sumber Mata Air Yang Terkonservasi

3. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan untuk mendukung pencapaian 1 (satu) indikator utama yaitu :

a. Persentase Penanganan Sampah

4. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang guna mendukung pencapaian 1 (satu) indikator utama :

a. Persentase Pemanfaatan Ruang Sesuai Peruntukannya

Secara garis besar capaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 tidak banyak mengalami hambatan dan permasalahan. Keterlambatan pelaksanaan beberapa program dan kegiatan pada tahun 2017 dikarenakan pada tahun yang sama mulai diberlakukan SOTK yang baru berdasar pada Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri dengan

(26)

berubahnya Kantor Lingkungan Hidup menjadi Dinas Lingkungan Hidup yang mendapatkan pelimpahan urusan Kebersihan dan Pertamanan dari Dinas Pekerjaan Umum.

Sedangkan hambatan dan permasalahan yang muncul dan harus segera disikapi untuk memaksimalkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri pada tahun-tahun selanjutnya adalah :

- Ketidakseimbangan antara jumlah kegiatan usaha yang harus dipantau dengan jumlah aparatur pelaksana pemantauan;

- Minimnya sumberdaya pengawas lingkungan hidup di Kabupaten Wonogiri dan belum tersedianya peralatan uji kualitas air, udara dan tanah;

- Belum berfungsinya Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri secara maksimal dikarenakan masih terkendala SDM dan proses standarisasi nasional;

- Besaran beban pencemaran air yang masuk ke sungai-sungai, terutama dari aktivitas domestik yang saat ini belum dikelola secara maksimal;

- Masih minimnya pemahaman masyarakat, dan pelaku usaha dan kegiatan dalam pengelolaan lingkungan hidup; - Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga

kebersihan air sungai dengan masih membuang sampah dan limbah domestik langsung ke sungai;

- Pelaksanaan penanaman pohon tergantung pada musim penghujan dan letak lokasi yang jauh dengan medan yang berat sehingga sulit dijangkau;

- Jumlah sarana dan prasarana pengelolaan persampahan yang masih belum sebanding dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk.

Terhadap adanya hambatan dan permasalahan tersebut dapat diberikan rekomendasi untuk tindak lanjut perbaikan melalui solusi/strategi pemecahan sebagai berikut :

- Melakukan pembinaan kepada pelaku usaha, dengan mengupayakan penerapan sanksi sesuai perundangan yang berlaku;

(27)

- Melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk turut serta menjaga kualitas air sungai dengan tidak melakukan aktivitas yang menambah beban pencemaran terhadap sungai;

- Menyediakan IPAL komunal untuk membantu pengolahan limbah domestik.

- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja pemantauan, dengan meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap ketaatan perundang- undangan;

- Pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan secara bertahap.

3.1.7. Analisis Atas Penggunaan Sumber Daya

Dalam upaya untuk mencapai sasaran strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri dilaksanakan dengan 15 (lima belas) program dan 71 (tujuh puluh satu) kegiatan pada Belanja Langsung, dengan anggaran sebesar Rp 12.577.274.000,- (dua belas

milyard lima ratus tujuh puluh tujuh juta dua ratus tujuh puluh empat ribu rupiah).

Dalam pelaksanaannya karena adanya efisiensi dan beberapa kegiatan yang tidak berjalan sesuai dengan rencana, maka realisasi anggaran sebesar Rp. 11.748.468.414,- (sebelas milyard tujuh ratus

empat puluh delapan juta empat ratus enam puluh delapan ribu empat ratus empat belas rupiah) atau 93,41 % dari total anggaran,

sehingga terjadi efisiensi sebesar Rp. 828.805.596,- (delapan ratus

dua puluh delapan juta delapan ratus lima ribu lima ratus sembilan puluh enam rupiah) atau 6,59 %. Adapun anggaran yang tidak

terealisasi dikarenakan adanya sisa kontrak dengan pihak ketiga penyedia barang/jasa.

3.1.8. Analisis Program/Kegiatan Yang Menunjang Keberhasilan dan Kegagalan Pencapaian Perjanjian Kinerja

Perjanjian Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 telah ditetapkan berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) perangkat daerah. Perjanjian Kinerja ini merupakan perjanjian kinerja antara Kepala Perangkat Daerah dengan Kepala Daerah sebagai wujud komitmen dalam upaya pencapaian tujuan

(28)

dan sasaran dengan ukuran keberhasilan berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan sebagai pendukung dalam mencapai visi misi daerah. Perjanjian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 meliputi 2 (dua) sasaran strategis dengan 8 (delapan) indikator kinerja utama, yang untuk pencapaiannya dijabarkan menjadi 15 (lima belas) program dan 71 (tujuh puluh satu) kegiatan.

Tabel 3.1.8.

Target dan Realisasi Program/Kegiatan Tahun 2017

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

WAJIB PELAYANAN DASAR

1.03. PEKERJAAN UMUM DAN

PENATAAN RUANG PROGRAM PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG

Peningkatan Keindahan Kota Jumlah taman kota 2 titik 2 titik Terciptanya

keindahan kota Pemeliharaan Taman, Trotoar

dan Lapangan Jumlah pemeliharaan

keindahan taman, trotoar dan lapangan

12 Bulan 12 Bulan Taman, trotoar

dan lapangan dalam kondisi baik

Operasional dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Keindahan Kota Jumlah pemeliharaan sarana dan prasarana keindahan kota

12 Bulan 12 Bulan Sarana dan

prasarana keindahan kota dalam kondisi baik

Penyusunan DED Keindahan Kota

se Kabupaten Wonogiri Jumlah Dokumen DED Keindahan Kota se Kabupaten Wonogiri

1 dokumen 1 dokumen Tersedianya

dokumen DED Keindahan Kota se Kabupaten Wonogiri

WAJIB NON PELAYANAN DASAR

05. LINGKUNGAN HIDUP

DINAS LINGKUNGAN HIDUP

(2.05.01. )

PROGRAM PELAYANAN

ADMINISTRASI PERKANTORAN

Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah Penyediaan

Jasa Surat Menyurat Penyediaan Materai 6.000 sebanyak 515 lembar dan Materai 3.000 sebanyak 300 lembar

100% Tersedianya Jasa Surat Menyurat

(29)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

Penyediaan Jasa Komunikasi,

Sumber Daya Air dan Listrik Jumlah Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

12 Bulan 12 Bulan Terpenuhinya jasa

komunikasi sumberdaya air, listrik dan sewa hosting

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Jumlah Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

12 Bulan 12 Bulan Meningkatnya

pengelolaan kendaraan dinas

Penyediaan Jasa Kebersihan

Kantor Jumlah Penyediaan Jasa Kebersihan

Kantor Penyediaan Alat Kebersihan Kantor 27 Jenis 100% Tersedianya peralatan kebersihan kantor Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah Alat Tulis

Kantor Penyediaan Alat Tulis Kantor 55 Jenis 100% Terwujudnya kelancaran administrasi perkantoran Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan Jumlah barang cetakan dan

penggandaan

12 Bulan 12 Bulan Terwujudnya

kelancaran administrasi perkantoran Penyediaan Komponen Instalasi

Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Jumlah Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor 12 Jenis 100% Tersedianya komponen instalasi listrik/peneranga n bangunan kantor Penyediaan Bahan Bacaan dan

Peraturan Perundang-undangan Jumlah Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

12 Bulan 12 Bulan Tersedianya surat

kabar dan Peraturan Perundang-undangan Penyediaan Makanan dan

Minuman Jumlah Penyediaan Makanan dan

Minuman

12 Bulan 12 Bulan Tersedianya

makanan dan minuman rapat Rapat - rapat Koordinasi dan

Konsultasi Ke Luar Daerah Jumlah Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah

12 Bulan 12 Bulan Terlaksananya

koordinasi dan konsultasi luar daerah Rapat - rapat Koordinasi dan

Konsultasi Dalam Daerah Jumlah Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam Daerah

12 Bulan 12 Bulan Terlaksananya

koordinasi dan konsultasi dalam daerah

Penyediaan Jasa Tenaga Kerja

Non Pegawai Jumlah Penyediaan Jasa Tenaga Kerja Non Pegawai

12 Bulan 12 Bulan Terpenuhinya

honorarium jasa tenaga kerja non pegawai

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR Pemeliharaan rutin/berkala

gedung kantor Jumlah Pemeliharaan

rutin/berkala gedung kantor

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

(30)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

Pemeliharaan rutin/berkala

kendaraan dinas / operasional Jumlah Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas / operasional

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

kendaraan dinas / operasional

Pemeliharaan rutin/berkala

perlengkapan gedung kantor Jumlah Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

perlengkapan gedung kantor

Pemeliharaan rutin/berkala

peralatan gedung kantor Jumlah Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

peralatan gedung kantor

Pemeliharaan hewan,ternak dan

tanaman Jumlah Pemeliharaan

hewan,ternak dan tanaman

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

hewan,ternak dan tanaman

Pemeliharaan rutin/berkala

halaman/pagar/gapura/taman Jumlah Pemeliharaan rutin/berkala halaman/pagar/gap ura/taman

12 bulan 12 bulan Terpeliharanya

halaman/pagar/g apura/taman

PROGRAM PENINGKATAN

DISIPLIN APARATUR

Penyusunan data kepegawaian Jumlah dokumen

data kepegawaian 1 dokumen 1 Dokumen Tersedianya dokumen data kepegawaian

PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR

Peningkatan SDM Jumlah Pegawai

yang mengikuti Bimbingan Teknis/Kursus Singkat/Pelatihan/S osialisasi

4 orang 1 orang Meningkatnya

kualitas SDM

PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Jumlah dokumen Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya

dokumen Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Penyusunan Rencana Kerja SKPD Jumlah dokumen

Rencana Kerja SKPD 1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya dokumen Rencana Kerja SKPD Pelaporan dan Evaluasi

Pelaksanaan Kegiatan Jumlah dokumen Pelaporan dan Evaluasi

Pelaksanaan Kegiatan

4 Dokumen 4 Dokumen Tersedianya

dokumen Pelaporan dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan

(31)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

Pengelolaan Administrasi

Keuangan Jumlah dokumen Pengelolaan

Administrasi Keuangan

4 Dokumen 4 Dokumen Tersedianya

dokumen Pengelolaan Administrasi Keuangan

Penyusunan LKj IP Jumlah dokumen

LKj IP 1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya dokumen LKj IP

Review Renstra Perangkat Daerah

2016 -2021 Jumlah dokumen Review Renstra Perangkat Daerah 2016 -2021

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya

dokumen Review Renstra Perangkat Daerah 2016 -2021 PROGRAM PENGEMBANGAN KINERJA PENGELOLAAN PERSAMPAHAN

Penyediaan Prasarana dan

Sarana Pengelolaan Persampahan Jumlah Sarana dan Prasarana Pengelolaan Persampahan

12 Bulan 12 Bulan Tersedianya

Sarpras Pengelolaan Persampahan Peningkatan peran serta

masyarakat dalam pengelolaan persampahan

Jumlah Sosialisasi pengelolaan persampahan

6 Kali 6 Kali Meningkatnya

pemahaman masyarakat dalam pengelolaan persampahan Operasional dan Pemeliharaan

Sarana dan Prasarana Kebersihan Jumlah Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Persampahan Servis, BBM dan penggantian suku cadang truk dan alat berat operasional persampahan selama 12 bulan. Pengadaan kontainer truk sampah sebanyak 2 unit. 100% Terpeliharanya Sarana dan Prasarana Pengelolaan Persampahan

Operasional Mesin Pencacah

Sampah Jumlah Pemeliharaan Mesin

Pencacah Sampah

12 Bulan 12 Bulan Terpeliharanya

Mesin Pencacah Sampah Pengelolaan Sampah Rumah

Tangga (3R) Jumlah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (3R)

Penyediaan Tempat Sampah Pilah Fiberglass 40 Unit, Seng 30 Unit dan Komposter 40 Unit

100% Terkelolanya Sampah Rumah Tangga

Sosialisasi dan Publikasi

Undang-Undang Persampahan Jumlah Sosialisasi 1 kali 1 kali Meningkatnya pemahaman

masyarakat tentang tata kelola persampahan Pemeliharaan TPA se Kabupaten

Wonogiri Jumlah Pemeliharaan TPA 12 Bulan 12 Bulan Terpeliharanya TPA se Kabupaten

Wonogiri Pemeliharaan TPS se Kabupaten

Wonogiri Jumlah Pemeliharaan TPS 12 Bulan 12 Bulan Terpeliharanya TPS se Kabupaten

Wonogiri Peningkatan/ Pembangunan TPA

se-Kabupaten Wonogiri Jumlah TPA 1 titik 1 titik Meningkatnya kualitas dan daya

(32)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

Pemeliharaan Tempat

Pembuangan Sampah Terpadu Jumlah Pemeliharaan TPST 12 Bulan 12 Bulan Terpeliharanya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Penyusunan DED Tempat

Pembuangan Akhir Jumlah Dokumen DED 1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya Dokumen DED

Tempat Pembuangan Akhir Penyusunan DED Tempat

Pembuangan Sampah Terpadu Jumlah Dokumen DED 1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya Dokumen DED Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Peningkatan TPA Ngadirojo

Kecamatan Ngadirojo Kab. Wonogiri ( Banprov)

Jumlah TPA 1 titik 1 titik Meningkatnya

kualitas dan daya tampung TPA

PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP

Program Peringkat Perusahaan

(PROPER) Jumlah Perusahaan PROPER Properda 2 Perusahaan, Propernas 2 Perusahaan dan Penjaringan Properda 2 Perusahaan 100% Meningkatnya kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup Peningkatan kinerja Tata Praja

lingkungan/Adipura Jumlah Seleksi Adipura Sosialisasi kinerja Tata Praja lingkungan/Adipura 5 kali

100% Meningkatnya

kinerja Tata Praja lingkungan/Adipur a

Pengendalian Pencemaran Jumlah

Pengendalian Pencemaran Sosialisasi Pengendalian Pencemaran 5 kali 100% Terpantaunya kualitas lingkungan hidup Operasional Pejabat Pengawas

Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Operasional Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD)

12 Bulan 12 Bulan Meningkatnya

kualitas Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Pengurangan Emisi Gas Rumah

Kaca Jumlah Upaya Pengurangan Emisi

Gas Rumah Kaca

Pengadaan Bibit

Tanaman 635 Batang 100% Meningkatnya suplai oksigen ke udara

Pengelolaan Limbah B-3 Jumlah Limbah B3

yang Terpantau 2 titik 2 titik Terpantaunya kualitas

lingkungan hidup Penyusunan Status Kerusakan

Lahan Untuk Produksi Biomasa Jumlah Dokumen Status Kerusakan Lahan untuk Produksi Biomasa

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya Data

Status Kerusakan Lahan untuk Produksi Biomasa Pemantauan Berkala Kualitas Air

Sungai/Prokasih Jumlah Pemantauan

Berkala Kualitas Air Sungai/PROKASIH

1 kali 3 Kali Tersedianya data

kualitas air sungai

Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan Hidup Jumlah Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan Hidup 5 kali 100% Meningkatnya Peran Serta Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan Hidup

(33)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

Penyusunan Dokumen UKL-UPL

dan Sosialisasi Pembangunan TPA Jumlah Dokumen UKL-UPL dan Sosialisasi

Pembangunan TPA

1 Dokumen/1 kali 100% Tersedianya

dokumen UKL-UPL

PROGRAM PERLINDUNGAN DAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

Konservasi Lahan Area Tembakau

Secara Vegetatif ( DBHCHT ) Jumlah luas lahan yang dikonservasi Pengadaan Bibit Tanaman 1.470 Batang 100% Terlaksananya Konservasi Lahan Area Tembakau Secara Vegetatif (DBHCHT) Fasilitasi Seleksi Kalpataru /

Sekolah Adi Wiyata Jumlah sekolah peserta selekasi Adiwiyata Sekolah Adiwiyata Kabupaten 9 Sekolah, Tingkat Provinsi 2 Sekolah, Tingkat Nasional 2 Sekolah. Penyediaan Bibit Tanaman 265 batang dan Tong Sampah Pilah 6 Unit 100% Meningkatnya kepedulian dan kesadaran masyarakat dan sekolah terhadap lingkungan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam Jumlah Sosialisasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam

Kunjungan kerja dan Sosialisasi

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam 1 kali

100% Meningkatnya

kualitas Kelompok Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam

PROGRAM REHABILITASI DAN PEMULIHAN CADANGAN SUMBER DAYA ALAM

Penyelenggaraan Aksi Penanaman

Pohon Wana Lestari Jumlah Pelaksanaan Aksi Penanaman Pohon Wana Lestari

Pengadaan Bibit Tanaman sebanyak 490 Batang 100% Terlaksananya Aksi Penanaman Pohon Wana Lestari

Pemulihan Kualitas Lingkungan

Pada Ekosistem DAS Keduang Pemulihan Kualitas Fungsi Ekosistem DAS Pengadaan Bibit Tanaman 1.000 Batang dan Penyusunan Dokumen Keanekaragaman Hayati Kec. Girimarto

100% Meningkatnya Kualitas Lingkungan Pada Ekosistem DAS Keduang Pembinaan Kelembagaan

Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam Pembinaan Kelembagaan Masyarakat Pelestari SDA 1 kali 100% Meningkatnya kualitas Masyarakat Pelestari Sumber Daya Alam Pelestarian Telaga dan Sumber

Air Jumlah Titik Telaga dan Sumber Mata

Air yang dilestarikan

Pengadaan Bibit

Tanaman 835 Batang 100% Meningkatnya Kualitas Lingkungan Pada Telaga dan Sumber Mata Air yang dilestarikan Penyusunan Pelaporan

Pencapaian Standart Pelayanan Minimum (SPM) Lingkungan Hidup

Jumlah Dokumen Laporan Pencapaian SPM Lingkungan Hidup

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya

Dokumen SPM Lingkungan Hidup

(34)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

PROGRAM PENINGKATAN

KUALITAS DAN AKSES INFORMASI SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP

Penyusunan SILHD Jumlah Dokumen

SLHD 1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya Dokumen SLHD

Fasilitasi forum lingkungan hidup

SUBOSUKOWONOSRATEN Forum SUBOSUKAWONOSR

ATEN

1 kali 1 kali Terlaksananya

Forum lingkungan hidup

SUBOSUKOWONOS RATEN

Penyelenggaraan Hari Lingkungan

Hidup Jumlah Pelaksanaan Hari Lingkungan

Hidup

1 kali 1 kali Terlaksananya

Hari Lingkungan Hidup

Penyusunan Laporan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Badan Air

Jumlah Dokumen Informasi Daya Dukung dan Daya Tampung

Lingkungan Badan Air

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya

Dokumen Informasi Daya Dukung dan Daya Tampung

Lingkungan Badan Air

PROGRAM PENGELOLAAN RUANG

TERBUKA HIJAU (RTH)

Pembangunan Hutan Kota Jumlah Hutan Kota Pembangunan pagar

pembatas hutan kota 100% Hutan kota dalam kondisi baik

PROGRAM PENINGKATAN

PENGENDALIAN POLUSI

Pemantauan Kualitas Udara dan

Kebisingan Jumlah Titik Pantau Polusi Kendaraan Bermotor

2 titik 10 titik Terpantaunya

kualitas

lingkungan hidup Pemantauan Kualitas Limbah

Padat dan Limbah Cair Jumlah Titik Pantau Polusi Limbah Padat dan Limbah Cair

1 titik 3 titik Terpantaunya

kualitas

lingkungan hidup Sosialisasi dan Pengendalian

Polusi dan Pencemaran Jumlah Sosialisasi Pengendalian Pencemaran

1 kali 5 kali Meningkatnya

pemahaman masyarakat terhadap dampak polusi dan pencemaran

PROGRAM PENGELOLAAN DAN REHABILITASI EKOSISTEM PESISIR DAN LAUT

Pengelolaan dan Rehabilitasi

Ekosistem Pesisir dan Laut Jumlah dokumen Pengelolaan dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan Laut

1 Dokumen 1 Dokumen Tersedianya

Dokumen Pengelolaan dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan Laut

(35)

NO PROGRAM DAN KEGIATAN URUSAN, ORGANISASI, OUTPUT OUTCOME INDIKATOR TARGET REALISASI

1 2 3 4 5 6

FUNGSI PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN YANG MENJADI

KEWENANGAN DAERAH

02. KEUANGAN

DINAS LINGKUNGAN HIDUP

(2.05.01. )

PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN

KEUANGAN DAERAH

Penyediaan Cetak Karcis dan

Benda-benda Berharga Jumlah Karcis Retribusi Sampah 1 paket 100% Tersedianya karcis retribusi persampahan

3.2. REALISASI ANGGARAN 3.2.1. Belanja Langsung

Program dan Kegiatan yang telah direncanakan pada tahun 2017 mengacu pada Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri tahun 2016 – 2021 sehingga dapat dicapai tahapan pencapaian secara berkesinambungan.

Dalam upaya mencapai sasaran strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri dilaksanakan dengan 15 (lima belas) program dan 71 (tujuh puluh satu) kegiatan pada Belanja Langsung, dengan anggaran sebesar Rp 12.577.274.000,- (dua belas milyard

lima ratus tujuh puluh tujuh juta dua ratus tujuh puluh empat ribu rupiah).

Dalam pelaksanaannya karena adanya efisiensi dan beberapa kegiatan yang tidak berjalan sesuai dengan rencana, maka realisasi anggaran sebesar Rp. 11.748.468.414,- (sebelas milyard tujuh ratus

empat puluh delapan juta empat ratus enam puluh delapan ribu empat ratus empat belas rupiah) atau 93,41 % dari total anggaran,

sehingga terjadi efisiensi sebesar Rp. 828.805.596,- (delapan ratus

dua puluh delapan juta delapan ratus lima ribu lima ratus sembilan puluh enam rupiah) atau 6,59 %. Rincian realisasi anggaran Dinas

Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 dapat dilihat pada tabel 3.2.1 dibawah ini.

Gambar

Tabel 4.1.3  Pagu Anggaran
Tabel 4.2  Perjanjian Kinerja
Tabel 3.2.1  Realisasi Anggaran
Tabel 3.2.3  Realisasi Pendapatan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekstrak Etanolik Herba Ciplukan memberi- kan efek sitotoksik dan mampu meng- induksi apoptosis pada sel kanker payudara MCF-7

Oleh karena nilai tersebut berada di antara 2 dan 4 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi otokorelasi untuk persamaan regresi variabel prestasi belajar atas variabel uang

Harga perdagangan besar adalah harga transaksi yang terjadi antara penjual/pedagang besar pertama dengan pembeli/pedagang besar berikutnya dalam jumlah besar pada pasar

“Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh

Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa telah terjadi proses transformasi montmorilonit ke illit pada zona B Formasi Sauda (sekitar kedalaman 2300 m)

Her ne kadar “Ahd-i al-atik” (Ahd-i Atiyk), bir bakima masal kitaplarinin en ustalikla kaleme alinmis bir tür'ü ise de, insan ruhunu rahatlatmak için degil fakat âdeta

Hasil uji statistik diperoleh p-value post test adalah 0.00 pada kelompok intervensi, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya bahwa ada pengaruh Performance

Analisis data dilakukan secara kualitatif yakni menjelaskan dan menguraikan teori-teori, asas-asas, norma-norma, doktrin, dan kaidah-kaidah yang terkandung dalam