PUTUSAN
Nomor 152/Pdt.G/2019/PTA.JK
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI AGAMA DKI JAKARTA
Dalam tingkat banding telah memeriksa, mengadili dan memutus, dengan hakim majelis, perkara Gugatan Perlawanan Terhadap Penetapan Sita Eksekusi antara:
1. Harsha Edwana Joesoef, M.Sc., bin Dr. Eddy Joesoef, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 3174073001590004, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Jalan Brawijaya V Nomor 47, RT. 004, RW. 003, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan;
2. M. Juzardi Joesoef bin Dr. Eddy Joesoef, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 3174071301610007, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Jalan Wijaya XIV, Nomor 1, RT. 003, RW. 003, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan;
3. Bonny Ekadewi binti Dr. Eddy Joesoef, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 3174076405610002, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Jalan Pulo Raya II Nomor 3, RT. 002, RW. 001, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan;
4. Tenny Mandarina binti Dr. Eddy Joesoef, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 3174074709660005, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Jalan Prapanca III Nomor 3, RT. 005, RW. 003, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan;
5. Fasya Arva Alfonso bin Ferry Alfonso, bertempat tinggal di Jalan Langsat III, Nomor 5, RT. 003, RW. 001, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dalam hal ini diwakili oleh walinya yang juga ayah kandung bernama Ferry Alfonso bin Ir. H. Luqman Hakim, berdasarkan Penetapan
Perwalian Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0085/Pdt.P/2016/PA.JS, tanggal 20 April 2016;
Dalam hal ini Nomor 1, 2, 3, 4 dan Nomor 5, tersebut di atas, telah memberikan kuasa kepada Syamsul B. Ilyas, S.H., Endah Mayangsari Johan, S.H., Rina Marina Siahaan, S.H.,
Rainer K.F. Wagyu, S.H., Milki Usman, S.H., Vicky Puspawardana, S.H., Zahra Nadisha Puteri, S.H.,
dan Firdaus Himawan, S.H., para Advokat dan Konsultan Hukum pada “Syamsul Bahri Ilyas & Partners”, yang beralamat di Pondok Pinang Center Blok C, Nomor 20, Jalan Deplu Raya Pondok Pinang, Jakarta Selatan 12310, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 14 Maret 2018, dahulu sebagai Pelawan I, II, III, IV dan Pelawan V. Selanjutnya disebut para Pelawan. Sekarang sebagai Pembanding I, II, III, IV dan Pembanding V, selanjutnya disebut para Pembanding;
melawan
Ir. Achmad Faried Joesoef, M.B.A. CRMT., bin Dr. Eddy Joesoef, bertempat tinggal di Jalan Kemang Timur I, Nomor I, RT. 006, RW. 004, Jakarta Selatan, dahulu sebagai Terlawan sekarang Terbanding;
Pengadilan Tinggi Agama tersebut;
Telah mempelajari berkas perkara yang dimohonkan banding;
DUDUK PERKARA
Memperhatikan semua uraian yang termuat dalam putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 22 April 2019 Masehi bertepatan dengan tanggal 16 Syakban 1440 Hijriah, dengan mengutip amarnya sebagai berikut:
Dalam Eksepsi
1. Menyatakan eksepsi Terlawan tidak dapat diterima;
Dalam Pokok Perkara
1. Menolak perlawanan para Pelawan;
2. Menyatakan bahwa para Pelawan adalah Pelawan yang tidak benar;
3. Membebankan kepada para Pelawan untuk membayar biaya perkara hingga putusan ini diucapkan sejumlah Rp1.696.000,- (satu juta enam ratus sembilan puluh enam ribu rupiah);
Bahwa kuasa hukum para Pelawan hadir pada sidang pengucapan putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tersebut;
Bahwa Terlawan tidak hadir pada sidang pengucapan putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tersebut; akan tetapi amar putusan tersebut telah diberitahukan kepada Terlawan melalui Pengadilan Agama Bandung, tanggal 17 Mei 2019;
Bahwa terhadap putusan tersebut, para Pelawan sebagai para Pembanding, telah mengajukan permohonan banding pada tanggal 30 April 2019, sebagaimana tercantum dalam Akta Permohonan Banding yang dibuat oleh Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Permohonan banding tersebut telah diberitahukan kepada Terlawan sebagai Terbanding pada tanggal 20 Mei 2019;
Bahwa selanjutnya para Pembanding telah mengajukan memori banding tertanggal 17 Juni 2019, yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Menyatakan gugatan perlawanan a quo adalah tepat dan beralasan;
2. Menyatakan para Pelawan merupakan Pelawan yang benar;
3. Memerintahkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan untuk mengangkat sita eksekusi atas:
3.1. Sebidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, terletak di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kotamadya Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Baru, Desa/Kelurahan Petogogan, setempat dikenal sebagai Nama Jalan/Persil Jalan Pulo Raya VII, Nomor 1, RT. 003, RW. 01, sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat
Hak Milik Nomor 439/Petogogan, tanggal penerbitan 19 Februari 1997, Gambar Situasi Nomor 2444/1996, tanggal 30 Mei 1996, luas 324 m2, (tiga ratus dua puluh empat meter persegi) yang terdaftar atas nama Nyonya Saraswati Joesoef;
- Batas Utara : Jalan Pulo Raya I - Batas Barat : Jalan Pulo Raya VII
- Batas Timur : Rumah Nomor 2, Jalan Pulo Raya VI - Batas Selatan : Rumah Nomor 3A Jalan Pulo Raya VII
3.2. Sebidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, terletak di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kotamadya Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Baru, Desa/Kelurahan Petogogan, setempat dikenal sebagai NIB 09.02.05.07.00590, letak Tanah Jalan Pulo Raya VII, Nomor 6, Persil 101, sebagaimana dibuktikan dengan
Sertifikat Hak Milik Nomor 284/Petogogan, tanggal penerbitan 15 Desember 2003, Surat Ukur Nomor 00590/2003, tanggal 18
September 2003, luas 558 m2 (lima ratus lima puluh delapan meter persegi) yang terdaftar atas nama Nyonya Saraswati Joesoef;
- Batas Utara : Jalan Nipah XII
- Batas Barat : Rumah Nomor 2B, Jalan Nipah XII dan Rumah Jalan Pulo Raya II
- Batas Timur : Jalan Pulo Raya VII - Batas Selatan : Jalan Pulo Raya II
3.3. Sebidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung, Kecamatan Batujajar, Desa/Kelurahan Giriasih, sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik Nomor 4/Giri Asih, tanggal pengeluaran sertifikat 23 Juli 1985, Gambar Situasi No. 1117/1985, seluas 11940 m2 (sebelas ribu sembilan ratus empat puluh meter persegi), yang terdaftar atas nama Dr. Haji Eddy Yoesoef;
- Batas Utara : Selokan dan Tanah H. Dimyati
- Batas Barat : Sebagian Jalan Raya Cimareme, Tanah Engkos, Tanah Bahagia;
- Batas Timur : Tanah H. Toha dan Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 372
- Batas Selatan : Tanah Sertifikat Hak Milik 373, Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 374, sebagian pemukiman warga, selokan
3.4. 5 (lima) bidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung, Kecamatan Batujajar, Desa/Kelurahan Giriasih, yang terletak di Blok Jalan Cagak, kesemuanya terdaftar atas nama Doktor Haji Eddy Joesoef, masing- masing sebagaimana dibuktikan dengan:
a. Sertifikat Hak Milik Nomor 372/Giriasih, seluas 1340 m2 (seribu tiga ratus empat puluh meter persegi), tanggal penerbitan 14 Oktober 1993, Gambar Situasi Nomor 7413/1993, tanggal 18 Mei 1993, tanggal 18 Mei 1993;
- Batas Utara : Tanah H. Toha, sebagian Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4
- Batas Barat : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 373 sebagian Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4
- Batas Timur : Tiang listrik tegangan tinggi
- Batas Selatan : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 373
b. Sertifikat Hak Milik Nomor 373/Giriasih seluas 7560 m2 (tujuh ribu lima ratus enam puluh meter persegi), tanggal penerbitan 23 Oktober 1993, Gambar Situasi Nomor 7414/1993, tanggal 18 Mei 1993;
- Batas Utara : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4 dan sebagian Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 372
- Batas Barat : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 374, Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 375, Sertifikat Hak Milik Nomor 376
- Batas Timur : Pabrik Kosong dan sebagian Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 372
- Batas Selatan : Jalan Desa Giriasih
c. Sertifikat Hak Milik Nomor 374/Giriasih, seluas 1.505 m2(seribu lima ratus lima meter persegi), tanggal penerbitan 14 Oktober 1993, Gambar Situasi Nomor 7415/1993, tanggal 18 Mei 1993;
- Batas Utara : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4 - Batas Barat : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4 - Batas Timur : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 373 - Batas Selatan : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 375
d. Sertifikat Hak Milik Nomor 375/Giriasih, seluas 1030 m2 (seribu tiga puluh meter persegi), tanggal penerbitan 23 Oktober 1993, Gambar Situasi Nomor 7416/1993, tanggal 18 Mei 1993:
- Batas Utara : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 374 - Batas Barat : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4 - Batas Timur : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 373 - Batas Selatan : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 376
e. Sertifikat Hak Milik Nomor 376/Giriasih, seluas 754 m2 (tujuh ratus lima puluh empat meter persegi), tanggal penerbitan 14 Oktober 1993, Gambar Situasi Nomor 7417/1993, tanggal 18 Mei 1993:
- Batas Utara : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 375 - Batas Barat : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 4 - Batas Timur : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 373
- Batas Selatan : Pemukiman warga RW. 17, sebagian Jalan Desa Giriasih
3.5. Sebidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, Kecamatan Cisarua, Desa/Kelurahan Cisarua, sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 8/Cisarua, tanggal penerbitan sertifikat 20 Desember 2000, Surat Ukur Nomor 74/Cisarua/2000, tanggal 06 September 2000, seluas 700 m2 (tujuh ratus meter persegi), yang terdaftar atas nama Dr. Eddy Yoesoep:
- Batas Utara : Tanah Halim
- Batas Barat : Tanah atas nama almarhum Zhenobia - Batas Timur : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 667 - Batas Selatan : Tanah atas nama almarhum Zhenobia
3.6 Sebidang Tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya, terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten/Kota Bogor, Kecamatan Cisarua, Desa/Kelurahan Cisarua, setempat dikenal sebagai NIB: 10.10.11.09.00229, sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik Nomor 668/Cisarua, tanggal penerbitan 30 April 2007, Surat Ukur Nomor 04/Cisarua/2007, tanggal 16 April 2007, luas 1.505 m2 (seribu lima ratus lima meter persegi), yang terdaftar atas nama Ny. Saraswati Joesoef;
- Batas Utara : Tanah milik Saraswaty Sertifikat Hak Milik Nomor 667;
- Batas Barat : Tanah milik Edy Jusuf Sertifikat Hak Milik Nomor 8 - Batas Timur : Tanah Sertifikat Hak Milik Nomor 667
- Batas Selatan : Selokan
sebagaimana dinyatakan dalam Penetapan Nomor 5/Pdt.Eks/2016/PA.JS jo Nomor 2052/Pdt.G/2011/PA.JS, tanggal 31 Agustus 2016;
4. Membatalkan Penetapan Nomor 5/Pdt.Eks/2016/PA.JS Jo Nomor 2052/Pdt.G/2011/PA.JS, tanggal 31 Agustus 2016;
Atau
Apabila Pengadilan Tinggi Agama Jakarta berpendapat lain, maka para Pembanding mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).
Bahwa memori banding tersebut telah diberitahukan kepada Terbanding pada tanggal 3 Juli 2019, dan terhadap memori banding tersebut, Terbanding tidak memberikan kontra memori banding, sebagaimana diuraikan dalam surat keterangan yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 23 September 2019;
Bahwa para Pembanding melalui kuasa hukumnya telah diberitahu untuk melakukan inzage tanggal 4 September 2019, dan kuasa hukum para Pembanding telah melakukan inzage pada tanggal 11 September 2019, sebagaimana diuraikan dalam Berita Acara Pemeriksaan Berkas Perkara (inzage), Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 11 September 2019;
Bahwa Terbanding telah diberitahu untuk melakukan inzage tanggal 3 September 2019 akan tetapi Terbanding tidak melakukan inzage, sebagaimana diuraikan dalam Surat Keterangan yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 23 September 2019;
Permohonan banding tersebut telah didaftar di Kepaniteraan Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2019 dengan Nomor 152/Pdt.G/2019/PTA.JK, dan pendaftaran perkara banding tersebut telah diberitahukan kepada para Pembanding dan Terbanding dengan surat Nomor W9-A/1916/Hk.05/10/2019, tanggal 2 Oktober 2019;
PERTIMBANGAN HUKUM
Menimbang, bahwa para Pembanding mengajukan banding pada tanggal 30 April 2019 dan para Pembanding hadir pada sidang pengucapan putusan
Pengadilan Agama Jakarta Selatan tersebut. Dengan demikian permohonan banding tersebut diajukan dalam tenggat masa 14 (empat belas) hari. Sehingga
berdasarkan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1947 Tentang Peradilan Ulangan di Jawa dan Madura permohonan banding para Pembanding secara formal dapat di terima;
Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta sependapat dengan Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang menolak perlawanan para Pelawan dengan pertimbangan sebagai berikut:
Menimbang, bahwa para Pembanding mengajukan memori banding yang pada pokoknya keberatan terhadap putusan perkara yang diajukan banding ini yang amarnya sebagaimana telah diuraikan di atas;
Menimbang, bahwa putusan perkara a quo dinilai tepat karena ternyata sebagaimana terbaca dalam pertimbangan hukum dan dalam memori banding para Pembanding disimpulkan bahwa keberatan-keberatan para Pembanding bukan merupakan alasan hukum yang dapat dibenarkan, karena sama sekali tidak terdapat obyek yang merupakan milik murni dari para Pelawan yang dapat dijadikan alasan hukum untuk mengajukan perlawanan sita eksekusi dalam perkara a quo;
Menimbang, bahwa putusan perkara a quo adalah perkara perlawanan
terhadap Penetapan Sita Eksekusi Nomor 05/Pdt.Eks/2016/PA.JS. tanggal 31 Agustus 2016 yang dimohonkan Terlawan/Terbanding dengan alasan bahwa
Terlawan/Terbanding telah mengabaikan Akta Kesepakatan Bersama tanggal 16 Juli 2016 dan Addendum Akta Kesepakatan Bersama tanggal 22 Juli 2016;
Menimbang, bahwa keputusan Terlawan untuk mengajukan sita eksekusi untuk pelaksanaan putusan dalam perkara waris yang telah berkekuatan hukum tetap, Nomor 2052/Pdt.G/2011/PA.JS, secara hukum dapat dibenarkan, karena faktanya Terlawan/Terbanding mengajukan sita eksekusi, meskipun awalnya para pihak membuat Kesepakatan Bersama tanggal 16 Juli 2016 dan Kesepakatan Bersama tanggal 22 Juli 2016 untuk mengabaikan isi dari putusan waris tersebut, karena pada perinsipnya ketika putusan perkara waris tersebut tidak dapat dilaksanakan secara riil atas dasar perdamaian dari pihak-pihak yang berperkara, maka putusan tersebut dilaksanakan dengan cara eksekusi sesuai Pasal 196 HIR dan sesungguhnya putusan waris tersebut dapat langsung dengan cara eksekusi riil, akan tetapi sita eksekusi ini dipandang sebagai langkah awal atau antisipasi
secara hukum manakala terdapat obyek dalam perkara waris di atas tidak dapat dibagi secara natura, sehingga diperlukan langkah pembagian non natura untuk mendapatkan sejumlah uang dan hal ini memerlukan sita eksekusi untuk prosedur lelang yang hasilnya akan dibagi kepada para pihak sesuai porsi masing-masing menurut putusan perkara waris di atas;
Menimbang, bahwa permohonan sita eksekusi yang diajukan oleh Terlawan dan Penetapan Sita Eksekusi Nomor 05/Pdt.Eks/2016/PAJS. tanggal 31 Agustus 2016 dinilai tidak mengganggu kepentingan hukum dari para Pelawan dan Terlawan dari sisi hak-hak masing-masing para pihak, karena masing-masing dari para pihak tersebut secara hukum tetap harus tunduk kepada keputusan waris tersebut;
Menimbang, bahwa atas dasar pertimbangan di atas Majelis Hakim Tingkat Banding telah mempunyai alasan hukum bahwa putusan perkara a quo dapat dikuatkan dengan tambahan pertimbangan di atas ;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta berpendapat putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 22 April 2019 Masehi bertepatan dengan tanggal 16 Syakban 1440 Hijriah harus dikuatkan, yang amarnya diuraikan di bawah ini;
Menimbang, bahwa Pembanding sebagai pihak yang kalah dalam tingkat banding, maka berdasarkan Pasal 181 ayat (1) HIR, Pembanding dihukum untuk membayar biaya perkara dalam tingkat banding;
Memperhatikan pasal-pasal peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum Islam yang berkaitan dengan perkara ini;
MENGADILI
I. Menyatakan permohonan banding para Pembanding dapat diterima;
II. Menguatkan Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 1177/Pdt.G/2018/PA.JS, tanggal 22 April 2019 Masehi bertepatan dengan tanggal 16 Syakban 1440 Hijriah;
III. Menghukum Pembanding untuk membayar biaya perkara dalam tingkat banding sejumlah Rp150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah);
Demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada hari Selasa, tanggal 15 Oktober 2019
Masehi bertepatan dengan tanggal 16 Shafar 1441 Hijriah oleh kami
Drs. H. Achmad Hanifah, M.H.E.S., sebagai Ketua Majelis serta Drs. H. U. Syihabuddin, S.H., M.H., dan Drs. H. Nooruddin Zakaria, S.H., M.H.,
masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta berdasarkan Penetapan Nomor 152/Pdt.G/2019/PTA.JK, tanggal 2 Oktober 2019, Putusan tersebut diucapkan pada hari Selasa, tanggal 22 Oktober 2019 Masehi, bertepatan dengan tanggal 23 Shafar 1441 Hijriah, dalam sidang terbuka untuk umum oleh Ketua Majelis beserta Hakim Anggota tersebut dan dibantu oleh Ratu Dhiyafah, S.H., sebagai Panitera Pengganti tanpa dihadiri oleh para Pembanding dan Terbanding;
Hakim Anggota,
Drs. H. U. Syihabuddin, S.H., M.H.
Ketua Majelis,
Drs. H. Achmad Hanifah, M.H.E.S.
Hakim Anggota,
Drs. H. Nooruddin Zakaria, S.H., M.H.
Panitera Pengganti,
Ratu Dhiyafah, S.H.
Perincian biaya :
1. Proses Administrasi Rp 134.000,00 2. Redaksi Rp 10.000,00 3. Meterai Rp 6.000,00 J u m l a h Rp 150.000,00
Untuk Salinan
Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, Panitera,
Drs. Muhammad Yamin, M.H.