• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS 3. PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN EVALUASI PERUBAHAN PERILAKU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TUGAS 3. PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN EVALUASI PERUBAHAN PERILAKU"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS 3. PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN EVALUASI PERUBAHAN PERILAKU

Dibuat oleh : DR. Rr. Ida Nuraida, SE, MM

Status penulis : Dosen tetap D III Manajemen Unpar sejak 2000-sekarang

Mata kuliah diampu : Manajemen, Teori dan Praktikum Manajemen Perkantoran, Teori dan Praktikum Manajemen Sumber Daya Manusia, Penyusunan Tugas Akhir:

Laporan Praktik Kerja.

Bidang penelitian : Manajemen Perkantoran, MSDM, Pemasaran Jasa

Pengalaman : Ketua Program D III Manajemen Unpar dari 1 Maret 2013 – 28 Februari 2014 (hanya bersedia setahun karena penulis studi S3)

1. PENDAHULUAN

Pada tahun 2022, Program Studi D III Manajemen Unpar akan ditingkatkan menjadi Program Studi Diploma IV. Karena strategic planning-nya belum ada, penulis berinisiatif membuat usulan rencana strategis D IV sebagaimana sudah penulis buat di tugas 1 strategic planning dan human resource planning. Sebelumnya penulis ingin menggambarkan secara singkat tentang perjalanan Program Studi D III Manajemen Unpar sampai saat ini.

Pada tahun 1995 diselenggarakan jalur pendidikan profesi dengan dibukanya Program Studi Diploma III Manajemen Perusahaan dengan Status Terdaftar melalui Keputusan Dirjen Dikti No.120/DIKTI/Kep/1995 tanggal 12 Mei 1995. Pada saat ini Prodi D III Manajemen Unpar masih berada di bawah Fakultas Ekonomi Unpar.

Berdasarkan surat instruksi dari Ristekdikti tahun 2019, Prodi D III Manajemen Perusahaan Unpar harus dikeluarkan dari FE Unpar dan dikembangkan menjadi Prodi D IV.

Pada tahun 2021 ini, Unpar sudah membentuk Program Vokasi dan Profesi (setara fakultas) yang diketuai oleh Bapak DR. Ir. Edi Sukmoro, MSCE. Beliau adalah mantan Dirut PT. KAI.

Program ini berada langsung di bawah Rektor Unpar. Pada tahun 2022, D III Manajemen akan dipindahkan dari Fakultas Ekonomi ke Program Vokasi dan Profesi. Secara bertahap D III Manajemen akan dipersiapkan dan dikembangkan menjadi D IV di bawah Program Vokasi dan Profesi tersebut.

2. VISI DAN MISI UNIVERSITAS

(2)

Sebelum membahas mengenai D III Manajemen, penulis akan mengulas sedikit tentang strategic planning (visi, misi, tujuan) universitas. Strategic planning fakultas harus mengacu dan mendukung pencapaian strategic planning universitas, strategic planning program studi (prodi) harus mengacu pada strategic planning yang dibuat oleh fakultas. Penulis tidak menuliskan visi dan misi Fakultas Ekonomi karena D III Manajemen akan lepas dari Fakultas Ekonomi.

Visi Unpar 2020 dirumuskan berdasarkan sesanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti (Berdasarkan Ketuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat). Visi Unpar adalah menjadi komunitas akademik humanum yang bersemangat kasih dalam kebenaran untuk mengembangkan potensi lokal menuju tataran internasional demi peningkatan martabat manusia dan keutuhan alam ciptaan, berdasarkan sesanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti.

Adapun misi Unpar adalah sebagai berikut.

1. Membangun komunitas akademik humanum yang bersemangat kasih dalam kebenaran dengan menggali, menginternalisasikan, dan mengimplementasikan nilai-nilai dasar dan spiritualitas Unpar.

2. Mengembangkan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan Unpar.

3. Membangun sistem secara terpadu dan menyeluruh untuk pengelolaan Unpar yang berkualitas dan berkelanjutan.

4. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang memadukan keunggulan akademik dan pembentukan karakter mahasiswa

5. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang relevan bagi pengembangan bangsa dan keutuhan alam ciptaan dengan menggali potensi lokal untuk dibawa ke tataran internasional.

Tujuan dari Unpar adalah sebagai berikut.

1. Merekrut calon mahasiswa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk penyediaan beasiswa bagi calon mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah tertinggal, agar dapat menikmati layanan pendidikan tinggi.

2. Mendidik para mahasiswa menjadi seorang manusia yang utuh, dalam suasana pendidikan dan pembelajaran yang kondusif, berdasarkan semangat kasih dalam kebenaran.

(3)

3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi kognitif, psikomotorik, afektif, dan kooperatif, sehingga menguasai bidang ilmu yang dipilihnya, memiliki kepribadian yang unggul, wawasan yang luas, sikap terbuka, serta semangat mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tersisih.

4. Melakukan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang relevan dengan permasalahan di masyarakat yang berdampak secara langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

5. Melibatkan diri secara aktif dalam penyelesaian berbagai permasalahan di tengah masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional

Penulis tidak menuliskan strategic planning dari Fakultas Ekonomi karena berdasarkan surat instruksi dari Ristekdikti tahun 2019, Prodi D III Manajemen Perusahaan Unpar harus dikeluarkan dari FE Unpar dan dikembangkan menjadi Prodi D IV.

Terkait dengan peningkatan D III ke D IV di tahun 2022, penulis berinisiasi mencoba membuat rencana strategis D IV dan menjabarkannya ke dalam rencana strategis human resource, khususnya untuk posisi dosen tetap D III Manajemen Unpar.

3. VISI DAN MISI D III MANAJEMEN 2013 SAMPAI SAAT INI

Pada tahun 2013-2014, penulis pernah menjabat menjadi Ketua Program D III Manajemen Unpar. Sebagai Kaprodi, penulis telah berusaha melakukan pengembangan D III Manajemen Unpar, seperti membuat visi dan misi baru yang ternyata masih dipakai saat penulis lengser sampai saat ini. Visi dan misi d level prodi tentunya dibuat mengacu pada visi dan misi universitas, hanya dijabarkan lebih detail sesuai dengan nama program studi. Penulis juga melakukan perubahan besar merombak kurikulum 2006 ke kurikulum 2013, yang ternyata masih dipakai sampai saat. Perubahan hanya pada 1 nama mata kuliah dan pemindahan penempatan semester 1 mata kuliah.

Adapun tahapan yang dahulu penulis lakukan adalah sebagai berikut.

(4)

Gambar 1. Tahapan Pembuatan Strategic Planning 2013

Sumber : Ida Nuraida, Maret 2013

3.External analysis 1.Internal analysis

5. Strategi O-S, O-W, T-S dan T-W (D III Manajemen)

Ekspektasi pengurus yayasan dan rektorat

4.Opportunities &

Threats

2. Strength &

Weaknessess Visi Unpar

Misi Unpar

6.Strategic planning D III Manajemen 2013-2018

7. Tujuan jangka pendek 2013-2014 yang akan dikerjakan selama penulis menjabat

8. Rekomendasi tujuan jangka panjang untuk diteruskan oleh Kaprodi selanjutnya Prodi D III Manajemen sejak

1995-2013

5. Pertimbangan lain

(5)

Tabel 1. Strengths And Weaknesses Plus Problems

STRENGTHS WEAKNESSES plus PROBLEMS

1. Mahasiswa cepat lulus dan cepat bekerja

2. Banyaknya lowongan pekerjaan yang

ditawarkan pd alumni, penyaluran alumni ke perusahaan.

3. Praktek kerja 200 jam memudahkan mahasiswa direkrut di tempat praktek kerja tersebut

4. Alumni banyak yang sudah bekerja sebelum lulus

5. Lokasi kampus yang strategis, mudah diakses

6. Sudah terjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan spt : Bank BNP, PT

Multigarmenjaya, PT Bahana, PT Pos Indonesia, toserba Yogya, dll. MoU dengan beberapa perusahaan untuk praktek kerja, magang dan rekrutmen lulusan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa D III Manajemen

7. Lebih terjangkau

8. Praktikum 60% dan teori 40% membuat mahasiswa menjadi lebih siap pakai untuk bekerja dan membuka usaha sendiri

9. Menurut user alumni D III Manajemen Unpar cukup baik, melebihi kompetensi D III pada umumnya, banyak yang disetarakan dengan lulusan S1 universitas lain maupun Unpar sendiri (misalnya di Bank Nisp) 10. Budaya kampus yang disiplin, obyektivitas,

kerja keras, kejujuran, jadwal perkuliahan dikelola dengan baik, membentuk karakter mahasiswa DIII menjadi lebih baik

11. Modul, diktat, buku ISBN yang dibuat dosen D III Manajemen

1. Posisi D III Manajemen di bawah Ketua Program S1 Manajemen tidak sesuai karena birokrasi, tidak leluasa membuat keputusan, dan sulit berkembang.

2. Jumlah mahasiswa masih sedikit.

Perpindahan lokasi dari Jl. Ciumbuleuit 94 ke Jl. Aceh 53, belum signifikan

mempengaruhi peningkatan jumlah mahasiswa baru.

3. Tidak adanya program lanjutan bagi mahasiswa dan alumni untuk bisa setara S1 4. Nama mata kuliah yang ada masih berbau S1 5. Belum adanya strategi pengembangan DIII dari

pihak rektorat dan yayasan

6. SK rektor terakhir kurikulum masih tahun 2006 (kurikulum 2002 yang disempurnakan) 7. Kurangnya SDM untuk mengembangkan D III

seperti penilaian asesor

8. Kurangnya dosen D III yang menyebabkan perijinan D III Unpar sudah habis tahun yang lalu

9. Belum adanya unit yang khusus menangani promosi dan kerjasama. Bantuan dari Unpar juga minim.

10. Status akreditasi B karena jumlah mahasiswa masih sedikit dan jumlah dosen masih kurang dari minimal. Masih kurang

terpenuhinya jabatan fungsional dosen juga menurunkan penilaian akreditasi.

11. Belum adanya data alumni yang dikelola dengan baik

12. Kaprodi seharusnya Lektor Kepala 13. Belum optimalnya kerjasama dengan

pengguna, alumni, asosiasi profesi 14. Belum dapat mengakomodasi konversi

nilai bagi para alumni yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1 universitas lain

Sumber : Ida Nuraida, Maret 2013

Tabel 2. Opportunities And Threats

OPPORTUNITIES THREATS

1. Nama besar Unpar di masa lalu masih menjadi brand yang baik, walau image yang ada di masyarakat bahwa kuliah di Unpar itu mahal

2. Adanya pemahaman bahwa pendidikan vokasi mampu

1. SEMAKIN BANYAKNYA PESAING membuat target pasar mempunyai banyak

(6)

menjadikan lulusan cepat bekerja dan berwirausaha 3. Jumlah SMK sekarang lebih banyak daripada SMU.

Sehingga seharusnya daya tarik melanjutkan ke diploma masih tinggi.

4. Memanfaatkan Word of Mouth/WoM sebagai peluang untuk menarik minat calon mahasiswa

5. Terbukanya peluang menambah kerjasama dengan industri seperti bank Nisp, dan SMK : menambah nilai jual

6. Perbaikan kurikulum, membuat diferensiasi dengan membuka konsentrasi : menambah nilai jual 7. Serfitikasi bagi mahasiswa : menambah nilai

jual

8. Ditutupnya kelas extention Unpad merupakan peluang bagi Unpar untuk membuka D IV, untuk memenuhi harapan mahasiswa dan alumni yang sebagian besar ingin melanjutkan studi sambil bekerja (masalah ekonomi) : menambah nilai jual

9. Membuat perijinan baru untuk Diploma

Manajemen Perusahaan, sehingga leluasa membuka D IV

10. Lokasi kampus satu lokasi dengan kursus brevet membuka peluang untuk membuka konsentrasi perpajakan

11. Tingginya profil alumni yang menjadi wirausaha, membuka peluang

konsentrasi manajemen bisnis

pilihan

2. Pesaing utama : PAAP Unpad, Polban,

Widyatama, LIKMI, LPKIA, UPI, dll

o Promosi gencar, didukung

rektorat/yayasan o menawarkan

konsentrasi menarik o Menawarkan peluang

kelanjutan lulusan D III ke S1/disetarakan

o Image di masyarakat ttg negeri/swasta,

mahal/murah o Kerjasama dengan

banyak perusahaan (spt LPKIA)

Sumber : Ida Nuraida, Maret 2013

Tabel 3. Pertimbangan Lain Masukan

- Survey ke 70 alumni pada tahun 2009 (mulai angkatan 2000-2006) - Survey ke 77 alumni pada tahun 2010 (mulai angkatan 1996 -2007)

- Masukan dari asesor BAN PT saat diakreditasi pada tahun 2010 tentang Program Studi D III Manajemen Perusahaan Unpar. Terdapat beberapa kelemahan dari segi kurikulum yang harus dibenahi, yaitu sbb.

1. Nama mata kuliah kurikulum yang ada masih kurang berbau vokasi

2. Perlu penambahan dosen D3 (minimal 6 orang sebagai dosen tetap dari prodi DII sendiri), dan kurangnya jabatan dalam struktur organisasi (seperti sekretaris, koordinator bidang konsentrasi tertentu)

3. Sebaiknya semua universitas yang punya D 3 mulai merintis program D4 karena program D3 akan ditutup oleh Dikti, walau waktunya belum dapat dipastikan. Bisa mengganti nama program studi DIII Manajemen menjadi Program Studi Diploma, sehingga di dalamnya bisa mencakup D3 dan D4, sebagai langkah proaktif untuk mengakomodasi kebijakan dari Depdiknas saat penghapusan D III terealisasi

4. Sebaiknya program diploma di bawah dekan atau universitas

5. Prodi D III Manajemen Perusahaan Unpar terlalu luas cakupannya, terlalu umum sehingga para lulusan tidak memiliki keahlian spesifik.

(7)

6. Memperbanyak dan memperbaharui modul praktika yang ada, serta membuat workbook setiap materi praktika

7. Ketua Program : Lektor Kepala

8. Perlunya penyekatan ruang antar dosen

- Kesimpulan dan Saran dari penelitian : Pengaruh persepsi mahasiswa dan alumni sebagai

”opinion leader” pada kualitas pelayanan terhadap niat mereferensikan program D III manajemen (Wisnu Wardhono & Ida Nuraida, 2010)

- Masukan dari acara temu praktisi/user 2011.

- Masukan dari acara temu alumni 2011 - Studi banding ke Polban, LPKIA (2011)

- Pertemuan Diskusi Kurikulum D III Manajemen Unpar dengan akademisi dan wakil dari Kopertis (2011)

- Evaluasi kurikulum dengan jurusan Manajemen (2011)

Sumber : Ida Nuraida, Maret 2013

Tabel 4. Rencana dan Efektifitas Pencapaian Target Jangka Pendek 2013-2014 Selama Penulis Menjabat

Rencana Tercapai

1. Meminta dukungan pengembangan D III dari senat Fakultas Ekonomi, rektorat dan yayasan, serta mengusulkan ke rektorat dan yayasan untuk mendirikan program D IV

Ditolak senat FE 2. Lepas dari Jurusan Manajemen, langsung di bawah dekan Fakultas Ekonomi pada Juli

2013

Ya

3. Update visi,misi dan profil alumni pada 2013 Ya

4. Kurikulum baru 2013 (mencapai link and match dengan kebutuhan industri, 114 sks menjadi 110 sks sesuai aturan Diknas dengan memperbesar bobot praktikum menjadi teori 30% - praktikum dan praktik 70%, membuka konsentrasi administrasi perusahaan dan kewirausahaan kreatif, meningkatkan muatan soft skill untuk mahasiswa).

Ya

5. Merekrut 2 dosen praktisi untuk mengembangkan kurikulum kewirausahaan dan mematuhi aturan Dikti untuk jumlah minimal dosen prodi pada 2013

Ya 6. Dua kali Audit Mutu Internal 2013 untuk persiapan akreditasi pada 2015 Ya 7. Seminar nasional Desember 2013 dengan mengundang walikota Ridwan Kamil

sekaligus untuk mempromosikan prodi dengan iming-iming jalan-jalan gratis untuk dosen dan tendik D III Manajemen

Ya

8. Meningkatkan kerjasama dan memperbanyak MoU dengan industri 2013-2014 Ya

9. Membentuk panitia reuni alumni D III Manajemen 2014 Ya

10. Meningkatkan produktivitas dosen (bahan ajar dan publikasi) 2013-2014 Ya 11. Apresiasi kinerja bawahan dengan jalan-jalan gratis ke luar negeri menggunakan profit

seminar nasional Januari 2014

Ya Sumber : Ida Nuraida, 2013- 2014

Visi dan misi dari D III Manajemen Unpar dari tahun 2013 sampai saat ini adalah sama.

Visi dari D III Manajemen Unpar adalah menjadi komunitas akademik penyelenggara pendidikan vokasi, yang kreatif, inovatif dan humanum serta mampu mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan sesuai perkembangan di era digital dalam bidang ilmu manajemen

(8)

terapan, yang bersemangat kasih dalam kebenaran untuk membangun potensi lokal menuju tataran internasional demi peningkatan martabat manusia dan keutuhan alam ciptaan, berdasarkan sasanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti.

Misi dari D III Manajemen Unpar adalah sebagai berikut.

1. Membangun komunitas akademik yang kreatif, inovatif, dan humanum pada bidang ilmu manajemen terapan, yang bersemangat kasih dalam kebenaran dengan menggali, menginternalisasikan, dan mengimplementasikan nilai-nilai dasar dan spiritualitas Unpar, 2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di bidang ilmu manajemen terapan yang

memadukan keunggulan akademik dan pembentukan karakter mahasiswa sehingga terbentuk sikap profesional dalam berkarya,

3. Mengaplikasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan terapan di bidang manajemen yang relevan bagi pembangunan bangsa dan keutuhan alam ciptaan dengan menggali potensi lokal untuk dibawa ke tataran internasional, dan

4. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu manajemen terapan agar dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional sampai internasional

Program Studi Diploma III Manajemen Perusahaan Fakultas Ekonomi menghasilkan profil lulusan yang

1. siap bekerja di bidang manajemen terapan pada level pelaksana dengan memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan teknis yang memenuhi kualifikasi jenjang lima, dan

2. mampu merintis, mengelola dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan, secara kreatif dan inovatif.

Gambar 2. Struktur Organisasi Sebelum Juli 2013 dan Juli 2013 sampai 2019

Sumber : SK yayasan 2013

Rektorat Rektorat

Fakultas Ekonomi Fakultas Ekonomi

S1 Manajemen

S1 Akuntansi

S1 Ekonomi Pembangunan

S1 Manajemen

S1 Akuntansi

S1 Ekonomi Pembangu-

nan DIII

Manajemen

DIII Manajemen

(9)

Catatan : SOTK 2013 tersimpan di komputer penulis di kampus. Sejak pandemi sampai sekarang masih WFH.

Tabel 5. Efek Perubahan Perilaku Setelah Perubahan Struktur Organisasi Saat Penulis menjabat

No Perubahan perilaku dari efek berkurangnya birokrasi

1. Prodi D III Manajemen lebih terdesentralisasi dalam membuat keputusan sehingga lebih efektif dan efisien.

2. Ketua Program lebih leluasa dan semangat membuat ide, menampung ide bawahan, melaporkan kepada Dekan FE, dan merealisasikannya. Sebelumnya ini semua usulan harus disetujui dulu oleh Kaprodi S1 Manajemen yang belum tentu paham kondisi di lapangan (kurikulum vokasi beda dengan akademisi, usulan pengembangan belum tentu disetujui).

3. Produktivitas dan kerjasama dosen meningkat.

- Penulis membuat buku Manajemen Perkantoran ISBN edisi 2 tahun 2013 dan terbit di Januari 2014. Dosen lain membuat buku Manajemen Keuangan ISBN.

- Penulis mengadakan pelatihan Manajemen Perkantoran untuk perwakilan TU se-Unpar - Penulis dan tim merombak kurikulum baru sejak awal sampai keluar SK hnya 3 bulan

saja dan bisa langsung digunakan di semester ganjil 2013.

- Penulis dan tim mengelola seminar nasional Desember 2013 yang sukses dengan 14 sponsor dan 300 peserta dengan promosi di radio Ardan, Koran PR, siaran live Bandung TV

- Penulis dan para dosen lain mengikuti call for paper 2013-2014 - Penulis dan para dosen aktif melakukan penelitian dana internal LPPM

- Audit Mutu Internal berjalan lancar, seminar nasional lancar, persiapan reuni D III terkoordinir dengan baik, MoU bertambah

- Sosialisasi ke SMA/K meningkat - Pengabdian masyarakat meningkat

4. Bertambahnya 2 dosen praktisi menambah ide-ide inovatif

Tabel 6. Rekomendasi dan Pencapaian Tujuan Jangka Panjang Untuk Estafet ke Kaprodi Selanjutnya

Rekomendasi Tercapai

1. Mengupayakan membuka D IV dan menambah konsentrasi sesuai kebutuhan industri

Belum

2. Membuka kelas karyawan Belum

3. Lepas dari fakultas dan langsung di bawah Rektor Belum

4. Meningkatkan promosi melalui universitas Ya

5. Menjalin kerjasama dengan alumni Belum

6. Meningkatkan jumlah mahasiswa Sedikit

7. Evaluasi kurikulum 2013 dan merombaknya sesuai perkembangan terbaru Sedikit

8. Akreditasi A pada 2015 dan 2020 Belum

9. Meningkatkan produktivitas dosen (bahan ajar dan publikasi) Ya karena ada iming2 dari universitas dan

(10)

Dikti 10. Membuat seminar nasional atau sejenisnya dalam rangka promosi Ya

11. Reuni D III Manajemen pada 2014 Ya

Sumber : Ida Nuraida, 2014 - 2021

Setelah penulis lengser, efek dari perubahan SOTK berdampak positif terhadap perilaku para dosen D III Manajemen yang menjadi semakin produktif dengan tugas Tridharma PT-nya.

Tabel 7. Lanjutan Efek Perubahan Perilaku Setelah Perubahan Struktur Organisasi Setelah Penulis Lengser

No Perubahan perilaku dari efek berkurangnya birokrasi 1. Produktivitas dosen meningkat.

- menerbitkan buku ajar ISBN - penelitian

- pengabdian masyarakat - serfitikasi dosen - sertifikasi profesi - seminar nasional

Pada tahun 2019, ada surat perintah dari Dikti ke semua prodi D III seluruh Indonesia yang terakreditasi B untuk meningkatkan prodinya menjadi D IV. Tetapi di saat yang bersamaan ada peraturan pemerintah yang mengharuskan program pascasarjana harus dimasukkan ke fakultas. Sehingga pada tahun 2019, ada perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) sebagai berikut. Penulis menganalisis perubahan ini hanya bersifat sementara dimana D III Manajemen dan S1 Manajemen harus berada di bawah jurusan yang sama, yaitu jurusan manajemen. Lalu Magister Manajemen dan Doktor Ilmu Ekonomi (DIE) yang tadinya berada di bawah program Pascasarjana dimasukkan di bawah kendali Fakultas Ekonomi.

Perubahan sementara SOTK ini menyebabkan timbulnya birokrasi kembali dan presentase wewenang yang dimiliki oleh Kaprodi menjadi berkurang (tersentralisasi). Penilaian terhadap setiap dosen DIII yang meliputi penilaian KPI, persetujuan BKD, pelaporan kegiatan, persetujuan penelitian dan lain-lain menjadi diambil alih oleh Ketua Jurusan Manajemen sehingga efisiensi menurun

(11)

Gambar 3. Struktur Organisasi 2019

Sumber : SK Yayasan, 2019 Catatan : penulis tidak menyimpan SOTK 2019

Pada tahun 2021 ini, Unpar mengeluarkan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru dengan Peraturan Yayasan No. 14 tahun 2021, dimana di tahun 2022, salah satu yang diatur adalah D III akan dikeluarkan dari FE dan ditaruh di bawah Program Vokasi di bawah kepemimpinan. Ketua Program Vokasi dan Profesi sudah bergabung dengan Unpar, yaitu Pak DR. Ir. Edi Sukmoro, MSCE. D III harus ditingkatkan menjadi D IV pada tahun 2022.

Sementara ini masih direncanakan 1 program D IV di bawah kepemimpinan Ketua Program Vokasi dan Profesi

Gambar 4. Struktur Organisasi 2022

Sumber : SK Peraturan Yayasan No. 14 tahun 2021 Rektorat

Program Vokasi dan Profesi Fakultas Ekonomi

DIV Manajemen

Program lain

Jurusan Akuntansi

Jurusan Ekonomi Pembangu-

nan Jurusan

Manajemen

S1 Manajemen

Magister Manajemen

Doktor Ilmu Ekonomi

S1 Akuntansi

S1 Ekonomi Pembangu-

nan Fakultas2 lain Rektorat

Fakultas-fakultas lain Fakultas Ekonomi

DIII Manajemen

Jurusan Akuntansi

Jurusan Ekonomi Pembangu-

nan Jurusan

Manajemen

S1 Manajemen

Magister Manajemen

Doktor Ilmu Ekonomi

S1 Akuntansi

S1 Ekonomi Pembangu-

nan

(12)

Perubahan SOTK ini berdampak positif pada perilaku para dosen berupa peningkatan motivasi dosen untuk menyumbangkan ide untuk kurikulum D IV dan inisiatif.

Tabel 8. Efek Perubahan Perilaku Akibat Perubahan SOTK Pengembangan D III Manajemen Menjadi D IV

No Perubahan perilaku dari efek berkurangnya birokrasi

1 Penulis senang karena usul penulis untuk membuka DIV akhirnya akan terealisasi walau melalui instruksi dari pemerintah. Maka penulis berinisiatif membuat membuat SWOT Analysis yang sudah disampaikan kepada Ketua Program Vokasi dan Profesi

2 Penulis melanjutkan berinisiatif mengusulkan strategic planning untuk Prodi D IV tahun 2020 yang akan diberikan kepada Ketua Program Vokasi dan Profesi (Tugas 1 Strategic Planning dan Human Resource Planning).

3 Penulis dan dosen lain berinisiatif merintis kerjasama (MoU dan MoA) di tahun 2021 dan 2022.

4 Para dosen mulai bekerja membentuk tim kurikulum

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh motivasi, keharmonisan hubungan serikat pekerja dan manajemen secara parsial dan

Ujian Nasional, adalah kegiatan pengukuran pencampaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan

Pada hasil tersebut terlihat bahwa Area yang mendapatkan nilai terendah adalah Manfaat TI bagi bisnis, Peran TI dalam perencanaan strategis bisnis, Sasaran dan Resiko

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana pada siswa..

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol, fraksi air-etanol dan fraksi etil asetat kulit buah pisang ambon matang (Musa x paradisiaca L.) memiliki

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik batu apung dan semen yang digunakan sebagai bed dalam reaktor fixed bed dan efektivitasnya dalam mendegradasi

Pemilik dari “X” Farm setiap sore hari datang ke kandang untuk mengambil uang hasil penjualan telur ayam sekaligus mengecek kondisi kandang dan mengobrol dengan kepala

Struktur hiera rki denga n mengguna ka n metode Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk ha sil penila ia n da la m ra ngka mela kukan proses penerima a n ca lon