RPP IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Bab 1 Semester Ganjil

22  47  Download (1)

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP NEGERI 2 SUKAGUMIWANG

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas/Semester : VII/Genap

Materi Pokok : IV. Kehidupan Masyarakat Indonesia Pada masa Praaksara, Hindu-Budha dan Islam

C. Kehidupan Masyarakat pada Masa Islam 4. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

5. Peninggalan Sejarah Masa Islam Alokasi Waktu : 2 x pertemuan

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.4 Memahami kronologi perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu-Buddha dan Islam.

3.4.7 Mengidentifikasi kesultanan Islam yang ada di Indonesia

3.4.8 Mendeskripsikan Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

3.4.9 Menjelaskan hasil kebudayaan masyarakat Indonesia pada Masa Islam

3.4.10 Mendeskripsikanjenis-jenishasil

kebudayaan masyarakat Indonesia pada Masa Islam

4.4. Menguraikan kronologi perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa

(2)

Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu-Buddha dan Islam

Islam) di depan kelas dengan perangkat teknologi informasi dan komunikasi

4.4.2 Membuat artikel atau makalah tentang kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa Islam

4.4.3 Mengamati peta wilayah kesultanan Islam yang ada di Indonesia

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan, peserta didik diharapkan dapat : 1. Mengidentifikasi kesultanan Islam yang ada di Indonesia

2. Mengidentifikasi kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

3. Mengelompokkan hasil kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Islam

D. MATERI PEMBELAJARAN

1,Materi Pembelajaran Reguler

Kehidupan Masyarakat pada Masa Islam

1. Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

Kerajaan-kerajaan Islam dikenal dengan sebutan kesultanan dan rajanya disebut sultan. Kesultanan Islam di Indonesia diperkirakan mulai lahir sejak abad ke-13 M.

a. Kesultanan Samudera Pasai b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesulatan Demak

d. Kesultanan Banten

e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

(3)

Masjid merupakan tempat ibadah orang-orang Islam. Masjid yang merupakan peninggalan masa Islam di Indonesia contohnya adalah mesjid Demak, mesjid Ampel Surabaya, dan mesjid Banten.

b. Keraton

Keraton adalah tempat kediaman raja atau istana raja.Di tempat ini seorang raja mengendalikan pemerintahan kerajaannya. Dengan demikian, keraton berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan tempat tinggal raja. Keraton yang termasuk peninggalan masa Islam antara lain yaitu: Keraton Surakarta, Keraton Yogyakarta, Keraton Kanoman di Cirebon, dan istana Maimun di Sumatra Utara.

c. Makam

Makam kuno peninggalan masa Islam umumnya terdiri atas jirat (kijing), nisan, dan cungkup. Jirat adalah bangunan yang terbuat dari batu atau tembok yang berbentuk persegi panjang.Nisan adalah tonggak pendek yang terbuat dari batu yang ditanam di atas gundukan tanah sebagai tanda kuburan. Cungkup adalah bangunan mirip rumah yang berada di atas jirat. Contoh makam kuno bercorak Islam, yaitu makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, makam Fatimah binti Maimun di Leran Gresik, makam Sultan Malik al-Saleh di Pasai Aceh, dan makam sultan-sultan Mataram di Imogiri.

(4)

menggunakan huruf Arab.Dalam dunia Islam, kaligrafi terdiri atas petikan ayat-ayat suci Al Qur’an.Bentuknya beraneka macam, dari yang sederhana, berbentuk tulisan mendatar, sampai bentuk yang rumit seperti sebuah lingkaran, segitiga atau membentuk suatu bangun tertentu seperti masjid. Beraneka ragam hias kaligrafi dapat kita temukan pada dinding masjid atau batu nisan.

e. Karya Sastra

Berdasarkan corak dan isinya karya sastra peninggalan masa Islam di Indonesia ada beberapa jenis, yaitu: berupa, babad, hikayat, suluk, dan syair.

1) Babad adalah karya sastra berupa cerita berlatar belakang sejarah. Karya ini biasanya berupa cerita semata daripada uraian sejarah yang disertai bukti-bukti dan fakta. Contoh Babad Cirebon, Babad Tanah Jawi, dan Babad Giyanti.

2) Hikayat adalah karya sastra berupa cerita atau dongeng yang dibuat sebagai pelipur lara atau pembangkit semangat. Contoh Hikayat Hang Tuah, dan Hikayat Raja-Raja Pasai.

3) Suluk adalah kitab-kitab yang berisi masalah gaib, ramalan tentang hari baik atau buruk, dan makna atau simbol tertentu yang dihadapi manusia. Suluk-suluk tersebut merupakan bagian dari ajaran tasawuf.Suluk merupakan karya sastra tertua peninggalan kesultanan Islam di Indonesia. Contoh Suluk Wijil, Suluk Malang Sumirang, dan Suluk Sukarsa.

4) Syair adalah puisi lama yang setiap baitnya terdiri atas empat baris yang berakhir dengan bunyi yang sama. Contohnya Syair Perahu dan Syair Si Burung Pingai karya Hamzah Fansuri.

5) Seni Tari

Salah satu tarian yang merupakan peninggalan dari masa Islam adalah tari seudati atau tari saman dari Aceh.Tarian ini dilakukan dengan iringan nyanyian yang sebenarnya adalah selawat atau pujian kepada nabi.

6) Debus

Debus merupakan kesenian bela diri dari Banten.Dalam kesenian ini, pemain menusukkan benda tajam ke tubuhnya tanpa meninggalkan luka. Kesenian Debus berawal pada abad ke-16 M, pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin.Debus pernah digunakan sebagai sarana untuk memompa semangat juang rakyat Banten melawan Belanda pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa.

7) Sekaten dan Grebeg

(5)

perayaan Sekaten, dua gamelan, yaitu gamelan Kyai Nagawilaga dan gamelan Kyai Gunturmadu akan dimainkan secara bersamaan selama 7 (tujuh) hari berturut-turut.

2. Materi Pembelajaran Pengayaan

1. Peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberikan tugas untuk merangkum materi pelajaran yang akan datang mengenai peninggalan sejarah masa Islam dibuku siswa hal 275-280.

3. Materi Pembelajaran Remedial

1). Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

Kerajaan-kerajaan Islam dikenal dengan sebutan kesultanan dan rajanya disebut sultan. Kesultanan Islam di Indonesia diperkirakan mulai lahir sejak abad ke-13 M.

i. Kesultanan Samudera Pasai j. Kesultanan Aceh Darussalam k. Kesulatan Demak

l. Kesultanan Banten

m. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) n. Kesultanan Mataram

o. Kesultanan Ternate dan Tidore p. Kesultanan Banjar

E. METODE PEMBELAJARAN

Saintifik,Discovery Learning dan Problem based learning (PBL)

F. MEDIA DAN BAHAN DAN SUMBER PEMBELAJARANMedia :

Worksheet atau lembar kerja (siswa)  Lembar penilaian

 Laboratorium komputer sekolah atau warnet  Perpustakaan sekolah

Alat/Bahan :

 Penggaris, spidol, papan tulis  Laptop & infocus

 Slide presentasi (ppt)

G. SUMBER BELAJAR

 Buku Siswa IPS kelas VII, Iwan Setiawan, Dedi, Suciati dan A. Mushlih, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indones

 Multimedia interaktif dan Internet.

H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

1. Pertemuan Ke-3 (2 x 40 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit) Guru :

Orientasi

 Guru dan peserta didik mengucapkan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

 Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Aperpepsi

(6)

Pengaruh Islam terhadap Masyarakat di Indonesia

 Guru mengingatkan peserta didik materi prasyarat dengan bertanya.

 Guru mengajukan pertanyaan kepada pesera didik yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

 Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Pemberian Acuan

 Guru memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Guru membagi kelompok belajar

Kegiatan Inti (60 Menit) Sintak

Model Pembelaj

aran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulatio n

(stimullasi /

pemberian rangsanga n)

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”  Mengamati

 Lembar kerja materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

 Pemberian contoh-contoh materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung). Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari

internet/materi yang berhubungan dengan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.  Mendengar

Pemberian materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia oleh guru.  Menyimak

(7)

1. Pertemuan Ke-3 (2 x 40 Menit) mengenai materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia a. Kesultanan Samudera Pasai

b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi. Problem

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

a. Kesultanan Samudera Pasai b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data collection (pengump ulan data)

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

Mengamati dengan seksama materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

yang sedang dipelajari.  Aktivitas

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang sedang dipelajari.  Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

Mendiskusikan

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

Mengumpulkan informasi

Mencatat semua informasi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia sesuai dengan pemahamannya.  Saling tukar informasi tentang materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia a. Kesultanan Samudera Pasai

b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

(8)

sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk

mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

a. Kesultanan Samudera Pasai b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

Mengolah informasi dari materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

Verificatio n

(pembukti an)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia a. Kesultanan Samudera Pasai

b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generaliz atio (menarik kesimpula n)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :  Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

a. Kesultanan Samudera Pasai b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

 Bertanya atas presentasi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

(9)

1. Pertemuan Ke-3 (2 x 40 Menit)

a. Kesultanan Samudera Pasai b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

 Menjawab pertanyaan tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.  Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa

pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang akan selesai dipelajari

 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan :

Selama pembelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh

menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup (10 Menit) Peserta didik :

 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia yang baru dilakukan.

 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

yang baru diselesaikan.

 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.

 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit) Guru :

Orientasi

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Apersepsi

 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Pertama a. Kesultanan Samudera Pasai

b. Kesultanan Aceh Darussalam c. Kesultanan Demak

d. Kesultanan Banten

Motivasi

 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

 Mengajukan pertanyaan

(10)

a. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) b.Kesultanan Mataram

c.Kesultanan Ternate dan Tidore d.Kesultanan Banjar

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti (60 Menit)

Sintak Model Pembela

jaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulati on (stimulla si/ pemberia n rangsang an)

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”  Mengamati

 Lembar kerja materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

 Pemberian contoh-contoh materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).

Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

Mendengar

Pemberian materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua oleh guru.  Menyimak

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

(11)

4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi. Problem

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

Mengamati dengan seksama materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang sedang dipelajari.

Aktivitas

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang sedang dipelajari.  Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.  Mendiskusikan

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

Mengumpulkan informasi

Mencatat semua informasi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua sesuai dengan pemahamannya.  Saling tukar informasi tentang materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

(12)

mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

Mengolah informasi dari materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

Verificati on (pembukt ian)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generaliz atio (menarik kesimpul an)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :  Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua dan ditanggapi oleh kelompok yang

mempresentasikan.

 Bertanya atas presentasi tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.  Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan

pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :  Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo) f. Kesultanan Mataram

(13)

4. Pertemuan Ke-4 (2 x 40 Menit)

h. Kesultanan Banjar

 Menjawab pertanyaan tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang akan selesai dipelajari

 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan :

Selama pembelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)

Kegiatan Penutup (10 Menit) Peserta didik :

 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua yang baru dilakukan.  Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia :

Kedua yang baru diselesaikan.

 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua.

 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua

kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

5. Pertemuan Ke-5 (2 x 40 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit) Guru :

Orientasi

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Aperpepsi

 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu :

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia : Kedua e. Kesultanan Makassar (Gowa-Tallo)

f. Kesultanan Mataram

g. Kesultanan Ternate dan Tidore h. Kesultanan Banjar

 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan. Motivasi

 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

 Mengajukan pertanyaan

Peninggalan –peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia

(14)

Pemberian Acuan

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Pembagian kelompok belajar

Kegiatan Inti (60 Menit) Sintak

Model Pembela

jaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulati on (stimulla si/ pemberia n rangsang an)

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

Menayangkan gambar/foto/video tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia.

“Apa yang kalian pikirkan tentang foto/gambar tersebut?”  Mengamati

 Lembar kerja materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia.

 Pemberian contoh-contoh materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung).

Membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia.

Mendengar

Pemberian materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia

oleh guru.  Menyimak

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

b. Keraton c. Makam d. Kaligrafi e. Karya sastra f. Seni Tari g. Debus

(15)

5. Pertemuan Ke-5 (2 x 40 Menit)

untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi. Problem

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

h. Sekaten dan Grebeg

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

Mengamati dengan seksama materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang sedang dipelajari.

Aktivitas

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

Mendiskusikan

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia.  Mengumpulkan informasi

Mencatat semua informasi tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia sesuai dengan pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

(16)

e. Karya sastra f. Seni Tari g. Debus

h. Sekaten dan Grebeg

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk

mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

h. Sekaten dan Grebeg

Mengolah informasi dari materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.  Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Mengidentifikasi

Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia. Verificati

on (pembuk tian)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

h. Sekaten dan Grebeg

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generali zatio (menarik kesimpul an)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

 Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.  Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

(17)

5. Pertemuan Ke-5 (2 x 40 Menit)

a. Masjid b. Keraton c. Makam d. Kaligrafi e. Karya sastra f. Seni Tari g. Debus

h. Sekaten dan Grebeg

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

 Bertanya atas presentasi tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia a. Masjid

b. Keraton c. Makam d. Kaligrafi e. Karya sastra f. Seni Tari g. Debus

h. Sekaten dan Grebeg

 Menjawab pertanyaan tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang akan selesai dipelajari

 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan :

Selama pembelajaran Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)

Kegiatan Penutup (10 Menit) Peserta didik :

 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang baru dilakukan.

 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia yang baru diselesaikan.

 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran

Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia.

(18)

 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Mengidentifikasi Peninggalan Sejarah Masa Islam di Indonesia kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

A. PENILAIAN, PEMBELAJARAN DAN PENGAYAAN

1. Teknik Penilaian

Observasi Jurnal Lihat lampiran ... Saat

pembelajar (Assement for and of learning)

Penilaian diri

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

B. Sikap sosial

No

Observasi Jurnal Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

Lihat lampiran ... Saat

(19)

Penilaian antar teman

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

Uraian Lihat lampiran ... Akhir pembelajar Penugasan Mengamati

tayangan

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar

Praktik Diskusi Lihat lampiran ... Saat

(20)

and of learning)

Produk Tugas

(Ketrampilan)

Lihat lampiran ... Saat

pembelajar an

berlangsun g dan/atau telah usai

Penilaian untuk pencapaian pembelajar an

(Assement for, as, and of learning)

- Penilaian Unjuk Kerja

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian

No Aspek yang Dinilai

Sangat Baik (100)

Baik (75)

Kurang Baik

(50)

Tidak Baik

(25) 1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan

2 Keserasian pemilihan kata

3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa 4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)

100 = Sangat Baik 75 = Baik

50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25 1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan 3 Kemampuan mengolah kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :

100 = Sangat Baik 75 = Baik

50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)

- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)

- Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

(21)

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25 1

2 3 4

1. Instrumen Penilaian (terlampir) a. Pertemuan Pertama

b. Pertemuan Kedua c. Pertemuan Ketiga d. Pertemuan Keempat e. Pertemuan Kelima

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial

Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan kembali oleh guru materi “Kehidupan Masyarakat pada Masa Islam”. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau memberikan tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

CONTOH PROGRAM REMIDI AL

Sekolah : ... Kelas/Semester : ... Mat Pelajaran : ... Ulangan Harian Ke : ... Tanggal Ulangan Harian : ... Bentuk Ulangan Harian : ... Materi Ulangan Harian : ... (KD/Indikator : ... KKM : ...

No

Nama Peserta

Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial Ket. 1

2 3 4 dst,

b. Pengayaan

(22)

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PS

UHAR SUHARA. M.Pd ADIANOVERI. S.Pd

Figur

gambar dan an usai

gambar dan

an usai p.19

Referensi

Memperbarui...