• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE ACTIVITY ANALYSIS DAN CYCLE TIME PADA PRODUKSI POLYBAG WP-53 SERIES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE ACTIVITY ANALYSIS DAN CYCLE TIME PADA PRODUKSI POLYBAG WP-53 SERIES"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

190 Copyright © 2022 pada penulis

e-ISSN: 2775-1872

ANALISIS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE ACTIVITY ANALYSIS DAN CYCLE TIME PADA PRODUKSI

POLYBAG WP-53 SERIES

1Juki Subrata, 2*Marimin

STIE Hidayatullah Depok, Depok, Jawa Barat, Indonesia

*[email protected]

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu tercepat dalam proses produksi Polybag Wp-53 Series pada industry manufactur yang menjadi salah satu produk alat kesehatan disposable di PT. Hogy Indonesia. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer, data diambil dengan teknik cycle time pada setiap langkah proses produksi, untuk menentukan waktu efektif (Value Added time) dan waktu tidak efektif (Non Value Added time) menggunakan metode Bank Of Muda, dan untuk mengetahui penyebab masalah yang terperinci dalam proses menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh terhadap kenaikan produktivitas polybag wp-53series sebesar 54% dari yang sebelumnya 37.000 pc/bulan menjadi 57.000 pc/bulan, dan menghilangkan bottleneck proses yang sebelumnya ada 5 menjadi 0.

Kata Kunci: Activity Analysi, Cycle Time, Produktivitas Abstract

This study aims to get the fastest time in the production process of Polybag Wp-53 Series in the manufacturing industry which is one of the disposable medical device products at PT. Indonesian Hogy. Analysis of the data used in this study is primary data, the data is taken with the cycle time technique at each step of the production process, to determine the effective time (Value Added time) and the ineffective time (Non Value Added time) using the Bank Of Muda method, and to find out the cause of the problem in detail in the process using a fishbone diagram. The results of this study indicate that there is an effect on increasing the productivity of wp-53series polybags by 54% from the previous 37,000 pc/month to 57,000 pc/month, and eliminating the bottleneck of the process which was previously 5 to 0.

Keywords: Activity Analysis, Cycle Time, Productivity

(2)

Jurnal TADBIR PERADABAN 191 PENDAHULUAN

Dalam dunia kesehatan, alat kesehatan sangat penting harus diperhatikan terutama dalam aspek keselamatan pasien maupun usernya. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa alat kesehatan yang digunakan aman dan tidak menimbulkan efek buruk terhadap pasien dan usernya, perusahaan alat kesehatan harus menerapkan pengawasan dan mengikuti prosedur dalam perancangan, pembuatan, dan pemasaran alat kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2017 Tentang cara Pembuatan Alat Kesehatan Yang Baik (CPAKB), Pengawasan dan prosedur ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien, mutu dan manfaat sesuai dengan tujuan pembuatannya.

CPAKB merupakan persyaratan bagi sarana produksi alat kesehatan untuk dapat menerapkan sistem manajemen mutu dalam pembuatan alat kesehatan. Masing–

masing jenis dari alat kesehatan ini memiliki persyaratan yang berbeda berdasarkan atas fungsi dan kegunaannya, berdasarkan jenisnya, alat kesehatan dibagi menjadi 5 bagian yaitu:

1. Alat kesehatan elektromedik radiasi 2. Alat kesehatan elektromedik non radiasi 3. Alat kesehatan non elektromedik steril 4. Alat kesehatan non elektromedik tidak

steril

5. Produk diagnosis invitro.

Dalam sebuah pengembangan produk alat kesehatan, harus diperhatikan produk jenis apa yang akan dikembangkan, harus diketahui kelompok produknya terlebih dahulu agar tidak salah dalam pelaksanaan pengembangan produk. Tidak banyak perusahaan di Indonesia yang memproduksi alat kesehatan, salah satunya PT. Hogy Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang alat kesehatan disposable, dan merupakan anak cabang yang berpusat di Jepang yang bernama Hogy Medical yang bertempat di kota Miho propinsi Ibaraki.

Perusahaan ini memproduksi alat kesehatan disposable seperti Alat Pelindung Diri (APD) Surgical Gown,

Medical Cap, Surgical Mask, Arm/Glove/Shoe Cover, Universal Drape, Surgery Drape, Sterilization Wrap, Equipment Tabel Cover, Haieki Tube, Oifu Tape, Plastic Injection, Vacuum Foarming, Part Drape, Cardyrode, Surgical Pack, Polybag, Tyvek Cover, Accesories dan lain-lain. Dalam memproduksi alat kesehatan disposable, PT. Hogy Indonesia telah berstandard internasional, terbukti dengan menerimanya sertifikat ISO 13485:2003 dari TUV NORD untuk Medical Device, yaitu Standard yang berisi persyaratan khusus untuk pembuatan, instalasi dan service dan panggilan untuk:

1. Implementasi Sistem Manajemen Mutu dengan beberapa perangkat tambahan.

2. Pendekatan Manajemen Risiko untuk pengembangan produk dan realisasi produk.

3. Validasi proses.

4. Kesesuaian dengan persyaratan peraturan perundangan.

5. Traceability produk yang efektif dan sistem Recall.

Kebutuhan customer akan alat kesehatan disposable sangat tinggi, baik dari dalam negri maupun dari luar negri khususnya pasar Jepang, seiring dengan peningkatan permintaan saat ini, PT. Hogy Indonesia berupaya untuk bisa memenuhi permintaan customer sesuai dengan Visi dan Misi perusahaan.

Grafik 1. Purchase Order 2017-2020 Permintaan customer yaitu dari rata- rata 2.6 juta unit perbulan menjadi 3.2 juta unit perbulan dengan kenaikan 19% dan menjadi Peak Season produksi pada bulan Februari-November 2020. Untuk memenuhi kebutuhan order yang banyak, maka manajemen PT. Hogy Indonesia

(3)

192 Copyright © 2022 pada penulis berkeinginan untuk meningkatkan

kapasitas produksi, oleh sebab itu perlu dilakukan evaluasi ulang agar permintaan customer agar dapat terpenuhi.

Dari pengamatan di semua section produksi yang ada di PT. Hogy Indonesia seperti section Gown, Drape, Accessories, Polybag, Haieki Tube, Nyucardio, Sterill, Seftal, Cap, Underware, dan salah satunya di section produksi Polybag (Poket Polybag Wp series) terdapat ketidakseimbangan kerja pada beberapa proses dengan proses yang lainnya. Sebagai contoh polybag wp-53 series lagi banyak permintaan dari customer bisa di lihat pada grafik di bawah ini:

Grafik 2. Order Polybag 2019-2020 TINJAUAN PUSTAKA

Aktivitas

Dalam aktivitas manusia memerlukan objek-objek sesuai dengan sifat dan ciri- cirinya, menyesuaikan dengan kebutuhan- kebutuhannya, dan menjadikan objek-objek itu untuk ukuran dan dasar dari aktivitasnya. Dalam interaksinya dengan alam manusia secara bertahap memasukan alam kedalam kebudayaan material dan spiritualnya. Perubahan-perubahan di dunia luar hanya merupakan premis dan kondisi bagi peningkatan diri manusia, dalam menghasilkan sesuatu manusia selalu meneghasilkan kembali dirinya sendiri dan tidak lagi sama dengan saat ia memulainya. Aktivitas menurut para ahli:

Anton M. Mulyono (2001:26).

Menjelaskan bahwa aktivitas ialah kegiatan atau keaktivan. Jadi segala sesuatu yang dilakukan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi baik fisik maupun non-fisik merupakan suatu aktivitas.

Menurut Sriyono (2007). Aktivitas adalah segala kegiatan yang dilaksanakan baik secara jasmani atau rohani.

Berbeda dengan Slameto (2010).

Dikutip dari Karya tulisku menjelasakan bahwa belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh stau pengetahuan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil dari pengalamannya sendiri sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya

Analisis

Analisis adalah aktivitas yang terdiri dari serangkaian kegiatan seperti, mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu dan kemudian dicari kaitannya lalu ditafsirkan maknanya, Pengertian Analisis dapat juga diartikan sebagai usaha dalam mengamati sesuatu secara mendetail dengan cara menguraikan komponen-komponen pembentuknya atau menyusun komponen tersebut untuk dikaji lebih lanjut.

Analisis biasanya digunakan saat menelaah suatu karangan atau penelitian.

Maka, tak heran jika istilah ini banyak muncul dalam karya tulis ilmiah, seperti skripsi, makalah, atau disertasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya, baik itu sebab-musabab, duduk perkara, dan sebagainya.

Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak sekali aktivitas analisis dengan metode yang berbeda-beda. Pada umumnya cara yang dilakukan dalam melakukan analisis adalah dengan metode ilmiah, Beberapa ahli pernah menjelaskan mengenai arti analisis, diantaranya adalah:

1) Komaruddin.

Menurut Komaruddin (2001:53), analisis adalah kegiatan berpikir untuk menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda komponen, hubungannya

(4)

Jurnal TADBIR PERADABAN 193 satu sama lain dan fungsi masing-masing

dalam satu keseluruhan yang terpadu.

2) Wiradi Gunawan, (2009)

Aktivitas yang memuat kegiatan memilah mengurai, membedakan sesuatu yang kemudian digolongkan dan dikelompokkan menurut kriteria tertentu lalu dicari makna dan kaitannya masing-masing.

3) Dwi Prastowo Darminto

Dalam jurnal akutansi keuangan (2020), meeneyebutkan analisis diartikan sebagai penguraian atas suatu pokok di berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan

4) Sugiyono.

Menurut Sugiyono (2015:335), Analisis adalah kegiatan untuk mencari pola, atau cara berpikir yang berkaitan dengan pengujian secara sistematis terhadap sesuatu untuk menentukan bagian, hubungan antar bagian, serta hubungannya dengan keseluruhan.

Produktivitas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata produktivitas mempunyai arti kemampuan untuk menghasilkan sesuatu, daya, produksi, keproduktifan. Namun istilah produktivitas mempunyai arti yang berbeda-beda untuk setiap orang yang berbeda, dan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Produktivitas secara umum diartikan sebagai hubungan antara keluaran (barang-barang atau jasa) dengan masukan (tenaga kerja, bahan, uang). Produktivitas adalah ukuran efisiensi produktif. Suatu pembanding antara hasil keluaran dan masukan (Sutrisno, 2009).

Produktivitas adalah sikap mental dan cara pandang manusia untuk membuat hari esok lebih baik dari sekarang dan membuat hari ini lebih baik dari kemarin.

Dalam arti yang sederhana dan teknis, pengertian kedua tentang produktivitas adalah ratio antara keluaran dan masukan yang terpakai, bentuk persamaan menurut (Gaspersz, Vincent, 1998) adalah sebagai berikut:

Contoh kasus :

Produktivitas bulan pertama Produktivitas bulan kedua Output = 150 kg

Input = 200 kg

Jadi produktitasnya = 150/200

= 0.75 atau 75%

Output = 170 kg Input = 200 kg

Jadi produktitasnya = 170/200

= 0.85 atau 85%

METODE

Metode pendekatan penelitian merupakan tahapan penelitian yang harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum melakukan proses pemecahan masalah, sehingga penelitian dapat dilakukan dengan lebih terarah dan terkendali serta mempermudah dalam menganalisa permasalahan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif , menurut Hamidi (2020), metode kualitatif adalah:

1. Deskriptif yaitu suatu metode penelitian

yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan yang objektif.

Metode penelitian deskriptif yang digunakan untuk menguraikan sifat-sifat dan karakteristik dari objek penelitian pada situasi sekarang. Penelitian ini dilakukan dengan menempuh langkah- langkah pengumpulan data, klasifikasi, pengolahan/analisis data, membuat kesimpulan laporan.

2. Histori yaitu penelitian dengan mengumpulkan data masa lampau, yang kaitannya dengena penelitian yang

(5)

194 Copyright © 2022 pada penulis dilakukan, sehingga dapat dicari

alternatif pemecahannya dan dapat dipertanggung jawabkan

HASIL DAN PEMBAHASAN

Sebelum melakukan pengambilan data sebaiknya lakukanlah pengecekan pada dimensi indikator 4 M (Man, Method, Material, Machine) agar ketika proses tidak terjadi masalah, seperti:

Man/Manusia

Langkah pertama tentukan operator yang akan melakukan proses untuk pengambilan data, kemampuan operator dalam melakukan pekerjaan minimal memperoleh rata-rata 3 point, yaitu setara 75% sudah mengerti/ baik dalam melakuakn proses produksi (cutting, sealing, folding, aplikasi, inspect), untuk lebih jelas bisa dilihat pada tabel skill matrix operator dibawah ini:

Tabel 1 Skill Matrix Operator

Method/Metode

Langkah kedua pastikan operator ketika menjalankan proses produksi untuk pengambilan data sesuai dengan urutan Work Intruction yang telah dibuat.

Jangan sampai melompat proses yang telah ditetapkan kerana akan membuat bingung dalam proses produksi dan pengambilan data.

Urutan proses yang di standardkan adalah sebagai berikut:

Proses Cutting Proses Sealing-1 Proses Sealing-2 Proses Folding

Proses (aplikasi) Magic tape Proses Insspect

Tabel 2 Daily Report Proses

Material

Langkah ke tiga adalah pengecekan material. Agar tidak terjadi hambatan dalam pengambilan data, pastikan material yang digunakan sudah sesuai standard, baik ukuran dan spesifikasi.

Setiap material yang masuk ke gudang Pt. Hogy Indonesia harus dicek oleh Quality Control (QC), baik jumlah, ukuran, kondisi material, dan hasil pengecekan akan ditulis dalam Laporan Penerimaan Material dengan ststus OK.

Material yang lulus pengecekan akan di beri identitas label “QC Pass” yang di temple di setiap kedatangan. Untuk material yang tidal masuk standard akan dipisahkan dan diberi label Not Good (NG) yang nantinya akan dikembalikan ke supplier.

Untuk lebih jelas bisa lihat contoh dibawah ini:

Tabel 3 Laporan Penerimaan Material

Machine/Mesin

Tahap ke empat adalah mesin, dimana mesin yang akan digunakan harus dalam kondisi baik/prima (tidak bermasalah), karena kondisi mesin berpengaruh terhadap hasil uji tarik sealing, maka mesin harus di

(6)

Jurnal TADBIR PERADABAN 195 kalibrasi terlebih dahulu.kalibrasi adalah

proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkannya dengan standar/tolak ukur. Kalibrasi diperlukan untuk memastikan bahwa hasil pengukuran yang dilakukan akurat dan konsisten dengan instrumen lainnya. Hasil pengukuran yang tidak konsisten akan berpengaruh langsung terhadap kualitas produk dan dapat membahayakan kesan perusahaan Anda di mata konsumen. Jika hasi kalibrasi menyakatan OK maka mesin layak digunakan.Pengujian kekuatan sealing dilakukan pada awal proses atau sering disebut dengan istilah validasi, jika hasil tes sealing bagus yaitu dengan standard minimal 15 Newton maka mesin bisa digunakan untuk produksi, tetapi jika hasil kekuatan sealing lemah atau nilai kurang dari 15Newton maka harus cek heater, apakah ada masalah atau tidak.Pengertian validasi diatas adalah kegiatan untuk mengukur sejauh mana perbedaan skor yang mencerminkan perbedaan sebenarnya antar individu, kelompok, atau situasi menyangkut karakteristik yang diukur, atau mengukur sejauh mana kesalahan sebenarnya pada individu, kelompok yang sama dari satu situasi ke situasi yang lain (Henry, 2009).

Semua bagian dari sealing dilakukan pengujian tes kekuatan dengan mesin Tensil Strength, dan hasil pengecekan ditulis dalam laporan Streth Test For Seal Wp- Pen, bisa dilihat seperti tabel dibawah ini:

Tabel 4 Hasil Tes Kekuatan Sealing

Untuk pengambilan data pada setiap tahapan proses dilakukan sebanyak 5 kali dengan menggunakan jam henti (stop watch), setelah data diambil maka bisa diketahui rata-rata setiap tahapan proses.

Waktu rata-rata tersebut akan menjadi waktu baku dalam setiap tahapan proses, dan jika tahapan itu telah selesai (proses awal hingga akhir) maka akan didapat 1 cycle proses produksi. Hasil pencatatan tersebut ditulis pada lembar pencatatan (time study form), bisa dilihat seperti tabel dibawah ini:

Tabel 5 Pengambilan Cycle Time Data Proses

Jadi waktu cycle proses yang dibutuhkan untuk pengerjaan polybag Wp- 53series memerlukan waktu sebesar 155.68 detik/pcs/orang.

Bank Of Muda

Bank of muda bisa di artikan sebagai penentuan waktu efektif sering disebut Value Added (VA) time dan tidak efektif dengan istilah Non Value Added (VA) time.

Dari data diatas kita telah mengetahui rata- rata waktu dari setiap tahapan proses pengerjaan polybag wp-53 series, maka untuk menentukan (VA) dan (NVA) harus di masukan kedalam tabel Bank of Muda seperti dibawah ini.

(7)

196 Copyright © 2022 pada penulis Tabel 6 Bank of Muda

Dapat dilihat jumlah waktu yang hasilkan (VA) dan (NVA)

Standard nilai (VA) dan (NVA) yang ditetapkan PT.HOGY INDONESIA

Tabel 7 Standard Nilai Bank of Muda

Jika melihat hasil nilai VA mencapai 82.62% artinya sudah melebihi standard yang ada yaitu minimal 80%, dan nilai NVA 17.38% sudah dibawah standard yaitu dibawah 20%, tetapi dapat dilihat jumlah cycle time yang dicapai masih

tinggi yaitu 155.68 detik, jika dilihat dari nilai tersebut kemungkinan masih ada proses yang bisa diringkas agar waktu prosesnya menjadi berkurang. Untuk mempermudah analisis penguraian masalah bisa menggunakan metode diagram fish bone dengan menggunakan 4 M ( Man, Method, Material, Machine)

Diagram Fishbone

Untuk proses activity analysis dalam skripsi ini saya gunakan Diagram Fishbone, yaitu suatu pendekatan terstruktur yang memungkinkan dilakukan suatu analisis lebih terperinci dalam menemukan penyebab-penyebab suatu masalah, ketidaksesuaian, dan kesenjangan yang ada (Gaspers, V. 2002)

Gambar 3. Diagram Fishbone Tabel 8 Pengisian diagram Fishbone

Setelah dilakukan pendataan terhadap semua potensi masalah (bottleneck) yang terjadi selama proses produksi polybag Wp- 53 series, maka selanjutnya melakukan mengeliminasi masalah tersebut, dimana bertujuan untuk mempermudah pengidentifikasian agar masalah mana yang mudah dan cepat ditangani.

(8)

Jurnal TADBIR PERADABAN 197 Proses ini memerlukan observasi dan

pemantauan kurang lebih 2-3 bulan, kemudian dibulan keempat baru melakukan realisasi dan perbaikan guna mempercepat proses produksi, maka dari data masalah diatas ada beberapa perbaikan yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses produksi polybag wp- 53 series, diantaranya adalah perubahan proses:

1. Menggabungkan proses sealing.

Perbaikan tahap 1 adalah penggabungan proses sealing antara seal- 1 dan seal-2, dengan cara memodifikasi mesin lama dengan menambahkan mold wp-53 series

2. Menggabungkan proses cutting magic tape.

Perbaikan tahap 2 adalah membuat dudukan pada mesin cutting magic tape, dengan besi lurus agar proses penggabungan magic tape dengan adhesive bisa sekaligus, dan juga proses press magic tape bisa langsung di mesin cutting

Hasil dari perbaikan sebelum dan sesudah dari proses tahap 1 dan tahap 2 diatas terdapat perubahan waktu sangat besar, pengambilan waktu menggunakan stopwatch sama seperti sebelumnya sebanyak 5 kali, dan dicatat pada time study.

Tabel 9 Pengambilan Cycle Time Sebelum Perbaikan

Tabel 10 Cycle Time Sesudah Perbaikan

Dari pengambilan data kedua perubahan diatas yaitu proses sebelum perubahaan dan proses sesudah perubahaan dan dimasukan ke dalam tabel bank of muda akan terlihat jelas perbedaannya, baik dari waktu dan proses yang hilang.

Kemudian kita bisa bandingkan Value Added (VA) time dan Non Value Added (NVA) time dari tabel tersebut dengan standard PT. Hogy Indonesia untuk nilai VA minimal 80% dan nilai NVA maksimal 20%.

Untuk lebih terperinci bisa lihat tabel bank of muda setelah perbaikan dibawah ini:

Tabel 11 Bank Of Muda Setelah Perbaikan

(9)

198 Copyright © 2022 pada penulis Flow proses sehabis perubahaan pun

berubah menjadi lebih singkat dan begitu pun jumlah man power yang digunakan ikut berubah, bisa dilihat dalam gambar berikut:

Gambar 4.Flow Proses Setelah Perbaikan Dari perubahan diatas dapat disimpulkan beberapa keuntungan yag didapat setelah perubahaan dilakukan seperti:

Nilai Benefit

Tabel 12 Hasil Sebelum dan Sesudah Perubahan

Dalam melalukan perbaikan tidak selalu membuat keuntungan, tetapi juga ada beban yang harus dikeluarkan (pengurang). Jika dihitung kedalam nilai rupiah maka keuntungan dapat terlihat jelas, sebagai berikut:

Tabel 13 Nilai Benefit

PENUTUP Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa metode deskriptif kualitatif terhadap upaya peningkatan produktivitas dengan metode activity analysis dan cycle time pada produksi polybag Wp-53 Series adalah sebagai berikut:

Dari hasil pengujian dengan metode cycle time dan bank of muda menunjukan pengaruh terhadap peningkatan produktivitas Polybag WP-53 series, di mana sebelumnya cycle proses membutuhkan waktu 155.68 detik = 37.000 pc/bulan berubah menjadi 80.74 detik = 57.000 pc/bulan, menunjukan adanya pengurangan waktu sebesar 74.95 detik = 48% membuat proses menjadi lebih cepat, dengan tamabahan output 20.000 pc/bulan naik 54%.

Dari hasil pengujian dengan metode diagram Fishbone menunjukan pengaruh terhadap bottleneck proses Polybag WP-53 series, di mana sebelumnya ada 5 bottleneck proses berubah menjadi 0 bottleneck proses, dengan cara menggabungkan beberapa proses menjadi 1 seperti:

a. Proses seal-1 + seal-2 dijadikan satu menjadi proses seal wp 53.

b. Proses penempelan adhesive + proses press + proses cutting dijadikan satu menjadi proses cutting magic tape.

Tidak hanya produktivitas yang menjadi naik dan cycle time menjadi lebih cepat, tetapi ada benefit lain yang diperoleh dari perubahaan diatas yaitu save cost dengan rincian sebagai berikut:

Menghilangkan 2 mp, (gaji pokok @ Rp.

5.015.000/bulan)

= mp x GP x 12 bulan

= 2 x Rp. 5.015.000 x 12 bulan

= Rp. 120.360.000/tahun

➢ Biaya pembuatan mold dan perbaikan mesin = Rp. 15.000.000.

maka nilai defisiasinya Rp. 15.000.000 : 5 tahun = Rp. 3.000.000/tahun.

➢ Maka keuntungan bersih setelah

(10)

Jurnal TADBIR PERADABAN 199 berubahaan

selama tahun adalah: Rp.

120.360.000 – Rp.

3.000.000 = Rp.

117.360.000.

Saran

Adapun manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini diantara lain adalah:

1. Bagi penulis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan terkait dengan aktivitas analisis dan cycle time yang ada di PT.

Hogy Indonesia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

2. Bagi Akademisi, hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai bahan pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan tentang meningkatkan produktivitas ataupun penghematan biaya.

3. Bagi pihak lain, melalukan perubahaan dengan cara aktivitas analisis dan cycle time bisa di lalukan di semua tempat, baik di industry, perkantoran, sekolah, rumah tanggan ataupun di lingkungan tempat tinggal.

DAFTAR PUSTAKA

Adi, Anas Firman. "Analisis Pengukuran Kinerja Untuk Meningkatkan Produktivitas menggunakan Metode Time Study Danwork Sampling (Studi Kasus Pada PT Kebon Agung Malang)." Sinteks: Jurnal Teknik 8.1 (2019): 30-35.

Akuntansi dan Manajemen. Yogyakarta:

BPFE Yogyakarta AMP-YKNP.

Anton M. Mulyono dan Sari, H. A.

Peningkatan Aktivitas Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Metode Pemecahan Masalah di Kelas V. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 3(5).

Busro, Muhammad. 2018. Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia.Jakarta: Prenadamedia Group.

Darminto, Dwi Prastowo, and Rifka Julianty. "Analisis Laporan Keuangan." YKPN. Yogyakarta (2002).

Duma, Sonny Yalti, and Karni Patandean.

"Analisis Kemampuan Berpikir Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Rantetayo Berdasarkan Teori Van Hiele." Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan 8.1 (2019): 27-31.

Dwi Prastowo Darminto, 2000. Analisis Laporan Keuangan, Edisi ke 3, Yogyakarta, STIM-YKPN.

Gaspersz, Vincent., 1998, Manajemen Produksi Total, Strategi Peningkatan Produktivitas Bisnis Global, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Gasperz, Vincent. (2002). Pedoman Implementasi Program Six Sigma Terintegrasi dengan ISO 9001:2000, MBNQA, dan HACCP. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2002.

Gulla, Rendy, Sem George Oroh, and Ferdy Roring. "Analisis Harga, Promosi, dan Kualitas pelayanan terhadap Kepuasan konsumen pada hotel Manado Grace inn." Jurnal EMBA:

Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi 3.1 (2015).

Gunawan Wiradi, 2020. Etika Penulisan Karya Ilmiah, Edisi ke 4, Yogyakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hamidi, 2010. Metode Kualitatif Kuantitatif Aplikasi Praktis Pembuatan proposal dan laporan Penetitian. Malang: UGM Press.

Hartuti, E. T. K., Narimawati, U., Affandi, A., Priadana, S., & Erlangga, H. (2022).

Pengaruh Inovasi Produk dan Persepsi Konsumen terhadap Keputusan Pembelian serta Implikasinya pada Citra Perusahaan UMKM Makanan Tradisional Getuk Goreng di Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(4), 1144- 1149.

Henry Guntur, Tarigan, 2009. Pengkajian Programatik. Bandung: Angkasa Indriantoro, Nur., Supono, Bambang.

(2013). Metodologi Penelitian Bisnis.

(11)

200 Copyright © 2022 pada penulis Herawati, E., & Mutaufiq, A. (2022). The

Effect of Work Placement on Increasing Employee Productivity at Sharia Multi Finance Cibarusah.

International Journal of Sharia Business Management, 1(1), 9-16.

John Suprihanto, Djati, and Julitriasa,

"Manajemen Umum Sebuah Pengantar." (2002).

Karimah, Fadhilah Al, and Eko Pujiyanto.

"Aplikasi Kaizen pada Brake Assembly Line untuk Meningkatkan Produktivitas Line (Studi Kasus: PT.

XYZ)." Seminar Nasional Teknik Industri Universitas Gadjah Mada. Vol. 8. 2017 Kesuma, Epaenetus, and Yulia Saftiana.

ANALISIS MANUFACTURING CYCLE EFFECTIVENESS PADA PT MUARA KELINCI II. Diss. Sriwijaya University, 2007

Kiki reski Ananda, 2017. Penerapan Life Cycle Casting dan Kaizen Costing Untuk Mereduksi Biaya Pada PT.

Semen Bosowa Maros.

Kumala, D., Utarindasari, D., & Joesyiana, K.

(2022). Effect Of Work Stress On Employee Productivity At Pt Unggul Karya In The Extruder Division.

International Journal of Sharia Business Management, 1(1), 27-32.

M. Ardy Zailani , Syamsul Komar , Makmur Asyik, 2013. Kajian Teknis Peningkatan Korelasi Rencana Cycle Time Alat Angkut Di Pit Kwest Pt.

Kaltim Prima Coal Kalimantan Timur.

M. Bagus Kuncoro, 2017. Evaluasi Kehilangan Waktu Kerja produktif Alat Gali Muat Dan Alat Angkut dalam Upaya Meningkatkan Produksi batubara Di Penambangan air Laya Selatan Pt. Bukit Asam (Persero), Tbk.

MA Nizar – 2007, Analisis kinerja perbankan syari’ah paska fatwa MUI tentang keharaman bunga.

Mulyadi.2003. Activity Based Cost System.

Edisi 6. Yogyakarta: UPP AMP YKPN Rifka Julianty, 2016. Anslisis laporan

Keunagan : Konsep dan Manfaat, Yogyakarta,

Nur Khasanah, (2017). Analisis Just In Time Untuk Meningkatkan Produktivitas Makanan Ringan Tradisional Pada Home Industry Mie Lidi Lamongan.

Prawiro, David, Syafrial Syafrial, and Yarmani Yarmani. "Analisis Penerapan Media Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid 19 Pada Mata Pelajaran PENJASORKES Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kepahiang." SPORT GYMNASTICS:

Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani 2.1 (2021): 48-59

Rahayu, Minto. Bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Grasindo, 2007 Setiyo, Haryono, and Endro Sutrisno.

"Analisis Konsentrasi Particulate Matter 10 (Pm10) Pada Udara Diluar Ruang (Studi Kasus: Stasiun Tawang- Semarang)." Teknik 30.1 (2009): 44-48 Sinungan, Muchdarsyah, 2018.

Produktivitas apa dan Bagaimana, Bumi Aksara. Sugiyono. (2012:59).

“Memahami Penelitian Kualitatif”, Bandung, ALFABETA Wardhono, Wisnu. "Pengukuran Variabel." Bina Ekonomi 9.1 (2005)

Susanti, Hartono, and Hery Kresnadi.

"Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa dengan Pendekatan Inkuiri pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar."

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa 2.7.

Suwanto, S., Kosasih, K., Nurjaya, N., Sunarsi, D., & Erlangga, H. (2021).

Pengaruh Motivasi Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Pada Happy Restaurant Di Bandung. Jurnal Ekonomi Efektif, 3(4), 546-554.

Widodo, Untung. "Pengaruh kepercayaan pada atasan, komitmen organisasi dan kepuasan kerja terhadap produktivitas karyawan." Fokus Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ekonomi 4.2 (2009)

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum kita masuk ke tahap yang lebih rumit dari program kami, mari kita nelakukan solusi awal yang sederhana untuk meningkatkan tinggi badan Anda secara

Berdasarkan hal tersebut penelitian mengenai inventarisasi tumbuhan Rhododendron pada hutan pegunungan di Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah ini perlu dilakukan

Dengan meningkatnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan oleh masyarakat maka tuntutan pengelolaan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS)

Motor induksi merupakan motor listrik arus bolak balik (ac) yang paling luas Motor induksi merupakan motor listrik arus bolak balik (ac) yang paling luas digunakan Penamaannya

“Pengembangan Konsep dan Paradigma Pendidikan Kewarganegaraan Baru Indonesia bagi Terbinanya Warga Negara Multidimensional Indonesia”, dalam Pendidikan Nilai Moral

† Manajer pembelian dan produksi bersama dengan akuntan manajemen menggunakan informasi yang didapat dari langkah 3 sampai dengan langkah menggunakan informasi yang didapat

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil optimasi gen katG MDR-TB menunjukkan penambahan jumlah templat DNA menjadi 1 µL, suhu annealing 56ºC, waktu

Makamah Agung yang kemudian berada di dalam pengadilan khusus, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dalam Pasal 27 ayat (1), yaitu