• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak Suara Kreditor Separatis Dalam Proses Pengajuan Upaya Perdamaian Menurut Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hak Suara Kreditor Separatis Dalam Proses Pengajuan Upaya Perdamaian Menurut Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Herlina Sihombing : Kedudukan Kreditor Separatis Ditinjau Dari Undang-Undang Kepailitan Dikaitkan…, 2006 USU Repository © 2008... Herlina Sihombing : Kedudukan Kreditor

Kredit dengan jaminan hak tanggungan pun tidak memberikan kepastian pelunasan piutang Kreditor Separatis akan terpenuhi seluruhnya dengan pengaturan sesuai

Jadi setiap pihak yang berkewajiban untuk memenuhi perikatan juga dapat dimintakan pertanggungjawabannya untuk memenuhi kewajiban yang dibebankan padanya berdasarkan pada

Bahwa pertimbangan Judex Facti tersebut salah dan keliru dalam menafsirkan Pasal 59 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban

Berdasarkan Pasal 18 ayat (1) Undang-undang nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, harta pailit yang tidak cukup untuk

37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, kepailitan adalah sita umum atas semua kekayaan debitur pailit yang pengurusan dan pemberesannya dilakukan

11 pinjaman Menurut Pasal 37 Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.PKPU Nomor 37 Tahun 2004, kepailitan adalah pengambilalihan secara umum atas semua aset