• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Waste Material Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Lean Construction (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Showroom Auto 2000)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa Waste Material Konstruksi Dengan Aplikasi Metode Lean Construction (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Showroom Auto 2000)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Ariani, D. W. (2005). Pengendalian Kualitas Statistik Pendekatan Kuantitatif dalam Manajemen Kualitas. Penerbit ANDI, Yogyakarta.Ervianto, Wulfram I. 2002.Manajemen Proyek Konstruksi, Edisi Pertama, Salemba Empat,

Yogyakarta.

Nasution, M. N. (2005).Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management).

Ghalia Indonesia, Bogor.

Soeharto, iman (1999),Manajemen Proyek, Edisi Kedua, Jilid 1 dan Jilid 2

Womack and Jones. (1996). Lean Thinking : banish waste and create wealth in your corporation. Michigan: Simon & Schuster.

Samadhi, T.M.A.A. (2005).Lean Production: Konsep dan Praktek, Departemen Teknik Sipil ITB, Bandung.

Bossink, B. A. G, dan H. J. H. Brouwers. (1996).Construction Waste : Quantification And Source Evaluation.

Gavilan, R. M., and Bernold, L. E. (1994). Source evaluation of solid waste in Building construction. Journal of Construction Engineering and Management,

September 1994. pp.536–552.

Ismail. (2010).Penyebab Waste Material Pada Saat Pelaksanaan Pembangunan Konstruksi Bangunan Gedung.

(2)

Intan, S., et al. (2005). “Analisis dan Evaluasi Sisa Material Konstruksi : Sumber

Penyebab, Kuantitas, dan Biaya”.Civil Engineering Dimension, Vol .7, No.1, pp 36-45

Munje. (2014).Comparative Study of Last Planner System Over Traditional Construction Processes. Rajarambapu Institute of Technology.

Rahmawati, Hayati. (2002).Analisa Sisa Material Konstruksi dan

Penanganannya Pada Proyek Gedung Pendidikan Profesi Guru Universitas Negri

Surabaya. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November.

Manurung, Vanbori. (2012).Analisis aplikasi Lean Construction Untuk Mengurangi Limbah Material Pada Proyek Konstruksi Jembatan.Depok : Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Abduh, M., Syahrani, S., dan Roza, H.A.,“Agenda Penelitian Konstruksi Ramping”Prosiding 25 tahun Pendidikan Manajemen dan Rekayasa Konstruksi di Indonesia, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, ITB, 2005.

Abduh, M., dan Roza, H.A. “Indonesian Contractors’ Readiness towardsLean Construction” Proceedings of the 14th Annual Conference of International Group

for Lean Construction, Santiago, Chile, 2006a.

Abduh, M., dan Roza, H.A. “Toward Lean Construction: An Agenda for

Indonesian Contractors” Proceedings the 10thEASEC, Bangkok, Thailand, 2006.

Alwi, S., Hampson, K., Mohamed, S. (2002). “Non Value-Adding Activities: A Comparative Study of Indonesian and Australian Construction Projects.”

Proceedings of the 10th annual conference of the IGLC, Gramado, Brazil.

(3)

Ballard, H.G. (2000). “The Last Planner System of Production Control”. 29

Agustus 2016. www.leanconstruction.dk/media/15590/ballard2000dissertation.pdf

Heinemeirer, Dan. “Learning toSee Waste”. 27 Agustus 2016.

http://www.leanconstruction.org/learning-laboratory/learning-to-see-waste.

Haggard,R. (2005).”Project Team: Lean Priciples in Construction”.30 Agustus 2016.

www.constructioninstitute.org/scriptcontent/ac2004slides/tweedie.ppt.

Koskela, L. (2004).“Moving on Beyond Lean Thinking”. 29 Agustus 2016. Lean Construction Journal, vol 1.pp 24–37, www.leanconstructionjournal.org.

Lee, S.H., Diekmann, J.E., Songer, A.D, and Brown, H. (1999).“Identifying Waste: Aplication of Construction Process Analysis”.30 Agustus 2016.

www.ce.berkeley.edu/~tommelein/IGLC7/PDF/Lee&Diekmann&Songer&B

Referensi

Dokumen terkait

Studi ini dilakukan untuk mengetahui kuantitas sisa material, sumber dan faktor-faktor penyebab serta manajemen material pada jenis material konstruksi bangunan ruko..

Studi ini dilakukan untuk mengetahui kuantitas sisa material, sumber dan faktor-faktor penyebab serta manajemen material pada jenis material konstruksi bangunan ruko..

Dalam tugas akhir ini, penulis melakukan studi mengenai waste atau sisa material pekerjaan finishing (pekerjaan dinding, lantai, dan plafon) yang terjadi pada proyek konstruksi

Di jurusan Teknik Sipil mengambil bidang Manajemen Proyek Konstruksi dan mengerjakan Tugas Akhir dengan judul “Analisa Risiko Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan

Tugas akhir ini merupakan syarat untuk mencapai gelar sarjana Teknik Sipil bidang studi Manajemen Rekayasa Konstruksi Departemen Teknik Sipil Fakultas

Dari penjelasan PAM diketahui bahwa aktivitas yang paling lama memakan waktu dan menyebabkan banyak pemborosan menunggu adalah aktivitas yang berkaitan dengan pemasok yaitu

Secara terminologi bahasa , defects berarti cacat, akan tetepai pada proyek konstruksi, defects dapat berupa kesalahan yang terjadi pada proses pengerjaan

Proyek pembangunan Depo Lokomotif di Pulu Brayan menjadi bahan pembahasan yang fokus pada manajemen konstruksi, termasuk rencana anggaran dan metode pelaksanaan konstruksi.. SNI 2016