• Tidak ada hasil yang ditemukan

materi workshop satuan pendidikan berwawasan gender

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "materi workshop satuan pendidikan berwawasan gender"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

SATUAN PENDIDIKAN BERWAWASAN GENDER

Workshop Strategi Pelibatan Stakeholders

dalam Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan Kabupaten Sleman

DINAS DIKPORA KABUPATEN SLEMAN - 2012

Oleh :

Nur Djazifah E.R; M.Si

(2)

SATUAN PENDIDIKAN

UU RI No 20 Tahun 2003 ( SISDIKNAS ) :

Satuan Pendidi

k

an

adalah kelompok layanan

pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan

pada jalur

formal, non-formal, dan informal

(3)

SATUAN PENDIDIKAN

PERATURAN MENDIKNAS No 84 Tahun 2008

(Pedoman Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan ):

(4)

SATUAN PENDIDIKAN

BERWAWASAN GENDER

SATUAN PENDIDIKAN YANG DISELENGGARAKAN

UNTUK MENCAPAI KESETARAAN DAN KEADILAN

GENDER, YANG DILAKUKAN MELALUI

PENGINTEGRASIAN PENGALAMAN, ASPIRASI,

KEBUTUHAN, POTENSI, DAN PENYELESAIAN

PERMASALAHAN PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI DI

(5)

GENDER

KONSEP YANG MENGACU PADA PERBEDAAN

PERAN DAN TANGGUNG JAWAB LAKI-LAKI DAN

PEREMPUAN YANG TERJADI AKIBAT DARI KONDISI

(6)

KESETARAAN GENDER

(7)

KEADILAN GENDER

SUATU PROSES UNTUK MENJADI ADIL

(8)

Tidak dimiliki sejak lahir

Bisa dibentuk/ Bisa berubah

GENDER

Budaya

Suku/ras/ bangsa Waktu/jaman Tempat

Konstruksi/ bentuk sosial

DIPENGARUHI OLEH

Negara/ Ideologi

Agama Status

sosial

- Bukan kodrat - Relatif

- Dibuat manusia - Ciri-ciri tersebut bisa

- bisa diubah terdapat pada laki-laki maupun perempuan

(9)

Kesempatan kondisi laki-laki dan perempuan memperoleh

hak-haknya

Kesamaan menikmati hasil pembangunan

Mampu berperan dan berpartisipasi dalam

Bidang

POLOTIK

SOSIAL BUDAYA EKONOMI

PENDIDIKAN

HANKAMNAS

LAKI=LAKI DAN PEREMPUAN

KESETARAAN GENDER

KEADILAN GENDER

Kondisi dan perlakuan adil Terhadap laki-laki dan

perempuan

- Pembakuan peran

- Beban ganda

- Subordinasi

- Marjinalisasi

(10)

KOMPONEN SATUAN PENDIDIKAN

1. PESERTA DIDIK

2. KURIKULUM

3. PENDIDIK/TENDIK

4. MEDIA / LINGKUNGAN

(11)

KOMPONEN SATUAN PENDIDIKAN

Peserta Didik

Kurikulum

Pendidik/ Tendik Sarpras

(12)

PROSES PELAKSANAAN SATUAN PENDIDIKAN

BERWAWASAN GENDER

INPUT

1. Peserta Didik 2. Kurikulum

3. Pendidik/Tendik 4. Media/Lingkungan 5. Sarpras

PROSES:

1. Prinsip kesetaraan gender

2. Prinsip Keadilan gender

OUTPUT

1. Penghargaan berbasis kinerja, bukan jenis kelamin

(13)

INPUT

1.

PESERTA DIDIK : Partisipasi, Akses, Kontrol

2. KURIKULUM : RPP, Materi Bahan Ajar

3. PENDIDIK/TENDIK : Partisipasi,Akses, Kontrol

4. MEDIA/LINGKUNGAN : Jenis & ukuran media,

lingkungan yang kondusif

5. SARPRAS : Lokasi, Jalan, Gedung, Ruang

(14)

PROSES

BAGAIMANAKAH PROSES PELAKSANAAN

SATUAN PENDIDIKAN YANG MAMPU

MEWUJUDKAN KESETARAAN DAN

KEADILAN GENDER

(15)

OUT PUT

1. Penghargaan berbasis kinerja,

bukan jenis kelamin :

Penghargaan berdasarkan prestasi

2. Kelanjutan studi :

Terjaminnya lulusan laki-laki dan

perempuan untuk melanjutkan studi

3. Pasar kerja:

Referensi

Dokumen terkait

Kekurangan metode ekspor adalah: (1) melakukan ekspor lebih mahal Kekurangan metode ekspor adalah: (1) melakukan ekspor lebih mahal dibanding dengan metode lain terkait, (2) tidak

Hanabilah berpendapat bahwa hukuman bagi pelaku pembunuhan tidak hanya qishash tetapi wali korban mempunyai dua pilihan, yaitu mereka menghendaki qisash,

Sejarah telah mencatat pada prinsipnya Nabi Muhammad SAW telah berhasil mengajarkan tiga prinsip pemasaran modern yang terkenal yaitu branding dengan membangun merek pribadi

No Komponen Akomodasi Jasa Pelayanan Obat Tarif.. Tambahan Akomodasi dibuat harga

16 Ketentuan pada Pasal 24 ayat (2) menjelaskan bahwa untuk produk asuransi yang memiliki jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun atau bukan merupakan produk asuransi

Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut, atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna,

Analisis Hujan Bulan Oktober 2017, Prakiraan Hujan Bulan November, Desember 2017 dan Januari 2018 disusun berdasarkan hasil pantauan kondisi fisis atmosfer dan data yang diterima

Berdasarkan Pasal 55 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK.05/2007 sebagaimana