• Tidak ada hasil yang ditemukan

1 kontrak kuliah dan definisi perbankan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1 kontrak kuliah dan definisi perbankan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

 SKS : 3 SKS TEORI DAN PRAKTIK

 PERTEMUAN : 16 KALI TERMASUK (UTS+UAS)  KULIAH 14 KALI : 1. REGULER

2. TUGAS

3. PRAKTIK PERBANKAN 4. NOTA, VOUCHER BANK DOSEN :

(3)

I. PENDAHULUAN : mengapa penting mata kuliah akuntansi perbankan, II. BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA

Isi : a. Pengertian Bank, asal usul bank, jenis bank, kegiatan bank, penilaian kesehatan bank, penggabungan usaha bank, bentuk hukum, kerahasiaan bank, sumber dana bank, produk perbankan, BI, bank syariah

b. Uang, lembaga keuangan, lembaga pembiayaan lainnya

III. Ruang lingkup AP (mengapa dibutuhkan akuntansi, pengertian akuntansi, prinsip dasar akuntansi, persamaan akuntansi, tahap-tahap proses akuntansi bank, metode pencatatan transaksi berdasarkan valuta, sejarah singkat perbankan, pengertian dan jenis bank, soal dan diskusi

III. AKUNTANSI : Konsepsi Akuntansi, Laporan keuangan bank, Akuntansi : Unit Teller, Unit Giro, unit kliring, transfer, deposito, kredit, ekspor impor, unit treasury, unit general affair, bank rekonsiliasi, revaluasi valuta asing, akuntansi pendapatan dan beban bank, analisa laporan keuangan bank.

IV. PRAKTIK PERBANKAN

(4)

 Subagyo, dkk. 2005. Bank dan Lembaga

Keuangan Lainnya. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Yayasan Keluarga Pahlawan Negara Yogyakarta.  Taswan, 2008. Akuntansi Perbankan. Transaksi

dalam valuta Rupiah. UPP STIM YKPN.

 Kasmir. 2010. Dasar-Dasar Perbankan. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT. RajaGrafindo

Persada. Jakarta.

(5)

 Rizal Yahya. 2009. Akuntansi Perbankan Syariah. Teori dan Praktek Kontemporer. Penerbit

Salemba Empat.

 Teguh Pudyo Wirahadi. 2008. Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Program Account Officer dan Akuntansi Perbankan. Pusat Pendidikan Profesional Bisnis dan Keuangan Brawijaya Malang.

 Haryono Yusuf. 2002. Dasar-dasar Akuntansi. Jilid 2. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. Yayasan

Keluarga Pahlawan Negara Yogjakarta.

 Moh. Ramly Faud dan M. Rustan D.M. 2005. Akuntansi Perbankan. Petunjuk Praktis

(6)

 Tempat untuk melakukan berbagai transaksi

yang berhubungan dengan keuangan seperti tempat mengamankan uang,

melakukan investasi, pengiriman uang, melakukan pembayaran atau melakukan penagihan (Kasmir, 2010 : 1)

 Lembaga keuangan yang kegiatan

usahanya adalah menghimpun dana dari

(7)

 Badan Usaha yang menghimpun dana dari

masyarakat dalam bentuk simpanan dan

menyalurkan nya ke masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam

rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak (Undang-Undang No 10 Tahun 1998)

 Lembaga keuangan yang kegiatan usahanya

adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke

(8)

B A N K

Memberikan Jasa-Jasa Lainnya Menyalurkan

Dana Menghimpun

Dana

Biaya-Biaya Bunga

Pinjaman/ Kredit Bunga

Simpanan

Fee Based Spread

(9)

 Pengiriman uang (transfer)

 Penagihan surat-surat berharga yang

berasal dari luar kota atau luar negeri (inkaso)

 Letter of credit (L/C)  Safe deposit box

 Bank garansi  Bank notes

(10)

 Lembaga keuangan : setiap perusahaan yang

bergerak di bidang keuangan dimana

kegiatannya hanya menghimpun dana atau hanya menyalurkan dana atau kedua-duanya.

 Sebagai perantara keuangan :

(11)

B A N K

Bank yg mengatur berbagai kegiatan yg berkaitan dg dunia perbankan dan dunia keuangan di suatu negara

Bank yg bertugas

melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masy (individu dan lembaga).

Merupakan bank

komersiil (bank devisa dan non devisa)

(12)

 DI INDONESIA : fungsi bank sentral dipegang oleh Bank Indonesia (BI)

 Fungsi BI

1.Bank sentral, pelayanan yg diberikan BI lebih

banyak kepada pihak pemerintah dan dunia perbankan

2.Bank sirkulasi, mengatur peredaran keuangan di

suatu negara

3.Bank to Bank : mengatur perbankan di suatu

negara

4.Lender of the last resort : sebagai tempat

(13)

 Sebagai bank sentral adl mencapai dan

memelihara kestabilan nilai rupiah

 Untuk mencapai tujuan tersebut Bank

Sentral mempunyai tugas menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter,

(14)

 Devisa : memiliki

produk yang lebih luas daripada yang berstatusnon devisa

 Bank devisa dapat

melaksanakan jasa yang berhubungan dengan seluruh

mata uang asing atau jasa bank keluar negeri

 Bank non devisa :

produk jasa

perbankan lebih sempit

 Tidak ada pelayanan

dengan jasa yang berhubungan

(15)

 Jenis produk yg ditawarkan oleh BPR relatif

lebih sempit jika dibandingkan dengan bank umum, bahkan ada beberapa jenis jasa

(16)

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pada (pasal 1 butir 13) memberikan batasan pengertian prinsip syariah sebagai aturan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dan pihak lain untuk menyimpan dana

Seperti hal nya pada fungsi perbankan dimana lembaga keuangan bank memiliki peranan untuk sebagai tempat menghimpun dana dari masyarakat luas dan kemudian dana

Mampu memahami dam menjelaskan Pengertian dan Konsep Manajemen Ruang Lingkup Bank, Kebijakan Penerapan Manajemen Resiko Perbankan, Pedoman Penerapan Manajemen Resiko Kredit,

Ukuran untuk melakukan penilaian kesehatan bank telah ditentukan oleh Bank Indonesia dengan dikeluarkannya Peraturan Bank Indonesia No. 13/1/PBI/2011 yang mengatur tentang

Bagi pelaku bank syariah nasional dengan lahirnya UU Perbankan Syariah adalah adanya pembebasan pemilikan bank umum syariah oleh badan hukum Indonesia dengan warga negara

Kegiatan bank yang berkaitan dengan penyaluran dana (kredit) dalam perbankan konvensional diperdebatkan status hukum Islamnya, yang pada dasarnya transaksi utang-

Pertama, untuk memberikan perlindungan hukum bagi nasabah deposan, UU Perbankan mengamanatkan dibentuknya LPS dan mewajibkan setiap bank untuk menjamin dana masyarakat

Bank berdasarkan prinsip Syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dengan pihak lain untuk menyimpan dana atau pembiayaan usaha atau kegiatan