• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KEGIATAN PPL SMA N 3 KLATEN (PERIODE JULI-SEPTEMBER 2014).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN KEGIATAN PPL SMA N 3 KLATEN (PERIODE JULI-SEPTEMBER 2014)."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KEGIATAN PPL SMA N 3 KLATEN

(PERIODE JULI-SEPTEMBER 2014)

Disusun oleh : Cahyo Harjono

11601241052

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

(2)

PENGESAHAN

Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala Sekolah, Koordinator PPL Sekolah, Guru Pembimbing, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyatakan bahwa mahasiswa yang tersebut di bawah ini :

Nama : Cahyo Harjono NIM : 11601241052

Program Studi : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Fakultas Ilmu Keolahragaan

Telah melaksanakan PPL di SMA Negeri 3 Klaten, dari bulan Juli – 17 September 2014. Dimana hasil kegiatan tersebut tercakup dalam laporan ini.

Klaten, ... September 2014

Penulis

Cahyo Harjono NIM 11601241052

Mengetahui

Dosen Pembimbing Guru Pembimbing

Drs. Jaka Sunardi, M.Kes. Sriyoto, S.pd.

NIP. 196107311990011001 NIP. 195408101982031016

Menyetujui,

Kepala SMA N 3 Klaten Koordinator PPL

Ryryn Purwanti H.R, M.hum. Sungkono M. Pd

(3)

KATA PENGANTAR

Bismilahirahmannirrahim Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillah, Puja dan Puji syukur kita ucapkan karena atas limpahan rahmat serta hidayah yang diberikan oleh Allah S.W.T penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan kegiatan PPL di SMA Negeri 3 Klaten dengan lancar dan sebaik-baiknya tanpa ada suatu halangan apapun. Laporan PPL ini disusun untuk melengkapi dan menyempurnakan tugas akhir kegiatan PPL. Penulisan proposal ini merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban penulis terhadap rangkaian kegiatan PPL yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta program S1-Kependidikan, dimana program PPL tersebut dilaksanakan selama kurang lebih 2 1/2 bulan, yaitu dari tanggal 1 Juli sampai dengan 17 September 2014 di SMA Negeri 3 Klaten.

Laporan PPL ini diperuntukkan sebagai bentuk pertanggung jawaban dari semua program kegiatan yang telah dilaksanakan selama mengikuti PPL di SMA Negeri 3 Klaten, baik program kegiatan kelompok, maupun individu.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan proposal ini telah banyak menerima bantuan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Allah SWT yang telah memberikan kesempatan serta karunia dengan kuasa-Nya, tak terhitung berapa nikmat , kemudahan dan rahmat yang telah Allah S.W.T berikan kepada kami. Semoga kita selalu berada didalam jalan dan perlindungan-Nya.

2. Kedua Orangtua penulis yang telah memberikan motivasi dan dorongan dalam segala hal.

3. Prof. Dr. Rochmat Wahab, MPd selaku Rektor Universitas Negeri Yogyakarta dan Kepala LPM-UPPL Universitas Negeri Yogyakarta.

4. Bapak Suhadi, M.Pd, selaku dosen pembimbing lapangan PPL yang telah membimbing selama pelaksanaan program PPL.

5. Ibu Ryryn Purwanti H.R,M.Hum. selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Klaten yang telah memberikan izin untuk melaksanakanPPL di SMA Negeri 3 Klaten.

(4)

7. Bapak Sriyoto S.pd selaku guru pembimbing yang telah memberikan bimbingan, bantuan dan bekal sehingga penulis mendapatkan pengalaman mengajar.

8. Bapak dan ibu guru serta segenap karyawan dan karyawati SMA N 3 Klaten yang telah menerima dan membantu kelancaran pelaksanakan program PPL. 9. Seluruh siswa-siswi SMA Negeri 3 Klaten yang telah sudi bekerjasama

dengan keakraban yang begitu hangat.

10.Teman-teman seperjuangan PPL SMA N 3 Klaten atas segenap rasa kebersamaan, dorongan, semangat, kekeluargaan, inspirasi, keakraban,dan kenangan selama kegiatan PPL.

11.Semua pihak yang tidak dapat ditulis sebutkan satu persatu yang telah banyak memberikan bantuan, saran dan kritik yang berguna sehingga penyusunan laporan ini dapat terselesaikan dengan lancar.

Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan, begitu juga pepatah tak ada gading yang tak retak. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan laporan ini.

Sebagai akhir kata, penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Wassalamu’alaikum. Wr. Wb

Klaten, 16 September 2014

(5)

ABSTRAK

Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah praktik yang wajib ditempuh oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan gelar sarjana pendidikan selain tugas akhir skripsi di Universitas Negeri Yogyakarta. Visi dari Praktik Pengalaman Lapangan adalah wahana pembentukan calon guru atau tenaga kependidikan yang profesional. Pelaksanaan PPL bertempat di SMA Negeri 3 Klaten. Kegiatan PPL dilaksanakan mulai bulan Juli sampai dengan tanggal 17 September 2014

Berdasarkan hasil observasi kondisi lingkungan sekolah dan pembelajaran di kelas, maka dirancang berbagai program yang akan dilaksanakan selama program PPL berlangsung. Adapun program PPL yang dilaksanakan antara lain ; Praktik mengajar di kelas, dan pembuatan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) untuk setiap pertemuan.

Sebelum melakukan kegiatan PPL diperlukan persiapan agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar yaitu berupa observasi dan penentuan bentuk program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Semua program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik walaupun banyak hambatan yang menyertai setiap kegiatan tapi praktikkan dapat mengatasinya dan dijadikan pengalaman untuk menempuh dunia kerja nanti. Adanya kegiatan PPL sangat diperlukan agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari lapangan.

(6)

BAB I PENDAHULUAN

Mata Kuliah PPL mempunyai sasaran masyarakat sekolah, baik dalam kegiatan yang terkait dengan pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. PPL diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman mengajar, memperluas wawasan, pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, peningkatan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan dalam memecahkan masalah.

Dalam rangkaian kegiatan PPL, praktikan perlu mengetahui kondisi awal sekolah yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Sehubungan dengan hal itu maka praktikan PPL telah melakukan kegiatan observasi di SMA Negeri 3 Klaten untuk mengetahui potensi sekolah, kondisi fisik ataupun non-fisik serta kegiatan praktik belajar, mengajar yang berlangsung. Hal ini dimaksudkan agar praktikan dapat mempersiapkan program-program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam PPL di SMA Negeri 3 Klaten

A. Analisis Situasi

Dalam rangkaian kegiatan PPL,praktikan telah mengetahui kondisi awal sekolah yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Sehubungan dengan hal itu maka praktikan peserta PPL telah melakukan kegiatan observasi pada sekolah yang bersangkutan untuk mengetahui potensi sekolah, kondisi fisik ataupun non-fisik serta kegiatan praktek belajar mengajar yang berlangsung. Hal ini dimaksudkan agar peserta PPL dapat mempersiapkan program-program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam PPL.

SMA Negeri 3 Klaten terletak di jalan Solo Km.2. SMA N 3 Klaten adalah salah satu sekolah yang berdiri kota Klaten. Sekolah ini merupakan salah satu tempat yang digunakan sebagai lokasi KKN-PPL UNY 2014 pada semester khusus.

SMA Negeri Klaten berada dikawasan kota Klaten bagian utara , berjarak kurang lebih 300 m sebelah utara GOR Gelarsena klaten, Jalan Jogja solo atau bersebelahan dengan terminal klaten yang pada saat ini sedang direnovasi dan dialih fungsikan sebagai masjid agung Klaten. Gedung sekolah menghadap selatan (jalan raya jogja solo). SMA Negeri 3 Klaten memiliki 2 gedung atau bangunan yang dipisahkan oleh jalan alternative Sogja-Solo (Jl. Mayor Kusmanto).

(7)

menjadi sekolah yang megah, gedung-gedung baru, dan bangunan-bangunan baru telah berjalan dalam proses finishing guna menambah sarana dan prasarana untuk memperlancar dan mempermudah pencapaian tujuan pendidikan.

SMA Negeri 3 Klaten memiliki kapasitas murid dan kelas dengan perincian yang terdiri dari 9 Kelas dari 2 jenis peminatan (6 MIA dan 3 SOS). Selain dari segi fisik SMA N 3 Klaten memiliki hal-hal yang sangat positif dan mendukung bagi tercapainya tujuan pedidikan, diantaranya :

1. Visi dan Misi SMA N 3 Klaten a. Visi Sekolah

“Mencetak insan beriman yang nasionalis, berbudi pekerti luhur, cerdas, berkarakter, berprestasi dan berdaya saing tinggi”.

b. Misi Sekolah

1) Memberdayakan seluruh unsur sekolah 2) Melaksanakan segala kegiatan intra sekolah

3) Melaksanakan ekstrakulikuler dalam bidang akademik dan non akademik

4) Melaksanakan kegiatan keagamaan

5) Melaksanakan pembinaan tentang norma agama, susila, dan taat terhadap tata tertib.

6) Membimbing seluruh warga untuk sadar dan taat terhadap tata tertib 7) Meningkatkan kerjasama dengan pihakk diluar sekolah

8) Melaksanakan kegiatan pendidikan peduli lingkungan hidup 9) Melaksanakan kegiatan penddidikan karakter.

2. Struktur Organisasi

Organisasi sekolah dilihat dari hubungan dalam organisasi pendidikan secara luas hakekatnya merupakan suatu unit pelaksanaan teknis, dikatakan demikian karena sekolah merupakan organ dari organisasi pendidikan dan secara langsung teknis edukatif dalam proses pendidikan. Di sekolah interaksi belajar mengajar antar guru dengan murid merupakan inti dari proses pendidikan. Untuk memperlancar dan mendapatkan hasil yang maksimal dari interaksi tersebut, maka dibutuhkan penataan administrasi yang efektif dan efisien. Dan untuk mencapai administrasi yang baik dan benar sangatlah dibutuhkan suatu organisasi pengelola.

(8)

3. Guru, Karyawan, dan Siswa

SMA N 3 Klaten adalah sekolah yang sangat ter-struktur dan sangat rapi dalam hal hubungan kerja. SMA N 3 Klaten terdiri dari 66 guru dan sekitar kurang lebih 20 pegawai sekolah, serta sekitar 900 siswa/i. Meskipun begitu banyak anggota / warga sekolah, pengelolaannya tidak menemui hambatan yang berarti bahkan sistem kekeluargaan yang diterapkan di sekolah membuat suasana sekolah yang begitu hangat sehingga jarak antara murid dan guru / petugas sekolah tidak terluhat jauh. Dengan demikian siswa menjadi merasa lebih nyaman, sehingga proses belajar mengajar di SMA N 3 Klaten dengan mudah berjalan dan bergerak maju untuk mencapai tujuan pendidikan.

4. Laporan Hasil Obserasi

Observasi merupakan kegiatan pengamatan di lokasi PPL berlangsung. Pengamatan ini dimaksudkan agar mahasiswa medapatkan gambaran yang sesungguhnya mengenai kondisi lembaga dan kondisi peserta didiknya. Selain itu juga agar mahasiswa dapat melihat juga ketersediaan media-media pembelajaran yang ada. Dengan melaksanakan observasi diharapkan mahasiswa dapat menentukan suatu formulasi program yang tepat agar dapat dilaksanakan ketika sudah diterjunkan dalam program PPL.

Ada beberapa aspek yang diamati yaitu: a. Observasi lingkungan sekolah

Dalam pelaksanan observasi di lingkungan sekolah praktikan mengamati beberapa aspek yaitu:

1) Kondisi fisik sekolah

2) Potensi siswa, guru dan karyawan

3) Fasilitas KBM, media, perpustakaan dan laboratorium 4) Ekstrakurikuler dan organisasi siswa

5) Administrasi

6) Koperasi, dan tempat ibadah b. Observasi perangkat pembelajaran

Praktikan mengamati bahan ajar serta kelengkapan administrasi yang dipersiapkan guru pembimbing sebelum KBM berlangsung agar praktikan lebih mengenal perangkat pembelajaran.

c. Observasi proses pembelajaran

(9)

bahasa, penggunaan waktu, gerak, teknik bertanya, teknik penguasaan kelas, penggunaan media, bentuk dan cara penilaian dan menutup pelajaran.

d. Observasi perilaku siswa

Praktikan mengamati perilaku siswa ketika mengikuti proses kegiatan belajar mengajar baik didalam maupun diluar kelas.

Adapun hasil observasi di SMA N 3 Klaten tentang kondisi sekolah, dapat kami laporkan sebagai berikut :

a. Kondisi Umum SMA N 3 Klaten

Secara umum, SMA N 3 Klaten terletak di Jl.Solo km 2, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten. SMA Negeri Klaten berada dikawasan kota Klaten bagian utara , berjarak kurang lebih 300 m sebelah utara GOR Gelarsena klaten, Jalan Jogja solo atau bersebelahan dengan terminal klaten yang pada saat ini sedang direnovasi dan dialih fungsikan sebagai masjid agung Klaten. Gedung sekolah menghadap selatan (jalan raya jogja solo). SMA Negeri 3 Klaten memiliki 2 gedung atau bangunan yang dipisahkan oleh jalan alternative Sogja-Solo (Jl. Mayor Kusmanto).

SMA N 3 Klaten sedang berada pada tahap pengembangan pra-sarana belajar, dengan melakukan pemindahan dan penyatuan gedung. Meskipun demikian kondisi KBM di SMA N 3 Klaten sangatlah kondusif. Adanya pembangunan dan pemindahan gedung yang saat ini dijalankan dengan semakin baik menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dapat berjalan dengan lancar sehingga siswa merasa nyaman untuk mengikuti KBM di sekolah kedepannya.

b. Kondisi Kedisiplinan di SMA N 3 Klaten

Dari hasil observasi diperoleh data kondisi kedisiplinan di SMA N 3 Klaten sebagai berikut :

1) Jam masuk/pelajaran dimulai tepat jam 07.00 WIB. 2) Gerbang sekolah ditutup pukul 06.50 WIB.

3) Setiap Pagi Seluruh siswa diwajibkan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya di kelas masing-masing untuk memperkuat karakter kebangsaan dan nasionalisme siswa.

4) Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan disekolah diukur dengan skala SKOR yang membuat siswa/siswi menjadi sangat disiplin.

(10)

c. Media dan Sarana Pembelajaran

Sarana pembelajaran yang digunakan di SMA N 3 Klaten sangat mendukung untuk tercapainya proses KBM, banyak struktur dan infrastruktur yang di miliki, seperti:

1) Laboratorium (LAB MIPA , LAB TIK, LAB bahasa, dll) 2) UKS

3) Perpustakaan,

4) Media pembelajaran seperti White Board, dan LCD. d. Kondisi Fisik Sekolah

Secara umum, kondisi fisik bangunan gedung sekolah sangat baik dan memiliki denah yang jelas, apalagi dengan pemindahan dan penambahan gedung baru diyakini akan menambah megah dan mempermudah tercapainya tujuan pendidikan.

e. Personalia Sekolah

Dalam hal ini kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah, staf, semua guru, tata usaha dan pegawai sekolah.

f. Perpustakaan

Perpustakaan sebagai sumber informasi siswa dan guru yang dimililiki oleh SMA N 3 Klaten, buku–buku disana sangat memadai, karena peminjaman buku dilayani dengan sistem yang modern (dengan Barcode Scan)

g. Laboratorium

Setiap jurusan di sekolah ini memiliki laboratorium tersendir yang terdiri dari laboratorium komputer, MIPA, dan bahasa, bahkan SMA N 3 Klaten memiliki ladang di sebelah utara gedung untuk menujang pembelajaran PBKL (bagian dari MIPA).

h. Lingkungan Sekolah

Sekolah berada di daerah yang kondusif untuk mengadakan proses belajar. Hal tersebut dapat dilihat dari lingkungannya yang dikelilingi dengan daerah yang begitu kompleks ( persawahan , rumah penduduk, masjid agung, GOR, dll) dan berada dekat dengan jalan raya yang sangat strategis.

i. Fasilitas Olah Raga

(11)

j. Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan Kegiatan ekstrakulikuler belum berjalan dengan baik. Kegiatan ekstrakulikuler yang dilaksanakan sebagai berikut.

a) Pramuka b) Voli c) Basket d) Futsal

e) Paduan suara f) PMR

g) Bela diri (wushu)

B. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL

Mata kuliah PPL mempunyai sasaran masyarakat sekolah, baik dalam kegiatan yang terkait dengan pembelajaran maupun kegiatan yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. Program PPL diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar, memperluas wawasan, melatih dan mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya.

Pelaksanaan PPL melibatkan unsur-unsur Dosen Pembimbing PPL, Dosen Pembimbing PPL, Guru Pembimbing, Koordinator PPL sekolah, Kepala Sekolah, Pemerintah Kabupaten setempat, para mahasiswa praktikan, seluruh siswa di sekolah serta Tim PPL Universitas Negeri Yogyakarta. Program PPL dilakukan secara terintegrasi dan saling mendukung untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru atau tenaga kependidikan. Program-program yang dikembangkan dalam kegiatan PPL difokuskan pada komunitas sekolah. Komunitas sekolah mencakup civitas sekolah(Kepala Sekolah, Guru, Karyawan, dan Siswa) serta masyarakat lingkungan sekolah.

Perumusan program kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Individu yang dilakukan oleh praktikan bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa untuk mengenal manajerial sekolah serta pengenbangan dan pembuatan media pembelajaran dan melengkapi administrasi sekolah yang berhubungan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Berdasarkan kegiatan observasi yang telah dilakukan oleh Tim PPL UNY 2011 bulan Februari 2014, maka dirumuskan beberapa hal yang menjadi landasan dari penyusunan program kerja yang akan dilakukan selama PPL di SMA N 3 Klaten, antara lain:

(12)

3. Kondisi dan kebutuhan serta kebermanfaatan bagi SMA N 3 Klaten 4. Kemampuan dan keterampilan mahasiswa PPL

5. Sarana dan prasarana yang tersedia

6. Waktu, biaya dan tenaga yang mendukung

Dengan landasan berbagai hal tersebut diatas, maka program kerja dari PPL UNY 2014 Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi dilaporkan sebagai berikut:

1. Program individu utama :

Praktik mengajar terbimbing dan mandiri

2. Program individu penunjang :

Untuk menunjang kegiatan PPL mahasiswa juga merumuskan program kerja individu yang menunjang proses Kegiatan Belajar Mengajar jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Program tersebut adalah :

1) Pelatihan dan pembinaan ekstrakulikuler futsal SMA N 3 Klaten. 2) Pembuatan media Belajar untuk Pembelajaran penjasorkes.

3. Program Insidental

Program ini merupakan program yang tidak direncanakan, yang dikerjakan secara individu oleh mahasiswa, yaitu :

a) Ikut berpartisipasi dalam piket di Sekolah saat hari libur sekolah b) Berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sekolah

c) Turut aktif dalam kegiatan keolahragaan sekolah, misal ; haornas, dll Kegiatan PPL dimulai sejak bulan Juli 2014 - 17 September 2014 yang dilaksanakan di SMA N 3 Klaten. Secara garis besar tahap-tahap kegiatan PPL adalah sebagai berikut :

a. Tahap Persiapan di Kampus

Pengajaran Mikro / PPL 1 (Micro Teaching) dilaksanakan semster VI di kampus FIK UNY. Kegiatan ini merupakan latiahan pengajaran yang dibatasi dalam skala kecil yaitu dalam waktu mengajar maupun jumlah siswa yang mengikuti. Dalam kegiatan PPL 1 semua ikut terlibat baik mahasiswa yang berperan sebagai murid maupun dosen pembimbing. Pengajaran mikro merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa sebelum mengambil mata kuliah PPL.

(13)

b. Observasi di Sekolah

Praktikan mengadakan observasi sebelum mengajar pada bulan februari 2014. Pada saat observasi praktikan diberikan kesempatan untuk mengamati jalanya proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan diharapkan dapat memberikan informasi tidak hanya mengenai kegiatan proses belajar mengajar tapi juga mengenai kegiatan proses KBM tetapi juga mengenai sarana dan prasarana penjas.

Kegiatan ini meliputi pengamatan langsung dan wawancara dengan guru pembimbing dan siswa. Hal ini mencakup antara lain :

1) Observasi Lingkungan Sekolah

Dalam observasi lingkungan sekolah praktikan mengamati aspek yang ada di lingkungan tersebut

- Kondisi fisik sekolah

- Potensi siswa, guru, dan karyawan - Fasilitas sekolah (Sarana dan pra-sarana) - Ekstra yang diselenggarakan

- Budaya Sekolah - Administrasi sekolah 2) Observasi perangkat pembelajaran

Dalam hal ini praktikan mengamati apa yang disiapkan guru pembimbing sebelum mengajar dan saat menyiapkan perangkat yang akan digunakan.

3) Observasi proses pembelajaran

Tahap ini praktikan mengamati proses KBM yang berlangsung dilapangan atau di kelas, hal yang harus diamati adalah : tahap membuka pelajaran, penyajian materi, metode yang digunakan, penggunaan bahasa, penggunaan waktu, gerak, teknik memberikan contoh, penguasaan lapangan, penggunaan media, cara penilaian, dan menutup pelajaran.

4) Observasi perilaku siswa

Mengamati perilaku siswa yang sedang mengikuti KBM baik di kelas atau di lapangan.

c. Persiapan Pratek Pembelajaran

(14)

d. Praktek Mengajar

Praktek mengajar sesuai dengan jadwal program studi masing–masing yang dimulai pada tanggal 4 agustus – 17 September 2014. Praktek mengajar merupakan kegiatan pokok dari PPL. Praktek mengajar merupakan kegiatan dalam bentuk profesi. Praktikan dilatih menggunakan seluruh kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki.

e. Penyusunan Laporan

Kegiatan penyusun laporan merupakan tugas akhir dari kegiatan PPL yang berfungsi sebagai laporan pertanggung jawaban mahasiswa atas pelaksanaan PPL

f. Penarikan PPL

(15)

BAB II

PERSIAPAN, PELAKSANAAN DAN ANALISIS HASIL

A. Persiapan

1. Kegiatan Pra PPL

Keberhasilan suatu kegiatan sangatlah tergantung dari persiapannya. Demikian pula untuk mencapai tujuan PPL yang dilaksanakan mulai 1 Juli hingga 17 September 2014, maka perlu dilakukan berbagai persiapan sebelum praktik mengajar. Persiapan-persiapan tersebut termasuk kegiatan yang diprogramkan dari lembaga UNY, maupun yang diprogramkan secara individu oleh mahasiswa. Persiapan-persiapan tersebut meliputi:

a. Pembekalan

Kegiatan pembekalan merupakan salah satu persiapan yang diselenggarakan oleh lembaga UNY, dilaksanakan dalam bentuk pembekalan PPL yang diselenggarakan oleh UPPL pada setiap program studi. Kegiatan ini wajib diikuti oleh calon peserta PPL. Materi yang disampaikan dalam pembekalan PPL adalah mekanisme pelaksanaan micro teaching, teknik pelaksanaan micro teaching, teknik pelaksanaan

PPL dan teknik menghadapi serta mengatasi permasalahan yang mungkin akan tejadi selama pelaksanaan PPL. Mahasiswa yang tidak mengikuti pembekalan tersebut dianggap mengundurkan diri dari kegiatan PPL. Pembekalan program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi dilakukan di FIK UNY, tujuan pembekalan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang profesionalisme tenaga kependidikan dan tenaga mekanisme pelaksanan kegiatan.

b. Observasi kegiatan belajar mengajar di SMA N 3 Klaten

Observasi dilakukan dalam dua bentuk, yaitu observasi pra PPL dan observasi kelas pra mengajar.

1). Observasi pra PPL

Observasi yang dilakukan, meliputi:

a) Observasi fisik, yang menjadi sasaran adalah gedung sekolah, kelengkapan sekolah dan lingkungan yang akan menjadi tempat praktik

(16)

c) Observasi siswa, meliputi perilaku siswa ketika proses pembelajaran ataupun di luar itu. Digunakan sebagai masukan untuk menyusun strategi pembelajaran

2). Observasi kelas pra mengajar

Observasi dilakukan pada kelas yang akan digunakan untuk praktek mengajar, tujuan kegiatan ini antara lain :

a) Mengetahui materi yang akan diberikan; b) Mempelajari situasi kelas;

c) Mempelajari kondisi siswa (aktif/tidak aktif).

Observasi di kelas dilakukan dengan tujuan mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses belajar mengajar di kelas, sehingga apabila pada saat tampil di depan kelas, mahasiswa telah mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi siswa. Adapun yang menjadi titik pusat kegiatan ini adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan cara guru megajar, yang meliputi perangkat pembelajaran, proses pembelajaran, dan perilaku siswa. Perangkat pembelajaran ini mencakup silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Proses pembelajaran mencakup membuka pelajaran, metode pembelajaran, penyajian materi, penggunaan bahasa, waktu, gerak, cara memotivasi siwa, teknik bertanya, penguasaan kelas, penggunaan media, bentuk dan cara evaluasi, dan menutup pelajaran. Sedangkan perilaku siswa mencakup perilaku siswa di kelas dan di luar kelas. Berdasarkan observasi ini praktikan telah mempunyai gambaran tentang sikap maupun tindakan yang harus dilakukan waktu mengajar.

a. Pengajaran Mikro

(17)

metode dan media pembelajaran diuji cobakan dalam kegiatan ini, sehingga mahasiswa memahami media yang sesuai untuk setiap materi.

Dengan demikian, pengajaran mikro bertujuan untuk membekali mahasiswa agar lebih siap dalam melaksanakan PPL, baik segi materi maupun penyampaian/metode mengajarnya. Pengajaran mikro juga sebagai syarat bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti PPL di SMA N 3 Klaten.

b. Persiapan Sebelum Mengajar

Sebelum mengajar di sekolah, mahasiswa harus mempersiapkan administrasi dan persiapan materi, serta media yang akan digunakan untuk mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana dan harapan. Persiapan-persiapan tersebut antara lain:

1) Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berisi rencana pembelajaran untuk setiap kali pertemuan.

2) Pembuatan PROSEM (Program Semester) yang terdiri dari kalender pendidikan, jadwal mengajar, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

3) Pembuatan media, sebelum melaksanakan pembelajaran yang sesuai dan dapat membantu pemahaman siswa dalam menemukan konsep, yang dapat berupa objek sesungguhnya ataupun model.

4) Mempersiapkan alat dan bahan mengajar, agar pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat.

5) Diskusi dengan sesama mahasiswa, yang dilakukan baik sebelum maupun sesudah mengajar untuk saling bertukar pengalaman dan juga untuk bertukar saran dan solusi

6) Diskusi dan konsultasi dengan guru pembimbing, yang dilakukan sebelum dan sesudah mengajar.

1. Pembuatan Persiapan Mengajar

Persiapan mengajar sangat diperlukan sebelum mengajar. Melalui persiapan yang matang, mahasiswa PPL diharapkan dapat memenuhi target yang ingin dicapai. Persiapan yang dilakukan untuk mengajar antara lain:

a. Konsultasi dengan dosen dan guru pembimbing.

(18)

Dosen Pembimbing Lapangan PPL (DPL PPL) dan guru pembimbing di sekolah mengenai RPP dan waktu mengajar..

Koordinasi dan konsultasi dengan dosen dan guru pembimbing dilakukan sebelum dan setelah mengajar. Sebelum mengajar guru harus mengetahui materi yang akan disampaikan pada waktu mengajar. Sedangkan setelah mengajar dimaksudkan untuk memberikan evaluasi cara mengajar mahasiswa PPL.

b. Penguasaan materi

Materi yang akan disampaikan pada siswa harus disesuaikan dengan kurikulum dan silabus yang digunakan. Selain menggunakan buku paket, penggunaan buku referensi yang lain sangat diperlukan agar proses belajar mengajar berjalan lancar. Mahasiswa PPL juga harus menguasai materi yang akan disampaikan.

c. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran,

Penyusunan RPP berdasarkan silabus dan PROSEM yang telah ada dan dibuat oleh mahasiswa.

d. Pembuatan media pembelajaran

Media pembelajaran merupakan faktor pendukung yang penting untuk keberhasilan proses pengajaran. Media pembelajaran adalah suatu alat yang digunakan sebagai media dalam menyampaikan materi kepada siswa agar mudah dipahami oleh siswa. Media ini selalu dibuat sebelum mahasiswa mengajar agar penyampaian materi tidak membosankan.

e. Pembuatan alat evaluasi (Lembar Kerja Siswa)

(19)

B. Pelaksanaan PPL

1. Kegiatan Praktik Mengajar

Dalam pelaksanaan kegiatan PPL (praktik mengajar), mahasiswa mendapat tugas untuk mengajar penjasorkes di seluruh kelas X SMA Negeri 3 Klaten, dimana kelas X di SMA Klaten terdiri dari 6 Kelas MIPA (MIPA 1,2,3,4,5,6) dan 3 Kelas SOSIAL (SOS 1,2,dan 3) dengan jumlah siswa rata-rata adalah 34-36 siswa di masing-masing kelasnya. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan Kurikulum 2013 dan disesuaikan dengan susunan program pendidikan guru. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), kegiatan praktik mengajar ini dimulai pada tanggal Agustus sampai dengan 17 September 2014 dengan didampingi guru pembimbing. Pendampingan dilakukan pada saat mahasiswa melakukan praktik mengajar yang pertama. Ini dilakukan agar guru pembimbing mengetahui bagaimana modal mahasiswa pada saat mengajar, dan apakah hal yang harus dibenahi demi kemajuan mahasiswa. Mahasiswa terus mendapatkan masukan dari guru pembimbing, dan guru pembimbing bisa melihat peningkatan kualitas mahasiswa saat mengajar. Pada tahap ini, mahasiswa dinilai oleh guru pembimbing dan dosen pembimbing PPL, baik dalam membuat persiapan mengajar, melakukan aktivitas mengajar di kelas, kepedulian terhadap siswa, maupun penguasaan kelas.

(20)

AGUSTUS MINGGU KE-1

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 4 Agustus 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

PERKENALAN, Kontrak belajar dan Silabus

Tidak Didampingi

2 Selasa, 5 Agustus 1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

PERKENALAN, Kontrak belajar dan Silabus

Tidak Didampingi

3 Rabu, 6 Agustus 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET

SEKOLAH

4 Kamis, 7 Agustus 1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

PERKENALAN, Kontrak belajar dan Silabus

Tidak Didampingi

5 Jum’at, 8 Agustus 1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

PERKENALAN, Kontrak

belajar dan Silabus Tidak Didampingi

6 Sabtu, 9 Agustus 1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

PERKENALAN, Kontrak belajar dan Silabus

(21)

AGUSTUS MINGGU KE-2

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 11 Agustus 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Teori macam-macam olahraga dan Sepakbola (sejarah dan tehnik-tehnik sepakbola)

Teori macam-macam olahraga dan Sepakbola (sejarah dan tehnik-tehnik sepakbola)

Didampingi

Didampingi

Tidak Didampingi

2 Selasa, 12Agustus 1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Teori macam-macam olahraga dan Sepakbola (sejarah dan tehnik-tehnik sepakbola) Didampingi Tidak Didampingi Tidak Didampingi

3 Rabu, 13 Agustus 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET

SEKOLAH

4 Kamis, 14 Agustus 1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble) + Teori

sepakbola (mengoper dengan

kaki bagian dalam dan

punggung kaki)

Teori Sepakbola (mengoper

dengan kaki bagian dalam dan

punggung kaki) Tidak Didampingi Tidak Didampingi Tidak Didampingi

5 Jum’at, 15 Agustus 1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Tidak

Didampingi

6 Sabtu, 16 Agustus 1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Dasar Sepakbola (Mengoper

bola, control, dribble)

Teori Sepakbola (mengoper

dengan kaki bagian dalam dan

punggung kaki)

Tidak

(22)

AGUSTUS MINGGU KE-3

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 18 Agustus 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Teori penghantar

Sepakbola mengoper

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Tidak Didampingi

Tidak Didampingi

2 Selasa, 19 Agustus 1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Teori penghantar

Sepakbola mengoper

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Tidak Didampingi

Tidak Didampingi

3 Rabu, 20 Agustus 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET

SEKOLAH

4 Kamis, 21 Agustus 1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki. + Teori

Atletik Lari 100m

Teori Atletik Lari 100m

Didampingi

Tidak Didampingi

Didampingi

5 Jum’at, 22 Agustus 1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Tidak Didampingi

6 Sabtu, 23 Agustus 1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

(Sepakbola) Mengoper bola

dengan kaki bagian dalam

dan punggung kaki.

Teori Atletik Lari 100m

(23)

AGUSTUS MINGGU KE-4

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 25 Agustus 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

Teori dan Praktikum

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Teori Atletik lari 100m

Teori Atletik lari 100m

Tidak Didampingi

Tidak Didampingi

2 Selasa, 26 Agustus 1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Teori Atletik lari 100m

Teori Atletik lari 100m

Tidak Didampingi

Didampingi

Tidak Didampingi

3 Rabu, 27 Agustus 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET SEKOLAH

4 Kamis, 28 Agustus 1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Teori Pencak Silat

Tidak Didampingi

5 Jum’at, 29 Agustus 1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Didampingi

Tidak Didampingi

6 Sabtu, 30 Agustus 1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

Atletik (Tehnik Start

Jongkok dan keterampilan

lari 100 m)

Teori Pencak Silat

(24)

SEPTEMBER MINGGU KE-1

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 1 September 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

Teori Pencak Silat +

Praktik Pencak Silat

(Sikap Kuda-Kuda dan

macam-macam pukulan)

Teori Pencak Silat

Tidak Didampingi

2 Selasa,

2 September

1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

Pencak Silat (Sikap

Kuda-Kuda dan macam-macam

pukulan)

Teori Pencak Silat

Teori Pencak Silat

Tidak Didampingi

3 Rabu, 3 September 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET SEKOLAH

4 Kamis, 4 September

1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

Pencak Silat (Sikap

Kuda-Kuda dan macam-macam

pukulan)

Teori dan Praktikum

Pencak Silat (Sikap

Kuda-Kuda dan macam-macam

pukulan)

Teori Aquatik Renang

Tidak Didampingi

Didampingi

Tidak Didampingi

5 Jum’at, 5 September

1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

Pencak Silat (Sikap

Kuda-Kuda dan macam-macam

pukulan)

Tidak Didampingi

6 Sabtu, 6 September

1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

Pencak Silat (Sikap

Kuda-Kuda dan macam-macam

pukulan)

Teori Aquatik Renang

(25)

SEPTEMBER MINGGU KE-2

No Hari, Tanggal Jam

Ke- Kelas Materi Pembelajaran Keterangan

1 Senin, 8 September 1-3

6

8

X SOS 3

X MIPA 5

X MIPA 3

Teori + Praktik Renang

(Gaya Bebas ; gerakan

kaki, tangan, dan ambil

nafas)

Teori Aquatik Renang

Didampingi

Tidak Didampingi

2 Selasa,

9 September

1-2

3-4

5

6

X SOS 1

X SOS 2

X MIPA 2

X MIPA 1

Renang (Gaya Bebas ;

gerakan kaki, tangan, dan

ambil nafas)

Teori Aquatik Renang

Teori Aquatik Renang

Tidak Didampingi

3 Rabu, 10

September 1-8 - PIKET SEKOLAH PIKET SEKOLAH

4 Kamis, 11 September

1-2

3-5

8

X MIPA 5

X MIPA 6

X SOS 1

Renang (Gaya Bebas ;

gerakan kaki, tangan, dan

ambil nafas)

Teori + Praktik Renang

(Gaya Bebas ; gerakan

kaki, tangan, dan ambi

nafas)

Pendidikan Kesehatan

Tidak Didampingi

5 Jum’at, 12 September

1-2

3-4

X MIPA 3

X MIPA 2

Renang (Gaya Bebas ;

gerakan kaki, tangan, dan

ambi nafas)

Tidak Didampingi

6 Sabtu, 13 September

1-2

3-4

8

X MIPA 4

X MIPA 1

X SOS 2

Renang (Gaya Bebas ;

gerakan kaki, tangan, dan

ambi nafas)

Pendidikan Kesehatan

(26)

2. Umpan Balik dari Pembimbing

Selama kegiatan praktik mengajar sampai tanggal 17 September 2014, mahasiswa mendapat bimbingan dari guru pembimbing dan dosen pembimbing PPL. Dalam kegiatan praktik pengalaman lapangan, guru pembimbing dan dosen pembimbing PPL sangat berperan dalam kelancaran penyampaian materi. Guru pembimbing di sekolah memberikan saran dan kritik kepada mahasiswa setelah selesai melakukan praktik mengajar sebagai evaluasi dan perbaikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran selanjutnya. Dosen pembimbing PPL juga memberikan masukan tentang cara memecahkan persoalan yang dialami mahasiswa dalam melakukan proses pembelajaran.

Beberapa point evaluasi yang sangat penting untuk dicermati adalah:

a. Modifikasi Sarana dan Prasana Belajar sangat penting untuk lokasi sekolah yang sedang diadakan pembangunan.

b. Penguasaan konsep materi adalah yang paling utama. c. Harus dapat menguasai kelas agar siswa bias tetap kondusif.

d. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) beserta Format penilaian adalah hal yang wajib dikuasai guru.

C.Analisis Hasil Pelaksanaan dan Refleksi

Dalam praktik mengajar disekolah yang dilakukan oleh mahasiswa telah memenuhi kriteria standart minimal yang ditetapkan UNY yaitu 8 kali mengajar dimana mahasiswa telah melaksanakan pembelajaran selama 25 jam pelajaran / minggunya, atau 15 Kali tatap muka dengan siswa disetiap minggunya dengan 4 buah RPP dimana 1 Sub Bahasan RPP digunakan untuk 1 minggu dengan mencakup seluruh kelas X (MIPA 1,2,3,4,5,6 dan SOS 1,2,3) . Mahasiswa praktikan mendapat banyak pengalaman dan masukan baik dari dosen pembimbing lapangan , guru pembimbing, guru mata pelajaran,maupun peserta didik. Masukan tersebut berupa saran, kritik serta evaluasi yang membangun untuk mahasiswa praktikan.

1. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan PPL sebagai berikut:

(27)

dan SOS 1,2,3), Sehingga selama melakukan PPL mahasiswa/Praktikan telah melakukan 60 Kali Pertemuan (termasuk Perkenalan) atau 2 kali pertemuan setiap minggu dengan 1 RPP (1 Sub Kompetensi Pembelajaran), untuk masing-masing kelasnya, dan 2 kali didampingi oleh guru pembimbing untuk masing-masing RPP (Sub Kompetensi) Sehingga selama melakukan PPL mahasiswa mendapatkan 8 kali pendampingan dan bimbingan oleh guru pembimbing, dimana dalam hal ini adalah Bapak Sriyoto S.pd. Selain itu, setiap akan mengajar mahasiswa selalu berkonsultasi dengan guru pembimbing mengenai RPP dan media yang akan digunakan dan setiap selesai mengajar mahasiswa selalu melakukan evaluasi dengan pihak guru agar mendapatkan kritik saran untuk proses pembelajaran selanjutnya.

Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah sebagai berikut :

a. Mahasiswa dapat berlatih membuat perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, dan PROSEM / PROTA untuk setiap materi pokok yang disesuaikan dengan kurikulum yang dipakai oleh sekolah

b. Mahasiswa mendapat pengalaman dalam hal keterampilan mengajar, secara pengelolaan tugas rutin, fasilitas belajar, pengelolaan waktu, komunikasi dengan siswa serta mendemontrasikan metode mengajar

c. Mahasiswa berlatih melaksanakan evaluasi dan penilain hasil belajar serta menghitung daya serapsiswa.

d. Mahasiswa belajar menetapkan tujuan dan bahan pembelajaran.

2. Hambatan-hambatan

Selama mahasiswa melaksanakan PPL di SMA Negeri 3 Klaten, Mahasiswa menemui beberapa hambatan. Secara rinci, hambatan-hambatan dalam Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan yang dialami praktikan antara lain:

a) Terjadi kesenjangan keaktifan, kecerdasan dan kemampuan gerak siswa. Ada beberapa yang siswa yang memang sangat aktif sedangakan lainnya cenderung pasif dan hanya menunggu informasi dari guru.

(28)

Setelah menemui hambatan-hambatan tersebut di atas, praktikan berusaha mencari solusi untuk mengatasi atau setidaknya meminimalisasikan hambatan-hambatan tersebut. Adapun cara yang ditempuh praktikan antara lain:

a) Menggunakan metode mengajar yang interaktif, komunikatif, dan menarik (menyisipkan sense of humor didalam setiap pembelajaran) sehingga suasana pembelajaran terasa santai dan materi yang diberikan mudah terserap oleh semua siswa. Dengan demikian siswa akan lebih tertarik dan termotivasi untuk aktif sesuai instruksi guru. Selain itu, mahasiswa / praktikan menggunakan strategi pendekatan personal terhadap siswa, sehingga tidak ada rasa takut yang lebih dari siswa kepada praktikan, namun yang ada adalah rasa segan kepada praktikan / mahasiswa. Didalam pembelajaran teori mahasiswa/praktikan mengganti media belajar dengan hal-hal yang mudah di ingat siswa, contoh : dalam teori sepakbola mahasiswa mengganti bola dengan gayung, dan memberikan pernyataan kepada siswa jika ada pertanyaan soal tehnik menendang bola maka mereka akan mengingat gayung sebagai sarana penyambung materi. Dengan kondisi yang demikian pengelolaan kelas menjadi lebih kondusif, dan siswa juga menjadi lebih tertarik untuk mengikuti pelajaran penjaskes, sehingga penjaskes menjadi pelajaran yang paling dinanti-nanti oleh siswa

(29)

BAB III PENUTUP A.KESIMPULAN

Setelah melaksanakan PPL di SMA Negeri 3 Klaten dari bulan Juli 2014 sampai dengan tanggal 17 September 2014 dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Mahasiswa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga sebagai gambaran dari lapangan pekerjaan mereka di masa yang akan datang.

2. Melalui kegiatan PPL mahasiswa dapat melakukan pendewasaan pola pikir lewat beban dan tanggung jawab terhadap semua program yang dibuat.

3. Mahasiswa mampu lebih memahami perbedaan sifat, situasi, kondisi baik dari segi siswa, lingkungan, dan tenaga maupun struktur kependidikan yang berbeda-beda dan bagaimana kita menghadapinya jika sudah benar-benar terjun ke dunia kerja, khususnya di bidang kependidikan

4. Pembentukan sifat tanggung jawab yang lebih besar yang mau bekerja secara teratur dan terpola sesuai dengan skala prioritas dan urgenitas.

5. Upaya pengabdian diri sebagai cerminnan jiwa yang positif bagi seorang mahsiswa.

6. Program ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat efektif, yang bisa dikatakan mempunyai output yang mengarah pada tujuan kependidikan yang jelas.

7. Mahasiswa bisa mengetahui dan memahami administrasi pendidikan dan proses nyata pelaksanaannya

8. Lahan pengaplikasian dari apa yang didapat dalam bangku pendidikan dan pengalaman pribadi.

(30)

B.SARAN

1. Bagi mahasiswa praktik:

a. Hendaknya setiap mahasiswa lebih disiplin dalam melaksanakan program kerjanya sehngga program kerja yang ada dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

b. Hendaknya mahasiswa dapat meningkatkan kerjasama antar teman sehingga semua program dapat terlaksana dengan baikdan maksimal. Tidak ada mahasiswa yang pasif sehingga semuanya dapat merasakan kerja. Koordinasi, kerjasama, toleransi, dan kekompakan baik antar anggota kelompok, dengan pihak sekolah, maupun pihak-pihak yang terkait dalam pelaksanaan KKN-PPL yang sangat diperlukan agar program kerja dapat terlaksana dengan baik.

2. Bagi pihak Universitas Negeri Yogyakarta

a. Pihak Universitas lebih meningkatkan hubungan dengan sekolah-sekolah yang menjadi tempat KKN-PPL, supaya terjalin kerjasama yang baik untuk menjalin koordinasi dan mendukung kegiatan KKN-PPL, baik yang berkenaan dengan kegiatan administrasi maupun pelaksanaan fasilitas di lingkungan sekolah.

b. Pihak Universitas melakukan kegiatan monitoring leih intensif,untuk mengetahui jalannya kegiatan KKN- PPL yang dilakukan mahasiswa, juga untuk mengatasi segalapermasalahan yang mungkin timbul.

c. Semoga Pihak Universitas bisa mengembangkan dan tetap melanjutkan kegiatan KKN-PPL yang bersifat positif ini dengan lebih mempertimbangkan waktu, dan format kegiatan yang lebih baik dari tahun ke tahunnya.

3. Bagi pihak SMA Negeri 3 Klaten.

a. SMA Negeri 3 Klaten adalah sekolah yang berkarakter kuat, hal ini ditunjukan dengan setiap pagi sebelum pelajaran selalu menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dan Mars SMA N 3 Klaten, semoga hal ini dapat selalu dijaga dan dikembangkan untuk memperkuat karakter kebangsaan dan rasa memiliki setiap siswa.

(31)

disegani di wilayah Klaten khususnya dan Jawa tengah, bahkan Indonesia pada umumnya.

(32)

DAFTAR PUSTAKA

UPPL. 2014. Panduan PPL .Yogyakarta : UPPL Universitas Negeri Yogyakarta. UPPL. 2014. Materi Pembekalan Kkn-Ppl .Yogyakarta : UPPL Universitas Negeri

Referensi

Dokumen terkait

– Menjelaskan apa yang terjadi selama proses konseling, perubahan-perubahan yang menjadi tujuan, alasan perubahan dapat terjadi serta unsur-unsur yang berperan dalam

[r]

Because of these differences in the data, we investigate whether the preferred estimates of ABLM are robust to several alternative specifications and/or samples by: (1) limiting

Kerentanan medula ginjal terhadap keadaan hipoxia (23) Fungsi dari struktur struktur(glomerulus dan tubulus proximal) yang terdapat pada cortex mengakibatkan cortex

untuk berbagai alat pengendali dengan bahasa pemrograman Visual Basic sebagai pendukungnya. Dalam perancangan alat pada sistem pengendalian bel elektronik terdiri dari

Selanjutnya, Penggugat dan Tergugat tidak dapat mengajukan bukti apapun, oleh karena itu Penggugat mohon agar Tergugat diperintahkan untuk mengangkat sumpah pemutus

[r]

Berdasarkan Surat Penetapan Pemenang Panitia Pengadaan Moubiler Puskesmas Perawatan Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2013 nomor 6/Moubiler/2013 Maka