• Tidak ada hasil yang ditemukan

Okto Risdainto Manullang 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Okto Risdainto Manullang 2"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL TATA LOKA;VOLUME 8;NOMOR 4;NOVEMBER 2006 ©2006BIRO PENERBIT PLANOLOGI UNDIP

T A T A

L O K A

EVALUASI KINERJA JALAN NASIONAL

DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN

WILAYAH METROPOLITAN KEDUNGSEPUR

Oleh :

Okto Risdianto Manullang

Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

(email: [email protected])

Abstrak :

Meningkatnya aktivitas perekonomian di wilayah Metropolitan Kedungsepursebagai wilayah strategis nasional berimplikasi kepada tingginya permintaan pergerakan, khususnya yang melalui ruas jalan nasional di wilayah tersebut. Perkembangan aktivitas tersebut tidak diikuti oleh pengendalian pemanfaatan ruang serta penyediaan sarana dan prasrana transportasi yang memadai, sehingga memberikan dampak negatif terhadap perkembangan wilayahnya. Hal ini dapat dilihat melalui bercampurnya arus lalu lintas menerus dengan arus local dalam kota sebagai akibat tidak tersedianya jalan arteri primer untuk lalu lintas menerus. Permasalahan ini mengakibatkan tingkat pelayanan jalan nasional di wilayah perkotaan menurun dan dicerminkan dengan adanya kecepatan rata-rata ruas jalan, bertambahnya delay/hambatan di persimpangan yang memperpanjang waktu perjalanan. Dengan demikian, sebelum melakukan intervensi yang terlalu jauh, maka perlu dilakukan terlebih dahulu evaluasi terhadap kinerja jaringan jalan nasional yang ada di wilayah Metropolitan Kedungsepur.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan dapat diketahui bahwa pada umumnya ruas jalan nasional menunjukkan beberapa ruas jalan nasional berada dalam tingkat pelayanan C, D, dan E. Kondisi yang demikian meyebabkan waktu perjalanan menjadi lama, kecepatan menurun, kenyamanan perjalanan menjadi terganggu dan pada akhirnya akan berdampak kepada perkembangan wilayah Metropolitan Kedungsepur di masa mendatang.

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 3.3 Nilai Normal untuk Komposisi Lalu Lintas 20 Tabel 3.4 Kelas Hambatan Samping untuk Jalan Perkotaan 22 Tabel 3.5 Kecepatan Arus Bebas Dasar (FV 0 ) untuk Jalan

Sebagai jalan arteri primer kecepatan rata-rata kendaran yang direncanakan pada ruas Jalan Setia Budi minimal adalah 60 km/jam, sedangkan berdasarkan pengamatan di lapangan kecepatan

Bagaimana evaluasi kecepatan rata – rata kendaraan pada kondisi sesungguhnya di ruas jalan Arteri Sukarno Hatta - Semarang dibandingkan dengan kecepatan arus bebas

Space Mean Speed adalah kecepatan rata-rata sebuah kendaraan yang melewati suatu ruas jalan tertentu yang diamati.. Time Mean Speed adalah kecepatan rata-rata sebuah

Kecepatan tempuh dalam (MKJI, 1997) didefinisikan sebagai kecepatan rata- rata (km/jam) arus lalulintas dari panjang ruas jalan dibagi waktu tempuh rata-rata.. kendaraan yang lewat

Space Mean Speed adalah kecepatan rata-rata sebuah kendaraan yang melewati suatu ruas jalan tertentu yang diamati.. Time Mean Speed adalah kecepatan rata-rata sebuah

Antrian yang terjadi pada fasilitas U-turn pada jalan perkotaan mengakibatkan penurunan kinerja ruas jalan.Pada U-turn yang terdapat pada Jalan Dr.Ir.H.Soekarno,

Rekomendasi Alat Pembatas Kecepatan Mengingat dari hasil analisis kecepatan pada ruas jalan tersebut didapatkan nilai kecepatan rata-rata sebesar 36,82 km/jam untuk kendaraan roda 2