• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARYA TULIS ILMIAH.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KARYA TULIS ILMIAH.docx"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KARYA TULIS ILMIAH

KARYA TULIS ILMIAH

TENTANG

TENTANG

MENJAGA

MENJAGA KEBERSIHAN

KEBERSIHAN LINGKUNGAN

LINGKUNGAN SEKOLAH

SEKOLAH

Disusun oleh: Disusun oleh:

PEMERINTAH KABUPATEN KATINGAN

PEMERINTAH KABUPATEN KATINGAN

DINAS PENDIDIKAN SMAN 2 KATINGAN KUALA

DINAS PENDIDIKAN SMAN 2 KATINGAN KUALA

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

(2)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB

BAB I I PENDAHULUANPENDAHULUAN A.

A. Latar BelakangLatar Belakang B.

B. Rumusan MasalahRumusan Masalah C.

C. Tujuan PenelitianTujuan Penelitian D.

D. Manfaat PenelitianManfaat Penelitian BAB

BAB II II LANDASAN LANDASAN TEORITEORI A.

A. LingkunganLingkungan B.

B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan SekolahCara Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah BAB

BAB II II I I PEMBAHASANPEMBAHASAN

A. TAHAP-TAHAP UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH A. TAHAP-TAHAP UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH v

v Melaksanakan Kerja Melaksanakan Kerja BaktiBakti v

v Memberikan Tugas Piket Memberikan Tugas Piket Ruang Kelas, WC, Ruang Kelas, WC, dan Kantordan Kantor v

v Membuang Sampah Membuang Sampah Pada Pada TempatnyaTempatnya BAB

BAB IV IV PENUTUPPENUTUP A. Kesimpulan

A. Kesimpulan B. Saran

(3)

BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN A. Latar Belakang A. Latar Belakang

Alam memang selalu menyajikan keindahan dirinya untuk kita pandang. Dunia ini memang unik, Alam memang selalu menyajikan keindahan dirinya untuk kita pandang. Dunia ini memang unik, dia selalu menyajikan panorama untuk kebutuhan manusia, hanya saja manusia masih kurang menjaga dia selalu menyajikan panorama untuk kebutuhan manusia, hanya saja manusia masih kurang menjaga keindahannya. Sehingga tidak sedikit alam yang menjadi korban ketamakan dan keserakahan mereka. keindahannya. Sehingga tidak sedikit alam yang menjadi korban ketamakan dan keserakahan mereka. Menjaga

Menjaga kebersihan kebersihan lingkungan lingkungan sekolahsekolah merupakan salah satu wujud kepedulian kita sebagai siswa ataupunmerupakan salah satu wujud kepedulian kita sebagai siswa ataupun guru terhadap lingkungan disekitar kita.

guru terhadap lingkungan disekitar kita. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat dan menjagaKalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah kita.

kebersihan lingkungan sekolah kita. Sehingga, kesadaran inilah yang menjadikan penulis mengangkatSehingga, kesadaran inilah yang menjadikan penulis mengangkat topik tentang “

topik tentang “Menjaga Menjaga Kebersihan Kebersihan Lingkungan Lingkungan SekolahSekolah ”.”. B. Rumusan Masalah

B. Rumusan Masalah 1.

1. Apakah tahap-tahap yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah?Apakah tahap-tahap yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah? C. Tujuan Penelitian

C. Tujuan Penelitian 1.

1. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan indah.Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan indah.

2.

2. Menanamkan kesadaran pada diri murid-murid bahwa sampah harus dibuang pada tempat sampah.Menanamkan kesadaran pada diri murid-murid bahwa sampah harus dibuang pada tempat sampah.

3.

3. Menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam diri bahwa kebersihan sekolah adalah tanggung jawabMenumbuhkan rasa tanggung jawab dalam diri bahwa kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama.

bersama.

4.

4. Meningkatkan kebersihan diri pribadi anak mulai dari kebersihan badan, pakaian dan Meningkatkan kebersihan diri pribadi anak mulai dari kebersihan badan, pakaian dan alat-alat sekolah.alat-alat sekolah.

5.

5. Ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.Ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.

BAB II BAB II LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI A. A. LingkunganLingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di luar diri kita. Apa yang ada di sekitar kita, baik di depan, di Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di luar diri kita. Apa yang ada di sekitar kita, baik di depan, di belakang di atas maupun yang ada

belakang di atas maupun yang ada di bawah kita itulah lingkungan kita. Dalam arti di bawah kita itulah lingkungan kita. Dalam arti yang lebih sempit lingkunganyang lebih sempit lingkungan dapat diartikan lokasi tempat kita tinggal atau menjalani kehidupan dan

dapat diartikan lokasi tempat kita tinggal atau menjalani kehidupan dan penghidupan.penghidupan.

1)

1) Lingkungan SekolahLingkungan Sekolah

Seperti yang disampaikan di awal tadi, lingkungan adalah tempat kita berada.

Seperti yang disampaikan di awal tadi, lingkungan adalah tempat kita berada. Jadi lingkungan sekolahJadi lingkungan sekolah adalah lingkungan yang ada di sekitar sekolah. Mulai dari segala apa yang ada dalam batas pagar sekeliling adalah lingkungan yang ada di sekitar sekolah. Mulai dari segala apa yang ada dalam batas pagar sekeliling sekolah sampai apa-apa yang ada

sekolah sampai apa-apa yang ada di luar pagar sekolah tentunya di luar pagar sekolah tentunya di sekitar sekolah. Lingkungan sekolah meliputidi sekitar sekolah. Lingkungan sekolah meliputi gedung belajar, kantor, mushalla, kantin, gudang, WC, taman, lapangan upacara, ruang serba guna, tong sampah, gedung belajar, kantor, mushalla, kantin, gudang, WC, taman, lapangan upacara, ruang serba guna, tong sampah, tempat pembuangan sampah, halaman, jalan raya, dan masyarakat di sekitar sekolah.

tempat pembuangan sampah, halaman, jalan raya, dan masyarakat di sekitar sekolah.

2)

2) Lingkungan KelasLingkungan Kelas

Lingkungan kelas merupakan bahagian dari lingkungan sekolah. Karena sudah barang tentu setiap sekolah Lingkungan kelas merupakan bahagian dari lingkungan sekolah. Karena sudah barang tentu setiap sekolah terdiri dari kelas-kelas. Lingkungan kelas adalah lingkungan sekolah yang merupakan ruangan-ruangan yang terdiri dari kelas-kelas. Lingkungan kelas adalah lingkungan sekolah yang merupakan ruangan-ruangan yang sengaja dikondisikan untuk proses belajar mengajar di sekolah. Guru menjelaskan pelajaran dan siswa menerima sengaja dikondisikan untuk proses belajar mengajar di sekolah. Guru menjelaskan pelajaran dan siswa menerima pelajaran. Lingkungan kelas merupakan komponen utama dari sebuah sekolah. Oleh sebab

pelajaran. Lingkungan kelas merupakan komponen utama dari sebuah sekolah. Oleh sebab itu perlu mendapatitu perlu mendapat perhatian yang serius dari pihak sekolah.

perhatian yang serius dari pihak sekolah. Lingkungan kelas meliputi papan tulis, meja dan kursi guru, meja danLingkungan kelas meliputi papan tulis, meja dan kursi guru, meja dan kursi murid, dinding kelas, tempat cuci tangan, loteng dan lantai.

kursi murid, dinding kelas, tempat cuci tangan, loteng dan lantai. 3)

3) Lingkungan Fisik SekolahLingkungan Fisik Sekolah

Merupakan lingkungan sekolah pada kenyataannya. Apa yang nampak

Merupakan lingkungan sekolah pada kenyataannya. Apa yang nampak di mata, itulah lingkungan fisikdi mata, itulah lingkungan fisik sekolah seperti sarana dan prasarana serta segala fasilitas ya

sekolah seperti sarana dan prasarana serta segala fasilitas ya ng ada di sekolah. Misalnya gedung sekolah,ng ada di sekolah. Misalnya gedung sekolah, halaman, jalan raya, mushalla dan kantin

halaman, jalan raya, mushalla dan kantin serta perabotan sekolah.serta perabotan sekolah.

http://kimia.unp.ac.id/?p=1191 http://kimia.unp.ac.id/?p=1191

B.

(4)

Di dalam sebuah dunia pendidikan tentunya sangatlah diterapkan sekali pola hidup bersih, hidup Di dalam sebuah dunia pendidikan tentunya sangatlah diterapkan sekali pola hidup bersih, hidup sehat, hidup damai. khususnya di sebuah sekolah karena di dalam sebuah tersebut. merupakan sebuah sehat, hidup damai. khususnya di sebuah sekolah karena di dalam sebuah tersebut. merupakan sebuah tempat dimana seseorang di didik, di latih dalam segala asfek kepribadiannya. contoh kecilnya menjaga tempat dimana seseorang di didik, di latih dalam segala asfek kepribadiannya. contoh kecilnya menjaga lingkungan sekolahnya agar bisa tetap bersih , sehat, alami, dan subur. mungkin sekarang-sekarang lingkungan sekolahnya agar bisa tetap bersih , sehat, alami, dan subur. mungkin sekarang-sekarang banyak kita temukan juga sekolah-sekolah yang predikat kebersihannya belum begitu maksimal dan banyak kita temukan juga sekolah-sekolah yang predikat kebersihannya belum begitu maksimal dan terlihat masih di bilang kotor. itu semua diakibatkan oleh orang-orang yang menghuni sebuah sekolah terlihat masih di bilang kotor. itu semua diakibatkan oleh orang-orang yang menghuni sebuah sekolah tersebut dengan merawatnya yang kurang maksimal. oleh sebab itu sekolah tersebut menjadi terlihat tersebut dengan merawatnya yang kurang maksimal. oleh sebab itu sekolah tersebut menjadi terlihat kurang bersih. dan banyak sekali pula sekolah-sekolah yang terlihat sanga bagus. sehingga menumbuhkan kurang bersih. dan banyak sekali pula sekolah-sekolah yang terlihat sanga bagus. sehingga menumbuhkan efek baik bagi seseorang yang mengunjunginya. mereka yang berkunjung ke sekolah tersebut akan terasa efek baik bagi seseorang yang mengunjunginya. mereka yang berkunjung ke sekolah tersebut akan terasa nyaman, tentram, merasa betah akan kelestarian sekolah tersebut terasa bersih dan terawat.

nyaman, tentram, merasa betah akan kelestarian sekolah tersebut terasa bersih dan terawat.

Antisipasinya, bagaimana bila sekolah kita kotor. apa yang semestinya kita lakukan terhadap Antisipasinya, bagaimana bila sekolah kita kotor. apa yang semestinya kita lakukan terhadap sekolah kita yang kotor i

sekolah kita yang kotor itu. munkin teman-teman pun sudah mengetahuinya lebi dulu tu. munkin teman-teman pun sudah mengetahuinya lebi dulu dari saya. mungkindari saya. mungkin hal yang

hal yang pertama pertama yang harus kita lakukan agar sekolah kita terlihat rapih, bersih , serta terawat yaituyang harus kita lakukan agar sekolah kita terlihat rapih, bersih , serta terawat yaitu merasa memiliki terlebih dahulu sekolah tersebut, bisa kita bayangkan bila kita tidak mencintai sekolah merasa memiliki terlebih dahulu sekolah tersebut, bisa kita bayangkan bila kita tidak mencintai sekolah kita. sekolah akan terbengkalai. yang

kita. sekolah akan terbengkalai. yang keduakedua menjaga sikap , maksud disini yaitu kita harus selalumenjaga sikap , maksud disini yaitu kita harus selalu memperhatikan sikap kita selama disekolah dengan cara tidak membuang sampah bukan pada tempatnya. memperhatikan sikap kita selama disekolah dengan cara tidak membuang sampah bukan pada tempatnya. karena bisa mengakibatkan kesalahan yang bahaya akibat dari sampah tersebut. selain itu bila di sekolah karena bisa mengakibatkan kesalahan yang bahaya akibat dari sampah tersebut. selain itu bila di sekolah kita terasa kurang nyaman dan terasa kotor. alangkah baiknya bila kita melakukan aktifitas kita kita terasa kurang nyaman dan terasa kotor. alangkah baiknya bila kita melakukan aktifitas kita bagaimana caranya sekolah itu bisa bersh kembali, yaitu dengan cara membersihkannya , seperti menyapu bagaimana caranya sekolah itu bisa bersh kembali, yaitu dengan cara membersihkannya , seperti menyapu semua halaman sekolah tersebut, intinya membersihkan semua yang ada disekolah tersebut.

semua halaman sekolah tersebut, intinya membersihkan semua yang ada disekolah tersebut. Yang

Yang ketigaketiga yaitu di anjurkan untuk menanam sebuah tanaman , yaitu di anjurkan untuk menanam sebuah tanaman , apotek hidup, bunga-bunga, agarapotek hidup, bunga-bunga, agar sekolah kita terlihat cantik ,rapih dengan berhiaskan penghijauan-penghijauan disekitarnya namun selain sekolah kita terlihat cantik ,rapih dengan berhiaskan penghijauan-penghijauan disekitarnya namun selain itu juga dengan adanya penghijauan di sekoah kita kita pun harus terjun ikut serta dalam hal pelestarian itu juga dengan adanya penghijauan di sekoah kita kita pun harus terjun ikut serta dalam hal pelestarian serta pemeliharaannya dan tingkat kesehatan yang terjaga sehat. karena sebuah tanaman juga bilakita serta pemeliharaannya dan tingkat kesehatan yang terjaga sehat. karena sebuah tanaman juga bilakita tidak merawatnya, dia akan mati karena tidak terawat. yang ke empat yaitu hal yang paling di takutkan tidak merawatnya, dia akan mati karena tidak terawat. yang ke empat yaitu hal yang paling di takutkan dalam kebersihan sekolah tersebut yaitu WC sekolah. sering saya temukan sekolah-sekolah disekitar kita dalam kebersihan sekolah tersebut yaitu WC sekolah. sering saya temukan sekolah-sekolah disekitar kita kebanyakan siswa-siswanya tidak bersikap disiplin , dalam pemakaian WC sekolah. karena sebuah WC kebanyakan siswa-siswanya tidak bersikap disiplin , dalam pemakaian WC sekolah. karena sebuah WC sekolah tersebut kotor karena ulah siswa tersebut yang tidak menjaga WC sekolah mereka. dan akibatnya sekolah tersebut kotor karena ulah siswa tersebut yang tidak menjaga WC sekolah mereka. dan akibatnya WC akan terasa kotor, terasa gersang, dan yang pasti akan menimbulkan efek Bau dikalangan lingkungan WC akan terasa kotor, terasa gersang, dan yang pasti akan menimbulkan efek Bau dikalangan lingkungan sekolah tersbut.

sekolah tersbut. http://catata

http://catatan-harian-fan-harian-fathan.blogspothan.blogspot.com/2012/1t.com/2012/10/cara-menjag0/cara-menjaga-kebersihana-kebersihan- -lingkungan.html#ixzz2IbuIDJ9o lingkungan.html#ixzz2IbuIDJ9o BAB III BAB III PEMBAHASAN PEMBAHASAN

A. TAHAP-TAHAP UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH A. TAHAP-TAHAP UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH v

v Melaksanakan Kerja BaktiMelaksanakan Kerja Bakti

Tahap yang pertama adalah kita melaksanakan kerja bakti pada setiap jam mata pelajaran MULOK Tahap yang pertama adalah kita melaksanakan kerja bakti pada setiap jam mata pelajaran MULOK (Pertanian) pada jadwal mata pelajaran kelasnya masing-masing. Dalam kegiatan ini kita membersihkan (Pertanian) pada jadwal mata pelajaran kelasnya masing-masing. Dalam kegiatan ini kita membersihkan lingkungan disekitar sekolah kita.

lingkungan disekitar sekolah kita. Pada setiap kelas Pada setiap kelas guru pembimbing membagi guru pembimbing membagi lokasi tugaslokasi tugas pembersihan sesuai dengan wewenangnya.

pembersihan sesuai dengan wewenangnya. v

v Memberikan Tugas Piket Ruang Kelas, WC, dan KantorMemberikan Tugas Piket Ruang Kelas, WC, dan Kantor

Pada tahap yang kedua siswa diberikan tugas piket ruang kelas pada masing-masing kelas untuk  Pada tahap yang kedua siswa diberikan tugas piket ruang kelas pada masing-masing kelas untuk  membersihkan ruang kelas mereka. Kemudian siswa juga diberikan jadwal untuk membersihkan ruang membersihkan ruang kelas mereka. Kemudian siswa juga diberikan jadwal untuk membersihkan ruang kantor dan WC setiap hari secara bergantian setiap kelas sesuai jadwal yang telah dibuat. Hal ini mampu kantor dan WC setiap hari secara bergantian setiap kelas sesuai jadwal yang telah dibuat. Hal ini mampu menciptakan kebersihan pada setiap ruangan jika siswa melaksanakan tugasnya dengan baik dan rutin. menciptakan kebersihan pada setiap ruangan jika siswa melaksanakan tugasnya dengan baik dan rutin. v

v Membuang Sampah Pada TempatnyaMembuang Sampah Pada Tempatnya

Agar tercipta lingkungan yang bersih tentunya tidaklah membuang sampah pada sembarang tempat. Siswa Agar tercipta lingkungan yang bersih tentunya tidaklah membuang sampah pada sembarang tempat. Siswa dan siswi maupun guru-guru diharapkan membuang sampah pada tempatnya. Hal ini dilakukan agar sampah tidak  dan siswi maupun guru-guru diharapkan membuang sampah pada tempatnya. Hal ini dilakukan agar sampah tidak  terlihat berserakan dimana-mana dan lingkungan sekolahpun tentunya

(5)

BAB IV

BAB IV

PENUTUP PENUTUP A. Simpulan A. Simpulan 1.

1. Lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu unsur yang harus ada, dibina dan Lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu unsur yang harus ada, dibina dan dikembangkandikembangkan terus agar dalam proses pendidikan yang berjalan mencapai hasil yang diharapkan.

terus agar dalam proses pendidikan yang berjalan mencapai hasil yang diharapkan. 2.

2. Sekolah dapat berfungsi sebagai wadah Sekolah dapat berfungsi sebagai wadah untuk mendidik anak agar untuk mendidik anak agar mereka memiliki kesadaran lingkunganmereka memiliki kesadaran lingkungan dan berkemauan berbuat sesuatu yang positif

dan berkemauan berbuat sesuatu yang positif bagi kelestarian lingkungan sekolah khususnya danbagi kelestarian lingkungan sekolah khususnya dan lingkungan hidup pada

lingkungan hidup pada umumnya.umumnya. 3.

3. Sampah-sampah yang berserakan dapat merusak Sampah-sampah yang berserakan dapat merusak kebersihan dan keindahan lingkungan.kebersihan dan keindahan lingkungan. 4.

4. Lomba kebersihan kelas dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah.Lomba kebersihan kelas dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah.

B. Saran B. Saran

Disarankan kepada sekolah lainnya baik Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah baik negeri maupun swasta Disarankan kepada sekolah lainnya baik Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah baik negeri maupun swasta untuk dapat mencobakan hal yang serupa. Untuk lebih memotivasi anak kepada mereka mungkin bisa diberikan untuk dapat mencobakan hal yang serupa. Untuk lebih memotivasi anak kepada mereka mungkin bisa diberikan reward atau hadiah yang lebih lumayan. Ini semua tentu saja

reward atau hadiah yang lebih lumayan. Ini semua tentu saja tergantung kepada kondisi keuangan sekolah. Bagitergantung kepada kondisi keuangan sekolah. Bagi sekolah yang agak mampu tidak ada salahnya memberikan hadiah yang lebih bernilai dan bermutu, misalnya sekolah yang agak mampu tidak ada salahnya memberikan hadiah yang lebih bernilai dan bermutu, misalnya seperangkat komputer rakitan sendiri, kipas angin, seperangkat alat kesenian, alat olah raga maupun kostum olah seperangkat komputer rakitan sendiri, kipas angin, seperangkat alat kesenian, alat olah raga maupun kostum olah raga dan lain

raga dan lain sebagainya.Disarankan juga kepada pihak sekolah yang sebagainya.Disarankan juga kepada pihak sekolah yang melaksanakan lomba ini bila memungkinkanmelaksanakan lomba ini bila memungkinkan maka sekali-kali diundang juri atau tim penilai tamu misalnya dari Kecamatan, sehingga hasil penilaian lebih maka sekali-kali diundang juri atau tim penilai tamu misalnya dari Kecamatan, sehingga hasil penilaian lebih kompetitif dan akurat.

Referensi

Dokumen terkait

Model pembelajaran inkuiri menurut Joyce, Weil, dan Calhoun (2011) terdiri dari 4 fase yaitu: 1) fase pertama, siswa disajikan bidang penelitian berupa fenomena

Dalam penelitian sebelumnya menyatakan bahwa, Metode SAW sesuai untuk pengambilan keputusan karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian

Guru memberikan tugas kelompok yang berupa soal yang dikemas dalam bentuk lembar kegiatan siswa (LKS). Guru berkeliling membantu siswa yang mengalami kesulitan menyelesaika tugas

Pada Indeks Williamson menunjukkan tingkat disparitas di Kabupaten Boyolali pada tahun 2007 hingga 2011 sebesar 0,6964 sedangkan pada Indeks Entropi Theil selisih

Menentukan kondisi operasi yang optimal (daya microwave , lama waktu ekstraksi, dan rasio antara bahan baku yang akan diekstrak dengan pelarut yang digunakan) dari

Hasil uji minat peserta didik menunjukkan adanya peningkatan minat belajar sebesar 7,3% dimana persentase rata-rata minat belajar sebelum menggunakan majalah elektronik

Sebagai konsekuensi dari hal tersebut, setiap penyebutan “Pelanggan” dalam Keterangan Layanan ini dan dokumen layanan Dell lainnya dalam konteks ini akan dianggap mengacu pada

Data juga menunjukkan bahwa paket BPJS dapat memenuhi biaya perawatan infeksi dengue untuk setiap kelas asalkan sesuai dengan kaidah klinis perawatan (Diagram