• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diktat Mekanika Teknik TI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Diktat Mekanika Teknik TI"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

(1)

BAHAN AJAR  BAHAN AJAR 

MEKANIKA TEKNIK STATIKA

MEKANIKA TEKNIK STATIKA

Disusun oleh: Disusun oleh: Ir. Dwi Basuki Wi

Ir. Dwi Basuki Wibowo, MS, Ir. Djoeli Satrijo, bowo, MS, Ir. Djoeli Satrijo, MT & Agus Suprihanto, MTMT & Agus Suprihanto, MT

(2)
(3)

PENGANTAR  PENGANTAR 

Mekanika teknik statika erupakan salah satu atakuliah !ang uun!a "iberikan kepa"a Mekanika teknik statika erupakan salah satu atakuliah !ang uun!a "iberikan kepa"a ahasiswa jurusan teknik. Matakuliah ini erupakan #abang "ari ilu ekanika. Mekanika a"alah ahasiswa jurusan teknik. Matakuliah ini erupakan #abang "ari ilu ekanika. Mekanika a"alah ilu $isika !ang epelajari kea"aan status ben"a, baik "ala kea"aan "ia atau bergerak akibat ilu $isika !ang epelajari kea"aan status ben"a, baik "ala kea"aan "ia atau bergerak akibat  pengaruh

 pengaruh ga!a%ga!a ga!a%ga!a !ang !ang bekerja. bekerja. Ilu Ilu ini ini sangat sangat penting penting perann!a perann!a "ala "ala siste siste analisisanalisis kereka!asaan, "an seringkali orang en!ebut bahwa awal "ari reka!asa a"alah ekanika.

kereka!asaan, "an seringkali orang en!ebut bahwa awal "ari reka!asa a"alah ekanika.

$okus utaa ateri atakuliah ini a"alah eberikan peahaan kepa"a ahasiswa $okus utaa ateri atakuliah ini a"alah eberikan peahaan kepa"a ahasiswa  jurusan

 jurusan teknik teknik bagaiana bagaiana enganalisis kesetibangan enganalisis kesetibangan ben"a%ben"a ben"a%ben"a kaku kaku atau atau gabungann!a gabungann!a "ala"ala kea"aan "ia. ontoh%#ontoh persoalan "ala bahan ajar ini "ipilihkan untuk persoalan%persoalan kea"aan "ia. ontoh%#ontoh persoalan "ala bahan ajar ini "ipilihkan untuk persoalan%persoalan !ang u"ah "iteui sehari%hari.

!ang u"ah "iteui sehari%hari.

Tujuan instruksional uu atakuliah ini a"alah

Tujuan instruksional uu atakuliah ini a"alahsetelah mengikuti kuliah ini mahasiswasetelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mengetahui dan memahami knsep dasar ga!a dan kndisi keseim"angan serta diharapkan mengetahui dan memahami knsep dasar ga!a dan kndisi keseim"angan serta #ara$#ara perhitungann!a%

#ara$#ara perhitungann!a% A"apun tujuan iA"apun tujuan instruksional khusus penstruksional khusus pebelajaran atakuliah staibelajaran atakuliah staitikatika

struktur ini a"alah : struktur ini a"alah : '.

'. MaMahahasisiswswa ea engengenanal #al #ara ra engenghihitutung reng resusultltan gaan ga!a!a, pen, pengurguraiaian "aan "an pen penjnjuulalahahan ga!n ga!a baa baik ik  se#ara alja

se#ara aljabar "an (ektor, bar "an (ektor, "e)ini"e)inisi oen, kopelsi oen, kopel, oen lentur "an oen puntir, oen lentur "an oen puntir, operasi, operasi (e#tor oen serta apu en!elesaikan soal%soal sisti ga!a "an oen "ala "ua "iensi (e#tor oen serta apu en!elesaikan soal%soal sisti ga!a "an oen "ala "ua "iensi *.

*. MaMahahasisiswswa ea eaahahai pei persrsaaaanaan+ s!a+ s!ararat kest kesetetiibanbangagan stan statiti# "al# "ala "a "ua "aua "an tin tiga "iga "ieensnsi,i, a#a%a#a tupuan "an ga!a%ga!a reaksi tupuan, "iagra ben"a bebas "an apu a#a%a#a tupuan "an ga!a%ga!a reaksi tupuan, "iagra ben"a bebas "an apu en!elesaikan soal%soal kesetibangan "ala "ua "an tiga "iensi

en!elesaikan soal%soal kesetibangan "ala "ua "an tiga "iensi .

. MaMahahasisiswswa ea eaahahai pei pebbuauatatan "ian "iagragra be ben"a bn"a bebebas tas trusruss "us "ua "aa "an tin tiga "ga "iiensensi, ani, analalisisisis truss "engan eto"e joint- potongan- kobinasi joint "an potongan- apu en!elesaikan truss "engan eto"e joint- potongan- kobinasi joint "an potongan- apu en!elesaikan soal%soal truss "ala "ua "an tiga "iensi "an apu engebangkann!a untuk enganalisis soal%soal truss "ala "ua "an tiga "iensi "an apu engebangkann!a untuk enganalisis struktur

struktur

en!ajian ateri "ala bahan ajar ini "iawali "ari penjelasan engenai perkebangan ilu en!ajian ateri "ala bahan ajar ini "iawali "ari penjelasan engenai perkebangan ilu e

ekankanikika, a, sisistste e sasatutuanan, , hukhuku u /e/ewtwton, on, opoperaerasi si (e(ektktoror, , sisistste e gaga!a, !a, kekesesetitibbangangan an "a"ann aplikasin!a "ala ee#ahkan persoalan%persoalan struktur !aitu trus, rangka "an esin. Materi aplikasin!a "ala ee#ahkan persoalan%persoalan struktur !aitu trus, rangka "an esin. Materi  bahan

 bahan ajar ajar ini ini "ibagi "ibagi enja"i enja"i   bab bab !aitu !aitu Bab Bab '. '. en"ahuluan, en"ahuluan, Bab*. Bab*. Siste Siste 1a!a, 1a!a, Bab Bab .. 2esetibangan, Bab . Analisa Struktur "an Bab. 3 1a!a Te"istribusi. Tiap%tiap bab "ibagi enja"i 2esetibangan, Bab . Analisa Struktur "an Bab. 3 1a!a Te"istribusi. Tiap%tiap bab "ibagi enja"i  beberapa sub bab

 beberapa sub bab !ang "isertai #ontoh pen!elesaian soal%soal. Diakhir !ang "isertai #ontoh pen!elesaian soal%soal. Diakhir setiap bab "iberikan soal%soalsetiap bab "iberikan soal%soal

(4)

la

latitihahan n !an!ang g "i"isesertrtai ai "en"engagan n kukun#n#i i jajawawabanbann!n!a. a. 2u2un#n#i i jajawawababan n inini i "i"iharharapapkan kan eebbanantutu ahasiswa !ang berlatih engerjakan soal%soal latihan "ala en#o#okkan hasil perhitungann!a. ahasiswa !ang berlatih engerjakan soal%soal latihan "ala en#o#okkan hasil perhitungann!a. Di

Diakakhihir r bubuku ku ajajar ar inini i "i"iberberikikan an "a"a)t)tar ar bukbuku u teteks ks !a!ang ng eenjnja"a"i i rere)er)erensensi i "a"ari ri bubuku ku ajajar ar inini.i. Mahasiswa "iharapkan epelajari juga buku%buku teks tesebut agar eperoleh peahaan Mahasiswa "iharapkan epelajari juga buku%buku teks tesebut agar eperoleh peahaan !ang lebih baik.

!ang lebih baik.

Mahasiswa !ang enggunakan bahan ajar ini "iharapkan epelajari ateri sesuai urutan Mahasiswa !ang enggunakan bahan ajar ini "iharapkan epelajari ateri sesuai urutan  pen!ajian !ang

 pen!ajian !ang a"a. Materi a"a. Materi tiap%tiap bab tiap%tiap bab saling terkait "engan saling terkait "engan bab%bab sebelun!a. bab%bab sebelun!a. 4leh karena 4leh karena ituitu  peahaan !ang kurang "ala suatu bab akan

 peahaan !ang kurang "ala suatu bab akan enghabat peahaan "ala eelajari bab%babenghabat peahaan "ala eelajari bab%bab  berikutn!a.

 berikutn!a. Dianjurkan Dianjurkan ahasiswa ahasiswa epelajari epelajari #ontoh%#ontoh #ontoh%#ontoh soal soal !ang !ang a"a a"a "an "an selanjutn!aselanjutn!a en#oba engerjakann!a kebali se#ara terpisah. 5ntuk engukur seberapa%jauh peahaan en#oba engerjakann!a kebali se#ara terpisah. 5ntuk engukur seberapa%jauh peahaan ateri !ang telah "ikuasai, ahasiswa "ianjurkan untuk engerjakan soal%soal !ang a"a "isetiap ateri !ang telah "ikuasai, ahasiswa "ianjurkan untuk engerjakan soal%soal !ang a"a "isetiap akhir bab "an soal%soal !ang a"a "i buku%buku !ang ter#antu "i "a)tar pustaka.

akhir bab "an soal%soal !ang a"a "i buku%buku !ang ter#antu "i "a)tar pustaka. en!usu

en!usun n en!a"en!a"ari apabila bahan ari apabila bahan ajar ini ajar ini asiasih h jauh "ari jauh "ari sepusepurna. en!usun enunggurna. en!usun enunggu "an eberikan pengharga

"an eberikan penghargaan an !ang sebesar%b!ang sebesar%besar untuk esar untuk setisetiap ap asukasukan an !ang ebawa perbaikan!ang ebawa perbaikan  bahan ajar ini. Seoga bahan ajar ini "apat eberikan tabahan

 bahan ajar ini. Seoga bahan ajar ini "apat eberikan tabahan an)aat bagi penggunan!a.an)aat bagi penggunan!a. Searang, *0 $ebruari *006 Searang, *0 $ebruari *006 en!usun en!usun Agus Suprihanto Agus Suprihanto 7urusan T

7urusan Teknik Mesin 5ni(ersitas Diponegoreknik Mesin 5ni(ersitas Diponegoroo

(5)

&A'TAR ISI

engantar '

Da)tar isi 

Bab ' en"ahuluan 

Sub%bab '.'. 8ingkup Ilu engetahuan "an 9eka!asa ;ngineering< 

Sub%bab '.*. erkebangan Ilu Mekanika 3

Sub%bab '.. Be"a $orulasi pa"a Mekanika =

Sub%bab '.. Da)tar Istilah pa"a Mekanika 6

Sub%bab '.3. rinsip%risip Dasar Mekanika Ben"a 2aku '0

Sub%bab '.=. 8angkah % 8angkah en!elesaian Soal a"a Mekanika Ben"a 2aku '*

Sub%bab '.>. Siste Satuan '

Bab * Siste%Siste 1a!a *'

Sub%bab *.'. en"ahuluan *'

Sub%bab *.*. Si)at%Si)at 1a!a pa"a Ben"a 2aku **

Sub%bab *.. 9esulante Dari Siste%siste 1a!a *

Bab  2eseibangan ;?uilibriu< >

Sub%bab .'. 2eseibangan >

Sub%bab .*. Diagra Be"a Bebas $ree%Bo"! Diagra< 6

Sub%bab .. Ma#a%a#a Tupuan "an Si)atn!a @

Sub%bab .. 2eseibangan "ala Dua Diensi *

Sub%bab .3. 2eseibangan "ala Tiga Diensi 30

Bab  Struktur 3=

Sub%bab .'. en"ahuluan 3=

Sub%bab .*. Trus 3=

Sub%bab .. 9angka $raes< "an Mesin Ma#hine< >'

Bab3.1a!aTer"istribusi 6'

Sub%bab3.' en"ahuluan 6'

Sub%bab3.* usatMassa 6*

Sub%bab 3. Sentroi" Dari 1aris, 8uas "an olue 6

Sub%bab 3. Ben"a Bentuk 1abungan 63

Sub%bab 3.3 Teorea appus 6@

Sub%bab3.= Balok @0

Sub%bab3.> 2abel $leksibe @3

Sub%bab3.6 Statika $lui"a @>

Ba#aanAnjuran '00

(6)

BAB I

PEN&AH()(AN

Mekanika a"alah ilu $isika !ang epelajari kea"aan status ben"a, baik "ala kea"aan "ia atau bergerak akibat pengaruh ga!a%ga!a !ang bekerja. Ilu ini sangat penting perann!a "ala siste analisis kereka!asaan, "an seringkali orang en!ebut bahwa awal "ari reka!asa a"alah ekanika. Dala riset "an pengebangan !ang o"ernpun ilu ekanika juga asih "iserapkan, isaln!a "ala bi"ang%bi"ang getaran, stabilitas, kekuatan "ari struktur "an esin,  per)oransi engine, aliran )lui"a, esin%esin listrik "an peralatann!a, perilaku olekul, ato "an sub ato. Disaping itu ilu ekanika tergolong iu )isika !ang paling tua "iban"ingkan ilu% ilu )isika !ang lain.

*%* )ingkup Ilmu Pengetahuan dan Reka!asa +Engineering,

2ereka!asaan a"alah suatu akti(itas !ang berhubungan "engan #iptakan "ari siste%siste !ang baru untuk ean)aatkan uat anusia. roses "ari pen#iptaan "apat "itepuh ealui  berbagai #ara, isaln!a riset eran#ang, "an ebangun serta engebangkan.

Dari kaus The 8i(ing Webster ;n#!#lope"i#, ;ngineering "i"e)iniskan sebagai : ”the art of  executing a partial application of scientific knowledge”.

erlu "iketahui bahwa perkebangan suatu teknologi bergantung "ari tiga hal, !aitu : tuntutan jaan, perkebangan ilu pengetahuan, "an perkebangan ilu reka!asa. 7a"i sangatlah  penting untuk engerti perbe"aan antara ilu reka!asa "an ilu pengetahuan.

Ilu pengetahuan ialah sesuatu !ang berkenaan "engan paha !ang terstruktur "an kupulan "ari berbagai )akta, huku, "an prinsip tentang penguasaan )enoena  gejala < ala. Se"angkan ilu reka!asa a"alah sebalikn!a !aitu suatu seni !ang ber"asarkan "ari penerapan  berbagai )akta, huku, "an prinsip untuk en#ipta )enoena tertentu !ang "iinginkan, hal ini "apat

"ilihat pa"a gabar '.'.

7a"i kegiatan "ari ilu pengetahuan "an ilu reka!asa a"alah "ua kegiatan !ang saling berlawanan arah, tetapi hasiln!a saling en"ukung, walaupun #aran!a hapir saa, !aitu "engan #ara anlisis "an sintesis.

(7)

1abar '.'. eranan Ilu engetahuan "an Ilu 9eka!asa.

*%-% Perkem"angan Ilmu Mekanika

Dari sub Bab '.' telah "isebutkan bahwa ekanika erupakan ilu )isika !ang tertua, aka  jelaslah "engan perjalanan waktu ilu ini engalai perkebangan sehingga elahirkan #abang%

#abang ilu !ang baru "ala bi"ang reka!asa.

a"a "asarn!a ilu ekanika "ibagi enja"i tiga kelopok "an pengelopokan ini  ber"asarkan si)at ateri pebangun ben"an!a, !aitu :

1. Mekanika ben"a pa"at (solid body) 2. Mekanika kontinu

3. Mekanika )lui"a gas atau #airan<

Mekanika ben"a pa"at "ibagi enja"i "ua !aitu statika ben"a kaku "iana ben"a "ianggap kaku sepurna rigi"< "an pengaruh ga!a%ga!a luar !ang bekerja pa"a ben"a ti"ak en!ebabkan tibuln!a per#epatan tanslasi atau per#epatan su"ut, ja"i ben"a asih "ala kea"aan "ia kalau awaln!a "ia< atau bergerak translasi "engan ke#epatan konstan kalau awaln!a bergerak<. Tetapi  bila ga!a%ga!a luar !ang bekerja pa"a ben"a en!ebabkan tibuln!a per#epatan translasi atau  per#epatan su"ut aka kea"aan ini "isebut "engan kea"aan "inais, ilun!a "isebut "inaika  ben"a kaku. 7a"i ekanika ben"a pa"at "ibagi enja"i "ua !aitu statika "an "inaikan, se"angkan  pa"a "inaika ben"a kaku bisa "ibagi enja"i "ua #abang ilu !aitu kineatika "an kinetika. 2ineatika a"alah ilu !ang epelajari tentang seluk beluk gerak ben"a ke#epatan "an  per#epatan< tanpa eper"ulikan ga!a%ga!a pen!ebab tibuln!a gerak. Bila ga!a pen!ebab

tibuln!a gerak "iperhatikan aka ilun!a "isebut kinetika.

(8)

erkebangan lanjut "ari ilu "inaika ben"a kaku a"alah ilu ekanika ruang "an ekanika giroskop.

Mekanika kontinu enganggap ben"a sebagai kontinu. Bila peninjauan han!a "itujukan  pa"a salah satu partikel pebangun ben"a aka "isebut ekanika partikel, tetapi bila  peninjauann!a se#ara #urah (bulk) aka "isebut ekanika ben"a !ang u"ah berubah bentuk 

(deformable bodies) !ang bila ilu ini "ikawinkan "engan statika aka enja"i ilmu kekuatan material. A"apun bila "itinjau "ari si)at perubahan bentuk !ang terja"i terha"ap ga!a%ga!a !ang

 bekerja aka "apat "ibagi lagi enja"i "ua, !aitu bila ga!a%ga!a bekerja pa"a ben"a "itia"akan "an  ben"a kebali ke bentuk seula aka topikn!a enja"i elastisitas, sebalikn!a bila bentuk ben"a

ti"ak kebali ke bentuk seula "e)orasi kekal aba"i< aka topikn!a "isebutplastisitas. Topik 

elastisitas han!a "ipakai "ala ran#ang bangun "ari suatu struktur, se"angkan plastisitas ban!ak  "ipakai "ala prses$prses pem"entukan isaln!a proses tepa "an ekstrusi. Bila topik "ari

elastisistas "an "inaika "ikawinkan aka tibullah ilu mekanika getaran.

Mekanika .luida erupakan #abang lanjut "ari ilu ekanika kontinu untuk ben"a !ang

u"ah berubah bentuk, tetapi "isini proses perubahan bentuk !ang terja"i akibat ga!a%ga!a luar   berupa ga!a geser engakibatkan perubahan bentuk !ang kontin!u terus enerus < "an biasa

"isebut "engan aliran. Bila )lui"a "ianggap ti"ak ber(iskos, "an si)atn!a ti"ak berubah terha"ap  perubahan tekanan (inkompresibel) aka "isebut "engan aliran .luida ideal +newtnian,,

sebalikn!a apabila (iskositas "an )aktor kopresibilitas "iperhitungkan aka "isebut "enganaliran .luida nn$Newtnian. Apabila )lui"a !ang "itinjau berwuju" gas, isaln!a u"ara aka topikn!a

"isebutaerme#hani#s, topik ini akan berkebang enja"i h!personi#s bila ke#epatan u"ara !ang

engalir jauh lebih besar "ari ke#epatan rabat gelobang suara pa"a kea"aan tero"inais !ang saa "ala e"iu u"ara. Sebalikn!a bila )lui"a eiliki si)at antara pa"at "an #air aka topik  lanjutn!a berupa /iskelastisitas "an ilu tersebut ban!ak "ikebangkan isaln!a pa"a

 perkebangan "ari teknologi #at, a"apun se#ara khusus biasa "isebut "enganilmu relgi. *%0% Beda 'rmulasi Pada Mekanika

Ilu ekanika telah "ikebangkan oleh berbagai iluwan ulai "ari Ar#hii"es *6>   *'* SM< sapai Albert ;instein '6>6%'@33<. eisahan "ari perkebangan sejarah terha"ap ekanika engakibatkan pengklasi)ikasian "ala ekanika. Cal ini "isebabkan oleh perbe"aan aksioa an prinsip !ang "ipakai, sehingga ekanika "iklasi)ikasikan enja"i tiga, !aitu :

(9)

'. Mekanika klasik 

*. Mekanika kuantu atau ekanika gelobang . Mekanika relat(itas

Mekanika klasik bertupu pa"a lan"asan !ang "iletakkan oleh 1alilleo, 2epler, /ewton "an ;uler. Cuku gerak linear oleh /ewton "an Cuku gerak angular oleh ;uler telah "ipahai "an teruji "engan baik, tetapi ke"ua huku tersebut han!a berlaku untuk perilaku "inais "ari ben"a%  ben"a !ang u"ah "iaati. 8an"asan lain "ari ekanika klasik juga "itetapkan oleh 8agrange !ang  populer "engan sebutkan persaaan 8agrange "an oleh Cailton !ang sering "isebut persaaan kanonik. 2eu"ian, prinsip least a#tion !ang ber"asarkan konsep (ariational "iusulkan sebagai  prinsip tungga untuk enguasai perilaku "ari ben"a%ben"a "ala berbagai kea"aan.

ola keberlakuan "ari ekanika klasik ti"ak berlaku lagi bila ben"a bergerak "engan ke#epatan en"ekati ke#epatan #aha!a "an bila ukuran partikel en"ekati ukuran ato. Cal inilah !ang en!ebabkan isteri pa"a struktur ato "an ben"a%ben"a !ang berke#epatan tinggi sebelu  prinsip ekanika kuantu "an ekanika relati(itas "ikeukakan. Mekanika relati(itas "ilan"asi konsep baru "ari ruang, waktu, assa "an energi, serta kerangka a#uan. Topik%topik lanjut "ala  bi"ang ekanika "isajikan pa"a gabar '.* berikut "an reji%reji pa"a ilu ekanika

"itunjukkan pa"a gabar '... Aliran )lui"a non%/ewtonian C!personi#s ke#epatan "iatas

ke#epatan suara<

iskoelastisitas (is#oelasti#it!<

1etaran ibrations< ;lastisitas ;lasti#it!<

lastisitas plasti#it!<

Mekanika 9uang Spa#e Me#hani#s< Mekanika 1iroskop

1!roe#ani#s<

T4I2 8A/75TA/ DA8AM M;2A/I2A

Aliran )lui"a /ewtonian i"eal< : non is#ous, inkopresibel

Aliran )lui"a (iskos Aliran )lui"a kopresibel

Aeroe#hani#s is#oelasti# )lui"s

Mekanika ben"a !ang u"ah  berubah bentuk ilu kekuatan

aterial< Mekanika partikel

Dinaika ben"a kaku kineatika&kinetika<

Statika ben"a kaku

M;2A/I2A $85IDA M;2A/I2A 24/TI/5M M;2A/I2A B;/DA ADAT

8A/DASA/ M;2A/I2A T;9AA/ A2SI4MA, C525M,9I/SI

1abar '.* erkebangan Ilu Mekanika Daa Ilu 9eka!asa.

(10)

erlu "iingat bahwa kegunaan "ari ekanika klasik sapai saat ini asih utlak "iperlukan "ala bi"ang reka!asa, karena itu utlah ilu ini harus "ikuasai "engan baik "an benar.

1abar '. 9egi "ari Ilu Mekanika

*%1% &a.tar Istilah Pada Mekanika A% Prinsip &asar Mekanika

9uang : Daerah !ang "apat "iperluas ke segala arah. osisi "ala ruang "apat "in!atakan "ala siste re)erensi linear atau siste re)ensi angular.

Waktu : 5kuran "ari segala keja"ian%keja"ian !ang saling berurutan.

1a!a : Aksi "ari suatu ben"a ke ben"a !ang lain, atau suatu aksi !ang #en"erung engubah kea"aan "ia "ari suatu ben"a !ang "ikenain!a.

Materi : at !ang enepati ruang.

Inersia : Si)at atau perilaku "ari ateri !ang en!ebabkan tahanan atau habatan terha"ap  perubahan gerak.

Massa : 5kuran kuantitati) "ari inersia.

Ben"a : Materi !ang "ibatasi oleh suatu perukaan !ang tertutup. Ben"a "ala ekanika "apat "ii"ealisasikan sebagai berikut :

(11)

'. artikel : Bila "iensi atau ukuran "ari ben"a "iabaikan , ja"i "ianggap sebagai titik   berassa.

*. Siste partikel : Bila "ua ben"a atau lebih "ipresentasikan "ala bentuk partikel%partikel, ja"i "ianggap sebagai gabungan "ari titik%titik !ang berassa, gabungann!a "apat ebentuk gabungan !ang rigi"+kaku atau gabungan !ang u"ah berubah  bentuk.

. 2ontinu : Bila si)at ikroskopik "ari ateri ti"ak "iperhatikan "an perilaku si)at< "ari Eat "i"e)inisikan sebagai perilaku #urah (bulk) !ang ter"istribusi kontin!u. . Ben"a kaku : Bila "iensi "ari ben"a, baik linear "an angular ti"ak berubah selaa

 pengaatan berlangsung. Atau ben"a "ianggap kaku bila perubahan bentuk  relati) antara bagian%bagian !ang "ianalisa "apat "iabaikan selaa  pengaatan.

3. Ben"a Mu"ah Berubah Bentuk (Deformable odies) : Bila "iensi "ari ben"a, baik linear "an angular berubah selaa pengaatan perubahan bentuk karena suatu ga!a !ang bekerja, si)atn!a "apat seentara elastis<, kekal plastis<, sesaat, "an bisa juga kontin!u aliran<.

=. $lui"a : Suatu Eat !ang berubah bentuk se#ara kontin!u karena pengaru tegangan geser, walaupun ke#il. erubahan bentuk !ang kontin!u "isebut aliran. Bila teganan geser ti"ak a"a aka )lui"a "apat "iperlakukan sebagai ben"a kaku "ala gerak.

>. a"at : Suatu Eat !ang eiliki si)at bentuk "an (oluen!a tertentu.

 Diagram enda ebas a"alah penggabaran "ari suatu ben"a !ang "iisolasi "engan engikutsertakan seua ga!a luar ga!a aksi aupun reaksi< !ang bekerja pa"an!a.

!kalar  a"alah suatu kuantitas !ang han!a eiliki besar, tanpa pun!a arah, isaln!a: assa , waktu, (olue, laju (speed)" "an energi.

#ektor  a"alah suatu kuantitas !ang eiliki besar "an arah. Misaln!a: ga!a , oen, kopel, ke#epatan ($elocity)" per#epatan "an oentu.

#ektor bebas a"alah (ektor !ang "apat "ipresentasikan "ala ruang "ianapun bera"a "engan besar  "an arah !ang tetap, tanpa eperhatikan titik tangkap "an garis kerja (ektorn!a.

(12)

#ektor geser  a"alah (ektor !ang harus "ipresentasikan pa"a garis kerjan!a "engan arah "an besar  !ang tetap, tanpa eperhatikan letak titik tangkapn!a. Misaln!a : ga!a !ang bekerja pa"a ben"a kaku, torsi pa"a ben"a kaku "iana seuan!a han!a eberikan pengaruh luar saja lihat prinsip transisibitias<.

#ektor tetap a"alah (ektor !ang harus "ipresentasikan pa"a titik tangkapn!a "engan arah "an  besar !ang tetap. Misaln!a ga!a atau oen, torsi pa"a ben"a !ang u"ah berubah bentuk, "iana

(ektor !ang bekerja eberikan pengaruh "ala lihat pa"a ilu kekuatan aterial<.

*%2% Prinsip$Prisip &asar Mekanika Benda Kaku

Dala ekanika ben"a kaku a"a ena prinsip "asar !ang "apat elan"asi "ala proses  pee#ahan asalah , !aitu :

'. Cuku aralellogra atau 7ajaran 1enjang : !aitu resultan ga!a%ga!a luar !ang bekerja pa"a  ben"a erupakan julah (ektor !ang engikuti prinsip jajaran genjang lihat 1abar '.<

1abar '. 4perasi enjulahan ektor 

*. rinsip Transibilitas : !aitu ga!a%ga!a !ang bekerja pa"a ben"a kaku "apat "ipin"ahkan titik  tangkapn!a "engan besar "an arah !ang saa sepanjang garis kerjan!a, tanpa berpengaruuh terha"ap kea"aan ben"a seula. lihat gabar '.3<.

(13)

1abar '.3 rinsip Transibilitas

. Cuku /ewton I : 7ika resultante ga!a !ang bekerja pa"a partikel F 0, partikel akan "ia jika awaln!a "ia<, atau akan bergerak lurus "engan ke#epatan konstan jika awaln!a bergerak<. Cuku inilah !ang elan"asimekanika statika.

. Cuku /ewton II : jika resultante ga!a !ang bekerja pa"a partikel G 0, aka partikel akan engalai per#epatan !ang searah "an seban"ing "engan resultante ga!an!a. Cuku ini !ang en"asari "ala persaaanmekanika dinamika.

3. Cuku /ewton III : ga!a%ga!a aksi "an reaksi antara ben"a%ben"a !ang berkontak akan saa  besar, segaris kerja "an berlawanan arah. Cuku ini erupakan "asar bagi kita untuk 

eahai tentangknsep ga!a.

=. Cuku 1ra(itasi /ewton : bila "ua partikel asing%asing berassa M "an , ke"uan!a terpisah sejauh r, aka akan tibul ga!a tarik enarik !ang arahn!a saling berlawanan, segaris kerja "an saa besar, "iana besarn!a berban"ing lurus terha"ap perkalian antar assa, "an  berban"ing terbalik terha"ap kua"ara jarakn!a. Cuku inilah !ang enjabarkan tentang"erat

"enda.

"iana : 1 F konstanta gra(itasi $ F ga!a tarik enarik 

'' * . . r  m  %  &  ' 

(14)

1abar '.= 1a!a 1ra(itasi /ewton

*%3% )angkah $ )angkah Pen!elesaian Sal Pada Mekanika Benda Kaku

Supa!a ti"ak terja"i keka#auan "ala pee#ahan soal pa"a ekanika ben"a kaku, aka sebaikn!a "iperhatikan langkah  langkah berikut ini :

'. ersoalan !ang a"a harus "in!atakan "engan jelas "an teliti, terutaa pa"a saat pengabilan asusi anggapan<.

*. Solusi harus berpijak pa"a ena prinsip "asar ekanika atau teorea  teorea !ang "iturunkan "ari keena prinsip "asar ekanika  lihat sub bab '.3<.

. Buatlah o"el  o"el )isik "ari persoalan !ang a"a, isal ebuat "iagra ben"a bebas "ari siste !ang enja"i pusat perhatian kita.

. Susun persaaan ateatik "ari o"el )isik !ang a"a ber"asarkan point * "an point  <.

3. eriksa apakah julah persaaan ateatik !ang terse"ia su"ah en#ukupi "engan julah (ariabel !ang "i#ari, apabila belu en#ukupi bangunlah persaaan ateatik !ang baru "an  persaaan tersebut harus berpangkal "ari huku%huku )isika !ang a"a hubungann!a "engan asusi "ala persoalan kita. ersoalan akan engalai jalan buntu bila asusi !ang "iabil ti"ak tepat. Bila julah persaaan ateatikan!a lebih besar "ari julah (ariabel !ang "i#ari, aka persoalan akan terjawab bila "iberi s!arat batas, "iana julah s!arat batasn!a harus saa "engan selisih antara julah persaaan ateatik !ang terse"ia terha"ap julah (ariabel !ang "i#ari.

ontoh Soal '.' :

Tentukanla reaksi ga!a noral ga!a !ang tegak lurus terha"ap perukaan kontak < antara lantai "an blok H

7awab : ben"a "ia "ala arah !, $! F 0

Dari DBB "iagra ben"a bebas < $! F 0  / W F 0, / F W

(15)

1abar '.> ontoh soal '.'

*%4% Sistem Satuan

Ilu ekanika ban!ak elibatkan epat besaran "asar, !aitu panjang, assa, ga!a, "an waktu. Satuan !ang "igunakan untuk engukur besaran tersebut ti"ak "apat "ipilih se#ara bebas karena seuan!a harus taat asas konsisten< "engan huku /ewton II  $ F .a < . Siste satuan !ang a"a pa"a saat ini a"a beberapa, "iantaran!a siste satuan Inggris atau 5.S. ustoar!, "an siste Metrik SI<.

Tabel '. Siste Satuan

Besaran Diensi

Sibol

Satuan SI Satuan Inggris

Satuan Sibol Satuan Sibol

Massa anjang Waktu 1a!a M 8 T $ kilogra eter  "etik  newton kg  s  / slug )oot se#on"  poun" %% )t se# lb

Satuan SI : Siste Satuan Internasional, "isingkat SI "ari bahasa eran#is, !!*%*   +*,+--+/ D0+*! <, telah "iteria "iseluruh "unia "an erupakan (ersi terbaru "ari

siste etrik.

Ber"asarkan perjanjian internasional satuan SI akan enggantikan siste%siste satuan !ang lain. a"a tabel ' "ala SI satuan assa "ala kilogra kg<, panjang "ala eter <, "an waktu

(16)

"ala "etiks< "ipilih sebagai satuan "asar, "an ga!a "ala /ewton /< "iturunkan "ari ketiga "ala "etiks< "ipilih sebagai satuan "asar, "an ga!a "ala /ewton /< "iturunkan "ari ketiga satuan sebelun!a. 7a"i, ga!a /< F assa kg< J per#epatan +s

satuan sebelun!a. 7a"i, ga!a /< F assa kg< J per#epatan +s**< atau< atau

 / F kg. +s  / F kg. +s**

Sehingga kita tahu bahwa ' newton a"alah ga!a !ang "iperlukan untuk eberikan per#epatan Sehingga kita tahu bahwa ' newton a"alah ga!a !ang "iperlukan untuk eberikan per#epatan sebesar ' +s

sebesar ' +s** pa"a assa ' kg. Dari per#obaan gra(itasi "iana berat W< "an g a"alah per#epatan pa"a assa ' kg. Dari per#obaan gra(itasi "iana berat W< "an g a"alah per#epatan

akibat gra(itasi,

akibat gra(itasi, aka ber"asarkan huku aka ber"asarkan huku /ewton II /ewton II $ F $ F .a<,.a<, W /< F  kg< J g +s

W /< F  kg< J g +s**<<

Satuan Inggris : Siste Satuan Inggris, juga "isebut siste )oot%poun"%se#on" $S<, siste Satuan Inggris : Siste Satuan Inggris, juga "isebut siste )oot%poun"%se#on" $S<, siste ini su"ah laEi "ipakai "ala berbagai urusan "an in"ustri "i negara%negara !ang berbahasa Inggris. ini su"ah laEi "ipakai "ala berbagai urusan "an in"ustri "i negara%negara !ang berbahasa Inggris. Walaupun siste ini akan "igantikan "engan satuan SI, naun bukan berarti bahwa siste $S Walaupun siste ini akan "igantikan "engan satuan SI, naun bukan berarti bahwa siste $S ti"ak "igunakan lagi "ala bi"ang reaka!asa, karena itu para reka!asawan harus apu bekerja ti"ak "igunakan lagi "ala bi"ang reaka!asa, karena itu para reka!asawan harus apu bekerja "engan ke"ua siste satuan tersebut. Seperti pa"a tabel ' satuan panjang "ala )eet )t<, waktu "engan ke"ua siste satuan tersebut. Seperti pa"a tabel ' satuan panjang "ala )eet )t<, waktu "ala se#on" se#<, "an ga!a "ala poun" lb< seuan!a "ipilih sebagai satuan "asar, "an assa "ala se#on" se#<, "an ga!a "ala poun" lb< seuan!a "ipilih sebagai satuan "asar, "an assa "ala slug a"alah "iturunkan "ari huku /ewton II. 7a"i ga!a lb< F assa slug< J per#epatan "ala slug a"alah "iturunkan "ari huku /ewton II. 7a"i ga!a lb< F assa slug< J per#epatan )t+se#

)t+se#**<, atau<, atau

Slug F lb%se# Slug F lb%se#**+)t+)t

ern!ataan tersebut eberikan arti bahwa ' slug a"alah assa !ang engalai per#epatan ern!ataan tersebut eberikan arti bahwa ' slug a"alah assa !ang engalai per#epatan sebesar ' )t+se#

sebesar ' )t+se#** bila bekerja ga!a ' lb. Dari per#obaan gra(itasi "iana berat W< a"alah ga!a bila bekerja ga!a ' lb. Dari per#obaan gra(itasi "iana berat W< a"alah ga!a

gra(itasi "an g a"alah per#epatan gra(itasi. gra(itasi "an g a"alah per#epatan gra(itasi.

<< se# se# ++ :: << :: << :: * *   ft    ft   g   g  lb lb 2  2   slug   slug  m m  Da

Dalala  sasatutuan an aaererikika a popoun" un" jujuga ga "i"ipapakakai i sesebabagagai i sasatutuan an "ar"ari i aassssa a teterurutataa a bibilala en!at

en!atakan properti panas akan properti panas "ari #airan, "an "ari #airan, "an gas. Bila satuan ga!a gas. Bila satuan ga!a "an assa perlu "an assa perlu "ibe"a"ibe"akan akakan aka satuan ga!a "itulis lb) "an satuan assa lb. Satuan ga!a !ang lain "ala siste satuan Aerika satuan ga!a "itulis lb) "an satuan assa lb. Satuan ga!a !ang lain "ala siste satuan Aerika isaln!a kilopoun" kip< !ang saa "engan '000 lb, "an ton !ang saa "engan *000 lb.

isaln!a kilopoun" kip< !ang saa "engan '000 lb, "an ton !ang saa "engan *000 lb.

Siste Satuan Internasional SI< "iistilahkan sebagai siste absolut karena pengukuran "ari Siste Satuan Internasional SI< "iistilahkan sebagai siste absolut karena pengukuran "ari  besaran "asar baku< "ala hal ini a"alah assa !ang ti"ak bergantung "ari sekelilingn!a.

 besaran "asar baku< "ala hal ini a"alah assa !ang ti"ak bergantung "ari sekelilingn!a.

Sebalikn!a siste Aerika $S< "iistilahkan sebagai siste gra(itasi karena pengukuran besaran Sebalikn!a siste Aerika $S< "iistilahkan sebagai siste gra(itasi karena pengukuran besaran  bakun!a "

 bakun!a "ala hal ala hal ini a"alah ini a"alah ga!a !ang ga!a !ang "i"e)inisikan sebagai "i"e)inisikan sebagai tarikan gra(itasi tarikan gra(itasi berat< berat< !ang berak!ang beraksisi  pa"a assa

 pa"a assa stan"ar pa"a stan"ar pa"a kea"aan tertentu kea"aan tertentu perukaan perukaan laut "engan laut "engan garis lintang 3garis lintang 3oo<. oun" stan"ar <. oun" stan"ar 

' '

(17)

a"alah ga!a !ang "iperlukan untuk eper#epat satu%poun" assa "engan per#epatan sebesar  a"alah ga!a !ang "iperlukan untuk eper#epat satu%poun" assa "engan per#epatan sebesar  *,'>0 )t+se#

*,'>0 )t+se#**..

Dala satuan SI kilogra "igunakan tersen"iri sebagai satuan assa, ti"ak pernah sebagai Dala satuan SI kilogra "igunakan tersen"iri sebagai satuan assa, ti"ak pernah sebagai ga!a. erlu "itekankan bahwa "ala siste M2S gra(itasi eter, kilogra, "etik < !ang biasa ga!a. erlu "itekankan bahwa "ala siste M2S gra(itasi eter, kilogra, "etik < !ang biasa "igunakan "i negara%negara !ang ti"ak berbahasa Inggris, kilogra seperti poun", "iana ke"ua% "igunakan "i negara%negara !ang ti"ak berbahasa Inggris, kilogra seperti poun", "iana ke"ua% "uan!a telah "igunakan sebagai satuan ga!a "an sebagai satuan assa.

"uan!a telah "igunakan sebagai satuan ga!a "an sebagai satuan assa.

Stan"ar rier untuk pengukuran "ari assa, panjang, "an waktu telah "itetapkan oleh Stan"ar rier untuk pengukuran "ari assa, panjang, "an waktu telah "itetapkan oleh  perjanjian

 perjanjian internasional internasional sebagai sebagai berikut berikut : : Massa Massa satu satu kilogra kilogra "i"e)inisikan "i"e)inisikan sebagai sebagai assa assa "ari"ari su

suatatu u sisililin"n"er er plplatatinina%ia%iriri"i"iu u !an!ang g "i"isisippan an pa"pa"aa 5Int5Internaernatintinal al BurBureau eau . . 66eigheights ts andand Measures7

Measures7 "ekat aris, eran#is. Salinan +tiruan !ang akurat "ari silin"er tersebut "isipan pa"a "ekat aris, eran#is. Salinan +tiruan !ang akurat "ari silin"er tersebut "isipan pa"a

Biro Stan"ar /asional "i negara%negara !ang su"ah enganut siste SI, sebagai stan"ar assa bagi Biro Stan"ar /asional "i negara%negara !ang su"ah enganut siste SI, sebagai stan"ar assa bagi negara penganutn!a "ala hal ini terasuk In"onesia<.

negara penganutn!a "ala hal ini terasuk In"onesia<.

anjang satu eter awaln!a "i"e)inikan sebagai seper sepuluh juta "ari jarak kutub ke anjang satu eter awaln!a "i"e)inikan sebagai seper sepuluh juta "ari jarak kutub ke ekuato

ekuator r sepanjsepanjang ang garis eri"ian !ang garis eri"ian !ang elalelalui ui arisaris, , keu"ikeu"ian an "i"e)i"i"e)inisinisikan kan sebagai panjang "arisebagai panjang "ari suatu batang patina%iri"i

suatu batang patina%iri"iu u !ang "isipan pa"a !ang "isipan pa"a KInternKInternationational al Bureau o) Bureau o) WWeighteights s an" an" MeasurMeasuresL.esL. Stan"ar ini juga engalai kesulitan "ala pebuatan tiruann!a, terutaa asalah ketepatan, Stan"ar ini juga engalai kesulitan "ala pebuatan tiruann!a, terutaa asalah ketepatan, ketelitian, "an pengkalibrasiann!a. 5ntuk enghin"ari persoalan tersebut saat ini "i"e)inisikan ketelitian, "an pengkalibrasiann!a. 5ntuk enghin"ari persoalan tersebut saat ini "i"e)inisikan sebagai '.=30.>=,> kali panjang gelobang "ari suatu ra"iasi ato 2ripton%6=. erban"ingan sebagai '.=30.>=,> kali panjang gelobang "ari suatu ra"iasi ato 2ripton%6=. erban"ingan antara siste SI "an 5S untuk berat "an panjang "iilustrasikan pa"a gabar '.>.

antara siste SI "an 5S untuk berat "an panjang "iilustrasikan pa"a gabar '.>.

Waktu satu "etik ulan!a "i"e)inisikan sebagai )raksi '+6=.00 "ari suatu hari. 2arena Waktu satu "etik ulan!a "i"e)inisikan sebagai )raksi '+6=.00 "ari suatu hari. 2arena keti"akteraturan "ala rotasi bui aka "e)inisi tersebut enibulkan kesulitan, sehingga sulit keti"akteraturan "ala rotasi bui aka "e)inisi tersebut enibulkan kesulitan, sehingga sulit  juga "

 juga "ala enetapkan ala enetapkan stan"ar stan"ar tiruann!a. tiruann!a. Sekarang Sekarang satu "etik satu "etik "i"e)inisikan sebagai "i"e)inisikan sebagai @.'@*.='.>>0@.'@*.='.>>0 kali perio"e "ari ra"iasi suatu ato esiu%'.

kali perio"e "ari ra"iasi suatu ato esiu%'.

'3 '3

(18)

1abar '.> ontoh erban"ingan Siste Satuan 1abar '.> ontoh erban"ingan Siste Satuan

SI "an 5S untuk 1a!a, Massa , "an anjang SI "an 5S untuk 1a!a, Massa , "an anjang

Dari uraian "i atas aka untuk persoalan%persoalan bi"ang reka!asa, "an untuk tujuan kita Dari uraian "i atas aka untuk persoalan%persoalan bi"ang reka!asa, "an untuk tujuan kita "ala epelajari ilu ekanika, ketelitian "ari stan"ar%stan"ar tersebut benar%benar elebihi "ari "ala epelajari ilu ekanika, ketelitian "ari stan"ar%stan"ar tersebut benar%benar elebihi "ari keperluan kita.

keperluan kita.

Carga stan"ar untuk per#epatan gra(itasi g pa"a perukaan laut pa"a garis lintang 3

Carga stan"ar untuk per#epatan gra(itasi g pa"a perukaan laut pa"a garis lintang 3oo. a"a. a"a

"ua siste SI "an 5S< hargan!a a"alah : "ua siste SI "an 5S< hargan!a a"alah :

SSaattuuaan n SSII g g F F @@,,6600====3 3 ++ss**

SSaattuuaan n 55SS g g F F **,,''>>0 0 ))tt++ssee##**

Dala praktekn!a harga%harga tersebut "i"ekati "engan harga @,6' +s

Dala praktekn!a harga%harga tersebut "i"ekati "engan harga @,6' +s** "an  "an *,* )t+se#*,* )t+se#**, "an , "an hargaharga

tersebut biasan!a "ala bi"ang reka!asa su"ah "ianggap #ukup teliti. tersebut biasan!a "ala bi"ang reka!asa su"ah "ianggap #ukup teliti.

ontoh Soal '.* : ontoh Soal '.* :

'= '=

(19)

Berapa newton berat "ari *00 lb  ee#ahan asalah :

Tiap ' lb setara ,6* /, ja"i *00 lb F *00 lb J ,6* /+lb, sehingga berat W F 6@0 /.

ontoh Soal '. :

Citunglah kerja !ang "iperlukan untuk engangkat '000 kg satelit "ari perukaan bui ke suatu orbit !ang jarakn!a "ari perukaan bui '00 il aturan Aerika< "an ke#epatan saat asuk ke orbit '>300 il+ja. Bila engine !ang "ipakai ber"a!a 0 hp berapa laa waktu !ang "iperlukan untuk en#apai orbit tersebut  Sean"ain!a engine tersebut "igantikan "engan a##u obil !ang kapasitasn!a =00 Wh, berapakan julah a##u !ang "ibutuhkan 

ee#ahan asalah :

erhatikan bahwa siste satuan !ang "iberikan pa"a soal a"alah #apuran antara siste SI "an 5S, agar "ala perhitungan ti"ak terja"i kesalahan aka siste satuann!a harus kita seragakan "ahulu, isal kita pilih "engan siste SI.

2erja !ang "ibutuhkan

  'dx  m#d#  2 

$F 1 M +J* , "iana :

$F ga!a tarik gra(itasi /< MF assa Bui F 3,@>='0*<

MF assa satelitF '000 2g

1F konstanta gra(itasi uni(ersal F =,=> '0%''< +kg.s*<

F ke#epatan satelit

NF jarak antara pusat bui terha"ap pusat satelit 9bF jari%jari bui F =>''0<  , 9s F 9b O h W F 1 M 

#   ,  , #d#  m dx  x  s b 0 ' W F 1 M  P '+9  b<  '+9 s<Q O *+* F '000 R =,=> '0%''<J3,@>='0*<P'+=>''0< '+>,@60'0=<QO 0,3J>6*,0<* F ,** '0'0< 7

waktu !ang "iperlukan untuk enghasilkan kerja: '>

(20)

T F kerja + "a!a

F ,** '0'0<+0 J >,3>0J'0*<

F '@*03>,> s F 3=,> ja

7ulah a##u !ang bisa enggantikan engine : F kerja total + kapasitas a##u

F ,** '0'0<+=00J=00<

F *0 0'0 a##u ontoh Soal '. :

7ika sebuah pesawat ruang angkasa se"ang bera"a "i sebuah titik, !ang ana titik tersebut terletak pa"a garis !ang elalui titik pusat atahari "an bui, "iana ga!a tarik gra(itasi "ari  bui aupun "ari atahari terha"ap pesawat saling enghilangkan. Citunglah jarak h "ari titik 

tersebut terha"ap perukaan bui. erban"ingan antara assa atahari terha"ap assa bui 000, jarak antara atahari terha"ap bui '@,='0=< k, jari%jari atahari "an bui =,@=

'03< k "an =>' k.

ee#ahan Masalah :

$' F 1  b p+r *' ... '<

$* F 1  p+r ** ... '<

2arena ga!a tarik tersebut saling enghilangkan aka $' F $*

Sehingga "iperoleh bentuk persaaan

 b+  p F r **+ r *' ... <

"iana :

$' F ga!a tarik gra(itasi "ari bui terha"ap pesawat

$* F ga!a tarik gra(itasi "ari atahari terha"ap pesawat

 p F assa pesawat ruang angkasa

(21)

 b F assa bui

 F assa atahari

r ' F jarak "ari pusat bui ke pesawat F r  bO h

r * F jarak "ari pusat atahari ke pesawat F 9 % r '

"engan eo"i)ikasi persaaan < "iperoleh +  p F 9 % r ' <*+ r *' *@@@ r * ' O *@@,* '0=< r '  **60,'= '0'*<F 0 r 'F *36>@= k  ja"i h F r '  r  b F *3* *3 k. ontoh Soal '.3 :

Diketahui sebuah ga!a $ !ang "itulis "ala bentuk (ektor $, "iana $ F  *i O =j O k< /. Tentukan besarn!a ga!a $, keu"ian hitunglah su"ut !ang terja"i antara (ektor $ terha"ap arah N, , "an .

ee#ahan Masalah :

$ F ** O =* O *< Uss

$ F > /

VJ F ar# #os *+>< F >,o

V! F ar# #os =+>< F ',0o

VE F ar# #os +>< F =,o

(22)

S4A8%S4A8 8ATICA/

' . Sebuah ben"a "engan berat 000 ton pa"a perukaan laut "engan garis lintang 3o. Tentukan

assa ben"a tersebut "ala satuan SI "an 5.S.

*. Citunglah berat Wren#h "ari sebuah ben"a !ang terletak pa"a pun#ak gunung Seeru ketinggian ===  "i atas perukaan laut <, bila ben"a berassa '00 kg. 1unakan ga!a F @,60==3 +s* pa"a perukaan laut.

. Sebuah lokooti) "iesel pa"a ro"an!a enghasilkan "a!a *000 hp, bila lokooti) tersebut  bergerak "engan ke#epatan =0 k+ja, hitunglah ga!a tarik pa"a perangkai lok tersebut.

Bila ga!a tarik !ang "iperlukan untuk enarik sebuah gerbong sebesar *00 /, berapa gerbong !ang bisa "itarik oleh lok tersebut.

. erkirakan energi kinetik pa"a seorang !ang se"ang berlari "engan ke#epatan '0 il+ja "ala satuan 7,Btu, "an e.

erhitungan "isesuaikan "engan assa ba"an an"a. ' e F',=0* '0%'@< 7.

3. '00%ega ton hi"rogen elepaskan energi sebesar '0'6 7.

Ban"ingkan le"akan tersebut "engan energi kinetik !ang "iiliki sebuah steroi"  "ari besi < !ang ber"iaeter '0 k se"ang en"ekati bui "engan ke#epatan 30000 k +ja. 9apat assa  besi F 30 lb+)t*.

=. Sebuah ro"a !ang berjari%jari '=,0 in. Mengalai slip "i atas perukaan jalan !ang koe)isien gesekn!a 0, . a"a saat slip ro"a ti"ak enggerakkan ken"araan. 2alau ro"a pa"a saat itu  berputar '*0 rp putaran tiap enit <, berapa 7oule panas !ang "itibulkan selaa ' enit.

Beban !ang "iteria ro"a 0,3 ton.

(23)

BAB

-SISTEM 8 -SISTEM GA9A

-%*% Pendahuluan

Siste ialah suatu !ang enja"i pusat perhatian kita "ala pengkajian suatu asalah, ja"i siste % siste ga!a !ang enja"i pusat perhatian kita a"alah ga!a. 1a!a telah "i"e)inisikan sebagai aksi "ari satu ben"a pa"a ben"a !ang lain.

Marilah kita tinjau suatu siste ga!a !ang ter"iri "ari tali, bra#ket, "an baut lihat gabar  *.'<. 1a!a tarik !ang bekerja pa"a kabel terha"ap bra#ket "apat "igabarkan seperti pa"a gabar  *.'.b !aitu "engan (ektor ga!a . engaruh "ari aksi ini akan bergantung pa"a besarn!a , su"ut V , "an lokasi titik tangkap A. erubahan salah satu "ari tiga spesi)ikasi !ang a"a akan berubah  pengaruhn!a pa"a bra#ket tersebut . 7a"i untuk epresentasikan ga!a "iperlukan tiga spesi)ikasi,

!aitu : besar , arah, "an titik tangkap.

1abar *.' Sisti ga!a

1a!a "itibukan elalui "ua #ara !ang berbe"a !aitu elalui kontak ekanis se#ara langsung atau elalui aksi "ari jauh, isaln!a ga!a akibat e"an listrik, ga!a tarik bui gra(itasi<. 1a!a%ga!a sebenarn!a !ang lain a"alah tibul karena kontak phisik se#ara langsung.

Aksi "ari suatu ga!a pa"a ben"a "apat "ipisahkan enja"i "ua pengaruh luar "an "ala. 5ntuk 1abar *.' pengaruh luar  terha"ap bra#ket a"alah ga!a%ga!a reaksi !ang bekerja ke  bra#ket akibat aksi "ari baut "an pon"asi !ang enahan ga!a . 7a"i ga!a luar !ang bekerja pa"a

*' a<

b<

(24)

 ben"a "apat "ibe"akan enja"i "ua jenis, ga!a kerja aksi< "an ga!a hasil reaksi<. engaruh "ala  terha"ap bra#ket engakibatkan gerakan%gerakan "ala "an "istribusi ga!a elalui aterial  pebangun bra#ket. Cubungan ga!a%ga!a "ala "an gerakan%gerakan "ala !ang elibatkan si)at aterial "ari ben"a erupakan #abang ilu tersen"iri "ala ekanika, !aitu ilu kekuatan aterial , elastisitas, "an plastisitas.

Dala pengkajian ekanika ben"a kaku "iana perhatian han!a "itujukan pa"a pengaruh netto "ari ga!a%ga!a luar saja, aka "ari pengalaan enunjukkan bahwa ti"aklah perlu ebatasi aksi "ari ga!a !ang bekerja han!a pa"a titik tangkapn!a saja. 7a"i ga!a  !ang bekerja pa"a bra#ket 1abar *.'.#< akan saa pengaruhn!a bila  terletak "i A atau "i B asalkan asih terletak pa"a garis kerja (ektor . rinsip ini "ikenal "engan prinsip transmibilitas, akibatn!a ga!a !ang bekerja  pa"a ben"a kaku "apat "iperlakukan sebagai $ektor geser .

-%-% Si.at 8 Si.at Ga!a pada Benda Kaku -%-%*% Pen:umlahan

Bila a"a "ua buah ga!a $' "an $* !ang sebi"ang aka penjulahann!a engikuti huku

 jajaran genjang, "iana garis kerja "ari hasil penjulahan "ua ga!a harus elalui titik sekutu "ari garis kerja (ektor $' "an $*. Apabila ga!a $' "an $* garis kerjan!a sejajar aka agar "iperoleh titik 

sekutu "ari "ua (ektro tersebut, asing  asing (ektor $' "an $*< harus "itabahkan ga!a seu

!ang saa besar segaris kerja "an berlawanan arah. Dan perlu "iingat jangan enjulahkan "ua (ektor "ari ujungn!a, ulailah penjulahan "ari pangkaln!a lihat 1abar *.*."< karena hasil  penjulahann!a ti"ak akan elalui titik sekutu (ektor $' "an $*.

1abar *.* ontoh%#ontoh enjualah 1a!a Dala Bi"ang. **

(25)

1abar *. ontoh%#ontoh enjualah 1a!a Dala Bi"ang.

-%-%-% Penguraian Ga!a +Reslutin,

1a!a 9 pa"a gabar *..a "apat "iuraikan "ala arah 0  ' !aitu koponen $' "an arah 0  

* koponen $*, a"apun orientasi !ang "ipakai a"alah sebarang tergantung keperluan "ari kita. 7ika

koponen%koponen ga!a saling tegak lurus aka berlaku Cuku hitagoras lihat gabar *..b, #, "<. Aksi "ari sebuah ga!a "an koponen%koponenn!a pa"a titik tangkapn!a "apat juga "in!atakan seperti pa"a gabar *..".

1abar *. ontoh  ontoh enguraian 1a!a

(26)

erlu "iingat apabila suatu ga!a telah "iuraikan, aka ga!a luar !ang beraksi pa"a ben"a a"alah ga!a  ga!a koponenn!a saja. Se"angkan ga!a resultann!a su"ah ti"ak "iperhitungkan lagi.

Suatu ga!a "ala ruang "apat "iuraikan enja"i tiga koponen  koponen ga!a !ang saling tegak lurus  lihat 1abar *.3 <, sehingga "apat "iperoleh hubungan :

 3   '   '3   '   '   '   '   y  y  x  3        #os #os #os      "an  '   ' * x  ' * y ' * 3 ...:*.'<

1abar *.3 ontoh enguraian 1a!a Dala 9uang ontoh Soal *.' :

7ika berat "ari truss "iabaikan , ga!a pa"a pin !ang bekerja "i A saa besar "an berlawanan arah terha"ap ga!a resultante "ari beban '0 ton "an ga!a tegang tali T. Sean"ain!a beban '0 ton "igantikan "engan ga!a  !ang terletak "i ujung sebelah kiri  garis putus%putus <, aka tentukanlah  besarn!a ga!a  "an penabahan ga!a tegang tali T< bila ga!a !ang bekerja pa"a pin "i A tetap

seperti seula. * 4 *; tn T A 4 4

(27)

1abar *.=. 1abar #ontoh soal *.'. Diensi "ala )eet.< ee#ahan Masalah :

9esultante ga!a tegang tali "an beban '0 ton 9 F '0* O T*<'+* ...'<

V F ar# tg '0+T< ... '.a< 1a!a "i A F % 9 ... '.b< 9esultante ga!a pa"a truss saat "ibebani  :

Dengan prinsip transibilitas ga!a A,  , "an  T O ∆T< "apat "itarik ke titik Bi"ang, sehingga "iperoleh persaaan:

Arah !,  sin  F '0 ton ... *.a< Arah J,  #os  O T F T O T ... *.b< Diana  F ar# #os >+'< ... < X F =0o

Dengan ensubstitusikan persaaan < ke *.a & *.b "iperoleh hasil  F'',33 ton , T F 3,>> ton.

-%-%0% Mmen

2e#en"erungan ga!a untuk eutar ben"a terha"ap suatu subu "isebut oen "ari ga!a terha"ap subu putarn!a. a"a 1abar *.=.a perhatikan oen M terha"ap subu 0  0 akibat ga!a 9 !ang "iterapkan "i titik A pa"a ben"a. Moen ini "iakibatkan sepenuhn!a oleh koponen

(28)

"ari 9 "ala bi"ang noral terha"ap subu  bi"ang !ang tegak lurus terha"ap subu 0%0< !aitu koponen $ !ang "ikalikan terha"ap jarak !ang tegak lurus antar garis kerja $ ke subu 0%0,". Sehingga besar oenn!a a"alah :

M F $ " ...*.*<

Se"angkan koponen "ari 9 !ang tegak lurus terha"ap $ a"alah sejajar "engan subu 0%0 sehingga ti"ak #en"erung eutar ben"a pa"a subu 0%0.

Moen a"alah besaran (ektor, "iana garis kerjan!a terletak sepanjang subu putarn!a, se"angkan arahn!a engikuti aturan tangan kanan  lihat 1abar *.=.b<. ektor oen engikuti seua aturan kobinasi (ektor "an juga "iperlukan sebagai (ektor geser "engan garis kerja selalu  berhipit "engan subu oenn!a  subu putarn!a<.

1abar *.= Moen "an ara enggabarann!a

Bila pengkajian !ang "iha"api han!a elibatkan siste ga!a "ala "ua "iensi  ga!a%ga!a !ang sebi"ang < aka oen !ang bekerja pa"a suatu bi"ang biasan!a "isebut sebagai oen terha"ap suatu titik. Cal ini terja"i karena penggabaran oen pa"a siste ga!a "ua "iensi subu oenn!a selalu tegak lurus "engan bi"ang gabar, sehingga (ektor oenn!a selalu tegak lurus "engan bi"ang gabar, sehingga (ektor oenn!a han!a tapak sebagai titik saja  karena enebus tegak lurus bi"ang gabar<. A"apun pengoperasian (ektorn!a "apat "ilakukan se#ara aljabar skalar, "iana tan"a positi) atau negati)n!a tergantung selera kita asing%asing. Tetapi perlu "iingat bahwa pa"a saat enerapkann!a "ala pen!elesaian suatu asalah kita harus konsisten, artin!a kalau enurut perjanjian "ala benak kita bahwa positi) bila searah "engan  putaran jaru ja  #lo#kwise < aka bila arah oen berlawanan "engan putaran jaru ja harus

negati).

(29)

Salah satu "ari prinsip ekanika !ang #ukup penting a"alah Teorea arignon, atau prinsip  penjulahan oen, !ang en!atakan bahwa :

K Moen "ari sebuah ga!a terha"ap suatu titik a"alah saa "engan julah oen "ari koponen%koponen ga!an!a terha"ap titik !ang saaL.

5ntuk ebuktikan pern!ataan "i atas aka arilah kita lihat 1abar *.>. Diana ga!a 9 !ang  bekerja pa"a titik A "iuraikan enja"i "ua koponen  "an Y. Titik 0 "ipilih sebarang sebagai  pusat oen, keu"ian tarik gari A4 "an pro!eksikan (ektor , 9, Y ke garis !ang tegak lurus garis A4, berikutn!a tariklah asing%asing garis "ari titik 4 ke garis kerja "ari asing%asing (ektor  ,9,Y < sehingga "iperoleh lengan oen , r, ? "ari asing%asing ga!a ke titik 4 "an  berilah tan"a su"ut "ari asing%asing (ektor ke garis A4 "engan notasi ,Z,[.

1abar *.> ebuktian Teorea arignon

2arena prinsip parallelogra untuk sisi%sisi  "an Y , aka a# F b", sehingga : a" F ab O b" F ab O a#, atau

9 sin Z F  sin  O Y sin [,

"iana sin  F p+A4, sin Z F r+A4, sin [ F ?+A4,

sehingga apabila persaaan "i atas "ikalikan "engan A4 aka akan "iperoleh persaaan : 9r F p O Y?

ang ebuktikan bahwa oen "ari sebuah ga!a terha"ap suatu titik saa "engan julah oen "ari "ua koponen ga!an!a terha"ap titik !ang saa. Teorea arignon ti"ak han!a "ibatasi untuk kasus "ua koponen saja elainkan "apat juga "ipakai untuk enjulahkan oen "ari tiga ga!a atau lebih terha"ap suatu titik. Teorea ini "apat juga "iterapkan pa"a oen "ari (ektor tetap atau (ektor geser.

-%-%1% Kpel

(30)

Dua ga!a !ang sejajar, saa besar, "an ti"ak segaris kerja "isebut kopel. Misal aksi "ari "ua  buah ga!a seperti pa"a 1abar *.6.. Dua ga!a tersebut ti"ak "apat "ikobinasikan enja"i ga!a tunggal karena julahn!a "ala setiap arah saa "engan nol. ;)ek "ari ga!a%ga!a tersebut a"alah satu !aitu ke#en"erungan untuk eutar ben"a. 2obinasi oen "ari "ua ga!a terha"ap sebuah subu noral "ari bi"ang !ang elalui titik 4 a"alah :

M F $  a O " <  $a M F $"

Dala arah berlawanan arah putaran jaru ja. ;kspresi ini enunjukkan bahwa besarn!a kopel M ti"ak tergantung pa"a pusat oenn!a. Dengan kata lain besarn!a kopel akan saa untuk seua  pusat oen.

Dari pern!ataan "i atas aka kopel "apat "iperlakukan sebagai (ektor bebas M, seperti pa"a 1abar *.6. Diana arah M a"alah tegak lurus terha"ap bi"ang kopel "an arah putarann!a engikuti aturan tangan kanan.

1abar *.6 2opel "an ara enggabarann!a

2opel ti"ak berubah selaa besar "an arah (ektorn!a ti"ak berubah. Suatu kopel ti"ak akan berubah oleh pergantian harga "ari $ "an " selaa pro"ukn!a tetap saa. Cal ini bisa "ilihat pa"a 1abar  *.@ !ang enunjukkan epat kon)igurasi kopel !ang berbe"a "engan hasil kopel !ang saa M F $". Apabila a"a sejulah kopel !ang bekerja pa"a sebuah bi"ang atau pa"a bi"ang%bi"ang !ang saling sejajar aka pengoperasian (ektorn!a "apat "ilakukan se#ara aljabar skalar, a"apun  perjanjian positi) atau negati)n!a tergantung kita.

(31)

1abar *.@ ontoh erbe"aan 2on)igurasi "engan 2opel !ang Tetap

2opel%kopel !ang bekerja "ala bi"ang%bi"ang !ang ti"ak sejajar "apat "ijulahkan se#ara (ektoris "engan enerapkan huku%huku kobinasi (ektor . 7a"i kopel M' "an M* pa"a 1abar 

*.'0.a "apat "igantikan oleh (ektor M  lihat gabar *.'0.b < !ang en!atakan kopel akibat ga!a% ga!a pa"a bi"ang !ang tegak lurus terha"ap (ektor M.

a. b.

1abar *.'0 ontoh enjulahan ektor kopel.

-%-%2% Penguraian Ga!a ke &alam Ga!a dan Kpel

engaruh "ari ga!a pa"a ben"a pa"a uun!a a"a "ua , !aitu ke#en"erungan untuk  en"orong atau enarik ben"a searah "engan arah ga!an!a, "an ke#en"erungan ga!a untuk  eutar ben"a terha"ap sebarang subu asalkan ti"ak berhipit atau sejajar terha"ap garis kerja ga!an!a. Analisis "ari pengaruh gan"a tersebut seringkali "iu"ahkan "engan penggantian ga!a oleh ga!a !ang saa besar "an searah tetapi ti"ak segaris kerja "engan ga!a seua  sejajar < "an sebuah kopel untuk enghin"ari perubahan oen akibat perubahan posisi ga!a !ang baru. Misalkan pa"a sebuah ben"a bekerja ga!a $ "i A seperti pa"a 1abar *.''.a, keu"ian ga!a "i A ingin kita pin"ahkan "i B. Agar ti"ak terja"i perubahan pengaruh luar pa"a ben"a aka "i Bi"ang "ipasangkan "ua buah ga!a $ !ang berlawanan arah  1abar *.''.b<, akibatn!a ga!a $ "i A arah ke kiri "an ga!a $ "i B arah ke kanan akan enibulkan kopel M F $" !ang berlawanan arah putaran  jaru ja, sehingga ga!a "i A enja"i 0 "an "i Bi"ang a"a ga!a $ !ang garis kerjan!a sejajar 

"engan garis kerja ga!a "i titik A "an arahn!a searah "engan arah ga!a seula serta a"a kopel M  lihat 1abar *.''.#< !ang arahn!a saa "engan arah oen !ang "iakibatkan oleh ga!a ula terha"ap titik !ang terletak pa"a garis kerja !ang baru.

(32)

1abar *.'' enguraian 1a!a ke Dala 1a!a "an 2opel

7a"i sebuah ga!a selalu "apat "igantikan oleh sebuah ga!a !ang saa  arah "an besar < "an sejajar garis kerjan!a serta kopel !ang besarn!a bergantung "ari jarak antara garis kerja ga!a%ga!a !ang laa "an ga!a !ang baru. Cal ini juga en!atakan bahwa bila a"a kopel "an ga!a !ang terletak " bi"ang kopel "apat "ikobinasikan enja"i ga!a tunggal !ang saa terha"ap ga!a seula, tapi garis kerjan!a sejajar.

enguraian sebuah ga!a enja"i ga!a "an kopel "ala bi"ang reka!asa sangat ban!ak "igunakan. ontoh Soal *.* :

Sebuah otor bakar torak "engan silin"er tunggal epun!ai panjang langkah torak *00 , "an  panjang batang penghubung 30   !aitu jarak antara pusat pena torak "an pusat pena engkol <. Bila pa"a posisi seperti pa"a gabar batang penghubung "ikenai beban kopresi  sebesar **,3 k/, hitunglah Moen M akibat ga!a  terha"ap pusat poros engkol.

1abar *.''. 1abar #ontoh soal *.* 0

(33)

ee#ahan Masalah :

8angkah torak ialah panjang lintasan torak !ang "iukur pa"a saat engkol pa"a posisi 0o "an '60o

<.

* r F *00  , r F '00  8 F 30 

 segaris "engan subu batang penghubung.

Beban  segaris "engan garis B "engan prinsip transibilitas ga!a  "igeser ke B "an "iuraikan "ala arah J "an !.

J F  #os V , ! F  sin V

ABF r, B F 8 ,  F @0o  0o F =0o

8ihat AB :

Sin V F  r sin  <+8, V F ar# sin  r sin  <+8< V F ar# sin  '00 sin =0o <+30< F 'o'@\

MAF J r sin V O ! r #os V

J F **,3 #os 'o'@\ F *',6 k/

!F **,3 sin 'o'@\ F 3,= k/

(34)

MAF *'=6 k/. F *'=6 /.

-%0% Resultante &ari Sistem$Sistem Ga!a

9esultante ga!a%ga!a "ari suatu siste ga!a a"alah ga!a tunggal pa"a siste ga!a !ang ana "apat enggantikan ga!a%ga!a asli "ari suatu siste ga!a tanpa erubah pengaruh luar pa"a suatu ben"a kaku. 2eseibangan pa"a sebuah ben"a a"alah kea"aan "iana resultante "ari seua ga!an!a saa "engan nol, "an per#epatan pa"a sebuah ben"a "in!atakan "engan kesaaan ga!a resultante terha"ap perkalian antara assa "an per#epatan.

7a"i penentuan "ari resultante erupakan lan"asan untuk pengkajian "ala statika aupun "inaika. Si)at%si)at ga!a, oen, "an kopel !ang telah "ibahas "ala sub bab ter"ahulu sekarang akan "ipakai "ala enentukan resultante "ari siste%siste ga!a !ang sebi"ang.

9esultante "ari siste ga!a%ga!a !ang sebi"ang "apat eliputi penjulahan "ua ga!a !ang keu"ian hasil kobinasin!a "apat "ikobinasikan "engan ga!a%ga!a !ang lain. Cal ini bisa "ilihat  pa"a 1abar *.'*.a !ang enggabarkan tiga buah ga!a !ang sebi"ang bekerja pa"a subah ben"a.

5ntuk enentukan resultante ga!an!a ula%ula "itentukan terlebih "ahulu titik teu "ari "ua  buah garis kerja ga!a !ang saling berpotongan, isal kita tarik "ua buah garis !ang elalu $* "an $

sehingga "iperoleh titik A ingat prinsip transibilitas<, keu"ian $* "an $ kita pin"ahkan ke titik A

pein"ahan ti"ak terja"i kopel karena "ilakukan sepanjang garis kerja "ari asing%asing ga!a<, lalu $* "an $ "ijulahkan sehingga "iperoleh ga!a 9 ' ingat prinsip jajaran genjang<. 2ita tarik 

garis !ang elalui 9 ' "an $' sehingga berteu "i titik B, keu"ian kita pin"ahkan 9 ' "an $' "i titik 

Bi"ang "an ke"uan!a "ijulahkan sehingga "iperoleh ga!a 9. 1a!a 9 erupakan ga!a resultante "ari ga!a%ga!a $', $*, "an $ !ang garis kerjan!a elalui titik B. 7a"i pengaruh luar pa"a ben"a

akibat ga!a%ga!a $', $*, $ "ipasangkan sebuah ga!a !ang besaran!a saa "engan 9 "an arahn!a

 berlawanan, garis kerjan!a tetap elalui titik Bi"ang aka kea"aan "ari ben"a "ikatakan seibang, atau resultanten!a saa "engan nol.

enentuan besar "an arah "ari 9 "apat juga "iperoleh "engan #ara penjulahan segitiga seprti pa"a 1abar *.'*.b.

Di sini ga!a%ga!a "iperlakukan sebagai (ektor%(ektor bebas "an "ijulahkan "ari ujung terha"ap  pangkal  hea"%to%tail <.

9esultante "ari $'"an $* a"alah sebuah (ektor !ang arahn!a "ari 0 ke * "an bila "ikobinasikan

"engan $ "iperoleh besar "an arah "ari 9. oligon 0%'%*% "isebut poligon ga!a. Se#ara aljabar 

(35)

hasil tersebut "apat juga "iperoleh "engan ebentuk koponen%koponen segiepat "ala "ua arah !ang tertentu "an saling tegak lurus "ari asing%asing ga!a.

1abar *.'* 9esultante Dari 1a!a%1a!a ang Sebi"ang

a"a 1abar *.'*.b hasil penjulahan aljabar "ari koponen%koponen !ang berasal "ari  penguraian ga!a $', $*,$< "ala arah J "an !. 7a"i koponen%koponen "ari ga!a resultante 9 

untuk siste ga!a%ga!a !ang sebi"ang "apat "in!atakan sebagai : 9J F  $J , 9! F  $!

Diana

9 F R $J<* O $!<*  U ...*.<

Su"ut antara 9 "engan subu J a"alah

V F ar# tg $!+$J< ... *.<

8okasi "ari garis kerja (ektor 9 "apat "ihitung "engan enerapkan teroea arignon. Walaupun teorea ini terbukti untuk "ua koponen "ari sebuah ga!a,, hal ini juga berlaku bagi siste ga!a%ga!a !ang sebi"ang.

Moen "ari 9 1abar *.'< terha"ap suatu titik isal 0 harus saa "engan julah "ari oen akibat koponen $' "an 9 ' terha"ap titik !ang saa 0<.

Gambar

Tabel 3.'. 9esue perhitungan tiap%tiap bagian

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA AUDITOR DENGAN KOMITMEN

Neither PT Lotus Andalan Sekuritas nor any officer or employee of PT Lotus Andalan Sekuritas accept any liability whatsoever for any direct or consequential loss arising from any

Tuntutan mempelajari pelbagai bidang ilmu amat digalakkan dalam Islam, agar Muslim tidak pernah ketinggalan jauh berbanding dengan orang bukan Islam.. yang sebenar

Perdesaan Sehat adalah kegiatan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal yang dijalankan dalam kerangka percepatan pembangunan

Setiawan, T., 2010, Uji Stabilitas Fisik dan Penentuan Nilai SPF Krim Tabir Surya Yang Mengandung Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis L.), Oktil Metoksisinamat,

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk merancang dan membuat aplikasi informasi maskapai penerbangan dan bus Damri pada smartphone berbasis android, sehingga mempermudah calon

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tesis yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Pada Mata Kuliah Blok 10 Lbm