TINJAUAN PUSTAKA TINJAUAN PUSTAKA Aspek Medikolegal Kejahatan Seksual
Aspek Medikolegal Kejahatan Seksual Klasifikasi
Klasifikasi
Kejahatan seksual dikategorikan menjadi: Kejahatan seksual dikategorikan menjadi:
a
a.. PPeerrkkoossaaaann Me
Menunururut t KUKUHP HP papasal sal 28285 5 peperkrkososaaaan n adadalaalah h dedengngan an kekekekerarasan san atatauau anc
ancamaaman n kekkekeraerasan san menmenyeyetubtubuhi uhi seoseoranrang g wanwanita ita di di lualuar r perperkawkawinainann !
!eermrmasuasuk k dadalam lam kakategtegorori i kekekekerasrasan an didisinsini i adadalalah ah dedengngan an sensengagajaja membuat orang pingsan atau tidak berdaya "pasal 8# KUHP$
membuat orang pingsan atau tidak berdaya "pasal 8# KUHP$
Hukuman maksimal untuk delik perkosaan ini adalah %2 tahun penjara Hukuman maksimal untuk delik perkosaan ini adalah %2 tahun penjara b.
b. PerPersetsetububuhauhan dilun diluar pear perkrkawiawinannan
Persetubuhan diluar perkawinan antara pria dan wanita yang berusia diatas Persetubuhan diluar perkawinan antara pria dan wanita yang berusia diatas %5 tahun tidak dapat dihukum kecuali jika perbuatan tersebut dilakukan %5 tahun tidak dapat dihukum kecuali jika perbuatan tersebut dilakukan terhadap wanita yang dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya
terhadap wanita yang dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya
Untuk perbuatan yang terakhir ini pelakunya dapat dihukum maksimal # Untuk perbuatan yang terakhir ini pelakunya dapat dihukum maksimal # tahun penjara "pasal 28& KUHP$ jika persetubuhan dilakukan terhadap tahun penjara "pasal 28& KUHP$ jika persetubuhan dilakukan terhadap wanita yang diketahui atau sepatutnya dapat diduga berusia dibawah %5 wanita yang diketahui atau sepatutnya dapat diduga berusia dibawah %5 tahun atau belum pantas dikawin maka pelakunya dapat diancam hukuman tahun atau belum pantas dikawin maka pelakunya dapat diancam hukuman penjara maksimal # tahun
penjara maksimal # tahun
Untuk penuntutan ini harus ada pengaduan dari korban atau keluarganya Untuk penuntutan ini harus ada pengaduan dari korban atau keluarganya "pasal 28' KUHP$ Khusus untuk yang usianya dibawah %2 tahun maka "pasal 28' KUHP$ Khusus untuk yang usianya dibawah %2 tahun maka untuk penuntutan tidak diperlukan adanya pengaduan
untuk penuntutan tidak diperlukan adanya pengaduan .. PPeerr!!iinnaahhaann
Per(inahan adalah persetubuhan antara pria dan wanita diluar perkawinan) Per(inahan adalah persetubuhan antara pria dan wanita diluar perkawinan) dim
dimana ana salasalah h satu diantsatu diantaranaranya ya telatelah h kawkawin in dan dan paspasal al 2' 2' *+ berlak*+ berlakuu baginya
baginya
Khusus untuk delik ini penuntutan dilakukan oleh pasangan dari yang Khusus untuk delik ini penuntutan dilakukan oleh pasangan dari yang telah kawin tadi yang diajukan dalam , bulan disertai gugatan cerai-pisah telah kawin tadi yang diajukan dalam , bulan disertai gugatan cerai-pisah kamar-pisah ranjang Per(inahan ini diancam dengan hukuman pen.ara kamar-pisah ranjang Per(inahan ini diancam dengan hukuman pen.ara selama maksimal # bulan
d. Perbuatan abul
/eseorang yang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul) maka ia diancam dengan hukuman penjara maksimal # tahun "pasal 28# KUHP$
Hukuman perbuatan cabul lebih ringan) yaitu ' tahun saja jika perbuatan cabul ini dilakukan terhadap orang yang sedang pingsan) tidak berdaya berumur dibawah %5 tahun atau belum pantas dikawin dengan atau tanpa bujukan "pasal 2#0 KUHP$ Perbuatan cabul yang dilakukan terhadap orang yang belum dewasa oleh sesama jenis diancam hukuman penjara maksimal 5 tahun "pasal 2#% KUHP$
Perbuatan cabul yang dilakukan dengan cara pemberian) menjanjikan uang atau barang) menyalahgunakan wibawa atau penyesatan terhadap orang yang belum dewasa diancam dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun "pasal 2#, KUHP$
Perbuatan cabul yang dilakukan terhadap anak) anak tiri) anak angkat) anak yang belum dewasa yang pengawasan) pemeliharaan) pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya) dengan bujang atau bawahan yang belum dewasa diancam dengan hukuman penjara maksimal ' tahun Hukuman yang sama juga diberikan pada pegawai negeri yang melakukan perbuatan cabul dengan bawahan atau orang yang penjagaannya dipercayakan kepadanya) pengurus) dokter) guru) pegawai) pengawas atau pesuruh dalam penjara) tempat peker.aan negara) tempat pendidikan)
rumah piatu) rumah sakit) rumah sakit jiwa atau lembaga sosial yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya "pasal 2#1 KUHP$
rang yang dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan) menjadi penghubung bagi perbuatan cabul terhadap korban yang belum cukup umur diancam dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun "pasal 2#5 KUHP$
3ika perbuatan ini dilakukan sebagai pencarian atau kebiasaan maka ancaman hukumannya satu tahun 1 bulan atau denda paling banyak 4p %5000)
Persetubuhan
Dalam Perkawinan
(Pasal 288)
Diluar Perkawinan
Dengan
persetujuan
perempuan
Tanpa
persetujuan
perempuan
Umur perempuan > 15 tahun (pasal 284)
Umur perempuan belum cukup 15 tahun
(pasal 28)
Dengan kekerasan ! ancaman kekerasan
(pasal 285)
Perempuan "alam kea"aan pingsan ! ti"ak ber"a#a (pa
Undang"Undang Tentang Kejahatan SeksualPersetubuhan yang merupakan kejahatan seperti yang dimaksudkan oleh undangundang) dapat dilihat pada pasalpasal yang tertera pada bab 67 KUHP) yaitu bab tentang kejahatan terhadap kesusilaan9 yang meliputi baik persetubuhan di dalam perkawinan maupun persetubuhan di luar perkawinan
KU#P pasal $%&
"%$ iancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan:
% a /eorang pria telah kawin yang melakukan gendak "o;erspel$) padahal diketahui) bahwa pasal 2' *+ "*urgerlyk +etboek$ berlaku baginya b /eorang wanita telah kawin yang melakukan gendak) padahal diketahui)
2 a /eorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu) padahal diketahui) bahwa yang turut bersalah telah kawin
b /eorang wanita tidak kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu padal diketahui olehnya) bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 2' *+ "*urgerly +etboek$ berlaku baginya
"2$ !idak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami-istri yang tercemar) dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 2' *+) dalam tempo tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pisah meja dan tempat tidur)
karena alasan itu juga
",$ !erhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal '2) ',) dan '5
"1$ Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai
"5$ 3ika bagi suami istri berlaku pasal 2' *+) pengaduan ini tidak diindahkan selama perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum keputusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap
Pemerkosaan
Perlakuan Usia
KU#P pasal $%'
(1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahui atau sepatutnya harus diduga, bahwa umurnya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak ternyata, bahwa belum mampu dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (2) Penuntutan hanya dilakukan atas
pengaduan, kecuali jika umurnya wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah suatu hal tersebut pasal 291 dan pasal 29.
KU#P pasal $%(
Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.
Kekerasan <isik
Kekerasan psikis
KU#P pasal %)
!embuat orang pingsan atau tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan
KU#P pasal $%*
Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam dengan pidana penjara paling
lama sembilan tahun
KU#P pasal $)+
(1) "ika salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 2#$, 2#%, 2#9, dan 29& mengakibatkan luka'luka berat, dijatuhkan pidana penjara paling lama 12 tahun.
(2) "ika salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 2#, 2#$, 2#%, dan 29& itu mengakibatkan mati, dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
,- pasal $'
alam waktu yang sama seorang laki hanya diperbolehkan mempunyai satu orang perempuan sebagai istrinya) seorang perempuan hanya satu orang laki sebagai suaminya
MA no. ) K/Kr/+)'* Tanggal +)"++"+)''
Pengadilan =egeri berwenang untuk memeriksa dan memutuskan perbuatan yang menurut Hukum >dat dianggap perbuatan pidana yang mempunyai bandingannya dalam KUHP
elik >dat (inah merupakan perbuatan terlarang mengenai hubungan kelamin antara pria dan wanita) terlepas dari tempat umum atau tidak perbuatan tersebut dilakukan seperti disyaratkan oleh pasal 28% KUHP) ataupun terlepas dari persyaratan apakah salah satu pihak itu kawin atau tidak seperti dimaksudkan oleh pasal 281 KUHP
Pasal UU no. + /+)'& tentang Perkawinan
"%$ Pada a(asnya dalam suatu perkawinan) seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri /eorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami
"2$ Pengadilan dpat member i(in kepada seorang suami untuk beristri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh pihakpihak yang bersangkutan
KU#P pasal $%%
"%$ *arang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di dalam perkawinan) yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa belum mampu dikawin) diancam) apabila perbuatan mengakibatkan lukaluka dengan pidana penjara paling lama empat tahun
"2$ 3ika perbuatan mengakibatkan luka berat) dijatuhkan pidana penjara palinglama delapan tahun
",$ 3ika mengakibatkan mati) dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun
Pasal ' UU no. + / +)'& tentang Perkawinan
"%$ Perkawinan hanya dii(inkan jika pihak pria sudah mencapai umur %# "/embilan belas$ tahun dan pihak wanita sudah mencapau umur %& "enam belas$ tahun
"2$ alam hal penyimpangan terhadap ayat "%$ pasal ini dapat meminta dispensasi kepada Pengadilan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orangtua piak pria maupun piak wanita
*arang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul) diancam karena perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan) dengan pidana pejara paling lama sembilan tahun
KU#P pasal $)0
iancam dengan pidana paling lama tujuh tahun:
%: barang siapa melakukan perbuatan cabul) dengan seorang padahal diketahui) bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya9
2: barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahui atau sepatutnya harus diduga) bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak ternyata) bahwa belum mampu dikawin
,: barang siapa membujuk seorang yang diketahui atau sepatutnya harus diduga) bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalu umurnya tidak ternyata) bahwa belum mampu dikawin) untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul) atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain
KU#P pasal $)$
rang yang cukup umur) yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sama kelamin) yang diketahui atau sepatutnya harus diduga) bahwa belum cukup umur) diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun
KU#P pasal $)
"%$ *arang siapa dengan member atau menjanjikan uang atau barang) menyalahgunakan perbawa yang timbul dari hubungan keadaan) atau dengan menyesatkan sengaja menggerakkan seorang belum cukup umur dan baik tingkahlakunya) untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan dia) padahal tentang belum cukup umurnya itudiketahui atau selayaknya harus diduga) diancam dengan pidana penjara lima tahun
"2$ Penuntutan hanya dilakuan atas pngaduan orang yang terhadap dirinya dilakukan kejahatan itu
",$ !enggang tersebut dalam pasal '1) bagi pengaduan ini adalah masingmasing # bulan dan %2 bulan
*arang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya) anak tirinya) anak angkatnya) anak di bawah pengawasannya) yang belum cukup umur) atau dengan orang yang belum cukup umur pemeliharaannya) pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya) diancam dengan pidana penjarapaling lama tujuh tahun:
%: pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya) atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya:
2: seorang pengurus) dokter) guru) pegawai) pengawas atau pesuruh dalam penjara) tempat pekerjaan negara) tempat pemudikan) rumah piatu) rumah sakit) rumah sakit ingatan atau lembaga sosial) yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya
KU#P pasal $)( "%$ iancam:
%: dengan pidana penjara paling lama 5 tahun) barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan dilakukannya perbuatan cabul oleh anaknya) anak tirinya) anak angkatnya) atau anak di bawah pengawasannya yang belum cukup umur) atau oleh orang yang belum cukup umur yang pemeliharaannya) pendidikan) atau penjagaannya diserahkan kepadanya) atau pun oleh bujangnya atau bawahannya yang belum cukup umur) dengan orang
lain9
2: dengan pidana penjara paling lama empat tahun) barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul kecuali tersebut ke% di atas yang dilakukan oleh orang yang diketahui belum cukup umurnya atau yang sepatutnya harus diduga demikian) dengan orang lain
"2$ 3ika yang bersalah) melakukan keahatan itu sebagai pencaharian atau kebiasaan) maka pidana dapat ditambah sepertiga
KU#P pasal $)*
*arang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain) dan menjadikannya sebagai pencaharian atau kebiasaan) diancam dengan pidana penjara paling lama satu
tahun empat bulan) atau denda paling banyak Putusan PT Medan No.+&&/Pid/+)%/PT Mdn
Menghukum terdakwa yang dengan bujuk rayunya telah merampas kehormatan seorang wanita dengan menggunakan pasal ,'8 KUHP "penipuan$ engan demikian kehormatan wanita tersebut dianggap sebagai ?barang@
P1NATA2AKSANAAN KASUS K1JA#ATAN S1KSUA2
3IN45N1SIA6
alam penanganan korban "hidup$ perkosaan) dokter memiliki peran ganda yaitu sebagai pemeriksa yang membuat isum et repertum "e4$ serta tenaga medis yang mengobati dan merawat korban
Pemeriksaan secara medis pada korban perkosaansebaiknya dilakukan secara cepat dan tertutuppada tempat pemeriksaan terpisah /egera tangani korban dengan keadaan kritis dan lakukan pemeriksaan <orensik setelah keadaan stabil Korban sebisanya tidak pergi ke kamar mandi) mandi) makan) atau minum sampai pemeriksaan selesai Keluarga) teman) perawat) atau petugas dapat menemani bila perlu Aang penting) korban tidak ditinggalkan sendirian) tetapi ditemani orang yang juga berperan sebagai saksi dalam pemeriksaan Aakinkan korban tentang keamanannya dan jelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan*aik pada anakanak maupun dewasa pada
dasarnya sama dengan pada pasien lain) yaitu anamnesis) pemeriksaan <isik) dan pemeriksaan penunjang :
+. Ana7nesis :
• Umur
• /tatus perkawinan
• Haid : siklus dan hari pertama haid terakhir • Penyakit kelamin dan kandungan
• Penyakit lain seperti ayan dan lainlain
• 4iwayat persetubuhan sebelumnya) waktu persetubuhan terakhir dan
penggunaan kondom
• +aktu kejadian • !empat kejadian
• >da tidaknya perlawanan korban • >da tidaknya penetrasi
• >da tidaknya ejakulasi
!anyakan apakah pasien telah mandi) membersihkan diri) mengganti pakaian) atau minum obatobatan sejak kejadian tersebut Pasien diminta untuk mendeskripsikan dengan katakata pasien sendiriPerlu ditanyakan apakah korban pingsan dan apa sebabnya) apakah karena korban ketakutan hingga
pingsan atau korban dibuat pingsan dengan obat tidur atau obat bius yang diberi pelaku
$. Pe7eriksaan fisik
$.+ Pe7eriksaan fisik korban a. Pe7eriksaan pakaian :
• 4obekan lama - baru - memanjang - melintang • Kancing putus
• *ercak darah) sperma) lumpur dll • Pakaian dalam rapih atau tidak
• *endabenda yang menempel sebagai trace eidence
b Pe7eriksaan badan : Umum :
• 4ambut atau wajah rapi atau kusut • Bmosi tenang atau gelisah
• !anda bekas pingsan) alkohol) narkotik >mbil contoh darah • !anda kekerasan : Mulut) leher) pergelangan tangan) lengan) paha • *race eidence yang menempel pada tubuh
• Perkembangan seks sekunder • !inggi dan berat badan
• Pemeriksaan rutin lainnya
Cenitalia :
• Britema "kemerahan$ ;estibulum atau jaringan sekitar anus"dapat akibat (at
iritan) in<eksi atau iritan$
• >desi labia " mungkin akibat iritasi atau rabaan$
• Driabilitas "retak$ daerah posterior +ourchette "akibat iritasi) in<eksi atau
karena traksi labia mayor pada pemeriksaan$
• Disura ani "biasanya akibat konstipasi atau iritasi perianal$ • Pendataran lipat anus "akibat relaksasi s<ingter eksterna$ • Pelebaran anus dengan adanya tinja "re<leks normal$
• Kongesti ;ena atau pooling ena "juga ditemuka pada konstipasi$
• Perdarahan per;aginam "mungkin berasal dari sumber lain) seperti uretra) atau
mungkin akibat in<eksi ;agina) benda asing atau trauma yang aksidental$
• Pemeriksaan selaput dara
Hymen anular dimana lubang hymen) berbentuk cincin ketika hymen mulai robek entah oleh karena hubungan seksual atau akti;itas lain) maka lubang tersebut tidak berbentuk cincin lagi
Hymen cribri<orm yang jarang)dikarakteristikka n oleh beberapa lubang
kecil
Hymen crescentic) atau lunar*erbentuk
bulan sabit
Hymen denticular yang jarang) berbentuk seperti satu set gigi yang
mengelilingi lubang ;agina Hymen seorang wanita yang pernah melakukan hubungan seksual atau masturbasi beberapa kali
Hymen <imbria yang jarang) dengan bentuk
yang ireguler mengelilingi lubang ;agina Hymen seorang wanita yang hanya pernah melakukan akti;itas seksual sedikit atau pernah kemasukan benda
Hymen yang terlihat seperti bibir ;ul;a
ul;a dari seorang wanita yang pernah melahirkan Hymen secara lengkap hilang atau hampir hilang seluruhnya
*eberapa gadis lahir hanya dengan lubang
sempit pada hymen sehingga memerlukan operasi /atu dari 2000 anak perempuan dilahirkan dengan hymen imper<orate
Hymen bersepta yang jarang sekali oleh karena adanya jembatan
yang menyeberangi lubang ;agina
Hymen yang jarang) hymen subsepta) mirp dengan hymen bersepta hanya septa tidak menyebrangi seluruh lubang ;agina
Pe7eriksaan 1kstra"8enital
• Pemeriksaan terhadap pakaian dan bendabenda yang melekat pada tubuh • eskripsikan luka
• Pemeriksaan rongga mulut pada kasus oral seE • crapping pada kulit yang memiliki noda sperma
• Pemeriksaan kuku jari korban untuk mencari material dari tubuh pelaku
$.$. Pe7eriksaan Pelaku a Pemeriksaan tubuh
Untuk mengetahui apakah seorang pria baru melakukan persetubuhan) dapat dilakukan pemeriksaan ada tidaknya sel epitel ;agina pada glans penis Perlu juga dilakukan pemeriksaan sekret uretra untuk menentukan adanya penyakit
kelamin
Pada pemeriksaan pakaian) catat adanya bercak semen) darah) dan sebagainya *ercak semen tidak mempunyai arti dalam pembuktian sehingga tidak perlu ditentukan arah mempunyai nilai karena kemungkinan berasal dari darah de<lorasi i sini penentuan golongan darah penting untuk dilakukan *race eidence pada pakaian yang dipakai ketika terjadi persetubuhan harus diperiksa *ila <asilitas untuk pemeriksaan tidak ada) kirim ke laboratorium <orensik di kepolisian atau bagian 7lmu Kedokteran Dorensik) dibungkus) segel) serta dibuat berita acara pembungkusan dan penyegelan
Menurut 7dries "2008$) terdapat beberapa hal penting yang harus ditentukandan die;aluasi pada korban kejahatan seksual) yaitu:
+. Menentukan adan9a tanda"tanda persetubuhan
Persetubuhan adalah suatu peristiwa dimana alat kelamin lakilaki masuk ke dalam alat kelamin perempuan) sebagian atau seluruhnya dan dengan atau tanpa terjadinya pancaran air mani) sehingga besarnya (akar dengan ketegangannya) sampai seberapa jauh (akar masuk) keadaan selaput dara serta posisi persetubuhan mempengaruhi hasil pemeriksaan
!idak terdapatnya robekan pada hymen) tidak dapat dipastikan bahwa pada wanita tidak terjadi penetrasi) sebaliknya adanya robekan pada hymen hanya merupakan pertanda adanya sesuatu benda "penis atau benda lain$) yang masuk ke dalam ;agina
>pabila pada persetubuhan tersebut disertai dengan ejakulasi dan ejakulat tersebut mengandung sperma) maka adanya sperma di dalam liang ;agina merupakan tanda pasti adanya persetubuhan >pabila ejakulat tidak mengandung sperma maka pembuktian adanya persetubuhan dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan terhadap ejakulat tersebut Komponen yang terdapat di dalam ejakulat dan dapat diperiksa adalah en(ym asam <os<atase) kholin dan spermin Ketiganya bila dibandingkan dengan sperma) nilai untuk pembuktian lebih rendah oleh karena ketiga komponen tersebut tidak spesi<ik
+alaupun demikian en(ym <os<atase masih dapat diandalkan) oleh karena kadar asam <os<atase yang normalnya juga terdapat dalam ;agina) kadarnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan asam <os<atase yang berasal dari
kelenjar prostat
engan demikian) apabila pada kejahatan seksual yang disertai dengan persetubuhan itu tidak sampai berakhir dengan ejakulasi) dengan sendirinya pembuktian adanya persetubuhan secara kedokteran <orensik tidak mungkin dapat dilakukan secara pasti /ebagai konsekuensinya dokter tidak dapat secara pasti pula menentukan bahwa pada wanita tidak terjadi persetubuhan Maksimal dokter harus mengatakan bahwa pada diri wanita yang diperiksa itu tidak ditemukan tandatanda persetubuhan) yang mencakup dua kemungkinan:
pertama) memang tidak ada persetubuhan) dan kedua) persetubuhan ada tetapi tandatandanya tidak dapat ditemukan
>pabila persetubuhan telah dapat dibuktikan secara pasti) maka perkiraan saat terjadinya persetubuhan harus pula ditentukan Hal ini menyangkut masalah alibi yang sangat penting di dalam proses penyidikan /perma di dalam liang ;agina masih dapat bergerak dalam waktu 15 jam post coital /perma masih dapat ditemukan tidak bergerak sampai sekitar 21,& jam postcoital pada korban yang hidup Perkiraan saat terjadinya persetubuhan juga dapat ditentukan dari proses penyembuhan selaput dara yang robek) yang pada umumnya penyembuhan akan dicapai dalam waktu ' %0 hari postcoital "7dries) %##'$
!abel%Hasil pemeriksaan yang diharapkan pada korban kejahatan seksual
Penyebab Hasil pemeriksaaan yang diharapkan
Penetrasi (akar % 4obekan pada selaput dara
2 Fukaluka pada bibir kemaluan dan dinding ;agina
Pancaran air mani "ejakulasi$ % /perma di dalam ;agina
2 >sam <ostase) kholin dan sperma di dalam ;agina
, Kehamilan
Penyakit kelamin % C "kencing nanah$ 2 Fues "si<ilis$
$. Menentukan adan9a tanda"tanda kekerasan
Pembuktian adanya kekerasan pada tubuh wanita korban tidaklah sulit alam hal ini perlu diketahui lokasi lukaluka yang sering ditemukan yaitu pada daerah mulut dan bibir) leher) puting susu) pergelangan tangan) pangkal paha serta di sekitar dan pada alat genital Fukaluka akibat kekerasan pada kejahatan seksual biasanya berbentuk lukaluka lecet bekas kuku) gigitan serta luka memar
i dalam hal pembuktian adanya kekerasan) tidak selamanya kekerasan tersebut meninggalkan jejak atau bekas berbentuk luka leh karena itu tidak ditemukannya luka tidak berarti bahwa tidak terjadi kekerasan) sehingga penting bagi dokter untuk berhatihati mengggunakan kalimat tandatanda kekerasan dalam e4 yang dibuat leh karena tindakan pembiusan dikategorikan pula sebagai tindakan kekerasan maka diperlukan pemeriksaan toksikologi pada korban untuk menentukan ada tidaknya obat atau racun yang kiranya dapat membuat wanita menjadi pingsan
. Me7perkirakan u7ur
!ujuan pemeriksaan untuk memperkirakan umur korban salah satunya mengacu pada pasal 28' KUHP bahwa@ barang siapa yang bersetubuh dengan
seorang wanita diluar perkawinan) padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun) atau kalau umurnya tidak jelas) bahwa belum waktunya untuk dikawin) diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun@ !indak pidana ini merupakan persetubuhan dengan wanita yang menurut undangundang belum cukup umur 3ika umur korban belum cukup %5 tahun tetapi sudah di atas %2 tahun) penuntutan baru dilakukan bila ada pengaduan dari yang bersangkutan "delik aduan$
/elain itu) pentingnya memperkirakan umur korban juga didasarkan pada pasal 8% Undangundang nomor 2, tahun 2002 tentang perlindungan
anak) bahwa:
(1) etiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (lima belas) tahun dan paling singkat - (tiga) tahun dan denda paling banyak p -&&.&&&.&&&,&& (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit p $&.&&&.&&&,&& (enam puluh juta rupiah).
(2) /etentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.
Pada kasus dimana umur korban belum jelas) maka memperkirakan umur merupakan pekerjaan yang paling sulit) karena tidak ada satu metodepun yang dapat memastikan umur seseorang dengan tepatengan teknologi kedokteran yang canggih pun maksimal hanya sampai pada perkiraan umur saja
Perkiraan umur dapat diketahui dengan melakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan <isik) ciriciri seks sekunder) pertumbuhan gigi) <usi atau penyatuan dari tulangtulang khususnya tengkorak serta pemeriksaan remeriksaannya yang memerlukan berbagai sarana serta keahlian seperti pemeriksaan keadaan pertumbuhan gigi atau tulang dengan menggunakan
rontgen
alam menilai perkiraan umur) dokter perlu menyimpulkan apakah wajah dan bentuk badan korban sesuai dengan yang dikatakannya Keadaan perkembangan payudara dan pertumbuhan rambut kemaluan perlu
dikemukakan itentukan apakah gigi geraham belakang ke2 "molar ke2$ sudah tumbuh "terjadi pada umur kirakira %2 tahun) sedangkan molar ke, akan muncul pada usia %'2% tahun atau lebih$ 3uga harus ditanyakan apakah korban sudah pernah menstruasi bila umur korban tidak diketahui
/elain itu perkiraan umur pada korban kejahatan seksual adalah dengan memperhatikan ciriciri seks sekunder alam hal ini termasuk perubahan
pada genitalia) payudara dan tumbuhnya rambutrambut seksual yang pertama tumbuh hampir selalu di daerah pubis
e0ual !aturation ate "/M4$ atau dikenal juga dengan *anner taging merupakan penilaian ciri seks sekunder /M4 didasarkan pada penampakan rambut pubis) perkembangan payudara dan terjadinya menarke pada perempuan /M4 stadium % menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan prapubertal) sedangkan stadium 25 menunjukkan pubertas progress /M4
stadium 5 pematangan seksual sudah sempurna Pematangan seksual berhubungan dengan pertumbuhan liniar) perubahan berat badan dan
komposisi tubuh) dan perubahan hormonal
Sexual Maturating Rate 3SM:6 pada Pere7puan
Cambar% e0ual !aturating ate "/M4$ meliputi perubahan rambut pubis pada perempuan
"/umber: *ehrman G Kliegman) 2000$
Cambar 2 e0ual !aturating ate "/M4$ meliputi perkembangan payudara pada perempuan
!abel 2 e0ual !aturating ate "/M4$ pada perempuan Tahap
SM:
:a7but Pubis Pa9udara
+ Preremaja Preremaja
$ 3arang) kurang berpigmen) lurus) tepi medial labia
Payudara dan papilla menonjol seperti bukit kecil) diameter
areola bertambah Febih gelap) mulai keriting)
makin lebat
Payudara dan areola membesar) tidak ada pemisahan kontur & Kasar) keriting) lebat) tetapi
kurang lebat dibandingkan dengan orang dewasa
>reola dan papilla membentuk bukit kecil sekunder
( /egitiga peminim dewasa) menyebar ke permukaan medial
paha
Matur) putting menonjol) areola merupakan bagian dari
kontur payudara keseluruhan
&. Menentukan pantas tidakn9a korban buat dikawin
Menentukan pantas tidaknya korban buat dikawin diperlukan untuk menentukan pasal mana yang paling tepat dikenakan bagi si pelaku /ebab) bila korban dikawin disaat ia belum memenuhi syarat secara hukum dan
undangundang yang berlaku) maka si pelaku harus dipidana !erlebih lagi apabila korban masih di bawah umur) maka pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai pasal dalam KUHP maupun UndangUndang nomor 2, tahun 2002 tentang perlindungan anak
Penentuan pantas tidaknya seseorang untuk dikawin sangat tergantung dari banyak hal) salah satunya dari segi mana seseorang tersebut ingin dilihat) apakah dari segi biologis) sosial atau sebagai manusia seutuhnya serta berdasarkan undangundang yang berlaku
/ecara biologis jika persetubuhan dilakukan untuk mendapatkan keturunan) pengertian pantas tidaknya buat kawin tergantung dari apakah korban telah siap untuk dibuahi yang dimani<estasikan dengan sudah pernah mengalami menstruasi atau belum *ila dilihat dari segi perundangundangan) yaitu undangundang perkawinan pada *ab 77 "/yaratsyarat perkawinan$ pada pasal ' ayat "%$ berbunyi: ?perkawinan hanya dii(inkan jika pihak pria sudah mencapai %# tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur %& tahun engan demikian terbentur lagi pada masalah penentuan umur korban