• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perawatan Ortodontik Alat Lepasan Kombinasi Semi-Cekat pada Kehilangan Gigi 46 | Ditaprilia | MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM 11914 23242 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perawatan Ortodontik Alat Lepasan Kombinasi Semi-Cekat pada Kehilangan Gigi 46 | Ditaprilia | MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM 11914 23242 1 SM"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Foto intraoral dan cetakan gigi pasien. (A) Foto intraoral rahang atas. (B) Foto intraoral rahang bawah
Gambar 4. Foto sefalogram lateral pasien, menunjukkan hubungan skeletal kelas II, protrusif bimaksilar, disertai bidental protrusif
Gambar 5. Plat aktif rahang atas. (1). Labial arch ( 0,7 mm). (2). Klamer Adam ( 0,7 mm)
Gambar 9. Foto intraoral setelah 2 bulan perawatan. Pada rahang bawah dilakukan space closing dengan vertical helical loop

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, pada permukaan labial gigi 13 dan 23 yang mulai erupsi sebagian, dipasangkan lingual button yang dikombinasikan dengan buccal spring untuk

Pasien didiagnosis Maloklusi Angle klas II divisi I dengan hubungan skeletal klas II disetai open bite, crowding dan protrusif gigi-gigi anterior rahang atas, diastemata

Kasus maloklusi Angle klas III dengan skeletal klas III disertai open bite yang dirawat menggunakan alat cekat teknik Begg memberikan hasil yang baik dengan terkoreksinya

Pada laporan kasus ini akan dibahas mengenai perawatan maloklusi Angle klas II divisi 1 dengan hubungan skeletal klas II mandibular retrusif dan bidental protrusif disertai overjet

Pada pasien ini perawatan yang dilakukan bertujuan untuk memperbaiki kebiasaan buruk bruxism, koreksi malrelasi deep overbite, edge to edge bite dan cross

Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan perawatan ortodontik pada maloklusi Angle Klas II Divisi 2 dengan rencana perawatan memperbaiki crowding pada kedua

Pasien sebelumnya telah mengunakan gigi tiruan akrilik (RA) dan rahang bawah (RB), namun merasa tidak nyaman dengan gigi tiruannya terutama pada rahang bawah karena mengunakan

perawatan ortodontik cekat untuk memperoleh ruang yang cukup diantara gigi 11 dan 22 untuk erupsi gigi 21 serta mengkoreksi malposisi gigi individual, (2) tindakan