• Tidak ada hasil yang ditemukan

MP Pengorganisasian Kegiatan Ilmiah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MP Pengorganisasian Kegiatan Ilmiah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MANUAL PROSEDUR

PENGORGANISASIAN KEGIATAN ILMIAH

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

(2)

MANUAL PROSEDUR

PENGORGANISASIAN KEGIATAN ILMIAH

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Kode Dokumen : 00607 06016

Revisi : 01

Tanggal : 1 Oktober 2014

Diajukan oleh : Ketua Unit Jaminan Mutu

Nasir Widha Setyanto, ST., MT

Dikendalikan oleh : Management Representative

Arif Rahman, ST.,MT

Disetujui oleh : Ketua Jurusan

(3)

DAFTAR ISI

Daftar Isi ... i

I. Tujuan ... ………...………..………. 1

II. Ruang Lingkup ... 1

III. Definisi ………...…...……. 1

IV. Rujukan ... 2

V. Mekanisme dan Prosedur ………. 2

(4)

1 I. Tujuan

Memberikan pedoman bagi personalia UJM Jurusan Teknik Industri - Fakultas Teknik -Universitas Brawijaya (JTI FTUB) dalam melaksanakan kegiatan ilmiah berbasis organisasi.

II. Ruang Lingkup

1. Berlaku bagi personalia UJM Jurusan Teknik Industri FTUB.

2. Kegiatan ilmiah diselenggarakan sekali dalam 1 (satu) tahun kalender akademik berupa seminar nasional maupun internasional dan studi ekskursi mahasiswa

3. Kegiatan ilmiah diselenggarakan atas kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri FTUB dibawah pengorganisasian Jurusan Teknik Industri FT UB

III. Definisi

1. Pusat Jaminan Mutu (PJM) adalah lembaga fungsional yang dibentuk oleh rektor dan diberi tugas untuk mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di tingkat Universitas.

2. Gugus Jaminan Mutu (GJM) adalah lembaga fungsional yang dibentuk oleh dekan dan diberi tugas untuk mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di tingkat Fakultas.

3. Unit Jaminan Mutu (UJM) adalah lembaga fungsional yang dibentuk oleh ketua jurusan/jurusan dan diberi tugas untuk mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di tingkat jurusan/jurusan.

4. Person In Charge (PIC) adalah penanggung jawab kegiatan.

5. Management Representative (MR) adalah seseorang yang bertugas:

a. Memantau semua semua proses yang terkait sistem manajemen mutu (SMM) dengan pihak internal dan eksternal sehingga kegiatan terlaksana serta terpelihara

b. Merencanakan dan mengkoordinasi jadwal rutin tinjauan manajemen, audit internal serta perbaikan SMM UJM Jurusan Teknik Industri FTUB

c. Mengkoordinasi pengelolaan dokumen, rekaman dan sumberdaya di lingkungan UJM Jurusan Teknik Industri FTUB

d. Membantu Top Management merencanakan, merumuskan, memantau harapan kepuasan Rektor dan feedback pelanggan lainnya

(5)

2 IV. Rujukan

1. Manual Mutu PJM UB (00009 01000)

2. Standar Nasional Indonesia (SNI) Sistem Manajemen Mutu (SMM) – Persyaratan ISO

9001:2008, Badan Standardisasi Nasional 3. Instrumen Akreditasi BAN-PT

4. Renstra Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

V. Mekanisme dan Prosedur

1. Ketua Jurusan beserta Ketua UJM menggagas suatu kegiatan ilmiah berdasarkan program kerja dan Renstra Jurusan FT UB dan menunjuk personil penanggung jawab sebagai pelaksana mandat

2. Penanggung jawab beserta Ketua Jurusan membentuk Steering Committee (SC)

3. SC menyusun proposal kegiatan beserta rencana anggaran biaya dengan mangacu pada manual prosedur anggaran

4. SC membentuk organizing committee (OC) yang terdiri dari staff pengajar, karyawan Jurusan Teknik Industri FTUB dan elemen mahasiswa (HMTI)

5. OC melaksanakan proses pengorganisasian kegiatan sampai tahap pelaksanaan hingga selesai.

6. SC bersama OC menyusun dan melaporkan hasil evaluasi kegiatan dan disampaikan kepada Dekan Fakultas Teknik

(6)

3 VI. Bagan Alir Pengorganisasian Kegiatan Ilmiah

Mulai

Menggagas kegiatan ilmiah

Menunjuk personil penanggung jawab

Membentuk steering comittee (SC)

Menyusun proposal kegiatan ilmiah & rencana anggaran

biaya

Membentuk organizing comittee (OC)

Ketua Jurusan & Ketua UJM

Penanggung Jawab & hasil evaluasi kegiatan ilmiah kepada Dekan Fakultas Teknik

Selesai

Organizing Comittee (OC)

Ketua Jurusan & Ketua UJM

Steering Comittee (SC)

(7)

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan kebijakan tersebut, maka skema penjaminan mutu perguruan tinggi di Indonesia dibagi menjadi dua bagian, yaitu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan

Dalam rangka evaluasi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Brawijaya melalui Audit Internal Mutu (AIM) bagi Unit Kerja Penunjang Pelaksana Akademik

FHIL UHO telah memiliki dokumen sistem penjaminan mutu internal (SPMI) diantaranya Dokumen Kebijakan mutu, Dokumen Manual Mutu dan Dokumen Standar Mutu.. Selain

• Merupakan layanan untuk masyarakat (khususnya entitas Perguruan Tinggi) agar lebih memahami Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan

Penerapan SMM Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada dititikberatkan pada implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan layanan persiapan akreditasi/

Dokumen kebijakan sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ini berisi tentang garis besar pelaksanaan SPMI di Poltekkes Kemenkes Aceh sehingga dapat menjamin mutu

Sebagai acaun Sistem Penjaminan Mutu Internal, INSTITUT KOMUNIKASI & BISNIS-LSPR Jakarta menerbitkan buku Kebijakan SPMI, buku Manual SPMI, dan buku Standar SPMI yang

PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Halaman 5 dari 14 LPMPP UM Bengkulu BAB III LUAS LINGKUP KEBIJAKAN SPMI