• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Dosen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Informasi Dosen"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PANDUAN AKADEMIK

Program Diploma IV (D-4) dan Sarjana (S-1)

Tahun Akademik 2015/2016

INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Kampus I:

Jl. Ki Hadjar Dewantara No. 19, Kentingan, Jebres, Surakarta 57126 Kampus II:

Jl. Ringroad Km 5,5 Mojosongo, Surakarta 57127

(3)

@2015 INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Kampus I:

Jl. Ki Hadjar Dewantara No. 19, Kentingan, Jebres, Surakarta 57126 Kampus II:

Jl. Ringroad km 5,5 Mojosongo, Surakarta 57127 Telp. (0271) 647658, Fax. (0271) 646175

(4)

KATA PENGANTAR

Puji sukur senantiasa dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat karunia-Nya, Buku Panduan Akademik Institut Seni Indonesia Surakarta Tahun Akademik 2015/2016 telah selesai disusun. Buku ini memuat Sebaran Mata Kuliah Program Diploma IV (D-4) dan Sarjana (S-1) yang diterbitkan dengan tujuan sebagai panduan mahasiswa dalam mencermati mata kuliah selama studi.

Buku Panduan Akademik ini diharapkan dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh sivitas akademika mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan serta masyarakat luar tentang penyelenggaraan sistem pendidikan Institut Seni Indonesia Surakarta. Penerbitan buku ini sangat penting demi tercapainya proses pembelajaran yang optimal.

Berkaitan dengan itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Dekan, Pembantu Dekan I, Ketua Program Studi, maupun Staf Akademik di Institut Seni Indonesia Surakarta yang telah menyumbangkan tenaga, saran, masukan, dan koreksi selama proses revisinya. Pendapat, saran, dan koreksi dari berbagai pihak masih diharapkan sebagai bahan untuk menyempurnakan Buku Panduan Akademik di masa mendatang. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Surakarta, Oktober 2015

(5)

DAFTAR ISI

Bendera dan Duaja ISI Surakarta... Lambang ISI Surakarta... Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran ISI Surakarta... Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran... A. Penyelenggaraan Pendidikan... B. Penyelenggaraan Pengajaran... C. Tugas Akhir... D. Wisuda... E. Kelulusan, Predikat, dan Gelar Kelulusan... Administrasi Akademik

A. Registrasi dan Heregistrasi... B. Cuti Kuliah... C. Pindah Kuliah Antar Perguruan Tinggi... D. Pindah Program Studi di Lingkungan ISI Surakarta... E. Putus Studi... F. Surat Keterangan Masih Kuliah dan Surat Keterangan Lulus... Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Fakultas Seni Pertunjukan... Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Fakultas Seni Rupa dan Desain... Sebaran Mata Kuliah Program Diploma D-4 dan Program Sarjana S-1....

(6)

SEJARAH ISI SURAKARTA

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta adalah salah satu Perguruan Tinggi Seni Negeri di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Institut Seni Indone-sia (ISI) Surakarta pada mulanya adalah sebuah perguruan tinggi setingkat akademi dengan nama Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta, yang didirikan sebagai salah satu wadah untuk melestarikan (melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan) perkembangan seni tradisional.

Lembaga pendidikan tinggi seni dapat hidup subur jika didirikan di tengah-tengah lingkungan yang mendukungnya, yang secara wajar dapat memberikan umpan balik. Pertumbuhan dan laju pengembangan seni itu dapat terwujud dengan adanya inovator/tenaga kreatif seperti pendidik, seniman, kritikus, dan penghayat seni yang memiliki kemampuan serta sikap terbuka. Melihat sumber serta potensi seni tradisional yang ada, Surakarta sebagai kota budaya memenuhi syarat menjadi tempat untuk berdirinya suatu lembaga pendidikan tinggi seni tradisional. Surakarta memiliki kedudukan yang kuat serta wilayah pendukung budaya yang cukup luas.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, sekelompok seniman muda dengan mendapat dukungan serta restu dari para ahli budaya serta empu, melalui lembaga-lembaga resmi di pusat dan daerah, berupaya agar di Surakarta didirikan lembaga pendidikan tinggi kesenian. Dari hasil upaya itu, maka terbitlah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 068/1964 tertanggal 15 Juli 1964, yang membuka Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) di Surakarta di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan Dasar dan Kebudayaan.

Selanjutnya pada tanggal 19 Mei 1973 terbit Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 039/O/1973 tentang Pedoman mengenai Status, Kurikulum, Staf Pengajar, dan Perlengkapan Material di Akademi Seni Karawitan Indonesia di Surakarta, di antaranya berisi tentang:

(7)

(S.Kar), bagi yang lulus ujian negara tingkat Seniman ASKI (Bab II, Pasal 3, Ayat a.b.).

2. Ijazah Seniman Karawitan di nilai setingkat Ijazah Sarjana (Bab V, Pasal 15, Ayat 1-2).

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 160/ M/ 1974 dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 02/O/1975 tanggal 20 Maret 1976 dilaksanakan pemindahan pengelolaan ASKI Surakarta dari Direktorat Jenderal Kebudayaan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejak ASKI Surakarta berdiri menggunakan fasilitas milik Konservatori Karawitan Indonesia (sekarang SMK Negeri 8 Surakarta). Sejak tahun 1972 Proyek Pengembangan Kesenian Jawa Tengah (PKJT) di Surakarta yang menempati bangunan milik Keraton Surakarta. Pihak Keraton Surakarta memberikan tempat untuk kegiatan ASKI Surakarta berupa bangunan di Pagelaran, Sitihinggil, dan Sasonomulyo.

Perubahan peningkatan status Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0446/O/1988 tanggal 12 September 1988 tentang Peningkatan Status ASKI Surakarta menjadi STSI Surakarta. Pada tahun 2006 Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta berubah status menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, ditandai dengan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 77 Tahun 2006 tanggal 20 Juli 2006. Diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Bambang Sudibyo pada tanggal 11 September 2006.

(8)

Bertitik tolak dari sejarah singkat ISI Surakarta, Upacara Dies Natalis ISI Surakarta ditetapkan jatuh setiap tanggal 15 Juli, bertepatan dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 068/1964 tertanggal 15 Juli 1964 tentang Pembukaan Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta yang merupakan “cikal bakal” ISI Surakarta.

Organisasi dan Tata Kerja (OTK) ISI Surakarta telah mendapat pengesahan Menteri Pendidikan Nasional dengan terbitnya Peraturan Mendiknas Nomor 45 Tahun 2007 tanggal 5 Desember 2007. ISI Surakarta saat ini memiliki 2 (dua) Fakultas, yaitu Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Fakultas Seni Pertunjukan terdiri dari lima Program Studi Strata 1 diantaranya sebagai berikut.

1. Seni Karawitan 2. Seni Pedalangan 3. Seni Tari 4. Etnomusikologi 5. Seni Teater

Fakultas Seni Rupa dan Desain terdiri dari delapan Program Studi (enam Program Studi Strata 1 dan dua Program Studi Diploma IV).

Program Studi Strata 1 di antaranya sebagai berikut. 1. Kriya Seni

2. Seni Rupa Murni 3. Desain Interior 4. Televisi dan Film 5. Fotografi

6. Desain Komunikasi Visual Program Studi Diploma IV: 1. Batik

(9)

HYMNE ISI SURAKARTA

(10)

MARS ISI SURAKARTA

(11)

Bendera dan Duaja

Institut Seni Indonesia Surakarta

Bendera ISI Surakarta berbentuk segi empat, dengan perbandingan 3 :

2, berwarna dasar merah hati, ditengah-tengahnya terdapat lambang ISI Surakarta.

Duaja ISI Surakarta berbentuk perisai dengan ukuran tinggi dan lebar

berbanding 4 : 3, berwarna dasar merah hati, yang di dalamnya terdapat lambang ISI Surakarta di tengah tulisan Institut Seni Indonesia dan tulisan SURAKARTA pada bagian bawah lambang berwarna kuning.

(12)

Arti Lambang

1. ISI Surakarta mempunyai lambang berupa Angsa Kutub Lumba-Lumba berwarna putih berparuh dan berkaki warna emas, mengepakan sayap terbang menuju angkasa, melanglang buana, dengan mencengkeram setangkai daun hijau berbunga cempaka dan berbuah manggis. Angsa memiliki mata urna di tengah dahi dengan telinga patra berwarna hijau. 2. Angsa Kutub Lumba-lumba bermakna peraih ketinggian dan kedalaman, penjelajah dunia, serta penuntun jalan. Warna putih dan kuning keemasan pada bentuk Angsa Kutub Lumba-Lumba bermakna kemuliaan dan kejayaan.

3. Angsa Kutub Lumba-Lumba mengepakan sayap terbang menuju angkasa bermakna keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.

4. Urna bermakna religius yang mewarnai ketajaman cipta, rasa, dan karsa 5. Telinga Patra berwarna hijau bermakna tanggap terhadap informasi dari

berbagai penjuru.

6. Setangkai daun warna hijau bermakna kesuburan dan kesejukan, berbunga cempaka warna kuning keemasan sebagai simbol keharuman dan kejayaan, berbuah manggis warna ungu yang merupakan simbol dari kematangan, keluhuran, kejujuran, dan kebenaran hakiki.

(13)

VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

ISI SURAKARTA

Visi

Institut Seni Indonesia Surakarta berperan sebagai pusat unggulan kreativitas dan keilmuan Seni-Budaya untuk membentuk insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan berkarakter.

Misi

Untuk mencapai visi tersebut, ISI Surakarta mengemban misi.

1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan kekaryaan seni, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang Seni Budaya yang bermutu di tingkat nasional dan internasional;

2. Mendinamisasikan kehidupan seni budaya masyarakat;

3. Mewujudkan tata kelola institusi yang profesional dan akuntabel; dan 4. Mengembangkan pusat informasi seni budaya yang akurat dan terpercaya

Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai ISI Surakarta sesuai dengan visi dan misi sebagai berikut.

1. Menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing; 2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan kekaryaan seni; 3. Mendinamisasi kehidupan seni-budaya masyarakat melalui penggalian,

pengembangan, dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan kekaryaan seni; dan

(14)

Sasaran

Tujuan strategis sebagaimana dimaksud dijabarkan ke dalam sasaran strategis yang dijadikan prioritas program pengembangan guna mengatasi masalah dalam jangka pendek. RENSTRA ISI Surakarta 2012-2014 memuat dua puluh tiga sasaran strategis yang diformulasikan sebagai berikut. 1. Meningkatnya kualitas pembelajaran berbasis kompetensi, pendidikan

karakter, dan kewirausahaan;

2. Meningkatnya akses dan kualitas calon mahasiswa baru; 3. Meningkatnya kualitas dan kuanititas lulusan;

4. Meningkatnya kualitas dan kuantitas pendidikan dan keterampilan aktivitas instruksional dosen;

5. Optimalnya peran organisasi kemahasiswaan guna menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan seni mahasiswa;

6. Implementasi sistem penjaminan mutu dan audit penjaminan mutu; 7. Meningkatnya kualitas dan kuantitas penelitian;

8. Meningkatnya kualitas dan kuantitas kekaryaan seni; 9. Berkembangnya kelompok-kelompok minat penelitian;

10. Meningkatnya kerjasama bidang penelitian dan kekaryaan seni di tingkat nasional dan internasional;

11. Meningkatnya kualitas dan kuantitas desiminasi hasil penelitian dan kekaryaan seni pada masyarakat;

12. Berkembangnya pusat informasi seni budaya untuk kepentingan masyarakat;

13. Menggali, membina, dan mengembangkan potensi seni budaya yang dimiliki masyarakat;

14. Tata kelola penyelenggaraan pendidikan yang akuntabel;

15. Tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dan memadai guna mendukung program pendidikan, riset, dan pengabdian pada masyarakat; 16. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai;

(15)

18. Terwujudnya sistem informasi manajemen yang mendukung operasional dan pengambilan keputusan;

19. Terselenggaranya kerjasama dan kemitraan yang saling menguntungkan dengan berbagai instansi di dalam dan luar negeri;

20. Tersedianya sumber pendanaan dari masyarakat (PNBP) yang berkelanjutan untuk mendukung program dan kegiatan yang akan dilaksanakan;

21. Berkembangnya Sistem Informasi Terpadu (SIPADU) pendukung layanan administrasi akademik dan pengambilan kebijakan;

22. Berkembangnya kerjasama dan kemitraaan dengan lembaga/institusi di dalam dan luar negeri; dan

(16)

PENYELENGGARAAN

PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

A. Penyelenggaraan Pendidikan

1. Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah perangkat pengaturan tentang satu kesatuan materi pembelajaran yang diberlakukan pada suatu program studi dalam kurun waktu tertentu di lingkungan perguruan tinggi.

Kurikulum yang diberlakukan di lingkungan Institut Seni Indonesia Surakarta adalah Kurikulum 2013 sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Institut Seni Indonesia Surakarta Nomor 7180/IT6.1/PP/2013.

2. Sistem Kredit Semester

Sistem penyelenggaraan pendidikan di Institut Seni Indonesia Surakarta menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penghargaan terhadap beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, dan penyelenggaraan program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan dengan menggunakan satuan terkecil yang disebut kredit dalam tiap semester yang setara dengan 14-16 minggu sesuai dengan ketentuan dalam PP Nomor 19 tahun 2005 dan PP Nomor 17 tahun 2010, Kemendiknas Nomor 232/U/2000, Kemendiknas Nomor 045/U/2002, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 tahun 2014. Sistem ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

a. Setiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan nilai kredit. b. Nilai kredit setiap mata kuliah dapat berlainan.

(17)

Penetapan nilai kredit setiap mata kuliah didasarkan atas perhitungan kegiatan akademik tatap muka, kegiatan akademik terstruktur, dan kegiatan akademik mandiri. Satu Satuan Kredit Semester (1 SKS) untuk mata kuliah teori setara dengan 50 menit kegiatan tatap muka, 50 menit kegiatan terstruktur, dan 60 menit kegiatan belajar mandiri per minggu. Untuk mata kuliah praktik, 1 SKS ekuivalen dengan 100 menit kegiatan tatap muka dan 100 menit kegiatan terstruktur per minggu sedangkan untuk praktik kerja lapangan dan sejenisnya, nilai 1 SKS adalah beban tugas di lapangan sebanyak 4–5 jam per minggu selama satu semester.

Tujuan penerapan sistem ini agar mahasiswa dapat merencanakan studinya sesuai dengan minat dan prioritas dalam rangka mencapai kompetensi yang diharapkan.

B. Penyelenggaraan Pengajaran

1. Ketentuan Umum

(18)

2. Persiapan Perkuliahan

a. Pelaksanaan pemrograman rencana studi secara online.

b. Pencetakan Kartu Rencana Studi (KRS) yang disetujui dan ditandatangani oleh dosen Pembimbing Akademik (PA).

c. Perubahan rencana studi dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan kalender akademik.

3. Kegiatan Perkuliahan

a. Kegiatan perkuliahan adalah Proses Belajar Mengajar (PBM) yang meliputi; tatap muka perkuliahan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester sesuai dengan kalender akademik.

b. Kegiatan perkuliahan dapat dibedakan menjadi perkuliahan teori, praktik, dan kerja lapangan.

c. Perkuliahan Teori adalah perkuliahan yang sifatnya mengkaji dan menguasai dan memahami teori, konsep, dan prinsip suatu bidang studi seni.

d. Perkuliahan Praktik adalah perkuliahan yang sifatnya mengaplikasikan teori, konsep, dan ketrampilan dalam menciptakan karya seni.

e. Kuliah Kerja Lapangan adalah perkuliahan yang sifatnya mengaplikasikan teori dalam bentuk praktik kerja di lapangan.

f. Perkuliahan terdiri dari kegiatan tatap muka, kegiatan terstruktur, dan kegiatan mandiri.

g. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan perkuliahan terjadwal, dosen dan mahasiswa saling berkomunikasi secara langsung berupa ceramah, diskusi, tanya jawab, seminar, atau kegiatan akademik lainnya.

h. Kegiatan terstruktur adalah kegiatan belajar di luar jam terjadwal, mahasiswa melaksanakan tugas dari dan dalam pengawasan dosen yang berupa tugas-tugas pekerjaan rumah, penulisan laporan, penulisan makalah, penelitian, atau kegiatan lain yang sejenis.

(19)

kegiatan terstruktur yang berupa belajar di perpustakaan, wawancara dengan narasumber, atau kegiatan lainnya yang sejenis.

4. Waktu Perkuliahan

Pembagian Sesi Perkuliahan

5. Tata Tertib Perkuliahan

a. Mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan teori, praktik, dan kegiatan akademik lain yang diselenggarakan oleh fakultas sesuai dengan kalender akademik.

b. Mahasiswa yang tidak hadir pada suatu kegiatan akademik atau perkuliahan wajib menyampaikan surat pemberitahuan tentang alasan ketidakhadirannya.

c. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan tatap muka perkuliahan sedikitnya 75% (tujuh puluh lima persen) dari total tatap muka.

d. Jika kegiatan perkuliahan tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dosen wajib memberitahu mahasiswa dan mengusahakan waktu lain sebagai pengganti.

e. Setiap mengikuti kegiatan akademik mahasiswa diwajibkan membawa Kartu Rencana Studi (KRS).

6. Ujian Semester

Ujian semester sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran. Untuk mata kuliah teori, selama satu semester minimal terselenggara dua kali ujian yang

(20)

bersifat reguler yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semes-ter (UAS). Sedangkan untuk mata kuliah praktik diselenggarakan satu kali ujian yaitu Ujian Akhir Semester (UAS). UAS terjadwal oleh Institusi dan dilaksanakan sesuai dengan jenis mata kuliah dan jenis serta tingkat kompetensi dalam kurikulum, pada setiap semester dilakukan penilaian terhadap mahasiswa dengan sistem berikut:

a. Penilaian berdasarkan kehadiran mahasiswa dalam mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) yang terjadwal dengan minimal kehadiran ditetapkan 75% dari keseluruhan kegiatan yang terjadwal untuk satu mata kuliah sebagai syarat mengikuti ujian akhir semester. Hasil kegiatan terstruktur sebagai nilai harian, hasil ujian tengah semester sebagai nilai UTS, dan hasil ujian akhir semester sebagai nilai UAS.

b. Ketentuan penilaian sebagai berikut.

c. Ketentuan komposisi penilaian akhir sebagai berikut.

d. Tanggal yudisium merupakan batas pengisian nilai dalam SIPADU. Pemberian nilai T hanya berlaku hingga tanggal yudisium, selanjutnya

Matakuliah Nilai Harian Nilai UTS Nilai UAS

Teori 20% 30% 50%

Praktik 40% 0% 60%

Nilai Angka Nilai Huruf Keterangan

(21)

7. Evaluasi Keberhasilan Studi Semesteran

Evaluasi keberhasilan studi tiap semester dilakukan pada akhir semester terhadap mata kuliah yang direncanakan mahasiswa pada awal se-mester. Hasil evaluasi ini terutama digunakan untuk menentukan perencanaan beban studi pada semester berikutnya. Ketentuan perencanaan beban studi berdasarkan capaian Indeks Prestasi Sementara (IPS) semester sebelumnya sebagai berikut.

Catatan:

Persentasi tersebut di dasarkan pada jumlah SKS sebaran mata kuliah se-mester tersebut

8. Kuliah Kerja Nyata

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program D-4 dan S-1 yang bertujuan untuk mendorong empati dan memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Masyarakat akan belajar dari mahasiswa dan begitupula sebaliknya mahasiswa akan banyak memperoleh pengetahuan dari masyarakat. Interaksi yang bermanfaat bagi mahasiswa, institusi dan masyarakat sebagai

stakeholder. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset mendapatkan bentuknya yang nyata dalam kegiatan KKN. Program ini juga merupakan wujud kemitraan institusi dengan pemerintah daerah maupun industri dalam membantu menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat.

IPK Semester Beban studi yang boleh direncanakan

> 3,00 110%

2,00 – 2,99 100%

1,50 – 1,99 80%

(22)

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata mewujudkan konstribusi nyata Institut Seni Indonesia Surakarta bagi masyarakat, industri, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. Kegiatan KKN mensyaratkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa berperan aktif dalam mengetahui permasalahan yang ada, serta mampu bersinergi dengan masyarakat dalam mensolusikan permasalahan tersebut.

Syarat, ketentuan, dan pelaksanaan KKN diatur tersendiri di bawah kewenangan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LPPMPP).

C. Tugas Akhir

Tugas Akhir adalah karya tulis akhir formal dalam bentuk skripsi atau kekaryaan seni yang merupakan hasil dari sebuah penelitian atau kekaryaan ilmiah oleh mahasiswa yang ditempuh dengan tata cara dan prosedur sesuai panduan Tugas Akhir (TA) yang ditentukan oleh masing-masing fakultas.

D. Wisuda

Wisuda adalah upacara seremonial setelah mahasiswa menyelesaikan tugas akademik dan memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan. Wisuda dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun sebagaimana tercantum dalam kalender akademik.

E. Kelulusan, Predikat, dan Gelar Kelulusan

Mahasiswa dinyatakan lulus studi apabila telah menyelesaikan seluruh beban studi yang diberlakukan pada masing-masing program studi.

(23)

1. IPK 2,75 – 3,00 : memuaskan 2. IPK 3,01 – 3.50 : sangat memuaskan 3. IPK 3.51 – 4.00 : dengan pujian/ cumlaude

Predikat kelulusan “Dengan Pujian” ditentukan dengan memperhatikan masa studi maksimal yaitu 10 semester.

Gelar akademik untuk lulusan program Diploma IV ( D-4) dan Strata 1 (S-1) diatur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ijazah, gelar, dan sebutan, diberikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dan dinyatakan lulus. Pemberian gelar dan sebutan lulusan ISI Surakarta didasarkan atas UU Nomor 12/2012, Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 036/U/1993 dan Nomenklatur Dikti 0404/E3.2/2014 sebagai berikut.

1. Gelar akademik lulusan Diploma IV (D-4) adalah Sarjana Terapan Seni (S.Tr.Sn.)

(24)

ADMINISTRASI AKADEMIK

Pelaksanaan administrasi akademik diatur secara terpadu melalui sistem

online agar pelaksanaan perkuliahan dengan sistem kredit dapat berjalan lancar. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman dan kerjasama yang baik dari segenap komponen perguruan tinggi yang terlibat di dalamnya; terutama antara para Dosen, Pembimbing Akademik, Mahasiswa, serta Staf Kependidikan terutama unit pelayanan bidang akademik.

A. Registrasi dan Heregistrasi

Registrasi adalah proses pendaftaran calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru. Heregistrasi adalah proses pendaftaran kembali mahasiswa yang akan aktif pada setiap semester. 1. Prosedur Registrasi dan Heregistrasi

a. Melunasi biaya SPP dan biaya wajib lainnya melalui Bank Mandiri dengan terlebih dahulu mengisi blangko yang telah disediakan di Sub. Bag. Akademik maupun di kantor Bank Mandiri sesuai jadwal yang telah ditentukan.

b. Mengisi dan mencetak Kartu Rencana Studi (KRS) secara online

melalui konsultasi dengan dosen Pembimbing Akademik (PA), dengan urutan sebagai berikut.

1). mahasiswa mengakses http://sipadu.isi-ska.ac.id/mhsw dan login

dengan nama dan sandi awal adalah NIM, selanjutnya melakukan pergantian sandi;

2). mahasiswa dapat login menggunakan sandi baru dan mengunggah paspoto ukuran 300X400 pixel;

3). mahasiswa dapat mengisikan mata kuliah yang direncanakan; 4). mahasiswa meminta validasi kepada dosen Pembimbing

Akademik dan mencetak KRS;

(25)

c. Apabila diperlukan mahasiswa dapat melakukan perubahan dalam pengisian rancangan studi guna menambah dan menghapus yang sudah diprogramkan serta selanjutnya mencetak Kartu Perubahan Rancangan Studi (KPRS) pada jadwal yang telah ditentukan. 2. Mahasiswa yang terlambat Registrasi dan Heregistrasi

Calon mahasiswa yang terlambat atau tidak melakukan regestrasi dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur sebagai mahasiswa baru. Sedangkan untuk mahasiswa yang terlambat atau tidak melakukan heregistrasi lebih dari 30 hari sejak hari pertama perkuliahan dinyatakan mangkir dengan ketentuan:

a. Mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan akademik dan menggunakan fasilitas lembaga.

b. Semester dimana mahasiswa mangkir tetap diperhitungkan dalam masa studi.

c. Mahasiswa tetap diwajibkan membayar SPP dan biaya lainnya secara penuh untuk semester berjalan yang dibayarkan pada semester berikutnya.

d. Mahasiswa yang tidak membayar SPP dan biaya lainnya dalam dua semester berturut-turut, dianggap mengundurkan diri.

B. Cuti Kuliah

Prosedur bagi mahasiswa yang akan mengajukan cuti akademik dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Mahasiswa telah menempuh minimal dua semester.

2. Pengajuan permohonan cuti akademik dapat dilakukan selambat-lambatnya dua minggu sebelum hari pertama masa heregistrasi dengan urutan sebagai berikut.

a. Mahasiswa mengunduh, mencetak, dan mengisi formulir permohonan cuti akademik melalui SIAMA.

(26)

c. Mahasiswa menyerahkan formulir kepada Sub.Bag. Akademik Biro AAKPKS untuk diajukan ke PR I, selambat-lambat dua hari setelah penyerahan dari mahasiswa.

d. Sub.Bag. Akademik Biro AAKPKS menyerahkan berkas hasil ajuan ke Sub.Bag. Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas terkait jawaban permohonan serta segera dibuatkan jawaban atas permohonan cuti akademik ke mahasiswa.

e. Jika disetujui permohonannya maka mahasiswa membayar SPP dan biaya lainnya sesuai dengan ketentuan ke Bank.

f. Mahasiswa menyerahkan bukti pembayaran ke Sub.Bag. Akademik Biro AAKPKS.

3. Mahasiswa yang disetujui melakukan cuti akademik diwajibkan membayar SPP dan biaya lainnya sebesar 50%.

4. Mahasiswa hanya diperbolehkan mengambil cuti akademik sebanyak-banyaknya 4 semester.

5. Pengambilan cuti akademik dapat dilakukan pada semester yang berbeda atau berturut-turut dengan melakukan perpanjangan setiap semesternya sesuai dengan prosedur pengajuan cuti.

6. Mahasiswa yang sedang menjalani cuti akademik, tidak berhak mengikuti semua kegiatan akademik.

7. Waktu cuti akademik tidak diperhitungkan sebagai perhitungan masa studi.

C. Pindah Kuliah Antar Perguruan Tinggi

Pindah kuliah adalah perpindahan mahasiswa dari atau ke perguruan tinggi lain dengan jenjang sejenis. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan pindah kuliah antar perguruan tinggi, apabila memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut.

1. Tidak pernah melanggar tata tertib pada perguruan tinggi asal.

2. Bukan mahasiswa putus kuliah karena tidak dapat memenuhi ketentuan akademik.

(27)

4. Menempuh tes khusus yang diselenggarakan oleh program studi penerima sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan.

5. Masih terdaftar sebagai mahasiswa.

Mahasiswa dapat mengajukan permohonan pindah kuliah ke ISI Surakarta melalui prosedur sebagai berikut.

1. Mahasiswa yang akan pindah membuat surat permohonan mutasi secara tertulis ditujukan ke Rektor selambat-lambatnya dua minggu sebelum jadwal seleksi mahasiswa baru.

2. Mahasiswa menyerahkan surat permohonan tersebut sebanyak 4 rangkap kepada Bag. Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS ISI Surakarta, dengan syarat masing-masing dilampiri:

a. fotokopi transkrip nilai terakhir; dan b. fotokopi kartu mahasiswa.

3. Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS menyerahkan surat permohonan beserta lampirannya kepada Ka.Prodi yang dituju dengan tembusan pada Dekan, dan Ka.Biro AAKPKS untuk selanjutnya melaporkan kepada Rektor dan PR I.

4. Ka.Prodi yang dituju dapat menyelenggarakan ujian khusus guna memberikan pertimbangan penolakan atau persetujuan atas permohonan pindah tersebut serta melaksanakan proses akreditasi transkrip nilai mahasiswa yang bersangkutan dan hasilnya dikirimkan kepada Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS, dan ditembuskan kepada Sub.Bag. Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas.

5. Jawaban Rektor terhadap permohonan pindah atas pertimbangan dari Ka.Prodi yang dituju, disampaikan oleh Ka.Bag. Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS kepada mahasiswa yang bersangkutan.

(28)

D. Pindah Program Studi di Lingkungan ISI Surakarta

Pindah program studi adalah proses perpindahan dari satu prodi ke prodi yang lain dalam jenjang yang sama maupun alih jenjang namun dilarang memiliki status ganda atau merangkap pada program studi yang berada di lingkungan ISI Surakarta. Permohonan pindah diajukan paling lambat dua minggu sebelum hari pertama heregistrasi. Permohonan pindah tidak dipertimbangkan apabila melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan pindah kuliah antar prodi di lingkungan ISI Surakarta melalui prosedur sebagai berikut.

1. Mahasiswa membuat surat permohonan mutasi secara tertulis ditujukan ke PR I, yang disetujui oleh dosen Pembimbing Akademik dan Ketua Program Studi (asal), serta disahkan oleh Pembantu Dekan I.

2. Mahasiswa menyerahkan surat permohonan tersebut sebanyak 4 rangkap kepada Bag. Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS, dengan syarat masing-masing dilampiri:

a. fotokopi transkrip nilai terakhir; dan b. fotokopi kartu mahasiswa.

3. Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS menyerahkan surat permohonan beserta lampirannya kepada Ka.Prodi yang dituju dengan tembusan pada Dekan, dan Ka.Biro AAKPKS untuk selanjutnya melaporkan kepada PR I.

4. Ka.Prodi yang dituju memberikan pertimbangan penolakan atau persetujuan atas permohonan pindah serta melaksanakan proses akreditasi transkrip nilai mahasiswa yang bersangkutan dan hasilnya dikirimkan kepada Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Biro AAKPKS dan ditembuskan kepada Sub.Bag. Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas.

(29)

6. Biro AAKPKS mengeluarkan Nomor Induk Mahasiswa Baru dan Kartu Mahasiswa baru yang ditembuskan kepada Sub.Bag Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas, selanjutnya Sub.Bag Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas mengentri nilai hasil akreditasi transkrip ke dalam SIPADU.

E. Putus Studi

Mahasiswa yang pada akhir semester keempat tidak dapat mencapai kelulusan 70 SKS dengan IPK< 2,0 atau semester kedelapan tidak dapat mencapai kelulusan 130 SKS dengan IPK< 2,0 atau mahasiswa tidak mampu menyelesaikan studinya dalam waktu 10 semester maka mahasiswa bersangkutan berstatus Putus Studi/Drop Out (DO). Prosedur pemutusan studi sebagai berikut.

1. Surat Peringatan Pertama (SP1) dikirim oleh Pembantu Dekan I kepada mahasiswa pada akhir semester 2 untuk evaluasi dua tahunan I dan pada akhir semester 6 untuk evaluasi dua tahunan II.

2. Surat Peringatan Kedua (SP2) dikirim oleh Pembantu Dekan I kepada mahasiswa pada akhir semester 3 untuk evaluasi dua tahunan I dan pada akhir semester 7 untuk evaluasi dua tahunan II.

3. Surat Pemutusan Studi dikirim oleh Pembantu Rektor I kepada mahasiswa pada akhir semester 4 untuk evaluasi dua tahunan I dan pada akhir semester 8 untuk evaluasi dua tahunan II.

F. Surat Keterangan Masih Kuliah

dan Surat Keterangan Lulus

(30)

1. Mahasiswa mengisi form permohonan Surat Keterangan Masih Aktif Kuliah yang dapat diperoleh dan diserahkan kembali kepada Sub.Bag. Akademik Biro AAKPKS.

(31)

VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN

Visi

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Surakarta berperan sebagai pusat pendidikan, kreativitas, dan keilmuan Seni-Budaya di bidang seni pertunjukan untuk membentuk insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan berkarakter.

Misi

Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mempunyai misi sebagai berikut.

1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan kekaryaan seni pertunjukan, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang Seni-Budaya yang bermutu, bertaraf nasional, dan regional;

2. Mendinamisasikan kehidupan seni pertunjukan di masyarakat; 3. Mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional dan akuntabel; dan 4. Menyediakan informasi seni pertunjukan yang akurat dan terpercaya.

Tujuan

Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mempunyai tujuan sebagai berikut.

1. Menjadi penyelenggara pendidikan berbasis riset dan kekaryaan seni yang unggul bertaraf regional;

2. Mewujudkan kehidupan seni pertunjukan masyarakat yang dinamis; 3. Menjadi fakultas seni yang bertata kelola baik; dan

(32)

Sasaran

1. Menjadikan Fakultas Seni Pertunjukan berbasis riset dan kekaryaan seni yang unggul bertaraf regional.

a) terwujudnya proses pembelajaran berbasis penelitian dan kekaryaan seni;

b) tercapainya peningkatan reputasi Fakultas Seni Pertunjukan yang diakui keunggulannya secara nasional; dan

c) terlaksananya kerjasama nasional dan regional.

2. Mewujudkan kehidupan Seni-Budaya masyarakat yang dinamis. a) tercapainya peran Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta dalam

mendinamisasikan kehidupan seni budaya masyarakat Indonesia, dan b) tercapainya Fakultas Seni Pertunjukan sebagai rujukan masyarakat

dalam kegiatan seni pertunjukan.

3. Menjadi fakultas seni yang bertata kelola baik.

a) tersusunnya laporan sesuai standar mutu Fakultas Seni Pertunjukan; b) tersusunnya laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) dan evaluasi program studi berbasis evaluasi diri (EPSBED)/ Pangakalan Data Perguruan Tinggi (PDPT); dan

c) tersedianya data untuk menunjang manajemen dan tahapan menuju pengelolaan perguruan tinggi seni bertaraf Internasional.

4. Menjadi penyedia data informasi Seni-Budaya yang akurat dan terpercaya. a) tersedianya bahan-bahan informasi Seni-Budaya;

b) tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dalam observasi Seni-Budaya di lapangan;

c) tersedianya data informasi Seni-Budaya berbasis teknologi informasi yang assesabel; dan

(33)

Program Studi S-1 Seni Karawitan

Deskripsi Prodi

Program Studi Karawitan Institut Seni Indonesia Surakarta berdiri sejak tahun 1964 menyelenggarakan pendidikan dengan jenjang S-1 (Sarjana). Program studi ini dikembangkan berdasarkan pada tradisi nusantara baik dalam bentuk konsep ataupun praktik yang dijabarkan dalam rumusan pembelajaran. Untuk mewujudkan kerangka dasar tersebut, Program Studi Karawitan selalu berpijak pada research baik dalam konservasi, kreativitas kekaryaan dan keilmuan ataupun kajian karya karawitan.

Profil Lulusan

Sarjana Seni Karawitan dapat berperan sebagai: a) Pengrawit yang memiliki seperangkat pengetahuan dan kemampuan untuk menafsir dan

menyajikan berbagai ragam dan garap musik karawitan (gamelan) dalam berbagai keperluan, b) Komposer yang memiliki seperangkat pengetahuan dan kemampuan untuk menggubah/ menyusun komposisi musik ‘baru’ yang berbasis pada musik tradisi karawitan (Nusantara), c)Pengkaji/Peneliti yang memiliki seperangkat pengetahuan dan kemampuan untuk meneliti/ mengkaji berbagai fenomena musik nusantara baik secara tekstual maupun kontekstual,

dand)Pengajar Seni Karawitan yang memiliki seperangkat pengetahuan

dan kemampuan untuk mentrasfer pengetahuan dan praktik musik karawitan (gamelan) kepada orang atau sekelompok orang.

Capaian Pembelajaran

(34)
(35)

Program Studi S-1 Seni Pedalangan

Deskripsi Prodi

Program Studi Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta adalah program pendidikan jenjang S-1 (Sarjana). Program Studi ini berperan sebagai pusat kreativitas kekaryaan dan keilmuan seni pedalangan yang berkarakter dan kompetitif.

Profil Lulusan

(36)

profesional serta menguasai manajemen seni pertunjukan, dan d) Kritikus/

Pengamat Pedalangan yang mampu menjadikan seseorang berpikir secara

kritis dan analitis dalam memformulasikan pikirannya secara lisan maupun tulisan ilmiah dengan sistematis dan baik, mampu membaca fenomena pertumbuhan dan gejolak kehidupan seni budaya ditengah masyarakat sehingga mampu menjembatani dunia seni budaya dengan masyarakat secara luas, dan menguasai ilmu pengetahuan seni budaya sebagai bekal pengamatan secara kritis dan analitis.

Capaian Pembelajaran

(37)

Program Studi S-1 Seni Tari

Deskripsi Prodi

Program studi Seni Tari Institut Seni Indonesia di Surakarta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh kemampuan kesenimanan dan pengetahuan seni budaya yang berkualitas dan learning experience yang terbaik dalam jenjang pendidikan S-1 (Sarjana Seni).

Perkembangan IPTEKS, dinamika kehidupan masyarakat dan hegemoni kultural dari berbagai budaya asing perlu disikapi secara positip guna mendorong kreatifitas tari yang mencakup kolaborasi, multikultural, cross culture, diversitas-pluralitas, dan post modern guna memperkuat nilai-nilai budaya bangsa. Kondisi yang berkembang di era globalisasi perlu mendapat tanggapan dan kajian yang serius, baik dari sisi kekaryaan seni maupun keilmuan.

Profil Lulusan

Lulusan yang mampu mengaplikasikan pengetahuan seni budaya, ketrampilan seni dan penalaran serta transferable skills dalam rangka mengidentifikasi, menginterpretasi, dan menganalisis berbagai fenomena seni budaya (tari) lokal global sebagai: a) Pencipta, b) Pengkaji, dan c) Penyaji.

Capaian Pembelajaran

(38)
(39)

Program Studi S-1 Etnomusikologi

Deskripsi Prodi

Program Studi Etnomusikologi Institut Seni Indonesia Surakarta menyelenggarakan pendidikan dengan jenjang S-1 (Sarjana).Program Studi Etnomusikologi berdiri sejak tahun 1988. Program Studi ini dikembangkan berbasis pada tradisi musik etnik nusantara, baik dalam bentuk konsep maupun praktik yang dijabarkan dalam rumusan pembelajaran. Untuk mewujudkan kerangka dasar tersebut, Program Studi Etnomusikologi mengeksplorasi, mengomunikasikan karya musik etnik nusantara secara etik, estetik dan akademik melalui kajian karya musik etnik nusantara dengan berpijak pada kaidah metodologi penelitian.

Profil Lulusan

Lulusan sebagai: a) Asisten Peneliti dan b) Jurnalis Musik.

Capaian Pembelajaran

(40)

dalam bentuk berita, feature dan opini, 11) mampu malakukan wawancara investigatif dan 12) mampu melakukan teknik announcing dan presenting

(41)

Program Studi S-1 Seni Teater

Deskripsi Prodi

Program Studi Teater Institut Seni Indonesia Surakarta menyelenggarakan pendidikan dengan jenjang S-1 (Sarjana), program studi ini berdiri sejak tahun 2011.Program studi ini dikembangkan berdasar pada tradisi nusantara baik dalam bentuk konsep ataupun praktik yang dijabarkan dalam rumusan pembelajaran. Untuk mewujudkan kerangka dasar tersebut, Program Studi Teater selalu berpijak pada research baik dalam proses penciptaan ataupun kajian karya seni teater.

Profil Lulusan

Lulusan yang berperan sebagai: a) pengkaji atau peneliti seni dan budaya, b) pemeran (aktor), dan c) Sutradara.

Capaian Pembelajaran

(42)
(43)

VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

Visi

Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta berperan sebagai pusat penyeleggara pendidikan unggulan dalam bidang kehidupan kreativitas dan keilmuan seni-budaya bagi kemaslahatan manusia.

Misi

1. Membangun pendidikan, penelitian dan kekaryaan, pengabdian kepada masyarakat di bidang seni rupa dan desain yang bermutu, bertaraf nasional dan regional;

2. Mendinamisasikan kehidupan seni rupa dan desain di masyarakat; 3. Mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional dan akuntabel; 4. Mengembangkan pusat informasi seni rupa dan desain yang akurat dan

terpercaya.

Tujuan

1. Menjadi fakultas pengembang riset dan kekaryaan seni rupa dan desain yang unggul dan bertaraf nasional dan regional;

2. Menjadi motor penggerak bagi kehidupan seni rupa dan desain di masyarakat;

3. Menjadi fakultas seni rupa dan desain yang bertata kelola baik;

(44)

Sasaran

Untuk mewujudkan tujuan “menjadi pengembang riset dan kekaryaan seni rupa dan desain yang unggul dan bertaraf nasional dan regional” dengan sasaran:

1. Terwujudnya pembelajaran berbasis penelitian dan kekaryaan seni; 2. Tercapainya peningkatan reputasi dan akreditasi fakultas seni tingkat

nasional;

3. Tercapainya peningkatan jejaring kerjasama nasional dan regional;

Untuk mewujudkan tujuan “mendinamisasikan kehidupan seni rupa dan desain masyarakat” dengan sasaran:

1. Tercapainya peran fakultas seni rupa dan desain ISI Surakarta yang selalu meningkat dalam mendinamisasikan kehidupan seni rupa dan desain masyarakat Indoesia;

2. Tercapainya citra positif fakultas seni rupa dan desain ISI Surakarta.

Untuk mewujudkan tujuan “menjadi fakultas seni rupa dan desain yang betata kelola baik” dengan sasaran:

1. Tersusunnya tata kelola sistem pengelolaan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku;

2. Tersusunnya tata kelola sistem pengelolaan aset sesuai standar SIMAK BMN;

3. Tersusunnya laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) dan EPSBED;

4. Terlaksananya sistem manajemen yang akuntabel;

5. Tercapainya peningkatan reputasi dan akreditasi perguruan tinggi seni tingkat nasional.

Untuk mewujudkan tujuan “menjadi sumber dan layanan informasi seni rupa dan desain yang akurat dan terpercaya” dengan sasaran:

(45)

2. Tersediannya SDM yang memiliki kapasitas operasionalisasi teknologi informasi;

(46)

Program Studi S-1 Kriya Seni

Deskripsi Prodi

Program Studi S-1(Sarjana) Kriya Seni diselenggarakan berdasarkan surat dari DIKTI, Departemen Pendidikan Nasional nomor: 253/DIKTI/Kep/ 1996 mengenai izin Penyelenggaraan Program-program Studi baru pada Sekolah Tinggi Seni Indonesia di Surakarta. Visi, Misi dan Tujuan didirikannya Program Studi S-1 Kriya Seni Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta berhubungan erat dengan potensi budaya tradisi nusantara sebagai sumber ide untuk pengkajian maupun penciptaan karya kriya yang dapat bermanfaat bagi kemaslahatan manusia. Hal tersebut penting untuk dikembangkan guna menjawab tantangan perubahan jaman yang semakin mengglobal, sehingga ketahanan nilai-nilai budaya nusantara tetap terjaga sebagai sebuah aset bangsa yang berharga.

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Kriya Seni memiliki kemampuan sebagai: a) Pengkaji

seni kriya yang profesional dalam menganalisis, mengevaluasi dan

menginterpretasikan perkembangan seni budaya nusantara yang diwujudkan dalam karya ilmiah sesuai kaidah yang berlaku dibidang seni, serta mampu memahami metodologi ilmiah dalam karya ilmiah. b) Pencipta (Seniman/ kreator seni kriya) yang profesional dalam mencipta/mewujudkan karya seni kriya berdasarkan gagasan dan konsep (estetika, etika dan logika), dalam karya fungsional maupun non fungsional yang bersumber pada nilai-nilai nusantara serta mengekspresikannya secara profesional, dan c) Desainerseni

kriya yang profesional dalam mencipta/mewujudkan gagasan dalam bentuk

(47)

Capaian Pembelajaran

(48)

Program Studi S-1 Seni Rupa Murni

Deskripsi Prodi

Program Studi Seni Rupa Murni S-1 (Strata 1) didirikan untuk memenuhi kebutuhan dalam menjawab tantangan membentuk seni rupa modern yang mencerminkan jati diri Indonesia, citra budaya dan kepribadian bangsa. Program Studi Seni Rupa Murni merupakan unit pelaksana akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta yang memiliki tugas untuk melaksanakan pendidikan dan pembelajaran akademis secara profesional dalam cabang ilmu seni rupa murni sesuai dengan sistem pengelolaan yang ada di direktorat jendral pendidikan tinggi.

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Seni Rupa Murni memiliki kemampuan sebagai Sarjana Seni yang berpola pikir akademis dan mampu berperan aktif secara profesional baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat sebagai: a) pencipta

seni rupa murni yang mampu menciptakan karya seni rupa murni berdasar

(49)

Capaian Pembelajaran

(50)

Program Studi S-1 Desain Interior

Deskripsi Prodi

Program Studi S-1 (Strata 1) Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta memiliki peranan penting dalam menjawab kebutuhan bidang desain interior yang berkembang pesat di masyarakat. Untuk itu, kurikulum disusun dengan mempertimbangkan perubahan pola pikir dalam kemajuan pembangunan menuju masyarakat global dengan tidak mengesampingkan aspek pengembangan kebudayaan nusantara. Dengan demikian, akan dihasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang desain interior serta berwawasan luas sebagai modal profesionalitas dalalam pekerjaannya.

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Desain Interior memiliki kemampuan sebagai Desainer

Interior yang memiliki: a) pengetahuan dan ketrampilan dasar kesenirupaan

dan desain, b) kemampuan mengidentifikasi bentuk-bentuk budaya nusantara sebagai sumber ide perencanaan, dan c) kemampuan menerapkan jiwa intrepreuner dalam pengelolaan desain interior, dan Pengkaji yang memiliki kemampuan: a) memahami berbagai paradigma dalam filsafat ilmu, estetika desain dan keragaman desain interior, b) mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk budaya Nusantara sebagai sumber kajian, dan c) mampu memberikan layanan jasa konsultasi pengkajian interior.

Capaian Pembelajaran

(51)
(52)

Program Studi S-1 Televisi dan Film

Deskripsi Prodi

Program Studi S-1 (Strata 1) Televisi dan Film merupakan satu unit pelaksana akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta yang mempunyai tugas utama melaksanakan pendidikan dan pembelajaran akademis dan/atau profesional dalam cabang ilmu pertelevisian dan perfilman.

Profil Lulusan

Lulusan yang siap berperan sebagai: a) Pengkaji Budaya Televisi

dan Film terkait permasalahan budaya pada ranah televisi dan film sebagai

institusi, media, teks dan khalayak, b) Profesional sebagai Pencipta

Program Televisi dan Film berbasis pengkajian yang intensif.

Capaian Pembelajaran

(53)

Program Studi S-1 Fotografi

Deskripsi Prodi

Program Studi S-1 (Strata 1) Fotografi Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta merupakan pusat unggulan kreativitas dan keilmuan dalam bidang fotografi yang bertujuan untuk membentuk Insan Indonesia yang mandiri, cerdas, kompetitif, dan berkarakter dalam bidang fotografi. Selain itu, Program Studi S-1 Fotografi juga bertujuan untuk menghasilkan sarjana strata satu di bidang pengkajian dan penciptaan seni fotografi, Melaksanakan tata kelola yang professional dan akuntabel dan menghasilkan mahasiswa memiliki jiwa kewirausahaan dan profesionalisme yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang seni fotografi.

Profil Lulusan

Lulusan Program Studi S-1 Fotografi Institut Seni Indonesia Surakarta diproyeksikan sebagai: a) Pengkaji Seni Fotografi, b) Pencipta Fotografi Seni dan Budaya (Seniman Foto), c) Pencipta Fotografi Komersial (Fotografer Profesional), dan d) Pencipta Fotografi Jurnalistik (Wartawan Foto).

Capaian Pembelajaran

(54)

Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual

Deskripsi Prodi

Program Studi S-1 (Strata 1) Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta sebagai pusat unggulan kreativitas dan keilmuan untuk membentuk insan yang mandiri, cerdas, kreatif, kompetitif, dan berkarakter melalui tahapan pembelajaran yang mengkolaborasikan proses perancangan dan pengkajian desain serta aplikasinya dalam berbagai media baik melalui perangkat teknologi digital maupun manual untuk mewujudkan produk industri kreatif di bidang desain komunikasi visual dengan mendasarkan pada karakter budaya visual nusantara.

Profil Lulusan

(55)

Multi-media Interaktif (Animasi) adalah tenaga kreatif yang memiliki kemampuan untuk menyusun strategi kreatif dalam produksi Multimedia Interaktif (Animasi) melalui proses perancangan (memilih, mengatur, menciptakan) gambar bergerak melalui teknik gambar tangan (manual) ataupun digital

(computerized)untuk mendukung karya tertentu (film, iklan, game, dan media interaktif) serta mampu mengembangkan kemampuan dari sisi konseptual, praktis, maupun pengembangan kewirausahaan.

Capaian Pembelajaran

(56)

Program Studi D-4 Batik

Deskripsi Prodi

Program Studi Diploma IV Batik merupakan lembaga pendidikan formal di bawah naungan Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. memfokuskan pada bidang kajian dan penciptaan karya batik, serta fesyen. Adapun sebagai Program Studi Diploma IV Batik proporsi materi praktikum yang diajarkan lebih banyak dibandingkan teori dan jumlah sks yang ditempuh setara dengan Program Studi Strata-1. Lulusan Program Studi Diploma IV Batik Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta bergelar Sarjana Terapan Seni (S.Tr. Sn.).

Profil Lulusan

Profil Lulusan Program Studi Diploma IV Batik sebagai: a) Perancang dan pembuat karya seni batik dan fesyen, b) Perekayasa teknik batik dan fesyen, c) Pengawas industri batik dan garmen, dan d) Interprenuer di bidang batik dan fesyen.

Capaian Pembelajaran

(57)
(58)

Program Studi D-4

Keris dan Senjata Tradisional

Deskripsi Prodi

Prodi Keris dan Senjata Tradisional merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang berada di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta. Penyelenggaraan Prodi didasarkan atas Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersurat pada SK. No. 147/E/O/2012. Program Studi ini memfokuskan diri pada ranah penciptaan seni keris dan senjata tradisional beserta kajian estetik maupun filosofisnya. Landasan yang digunakan dalam proses pendidikan adalah nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia, dengan disertai wawasan terhadap dinamika zaman. Program Studi Keris dan Senjata Tradisional ISI Surakarta saat ini telah berstatus terakreditasi oleh BAN PT.

Lulusan program studi D-IV Keris dan Senjata Tradisional bergelar Sarjana Terapan Seni (S.Tr. Sn.).

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Keris dan Senjata Tradisional mampu berperan sebagai: a) fasilitator, b) kurator, c) konservator, d) asisten peneliti, maupun e) wirausaha di bidang keris dan senjata tradisional (empu, mranggi, art/craft dealer, dan sebagainya).

Capaian Pembelajaran

(59)

SEBARAN MATA KULIAH

PROGRAM DIPLOMA IV (D-4)

(60)

Program Studi S-1 Karawitan

2. MPK-01104 Pendidikan Pancasila 2 3. MPK-01105 Bahasa Inggris I 2 4. MKK-01101 Filsafat Ilmu 3 5. MKK-01103 Seni Pertunjukan

Indonesia

2

(61)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket 1. MPK-01101 Pendidikan

Kewarganegaraan 6. MKK-01210 Dasar Dasar Musik

Barat II

2

7. MKB-01106 Tembang I 2

8. MKB-01201 Karawitan Surakarta II 4 Mata Kuliah Pilihan 9. MKP-01102 Komunikasi Seni 2 10. MKP-01112 Multimedia I (Teknologi

Komputer)

(62)

Semester IV 7. MKB-01107 Karawitan Gaya

Yogyakarta

1

8. MKB-01108 Karawitan Gaya Minang 1

9. MKB-01206 Tembang II 2

10. MKB-01301 Karawitan Surakarta III 4 Mata Kuliah Pilihan

1. MPB-01101 Estetika Nusantara 3 2. MKK-01106 Literatur Karawitan I 2 3. MKK-01209 Teori Karawitan II 3 4. MKB-01203 Karawitan Tari II 1 5. MKB-01204 Karawitan Pakeliran II 1 6. MKB-01109 Karawitan Gaya

Banyumas

1

7. MKB-01110 Karawitan Gaya Sunda 1

8. MKB-01306 Tembang III 2

9. MKB-01401 Karawitan Surakarta IV 4 Mata Kuliah Pilihan 10. MKP-01105 Kapita Selekta

Karawitan

2

11. MKP-01114 Multimedia III (Fotografi)

2

(63)

Semester V

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MKK-01104 Metodologi Penelitian I 2 2. MKK-01309 Teori Karawitan III 3 3. MKB-01102 Komposisi Karawitan I 2 4. MKB-01111 Pembawaan Karawitan 4 5. MKB-01303 Karawitan Tari III 1 6. MKB-01304 Karawitan Pakeliran III 1 7. MKB-01111 Karawitan Gaya Bali 1 8. MKB-01112 Karawitan Gaya Jawa

Timur

1

9. MKB-01406 Tembang IV 2

10. MKB-01501 Karawitan Surakarta V 4 Mata Kuliah Pilihan 11. MKP-01103 Karawitan Pakurmatan 2 12. MKP-01104 Manajemen Seni

Pertunjukan II

2. MKK-01102 Wawasan Budaya Nusantara

3 3 3

3. MKK-01105 Seminar Karawitan I 2 2 2 4. MKK-01108 Akustika Instrumen I - 2 -

(64)

5. MKK-01204 Metode Penelitian II 2 2 2 6. MKK-01206 Literatur Karawitan II 2 - -

7. MKB-01108 Analisa Karawitan 2 2 2

8. MKB-01110 Metode Pelatihan Karawitan

1. MBB-01103 Bimbingan Penulisan Skripsi

8. MKB-01302 Komposisi Karawitan III

- 4 -

(65)

9. MKB-01403 Karawitan Tari IV - - 1 10. MKB-01404 Karawitan Pakeliran IV - - 1 11. MKB-01701 Karawitan Surakarta VII - - 4

Mata Kuliah Pilihan

12. MKP-01109 Miji Ricikan Suling 1 1 1 13. MKP-01110 Miji Ricikan Siter 1 1 1

Jumlah 14 14 14

Semester VIII

No. Kode Mata Kuliah SKS

Kaji Cipta Saji

1. MKB-01112 Tugas Akhir 6 6 6

Jumlah 6 6 6

Keterangan:

(66)

Program Studi S-1 Seni Pedalangan

3. MKK-02106 Wawasan Budaya

Nusantara

3

4. MKK-02101 Teori Pedalangan I 3

5. MKK-02104 Multimedia 3

6. MKK-02112 Sejarah Pedalangan 3 7. MKB-02101 Praktik Pedalangan

Gaya Pokok I

4

8. MKB-02104 Karawitan Pakeliran I 3

(67)

Semester II

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MPK-02102 Pendidikan Pancasila 2 2. MPK-02103 Pendidikan

Kewarganegaraan

2

3. MPK-02105 Bahasa Inggris 2 4. MBB-02102 Pengetahuan HaKI 3 5. MKK-02105 Seni Pertunjukan

Indonesia

3

6. MKK-02201 Teori Pedalangan II 3 7. MKB-02201 Praktik Pedalangan

Gaya Pokok II

4

8. MKB-02204 Karawitan Pakeliran II 3

Jumlah 22

Semester III

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MPB-02103 Manajemen Seni Pertunjukan

3

2. MKK-02102 Filsafat Ilmu 2

3. MKK-02107 Psikologi Dalam 3 4. MKK-02108 Bahasa dan Sastra

Pedalangan

3

5. MKK-02301 Teori Pedalangan III 3 6. MKB-02301 Praktik Pedalangan

Gaya Pokok III

4

7. MKB-02304 Karawitan Pakeliran III 4

(68)

Semester IV

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MBB-02103 Sosiologi Seni 3 2. MPB-02101 Estetika Nusantara 3 3. MKK-02109 Literatur Pedalangan 3 4. MKK-02401 Teori Pedalangan IV 3 5. MKB-02102 Praktik Pedalangan

Gaya Lain I (Yogya)

2

6. MKB-02401 Praktik Pedalangan Gaya Pokok IV

4

Mata Kuliah Pilihan

7. MPB-02102 Kewirausahaan 3 5. MKB-02202 Praktik Pedalangan

Gaya Lain II (Golek)

2

6. MKB-02501 Praktik Pedalangan Gaya Pokok V

4

Mata Kuliah Pilihan

7. MKB-02108 Teori Teater 3

Jumlah 21

(69)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket Kaji Cipta

1. MBB-02101 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 8. MKB-02302 Praktik Pedalangan

Gaya Lain III (Jatim)

2 2

(70)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1 MKB-02110 Tugas Akhir 6

Jumlah 6

Semester VIII

Keterangan:

(71)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket 1. MPK-03101 Pendidikan Pancasila 2

2. MPK-03102 Pendidikan Agama 2 Pendidikan Agama

Islam

Pendidikan Agama Kristen

Pendidikan Agama Katolik

Pendidikan Agama Hindu

Pendidikan Agama Budha

3. MBB-03103 Wawasan Budaya Nusantara

3

4. MKK-03104 Pengetahuan Tari 3 5. MKB-03102 Tari Surakarta Alus I 2 6. MKB-03103 Tari Surakarta Gagah I 2 7. MKB-03104 Tari Surakarta Putri I 2

8. MKB-03105 Olah Tubuh I 2

Jumlah 18

Program Studi S-1 Seni Tari

(72)

Semester III

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MPK-03103 Bahasa Indonesia 2 2. MPK-03104 Kewarganegaraan 2 3. MPK-03105 Bahasa Inggris 2 4. MKK-03106 Seni Pertunjukan

(73)

Semester IV

9. MKB-03302 Tari Surakarta Alus III 1 10. MKB-03303 Tari Surakarta Gagah III 1 11. MKB-03304 Tari Surakarta Putri III 1 Mata Kuliah Pilihan (Pilih Satu) 12. MKP-03101 Sosiologi Seni

3 13. MKP-03103 Notasi Tari

Jumlah 23

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MBB-03101 Manajemen Seni Pertunjukan

3

2. MPB-03103 Estetika Nusantara 3 3. MKB-03109 Teknik Vokal I 2 4. MKB-03306 Koreografi III 3 5. MKB-03402 Tari Surakarta Alus IV 1 6. MKB-03403 Tari Surakarta Gagah IV 1 7. MKB-03404 Tari Surakarta Putri IV 1

Pilih 3 Repertoar Tari 8. MBB-03204 Tari Bali II 13. MBB-03209 Tari Non Tradisi

Nusantara II

(74)

Semester V

Mata Kuliah Pilihan (Pilih Satu) 14. MPB-03106 Kapita Selekta Tari

3

Pilih 3 Repertoar Tari 10. MBB-03304 Tari Bali III 14. MBB-03308 Tari Sumatra III 15. MBB-03309 Tari Non Tradisi

Nusantara III

Mata Kuliah Pilihan (Pilih Satu) 16. MKP-03104 Teknik Vokal II

2 17. MKP-03113 Rias Busana II

(75)

Semester VI

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MBB-03102 KKN 4

2. MPB-03105 Field Work 3

3. MKK-03103 Seminar Tari I 3

4. MKK-03110 Etnokoreologi 3

5. MKB-03101 Skenografi Tari 3 6. MKB-03110 Pembawaan Tari 4

7. MKB-03506 Koreografi V 3

Mata Kuliah Pilihan (Pilih Satu) 8. MPB-03102 Dasar-dasar Kepelatihan

Tari 2

9. MKP-03114 Analisa Tari II

Pilih 1 Repertoar Tari 10. MKP-03106 Tari Bali IV

1 11. MKP-03107 Tari Jatim IV

12. MKP-03108 Tari Jogja IV 13. MKP-03109 Tari Sunda IV 14. MKP-03110 Tari Sumatra IV 15. MKP-03111 Tari Non Tradisi

Nusantara IV

16. MKP-03201 Sejarah Tari II 3

(76)

Semester VII

No. Kode Mata Kuliah SKS

Kaji Cipta Saji

1. MKB-03111 Tugas Akhir 6 6 6

Jumlah 6 6 6

Semester VIII

Keterangan:

MK. Wajib = 135 SKS MK. Pilihan = 25 SKS Wajib Lulus = 144 SKS

No. Kode Mata Kuliah SKS

Kaji Cipta Saji

1. MPB-03104 Bimbingan Karya Tari - - 3 2. MPB-03107 Bimbingan Kepenarian - 3 -

3. MKK-03109 Estetika Tari 3 - -

4. MKK-03203 Seminar Tari II 2 - -

5. MKK-03205 Metode Penelitian II 3 - -

6. MKK-03111 Teori Penciptaan - 3 3

7. MKB-03201 Skenografi II - 2 2

Pilih 1 Gaya Tari 8. MKB-03604 Tari Surakarta Putri VI

3 9. MKB-03602 Tari Surakarta Alus VI

10. MKB-03603 Tari Surakarta Gagah VI

(77)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket 5. MKK-04104 Pengantar

Etnomusikologi

3

6. MKK-04106 Teknologi Komputer 2 7. MKK-04105 Pengantar Antropologi

(Musik)

3

8. MKB-04101 Praktik Musik Nusantara I

3

Jumlah 20

Program Studi S-1 Etnomusikologi

(78)

Semester II

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MBB-04101 Bahasa Inggris 3 2. MKK-04101 Pengantar

Karawitanologi

3

3. MKK-04107 Teknologi Audio 2 4. MKK-04109 Literatur Musik

Nusantara

3

5. MKK-04110 Filsafat Ilmu 3

6. MKK-04203 Musikologi Barat II 3 7. MKB-04201 Praktik Musik

Nusantara II

3

Jumlah 20

Semester III

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MKK-04102 Karawitanologi 3 2. MKK-04108 Teknologi Audio-Visual 2 3. MKK-04111 Metodologi Penelitian 3 4. MKK-04113 Budaya Musik I 3 5. MKK-04116 Notasi dan Transkripsi

Musik I

2

6. MKK-04117 Etnografi 3

7. MKB-04301 Praktik Musik Nusantara III

3

(79)

9. MKP-04102 Sosiologi Musik 3 4. MKK-04115 Organologi dan

Akustika

3

5. MKK-04118 Seni Pertunjukan Indonesia

3

6. MKK-04216 Notasi dan Transkripsi Musik II

2

7. MKB-04401 Praktik Musik Nusantara IV

3

Mata Kuliah Pilihan 8. MKP-04105 Komunikasi Musik 3

Jumlah 23

Semester IV

Semester V

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MKK-04119 Sejarah Musik Nusantara

3

2. MKK-04120 Kapita Selekta Etnomusikologi

(80)

3. MKK-04313 Budaya Musik III 3 4. MKB-04102 Praktik Instrumen

Tunggal I

3

5. MKB-04103 Studi Lapangan I 3 6. MKB-04104 Analisis Musik 3

Mata Kuliah Pilihan

7. MKB-04108 Editing 2

8. MKP-04104 Musik dan Pendidikan Masyarakat

3

Jumlah 21

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MBB-04102 KKN 4

2. MPB-04101 Estetika Nusantara 3 3. MKK-04102 Teori-Teori Kebudayaan 3 4. MPK-04103 Pendidikan

Kewarganegaraan

2

5. MKB-04202 Praktik Instrumen Tunggal II

3

6. MKB-04203 Studi Lapangan II 3 Mata Kuliah Pilihan 7. MKP-04106 Komposisi Musik 3 8. MKB-04109 Musik dan Etnografi

Visual

3

Jumlah 21

(81)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket 1. MPB-04103 Wawasan Budaya

Nusantara

3

2. MPB-04104 Kewirausahaan dan HKI 3

3. MKB-04105 Kritik Musik 3

4. MKB-04106 Seminar Etnomusikologi 3

5. MKB-04107 Kerja Feature 4

Jumlah 16

SemesterVII

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MKB-04110 Tugas Akhir 6

Jumlah 6

Semester VIII

Mata Kuliah Pilihan:

Semester Ganjil

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket

1. MKB-04108 Editing 2

2. MKP-04102 Sosisologi Musik 3 3. MKP-04103 Bimbingan Penulisan 2 4. MKP-04104 Musik dan Pendidikan

Masyarakat

3

(82)

No. Kode Mata Kuliah SKS Ket 1. MKP-04105 Komunikasi Musik 3

2. MKP-04106 Komposisi Musik 3 3. MKB-04109 Musik dan Etnografi

Visual

3

Jumlah 9

Semester Genap

Catatan:

Syarat mengajukan proposal TA harus sudah menempuh:

- TA Skripsi: MK Metodologi Penelitian dengan nilai 3,0/B; Studi Lapangan II (3,0/B); MK Bimbingan Penulisan (P-3,0/B).

- TA Karya Audio-Visual: MK Editing; Kerja Feature; Studi Lapangan II dengan nilai 3,0/B.

- MK pilihan itu MK profesi yang memperkuat MK Wajib. MK Pilihan dapat kita tambah dan ubah sesuai kepentingan.

Keterangan:

(83)

No. Kode Mata Kuliah

1. MPK-05101 Pendidikan

Kewarganegaraan 2 2 2 5. MKK-05102 Seni Pertunjukan

Indonesia 3 3 3

6. MKB-05101 Olah Vokal 4 4 4

7. MKB-05102 Olah Tubuh 4 4 4

8. MKB-05103 Tata Musik Teater

Nusantara I 3 3 3

Jumlah 23 23 23

Program Studi S-1 Seni Teater

(84)

No. Kode Mata Kuliah 3. MKK-05113 Pengetahuan Seni

Pedalangan 2 2 2

4. MKK-00102 Wawasan Budaya

Nusantara 3 3 3 8. MKB-05203 Tata Musik Teater

Nusantara II 3 3 3

Jumlah 22 22 22

(85)

4. MKK-05117 Teknik Dasar

3. MKK-05204 Metode Penelitian

(86)

Semester VI

1. MBB-05104 Kuliah Kerja Nyata

(KKN) 4 4 4

2. MPB-05102 Estetika Nusantara 3 3 3 3. MKK-05106 Penulisan Naskah

Drama 3 3 3

2. MPB-05101 Manajemen Seni

Pertunjukan 3 3 3

3. MKK-05108 Psikologi Teater 3 3 3

4. MKK-05110 Kritik Teater 3 3 3

5. MKK-05114 Folklor 2 2 2

6. MKB-05111 Penyutradaraan Non

(87)

4. MKK-05109 Semiotika Teater 3 3 3

4. MKB-05123 Kajian Teater

Postmodern 4 - -

5. MKB-05124 Monolog - 4 -

6. MKB-05125 Penyutradaraan

Kontemporer - - 4

Mata Kuliah Pilihan

7. MKP-05101 Kesusastraan Jawa 3 3 3

8. MKP-05105 Apresiasi Pedalangan 3 3 3

(88)
(89)

Keterangan:

Gambar

Gambar Alam Benda
Gambar Manusia
Gambar Teknik
Gambar Model

Referensi

Dokumen terkait

Jenjang Strata Satu (S1) Pada Program Studi Sistem

Program Studi Sistem Informasi Beasiswa Unggulan Jenjang Strata 1 (S1) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer.

- Menyelenggarakan kajian teknologi yang melibatkan stakeholder untuk mencapai kualitas standar kompetensi program studi yang terfokus pada integrasi

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Gelar Kesarjanaan Pada Program Studi Sistem Informasi. Jenjang

Untuk mengikuti pendidikan Program Magister/S2 Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Minat Studi Penciptaan Seni dan Minat Studi Pengkajian Seni

Universitas Atma Jaya Makassar menyelenggarakan pendidikan yang terdiri dari 9 Program Studi Jenjang Strata Satu (S1) dan 1 Program Studi Jenjang Strata Dua (S2)

Dalam rangka pengembangan keilmuan pada masing-masing program studi maka sejak FTP UB berdiri pada tahun 1998, mulai dikembangkan ke arah pembentukan sejumlah laboratorium, yaitu

PENDAHULUAN Disiplin Etnomusikologi di Indonesia, seperti yang dikembangkan pada beberapa program studi di sejumlah Institut Seni atau Universitas, hingga saat ini masih menyimpan