• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTUR ORGANISASI PT. SURABAYA WIRE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STRUKTUR ORGANISASI PT. SURABAYA WIRE"

Copied!
84
0
0

Teks penuh

(1)

Div. Support

QA

IT

Marketing Support

Purchasing

Div. Operasional

Nail & Packaging

Engineering

PPIC & Warehouse

Dept. HRD, Personalia & GA

Div. Finance & Acc.

Finance

Accounting

Secretary Sales & Raw

Material Purchasing

Drawing, Cutting &

Annealing

Lampiran A – 1

(2)

STRUKTUR ORGANISASI DEPARTEMEN KAWAT – SEKSI DRAWING PT. SURABAYA WIRE

Head of Wire Department

Cutting Section Head Drawing Section Head

Section Head Assistant

Section Head Assistant

Production House Keeping

Tool Process

Production House Keeping

Tool Gudang Annealing Die Service

Pintal

Maintenance Tool Maintenance

Lampiran A – 2

(3)
(4)

Lampiran B – 2

BAGAN PROSES PRODUKSI DEPARTEMEN KAWAT – SEKSI DRAWING

Y Y

T T

Y

T T

Y T Y

T

Wire Rod

Stuffle Wire Rod

Proses Descaling

Proses Tarik

Hasil Produksi

Reject? Proses Tarik Ulang?

Skrap Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman ke

Bagian Annealing

Proses pengiriman ke

Bagian Tarik Ulang

Proses pengiriman ke

Departemen Paku

Proses pengiriman ke

Seksi Potong

Proses pengiriman ke

Bagian Gudang

Tidak Sesuai?

Retur

Proses pada Bagian Tarik Ulang, Departemen Paku dan Seksi Potong Proses pada

Bagian Annealing

Proses Tarik Ulang?

Proses Packaging?

Proses pada Bagian Packaging

Gudang Finished Goods

(5)

Y

Y Y

T T Wire Rod

Proses Descaling

Proses Tarik

Hasil Produksi

Reject?

Gudang Kawat Paku

Proses Tarik Ulang?

Skrap

(6)

Lampiran B – 4

BAGAN PROSES TARIK ULANG PADA MESIN TARIK BESAR

Y Y

T T

Kawat Paku

Proses Tarik

Hasil Produksi

Reject?

Gudang Kawat Paku

Proses Tarik Ulang?

Skrap

(7)

Proses Tarik

Hasil Produksi

Gudang Kawat Paku

(8)

Lampiran B – 6

BAGAN PROSES TARIK ULANG PADA MESIN TARIK BASAH

Kawat Paku

Proses Tarik

Hasil Produksi

Gudang Kawat Paku

(9)

A

# 16 TU Proses Tarik Ulang

Wire Rod

Proses Descaling

Proses Tarik

# 9 ANL

Proses Bakar

AS 9 Bakar

(10)

Lampiran B – 8

BAGAN PROSES PRODUKSI KAWAT BAKAR (SAMBUNGAN)

Y

T

S-Paq? Penimbangan S-Paq

A

Proses Tarik Ulang pada Mesin Tarik Basah

# 20

Proses Bakar

Proses Packaging

Gudang Finished Goods

(11)

a. Master operator

Fasilitas ini berisi nama-nama operator mesin tarik yang berjumlah 36 orang. Penambahan, penghapusan dan edit nama operator dapat dilakukan dengan fasilitas tersebut. Masing- masing operator mempunyai operator ID.

2. Transaksi

a. Hasil produksi kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk memasukkan hasil produksi kawat paku dalam data base. Data-data yang dimasukkan mencakup:

- Tanggal produksi

- No label yang dibuat berdasarkan kode bagian, bulan, tanggal dan urutan produksi dalam 1 hari

- Ukuran kawat paku yang diproduksi - Bentuk kemasan dalam boom / coil - Kode kawat paku yang diproduksi - Operator yang memproduksi - Berat hasil produksi

- Jumlah coil untuk hasil produksi - Kegunaan dari hasil produksi

- Shift yang memproduksi (terdiri dari shift 1 dan shift 2) - No mesin yang memproduksi

- Nomor label bahan - Kode bahan

b. Hasil produksi kawat bakar

Fasilitas ini berguna untuk menginputkan hasil produksi kawat bakar. Data yang dimasukkan antara lain:

- Tanggal hasil produksi

(12)

Lampiran C – 2

- Ukuran kawat bakar - Bentuk kawat bakar - Kode kawat bakar

- Operator yang memproduksi

- Nomor oven yang digunakan untuk membakar - Nomor pot

- Shift hasil produksi kawat bakar - Berat kawat bakar

- Jumlah coil - Label bahan - Kode bahan - Berat bahan

c. Pengambilan kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk menginputkan stok kawat paku yang diambil oleh departemen datau bagian yang lain. Data yang perlu untuk dimasukkan antara lain:

- Tanggal ambil

- Shift pada waktu pengambilan - Nomor label yang diambil - Ukuran kawat paku - Bentuk kawat paku - Berat kawat paku - Bagian yang mengambil

Setelah selesai data disimpan. Selain itu juga tersedia fasilitas untuk mengecek inputan yang sudah dilakukan dan mengecek status nomor label.

d. Pengambilan kawat bakar

Fasilitas ini berguna untuk menginputkan kawat bakar yang diambil untuk produksi selanjutnya. Data yang dimasukkan antara lain:

- Tanggal pengambilan

(13)

- Bentuk kawat bakar yang diambil - Berat kawat bakar yang diambil - Bagian yang mengambil

Setelah selesai data disimpan. Selain itu juga tersedia fasilitas untuk mengecek inputan yang sudah dilakukan dan mengecek status no label.

e. Pemakaian wire rod

Fasilitas ini berguna untuk menginputkan wire rod yang sudah dipakai untuk memproduksi. Data yang dimasukkan antara lain:

- Tanggal pemakaian - Nomor coil wire rod

- Nomor mesin yang menggunakan

f. Retur kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk membuat pendataan mengenai kawat paku yang dikembalikan oleh customer karena tidak memenuhi persyaratan kualitas yang ada. Data yang perlu dimasukkan:

- Tanggal kawat paku diretur atau dikembalikan - Shift pada waktu retur terjadi

- Nomor label baru (retur) - Nomor label yang diretur - Ukuran kawat yang diretur - Kode kawat paku yang diretur - Bentuk kawat paku yang diretur - Berat asal kawat paku sebelum diretur - Bagian yang meretur

- Berat kawat paku pada saat diretur

(14)

Lampiran C – 4

g. Pemakaian kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk membuat pendataan mengenai pemakaian kawat paku untuk proses tarik ulang. Data yang perlu dimasukkan:

- Tanggal pemakaian kawat paku - No label bahan

- No mesin yang menggunakan

h. Pemakaian kawat bakar

Fasilitas ini berguna untuk membuat pendataan mengenai pemakaian kawat bakar untuk proses tarik ulang. Data yang perlu dimasukkan:

- Tanggal pemakaian kawat bakar - No label bahan

- No mesin yang menggunakan

3. Laporan

a. Laporan hasil produksi kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk melihat hasil produksi kawat paku berdasarkan tanggal dan shift produksi. Data yang dapat dilihat pada laporan ini adalah:

- Tanggal produksi - Shift pada saat produksi

- Nomor mesin yang memproduksi - Ukuran kawat paku yang diproduksi - Nomor label hasil produksi

- Nama operator yang memproduksi - Nomor label bahan

- Berat hasil produksi - Jenis asal bahan - Bentuk hasil produksi

- Sub total hasil produksi untuk masing- masing mesin

(15)

Fasilitas ini berguna untuk melihat hasil produksi kawat bakar berdasarkan tanggal dan shift produksi. Data yang dapat dilihat pada laporan ini adalah:

- Tanggal produksi - Shift pada saat produksi

- Nomor oven yang memproduksi - Nomor pot yang memproduksi - Ukuran kawat paku yang diproduksi - Nomor label hasil produksi

- Nama operator yang memproduksi - Nomor label bahan

- Berat hasil produksi - Asal bahan

- Total hasil produksi dalam 1 shift

c. Laporan hasil produksi kawat paku per tanggal

Fasilitas ini berguna untuk mendapatkan informasi atau laporan mengenai hasil produksi kawat paku pertanggal dan secara umum. Hanya saja bentuk tampilan dan fungsinya berbeda dengan laporan hasil produksi kawat paku (summary). Laporan ini hanya menampilkan jenis produk dan berat total dari setiap jenis per tanggal. Kegunaan laporan ini adalah untuk melihat berapa banyak hapro yang dihasilkan dalam periode tertentu untuk masing- masing jenis produk. Informasi ini akan menentukan apakah jenis produk tersebut perlu untuk diproduksi lagi.

d. Laporan hasil produksi kawat paku (summary)

Fasilitas ini berguna untuk mendapatkan informasi atau laporan mengenai hasil produksi kawat paku per mesin per shift secara umum.

Dikatakan umum karena laporan ini hanya akan menampilkan, shift,

(16)

Lampiran C – 6

kelompok kerja, no mesin, berat per boom atau coil dari hasil produksi tiap mesin dan berat total dari hapro tiap mesin.

e. Retur kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk mendapatkan informasi atau laporan mengenai ukuran kawat, jumlah dan berat kawat paku yang dikembalikan dari pelanggan internal karena tidak memenuhi persyaratan kualitas yang ada.

f. Laporan per periode

Fasilitas ini berguna untuk mendapatkan berbagai macam informasi dalam periode tertentu. Dalam fasilitas ini terdapat berbagai macam pilihan, yaitu:

- Perbandingan hapro dan pemakaian bahan

Untuk mengetahui perbandingan antara berat bahan masuk (meliputi wire rod, kawat tarik ulang dan kawat bakar) dengan hasil produksi.

- Hapro dan bahan

Laporan hapro dengan melakukan pemisahan pada bahan yang digunakan, yaitu hapro dengan bahan baku Wire Rod dan hapro dengan bahan baku non Wire Rod atau bahan Tarik Ulang.

- Pengambilan kawat paku

Pengambilan kawat paku oleh Tarik Ulang, Annealing, Paku, Potong dan Gudang.

- Pengambilan 9 anl

Pengambilan kawat bakar, yaitu kawat paku dengan ukuran # 9 yang sudah dibakar.

- Pengambilan wire rod

Pengambilan Wire Rod dari Gudang Wire Rod ke stuffle Wire Rod departemen kawat bagian drawing berupa jumlah coil dan beratnya.

4. Stok

a. Stok kawat paku

(17)

b. Stok stuffle kawat paku

Fasilitas ini berguna untuk mengetahui jumlah stok bahan Tarik Ulang yang ada di dalam gudang kawat atau di lantai produksi departemen kawat bagian drawing.

c. Stok stuffle bakar

Fasilitas ini berguna untuk mengetahui jumlah stok kawat bakar yang ada di dalam gudang kawat atau di lantai produksi departemen kawat bagian drawing.

d. Stok stuffle wire rod

Fasilitas ini berguna untuk mengetahui jumlah stok Wire Rod yang ada di Stuffle Wire Rod departemen kawat bagian drawing setiap hari.

(18)

Lampiran D

FASILITAS PROGRAM POIN PER PERIODE

Program POIN PER PERIODE digunakan untuk melihat poin produksi mesin tarik selama periode tertentu. Dengan adanya program ini, tidak perlu dilakukan perhitungan poin produksi secara manual.

Hasil dari program ini adalah:

1. Jenis mesin

Dibagi menjadi dua, yaitu:

- Mesin kering

Yang termasuk dalam mesin kering adalah mesin tarik nomor 1 sampai dengan nomor 16.

- Mesin basah

Yang termasuk dalam mesin tarik basah adalah mesin tarik nomor 17 a sampai dengan nomor 17 g.

2. No mesin 3. BWG / ASWG 4. Jumlah berat 5. Poin produksi 6. Total tiap mesin

Penjumlahan dibedakan berdasarkan nomor mesin. Terdiri dari dua bagian, yaitu jumlah berat (kg) dan jumlah poin produksi.

7. Total tiap jenis

Penjumlahan dibedakan berdasarkan jenis mesin. Terdiri dari dua bagian, yaitu jumlah berat (kg) dan jumlah poin produksi.

8. Total semua

Terdiri dari dua bagian, yaitu jumlah berat (kg) dan jumlah poin produksi.

9. Total ekspor

Terdiri dari dua bagian, yaitu jumlah berat (kg) dan jumlah poin produksi.

10. Total potong

Terdiri dari dua bagian, yaitu jumlah berat (kg) dan jumlah poin produksi.

(19)

Tanggal :

No Jenis Shift 1 Shift 2 Total

PARAF FORM KEBUTUHAN WIRE ROD MESIN DRAWING

(20)

Lampiran E – 2

GROUP : SHIFT :

TANGGAL EDITOR :

NO BWG

LAPORAN HASIL PRODUKSI MESIN TARIK

:

HASIL PRODUKSI BHN NO COIL

(21)

No. Surat Pengambilan : No. Surat Pengambilan :

Bagian : Untuk Dipakai Tanggal : Shift :

Tanggal Jam Coil No. Kode WR. Heat No. Berat

Jenis Wire Rod Coil Total : Kg

Jumlah Coil :

Kg

Pemberi Penerima

PENGAMBILAN WIRE ROD

Total Pengambilan :

Surabaya, dd-mm-yyyy

( ) ( )

(22)

Lampiran E – 4

No Slip : Bagian :

Tanggal : Shift :

No Label Boom/Coil Berat No Label Boom/Coil Berat No Label Boom/Coil Berat

#BWG/#AS : #BWG/#AS : #BWG/#AS :

Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg

#BWG/#AS : #BWG/#AS : #BWG/#AS :

Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg

#BWG/#AS : #BWG/#AS : #BWG/#AS :

Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg Total : Coil/Boom Kg

Total Semua Coil/Boom Kg

PT. SURABAYA WIRE dd/mm/yyyy hh/mm

( ) ( )

Slip Penerimaan Kawat Paku

Menyerahkan, Diperiksa dan

diterima oleh,

Master Form

(23)

Tanggal :

No. BWG/ASWG

Total Stok : Coil

No. BWG/ASWG No. BWG/ASWG

No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat

Total Ukuran Coil Total Ukuran Coil

No. BWG/ASWG No. BWG/ASWG

No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat

Total Ukuran Coil Total Ukuran Coil

No. BWG/ASWG No. BWG/ASWG

No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat

Total Ukuran Coil Total Ukuran Coil

No. BWG/ASWG No. BWG/ASWG

No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat No Label X Y Berat

Total Ukuran Coil Total Ukuran Coil

PT. SURABAYA WIRE

STOK KAWAT PAKU

Tonase

Kg Kg

Kg Kg

Kg Kg

Kg Kg

Kg

Kg Kg

Kg Kg

Kg Kg

SW

(24)

Lampiran E – 6

TANGGAL WIRE ROD KAWAT PAKU KAWAT BAKAR BAHAN DARI RETUR RETUR WR KE GUDANG TOTAL

TOTAL

PENGAMBILAN BAHAN

(25)

TOTAL

HASIL PRODUKSI

TANGGAL WIRE ROD KAWAT PAKU & TOTAL KAWAT BAKAR

(26)

Lampiran E – 8

Wire Rod Kawat Paku Total

WIP awal WIP akhir Data WIP :

Wire Rod

- Bahan WR di stuffle produksi - Bahan WR di area tower dan mesin

Kawat Paku

- Kawat paku di stuffle TU - Kawat paku di bawah tower - Kawat paku di area bakar

- Kawat paku di area mesin tarik basah - Kawat paku di area mesin tarik kering

- Kawat paku eksport yang belum di serter ke gudang

Scrap :

WIP kawat rijek / skrap kawul

Penyerahan kawat rijek / skrap kawul ke TPA Penyerahan kawat tali WR

WIP kawat rijek roll

Penyerahan kawat rijek roll TOTAL

WIP

( Work In Process )

(27)

BARANG JADI AWAL

HASIL PRODUKSI KAWAT PAKU PENGAMBILAN KAWAT PAKU - Drawing

- Annealing - Paku - Potong - Penjualan

BARANG JADI AKHIR

PEMANTAUAN BARANG JADI KAWAT PAKU

(28)

Lampiran E – 10

Bulan : Periode :

A. DATA INPUT yang terdiri dari WIP awal

- Wire Rod - Kawat Paku

Wire Rod yang diambil dari gudang WR

Kawat Paku untuk bahan TU ( # 9 TU, # 16 TU, dll ) Kawat Bakar / dari bahan anl ( # 9 ANL )

Retur kawat paku dari seksi / dept. lain yang di TU - dikurangi : Bahan WR yang diretur

TOTAL INPUT B. DATA OUTPUT

Hapro dari Bahan Baku WR

Hapro dari Bahan Baku TU ( termasuk dari Anl ) WIP akhir

- Wire Rod - Kawat Paku TOTAL OUTPUT Selisih

Loss ( surplus ) Yield

Scrap :

WIP kawat rijek / skrap kawul

Penyerahan kawat rijek / skrap kawul ke TPA Penyerahan kawat tali WR

WIP kawat rijek roll

Penyerahan kawat rijek roll TOTAL

LAPORAN PRODUKSI DEPARTEMEN KAWAT

(29)

1. Hari kerja 2. Hasil Produksi (ton)

MT Basah MT Kering 3. Kapasitas teoritis (ton)

4. Rata2/hari (ton) 5. Kapasitas maks. T/hari 6. % produktifitas 7. Komposisi kawat (ton) : a. Lokal b Export c Potong 8. %per total kawat:

a. Lokal b. Export c Potong 9. Total point

a. MT Basah

b. MT Kering

10. Jumlah point/hari 11. Jumlah operator 12. Jumlah team 13. Point :

operator team orang /hari Efisiensi lubricant (point / kg):

Powder (target = 1.250) Liquid (target = 4000 point) Efisiensi dies (point / dies) (target = 2.250) Cost / total point Cost / tonase / 1000 II Maintenance

1. Jumlah mesin total ( a ) 2. Jumlah mesin terpasang (b ) 3. Jumlah mesin jalan (c ) 4. % b / a

5. % c / b 6. Mesin t/hari

7. Penggunaan lubricant(kg) : Powder

Liquid 8 Penggunaan dies(bj)

9 Efisiensi lubricant (tonase/kg) Powder (target = 1.250) 10. Efisiensi dies (tonase/kg)

(target = 2.25) III Quality Control

1. Bahan baku(Ton) :

Wire rod Kawat paku Kawat bakar Total

2. WIP awal (ton) 3. WIP akhir (ton) 4. Tali wire rod (kg) 5. Skrap (kg) 6. Reject (kg) 7. Komplain :

Intern Ekstern Gresik, 6 Juli 2004

(30)

Coil Berat Coil Berat

SUB TOTAL

SUB TOTAL TOTAL :

TOTAL SERAH TERIMA : kg

Cat : coil - Kg

coil - Kg

0coil - Kg T O T A L

LAPORAN SERAH TERIMA

BAGIAN DRAWING - DEPARTEMEN KAWAT

Bendrat Polos

S - Q S - Paq

TANGGAL Wire Rod

PRODUK

KETERANGAN Kawat Paku

Kawat Bakar

Kawat

Potong Retur Kawat

Ekspor Kawat Lokal

Lampiran E – 12

(31)

Nama Produk Master Form

Operator Mesin Tanggal

Untuk Berat Editor

BWG / ASWG Tanggal

Berat Nomor Label

BWG / ASWG

Nomor Label

(32)

Lampiran F – 1

PERHITUNGAN EFISIENSI MESIN 1

SHIFT I SHIFT II SHIFT I SHIFT II

TOTAL

PEMAKAIAN MATERIAL PEMAKAIAN DIES

TOTAL INPUT DIES

TOTAL OUTPUT POINT

YIELD EFF

TARGET YIELD

REJECT SKRAP DIES POINT

TGL WIP BAHAN MASUK HAPRO

(33)

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POIN EFF MAT EFF DIES 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 KECIL BASAH RATA-RATA

PERHITUNGAN EFISIENSI BULAN TAHUN

(34)

Lampiran F – 3

Tanggal awal - Tanggal akhir

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 17 Total

LAPORAN PERBANDINGAN HAPRO DAN PEMAKAIAN BAHAN

No Mesin Hapro Berat Wire Rod

Coil Wire Rod

Berat Kawat Tu

Coil Kawat TU

Berat Kawat Bakar

Coil Kawat Bakar

(35)

Periode :

WIP Awal : WIP Akhir :

Mesin WIP Awal Bhn Masuk Hapro WIP Akhir Loss(kg) Loss(%) 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Msn Kecil Msn ZBasah

LAPORAN PERHITUNGAN LOSS

(36)

Lampiran F – 5

Periode :

WIP Awal : WIP Akhir :

Mesin WIP Awal Bhn Masuk Hapro WIP Akhir Loss(kg) Loss(%) 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Msn Kecil Msn ZBasah

LAPORAN PERHITUNGAN LOSS AKTUAL

(37)

TANGGAL 1 2 3 4 5 6 7 8 TOTAL

TOTAL

FORM TIMBANG KULIT WIRE ROD

(38)

TGL M1 M2 M3 M4 M5 M6 M7 M8 M9 M10 M11 M12 KECIL BASAH

TOTAL

FORM PENIMBANGAN SKRAP

Lampiran F – 7

(39)

TANGGAL MESIN PENYEBAB JUMLAH

LAPORAN PEMAKAIAN DIES

(40)

Lampiran G – 1

Prosedur Pengambilan Wire Rod

Aktivitas Keterangan

1

T

2 Y 3

4

(1) Lampiran E – 1

Form Kebutuhan Wire Rod Mesin Drawing dibuat rangkap 2, untuk :

1. Arsip Gudang Wire Rod 2. Arsip Bagian Drawing

(4) Proses pengecekan dilakukan dengan menghitung dan

menanyakan jumlah dan jenis Wire Rod yang sudah dikirim ke stuffle Wire Rod kepada karyawan Gudang Wire Rod

Start

Section Head Assitant Proses pengisian form

kebutuhan wire rod mesin Drawing

Karyawan Gudang Wire Rod Proses pemindahan Wire Rod dari Gudang

Wire Rod ke Stuffle Wire Rod

Form Kebutuhan Wire Rod Mesin Drawing

Wire Rod sudah ditimbang?

Karyawan Gudang Wire Rod Proses penimbangan Wire Rod yang dipesan

seksi Drawing

Section Head Assitant

Proses pengecekan jumlah dan jenis Wire Rod yang sudah dikirim

A

B

(41)

T

Y 5

6

7

(5) Proses scanner dilakukan untuk memindahkan database stok Wire Rod yang ada di Gudang Wire Rod ke database stok Stuffle Wire Rod

(6) Lampiran E – 3

Slip Pengambilan Wire Rod dibuat rangkap 3, untuk :

1. Arsip Gudang Wire Rod 2. Arsip Bagian Drawing 3. Departemen Accounting A

Karyawan Gudang Wire Rod Proses scanner nomor

label Wire Rod yang sudah dikirim ke stuffle

Wire Rod Sesuai form

kebutuhan Wire Rod?

B

Karyawan Gudang Wire Rod

Proses pembuatan slip Pengambilan Wire Rod

Karyawan Gudang Wire Rod Proses meminta tanda

tangan sebagai persetujuan kepada

Section Head

C

Slip Pengambilan Wire Rod

(42)

Lampiran G – 3

Prosedur Pengambilan Wire Rod

Aktivitas Keterangan

8

9

Section Head Proses menandatangani Slip Pengambilan Wire

Rod C

Section Head Proses mengarsip Slip Pengambilan Wire Rod

End

(43)

1

2

3

4

Start

Section Head Assitant Proses penentuan Jenis Wire Rod untuk masing- masing Mesin

Tarik

Kepala Regu Operator Proses pemindahan Wire Rod ke bawah Tower Mesin Tarik

Kepala Regu Operator Proses pelepasan label Wire Rod yang

sudah dipindah ke dekat Mesin Tarik Kepala Regu Operator

Proses Pengambilan Wire Rod dari stuffle

Wire Rod

A

(44)

Lampiran G – 5

Prosedur Pemakaian Wire Rod

Aktivitas Keterangan

5

6

7 7

8

T Y

T A

Kepala Regu Operator Proses pencatatan nomor label dan berat Wire Rod pada papan Pemakaian Wire Rod

Operator Mesin Tarik Proses penarikan Wire Rod pada Mesin

Tarik

Wire Rod sulit ditarik ?

Operator Mesin Tarik Proses pemindahan Wire Rod ke Mesin

Tarik lainnya Kepala Regu Operator

Proses peletakan label Wire Rod pada

gantungan

B

(45)

9

Operator Mesin Tarik Proses penarikan Wire Rod pada Mesin

Tarik

End B

(46)

Lampiran G – 7

Prosedur Penginputan Pemakaian Wire Rod

Aktivitas Keterangan

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 2

(3) Lampiran C

Start

Karyawan Bagian Timbang Mencatat nomor label

pada laporan hasil produksi Mesin Tarik

Karyawan Bagian Timbang Mengambil label untuk diinputkan dlm pemakaian Wire Rod Program DRAWING

Karyawan Bagian Timbang Memakai nomor label

Wire Rod untuk asal bahan

End Karyawan Bagian

Timbang Menginputkan nomor label dan nomor mesin dlm pemakaian Wire Rod

Program DRAWING

Laporan Hasil Produksi Mesin

Tarik

Fasilitas Pogram DRAWING

(47)

1

2

3

4

(2,3,4) Lampiran E – 2

(4) Lampiran C dan E – 13

Start

Operator Mesin Tarik Proses mengeluarkan

kawat hasil produksi dari Mesin Tarik

Karyawan Bagian Timbang Proses menimbang,

mencatat dan memindahkan hasil produksi ke samping

Mesin Tarik

Karyawan Bagian Timbang Proses pencatatan pemakaian bahan dari

papan Pemakaian Wire Rod

Karyawan Bagian Timbang Proses pemasukkan data hapro ke Program DRAWING dan pembuatan label hapro

A

Form Laporan Hasil Produksi Mesin Tarik

- Fasilitas Program TDRAWING

- Label Hasil LProduksi

(48)

Lampiran G – 9

Prosedur Penimbangan Hasil Produksi

Aktivitas Keterangan

5

A

Karyawan Bagian Timbang Proses pemasangan label hasil produksi pada hasil produksi

End

(49)

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 5

(3) Lampiran C

(4) Lampiran E – 4

Slip penerimaan kawat paku oleh bagian Annealing akan didistribusikan ke:

1. Arsip Bagian Annealing 2. Arsip Bagian Drawing 3. Departemen Accounting Start

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pencatatan nomor label dan berat kawat paku yang akan

diserahterimakan

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman kawat paku ke bagian

Annealing

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses penginputan kawat paku yang diserahterimakan ke bagian Annealing dlm Program DRAWING

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pembuatan slip penerimaan kawat paku oleh bagian Annealing

Slip Stok Kawat Paku

Slip Penerimaan Kawat Paku

A

Fasilitas Program DRAWING

(50)

Lampiran G – 11

Prosedur Serah Terima Kawat Paku ke Bagian Annealing

Aktivitas Keterangan

5

6

7

8

End A

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses meminta tanda tangan sebagai persetujuan kepada

karyawan Bagian Annealing

Karyawan Bagian Annealing Proses menandatangani

slip penerimaan kawat paku oleh bagian

Annealing

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses memberikan slip penerimaan kawat paku oleh bagian Annealing

kepada Section Head Bagian Drawing

Section Head Proses mengarsip slip

penerimaan kawat paku oleh bagian

Annealing

(51)

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 5

(3) Lampiran C

(4) Lampiran E – 4

Slip penerimaan kawat paku oleh bagian Tarik Ulang akan didistribusikan ke:

1. Arsip Bagian Drawing 2. Arsip Gudang Kawat Paku 3. Departemen Accounting Start

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pencatatan nomor label dan berat kawat paku yang akan

diserahterimakan

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman kawat paku ke stuffle

Bahan Tarik Ulang

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses penginputan kawat paku yang diserahterimakan ke stuffle Bahan TU dalam

Program DRAWING Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses pembuatan

slip penerimaan kawat paku oleh bagian Tarik Ulang

Slip Stok Kawat Paku

Slip Penerimaan Kawat Paku

A

Fasilitas Program DRAWING

(52)

Lampiran G – 13

Prosedur Serah Terima Kawat Paku ke Bagian Tarik Ulang

Aktivitas Keterangan

5

6

7

8

End A

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses meminta tanda

tangan sebagai persetujuan kepada

karyawan bagian Timbang

Karyawan Bagian Timbang Proses menandatangani

slip penerimaan kawat paku oleh bagian Tarik

Ulang

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses memberikan slip penerimaan kawat paku

oleh bagian Tarik Ulang kepada Section Head Bagian Drawing

Section Head Proses mengarsip slip

penerimaan kawat paku oleh bagian

Tarik Ulang

(53)

1

2

3

4

Start

Section Head Assitant Proses penentuan Jenis Kawat Paku untuk masing- masing

Mesin Tarik

Kepala Regu Operator Proses pemindahan bahan Tarik Ulang ke

bawah Tower Mesin Tarik

Operator Mesin Tarik Proses pelepasan label bahan Tarik

Ulang yang akan ditarik Kepala Regu Operator

Proses Pengambilan bahan Tarik Ulang dari

stuffle Bahan Tarik Ulang

A

(54)

Lampiran G – 15

Prosedur Pemakaian Bahan Tarik Ulang

Aktivitas Keterangan

5

6

7

7

Y T

8

A

Operator Mesin Tarik

Proses Tarik Ulang

Bahan sulit ditarik ulang?

Operator Mesin Tarik Proses pemindahan bahan Tarik Ulang ke

Mesin Tarik lainnya

Operator Mesin Tarik

Proses penarikan bahan Tarik Ulang

End

Kepala Regu Operator Proses peletakan label

bahan Tarik Ulang pada gantungan di

mesin

(55)

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 5

(3) Lampiran C

(4) Lampiran E – 4

Slip penerimaan kawat paku oleh Departemen Paku akan didistribusikan ke:

1. Arsip Bagian Drawing 2. Arsip Departemen Paku 3. Departemen Accounting Start

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pencatatan nomor label dan berat kawat paku yang akan

diserahterimakan

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman kawat paku ke stuffle

Departemen Paku

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses penginputan kawat paku yang diserahterimakan ke Departemen Paku dlm

Program DRAWING

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pembuatan slip penerimaan kawat paku oleh Departemen Paku

Slip Stok Kawat Paku

Slip Penerimaan Kawat Paku

A

Fasilitas Program DRAWING

(56)

Lampiran G – 17

Prosedur Serah Terima Kawat Paku ke Departemen Paku

Aktivitas Keterangan

5

6

7

8

End A

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses meminta tanda

tangan sebagai persetujuan kepada Staf

Departemen Paku

Staf Departemen Paku

Proses menandatangani slip penerimaan kawat paku oleh Departemen

Paku

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses memberikan slip penerimaan kawat paku oleh Departemen Paku

kepada Section Head Bagian Drawing

Section Head Proses mengarsip slip

penerimaan kawat paku oleh Departemen Paku

(57)

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 5

(3) Lampiran C

(4) Lampiran E – 4

Slip penerimaan kawat paku oleh bagian Potong akan

didistribusikan ke:

1. Arsip Bagian Potong 2. Arsip Bagian Drawing 3. Departemen Accounting Start

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pencatatan nomor label dan berat kawat paku yang akan

diserahterimakan

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman kawat paku ke bagian

Potong

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses penginputan kawat

paku yang diserahterimakan ke bagian Potong dalam Program DRAWING

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pembuatan slip penerimaan kawat paku oleh bagian Potong

Slip Stok Kawat Paku

Slip Penerimaan Kawat Paku

A

Fasilitas Program DRAWING

(58)

Lampiran G – 19

Prosedur Serah Terima Kawat Paku ke Bagian Potong

Aktivitas Keterangan

5

6

7

8

End A

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses meminta tanda

tangan sebagai persetujuan kepada Staf

Bagian Potong

Staf Bagian Potong

Proses menandatangani slip penerimaan kawat

paku oleh bagian Potong

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses memberikan slip penerimaan kawat paku

oleh bagian Potong kepada Section Head

Seksi Drawing

Section Head Proses mengarsip slip

penerimaan kawat paku oleh Bagian

Potong

(59)

1

2

3

4

(1) Lampiran E – 5

(3) Lampiran C

(4) Lampiran E – 6

Slip penerimaan kawat paku oleh Bagian Gudang akan

didistribusikan ke:

1. Arsip Bagian Gudang 2. Arsip Bagian Drawing 3. Departemen Accounting Start

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pencatatan nomor label dan berat kawat paku yang akan

diserahterimakan

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pengiriman kawat paku ke Bagian

Gudang

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses penginputan kawat

paku yang diserahterimakan ke Bagian Gudang dalam

Program DRAWING

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pembuatan slip penerimaan kawat paku oleh Bagian Gudang

Slip Stok Kawat Paku

Slip Penerimaan Kawat Paku

A

Fasilitas Program DRAWING

(60)

Lampiran G – 21

Prosedur Serah Terima Kawat Paku ke Bagian Gudang

Aktivitas Keterangan

5

6

7

8

End A

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses meminta tanda

tangan sebagai persetujuan kepada Staf

Bagian Gudang

Staf Bagian Gudang

Proses menandatangani slip penerimaan kawat

paku oleh Bagian Gudang

Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku Proses memberikan slip penerimaan kawat paku oleh Bagian Gudang kepada Section Head

Seksi Drawing

Section Head Proses mengarsip slip

penerimaan kawat paku oleh Bagian

Gudang

(61)

1

2

3

4

(2,3,4)

Pelaksanaan Stock Opname dibagi menjadi beberapa area, yaitu : - Stuffle Wire Rod - Stuffle Bahan TU - Bawah Tower Mesin - Area Mesin Tarik - Area Mesin Basah - Area Bakar (Annealing) - Area Penimbangan S-Paq - Gudang Kawat - Ruang Galva

(4) Lampiran E – 5

Catatan :

Untuk Stok Opname yang dilakukan akhir bulan tidak ada verifikator sedangkan untuk Stok Opname akhir tahun ada verifikator Start

Head of Wire Department

Proses penentuan waktu pelaksanaan dan pelaksana Stok

Opname

Head of Wire Department

Proses pemetaan area Stok Opname

Penanggung Jawab Stok Opname Proses pembagian area Stok Opname

Pelaksana Stok Opname Proses pelaksanaan

Stok Opname

A

Slip Stok Kawat Paku

(62)

Lampiran G – 23

Prosedur Stok Opname

Aktivitas Keterangan

5

6 (6) Lampiran E–6 s/d E–10

Catatan :

Laporan Produksi Departemen Drawing diberikan kepada

Departemen Accounting dan Departemen Kawat – Bagian Drawing tidak memiliki arsip dalam bentuk dokumen hanya berupa file dalam komputer Karyawan Bagian

Gudang Kawat Paku Proses entry hasil Stok Opname ke

komputer A

End Karyawan Bagian Gudang Kawat Paku

Proses pembuatan Laporan Produksi Departemen Drawing

Laporan Produksi Departemen Drawing

(63)

1-May 3134 1144 2292 2513 1869 16 0 3505.6

2-May 7 0

3-May 14 0

4-May 2269 3400 2617 3207 5 4659.2

5-May 3407 3400 3226 2929 1 4924

6-May 2274 3412 2222 3033 3 4204

7-May 2305 3430 2527 3696 1 4463.4

8-May 2292 2246 3184 2166 2 3745

9-May 2286 2946 1767.6

10-May 6918 2303 4907 3193 22 5 4860

11-May 3931 3396 3758 3554 11 4 5118.4

12-May 3359 0 3201 3 0 2240.7

13-May 4533 3406 7 0 2384.2

14-May 3413 0 3681 2 0 2576.7

15-May 3399 0 3012 2 2108.4

16-May 0

17-May 2276 0 2725 26 0 2097.4

18-May 2193 0 2411 3 0 1928.8

19-May 3334 0 2884 1791 4 0 4141.1

20-May 0

21-May 1140 0 679 4 0 746.9

22-May 0 210 137 4 0 589.9

23-May 0

24-May 1129 0 597 599 16 1 2033.2

25-May 1140 0 647 669 54 0 2237.2

26-May 1129 1146 442 1049 19 0 2534.7

27-May 1140 1143 1115 1165 9 0 3876

28-May 2276 0 1368 1280 15 0 4501.6

29-May 1124 1141 520 618 4 0 1934.6

30-May 0

31-May 1661 2275 0 1170 1149 9 0 3942.3

TOTAL 60686 27309 55968 32104 249 24 77120.9

PEMAKAIAN MATERIAL PEMAKAIAN DIES

TOTAL INPUT 91129 DIES 24

TOTAL

OUTPUT 89733 POIN 77120.9

YIELD 98.47% EFF 3213.371

TARGET 2250 YIELD 142.82%

(64)

Lampiran H – 2

PERHITUNGAN EFISIENSI JANUARI 2004

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MAT EFF DIES

1 95488 92876 35 250968.20 97.26% 318.69%

2 52645 52166 66 168403.70 99.09% 113.40%

3 125120 122957 47 266332.40 98.27% 251.85%

4 146797 142222 57 188913.20 96.88% 147.30%

5 224011 236146 13 314025.00 105.42% 1073.59%

6 159223 159592 39 247647.20 100.23% 282.22%

7 42519 64361 20 158792.50 151.37% 352.87%

8 83150 96502 45 313887.80 116.06% 310.01%

9 214618 217906 12 299389.10 101.53% 1108.85%

10 228834 222266 2 286554.20 97.13% 6367.87%

11 102887 107451 12 169553.60 104.44% 627.98%

12 70656 65536 41 145480.80 92.75% 157.70%

KECIL 132053 42237.2 67 465784.88 31.99% 308.98%

BASAH 35511 87335 223 1131468.03 245.94% 225.50%

(65)

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MAT EFF DIES

1 64438 63291 12 84544.30 98.22% 313.13%

2 33750 33441 39 54852.20 99.08% 62.51%

3 122713 122071 16 96736.80 99.48% 268.71%

4 216548 215856 12 140373.00 99.68% 519.90%

5 205249 203240 14 123670.80 99.02% 392.61%

6 102886 101419 32 81869.20 98.57% 113.71%

7 76807 75724 8 98038.20 98.59% 544.66%

8 90799 89492 29 151560.90 98.56% 232.28%

9 174390 173061 34 119433.30 99.24% 156.12%

10 200502 195261 7 123385.40 97.39% 783.40%

11 85148 84837 4 69202.60 99.63% 768.92%

12 52984 51777 37 50480.00 97.72% 60.64%

KECIL 20041 20218.55 77 120559.23 100.89% 69.59%

BASAH 83434 39948.2 220 509653.06 47.88% 102.96%

(66)

Lampiran H – 4

PERHITUNGAN EFISIENSI MARET 2004

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MTRL EFF DIES

1 73546 71746 6 64752.10 97.55% 479.65%

2 28714 28818 21 46242.20 100.36% 97.87%

3 158678 156756 10 124246.40 98.79% 552.21%

4 218069 214970 8 146023.20 98.58% 811.24%

5 234015 231251 22 172497.80 98.82% 348.48%

6 141968 140854 48 106158.80 99.22% 98.30%

7 123780 122265 29 106183.90 98.78% 162.73%

8 99971 99251 54 167728.80 99.28% 138.05%

9 251530 246722 29 157969.40 98.09% 242.10%

10 137525 136271 20 86037.20 99.09% 191.19%

11 27789 27735 11 21962.60 99.81% 88.74%

12 60706 59549 61 49252.20 98.09% 35.89%

KECIL 15166 15295 46 82775.00 100.85% 79.98%

BASAH 89685 88012.6 363 567221.16 98.14% 69.45%

(67)

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MTRL EFF DIES

1 26892 26307 4 29714.20 97.82% 330.16%

2 99294 99157 41 85899.40 99.86% 93.12%

3 172833 170506 18 125002.90 98.65% 308.65%

4 237726 234216 13 151437.20 98.52% 517.73%

5 166673 165728 9 139853.20 99.43% 690.63%

6 131717 128874 34 102893.80 97.84% 134.50%

7 200749 198232 5 136783.10 98.75% 1215.85%

8 121960 119099 41 119538.30 97.65% 129.58%

9 204800 202309 17 119577.60 98.78% 312.62%

10 0 0 0 0.00 0.00% 0.00%

11 470 0 0 0.00 0.00% 0.00%

12 23290 22984 6 18387.20 98.69% 136.20%

KECIL 10043 9150 24 50325.00 91.11% 93.19%

BASAH 28476 24936.35 67 164579.91 87.57% 109.17%

(68)

Lampiran H – 6

PERHITUNGAN EFISIENSI MEI 2004

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MTRL EFF DIES

1 0 0 0 0.00 0.00% 0.00%

2 91129 89733 24 77120.90 98.47% 142.82%

3 137485 135997 19 110902.30 98.92% 259.42%

4 228853 221864 4 158137.70 96.95% 1757.09%

5 202894 197961 20 155769.80 97.57% 346.16%

6 214958 212120 13 138128.60 98.68% 472.23%

7 210336 209930 19 145858.00 99.81% 341.19%

8 105123 102719 30 122598.60 97.71% 181.63%

9 194741 191835 22 119563.80 98.51% 241.54%

10 149032 147355 9 88287.40 98.87% 435.99%

11 470 0 0 0.00 0.00% 0.00%

12 1139 1139 0 0.00 100.00% 0.00%

KECIL 14488 15154 31 78650.00 104.60% 112.76%

BASAH 28786 29388 102 187822.60 102.09% 81.84%

(69)

NO MESIN INPUT OUTPUT DIES POINT EFF MTRL EFF DIES

1 78067 74610 60 88866.90 95.57% 65.83%

2 52844 50973 40 77340.90 96.46% 85.93%

3 141006 136273 27 120263.20 96.64% 197.96%

4 266762 265575 28 197734.90 99.56% 313.86%

5 284601 281489 37 209956.60 98.91% 252.20%

6 169905 163641 56 130912.80 96.31% 103.90%

7 175768 171759 49 149932.10 97.72% 135.99%

8 115466 111872 52 145981.80 96.89% 124.77%

9 264980 261229 27 168035.10 98.58% 276.60%

10 237127 235183 18 144905.40 99.18% 357.79%

11 72859 72583 26 59741.20 99.62% 102.12%

12 90039 85919 32 76543.20 95.42% 106.31%

KECIL 48336 45300 66 243450.00 93.72% 163.94%

BASAH 60812 58900.1 201 388740.66 96.86% 85.96%

(70)

Lampiran H – 8

HASIL PENELITIAN BERAT TALI DAN KULIT UNTUK KS R 8 Ø 5.5

KULIT TALI

NO BRT

SAMPEL BRT SBLM

BRT SSDH

BRT KULIT

% BRT

KULIT JML BRT % BRT

1 1134 1 29.1 28.7 0.4 0.01 3 1.90 0.17

2 29.4 29.1 0.3 0.01

3 29.0 28.7 0.3 0.01

4 29.4 29.0 0.4 0.01

5 29.8 29.4 0.4 0.01

TOTAL 146.7 144.9 1.8 0.01

2 1147 1 28.2 27.9 0.3 0.01 3 1.98 0.17

2 29.5 29.2 0.3 0.01

3 28.7 28.4 0.3 0.01

4 29.3 29.1 0.2 0.01

5 29.2 28.9 0.3 0.01

TOTAL 144.9 143.5 1.4 0.01

3 1145 1 28.9 28.6 0.3 0.01 4 2.62 0.23

2 30.0 29.6 0.4 0.01

3 31.0 30.7 0.3 0.01

4 29.4 29.1 0.3 0.01

5 29.6 29.2 0.4 0.01

TOTAL 148.9 147.2 1.7 0.01

(71)

KULIT

1 1142 1 35.5 35.3 0.2 0.56 4 2.63 0.23

2 34.1 34.0 0.1 0.29

3 34.9 34.7 0.2 0.57

4 34.7 34.5 0.2 0.58

5 35.4 35.2 0.2 0.56

TOTAL 174.6 173.7 0.9 0.52

2 1146 1 35.5 35.2 0.3 0.85 4 2.59 0.23

2 35.5 35.1 0.4 1.13

3 34.9 34.6 0.3 0.86

4 35.6 35.1 0.5 1.40

5 35.1 34.8 0.3 0.85

TOTAL 176.6 174.8 1.8 1.02

3 1143 1 34.8 34.6 0.2 0.57 4 2.57 0.22

2 34.3 34.1 0.2 0.58

3 33.8 33.6 0.2 0.59

4 34.0 33.8 0.2 0.59

5 33.8 33.6 0.2 0.59

TOTAL 170.7 169.7 1.0 0.59

4 1139 1 34.9 34.6 0.3 0.86 4 2.70 0.24

2 34.8 34.6 0.2 0.57

3 34.9 34.6 0.3 0.86

4 35.3 35.1 0.2 0.57

5 34.9 34.6 0.3 0.86

TOTAL 174.8 173.5 1.3 0.74

5 1151 1 34.9 34.7 0.2 0.57 4 2.50 0.22

2 35.4 35.2 0.2 0.56

3 34.7 34.5 0.2 0.58

4 34.0 33.8 0.2 0.59

5 34.3 34.1 0.2 0.58

TOTAL 173.3 172.3 1.0 0.58

6 1138 1 34.5 34.3 0.2 0.58 4 2.70 0.24

2 33.9 33.7 0.2 0.59

3 34.7 34.6 0.1 0.29

4 34.2 34.0 0.2 0.58

5 34.6 34.4 0.2 0.58

TOTAL 171.9 171.0 0.9 0.52

(72)

Lampiran H – 10

HASIL PENELITIAN BERAT TALI DAN KULIT UNTUK KS R 8 Ø 5.5

KULIT TALI

NO BRT

SAMPEL BRT SBLM

BRT SSDH

BRT KULIT

% BRT KULIT

JML BRT % BRT

1 1134 1 29.1 28.7 0.4 1.37 3 1.90 0.17

2 29.4 29.1 0.3 1.02

3 29.0 28.7 0.3 1.03

4 29.4 29.0 0.4 1.36

5 29.8 29.4 0.4 1.34

TOTAL 146.7 144.9 1.8 1.23

2 1147 1 28.2 27.9 0.3 1.06 3 1.98 0.17

2 29.5 29.2 0.3 1.02

3 28.7 28.4 0.3 1.05

4 29.3 29.1 0.2 0.68

5 29.2 28.9 0.3 1.03

TOTAL 144.9 143.5 1.4 0.97

3 1145 1 28.9 28.6 0.3 1.04 4 2.62 0.23

2 30.0 29.6 0.4 1.33

3 31.0 30.7 0.3 0.97

4 29.4 29.1 0.3 1.02

5 29.6 29.2 0.4 1.35

TOTAL 148.9 147.2 1.7 1.14

Referensi

Dokumen terkait

USULAN PERANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI PADA DEPARTEMEN UNIT PRODUKSI CT/VT DI PT..

Surabaya Wire adalah kurang optimalnya angka efisiensi plong dan efisiensi material yang dimiliki pada Departemen Paku bagian paku payung proses press plong,

menu kepada bagian dapur, hingga pengiriman makanan dari bagian dapur kepada pelanggan di meja makan dapat dikelompokkan menjadi satu departemen tertentu, katakanlah

Setelah data barang yang di pesan di Supplier tersedia kemudian Supplier mengirimkan barang beserta surat jalan ke bagian gudang dan bagian gudang melakukan

Aplikasi tahapan ini pada gudang dan lantai produksi CV Duta Dharma belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, karena masih ada di beberapa sudut bagian dari gudang

30 Tali karet Alat pendukung kelancaran produksi 31 Skrop paku Alat pendukung kelancaran produksi 32 Tong geram Untuk tempat menampung geram 33 Tong grajen Untuk

MHE tersebut akan dipasang di lantai gudang ba- rang jadi dan pada bagian lantai truk yang diguna- kan untuk menarik finished good dari lantai produk- si.

PT. A merancang ulang tata letak fasilitas lantai produksi menggunakan simulasi software FlexSim untuk mengatasi masalah waktu produksi yang hilang akibat hujan sehingga tidak memungkinkan pengangkutan pemindahan