Memantapkan Langkah Menuju Level Baru
Into Next Level
Memantapkan Langkah Menuju Level Baru
Into Next Level
Menunjukkan
Kemantapan Posisi
distribusi membuat Kami mampu mengikuti dinamika pasar dan mencatatkan volume penjualan total dan dominasi pangsa pasar Indonesia.
Pangsa Pasar Indonesia menjadi
43,7 %
Total Volume Penjualan naik
menjadi
2,6 %
28,5 juta ton
Konsisten
Menunjukkan Kinerja yang
Membesarkan Hati
Konsistensi kami dalam menerapkan fokus strategi yang meliputi revenue management, capacity management, cost management dan increasing competitive advantage memberikan hasil yang cukup membesarkan hati, yakni peningkatan pendapatan 10% menjadi Rp27,0 triliun, laba yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 3,6%
mencapai Rp5,6 triliun dan EBITDA margin
di kisaran 30,8%.
2014 2013 2012
Kapasitas Produksi
31.8
28.5 30.0
2014 2013 2012
Utilisasi Kapasitas Terjaga
88.9
95.0
92.0
Produksi Menuju Level Kinerja Baru
Penerapan capacity management dengan dukungan fasilitas produksi baru dan jaringan distribusi yang kuat membuat kami mampu mengikuti dinamika pertumbuhan pasar di seluruh daerah pemasaran dengan tingkat efisiensi yang baik.
Sebagai antisipasi terhadap perbaikan kondisi pasar di masa
mendatang, kami merealisasikan rencana pembangunan unit-unit
produksi baru di kawasan potensial guna mendukung tercapainya
level kinerja baru
Partisipasi
pada Perbaikan
Kualitas Lingkungan
memanfaatkan energi alternatif, mengelola dan memanfaatkan bahan daur ulang, menerapkan inovasi dalam seluruh rangkaian kegiatan operasional dan melakusanakan program penghijauan serta konservasi lingkungan secara terstruktur dan terencana.
Setiap langkah ekspansi, kami realisasikan setelah
memperhitungkan daya dukung dan kelestarian lingkungan
dengan terlebih dahulu menyiapkan program rehabilitasi
lingkungan sebagai wujud komitmen kami terhadap perbaikan
kualitas lingkungan.
Komitmen untuk Membangun
Komunitas Sekitar
Seiring dengan kemajuan usaha, kami menambah alokasi dana program TJSL menjadi sebesar Rp180,2 miliar, menyalurkan dana Kemitraan sebesar Rp88,2 miliar dana Bina Lingkungan sebesar Rp0,4 miliar.
Kami memiliki komtimen tinggi untuk berperan aktif pada upaya
peningkatan kesejahteraan komunitas sekitar melalui pelaksanaan
berbagai program pengembangan komunitas baik dalam bentuk
realisasi Program PKBL maupun program pengembangan komunitas
lainnya dengan sasaran membaiknya kualitas kehidupan masyarakat.
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Memantapkan Langkah Menuju Level Baru
Assuring the Move Into Next Level
Memantapkan Langkah Menuju Level Baru
Assuring the Move
Into Next Level
Melanjutkan rencana besar untuk menjadi perusahaan persemenan terunggul di level lokal maupun regional, Semen Indonesia konsisten merealisasikan berbagai program korporasi mencakup: pengembangan usaha, peningkatan kompetensi seluruh jajaran, perbaikan kehidupan masyarakat sekitar dan perbaikan kualitas lingkungan.
Realisasi program pengembangan usaha yang dilaksanakan secara konsisten dengan perhitungan yang matang menunjukkan hasil nyata - semakin kokohnya posisi Perseroan di industri persemenan domestik dan membaiknya kinerja operasional maupun keuangan di tengah kondisi perekonomian yang menantang.
Realisasi beragam program peningkatan kompetensi juga membuat jajaran insan Perseroan memiliki kemampuan yang mumpuni dalam rancang bangun fasilitas produksi dengan kualitas berstandar global.
Perseroan juga menunjukkan konsistensi tinggi terhadap perbaikan kehidupan masyarakat sekitar serta berpartisipasi aktif dalam perbaikan kualitas lingkungan.
Hasilnya, indeks kepuasan masyarakat meningkat dan membaiknya kualitas
lingkungan sekitar.
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
(dalam jutaan Rupiah)
IKHTISAR POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI 2 0 1 4 2 0 13 2 0 12
Aset lancar 11.648.545 9.972.110 8.231.297
Investasi pada entitas asosiasi 146.980 127.510 102.828
Aset tetap 20.221.067 18.862.518 16.794.115
Aset tak berwujud 1.103.697 1.158.475 1.003.033
Aset tidak lancar lainnya 1.194.377 672.721 447.811
Total Aset 34.314.666 30.792.884 26.579.084
Liabilitas jangka pendek 5.273.269 5.297.630 4.825.205
Liabilitas jangka panjang 4.038.945 3.691.278 3.589.024
Total Liabilitas 9.312.214 8.988.908 8.414.229
Total Ekuitas 25.002.452 21.803.976 18.164.855
Pengeluaran modal 2.968.881 2.707.065 3.407.903
Modal kerja bersih 6.375.276 4.674.480 3.406.092
IKHTISAR LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASI
Pendapatan 26.987.035 24.501.241 19.598.248
Laba bruto 11.598.604 10.944.094 9.297.581
Laba usaha 7.155.668 7.062.993 6.181.524
Laba tahun berjalan 5.573.577 5.354.299 4.926.639
Total laba komprehensif tahun berjalan 5.587.346 5.852.023 4.924.791
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 5.565.858 5.370.247 4.847.252
Laba/Rugi yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali 7.720 (15.949) 79.388
Total 5.573.577 5.354.299 4.926.639
Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 5.576.106 5.716.494 4.845.403 Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepadakepentingan non pengendali 11.240 135.529 79.388
Total 5.587.346 5.852.023 4.924.791
EBITDA a) 8.303.439 8.099.042 6.869.077
Kapitalisasi Pasar 96.090.624 83.931.008 94.014.592
Rata-rata tertimbang saham beredar (dlm ribu) 5.931.520 5.931.520 5.931.520
Laba per saham dasar (Rp) 938 905 817
RASIO KEUANGAN KONSOLIDASI 2 0 1 4 2 0 13 2 0 12
Marjin laba bruto (%) 43,0 44,7 47,4
Marjin laba usaha (%) 26,5 28,8 31,5
Marjin EBITDA (%) 30,8 33,1 35,0
Rasio EBITDA terhadap bunga 21,7 23,8 65,5
Rasio laba terhadap ekuitas (%) b) 23,2 25,7 27,9
Rasio laba terhadap total aset (%) 16,2 17,4 18,2
Rasio lancar (%) 220,9 188,2 170,6
Rasio laba terhadap investasi / Return on Investasi (%) 29,8 33,8 28,9
Rasio liabilitas terhadap ekuitas c) 16,3 19,6 22,2
Rasio liabilitas terhadap total aset (%) 11,4 13,3 14,5
Rasio kewajiban terhadap kapital (%) 13,5 15,8 17,5
a) Dihitung dengan laba usaha (selain pendapatan dan beban operasi lainnya) ditambah dengan deplesi, depresiasi dan amortisasi b) Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
c) Total liabilitas yang berefek bunga dan ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Ikhtisar Keuangan
BIDANG INDUSTRI Satuan 2 0 1 4 2 0 13 2 0 12
SEMEN
Kapasitas Produksi Total Ribu ton 31.800 30.000 28.500
Produksi Indonesia Ribu ton 26.435 25.559 22.846
Produksi Regional Ribu ton 1.825 1.355 -
Produksi Total 28.260 26.914 22.846
Penjualan Indonesia Ribu ton 26.163 25.410 21.824
Penjualan Regional Ribu ton 2.363 2.405 80
INDUSTRI KEMASAN
Produksi Sewn Kraft Lembar 320.225 - -
Produksi Sewn Woven Lembar 33.312.965 19.233.600 17.277.950
Produksi Pasted Kraft Lembar 229.542.343 199.458.456 187.109.916
Total Produksi Kemasan Lembar 263.175.533 218.692.056 204.387.866
INDUSTRIAL REAL ESTATE Volume Penjualan
Penjualan Tanah Industri M2 40.429 109.736 215.693
Volume Penjualan
Sewa Tanah M2 46.644 42.398 41.344
PERTAMBANGAN Jasa Tambang
Batu Kapur Ton 13.101.598 13.420.122 11.8113.856
Tanah Liat Ton 3.375.135 3.631.518 3.186.909
Surface Miner Ton 1.337.112 739.538 -
Subtotal Ton 17.813.835 17.791.178 15.000.765
Jasa Tambang Lainnya
Cut and fill BCM 630.258 627.779 780.063
Pertambangan lainnya Ton 5.991.443 9.047.420 9.642.722
Rental alat berat Jam 83.542 144.158 229.319
Catatan: Angka Entitas Konsolidasi
Ikhtisar Operasional
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Ikhtisar Operasional
2014 2013 2012
31.8
(juta ton/tahun)
Kapasitas Produksi
(Kapasitas Desain)30.0 28.5
Kapasitas produksi 2014 naik
menjadi
6,0 % 31,8 juta ton
2014 2013 2012
(dalam %)
92,0 95,0 88,9
Tingkat Utilisasi
2014 2013 2012
(dalam juta ton)
Volume Produksi
26.9
22.8
28.3 Volume produksi 2014
naik
menjadi
5,0 % 28,3 juta ton
2014 2013 2012
(dalam juta ton)
Volume Penjualan
27.8
22.6 28.5
(dalam Rp miliar)
EBITDA
2014 2013 2012
8.099
6.869 8.303
2014 2013 2012
(dalam Rp miliar)
Pendapatan
24.501
19.598 26.987
Ikhtisar Operasional
2014 2013 2012
(Rp miliar)
Laba Bersih
(yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk)
5.370 4.847 5.566
2014 2013 2012
(%)
Rasio Beban Usaha Terhadap Pendapatan
15,8 15,9 16,5
2014 2013 2012
(%)
55,3
52,6 57,0
Rasio Beban Pokok Terhadap Pendapatan
2014 2013 2012
(%)
Rasio Laba Terhadap Total Assets / ROA
17,4
18,2
16,2
2014 2013 2012
33,1
35,0
30,8
Rasio Marjin EBITDA
Rasio Laba Terhadap Ekuitas / ROE
2014 2013 2012
25,7
27,9
23,2
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Peristiwa Penting
Peringatan ulang tahun pertama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Fasilitas Non Cash Loan Kerjasama penanganan Hukum
Ground Breaking Proyek Indarung VI Padang
Peringatan ulang tahun pertama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. ditandai dengan peresmian lima proyek strategis yaitu Vertical Cement Mill di pabrik Tuban, Peresmian Packing plant Banjarmasin, Launching Center of Engineering, E-Procurement, Launching pedoman pelaksanaan komunikasi perusahaan.
PT Semen Gresik sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mendapat fasilitas Non Cash Loan Rp1,4 Triliun dari Bank Mandiri untuk pembangunan pabrik semen baru di Rembang
Semen Indonesia bekerjasama dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.
Semen Indonesia melakukan Ground Breaking pembangunan pabrik Indarung VI di Padang. Pabrik dengan investasi Rp3,25 Triliun dan ditargetkan beroperasi tahun 2016
21 17 26
Januari
Maret April Mei
Peresmian Pabrik Semen Tonasa Unit V dan PLTU
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Pabrik Tonasa V dan power plant di kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tonasa V berkapasitas 3 juta ton per tahun dengan dilengkapi pembangkit listrik 2 X 35 MW dengan nilai investasi mencapai Rp3,5 Triliun.
19
FebruariPeresmian Packing Plant Banjarmasin
Semen Indonesia Resmikan Packing Plant Banjarmasin yang berkapasitas 600 ribu ton per tahun dengan investasi Rp120 miliar.
26
Februari09
Peristiwa Penting
Pembangunan pabrik ramah lingkungan di Rembang
Peresmian Anak Usaha di
bidang IT Kredit sindikasi dari Bank Mandiri,Standard Chartered dan SMBC
Semen Indonesia memulai pembangunan pabrik ramah lingkungan di Rembang dengan kapasitas 3 juta ton per tahun dengan investasi Rp4,4 triliun.
Semen Indonesia Resmikan Anak Usaha di bidang IT yaitu PT Sinergi
Informasi Semen Indonesia (SISI). Semen Indonesia menerima kredit sindikasi dari Bank Mandiri, Standard Chartered dan SMBC untuk refinancing Thang Long Cement di Vietnam.
18 18
Juni
Penandatanganan perjanjian kerjasama dengan JFE Jepang
Semen Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama dengan JFE Jepang dalam hal pembangunan pembangkit listrik tenaga gas buang/Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) dengan kapasitas 30,6 MW.
15
JuliSafari Ramadhan di
Kabupaten Rembang Peresmian kantor Pusat PT Semen Gresik
Semen Indonesia gelar Safari Ramadhan di Kabupaten Rembang dengan menyalurkan berbagai bantuan sosial.
23
JuliSemen Indonesia meresmikan kantor pusat Semen Gresik di Kabupaten Tuban Jawa Timur.
08
AgustusJuni Juni
16
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Packing Plant Mamuju Pembangunan pabrik
pengolahan sampah Pendirian UISI Semen Indonesia Center of
The Champs (SICC) Perjanjian kerjasama cash
polling system Serikat Karyawan Semen
Indonesia
Semen Indonesia menandatangani perjanian kerjasama cash polling system dengan bank Mandiri,BRI,BNI dan CIMB Niaga.
Semen Indonesia melalui Semen Gresik Foundation mulai pembangunan pabrik pengolahan sampah dengan kapasitas 240 ton per hari di Gresik dengan investasi Rp13,5 miliar.
Semen Indonesia meresmikan Packing Plant Mamuju untuk memperkuat distribusi semen wilayah Sulawesi.
Semen Indonesia mendirikan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) di Gresik.
Semen Indonesia mengembangkan potensi yang dimiliki tak hanya bisnis semen saja, namun juga berusaha mencetak SDM unggul dengan meresmikan Semen Indonesia Center of The Champs (SICC).
Pengurus Serikat Karyawan Semen Indonesia periode 2014-2016 terbentuk.
09
28 29
15 19
Agustus
September September Oktober
Agustus Agustus
28
Peristiwa Penting
28
NovemberCSR Award 2014
Semen Indonesia Grup (SMI) mendapat penghargaan dalam ajang Indonesian CSR Awards 2014.
10
DesemberPenghargaan Majalah Forbes
Semen Indonesia meraih
penghargaan sebagai salah satu dari 50 perusahaan publik berkinerja terbaik dalam ajang best of the best dari majalah Forbes.
31
DesemberPenutupan kinerja akhir tahun 2014
Diselenggarakan video conference SI Grup yang meliputi pabrik Semen Padang, Semen Gresik, Pabrik Tuban, Pabrik Tonasa dan TLCC Vietnam untuk menandai produksi semen terakhir tahun 2014.
15
OktoberGround Breaking WHRPG Penghargaan Website
terbaik
Ground Breaking Proyek Waste Heat Recovery Power Generator (WHRPG) di pabrik Tuban, dengan kapasitas 30,6 MW dan dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2016.
Semen Indonesia meraih
penghargaan Website BUMN terbaik serta website sektor konstruksi favorit pilihan pembaca versi Berita Satu.
26
NovemberPenghargaan Majalah Warta Ekonomi
Semen Indonesia mendapat predikat sebagai Most Powerful and Valuable Company Category Cement (Basic Industry & Chemical) versi majalah Warta Ekonomi.
Oktober
22
Peristiwa Penting
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Penghargaan & Sertifikasi
PENGHARGAAN 2014
Perseroan mendapatkan tidak kurang dari 10 penghargaan berbagai kategori dari pihak independen atas berbagai prestasinya sepanjang 2014, mencakup diantaranya:
Tempat/Tanggal PENGHARGAAN
Jakarta 23 Maret Penghargaan IICD Top 50, Semen Indonesia menjadi salah satu diantara perusahaan dengan tata kelola terbaik berdasarkan ASEAN Corporate Governance Scorecard.
Jakarta 10 Juni Semen Indonesia meraih The Best Listed Company Manufacturing Sector Basic dan Best CEO 2014 dari MNC Business berkat kinerja yang meliputi keuangan,saham dan tata kelola perusahaan yang positif.
Jakarta 13 Juni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menganugerahi Direktur Utama Semen Indonesia penghargaan Pena Emas atas peran dalam memajukan kualitas jurnalisme Indonesia
Jakarta 18 Juni Semen Indonesia meraih penghargaan Best Green Industry Award 2014 untuk kategori "Penyelamatan sumber daya air,mengembangkan energi
baru,mengembangkan keanekaragaman hayati, mempelopori pencegahan polusi dan mengembangkan pengolahan sampah terpadu"
Jakarta 21 Juli Semen Indonesia meraih penghargaan bidang CSR yaitu Antaranews CSR dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara
Jakarta 18 Agustus Semen Indonesia meraih penghargaan Energi Pratama dari Kementerian Energi dan Sumber dan Mineral atas inovasi untuk pemanfaatan energi terbarukan.
Jakarta 19 Agutus Semen Indonesia masuk dan meraih Forbes Global award. Semen Indonesia masuk dalam jajaran 2.000 perusahaan terbaik di seluruh dunia
Jakarta 15 Oktober Semen Indonesia meraih penghargaan Website terbaik versi Berita Satu di bidang konstruksi favorit pilihan pembaca.
Jakarta 16 Oktober Semen Indonesia meraih penghargaan Green Industri dari Kementerian Industri Jakarta 17 Oktober Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto menerima penghargaan sebagai CEO
pilihan dari Serikat Perusahaan Pers (SPS)
Penghargaan & Sertifikasi
SERTIFIKASI
ISO – 9001
: 2008Sistim Manajemen Mutu (sertifikasi oleh SGS-UK, 2002-2015)
ISO – 14001
: 2004Sistim Manajemen Lingkungan (sertifikasi oleh SGS, 2010-2013)
OHSAS - 18001
: 2007Sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (sertifikasi oleh SGS-UK, 2012-2014)
SMK3
:Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Sertifikasi oleh Sucofindo, 2014)
ISO/IEC - 17025
: 2008Sertifikat Akreditasi Laboratorium Pengujian Bahan (LP-151-DN) (sertifikasi dari KAN, 2013-2016).
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Daftar Isi
16 IKHTISAR 16 Ikhtisar Keuangan 17 Ikhtisar Operasional 20 Peristiwa Penting 24 Penghargaan & Sertifikasi.
26 DAFTAR ISI
28 LAPORAN MANAJEMEN 30 Laporan Komisaris Utama 00 Laporan Direktur Utama
52 LAPORAN PENGEMBANGAN USAHA
61 Transformasi Korporasi 71 Ekspansi Regional 76 Ekspansi Domestik 80 Dana Pengembangan Usaha
82 INFORMASI PERUSAHAAN
84 Nama Perseroan 86 Visi dan Misi 88 Sekilas Perseroan 90 Milestone
92 Keunggulan Perseroan 94 Struktur Organisasi
96 Peta Wilayah Operasional dan Distribusi.
98 Jenis Produk dan Fasilitas Pendukung.
101 Akses Informasi
102 Anak Perusahan dan Perusahaan Asosiasi
104 INFORMASI BAGI INVESTOR
104 Grafik Kinerja Saham
105 Ikhtisar Saham, Pembayaran Dividen dan Kronologi Pencatatan Saham
106 Komposisi pemegang saham.
107 • 20 Besar Pemegang Saham.
110 Struktur Kepemilikan Saham 110 Kepemilikan Saham oleh Direksi 111 Dividen dan Kebijakan Dividen 112 Kondisi Pasar Modal dan Kinerja Saham
Perseroan
112 • Opini Analis
114 Nama Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
116 TINJAUAN OPERASIONAL 118 Pengelolaan Sumber Daya Manusia 130 • Kebijakan Umum
130 • Pengelolaan Lingkungan 142 • Inovasi Perseroan
150 • Teknologi Informasi dan Komunikasi 160 • Risiko dan Manajemen Risiko
172 PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN
174 Tinjauan Ekonomi, Tinjauan Industri dan Prospek Usaha
179 • Prospek Industri Semen Domestik 179 • Prospek Konsumsi Semen Regional 182 Tinjauan Usaha
183 Segmen Usaha Industri Semen 183 Aspek Pemasaran dan Distribusi 189 Aspek Penelitian dan Pengembangan 192 Tinjauan Kinerja Keuangan
193 Ikhtisar Laporan Laba Rugi Konsolidasian 200 Ikhtisar Posisi Keuangan Konsolidasian 210 Arus Kas
200 Kemampuan Membayar Hutang 207 Realisasi Belanja Modal
216 Rencana Kerja Dibandingkan Realisasi 218 Tinjauan Kinerja Entitas Anak Konsolidasi 218 Segmen Usaha Semen
222 Segmen Usaha Non-semen
226 Segmen Usaha Lainnya/Perusahaan Asosiasi 229 Informasi-Informasi Material
229 • Investasi, Ekspansi dan Divestasi 229 • Penggabungan/Peleburan Akuisisi 229 • Restrukturisasi Utang/Modal 229 • Transaksi Material
230 Transaksi Benturan Kepentingan 231 Transaksi Material & Kejadian Luar Biasa
Daftar Isi
231 Perubahan Peraturan dan Perundangan yang Relevan dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan (disajikan dalam bentuk tabel)
233 Perubahan Kebijakan/Standar Akuntansi dan Pengungkapan
233 Transaksi dengan Pihak Pihak Yang Berelasi 236 Aset Dan Liabilitas Moneter Dalam
Mata Uang Asing
236 LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
238 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
258 Rapat Umum Pemegang Saham 270 Dewan Komisaris
282 Direksi
300 Komite Penunjang Dewan Komisaris 314 Koordinasi Dewan Komisaris Dan Direksi 320 Sekretaris Perusahaan
330 Sistim Pengawasan dan Pengendalian Internal
332 Internal Audit 342 Akuntan Perseroan
344 Penerapan Manajemen Risiko 348 Kode Etik Perusahaan dan Budaya
Perusahaan
358 LAPORAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
360 Laporan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 367 Ketenagakerjaan, Kesehatan Dan
Keselamatan Kerja 372 Tanggung Jawab Sosial dan
Kemasyarakatan
380 DATA PERUSAHAAN 382 Profil Dewan Komisaris 385 Profil Dewan Direksi
389 Informasi Tambahan – Pergantian Komisaris Dan Dewan Direksi
390 Komisaris Independent 391 Komite Nominasi & Remunerasi 392 Komite Strategi, Manajemen Risiko dan
Investasi
393 Sekretaris Dewan Komisaris
Alamat Entitas Anak Perusahaan dan Perusahaan Afiliasi
398 PENGESAHAN LAPORAN TAHUNAN 400 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Laporan
Manajemen
Dalam pandangan Dewan Komisaris, Direksi besertaseluruh jajaran, telah berhasil melalui ujian tersebutdengan baik, demikian juga keputusan menjadiStrategic Holding adalah keputusan yang tepat yangakan membawa banyak kelebihan saat ini, maupundi masa mendatang.
“
“
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Laporan Komisaris Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan ManajemenLaporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Kondisi usaha di tahun 2014 yang kurang kondusif dengan pertumbuhan permintaan semen terendah dalam beberapa tahun terakhir melahirkan tantangan sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan Semen Indonesia.
Selesainya tahapan transformasi menjadi strategic holding company di tahun penuh tantangan tersebut menjadi moment ujian, moment perbaikan diri untuk memaksimalkan masing-masing keunggulan Opco menjadi kesatuan yang padu membentuk landasan yang semakin kuat untuk berkembang.
Semen Indonesia yang semakin kuat dan semakin padu siap mengatasi tantangan, mendukung pembangunan bangsa dan menciptakan peluang pertumbuhan di masa mendatang.
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.,
Pemegang Saham yang Terhormat,
Salam sejahtera dan puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karuniaNya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., berhasil melalui tahun 2014 yang penuh tantangan dengan menorehkan kinerja cukup baik. Perseroan berhasil meletakkan dasar-dasar yang semakin kokoh untuk mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan di masa mendatang.
Penilaian terhadap Kinerja Direksi
Menurut pengamatan Dewan Komisaris, ada berbagai kondisi yang membuat tahun 2014 menjadi salah satu tahun yang penuh tantangan, tahun ujian bagi Semen Indonesia. Pada tahun 2014, agenda politik nasional berlangsung dengan dinamis.
Sekalipun akhirnya terjadi suksesi kepemimpinan nasional dengan damai, proses pemilihan yang berlangsung sengit membuat kondisi politik di tanah air sempat hangat, membuat realisasi investasi di bidang properti relatif rendah.
Pada saat bersamaan, kondisi perekonomian global masih belum kondusif, berdampak pada rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi nasional. Akibatnya daya beli masyarakat menurun. Di sisi lain turunnya ekspor produk Indonesia dan tingginya subsidi energi (BBM dan Listrik) membuat defisit neraca perdagangan nasional melebar dan nilai tukar rupiah melemah. Upaya Bank Indonesia mengantisipasi pelemahan nilai tukar dan menjaga inflasi dengan kembali menaikkan suku bunga rujukan pada akhirnya membuat kegiatan pembangunan fisik melemah.
Kondisi makro tersebut membuat permintaan semen menurun. Pada sisi lain, pembangunan unit baru dari beberapa pelaku industri semen, termasuk Semen Indonesia, justru selesai dan memasuki tahap komersial di tahun 2014. Akibatnya persaingan antar pelaku industri semen semakin meningkat.
Di tengah kondisi usaha yang menantang tersebut, Semen Indonesia memasuki tahap-tahap akhir dari proses transformasi menjadi Strategic Holding Company, yang membawahi empat anak perusahaan
“
“
Laporan Komisaris Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Operating Company (OpCo), yakni PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa dan TLCC.
Selesainya tahapan transformasi di tengah kondisi usaha yang menantang, menjadi ujian tersendiri bagi Semen Indonesia.
Dalam pandangan Dewan Komisaris, Direksi beserta seluruh jajaran, telah berhasil melalui ujian tersebut dengan baik, demikian juga keputusan menjadi Strategic Holding adalah keputusan yang tepat yang akan membawa banyak kelebihan saat ini, maupun di masa mendatang.
Menghadapi ketatnya persaingan di tengah menurunnya permintaan, Direksi merealisasikan program pemeliharaan atas fasilitas-fasilitas produksi yang sebelumnya tertunda karena harus berproduksi untuk memenuhi permintaan. Berbekal kuatnya
“brand equity” yang dikenal dengan Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa serta dukungan fasilitas produksi baru, membuat Perseroan tetap dapat memenuhi permintaan dan menjaga pangsa pasar. Berkat perannya sebagai strategic holding, Perseroan dapat mensinergikan kapabilitas masing- masing Opco untuk memasok semen pada pasar- pasar potensial sesuai kapasitas produksi masing- masing.
Selain pasokan semen yang sesuai kebutuhan, program pemeliharaan yang tengah berlangsung juga dapat berjalan dengan efektif dan efisien karena semakin meningkatnya sinergi dalam pasokan suku cadang, yang membuat operasional unit produksi yang lain lebih terjamin kehandalannya.
Sinergi yang semakin kuat tersebut, membuat Perseroan mampu mulai merealisasikan rencana pembangunan unit baru, yakni Unit Pabrik Rembang di Jawa Tengah dan Indarung VI di Padang, Sumatera.
Pembangunan unit baru tersebut, sekalipun juga menghadapi ujian tersendiri, khususnya pembangunan unit Rembang, menunjukkan
perkembangan yang membesarkan hati. Progress pembangunan kedua unit hingga akhir tahun 2014 sesuai dengan yang direncanakan.
Selain itu, di tahun yang menantang tersebut Direksi juga berhasil meningkatkan volume penjualan, sehingga pendapatan Perseroan meningkat dan menjaga pangsa pasar di Indonesia tetap dominan di kisaran 43,7%. Naiknya komponen biaya akibat penyesuaian harga listrik dan BBM, disikapi dengan penguatan sinergi pemasaran dan distribusi.
Pada akhirnya, peningkatan pendapatan disertai upaya pengendalian biaya, membuat laba bersih Perseroan kembali meningkat sebesar 3,6% dengan nilai sebesar Rp5,6 triliun. Sehingga laba bersih per saham meningkat menjadi Rp938,- dari angka di tahun sebelumnya, Rp905,-. EBITDA Perseroan juga meningkat menjadi Rp8,3 triliun dari angka Rp8,1 triliun di tahun sebelumnya.
Dewan Komisaris mencatat, dengan raihan tersebut maka tahun 2014 adalah tahun ke-delapan secara berturut-turut Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih.
Dengan mempertimbangkan berbagai raihan Perseroan tersebut di tahun yang menantang, Dewan Komisaris memberi penilaian yang baik terhadap raihan kinerja Direksi dalam menjalankan tugas operasional di tahun 2014.
Seluruh perkembangan dan kinerja Perseroan tersebut dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama kalangan investor di pasar modal dan mendapatkan respon yang positif, sebagaimana tercermin dari meningkatnya harga saham Perseroan. Harga saham Perseroan ditutup pada harga Rp16.200 per saham, meningkat 14,5%
dari penutupan tahun 2013, sebesar Rp14.150 per saham.
Laporan Komisaris Utama
Laporan Manajemen
Pelaksanaan Tugas Pengawasan dan Penasehatan Kepada Direksi
Sepanjang tahun pelaporan, Dewan Komisaris melakukan tugas pengawasan terhadap kebijakan manajemen, mekanisme kepengurusan dan operasional Perseroan yang dijalankan oleh Direksi serta memberikan arahan kepada Direksi. Sesuai hasil evaluasi atas kinerja operasional di tahun pelaporan, Dewan Komisaris mengamanatkan Direksi untuk terus menggali potensi-potensi dan memaksimalkan beragam benefit yang mengiringi selesainya tahapan transformasi Perseroan sebagai Strategic Holding.
Selain melakukan inovasi operasional, termasuk implementasi 4 fokus strategi yang meliputi revenue management, cost management, capacity management dan improving competitive advantage, Direksi sudah semestinya mencermati, apa yang kemudian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan potensi dari status baru tersebut.
Disamping itu, dengan semakin luasnya cakupan operasi Perseroan pasca akuisisi TLCC, Dewan Komisaris mendorong ditingkatkan intensitas dan kualitas pengelolan risiko. Pengelolaan risiko melalui Enterprise Wide Risk Management (EWRM) sudah selayaknya tidak hanya berhenti pada upaya mengenali, mengidentifikasi dan memitigasi risiko, namun mengenali adanya peluang peningkatan usaha, sekaligus menentukan skala peluang pengembangan usaha yang terbuka.
Dewan Komisaris juga mengawasi upaya yang dilaksanakan Direksi dalam meningkatkan sinergi antar OpCo baik dalam hal pemasokan produk di pasar tertentu, maupun dalam hal mengelola tekanan beban operasi dan distribusi yang meningkat dengan status sebagai Strategic Holding yang sudah semestinya memberi hasil yang lebih optimal dibandingkan sebelumnya.
Dewan Komisaris secara konsiten melaksanakan pengawasan atas pencapaian RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan), realisasi belanja modal, kemajuan pembangunan proyek strategis dan pelaksanaan berbagai tugas operasional yang dijalankan Direksi melalui pertemuan berkala, penyelenggaraan rapat ad-hoc dan kunjungan langsung ke lokasi proyek.
Dewan Komisaris telah memberikan rekomendasi dan jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi Direksi dalam merealisasikan beberapa program besar yang membutuhkan dukungan dan berada di luar kewenangan pengambilan keputusan Direksi.
Peningkatan Kualitas Penerapan Praktik Terbaik Tata Kelola
Dewan Komisaris didukung oleh Komite Penunjang Dewan Komisaris tidak henti-hentinya mengamanatkan Direksi agar meningkatkan kualitas penerapan GCG melalui sosialisasi terus menerus dan berjenjang, seluruh aturan yang tercakup dalam Pedoman GCG, Pedoman Kode Etik maupun penjelasan nilai-nilai perusahaan. Dewan Komisaris mengapresiasi Direksi atas selesainya proses peninjauan dan perumusan ulang seluruh ketentuan yang tercakup dalam Board Manual, Pedoman Kode Etik dan kebijakan yang menyertai, sehingga semakin selaras dengan perkembangan terkini.
Mengingat Perseroan telah bertekad, dan kini telah menjadi pemain semen di tingkat regional, sementara dalam waktu dekat segera berlaku Masyarakat Ekonomi Asean, Dewan Komisaris mengamanatkan untuk segera dikaji peningkatan standar penerapan praktek tata kelola sesuai standar kawasan.
Dewan Komisaris yang dibantu oleh Komite Audit;
Komite Strategi, Manajemen Risiko dan Investasi (SMRI) serta Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR), serta Sekretaris Dewan Komisaris yang bekerja secara Laporan Komisaris Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
full-time akan siap mengawal upaya peningkatan kualitas penerapan praktek tata kelola terbaik tersebut, disamping siap menjalankan tugas-tugas pengawasan dan penasehatan.
Dalam kaitan pelaksanaan tugas tersebut, Dewan Komisaris juga menilai bahwa Komite-komite Dewan Komisaris telah menjalankan fungsinya dengan baik, efisien dan efektif. Namun dengan semakin besarnya skala usaha Perseroan dan akan semakin beratnya tantangan yang dihadapi, Dewan Komisaris mengamanatkan peningkatan kompetensi dan kualitas dukungan dari seluruh unsur Komite Komisaris.
Pengembangan SDM
Dewan Komisaris berpendapat, suksesnya program ekspansi Perseroan selain bergantung pada modal dan kapabilitas manajeman adalah kompetensi sumber daya manusia. Menyusul berkembangnya skala usaha, bertambahnya area operasional hingga lintas batas dan berubahnya status sebagai holding, membuat pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia harus disesuaikan. Pengembangan SDM tidak lagi terfokus kepada peningkatan kompetensi, namun juga berfokus pada upaya merubah mindset, cara pandang seluruh jajaran SDM.
Dalam kaitan tersebut, Dewan Komisaris mendukung penuh prakarsa-prakarsa yang digagas dan dijalankan Direksi untuk merubah mindset tersebut, meningkatkan kompetensi sekaligus menggali potensi-potensi SDM yang sebelumnya terpencar di masing-masing OpCo.
Dewan Komisaris akan mengawal jalannya perubahan mindset SDM dan menyatunya kompetensi internal tersebut, serta turut mengambil peran sesuai kewenangannya, agar di masa mendatang seluruh jajaran insan Semen Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh di dalam menyuarakan kehendak untuk
maju bersama-sama mendukung pembangunan Indonesia.
Untuk memastikan tercapainya kondisi tersebut, Dewan Komisaris terus mendorong dan mengawasi implementasi tahapan Human Capital Master Plan (HCMP) yang telah disusun sesuai dengan perkembangan status korporasi. Dewan Komisaris mendukung kebijakan Direksi untuk mendasarkan pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi “competency based” baik dalam penetapan jenjang karir maupun pemberian remunerasi yang kompetitif.
Dewan Komisaris juga mendukung upaya peningkatan daya inovasi setiap insan Perseroan melalui penyelenggaraan Semen Indonesia Award on Innovation (SIAI) yang kini telah memasuki tahun ke- lima dalam penyelenggaraannya.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Dewan Komisaris mengingatkan Direksi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui koordinasi yang semakin baik agar pelaksanaan berbagai program, baik dalam rangka PKBL maupun program tanggung jawab lainnya. Mengingat skala usaha Perseroan yang terus berkembang, Dewan Komisaris mengingatkan agar keberhasilan pelaksanaan program tanggung jawab sosial disatu wilayah dipelajari, dievaluasi dan untuk kemudian dikembangkan di tempat-tempat baru. Sehingga dengan demikian akan lebih menjamin tercapainya falsafah triple bottom line, yaitu harmoni antara Profit (ekonomi), Planet (lingkungan) dan People (sosial) dalam kegiatan operasional Perseroan, terutama dengan lebih cepatnya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dewan Komisaris menggaris bawahi upaya konsisten Laporan Komisaris Utama
Laporan Manajemen
kelestarian lingkungan melalui pelaksanaan berbagai program yang mampu menyatukan pemenuhan kebutuhan bahan penolong proses produksi dengan program pemanfaatan limbah industri lain. Selain itu Dewan Komisaris juga mendukung partisipasi Perseroan dalam upaya menurunkan dampak pemanasan global melalui pengembangan proyek Clean Development Mechanism (CDM), program upaya pengurangan emisi CO2 berskala global yang diantaranya diwujudkan melalui pembangunan unit WHRPG di Tuban.
Upaya-upaya tersebut menurut hemat Dewan Komisaris menunjukkan wujud nyata dari komitmen Perseroan dalam berpartisipasi terhadap upaya melestarikan lingkungan yang dijalankan bersama- sama warga dunia.
Pandangan dan Prospek Ke Depan
Keberhasilan Perseroan melalui tahun 2014 yang menantang dengan tetap menunjukkan prestasi kinerja yang baik menunjukkan besarnya potensi yang dapat diraih dari perubahan status Perseroan menjadi Strategic Holding. Sebagai Strategic Holding, Perseroan memiliki peluang yang luas untuk mengintegrasikan seluruh kompetensi dan potensi yang telah ada, termasuk memaksimalkan ekuitas dari tiga brand equity yang telah dikenal luas, dan menunjukkan pola operasional yang semakin sinergis.
Efisiensi dan sinergi operasional yang berlangsung dari berbagai sisi, baik dalam hal pengadaan bahan baku, perawatan maupun distribusi pemasaran, terbukti membuat Perseroan tetap dapat mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang ketat.
Menyangkut prospek industri semen dalam negeri, Dewan Komisaris berpandangan bahwa sekalipun di tahun mendatang masih menghadapi tantangan, perekonomian Indonesia akan terus tumbuh semakin kuat di tahun-tahun mendatang, didukung oleh terealisirnya berbagai proyek infrastruktur yang
sebelumnya masih terkendala perijinan dan ketidak mampuan negara untuk memfasilitasi pengembangan infrastruktur tertentu, seperti pengembangan jalan antar wilayah, pembangunan pelabuhan maupun infrastruktur ketenagalistrikan.
Berdasarkan prakiraan pertumbuhan ekonomi yang konservatif, Dewan Komisaris berpendapat untuk jangka pendek permintaan semen domestik masih tumbuh pada kisaran 6-7 % selanjutnya secara gradual akan meningkat lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya.
Namun demikian, Dewan Komisaris mengingatkan bahwa peluang pertumbuhan sektor industri semen dalam jangka panjang tersebut juga akan mengundang pemain industri semen potensial untuk turut berinvestasi di Indonesia, dan menjadi pesaing bagi Perseroan.
Oleh karena itu, Dewan Komisaris mengamanatkan Direksi konsisten menerapkan inisiatif strategi jangka panjang, meliputi pertumbuhan kapasitas produksi, pengamanan energi, penguatan citra korporasi, pemenuhan kebutuhan konsumen dan pengendalian resiko, untuk memastikan Perseroan mampu memanfaatkan peluang yang terbuka dan mencatatkan pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan.
Dewan Komisaris, bersama Komite Penunjang Dewan Komisaris akan senantiasa mengawasi pelaksanaan program-program rencana aksi yang tercakup dalam dokumen RJPP yang telah diajukan Direksi dan disepakati bersama, serta siap memberikan masukan dan saran untuk memastikan tercapainya setiap tahapan pelaksanaan rencana aksi tersebut.
Perubahan Susunan Dewan Komisaris
Pada tahun pelaporan telah terjadi pergantian susunan Dewan Komisaris Perseroan, melalui RUPST
Laporan Komisaris Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Laporan Komisaris Utama
dan selamat menjalankan tugas bersama-sama sebagai anggota Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Pada saat laporan ini disusun, jumlah anggota Dewan Komisaris telah berkurang 1 orang, setelah meninggalnya Sdr. Farid Prawiranegara pada tanggal 21 Agustus 2014. Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, dan tak lupa kami ucapkan terima kasih atas pengabdian Sdr. Farid Prawiranegara selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Selanjutnya pada tanggal 23 Januari 2015, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Sdr Sony Subrata diangkat menjadi Komisaris. Kami mengucapkan selamat bergabung dan selamat bertugas di jajaran Dewan Komisaris.
yang diselenggarakan pada tanggal 25 Maret 2014.
Sesuai keputusan RUPST tersebut, beberapa anggota Dewan Komisaris telah mengakhiri masa tugasnya, yakni Sdr. Sumaryanto Widayatin sebagai Komisaris;
Sdr. Imam Apriyanto Putro sebagai Komisaris dan Sdr. Djawahir Adnan sebagai Komisaris Independen.
Perseroan mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Selanjutnya sesuai keputusan RUPST, beberapa anggota Dewan Komisaris baru memulai masa tugasnya sebagai anggota Dewan Komisaris, yakni:
Sdr. Marwanto Harjowiryono sebagai Komisaris, dan Sdr. Wahyu Hidayat sebagai Komisaris, Sdr.
Muchamad Zaidun sebagai Komisaris Independen dan Sdr. Farid Prawiranegara Sebagai Komisaris Independen. Kami mengucapkan selamat bergabung
Laporan Manajemen
Laporan Komisaris Utama
Purna Kata
Kami, Dewan Komisaris, menggunakan kesempatan ini menyampaikan ungkapan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan Perseroan mencapai kinerja yang membanggakan berkat dukungan dan dedikasi yang tinggi dari Direksi dan segenap karyawan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Kami juga mengucapkan terima kasih atas sumbang saran serta dukungan seluruh pemangku
kepentingan sehingga Perseroan dapat memberikan yang terbaik kepada pemegang saham, masyarakat dan Pemerintah Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang selalu memberikan karuniaNya untuk kita semua.
Jakarta, April 2015
Wassalamu’alaikum WrWb.
MAHENDRA SIREGAR Komisaris Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Dewan Komisaris
Laporan Manajemen
Dewan Komisaris
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Laporan Direktur Utama
SUPARNI
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan ManajemenLaporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Laporan Direktur Utama
Perseroan berhasil meresmikan beroperasinya 1 unit pabrik baru dan beberapa unit packing plant maupun grinding plant, meresmikan dimulainya tahap pembangunan 2 unit pabrik baru, melanjutkan program-program lanjutan sebagai strategic holding, dan mencatatkan pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 3,6% menjadi Rp5,6 triliun sebagai prestasi kinerja utama. Perseroan juga berhasil memperbaiki dasar- dasar operasional melalui konsolidasi dan sinergi antar OpCo untuk mengatasi tahun 2014 yang penuh dengan tantangan, sekaligus memperkuat fondasi kokoh bagi peningkatan pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang
Para Pemegang Saham Yang Terhormat,
Pertama-tama, atas nama Direksi, perkenankan kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan karuniaNya sehingga Perseroan berhasil melalui tahun 2014 yang penuh tantangan dengan tetap menorehkan berbagai prestasi kerja yang baik. Tahun 2014 adalah tahun penuh ujian bagi pengembangan usaha Perseroan namun juga merupakan tahun pembuktian bagi ketangguhan seluruh jajaran insan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai pelaku industri persemenan terdepan di Indonesia maupun kawasan regional.
Kondisi Perekonomian Dalam Negeri Tahun 2014
Pemulihan perekonomian global ternyata berjalan lebih lambat dari prakiraan sebelumnya.
Perekonomian Amerika Serikat telah menunjukan perbaikan mendasar, sehingga membuat Pemerintah dan The Fed mulai merealisasikan program Quantitative Easing, namun di sisi lain, perekonomian Eropa belum menunjukan perbaikan. Demikian juga di Asia, China dan Jepang belum menunjukan peningkatan pertumbuhan, sementara India mulai
Lambatnya pemulihan ekonomi China sebagai kekuatan ekonomi ke dua di dunia secara langsung mempengaruhi permintaan komoditas primer Indonesia, terutama kelapa sawit, batubara dan komoditas mineral lainnya .
Hal tersebut pada akhirnya mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia. Angka defisit neraca perdagangan kemudian semakin tertekan akibat naiknya subsidi konsumsi BBM, sejalan dengan pertambahan kendaraan di Indonesia. Dalam rangka mengalihkan anggaran subsidi ke program-program peningkatan kapasitas produksi nasional, Pemerintah kemudian menyesuaikan harga BBM bersubsidi, menyusul pencabutan subsidi listrik. Hal tersebut mendorong tetap tingginya laju inflasi, mencapai sebesar 8,36% lebih besar dari target 4,5 +1%
di awal tahun. Dalam rangka memperbaiki defisit neraca perdagangan dan mengendalikan laju inflasi, Bank Indonesia kemudian menaikan suku bunga rujukan, BI Rate, ke kisaran 7,75%. Langkah tersebut berhasil menahan terjadinya pelemahan nilai tukar menjadi di kisaran Rp12.440/US$ dari Rp12.189/
US$.
“
“
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
Selain tekanan kondisi makro yang begitu kuat, di dalam negeri ada dua peristiwa politik penting yang mewarnai perjalanan kebangsaan Indonesia ditahun 2014, yakni pemilihan umum untuk menentukan komposisi anggota DPR, DPD dan DPRD, serta proses pemilihan untuk suksesi kepemimpinan nasional.
Seluruh rangkaian kondisi tersebut berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat, mengurangi laju pertumbuhan bisnis properti dan infrastruktur, sehingga mengurangi permintaan semen di pasar Indonesia. Pertumbuhan pasar semen tahun 2014 tercapai sebesar 3,3%, di bawah prediksi 6%.
Dilain pihak beberapa produsen semen, termasuk Perseroan, di tahun 2014 telah menyelesaikan pembangunan unit produksi baru maupun unit pendukungnya. Akibatnya persaingan meningkat, dan memaksa seluruh pelaku industri persemenan nasional merealisasikan strategi-strategi operasional untuk mempertahankan kinerjanya.
Memperkuat Landasan Pertumbuhan, Memastikan Kinerja yang Optimal
Kondisi makro dan situasi persaingan yang meningkat tersebut membuat Perseroan harus mengatasi beberapa persoalan mendasar. Perseroan meningkatkan konsolidasi internal dan sinergi baik dari sisi operasional, maupun perencanaan strategis.
Penerapan fokus strategi cost management dengan melakukan upaya-upaya pengendalian biaya produksi maupun distribusi yang cenderung meningkat dengan menerapkan beragam hasil pengembangan inovasi. Perseroan juga menerapkan program konservasi energi untuk lebih mengendalikan biaya energi, yang merupakan komponen utama dalam proses produksi semen.
Menghadapi penurunan permintaan, Perseroan berupaya meningkatkan effisiensi operasional diantaranya dengan menurunkan intensitas
pemakaian energi, menurunkan biaya energi, menekan biaya pemeliharaan dan optimalisasi pemakaian kemasan serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi dengan membangun packing plant untuk menekan beban operasional per ton.
Penurunan biaya energi diantaranya dilakukan dengan memaksimalkan unjuk kerja unit WHRPG yang telah beroperasi di Padang, memaksimalkan operasional power plant di Tonasa, penggunaan batubara kalori lebih rendah dan inovasi penggunaan sumber energi alternatif dalam memproduksi terak.
Perseroan menerapkan strategi Improving Competitive Advantage, membuat Perseroan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan loyalitas pelanggan serta mampu mengikuti dinamika persaingan industri semen yang meningkat.
Hasilnya, pada tahun 2014 Perseroan mencatatkan pertumbuhan total volume penjualan sebesar 2,6%
menjadi 28,5 juta ton dari 27,8 juta ton di tahun 2013, dan mencatatkan pangsa pasar Indonesia sebesar 43,7% .
Selanjutnya, konsistensi penerapan fokus strategi Revenue Management dengan upaya mendapatkan optimize revenue dilakukan dengan fokus pada daerah-daerah pasar utama, pengembangan pasar potensial serta sinergi group membuat Perseroan berhasil meningkatkan nilai pendapatan sebesar 10,1% mencapai Rp27,0 triliun dari nilai sebesar Rp24,5 triliun di tahun sebelumnya.
Beragam upaya dalam rangka penerapan inisiatif cost management sebagaimana disebutkan sebelumnya berhasil mengendalikan kenaikan biaya produksi per ton, sehingga walaupun terjadi kenaikan beban energi terutama tarif listrik, beban pokok penjualan pada tahun 2014 hanya meningkat sebesar 13,5%
dari tahun 2013. Selain itu, melalui program efisiensi yang dijalankan, Perseroan juga berhasil Laporan Direktur Utama
Laporan Manajemen
Seluruh perkembangan dan kinerja Perseroan tersebut direspon positif oleh pemangku kepentingan, termasuk kalangan investor di pasar modal. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya harga saham Perseroan menjadi sebesar Rp16.200 per saham di akhir tahun 2014, meningkat 14,5% dari harga penutupan akhir tahun 2013, sebesar Rp14.150 per saham.
Memperkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan dimasa Mendatang
Selain mencatatkan kinerja tersebut, pada tahun 2014, Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat landasan pertumbuhan usaha berkelanjutan dimasa mendatang. Berbagai langkah strategis yang tengah dilaksanakan dan dipersiapkan meliputi:
•
Peningkatan kapasitas produksi: pembangunan unit pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Barat, pembangunan cement mill, upgrading dan perluasan quarry.• Peningkatan fasilitas distribusi dengan membangun packing plant di 3 daerah pemasaran potensial.
• Peningkatan efisiensi biaya: pembangunan WHRPG di Tuban berkapasitas 30,6 MW dan peningkatan penggunaan Alternative Fuel Resources (AFR).
• Penguatan faktor penunjang; meningkatkan kompetensi SDM dan menyelesaikan penyempurnaan ICT.
mengendalikan laju pertumbuhan beban usaha, sehingga rasio beban usaha berada pada kisaran 16,5% sedikit meningkat dari 15,8% di tahun sebelumnya. Sehingga EBITDA Perseroan meningkat menjadi Rp8,3 triliun, naik 2,5% dibanding tahun sebelumnya.
Secara keseluruhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencatat kenaikan sebesar 3,6% menjadi Rp5,6 triliun dari Rp5,4 triliun di tahun sebelumnya. Dengan demikian laba bersih persaham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 3,6% menjadi Rp938,- dari Rp905,-.
Hasil kinerja operasional ini membuat kondisi fundamental Perseroan tetap kokoh, dengan ROE sebesar 23,2% dan ROA sebesar 16,2%. Posisi Debt to Equity Ratio (DER) diakhir tahun 2014 menjadi 16,3% dari sebesar 19,6% dan rasio liabilitas terhadap total aset menjadi 11,4% dari angka 13,3%
di tahun 2013 akibat penarikan fasilitas pinjaman dalam rangka ekspansi. Sekalipun mengalami peningkatan, rasio liabilitas tersebut masih berada pada batas yang sangat sehat dan menunjukan kemampuan keuangan Perseroan yang kuat untuk mendukung implementasi rencana pengembangan di masa yang akan datang.
Gambaran ringkas hasil operasional tersebut menunjukan Perseroan berhasil membukukan kinerja positif ditengah ketatnya persaingan, sebagai berikut.
URAIAN 2014 2013 Perubahan %
Volume Produksi Semen (juta ton) 28,3 26,9 5,2%
Volume Penjualan (juta ton) 28,5 27,8 2,5%
Pendapatan (Rp miliar) 26.987 24.501 10,1%
Laba Usaha (Rp miliar) 7.156 7.063 1,3%
EBITDA (Rp miliar) 8.303 8.099 2,5%
Laba Bersih (Rp miliar) 5.566 5.370 3,6%
Laporan Direktur Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
• Melanjutkan program-program pasca transformasi sebagai Strategic Holding.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah berhasil di tahun 2014 dan akan dilaksanakan di tahun mendatang, Perseroan siap memastikan semakin kokohnya landasan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di masa mendatang serta memastikan dicapainya visi Perseroan sebagai salah satu perusahaan persemenan internasional yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara.
Perseroan berhasil mengatasi tantangan di tahun 2014 selain berhasil merintis berbagai langkah strategis sebagai bagian program strategis lanjutan untuk memperkuat fondasi bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dimasa mendatang
Meralisasikan Program-program Strategis Pasca Transformasi Korporasi
Pembangunan 2 Unit Baru di Rembang dan Indarung Sumatera Barat merupakan salah satu program- program strategis pasca transformasi korporasi.
Progres pembangunan fisik tersebut berjalan, hanya saja untuk pembangunan unit di Rembang masih menghadapi masalah dengan ketidaksetujuan sebagian kecil masyarakat terkait isu lingkungan dan sosial, saat ini dalam proses penyelesaian.
Perseroan telah berupaya keras meyakinkan mereka bahwa pembangunan unit tersebut telah memenuhi kaidah-kaidah lingkungan maupun sosial. Perseroan menerapkan teknologi terkini dalam perancangan maupun operasional, sehingga lebih ramah lingkungan. Dengan segala pendekatan, penjelasan dan pemberian pengertian tersebut Perseroan berharap pembangunan unit di Rembang akan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan kompetensi Human Capital agar mampu berkiprah di kancah regional maupun global, Perseroan
strategis. Tujuannya adalah mengkapitalisasikan seluruh kemampuan dalam rancang bangun maupun kemampuan inovatif dibidang persemenan sebagai keunggulan Perseroan dalam mengembangkan usaha dimasa mendatang.
Sebagai kelanjutan pembentukan Semen Indonesia Center of the CHAMPS (SICC) Perseroan berupaya mempertajam fungsi pilar-pilarnya, meliputi Dynamic Learning, membangun Center of Enginering, Central Laporan Direktur Utama
Laporan Manajemen
of Research dan selanjutnya membentuk Universitas International Semen Indonesia.
Perseroan akan meningkatkan peran kunci SICC sebagai pusat keunggulan yaitu dengan menyiapkan SDM yang kompeten atau best people sekaligus meningkatkan kinerja unggul (excellent performance) dan penguatan struktur industri.
Untuk menyiapkan best people diwujudkan dengan institusi dalam SICC: Center of Engineering, Center of Research, Center of Dynamic Learning, dan Center of Knowledge Management. Sementara pilar SICC yang berorientasi keluar meliputi Training and Consulting Services dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).
Inovasi
Perseroan menggulirkan program inovasi sebagai satu modal intelektual untuk meningkatkan daya saing menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dalam rangka menumbuhkan semangat berinovasi, Perseroan secara berkelanjutan menggali ide-ide kreatif yang sejalan dengan strategi Perseroan serta memberikan penghargaan bagi inovator terpilih. Pada
Semen Indonesia Award on Innovation (SIAI) yang ke-enam dengan pengelompokan inovasi pada beberapa bidang utama antara lain bahan baku, teknologi dan proses, manajemen, dan sebagainya.
Perseroan menerapkan beberapa hasil inovasi dari lomba tersebut dalam kegiatan operasional untuk mendapatkan peningkatan efisiensi dan daya saing. Perseroan kemudian kembali mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi untuk ke-empat kalinya atas konsistensinya dalam menerapkan hasil lomba inovasi tersebut pada kegiatan operasionalnya.
Perseroan juga mendapatkan beberapa penghargaan lain terkait kepeloporannya dalam program-program inovasi, mencakup penghargaan inovasi bidang lingkungan dari Kementerian Perindustrian, dari Kementerian Lingkungan Hidup berupa proper hijau.
Meningkatkan Kualitas Penerapan Best Practice Tata Kelola Perusahaan
Sebagai kelanjutan dari transformasi Holding Company dan menjadi pemain semen regional Perseroan melakukan penyesuaian-penyesuaian atas aturan dan kebijakan yang menyertai pelaksanaan kegiatan operasional sehari-hari. Sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik, Perseroan menyelesaikan tahapan peninjauan aturan-aturan dan kebijakan tersebut bersamaan dengan implementasi program-program kerja lain yang relevan.
Perseroan menunjukkan komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas penerapan praktik terbaik GCG dengan melengkapi seluruh softstructure maupun infrastructure bagi pelaksanaan tata kelola yang berkualitas. Perseroan juga telah mempersiapkan penyempurnaan berbagai aturan tata laksana untuk disesuaikan dengan perubahan struktur korporasi yang terjadi. Beberapa program yang telah diberlakukan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG di tahun 2014 mencakup:
• Peninjauan dan penyusunan ulang Pedoman Sistim Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System Manual).
• Peningkatan kualitas Integrated Enterprise Wide Risk Management (IEWRM), yang membuat seluruh risk owner mampu mengenali, memperhitungkan dan melakukan mitigasi atas risiko-risiko utama yang dihadapi.
• Peninjauan dan penyusunan kembali Board Manual
• Peninjauan dan penyusunan kembali Pedoman Etika Perusahaan
Menyeimbangkan Keberlanjutan Usaha Dengan Perbaikan Kualitas Kehidupan Generasi Mendatang
Perseroan konsisten dengan prakarsanya dalam memastikan keselarasan pengembangan usaha dengan memadukan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kompetensi masyarakat sekitar untuk menjamin peningkatan kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan masa depan yang semakin baik. Pada setiap tahapan pengembangan usaha, Perseroan senantiasa memastikan terpeliharanya kelestarian lingkungan dan terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Demikian juga halnya dengan kegiatan pengembangan usaha yang tengah giat dilaksanakan di Rembang dan di Padang. Perseroan telah memenuhi seluruh prosedur yang ditetapkan, termasuk menyusun dan mempresentasikan AMDAL lengkap dengan rencana UKL dan UPL untuk memastikan terjaganya lingkungan sekitar. Perseroan bahkan telah merencanakan penerapan teknologi penambangan maupun operasional pabrik terbaru yang lebih ramah lingkungan. Perseroan bertekad menerapkan keberhasilan pengelolaan lingkungan Laporan Direktur Utama
Laporan Pengembangan Usaha
Laporan Manajemen Informasi Perusahaan Informasi Bagi Investor Tinjauan Operasional
dari Kementerian Lingkungan Hidup, di lokasi pabrik lainnya.
Selain itu, Perseroan juga tetap konsisten menjalankan upaya-upaya peningkatan kualitas lingkungan sebagai bentuk partisipasi Semen Indonesia terhadap mitigasi perubahan cuaca. Selain upaya penghijauan, Perseroan menerapkan program Clean Development Mechanism (CDM) secara konsisten, meliputi penerapan konservasi energi melalui operasionalisasi dan pengembangan unit WHRPG, penggunaan biomass, penerapan AFR dan menyerap limbah industri tertentu sebagai bahan penolong dalam proses produksi terak.
Keseluruhan upaya tersebut membuat Perseroan berhasil menurunkan angka emisi CO2 dan mendapatkan sertifikasi CER sebagai bentuk pengakuan masyarakat global akan upaya nyata yang dilakukan Semen Indonesia dalam memperbaiki kualitas lingkungan.
Sebagai wujud komitmen yang kuat dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di tahun 2014 Perseroan mulai menerapkan blueprint kegiatan CSR yang mencerminkan suatu konsep TJSL yang tidak hanya merupakan kewajiban bagi perusahaan, namun lebih dari itu, menekankan kegiatan CSR sebagai media bagi peningkatan reputasi dan terjaminnya sustainability perusahaan. Perseroan menerapkan empat pilar program-program CSR, yakni:
• “SI Cerdas” yang fokus pada peningkatan kompetensi melalui program pendidikan.
• “SI Prima” yang bersinergi dengan program- program Unit Pemasaran dan Litbang .
• “SI Lestari” yang fokus pada program-program lingkungan.
• “SI Peduli” yang merupakan rumah yang berisi
Melalui pilar “SI Cerdas”, Perseroan melanjutkan program sertifikasi tukang yang hingga tahun 2014, telah tersertifikasi sekitar 4.000 tukang.
Perseroan juga melanjutkan program KIRANA, upaya pembangunan karakter generasi muda, melalui kegiatan lomba menyanyi dan cipta lagu anak yang dilaksanakan di 28 kota di seluruh Indonesia, untuk menggugah terciptanya lagu anak-anak yang berkualitas guna mengembalikan kepribadian anak Indonesia sesuai dengan perkembangan usianya.
Perseroan juga memberikan pelatihan Information, Communication, and Technology (ICT) bagi seluruh siswa SD, SMP, dan SMA agar generasi penerus di sekitar Perseroan melek IT selain memberi sumbangsih program-program pelatihan peningkatan kompetensi dan pengembangan karakter bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Melalui pilar “SI Lestari” Perseroan meningkatkan intensitas program “Waste to Zero”, mengembangkan Mangrove Center Tuban sebagai pusat pembelajaran dan program perlindungan keanekaragaman hayati, melestarikan habitat bagi berbagai organisme darat dan air, serta memperbaiki lingkungan sekitar pantai akibat abrasi, sekaligus sebagai ekowisata. Disamping mengembangkan sebagian lahan pasca tambang menjadi kebun percobaan dan laboratorium hidup yang bermanfaat untuk pembelajaran dan pendidikan serta menanamkan kesadaran hijau bagi generasi penerus.
Perseroan juga konsisten meningkatkan intensitas kegiatan “Green Belt” di seluruh area tambang dan merealisasikan program penghijauan di areal-areal tertentu. Program kelestarian lingkungan tersebut diluar program-program lingkungan yang berkaitan erat dengan operasional perusahaan sebagaimana disinggung sebelumnya.
Laporan Direktur Utama
Laporan Manajemen