Perkembangan
Fisik dan Kognitif di Masa Menengah
Salma Diyaa N. 2124090119 Lucia Tyra A. 2124090114 Sabrina Azra Alifa 2124009073 Shakillah Syaharani 2124090069
Hakikat Masa Dewasa Menengah
Perubahan di Usia Paruh Baya
Ulasan Artikel
o Termasuk kelompok usia manakah Anda ?
o Menurut anda, berapa usia anda sekarang?
Menjadi sebuah pertanyaan yang merefleksikan konsep identitas usia
( age identity )
Penelitian para Ahli
Semakin menua orang, identitas usia mereka lebih muda daripada usia kronologis mereka (Setterson & Trauten, 2009; Westerhof, 2009)
Hampir setengah dari jumlah individu yang berusia 65 tahun hingga 69 tahun menganggap dirinya paruh baya (National Council on Aging, 2000)
Setengah dari jumlah individu yang berusia 60 hingga 75 tahun
menganggap diri mereka paruh baya (Lachman, Maier, &
Budner, 2000)
Mendefinisikan Masa Dewasa Menengah
o Dimulai pada usia kurang lebih 40 tahun hingga 60 / 65 tahun
o Mencakup keseimbangan antara pekerjaan & tanggung jawab relasi di tengah – tengah perubahan fisik & psikologi yang berlangsung dengan proses penuaan (Lachman,2004,305)
o Masa dimana pemerolehan & kehilangan maupun faktor – faktor biologis & sosial – kultural menjadi seimbang (Baltes,Lindenberger, dan Staudinger, 2006)
Perkembangan Fisik
Tanda – tanda yang Tampak
Tinggi dan Berat Tubuh Kekuatan, Sendi,
dan Tulang
Penglihatan dan Pendengaran Sistem
Kardiovaskular
Perubahan Fisik
Kulit mulai berkerut dan mengendur, adanya bercak penuaan, rambut menipis dan keabuan, kuku bergerigi menjadi
tebal dan rapuh Tinggi tubuh
mengalami penyusutan dan berat
tubuh bertambah Kepadatan tulang terjadi di akhir usia 30-an, setelah itu
kepadatan tulang menurun secara progresif
Asesmen audiotori mengindikasikan bahwa kehilangan pendengaran 50% terjadi pada individu berusia 50 tahun keatas Gangguan metabolisme
merupakan masalah yang cukup banyak ditemui di usia
paruh baya, yang seringkali memicu perkembangan
penyakit diabetes dan kardiovaskular
Paru-Paru
Di usia paruh baya, kapasitas paru- paru mengalami perubahan, dimana
protein pada jaringan paru-paru kurang elastis, dikombinasikan dengan meningkatnya kekakuan dinding dada (mengurangi kapasitas
oksigen yang dihirup)
Tidur
Jumlah waktu yang digunakan untuk bangun menjadi meningkat di usia paruh baya dan hal ini dapat menimbulkan
perasaan kurang istirahat di pagi hari.
Kesehatan dan Penyakit
Stress dan Penyakit
Sistem Kekebalan Tubuh dan Stress Fungsi sistem kekebalan tubuh akan menurun seiring
dengan bertambahnya usia.
Sistem kekebalan tubuh mengandung miliaran sel darah
putih, sel tersebut berfungsi untuk menghancurkan virus
dan bakteri asing yang efektivitasnya berkaitan
dengan level stress.
Stress dan Sistem Kardiovaskular
Stres dan emosi negatif dapat mempengaruhi perkembangan dan rangkaian penyakit kardiovaskuler
dengan cara mengubah proses- proses fisiologis yang mendasarinya. Kadangkala kaitan
antara stres dan penyakit kardiovaskular terjadi secara
tidak langsung.
Budaya dan Kesehatan Budaya memainkan peran penting terhadap penyakit jantung. Para psikologi lintas budaya
berkeyakinan bahwa studi terhadap para imigran
mengungkapkan peran budaya terhadap kesehatan. Ketika seseorang berimigrasi ke negara lain praktik kesehatan mereka cenderung berubah sementara predisposisi genetik mereka terhadap penyakit-penyakit tertentu tetap konstan.
Angka Kematian
o Penyebab utama dari kematian Individu di masa dewasa menengah adalah penyakit kronis.
o Pada masa ini kematian lebih sering disebabkan oleh kombinasi efek dari beberapa kondisi kronis.
o Penyebab utama kematian di masa ini kebanyakan berasal dari penyakit jantung dan diikuti oleh kanker.
o Pria memiliki tingkat kematian lebih tunggu dibandingkan
wanita, yang disebabkan oleh berbagai faktor apapun.
Seksualitas
Climacteric adalah sebuah istilah yang digunakan
untuk mendeskripsikan transisi hidup paruh baya
dimana terjadi kemunduran dalam hal fertilitas .
Menoupause
♣ Merupakan masa
berakhirnya menstruasi wanita di usia paruh baya, dan waktunya sangat bervariasi (biasanya di akhir usia 40 awal – 50 tahun)
♣ Primenopause merupakan periode transisi dari
periode menstruasi normal menuju periode tanpa menstruasi sama sekali yang seringkali membutuhkan waktu hingga 10 tahun.
♣ Faktor keturunan dan pengalaman yang
mempengaruhi terjadinya permulaan menopouse dan gejalanya
●
Selama masa dewasa menengah, sebagian besar pria tidak kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak, meskipun biasanya di usia ini terjadi penurunan level dan aktivitas hormon seksual.
●
Para pria mengalami perubahan hormonal di usia 50 dan 60-an, namun perubahan yang mereka alami tidak sedrastis seperti penurunan
estrogen yang dialami wanita.
Sikap dan Perilaku Seksual
●
Dilihat dari sudut biologis fungsi seksual pria dan wanita
cenderung menurun di masa dewasa menengah, pada
umumnya mereka juga lebih jarang melakukan aktivitas
seksual dibandingkan di masa dewasa awal.
Perkembangan Kognitif
Inteligensi
Crytallized Intelligence
Akumulasi dari informasi &
keterampulan verbal terus meningkat
Fluid Intellegence
Akumulasi dari informasi &
keterampulan verbal terus meningkat
Studi Mengenai Inteligensi
Adanya tes intelegensi dengan kelompok usia 40 tahun – 50 tahun dan 60 tahun di waktu bersamaan (cross – sectional)
Hasil yang diperoleh tidak seimbang (karena adanya peluang dan ekonomu yang berbeda sehingga kualitas pendidikan yang diperoleh pun berbeda) sehingga sangat disarankan untuk melakukan tes dengan kelompok usia yang sama atau setara.
Studi longtudinal Seattle 1. Melibatkan evaluasi kemampuan intelektual
2. Tujuan Perubahan dan stabilitas intelegensi individu
Hal Yang di tes : pembendaharaan kata, memori verbal, angka, kecepatan,perspektual, Orientasi Spasial, Penalaran Induktif
Studi Longtudinal Seattle Hasil Penelitian menurut Para Ahli
Willis & Schaie
: hasil dari tes antara orang tua yang secarakognitif normal dan secara kognituf terganggu, tidak terlihat perbedaan dalam pembendaharaan kata,
orientasi spasial, dan kemampuan numerik di masa dewasa menengah.
Namun adanya penurunnan pada memori, kelancaraan kata dan kecepatan perspektual di masa
dewasa menengah berkaitan dengan penelitian para neuropsikologis
mengenai kerusakan kognitif si masa dewasa akhir.
John Horn
: usia paruh baya merupakan performa puncak untuk sejumlah aspek Crystallized Intelligence (pembendaharaan kata) & Fluid Intelligence (orientasi spasial dan penalaran induktif)Timothy Salthouse
: levelkeberfungsian kognitif yang lebih rendah di masa dewasa awal dan menengah kemungkinan disebabkan oleh penurunan neurobiologis terkait usia.
Pemrosesan Informasi
•
Kecepatan dalam Pemrosesan InformasiSesuai dengan penelitian Schaie, kecepatan perspektual mulai menurun
Penyebabnya mungkin karena level analisis yang berbeda, seperti kognitif, neuroanatomi,dan neurokiimia seperti dopamin.
• Memori
♣ Masih menjadi kontoversi mengenai apakah memori menurun di masa dewasa menengah, nnamun sebagian ahli membenarkan turunnya memori di usia paruh baya.
♣ Pakar usia lanjut dan kognisi Dennise Park ( 2001 ), menyatakan bahwa sejak akhir usia paruh baya, seseorang membutuhkan waktu lebih lama untuk mempelajari informasi baru.
♣ Menurunnya kecepatan dalam mempelajari, Informasi baru berkaitan dengan perubahan di dalam working memory.
• Keahlian
Mengembangkan keahlian dan menjadi “ahli” di suatu bidang biasannya
merupakan hasil dari pengalaman, belajar, dan usaha selama bertahun – tahun
Perbedaan Strategi yang digunakan oleh ahli dan orang baru adalah mencakup hal – hal berikut :
ŏ Ahli lebih banyak mendasarkan pada akumulasi pengalaman mereka ŏ Dalam memproses informasi secara otomatis dan menganalisis secara
lebih efektif
ŏ Memiliki strategi lebih baik & singkat
ŏ Lebih kreatif & fleksibel dibandingkan orang baru
Pemecahan Masalah Praktis
o Kemampuan memecahkan masalh praktis akan meningkat di usia 40-an dan 50-an ketika pengalaman praktis individu sudah
terhimpun.
o Hasil metaanalisis terhadap studi - studi ini mengindikasikan bahwa
pemecahan masalah sehari – hari & efektivitas dalam pengambilan
keputusan tetap stabil di masa dewasa awal & dewasa menengah,
kemudian menurun di masa dewasa akhir (Thornton & Dumke, 2005)
Karir, Pekerjaan, dan
Waktu Luang
Pekerjaan di usia Paruh Baya
Orang dewasa di usia paruh baya dapat mencapai puncak didalam posisi maupun penghasilan. Mereka mungkin juga dibebani oleh berbagai beban finansial,contohnya adalah penggadaian rumah,perawatan anak,biaya medis dll.
Di Amerika Serikat hampir 80 % individu yang berusia 40-59 tahun bekerja.
Antara usia 51-59 individu yang tidak bekerja hanya kurang dari 25%
Dan lebih dari 50% individu yang bekerja pada usia tersebut menyatakan bahwa kondisi kesehatan mereka membatasi tipe pekerjaan yang dapat dilakukan.
Bagi banyak orang,usia paruh baya adalah masa untuk mengevaluasi,menilai pekerjaan yang ingin di lakukan di masa depan(Moen,2009)
Pekerjaan di usia Paruh Baya
Beberapa isu yang dihadapi individu di usia paruh baya adalah mengenali keterbatasan kemajuan karier,memutuskan apakah hendak mengubah pekerjaan atau karier,memutuskan apakah hendak menyeimbangkan antara keluarga dan pekerjaan,serta merencanakan pensiun (stern &
huyck,2001)
Ada banyak pasangan suami istri yang sama sama memasuki lapangan pekerjaan dan
mengharapkan akan pensiun. Dalam sejarah,pensiun adalah transisi yang dilakukan oleh pria ,tetapi makin kesini,lebih banyak pasangan yang merencanakan dua pensiun,suami dan istri (moen,2009 : Moen, Kelly, Magennis 2008)
Tantangan dan Perubahan Karier
Kini di abad ke-21, pekerja berusia paruh baya menghadapi sejumlah tantangan penting,tantangan ini meliputi : globalisasi kerja, perkembangan teknologi informasi yang cepat, pengurangan ukuran organisasi,pensiun dini,dan keprihatinan terhadap pensiun dan perawatan kesehatan.
Globalisasi telah menggantikan banyak hal,dari yang dulunya pria berkulit putihlah yang menjadi angkatan kerja,dengan karyawan dengan berbagai latar belakang etnis dan kebangsaan. Untuk meningkatkan
keuntungan,banyak perusahaan melakukan restrukturisasi,memperkecil ukuran,dan mengadakan kontrak kerja. Hasil dari usaha ini adalah,perusaha menawarkan pensiun dini di usia 50-an atau bahkan dalam sejumlah kasus pada usia 40-an,yang seharusnya pensiun pada usia 60 tahun.
Kemunduran dalam berkurangnya jaminan hari tua dan meningkatnya ketidakpastian dalam jaminan kesehatan tersebut mengurangi penghayatan tau kontrol pribadi di kalangan para pekerja paruh baya, konsekuensinya adalah banyak dari mereka yang menunda rencana untuk pensiun
Beberapa perubahan karier di usia paruh baya berkaitan dengan motivasi diri,perubahan yang lain diakibatkan karena kehilangan pekerjaan ,beberapa individu di usia paruh baya memutuskan bahwa mereka tidak ingin melakukan pekerjaan yang sudah pernah dia lakukan.
Waktu Luang
Waktu luang adalah waktu yang menyenangkan setelah bekerja,dimana individu bebas melakukan apa saja,sesuai dengan minat dan keinginan diri sendiri . pada usia dewasa menengah,saat
pertama dalam hidup dimana mereka memiliki peluang untuk melakukan berbagai hal sesuai minatnya.
Pada sebuah studi 12.338 pria berusia 35-57 tahun dinilai apakah setiap tahun selama 5 tahun mereka berlibur atau tidak, dan hasilnya,pria yang melakukan liburan pada 1 tahun terakhir, 21%
lebih sedikit meninggal, dan 32% lebih sedikit mengidap jantung koroner.
Agama dan Makna
Kehidupan
Agama dan Kehidupan Orang Dewasa
Agama memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan sejumlah orang dewasa, sementara pada orang dewasa yang lainnya perannya kecil atau todak ada sama sekali
(McCullough & kawan-kawan, 2005). Pengaruh agama terhadap kehidupan seseorang dapat berubah seiring dengan perkembangan mereka (George, 2009; Sapp, 2010).
Dalam studi longitudinal yang dilakukan terhadap individu berusia 30-an hingga akhir 60-an/awal 70-an, terjadi peningkatan spritualitas yang berarti terjadi antara akhir dewasa
menengah (pertengahan 50-an/awal 60-an) dan dewasa akhir. Secara konsisten wanita memperlihatkan minat yang lebih besar terhadap agama dibandingksn pria. Dalam studi
longitudinal ini, spiritualitas wanita memperlihatkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan pria di pertengahan kedua dari masa hidupnya (Wink & Dillon, 2002).
Agama dan Kesehatan
Bagi individu-individu yang menganut agama besar, terdapat kaitan antara agama dan kesehatan fisik (Campbell, Yoon, & Johnstone, 2009;
McCollough & Willoughby, 2009). Para peneliti menemukan bahwa komitmen religius membantu menurunkan tekanan darah dan hipertensi hingga level menengah, dan bahwa kehadiran di kegiatan keagamaan berkaitan penurunan tekanan darah (Gillum & Ingram, 2007). Sejumlah studi mengkonfirmasi
hubungan positif antara partisipasi religious dangan panjang usia (Oman &
Thoresen, 2006). Singkatnya, berbagai dimensi religiusitas dapat membantu
sebagian individu untuk menghadapi hidup mereka secara lebih efektif (Park,
2010a, b).
Makna Kehidupan
Manc’s Search for Meaning, buku karya Viktor Frankl (1984) yang ia tulis setelah mampu mempertahankan hidupnya di Kamp konsentrasi ini mempertahankan keunikan setiap pribadi dan keterbatasan hidup. Ia berpendapat bahwa telaah mengenai keterbatasan eksistensi kita dan
kepastian akan kematian dapat menambah mana hidup, Menurut Frankl, seandainya hidup bersifat tidak terbatas, maka kita dapat menggunakan waktu hidup kita untuk melakukan apa saja yang menyenangkan kita karena waktu akan berlangsung untuk selamanya.Frankl menyebutkan 3 kualitas yang hanya dimiliki oleh manusia, yakni spiritualitas, kebebasan dan tanggung jawab.
Roy Baumeister dan Kathleen Vohs (2002, hal. 610-611) menyatakan bahwa pertanyaan yang menyangkut makna hidup dapat dipahami menurut empat kebutuhan akan makna, yang membimbing seseorang membuat makna dari hidup mereka:
• Kebutuhan akan keterarahan.
• Kebutuhan akan nilai.
• Kebutuhan akan penghayatan terhadap efficacy.
• Kebutuhan akan nilai diri (self-worth).