BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Universitas merupakan tempat bertemunya para sarjana dalam rangka mencari kebenaran akademik melalui berbagai bentuk riset, sekaligus sebagai lembaga untuk mengembangkan kapasitas diri melalui disiplin yang diyakini oleh masing-masing insan akademik (Nugroho: 2012). Perubahan-perubahan besar hampir semua terjadi dari dunia universitas atau setidak-tidaknya memperoleh inspirasi dan arahan-arahan dari intelektual atau ilmuan-ilmuan (Shils, 1993: 6).
Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan, bertujuan menyediakan sumber pengetahuan dan pengalaman belajar (knowledge and learning experience) bagi para mahasiswanya.
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merupakan salah satu Perguruan tinggi yang melahirkan insan-insan akademik yang diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa-mahasiwa yang profesional untuk bekerja pada bidang ilmu yang digeluti. Di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sendiri terdapat beberapa fakultas, seperti Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Fakultas Matematika dan IPA (MIPA), Fakultas Tehnik (FATEK), Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan (FIKK), Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi (FEKON), Fakultas Hukum, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Buku Panduan UNG, 2015: 6).
Setiap fakultas memerlukan bentuk atau model rencana dalam proses pelaksanaan pendidikan. Rencana dalam proses pelaksanaan pendidikan yang
dimaksud adalah Kurikulum. Dimana tiap fakultas memiliki kurikulum yang berbeda- beda. Kurikulum merupakan rencana tertulis bagi sebuah pengajaran, selain itu juga kurikulum berfungsi untuk memberikan pedoman dan mengatur lingkungan kegiatan pengajaran dalam kelas.
Berdasarkan pedoman akademik, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu fakultas yang mana di dalamnya terdapat beberapa jurusan yakni jurusan Manajemen, Pendidikan Ekonomi dan jurusan Akuntansi.
Sesuai kurikulum yang berlaku di lingkungan program studi S1 Akuntansi, setiap mahasiswa yang memasuki semester (6) enam diwajibkan untuk memilih peminatan yang ada. Diantaranya, peminatan Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Perpajakan dan Akuntansi Syariah. Untuk peminatan akuntansi syariah dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan seperti yang akan ditampilkan pada tabel berikut ini:
Tabel 1: Jumlah Perkembangan Mahasiswa yang Memilih Peminatan Akuntansi Syariah
No Angkatan Jumlah Peminat
1. 2014 33 Orang
2. 2015 40 Orang
3. 2016 50 Orang
Sumber data: http://siat.ung.ac.id
Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan bagi mahasiswa yang memilih peminatan akuntansi syariah pada angkatan 2014 terdapat 33 orang mahasiswa akuntansi yang memilih peminatan akuntansi syariah, pada angkatan 2015 terdapat 40 orang mahasiswa akuntansi yang memilih peminatan akuntansi
syariah dan pada angkatan 2016 terdapat 50 orang mahasiswa akuntansi yang memilih peminatan akuntansi syariah.
Dari perkembangan jumlah peminat untuk akuntansi syariah, belum diketahui apakah faktor yang memengaruhi mahasiswa akuntansi untuk memilih peminatan tersebut. Dengan melihat perkembangan ekonomi saat ini banyaknya perusahaan yang telah berkembang dibidang akuntansi syariah dengan banyak dibutuhkankannya tenaga kerja yang memiliki skill dan kemampuan di bidang syariah, tidak menutup kemungkinan menjadi motivasi niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah.
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi niat seseorang dalam memilih diantaranya sikap, norma subyektif dan kontrol perilaku persepsian. Sehubungan dengan penelitian tentang niat memilih peminatan akuntansi syariah, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan adanya faktor-faktor yang memengaruhi niat seseorang dalam memilih. Peneliti menemukan hampir kebanyakan penelitian sebelumnya menggunakan Teori Tindakan Beralasan (Ajzen 1975) dan perluasan dari Teori Perilaku Perencanaan (Ajzen 1991) untuk mengetahui faktor yang memengaruhi niat atas perilaku seseorang.
Theory of planned Behavior merupakan salah satu teori yang dapat
digunakan untuk menentukan pengaruh seorang mahasiswa dalam perhatian dan mendorong perilaku berbagai pengetahuan serta mengembangkan suatu model penelitian. TBP telah dianggap berguna dalam memprediksi suatu perilaku dalam skala yang luas, dan telah digunakan secara luas dalam memperkirakan dan menjelaskan perhatian dalam berperilaku dan perilaku sebenarnya dalam psikologi sosial.
Niat seseorang dalam memilih merupakan suatu hal yang dipengaruhi oleh sikap seseorang terhadap perilaku serta norma subyektif. Hal itu sejalan dengan pendapat Ajzen dan Cote (2008) dalam Munandar (2014) yang mengatakan bahwa niat berperilaku itu dapat diketahui dengan memperkirakan sikap terhadap perilaku dan norma subyektif. Berdasarkan Theory of Reasoned Action dari Fishbein dan Ajzen, tindakan seseorang adalah realisasi keinginan atau niat seseorang untuk bertindak. Faktor yang mempengaruhi niat adalah sikap pada tindakan, dan norma subyektif yang menyangkut persepsi seseorang, apakah orang lain yang dianggap penting akan memengaruhi niatnya (Dharmmesta, 1998: 89) dalam Munandar (2014). Niat adalah tendensi seseorang ketika orang tersebut berusaha untuk menggunakan sikap secara spesifik. Niat dapat diukur dengan menggunakan norma subyektif dan sikap yang memengaruhi niat seseorang di dalam bertindak.
Sedangkan norma subyektif dipengaruhi oleh keyakinan dan motivasi dimana apakah menginginkan orang lain untuk terlibat di dalamnya.
Penelitian yang dilakukan oleh Pradipta dan Suprapti (2013) tentang pengaruh sikap dan norma subyektif terhadap niat calon pemilih di Kota Denpasar untuk memilih partai Demokrat dalam pemilu legislatif tahun 2014. Hasil penelitiannya menemukan sikap dan norma subyektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat calon pemilih. Penelitian tersebut mengadopsi model Teori Tindakan Beralasan dari Ajzen dan Fishbein (1980).
Selain itu, penelitian yang dilakukan Munandar (2014) yang mana variabel yang diteliti adalah sikap dan norma subyektif, hasil analisis yang didapat adalah sikap dan norma subyektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan produk perbankan syariah pada Bank Aceh Syariah di Kota Lhokseumawe. Husain (2014) telah melakukan penelitian tentang minat mahasiswa
non konsentrasi akuntansi syariah untuk menempuh mata kuliah akuntansi dan keuangan syariah. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sikap dan norma subyektif berpengaruh terhadap minat mahasiswa non konsentrasi akuntansi syariah untuk menempuh mata kuliah akuntansi syariah. Hal ini mendukung dari Theori of Reasoned Action (TRA). Meskipun dalam penelitian yang dilakukan Husain (2014)
teradapat pada mahasiswa aktif tahun ajaran 2014/2015 jurusan S1 akuntansi Brawijaya dan mahasiswa non konsentrasi akuntansi syariah yang pernah menempuh mata kuliah Akuntansi dan Keuangan Syariah menemukan bahwa semakin tinggi nilai sikap dan norma subyektif, maka semakin tinggi pula minat atau keinginan seseorang yang bukan berasal dari konsentrasi syariah untuk memilih sehingga semakin tinggi pula perilaku aktual mahasiwa tersebut menempuh mata kuliah pilihan Akuntansi dan Keuangan Syariah.
Konstruk ketiga dari model TBP adalah kontrol perilaku persepsian yang juga akan memengaruhi niat perilaku dan perilaku aktual. Kontrol perilaku persepsian merefleksikan juga pengalaman lampau seseorang termasuk didalamnya rintangan dan halangan untuk berperilaku. Ningsih dan Zaky (2014) melakukan penelitian tentang determinan minat mahasiswa memilih konsentrasi akuntansi dan keuangan syariah. Variabel yang diteliti adalah sikap, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian dan motivasi spiritual. Hasil penelitiannya bahwa sikap berpengaruh positif dan signifikan tehadap niat memilih konsentrasi akuntansi syariah pada mahasiswa JAFEB Universitas Brawijaya. Selain itu, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian dan motivasi spiritual tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan. Penelitian tersebut mengadopsi Teori of Reasoned Action (TRA) Ajzen (1991).
Berdasarkan penelitian reflikasi dari Ningsih dan Zaky (2014), dengan judul determinan minat mahasiswa memilih konsentrasi akuntansi dan keuangan syariah pada mahasiswa JAFEB Universitas Brawijaya, maka dalam penelitian ini digunakan variabel yang sama yakni sikap, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian dan motivasi spiritual. Perbedaan yang mendasar dengan penelitian sebelumnya hanya terletak pada objek penelitian yakni dalam penelitian ini, objek penelitiannya pada mahasiswa program studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo.
Berdasarkan penelitian sebelumnya, peneliti tertarik untuk meneliti kembali”
Faktor-faktor yang Memengaruhi Niat Mahasiswa Akuntansi dalam Memilih Peminatan Akuntansi Syariah Studi Kasus pada Mahasiswa Program studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo”.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah jumlah peminat akuntansi syariah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, namun belum diketahui faktor yang memengaruhi niat mahasiswa akuntansi dalam memilih peminatan akuntansi syariah pada jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah yang telah dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Apakah sikap berpengaruh terhadap niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo?
2. Apakah norma subyektif mahasiswa berpengaruh terhadap niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakutas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo?
3. Apakah kontrol perilaku persepsian berpengaruh terhadap niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo?
4. Apakah motivasi spiritual berpengaruh terhadap niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo?
5. Apakah secara bersama-sama (simultan) sikap, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian dan motivasi spiritual berpengaruh terhadap niat mahasiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo?
1.4 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian bertujuan:
1. Untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap niat mahasiswa akuntansi untuk memilih peminatan akuntansi pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo.
2. Untuk mengetahui pengaruh norma subyektif terhadap niat mahasiswa akuntansi untuk memilih peminatan akuntansi pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo.
3. Untuk mengetahui pengaruh kontrol perilaku persepsian terhadap niat mahsiswa untuk memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo.
4. Untuk mengetahui pengaruh motivasi spiritual terhadap niat mahasiswa memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi FEKON UNG.
5. Untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama (simultan) antara sikap, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian dan motivasi spiritual terhadap niat mahasiswa memilih peminatan akuntansi syariah.
1.5 Manfaat Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian di atas, maka manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Manfaat Teoritis
a. Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran pemahaman yang lebih mendalam mengenai TRA (Theori of Reasoned Action) yang merupakan teori yang menjelaskan bahwa perilaku merupakan fungsi dari niat. Niat ditentukan oleh sikap (attitude) dan norma subyektif (subyektive norm). sikap terbentuk dari keyakinan terhadap perilaku (behavioral beliefs) dan norma subyektif terbentuk dari keyakinan normatif (normative beliefs).
b. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan pemahaman mengenai sikap, norma subyektif, kontrol perilaku persepsian, motivasi spiritual terhadap niat mahasiswa memilih peminatan akuntansi syariah pada program studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi pengelola jurusan akuntansi, sebagai bahan informasi terkait faktor yang memengaruhi mahasiswa dalam memilih peminatan akuntansi syariah untuk dijadikan pertimbangan menggali solusi untuk mendapatkan banyak peminat terhadap peminatan akuntansi syariah.
b. Sebagai bahan rujukan dalam penelitian dimasa mendatang dengan kajian- kajian yang serupa.