Keanekaragaman dan kepadatan cacing tanah pada agroforestri kopi sederhana dan kompleks di Desa Srimulyo Kecamatan Dampit Kabupaten Malang
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil uji korelasi faktor fisika kimia tanah tabel 4.7 menunjukkan bahwa korelasi tertinggi antara jumlah serangga tanah dengan kelembaban X3 yaitu genus Orchesella
Sehingga dari hasil penelitian bermanfaat untuk masyarakat terutama bagi pengelola kebun agroforestri dapat mengetahui pengaruh serangga tanah yang nyata terhadap lahan
Jenis spesies cacing tanah yang ditemukan di agroforestri kopi (Amynthas sp., Peryonix sp., Pheretima sp. dan Pontoscolex corethrurus) lebih banyak dari jenis
Berdasarkan hasil uji korelasi keanekaragaman serangga tanah dengan faktor fisika kimia tanah menunjukkan bahwa nilai korelasi tertinggi antara serangga tanah
Pada tabel 1 menunjukkan bahwa vegetasi yang ada pada Penggunaan Lahan 1 (Agroforestry kompleks) terdapat kepadatan cacing tanah paling banyak diantara penggunaan
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa logam berat Pb tidak ada hubungan dengan kepadatan cacing tanah, namun secara deskriptif dapat dilihat dari berat dan rata-rata panjang
Pada tabel 1 menunjukkan bahwa vegetasi yang ada pada Penggunaan Lahan 1 (Agroforestry kompleks) terdapat kepadatan cacing tanah paling banyak diantara penggunaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacing tanah yang ditemukan di bawah tegakan kelapa sawit dengan jenis tanah mineral masam berbeda ada 3 genus cacing tanah yaitu genus Pontoscolex,