TANGGUNG JAWAB MASKAPAI PENERBANGAN TERHADAP PENUMPANG ATAS TERJADINYA KETERLAMBATAN PENERBANGAN
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, disimpulkan bahwa implementasi peraturan perundang-undangan yang berlaku pada saat terjadinya kasus Lion Air, yakni PM
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa pengangkut bertanggung jawab atas keterlambatan penerbangan yang menyebabkan kerugian kepada penumpang apabila
Sedangkan ruang lingkup bidang kajian pada penelitian ini adalah mengkaji tentang Tanggung Jawab Perusahaan Maskapai Penerbangan terhadap Bagasi Penumpang yang dibatasi
Permasalahan yang menjadi sorotan pada maskapai penerbangan udara PT Sriwijaya Airlines adalah hilangnya bagasi penumpang, dalam hal penyelesaian hampir semua
perusahaan pengangkutan udara harus memperlakukan atau melayani penumpang secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif. Memberi kesempatan yang sama kepada para penumpang
Mengenai tanggung jawab maskapai penerbangan terhadap kehilangan dan kerusakan bagasi terutama bagasi tercatat milik penumpang berdasarkan pada ketentuan
1 Tahun 2009 “Pengangkut bertanggung jawab atas kerugian yang diderita karena keterlambatan pada angkutan penumpang, bagasi, atau kargo, kecuali apabila pengangkut dapat
Selain itu konsep tanggung jawab mutlak didapati pula dalam ketentuan Pasal 144 UUP yang menyebutkan bahwa pengangkut bertanggung jawab atas kerugian yang diderita penumpang