DRAF DIM RUU TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA
Teks penuh
Dokumen terkait
Susunan kepengurusan BUM Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9dipilih oleh masyarakat Desa melalui Musyawarah Desa sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri
Karena saat dilakukannya revisi tersebut kebijakan dari pemerintah pusat dalam upaya pengembangan BUM Desa belum ada, maka fokus kegiatannya hanya sampai pada persiapan
Peraturan ini dipertegas pada Pasal 87 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa “Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa yang disebut BUMDes” juncto Pasal
Bahwa sesuai ketentuan Pasal 87 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dinyatakan bahwa Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang
Pelaksana operasional atau direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) huruf b, bertanggung jawab kepada pemerintahan desa atas pengelolaan usaha desa dan mewakili BUMDes
Keberadaan BUM Desa sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), diharapkan Pemerintah Desa dapat
Pengeluaran untuk Penyelenggaraan lbadah Haji sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) huruf a dilakukan dengan cara memindahkan dana dari Kas Haji ke kas
Sedangkan Fungsi sosial, yang dapat dilakukan oleh BUM Desa adalah: 1 Tidak langsung, dengan memberikan transfer keuangan bagi kas Desa melalui penambahan Pendapatan Asli Desa PADesa