SILABUS MATA PELAJARAN
SEKOLAH DASAR
(SD)
MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JAKARTA, 2016
SILABUS MATA PELAJARAN
SEKOLAH DASAR
(SD)
MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JAKARTA, 2016
SILABUS MATA PELAJARAN
SEKOLAH DASAR
(SD)
MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JAKARTA, 2016
SILABUS MATA PELAJARAN
SEKOLAH DASAR
(SD)
MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI
DAFTAR ISI
i
I. PENDAHULUAN
1
A. Rasional
1
B. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti (PAK-BP) di Pendidikan Dasar
dan Pendidikan Menengah
2
C. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti (PAK-BP) di Sekolah Dasar
3
D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti (PAK-BP) Sekolah Dasar
3
E. Pembelajaran dan Penilaian
7
F. Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi
Lingkungan dan Peserta Didik
9
II. KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
10
A. Kelas I
10
B. Kelas II
20
C. Kelas III
30
D. Kelas IV
40
E. Kelas V
52
I. PENDAHULUAN
A. Rasional
Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang dapat
menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, melalui
penguatan sikap, keterampilan,dan pengetahuan yang terintegrasi,
dalam rangka mewujudkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, dan
inovatif. Oleh karena itu proses pembelajaran pada satuan pendidikan
diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang,
dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberkan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik.
Pendidikan pada dasarnya merupakan tanggungjawab utama dan
pertama orangtua, demikian pula dalam hal pendidikan iman anak.
Pendidikan iman pertama-tama harus dimulai dan dilaksanakan di
lingkungan keluarga, tempat dan lingkungan dimana anak mulai
mengenal dan mengembangkan iman. Pendidikan iman yang dimulai
dalam keluarga perlu dikembangkan lebih lanjut dalam kebersamaan
dengan jemaat (Gereja), dengan bantuan pastor, katekis dan guru
agama.
Negara juga mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi agar pendidikan
iman bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan agama dan kepercayaan
masing-masing. Salah satu bentuk dan pelaksanaan pendidikan iman
adalah pendidikan iman secara formal di sekolah yaitu Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.
Melalui Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti peserta didik
dibantu dan dibimbing agar semakin mampu memperteguh iman
terhadap Tuhan sesuai ajaran Agama Katolik dengan tetap
memperhatikan dan mengusahakan penghormatan terhadap agama dan
kepercayaan lain. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan
antar umat beragama yang harmonis dalam masyarakat Indonesia yang
majemuk demi terwujudnya persatuan nasional.
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti bertujuan agar peserta didik
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap membangun hidup yang
semakin beriman. Pengetahuan dimiliki melalui aktivitas-aktivitas:
mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan
mencipta. Keterampilan diperoleh melalui kativitas-aktivitas: mengamati,
menanya, mencoba, menalar, menyaji dan mencipta. Sikap dibentuk
melalui kemampuan: menerima, menjalankan, menghargai, menghayati,
dan mengamalkan.
pendidikan peserta didik.
Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan
kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran,
serta mengakomodasi keungulan-keunggulan lokal. Atas dasar prinsip
tersebut, komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi
pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Uraian pembelajaran yang
terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang
berbasis aktivitas. Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan
inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang
sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Dalam
melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan
materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model
pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat
serta tingkat perkembangan kemampuan peserta didik.
B. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti (PAK-BP) di Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Jenjang Sikap Pengetahuan Ketrampilan SD Menunjukkan
perilaku yang
mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.
Memiliki pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, dan budaya dalam wawasan kema-nusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan per-adaban terkait feno-mena dan kejadian di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.
Memiliki
kemampuan pikir dan tindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan
konkret sesuai dengan yang ditugaskan kepadanya.
SMP Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budayadengan wa-wasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata.
Memiliki
kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sesuai dengan yang
dipelajari disekolah dan sumber lain sejenis.
SMA/
SMK Memiliki perilaku yangmencerminkan sikap orang beriman,
berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan,
Memiliki
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab serta
dampak fenomena dan kejadian.
sekolah secara mandiri.
C. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama Katolik dan
Budi Pekerti (PAK-BP) di Sekolah Dasar
Kompetensi Pendidikan Agama Katolik Dan Budi Pekerti di Sekolah
Dasar, meliputi dua jenjang yaitu:
Kelas I s.d. III
Peserta didik yang mengenal dirinya sebagai bagian dari keluarga,
sekolah dan lingkungan di sekitarnya, yang mampu mensyukuri dirinya
sebagai ciptaan Tuhan, melalui kebiasaan doa sebagai anggota Gereja,
serta terpanggil untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki
dengan melakukan perbuatan baik, sesuai dengan teladan Yesus dan
tokoh-tokoh Kitab Suci, baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
Kelas IV s.d. VI
Peserta didik yang memahami dirinya sebagai citra Allah, baik sebagai
laki-laki atau perempuan, dan mampu mensyukurinya dengan
melibatkan diri dalam kehidupan menggereja (melalui kebiasaan doa
dan perayaan sakramen baptis, ekaristi dan tobat, sebagai tanda
keselamatan Allah) dan kehidupan bermasyarakat yang bangga sebagai
warga negara Indonesia dengan menjunjung tinggi hati nurani, sesuai
dengan ajaran Gereja dan teladan Yesus Kristus.
D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti (PAK-BP) Sekolah Dasar
Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti di Sekolah Dasar Kelas I s.d. VI mengikuti elemen pengorganisasi
Kompetensi Sekolah Dasar yaitu Kompetensi Inti. Kompetensi Inti kelas I
s.d. VI sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI
Kelas I Kelas II Kelas III
KI 1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 1: Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
KI 1: Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya KI 2: Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
KI 2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
Kelas IV Kelas V Kelas VI KI 1: Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
KI 1: Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
KI 1: Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya KI 2: Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
KI 2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air
KI 2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air
KI 3: Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan
KI 3: Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati,
menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
KI 3: Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati,
benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan di tempat bermain
dan kegiatannya, dan benda- benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan di tempat bermain
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KI 4: Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
Pengembangan Kompetensi Dasar (KD) tidak dibatasi oleh rumusan
Kompetensi Inti (KI), tetapi disesuaikan dengan karakteristik mata
pelajaran, kompetensi, lingkup materi dan psiko-pedagogi.
Ruang lingkup Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti mencakup
empat aspek yang memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Keempat
aspek yang dibahas secara lebih mendalam sesuai tingkat kemampuan
pemahaman peserta didik adalah:
1. Pribadi peserta didik; Ruang lingkup ini membahas tentang diri
sebagai laki-laki atau perempuan yang memiliki kemampuan dan
keterbatasan kelebihan dan kekurangan, yang dipanggil untuk
membangun relasi dengan sesama serta lingkungannya sesuai
dengan Tradisi Katolik.
2. Yesus Kristus; Ruang lingkup ini membahas tentang pribadi Yesus
Kristus yang mewartakan Allah Bapa dan Kerajaan Allah, seperti
yang terungkap dalam Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian
Baru, agar peserta didik berelasi dengan Yesus Kristus dan
meneladaniNya.
3. Gereja; Ruang lingkup ini membahas tentang makna Gereja agar
peserta didik mampu mewujudkan kehidupan menggereja.
4. Masyarakat; Ruang lingkup ini membahas tentang perwujudan iman
dalam hidup bersama di tengah masyarakat sesuai dengan Tradisi
Katolik.
Peta Materi Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar
Kelas I Kelas II Kelas III Pribadi Peserta didik
• Diriku
• Diriku dan Temanku
• Diriku Anugerah Tuhan
• Mengenal Anggota Tubuh
Pribadi Peserta didik
• Orangtuaku
• Anggota Keluargaku
• Bermain Bersama Teman
• Bekerja Sama dengan Teman
Pribadi Peserta Didik
• Saya Tumbuh dan Berkembang
• Saya Mampu Membedakan Perbuatan
• Merawat Anggota Tubuh
• Rumahku
• Tugas Anggota Keluarga
• Sekolahku
Yesus Kristus
• Allah Menciptakan Langit dan Bumi
• Allah Menciptakan Manusia
• Kabar Gembira
• Kelahiran Yesus
• Para Gembala
• Tiga Orang Majus Dari Timur
Gereja
• Doa Harian Umat Katolik
• Tanda Salib
• Doa Bapa Kami
• Doa Salam Maria
• Doa Kemuliaan
• Berdoa dengan Baik dan Benar
Habel
• Kisah Nuh
• Kisah Abraham
• Kisah Esau dan Yakub
• Kelahiran Yesus Kristus
• Yesus
Dipersembahkan di Bait Allah
• G. Yesus Tertinggal di Bait Allah
• H. Ingin seperti Yesus
Gereja
• Iman Adalah Anugerah
• Beriman Berarti Berbuat Demi Allah
• Beriman Berarti Melaksanakan Perintah Allah
• Beriman Berarti Berjuang melawan godaan
• Berdoa Kepada Allah
• Doa Pujian
• Doa Syukur
• Doa Permohonan
Masyarakat
• Tempat Tinggalku
• Tetanggaku
• Hidup Rukun dengan Tetangga
• Kisah Yusuf
• Kisah Musa
• Yohanes Pembaptis
• Percakapan dengan Nikodemus
• Yesus memberi Makan Lima Ribu Orang
• Perumpamaan Tentang Anak yang hilang Gereja
• Sakramen Baptis
• Sakramen Ekaristi
• Sakramen Tobat
• Iman
• Harapan
• Kasih
Masyarakat
• Pemimpin Masyarakat
• Tradisi Masyarakat
• Melestarikan Lingkungan Alam
Kelas IV Kelas V Kelas VI Pribadi Peserta Didik
• Aku Bangga
Diciptakan sebagai Perempuan atau Laki-laki
• Lingkungan Turut Mengembangkan Diriku sebagai Perempuan atau
• Laki-laki
• Bersyukur sebagai Perempuan atau Laki-laki
• Kemampuan dan Keterbatasanku
• Mengembangkan Kemampuan Diriku
• Aku Membutuhkan Orang Lain
• Mengembangkan
Pribadi Peserta Didik
• Perempuan dan Laki-Laki Diciptakan Sebagai Citra Allah
• Perempuan dan Laki-Laki Dipanggil untuk Berkembang
• Perempuan dan Laki-Laki Saling Melengkapi
• Perempuan dan Laki-Laki Sederajat Yesus Kristus
• Daud Sang Pemimpin
• Salomo yang Bijaksana
• Ester Perempuan Pemberani
Pribadi Peserta didik
• Aku Bangga dan Bersyukur atas
• Keanekaragaman dan Kesatuan Bangsa
• Indonesia
• Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara.
• Aku Warga Dunia
Yesus Kristus
• Nabi Elia Mengajak Israel Kembali Percaya
• Kepada Allah
• Nabi Amos Pejuang Keadilan
• Umat Israel Jatuh Bangun
Kelas IV Kelas V Kelas VI Diri dengan Bekerja
sama Yesus Kristus
• Allah
Menyampaikan Sepuluh Firman-Nya
sebagai Pedoman Hidup
• Bangsa Israel Memasuki Tanah Terjanji
• Allah Memberkati Para Pemimpin Israel: Samuel, Saul dan Daud
• Yesus: Pemenuhan Janji Allah
• Yesus Mewartakan Kerajaan Allah melalui
Perumpamaan
• Mujizat-Mujizat Yesus
Masyarakat
• Hormat kepada Orang tua
• Cinta kepada Sesama
• Menghormati Hidup
• Menghormati Milik Orang Lain
Gereja
• Ungkapan Syukur Tokoh-Tokoh Perjanjian Lama
• Doa Syukur Gereja
• Doa Pribadi
• Doa Bersama
• Doa Spontan
• Kejayaan dan Keruntuhan Israel
• Maria dan Elisabet Menanggapi
Rencana Allah.
• Yesus Taat Pada Allah
• Yesus Mengajarkan Pengampunan
• Yesus Memanggil Orang Berdosa
• Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit
• Roh Kudus
Menguatkan Hati Para Rasul
• Roh Kudus
Dicurahkan kepada Setiap Orang
Gereja
• Terlibat dalam Hidup Menggereja
• Hidup Bersama yang Dijiwai Roh Kudus Masyarakat
• Terlibat dalam Pelestarian Lingkungan
• Kejujuran dan Keadilan
• Memohon Bantuan Roh Kudus
• Kedatangan Juru Selamat yang Dirindukan
Umat Israel
• Yesus Mewartakan Kerajaan Allah Dengan Kata-Kata
• Yesus Mewartakan Kerajaan Allah Dengan Tindakan
• Seluruh Pribadi Yesus Mewartakan
Kerajaan Allah
Gereja
• Gereja Yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik
• Gereja Persekutuan Para Kudus
• Gereja Mewartakan Kerajaan Allah
• Karya Pelayanan Gereja
Masyarakat
• Kritis Terhadap Tantangan Zaman
• Bertindak Menurut Hati Nurani
• Menegakkan Keadilan dan Kejujuran
• Doa Sumber Kekuatan Hidup
E. Pembelajaran dan Penilaian
1. Pembelajaran
yang umumnya digunakan adalah model komunikasi iman dan
penginternalisasian iman, analisa sosial, reflektif, dan yang lainnya.
Bila melihat unsur dan langkah-langkah yang ditampilkan dalam
pendekatan saintifik (mengamati, menanya, mengeksplorasikan,
mengasosiasi,
mengomunikasikan
dan
mencipta),
danmembandingkannya dengan model yang selama ini digunakan
dalam Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti, maka kita
menemukan
beberapa unsur yang sejalan
, walaupun
tidak persis
sama
.
Proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik, diawali dengan
mengungkapkan pengalaman riil yang dialami diri sendiri atau orang
lain, baik yang didengar, dirasakan, maupun dilihat (
Bdk.
Mengamati
). Pengalaman yang diungkapkan itu kemudian
dipertanyakan sehingga dapat dilihat secara kritis keprihatinan
utama yang terdapat dalam pengalaman yang terjadi, serta kehendak
Allah dibalik pengalaman tersebut (
bdk. Menanya
). Upaya mencari
jawaban atas kehendak Allah di balik pengalaman keseharian kita,
dilakukan dengan mencari jawabannya dari berbagai sumber,
terutama melalui Kitab Suci dan Tradisi (
bdk. Mengeksplorasi
).
Pengetahuan dan Pemahaman dari Kitab Suci dan Tradisi menjadi
bahan refleksi untuk menilai sejauhmana pengalaman keseharian
kita sudah sejalan dengan kehendak Allah yang diwartakan dalam
Kitab Suci dan Tradisi itu. Konfrontasi antara pengalaman dan pesan
dari sumber seharusnya memunculkan pemahaman dan kesadaran
baru/ metanoia (
bdk. mengasosiasikan
), yang akan sangat baik bila
dibagikan kepada orang lain, baik secara lisan maupun tulisan (
bdk.
mengomunikasikan
).
Selain pendekatan saintifik, proses pembelajaran bisa menggunakan
model-model pendekatan pembelajaran yang lain seperti,
problem-based learning
,
inquiry based learning
,
discovery based learning
,
project based learning
dan lain-lain.
2. Penilaian
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan
informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam
aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang
dilakukan secara terencana dan sistematis untuk memantau proses,
kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar.
Kurikulum 2013 mempersyaratkan penggunaan penilaian autentik
dan nonautentik dalam menilai hasil belajar. Penilaian autentik lebih
mampu memberikan informasi kemampuan peserta didik secara
holistik dan valid. Bentuk penilaian autentik mencakup penilaian
berdasarkan pengamatan fenomena alam, tugas ke lapangan,
portofolio, projek, produk, jurnal, dan unjuk kerja, serta penilaian
diri. Sedangkan bentuk penilaian non-autentik mencakup tes,
ulangan, dan ujian.
penilaian. Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan
sebagai sumber informasi utama, sedangkan penilaian melalui
penilaian diri dan penilaian antarteman digunakan sebagai informasi
pendukung. Hasil penilaian sikap oleh pendidik disampaikan dalam
bentuk predikat atau deskripsi. Hasil penilaian sikap digunakan
sebagai pertimbangan pengembangan karakter peserta didik lebih
lanjut. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes
lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai.
Penilaian keterampilan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti dilakukan melalui unjuk kinerja/praktik,
produk, proyek, portofolio dan/atau teknik lain sesuai dengan
kompetensi yang dinilai.
F.
Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi Lingkungan dan
Peserta Didik
Indonesia sebagai negara kesatuan yang terdiri atas berbagai suku
bangsa, agama, budaya, ras, dan kelas sosial merupakan kekayaan yang
patut disyukuri dan dipelihara agar tetap menjadi sumber kekuatan.
Jika tidak disikapi dengan bijak, keberagaman itu dapat menjadi sumber
konflik. Oleh karena itu, berbagai kearifan lokal yang telah mengakar di
masyarakat harus dipelihara dan dikembangkan sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui Pendidikan
Agama Katolik dan Budi Pekerti dengan tetap memperhatikan nilai-nilai
kristiani, toleran, demokratis, multikultural, dan berwawasan
kebangsaan.
Sejalan dengan karakteristik pendidikan abad 21 yang memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi, pembelajaran Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti dalam Kurikulum 2013 juga memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi sebagai media dan sumber belajar.
Pemanfaatan TIK mendorong peserta didik dalam mengembangkan
kreativitas dan berinovasi serta meningkatkan pemahaman dan
pengetahuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
A. Kelas I
Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu
KompetensiDasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran 1.1 Bersyukur atas
dirinya yang khas
2.1 Percaya diri terhadap dirinya yang khas
3.1 Mengenal dirinya yang khas sebagai anugerah Allah 4.1 Melakukan
aktivitas (misalnya mengucapkan doa/ berpuisi/ bernyanyi) yang mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas anugerah dirinya yang khas
Diriku (8 jp) • Mengamati gambar anak-anak yang memperkenalkan namanya masing-masing
• Mengamati peristiwa orang tua memberi nama kepada anaknya yang baru lahir
• Menanya arti pentingnya nama dan identitas diri dalam kehidupan sehari-hari
• Mencari informasi tentang
pentingnya mengenal identitas diri
• Mendengarkan cerita Kitab Suci tentang pemberian nama seorang bayi
• Mencari informasi dan merumuskan hal-hal penting tentang identitas diri seseorang yang perlu diketahui
• Menyimpulkan pentingnya identitas diri agar orang lain mengenal diri kita
• Merumuskan peristiwa Kitab Suci tentang pemberian nama seorang bayi
• Merumuskan pentingnya sikap hormat terhadap identitas diri sendiri dan orang lain
• Menuliskan rasa syukur atas identitas dirinya melalui doa
• Menuliskan dan menunjukkan identias diri secara sederhana dalam wujud karya seni, misalnya tulisan warna-warni
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran Diriku dan
Temanku (8jp)
• Mengamati kekhasan diri dan dibandingkan dengan kekhasan teman
• Menanya tentang perbedaan antara diri dengan teman, tentang
kekhasan serta manfaat perbedaan
• Menanya ajaran Kitab Suci tentang manusia diciptakan berbeda satu dengan yang lain.
• Mencatat hal-hal yang berbeda antara dirinya dan temannya
• Mencari penjelasan tentang manfaat dirinya berbeda dengan orang lain
• Mencari ajaran Kitab Suci tentang manusia diciptakan berbeda satu dengan yang lain
• Mengelompokkan unsur- unsur perbedaan antara dirinya dengan temannya
• Menyimpulkan manfaat dan makna perbedaan di antara manusia menurut ajaran Kitab Suci
• Merumuskan sikap yang baik terhadap kehasan diri orang lain
• Membuat karya seni berupa simbol yang mengungkapkan kekhasan dirinya
• Menunjukkan karya seni berupa simbol yang mengungkapkan kekhasan dirinya
Diriku Disayangi Tuhan (8 jp)
• Mengamati gambar sekelompok anak dengan kekhasannya masing-masing (rambut keriting, lurus, badan gemuk, kurus, dan lainnya) berjalan bergandengan tangan bersama Yesus
• Menanya tentang makna dari peristiwa Yesus memberkati anak-anak
• Mencari penjelasan tentang
keragaman ciri khas setiap anak, baik fisik maupun sifatnya, dan hal-hal positif dari keragaman
• Mencari penjelasan tentang alasan untuk bersahabat dengan semua teman
• Mencari penjelasan tentang makna dari peristiwa Yesus memberkati anak-anak
• Merumuskan keragaman ciri khas setiap anak, baik fisik maupun sifatnya, dan hal-hal positif dan menyenangkan dari keragaman itu
• Menyimpulkan alasan untuk bersahabat dengan semua teman
• Menulis doa syukur atas anugerah teman-teman yang beragam ciri khasnya
• Mengucapkan doa syukur atas anugerah teman-teman yang beragam ciri khasnya
1.2 Bersyukur atas anggota tubuh yang dimilikinya sebagai
anugerah Allah 2.2 Bertanggung
jawab terhadap anggota tubuh yang
dianugerahkan Allah kepadanya 3.2 Mengenal
anggota tubuh yang dimilikinya sebagai
anugerah Allah 4.2 Melakukan
aktivitas (misalnya
merawat anggota tubuh/
menggambar/me warnai/menghia s gambar
anggota tubuh) sebagai
ungkapan syukur kepada Allah atas anugerah anggota tubuh
Anggota Tubuh dan Kegunaannya (4 jp)
• Mengamati berbagai anggota tubuhnya, baik langsung atau melalui melalui gambar
• Mengamati gerakan anggota tubuh saat melakukan suatu perbuatan
• Menanya pandangan Kitab Suci tentang penggunaan angggota tubuh yang sesuai kehendak Allah
• Mencari keterangan tentang nama-nama anggota tubuh dan
keguanaannya
• Mencari penjelasan tentang cara anggota-anggota tubuh bekerja sama, dan anggota tubuh yang sama pentingnya
• Mencari pandangan Kitab Suci tentang penggunaan angggota tubuh yang sesuai kehendak Allah
• Merumuskan nama-nama anggota tubuh dan kegunaannya
• Merumuskan cara anggota-anggota tubuh bekerja sama, dan peranan setiap anggota tubuh yang sama pentingnya
• Mencari pandangan Kitab Suci tentang penggunaan angggota tubuh yang sesuai kehendak Allah
• Menuliskan dan mengucapkan doa syukur atas anggota tubuhnya Merawat
Anggota Tubuh (4 jp)
• Mengamati gambar seorang anak yang sedang menderita sakit gigi dan gambar anak yang sedang menggosok giginya
• Menanya alasan pentingnya merawat tubuh dan cara merawatnya
• Menanya ajaran Kitab Suci tentang merawat anggota tubuh
• Mencari informasi tentang
pentingnya merawat setiap anggota tubuhnya
• Mencari informasi tentang akibat bila anggota tubuh itu tidak dirawat dengan baik
• Mencari informasi tentang cara merawat bagian anggota tubuh
• Mencari ajaran Kitab Suci tentang merawat anggota tubuh
• Merumuskan pentingnya merawat setiap anggota tubuh secara teratur dan cara merawatnya
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran
tubuh itu tidak dirawat dengan baik
• Menyimpulkan ajaran Kitab Suci tentang merawat anggota tubuh
• Menyanyikan lagu yang bertemakan perawatan anggota tubuh dan memperagakan
1.3 Bersyukur atas lingkungan rumah sebagai tempat yang dianugerahkan Allah untuk bertumbuh dan berkembang 2.3 Bertanggung
jawab terhadap lingkungan rumah sebagai tempat
bertumbuh dan berkembang 3.3 Mengenal
lingkungan rumah sebagai tempat yang dianugerahkan Allah untuk bertumbuh dan berkembang 4.3 Melakukan
aktivitas memelihara lingkungan rumah sebagai tempat
bertumbuh dan berkembang
Rumahku • Mengamati gambar rumah tempat tinggal sebuah keluarga
• Menanya tentang kegunaan rumah bagi manusia atau sebuah keluarga
• Menanya tentang rumah yang sehat dan tidak sehat; tentang cara
merawat rumah
• Menanya ajaran Gereja tentang rumah tempat tinggal keluarga
• Mencari informasi tentang kegunaan rumah bagi keuarga; tentang usaha orang tua untuk mendapatkan rumah bagi keluarga, serta rumah yang sehat dan yang tidak sehat
• Menggali pengalaman keterlibatan merawat rumah
• Mencari ajaran Gereja tentang rumah sebagai tempat tinggal keluarga
• Merumuskan kegunaan rumah bagi keuarga; cara orang tua untuk mendapatkan rumah bagi keluarga
• Merumuskan ciri-ciri rumah yang sehat dan yang tidak sehat
• Menggali pengalaman keterlibatan merawat rumah
• Merumukan ajaran Gereja tentang rumah sebagai tempat tinggal keluarga
• Menyanyikan lagu yang sesuai tema
• Menuliskan dan mengungkapkan niat untuk membantu merawat rumah
Tugas Anggota Keluarga
• Mengamati gambar seorang ayah yang sedang bekerja mencari nafkah bagi keluarganya
• Menceritakan aktivitas orang-orang yang tinggal di rumahnya
• Menanya siapa saja yang tinggal bersama keluarga di rumah dan aktivitas setiap anggota keluarga
• Mendaftar anggota keluarga beserta aktivitas dan tugas-tugas anggota keluarga
• Mencari dan mendalami ajaran Kitab Suci tentang perlunya masing-masing anggota keluarga
menjalankan tugas dengan baik
• Merumuskan pesan kutipan Kitab Suci tentang tugas masing-masing anggota keluarga
dimiliki masing-masing anggota keluarga dalam menjalankan tugasnya
• Menyanyikan lagu tentang anggota keluarga
• Mewarnai, menghias, dan menunjukkan gambar anggota keluarga yang melakukan suatu tugas
1.4. Bersyukur atas lingkungan sekolah sebagai tempat yang dianugerahkan Allah untuk bertumbuh dan berkembang 2.4 Bertanggung
jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat
bertumbuh dan berkembang 3.4 Mengenal
lingkungan sekolah sebagai tempat yang dianugerahkan Allah untuk bertumbuh dan berkembang 4.4 Melakukan
aktivitas memelihara lingkungan sekolah sebagai tempat
bertumbuh dan berkembang
Sekolahku
(8jp) • Mengamati gambar gedung sekolahdan murid-murid yang bergegas memasuki halaman sekolah
• Mendeskripsikan tujuan bersekolah dan upaya-upaya yang harus
dilakukan untuk mencapai tujuan itu
• Mendeskripsikan keadaan
lingkungan sekolah, keterlibatan dalam menjaga ketertiban dan merawat lingkungan sekolah
• Mendaftar hal-hal yang biasa dilakukan saat berada di sekolah
• Mendaftar dan merumuskan bentuk-bentuk keterlibatan dalam menjaga ketertiban dan merawat lingkungan sekolah
• Mencari ajaran Kitab Suci tentang nasehat untuk belajar demi
pengembangan diri
• Merumuskan hal-hal yang biasa dilakukan saat berada di sekolah
• Menyimpulkan tujuan bersekolah dan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan itu
• Merumuskan ajaran Kitab Suci tentang nasehat untuk belajar demi pengembangan diri
• Mewarnai dan menunjukkan gambar gedung sekolah
• Menyanyikan lagu yang bertema Sekolah
Para
pendidikku (4jp)
• Mengamati gambar murid-murid yang sedang belajar di kelas bersama gurunya
• Mendaftar aktivitas guru dan warga sekolah lainnya yang menunjang proses pendidikan anak di sekolah
• Mencari ajaran Gereja tentang pentingnya ketaatan anak terhadap para pendidiknya
• Merumuskan hal-hal yang
dilakukan guru dan warga sekolah lainnya dalam menunjang proses pendidikan anak di sekolah
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran
• Menghias slogan yang
membangkitkan semangat belajar
• Menyanyikan lagu yang bertema ketaatan terhadap guru dan para pendidik
• Menyerukan slogan yang
membangkitkan semangat belajar 1.5 Percaya akan
Allah sebagai pencipta yang mahabaik 2.5 Bertanggung
jawab terhadap ciptaan Allah yang mahabaik 3.5 Mengenal Allah sebagai pencipta yang mahabaik 4.5 Melakukan
aktivitas (misalnya menggambar/ mewarnai/ membuat
mozaik) tentang ciptaan Allah
Allah
Menciptakan Langit dan Bumi (8jp)
• Mengamati gambar atau melakukan observasi dilingkungan sekolah untuk melihat tumbuh-tumbuhan, hewan dan alam sekitar ciptaan Tuhan.
• Menanya tentang apa saja yang Tuhan ciptakan dan untuk apa Tuhan menciptakan semua itu?
• Menanya bagaimana Tuhan menciptakan Langit dan bumi; bagaimana keadaan semua ciptaan?
• Mendaftar benda-benda ciptaan Tuhan
• Mencari informasi tentang bagaimana Tuhan menciptakan langit dan bumi
• Merumuskan contoh benda-benda ciptaan Tuhan dan buatan manusia
• Merumuskan kembali secara sederhana kisah Penciptaan menurut Kitab Suci
• Memberi penilaian tentang keadaan ciptaan Tuhan pada awal
penciptaan dibandingkan dengan saat ini
• Merumuskan sikap dan tindakan menanggapi kebaikan Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi
• Menunjukkan contoh benda-benda ciptaan Tuhan dan buatan manusia
• Menceritakan kembali kisah Penciptaan menurut Kitab Suci Allah
Menciptakan Manusia (8jp)
• Mengamati gambar dan cerita tentang penciptaan manusia
• Mengamati gambar bayi yang baru lahir
• Menanya tentang Kisah Penciptaan Manusia menurut Kejadian 2:7-8;15-23; bagaimana manusia diciptakan; maksud Allah menciptakan manusia
• Menanya tentang penciptaan manusia di masa kini; bagaimana Allah memberkati ayah dan ibu untuk melanjutkan karya penciptaan-Nya
• Menggali pengalaman Kitab Suci Kejadian 2 : 7-8. 15-23 tentang Kisah Penciptaan Manusia
penciptaan manusia di masa kini
• Merumuskan bahwa Tuhan menciptakan manusia untuk memelihara semua ciptaan-Nya.
• Merumuskan bahwa Tuhan terus mencipta sampai sekarang melalui ayah dan ibu.
• Membuat dan mengucapkan doa syukur atas penciptaan manusia 1.6 Bersyukur atas
kelahiran Yesus sebagai wujud kasih Allah yang mahabaik
kepada umat manusia
2.6 Peduli terhadap sesama sebagai wujud
penghayatan nilai-nilai kasih Allah dalam kisah kelahiran Yesus.
3.6 Mengenal kisah kelahiran Yesus sebagai wujud kasih Allah yang mahabaik
4.6 Melakukan perbuatan kasih sebagai wujud pewartaan kabar gembira tentang kelahiran Yesus
Kabar
Gembira (8jp) • Mengamati gambar dan ceritatentang malaikat Tuhan menyampaikan kabar gembira kepada Bunda Maria
• Mengamati ekspresi orang yang menerima kabar gembira.
• Menanya tentang malaikat dan Bunda Maria yang menerima kabar gembira; suasana perjumpaan mereka
• Menanya tentang isi dan pesan Kitab Suci tentang kabar malaikat Tuhan kepada Maria
• Menggali Pengalaman Kitab Suci tentang kabar malaikat Tuhan kepada Maria
• Memperagakan peristiwa Bunda Maria menerima kabar gembira dari malaikat
• Menyimpulkan isi dan makna kabar malaikat Tuhan kepada Maria
• Menyimpulkan peristiwa gembira sebagai anugerah Tuhan,
hendaknya kita sambut dengan sukacita
• Mewarnai gambar Maria menerima kabar dari malaikat Gabrie
• Menunjukkan gambar Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel yang telah diwarnai
• Menyanyikan lagu tentang kabar kelahiran Yesus
Kelahiran
Yesus (8jp) • Mengamati gambar gua natal danpernak-pernik natal; mendengarkan lagu natal
• Mengamati gambar bayi Yesus di palungan
• Menanya tentang suasana gembala dan ternak di malam hari; mengapa Yesus dilahirkan di kandang hewan; bagaimana suasana di sekitarnya
• Mencari informasi yang biasa
dilakukan sebuah keluarga bila bayi akan lahir
• Menggali pengalaman hidup umat dalam merayakan Natal; makna natal
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran 2: 1-6
• Menyimpulkan keadaan Yesus waktu lahir dengan bayi-bayi pada umumnya
• Merumuskan makna Natal, dan bagaimana merayakan natal yang baik
• Menghias kartu natal Para
Gembala (8jp)
• Mengamati gambar para malaikat menyampaikan kabar kelahiran Yesus kepada para gembala di padang rumput.
• Menanya tentang kehidupan para gembala; status sosial mereka; tentang para malaikat sebagai utusan Allah; tentang suasana perjumpaan para gembala dengan malaikat.
• Menanya alasan Tuhan memilih para gembala sebagai yang pertama mendapat kabat kelahiran Yesus; tanggapan para gembala atas berita kelahiran Yesus
• Menggali pengalaman hidup para gembala; status sosial mereka; orang-orang sederhana di masa kini yang mirip para gembala
• Menggali peristiwa Kitab Suci tentang para malaikat sebagai utusan Allah; tentang suasana perjumpaan para gembala dengan malaikat.
• Menggali alasan Tuhan memilih para gembala sebagai yang pertama mendapat kabat kelahiran Yesus; tanggapan para gembala atas berita kelahiran Yesus
• Menyimpulkan kehidupan para gembala; status sosial mereka; orang-orang sederhana di masa kini yang mirip para gembala
• Merumuskan pesan Kitab Suci tentang perjumpaan para malaikat dengan para gembala.
• Menyimpulkan alasan Tuhan
memilih para gembala sebagai yang pertama mendapat kabat kelahiran Yesus; tanggapan para gembala atas berita kelahiran Yesus
• Menghias gambar malaikat bersama para gembala di padang rumput
• Menyanyikan lagu yang bertema Natal
• Menunjukkan gambar malaikat bersama para gembala di padang rumput, yang telah dihias
Tiga Orang
Timur (8 jp) Yesus di palungan
• Menanya tentang kado yang
diberikan tiga orang Majus kepada Yesus; suasana hati mereka dalam peristiwa itu
• Menggali pengalaman kitab Suci tentang tiga orang Majus yang mengunjungi bayi Yesus
berdasarkan Matius 2:1-11
• Merumuskan peristiwa-peristiwa di mana orang memberi kado; isi dan tampilan kado yang baik
• Merumuskan pesan Kitab Suci tentang tiga orang Majus yang mengunjungi bayi Yesus
• Mewarnai gambar anak-anak mempersembahkan kado untuk Yesus di gua natal
• Menyanyikan lagu yang bertema Natal
• Menunjukkan gambar anak-anak mempersembahkan kado untuk Yesus di gua natal yang telah diwarnai
1.7 Bersyukur kepada Allah melalui doa-doa harian
2.7 Santun dalam mengucapkan doa-doa harian 3.7 Mengenal
doa-doa harian sebagai
ungkapan iman kepada Allah 4.7 Mempraktikkan
doa-doa harian sebagai
ungkapan iman kepada Allah
Doa Harian Umat Katolik (8jp)
• Mengamati gambar orang berdoa di depan salib Yesus
• Mengamati gambar Yesus berdoa di taman Getsemani
• Menanya tentang doa-doa harian umat Katolik; sikap berdoa yang baik
• Menanya tentang peristiwa Yesus berdoa di taman Getsemani, isi dan pesan dari peristiwa itu
• Mencari informasi dan
merumuskan doa-doa harian umat Katolik; sikap berdoa yang baik
• Mendalami peristiwa Yesus berdoa di taman Getsemani, isi dan pesan dari peristiwa itu
• Menggali pengalaman doa Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus.
• Merumuskan doa-doa harian umat Katolik; sikap berdoa yang baik
• Menyimpulkan isi dan pesan dari peristiwa Yesus berdoa di taman Getsemani
• Merumuskan isi dan pesan dari pengalaman doa Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus.
• Menghias dan menunjukkan gambar orang berdoa
• Menunjukkan tulisan yang berisi ajakan untuk gemar berdoa yang telah dihias
Doa Tanda
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran
• Mengamati peragaan doa Tanda Salib, arti dan makna doa Tanda Salib; mengapa kita selalu
membuat tanda salib bila hendak berdoa
• Menggali pengalaman kitab suci dari Injil Lukas 23: 33-49)
• Memperagakan dan menyimpulkan cara membuat tanda salib yang benar
• Menyimpulkan isi dan pesan cerita putera raja yang rela
mengorbankan diri demi rakyatnya
• Merumuskan pesan kitab suci dari Injil Lukas 23: 33-49)
• Menghias dan menunjukkan gambar Yesus wafat di salib
Doa Bapa
Kami (8jp) • Mengamati Yesus bersama seoranganak dan murid-murid-Nya melalui gambar
• Doa Bapa kami
• Mendaftar pengalaman hidup berdoa Bapa Kami; kapan dan di mana orang mendoakannya
• Mencari informasi tentang dari Kitab Suci tentang doa Bapa Kami
• Mencari informasi tentang isi dan makna doa Salam Maria
• Menyimpulkan ajaran Kitab Suci tentang doa Bapa Kami
• Merumuskan isi dan makna doa Bapa Kami
• Merumuskan pengalaman hidup berdoa bapan Kami; kapan dan di mana orang mendoakannya
• Menghias doa Bapa Kami
• Menyanyikan lagu Bapa Kami
• Menunjukkan doa Bapa Kami yang telah dihias
Doa Salam
Maria (8jp) • Mengamati gambar orang yangberdoa di depan patung Bunda Maria; rumusan doa Salam Maria
• Mendaftar pengalaman hidup berdoa Salam Maria; kapan dan di mana orang mendoakannya
• Menyimpulkan ajaran Kitab Suci tentang Bunda Maria dan alasan orang berdoa Salam Maria, isi dan makna doa Salam Maria
• Merumuskan pengalaman hidup berdoa Salam Maria; kapan dan di mana orang mendoakannya
• Menyanyikan lagu Salam Maria
Doa
kemuliaan (8jp)
• Mengamati gambar dan cerita tentang seorang raja yang ingin melihat Allah yang mulia
• Menggali pengalaman hidup manusia yang ingin melihat kemuliaan Allah
• Mendaftar hal-hal yang menyatakan kemuliaan Allah
• Menggali dan menyimpulkan isi dan makna doa kemuliaan
• Menyanyikan lagu sesuai dengan tema
• Menghias dan menunjukkan doa kemuliaan
1.8 Bersyukur kepada Allah melalui sikap-sikap doa yang baik dan benar 2.8 Santun dalam
sikap-sikap berdoa
3.8 Mengenal sikap-sikap berdoa sebagai
ungkapan iman kepada Allah 4.8 Mempraktikkan
doa dengan sikap-sikap yang baik dan benar
Berdoa dengan Baik dan Benar (8jp)
• Mengamati gambar atau video tentang seorang anak yang berdoa dengan sikap berdoa yang baik dan benar
• Menggali ajaran Kitab suci tentang berdoa
• Menggali dan merumuskan sikap-sikap yang baik dan benar dalam berdoa.
• Merumuskan ajaran Kitab Suci tentang sikap berdoa yang baik dan benar
• Menyanyikan lagu tentang sikap doa yang baik dan benar
B. Kelas II
Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu
KompetensiDasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran 1.1 Bersyukur atas
peran keluarga sebagai anugerah Allah dalam mengembangkan dirinya
2.1 Santun terhadap keluarga sebagai anugerah Allah dalam
mengembangkan dirinya
3.1 Memahami peran keluarga sebagai karunia Allah dalam
mengembangkan dirinya
4.1 Melakukan aktifitas (misalnya membantu
keluarga/ membuat karya seni) sebagai ungkapan syukur atas peran
keluarga dalam mengembangkan dirinya
Orangtuaku
(4jp) • Mengamati gambar dan Ceritatentang orangtua yang rela mengorbankan diri demi anaknya.
• Mendata nama orang tua,
pekerjaan, hal-hal yang dilakukan mereka terhadap diri, sikap kepada orang tua
• Menyimak makna firman Hormatilah orang tuamu
• Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghormati orang tua sebagai karunia Allah
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Keluaran 20:12 atau Ulangan 5:16
• Merumuskan bahwa kebaikan orang tua adalah wujud karunia Tuhan bagi dirinya
• Membuat dan membaca doa syukur kepada Tuhan atas kebaikan orang tuanya
• Menyanyikan lagu bertema kasih sayang orang tua kepada anak, misalnya: lagu Kasih Ibu atau Di Doa Ibuku atau Santo Yusuf Yang Menjaga
Anggota Keluargaku (4jp)
• Menyimak cerita / menonton film yang bertema kasih sayang antar anggota keluarga, misalnya cerita Keluarga Cemara
• Menulis nama-nama adik-kakak atau anggota keluarga lainnya yang tinggal se rumah, kebaikan yang mereka berikan pada dirinya, dan sikapnya selama ini terhadap mereka
• Menggali pengalaman kitab Suci dari Kitab Rut 1:1-22
• Merumuskan bahwa kehadiran anggota keluarga sebagai karunia Allah dalam mengembangkan diri
• Menyanyikan lagu yang bertema kasih sayang antar anggota keluarga di rumah
1.2 Bersyukur atas peran teman sebagai anugerah Allah dalam mengembangkan
Bermain Bersama Teman (4jp)
• Mengungkapkan perasaaan pada saat bermain dengan teman
dirinya
2.2 Santun terhadap teman sebagai anugerah Allah dalam
mengembangkan dirinya
3.2 Memahami peran teman sebagai karunia Allah dalam
mengembangkan dirinya
4.2 Melakukan aktivitas (misalnya menyusun doa untuk teman, membuat puisi untuk teman) yang
menunjukkan rasa syukur atas peran teman
• Merumuskan pesan Kitab Suci untuk berteman dengan semua orang
• Membuat dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk rukun dengan semua teman
• Menyanyikan lagu bertema
pertemanan, misalnya Kepompong Bekerjasama
dengan Teman (4jp)
• Mendaftar ragam kegiatan kerja sama dengan teman
• Menggali pengalaman Kitab Suci yang membahas tentang kerjasama (Efesus 4 :1-13)
• Merumuskan tentang makna kehadiran teman yang memberikan bantuan sebagai perwujudan kasih Tuhan terhadap dirinya
• Membacakan pantun berisi indahnya bekerjasama dengan teman
• Menyanyikan lagu bertema kerjasama
1.3 Bersyukur atas karya keselamatan Allah melalui tokoh-tokoh Perjanjian Lama. 2.3 Peduli pada
sesama,
meneladan tokoh-tokoh Perjanjian Lama
3.3 Memahami
karya keselamatan Allah yang dialami oleh tokoh-tokoh Perjanjian Lama.
4.3 Melakukan
aktivitas (misalnya menceritakan kembali, bermain peran) seperti dalam kisah tokoh-tokoh Perjanjian Lama
Kisah Kain dan Habel (4jp)
• Menyimak cerita kehidupan, misalnya tentang seorang anak yang tetap mau bersahabat, sekalipun temannya itu kurang disukai orang lain.
• Mengungkapkan si dan pesan cerita kehidupan
• Menggali pengalaman Kitab Suci tentang Kain dan Habel (Kejadian 4:1-36)
• Menggali pengalaman hidup tentang persembahan kepada Tuhan dan sesame
• Merumuskan perbuatan yang baik dan yang tidak baik dalam memberi
• Merumuskan pesan Kitab Suci akibat dari perbuatan yang dilakukan Kain dan Habel
• Membuat dan membaca doa mohon agar diberi kekuatan untuk
melakukan yang baik dan menolak yang jahat
• Menyanyikan lagu yang bertema Kain dan Habel
Kisah Nuh
(4jp) • Mengamati isi atau pesan kisahNuh, misalnya alasan Tuhan mendatangkan air bah, alasan Nuh diselamatkan, janji Allah kepada Nuh dan keturunannya)
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran Kejadian 6: 9- 9: 17
• Merumuskan sikap yang patut diteladani dari Nuh bagi
kehidupannya.
• Menggambar dan menunjukkan bahtera Nuh dan menuliskan slogan berisi ajakan untuk setia kepada Allah
• Menyanyikan lagu misalnya Ciptaan Tuhan
Kisah Abraham (8jp)
• Mengamati gambar dan cerita anak yang percaya, setia dan taat pada orang tuanya
• Mengamati gambar Abraham dipanggil Tuhan di Padang, Abraham berangkat ke tanah terjanji dan Abraham
mempersembahkan kurban syukur di atas mesbah
• Mengamati isi dan pesan cerita kepercayaan dan kesetiaan anak terhadap orang tuanya.
• Mengamti isi dan pesan kitab suci
• Menggali pengalaman Kitab Suci berdasarkan Kitab Kejadian 12: 1-19
• Merumuskan janji Allah kepada Abraham
• Merumuskan sikap manusia kepada Allah apabila dipanggil Tuhan
• Menulis dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk setia dan taat pada Allah, seperti teladan Abraham
• Menyanyikan lagu bertemakan Abraham, misalnyaAbraham, Kau Mau ke Mana?.
Kisah Esau dan Yakub (8jp)
• Mengamati gambar dan cerita Ishak memberkati Yakub
• Mengungkap isi dan pesan kisah Esau dan Yakub
• Menggali pengalaman Kitab Suci tentang Esau dan Yakub
berdasarkan kitab Kejadian 25:19-34
• Merumuskan bahwa hak anak sulung adalah hak ahli waris orang tua, yang berarti mewarisi seluruh kekayaan , tanggung jawab orang tua dan berkat dari Allah.
• Merumuskan bahwa kita harus berusaha dengan kekuatan berkat Tuhan untuk menjadi yang terbaik
• Menulis dan membaca doa permohonan agar Tuhan
memberkati dirinya dan berhasil mencapai cita-citanya
1.4 Bersyukur akan karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus yang dikisahkan dalam Perjanjian Baru.
2.4 Percaya diri dalam
mengungkapkan iman akan karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus yang dikisahkan dalam Perjanjian baru. 3.4 Memahami
karya
keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus yang dikisahkan dalam Perjanjian Baru
4.4 Melakukan
aktivitas (misalnya menceritakan kembali, bermain peran, dsb) seperti dalam kisah
Perjanjian Lama
Kelahiran
Yesus (8jp) • Mengamati gamar Maria bersamaYosef yang berjalan menuju Betlehem, Yesus yang lahir di gua, gembala yang menjaga domba-domba yang mendapat kabar dari malaikat, dan para gembala yang mengunjungi bayi Yesus
• Menyimak isi dan pesan Kitab Suci Lukas 2: 4-20
• Menggali pengalaman Kitab suci tentang kelahiran Yesus dalam Injil Lukas 2:4-20
• Merumuskan makna kelahiran Yesus
• Menyanyikan lagu yang bertemakan Yesus dalam keluarga Nazaret.
• Mewarnai dan menunjukkan
cergam kisah kelahiran Yesus yang telah diwarnai
Yesus
dipersembah kan di Bait Allah (8jp)
• Mengamati gambar dan cerita pembaptisan bayi
• Mengamati gambar Yesus dipersembahkan di Bait Allah
• Mendeskripsikan makna dari pembaptisan bayi, Isi atau pesan Kitab Suci
• Menggali pengalaman Kitab Suci mengenai kisah Yesus
dipersembahkan di Bait Allah berdasarkan Injil Lukas 2:21-40
• Merumuskan kisah Yesus dipersembahkan di Bait Allah, Simeon dan Hana begitu gembira melihat Yesus
• Menulis dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk taat
melaksanakan kewajiban agama
• Menyanyikan lagu yang sesuai tema Yesus
Tertinggal di Bait Allah (8jp)
• Mengamati gambar anak-anak yang melakukan tugas pelayanan di gererja
orangtua-Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran
Nya, Maria dan Yosef yang sedang mencari Yesus dalam perjalanan pulang, Yesus sedang berbicara dengan pemuka agama di Bait Allah dan gambar umat Katolik yang mempunyai kebiasaan berdoa dan membaca Kitab suci.
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci berdasarkan Injil Lukas 2: 41-52.
• Menggali isi dan pesan kegiatan pelayanan anak-anak di gereja
• Menggali pengalaman melakukan tugas pelayanan di rumah ibadat
• Menggali pengalaman Kitab Suci mengenai kisah Yesus tertinggal di Bait Allah berdasarkan Injil Lukas 2:41-52
• Menyampaikan pesan Kitab suci dalam kisah yesus tertinggal di bait Allah
• Menggambar dan menghiasi rumah ibadat dan himbauan untuk
mencintai Rumah Tuhan
• Menyanyikan lagu sesuai tema. Ingin Seperti
Yesus (4jp) • Mengamati gambar anak yangmemberi pertolongan kepada orang yang menderita
• Mengamti gambar Yesus menolong orang buta
• Menggali isi dan pesan cerita anak menolong sesamanya
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci Markus 10:46-52
• Menggali pengalaman Kitab Suci : Yesus menyembuhkan Bartimeus
• Menggali pengalaman menolong sesama yang menderita
• Merumuskan bahwa Yesus adalah pribadi yang penuh belas kasih, peduli terhadap penderitaan manusia
• Menulis dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk meneladani Yesus yang peduli terhadap penderitaan sesama
• Menyanyikan lagu yang bertema ingin seperti Yesus
1.5 Bersyukur atas iman Kristiani sebagai anugerah Allah.
2.5 Percaya diri dalam
mengungkapkan iman Kristiani sebagai anugerah Allah
Iman adalah Anugerah (8jp)
• Mengamati Kisah ikan dan katak melalui gambar dan cerita
• Menggali isi cerita Santo Agustinus
• Menggali pengalaman dari kisah Santo Agustinus yang berusaha memahami Allah
• Menggali pengalaman iman
3.5 Mengenal makna iman Kristiani sebagai anugerah Allah
4.5Melakukan
aktivitas (misalnya menyusun doa, membuat puisi, menyanyikan lagu) sebagai ungkapan iman kepada Allah
• Menyanyikan lagu yang bertemakan iman
• Mewarnai gambar Beriman
Berarti
Melaksanaka n Perintah Allah (8jp)
• Mengamati cerita tentang seseorang yang mau melaksanakan perintah dari orang lain, sekalipun harus menanggung resiko, misalnya cerita
Anak-anak petani
• Menggali kesan tentang cerita
• Menggali pengalaman Kitab Suci tentang Abraham yang
melaksanakan perintah Allah untuk mengorbankan anak kesayangannya dan Bunda Maria yang taat kepada Allah untuk menjadi ibu Yesus.
• Menyanyikan lagu yang bertema melaksanakan perintah Allah
• Membacakan kata-kata yang indah di depan kelas
Beriman Berarti
Berbuat demi Allah (8jp)
• Mengamati Doa Tanda Salib
• Menggali kisah penyaliban Yesus melalui gambar
• Menggali arti Tanda Salib
• Mengamati Kisah santo/ santa
• Mendengar kisah hidup salah satu santo atau santa yang rela
berkorban demi imannya pada Allah (misalnya: santo Tarsisius)
• Mendramatisasikan kisah
penyaliban yesus dengan sederhana
• Merumuskan arti Tanda Salib
• Menyampaikan pesan kisah penyaliban Yesus
• Berdoa bersama
• Menyanyikan lagu sesuai dengan tema
Beriman Berarti Berjuang Melawan Godaan (4jp)
• Mengamti gambar Yesus berpuasa di padang gurun, Yesus digoda setan dengan mengubah batu menjadi roti, Yesus dibawa ke atas Bait Allah dan Yesus yang dibawa ke atas gunung
• Menggali isi atau pesan dari Kitab Suci Injil Lukas 4: 1-31
• Menggali pengalaman hidup tentang orang yang kuat imannya
• Menggali pengalaman Kitab Suci berdasarkan Injil Lukas 4: 1-31
• Merumuskan bahwa kita dipanggil memiliki iman yang kuat agar mampu melawan setiap godaan sehingga tidak jatuh dalam dosa
• Membuat dan membaca motto tentang berjuang melawan godaan
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran 1.6 Bersyukur
kepada Allah melalui macam-macam doa 2.6 Disiplin dan
santun dalam mengungkapkan iman melalui doa pujian, doa
syukur dan doa permohonan
3.6 Mengenal makna doa dan macam-macam doa
4.6 Mengucapkan macam-macam doa dasar
.
Berdoa Kepada Allah (4jp)
• Mengamati gambar orang berdoa dan gambar dan kisah Santa Theresia dari Avila
• Mengamati kisah Santa Theresia dari Avila.
• Menggali pengalaman hidup dari kisah Santa Theresia dari Avila.
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil Matius 6:5-13 tentang bagaimana Yesus mengajarkan kita berdoa.
• Merumuskan makna doa dan cara berdoa menurut Yesus dalam Matius 6:5-13
• Menulis dan menghias doa Bapa Kami
• Menyanyikan lagu yang bertema berdoa
• Menunjukkan dan membacakan doa Bapa Kami yang telah dihias Doa Pujian
(4 jp) • Mengamti gambar keindahan alamciptaan Tuhan dan mengamati alam lingkungan sekolah dan sekitarnya
• Mengamati Syair lagu Alam Raya dan menyanyikannya
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci Lukas 1: 46-56
• Menggambar apa yang telah dilihatnya sebagai tanda pujian terhadap ciptaan Tuhan
• Menggali cerita kehidupan tentang seorang yang selalu memanjatkan pujian kepada Tuhan dalam keadaan apapun
• Menggali pengalaman Kitab suci berdasarkan injil Lukas 1:46-56
• Merumuskan makna doa pujian dan manusia hendaknya selalu memuji Allah dalam hidupnya
• Menulis, menghias, dan membaca doa pujian atas keindahan karya ciptaan Tuhan
Doa Syukur
(8jp) • Mengamati syair lagu Trima KasihTuhan dan menyanyikannya
• Mengamati cerita Kelinci yang mau dikejar serigala melaui gambar
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci Matius 26:26-28
• Menggali pengalaman hidup
misalnya tentang kelinci yang tidak tahu berterima kasih
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil Matius 26:26-28.
• Merumuskan makna doa syukur dan selayaknya manusia selalu bersyukur kepada Allah
Tuhan
• Menyanyikan lagu Syukur
Doa
Permohonan (8jp)
• Mengamati gambar Seorang anak yang sedang memohon kepada Tuhan.
• Menggali sikap iman yang perlu dimiliki saat menyampaikan permohonan
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci Matius 7:1-10
• Menggali pengalaman Kitab Suci berdasarkan Injil Matius 7:1-10
• Merumuskan makna permohonan dan sikap yang perlu dimiliki saat menyampaikan permohonan kepada Allah
• Menulis, menghias, dan membaca doa permohonan
• Menyanyikan lagu sesuai tema 1.7 Bersyukur atas
peran tetangga sebagai anugerah Allah yang
mendukung pertumbuhan dan perkembangan dirinya
2.7Bersikap
peduliterhadap tempat tinggal dan tetangga sebagai pendukung
pertumbuhan dan perkembangan dirinya
3.7 Memahami peran tempat tinggal dan tetangga sebagai anugerah Tuhan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan dirinya
4.7 Melakukan aktivitas dengan melibatkan diri dalam kegiatan lingkungan sosial masyarakat/ komunitas basis untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan
Tempat Tinggalku (8jp)
• Menulis alamat tempat tinggal, denah rumah, nama keluarga di dekat rumahnya, nama teman-teman di dekat rumahnya
• Mengungkapkan hal-hal yang menyenangkan tinggal bersama orang lain/teman-teman di dekat rumahnya
• Menggali isi dan pesan kitab Suci Kejadian 17: 1-8
• Menggali pengalaman Kitab suci Kejadian 17:1-8 tentang janji Allah kepada Abraham
• Merumuskan pesan Kitab Suci bahwa Allah memberikan Abraham tanah Kanaan
• Menyanyikan lagu yang sesuai dengan tema.
Tetanggaku
(8jp) • Mengamati tetangga yang ada disekitar tempat tinggal dan kegiatan yang pernah dilakukan bersama
• Menceritakan suka duka hidup bertetangga
• Menggali isi dan pesan yang terdapat dalam kutipan Kitab Suci
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari kutipan Mazmur 15: 1-3
• Merumuskan sikap yang baik dalam hidup bertetangga
• Menulis dan membaca doa untuk tetangganya
Kompetensi
Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran dirinya
1.8 Bersyukur atas kehidupan yang rukun dengan tetangga sebagai perwujudan kasih Allah 2.8 Peduli untuk
memelihara kehidupan yang rukun dengan tetangga sebagai perwujudan kasih Allah 3.8Memahami
makna hidup rukun dengan tetangga sebagai bentuk
perwujudan kasih Allah 4.8 Melakukan
aktivitas (misalnya menceritakan pengalaman hidup rukun dengan tetangga, membuat doa permohonan dengan tema kerukunan dalam persaudaraan sejati) dalam usaha menjaga kehidupan yang rukun dengan tetangga sebagai perwujudan kasih Allah
Hidup Rukun dengan
Tetangga (8jp)
• Mengamati kehidupan masyarakat yang rukun melalui
gambar/foto/film
• Isi dan pesan Kitab Suci Lukas 1: 39-56
• Menggali pengalaman Kitab Suci berdasarkan Injil Lukas1:39-56 tentang Maria mengunjungi Elisabet
• Menggali pengalaman hidup rukun dengan tetangga
• Merumuskan sikap yang baik dalam hidup bertetangga
• Meneladani sikap Bunda Maria yang mengunjungi Elisabet
• Membuat dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk rukun selalu dengan tetangga
Kompetensi Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran 1.1 Bersyukur atas
pertumbuhan dan perkembangan diri sebagai anugerah Allah. 2.1 Peduli terhadap
pertumbuhan dan perkembangan dirinya
3.1 Memahami
pertumbuhan dan perkembangan diri sebagai anugerah Allah. 4.1 Melakukan
aktivitas
berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan dirinya. (misalnya menyusun doa syukur/
menuliskan perkembangan dirinya/
membuat kliping gambar
perkembangan diri)
Saya
Tumbuh dan Berkembang (8jp)
• Mengamati gaambar pertumbuhan dan perkembangan dari bayi hingga usia kelas 3 SD, fisik dan
kemampuan
• Mengamati gambar Yesus yang bertambah besar
• Mengamati pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada dirinya dibandingkan ketika masih bayi
• Mencatat proses pertumbuhan dan perkembangan diri
• Mencatat Orang-orang yang
berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan dirinya
• Mendengarkan cerita Kitab Suci tentang pertumbuhan dan perkemmbangan diri
• Menyimpulkan bahwa proses pertumbuhan dan perkembangan diri terus berlangsung
• Merumuskan pentignya ketaatan terhadap orang-orang yang berperan dalam pertumbuhan dan
perkembangan dirinya
• Membuat dan mengungkapkan doa syukur atas pertumbuhan dan perkembangan dirinya
• Membuat dan menunjukkan kliping gambar tentang pertumbuhan dan perkembangan diri dari bayi hingga dewasa
1.2.Bersyukur karena memiliki kemampuan untuk
membedakan yang baik dan buruk
2.2Jujur dalam membedakan perbuatan baik dan buruk 3.2. Memahami
bahwa kemampuan membedakan yang baik dan buruk adalah anugerah Allah 4.2 Mempraktikkan
perbuatan yang baik kepada
Saya Mampu Membedakan Perbuatan yang Baik dan Buruk (8jp)
• Mengamati gambar anak yang menyayangi hewan piaraan dan anak yang menyiksa hewan serta akibatnya
• Mengungkapkan pengalaman berbuat baik atau buruk dan perasaan yang timbul
• Mendaftar perbuatan baik atau buruk yang sering dilakukan anak-anak dan akibatnya.
• Menggali pengalaman Kitab suci dari Rom 12:9-21
• Merumuskan bahwaTuhan memberi kita kemampuan untuk melakukan yang baik, dan menolak yang jahat.
• Merumuskan bahwa perbuatan jahat berakibat orang lain dan kita sendiri menderita.
Kompetensi Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran teman di sekolah orang jahat.
• Menyanyikan lagu yang sesuai tema
• Menyebutkan contoh-contoh teladan berbuat baik terhadap sesama
1.3Bersyukur akan karya keselamatan Allah yang dialami oleh tokoh-tokoh Perjanjian Lama 2.3Jujur dalam
mengungkapkan kepercayaannya akan karya
keselamatan Allah seperti yang
dialami oleh tokoh-tokoh Perjanjian Lama 3.3 Memahami karya
keselamatan Allah yang dialami oleh tokoh-tokoh Perjanjian Lama. 4.3 Melakukan
aktivitas (misalnya menceriterakan kembali, membuat puisi, dan bermain peran) tentang tindakan baik tokoh-tokoh Perjanjian Lama, seperti: Yakub, Yusuf dan Musa serta tokoh Perjanjian Baru: Yohanes Pembaptis
Yakub (8jp) • Mengamati gambar anak yang menerima berkat dari orang tuanya
• Mengamati gambar Yakub menerrima berkat dari Ishak
• Menggali arti dari berkat orang tua kepada anaknya
• Menggali peran Yakub dan hal-hal yang dapat diteladani dari Yakub
• Mengumpulkan pengalaman anak-anak menerima berkat dari orang tuanya
• Menggali pengalaman Kitab Kejadian 27: 1-46.
• Merumuskan bahwa karena berkat dari ayahnya, Yakub menjadi bapa bangsa Israel
• Merumuskan bahwa restu dan berkat dari orang tua pada anaknya adalah berkat dari Allah.
• Membuat puisi tentang Yakub
• Mewarnai dan menunjukkan gambar tentang anak yang menerima berkat
• Membacakan puisi tentang Yakub Yusuf (8jp) • Mengamati gambar anak-anak yang
[image:33.612.108.547.45.828.2]berusaha melewati rintangan dan gambar Yusuf di hadapan raja Firaun
• Menggali penyebab orang berhasil atau gagal dalam menghadapi rintangan
• Menggali kisah Yusuf menghadapi rintangan dalam karya keselamatan Allah dan hal-hal yang dapat
diteladani dari Yusuf
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari kitab Kejadian 37,39-45
• Merumuskan bahwa untuk
mencapai keberhasilan orang harus tegar dalam menghadapi rintangan atau cobaan
• Mengungkapkan kiat menghadapi cobaan harus tabah, jujur,dan tetaplah setia pada jalan Tuhan seperti teladan Yusuf
• Membuat dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk tegar dalam menghadapi rintangan
Musa (8jp) • Mengamati gambar para relawan menyelamatkan warga dari bahaya banjir
• Mengamati gambar Musa memimpin bangsa Israel menyeberangi laut yang dikeringkan
• Menggali peran Musa dalam karya keselamatan Allah dan hal-hal yang patut diteladani dari Musa
• Mencatat contoh orang-orang yang rela berkorban demi keselamatan orang lain
• Menggali pengalaman Kitab suci dari kitab Keluaran 2- 3
• Merumuskan pentingnya peran para relawan bagi orang-orang dalam bahaya
• Merumuskan peran Musa dalam karya keselamatan Allah
• Membuat dan menunjukkan kliping tentang orang-orang yang rela berkorban demi keselamatan sesamanya
• Menyanyikan lagu sesuai tema Yohanes
Pembaptis (8jp)
• Mengamati gambar anak yang menyesali dosanya
dan gambar Yohanes Pembaptis yang menyerukan pertobatan
• Menggali arti dosa; akibat dari dosa; pertobatan
• Yohanes Pembaptis yang menyerukan pertobatan
• Menggali pengalaman orang melakukan dosa
• Mencatat arti dosa; akibat dari dosa; tentang pertobatan
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil lukas 1: 5-24, 57-66, 3: 1-20
• Merumuskan bahwa dosa adalah perbuatan melanggar perintah Allah dan berakibat penderitaan.
• Merumuskan bahwa orang berdosa harus bertobat agar dapat kembali hidup dalam keselamatan Allah.
• Membuat dan membaca puisi tentang pertobatan
• Menyanyikan lagu sesuai dengan tema
1.4Beriman kepada Yesus dan karya-Nya melalui kisah Perjanjian Baru 2.4 Peduli terhadap
sesama sebagai perwujudan ajaran dan karya
Percakapan Yesus dengan Nikodemus (8jp)
• Mengamti gambar siswa yang menyontek pada waktu ulangan
• Mengamati gambar Yesus berbicara dengan Nikodemus
• Menuliskan alasan orang berbuat tidak jujur dan akibatnya
Kompetensi Dasar PembelajaranMateri Kegiatan Pembelajaran Yesus seperti
dalam kisah Pernjian Baru 3.4 Memahami
ajaran Yesus dan karya-Nya melalui kisah dalam Perjanjian baru
4.4 Melakukan aktivitas sosial dengan memberi bantuan kepada orang yang memerlukan pertolongan seturut teladan Yesus seperti yang dikisahkan dalam Perjanjian Baru
Nikodemus
• Menggali pengalaman hidup tidak jujur dan kebiasaan buruk lainnya serta akibatnya
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil Yohanes 3: 1-21
• Merumuskan bahwa orang dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah jika mau merubah kebiasaan buruknya
• Membuat dan menunjukkan slogan berisi ajakan kepada teman-teman agar merubah kebiasaan buruknya.
• Menyanyikan lagu sesuai tema Yesus
Memberi Makan Lima Ribu Orang (8jp)
• Mengamati gambar para siswa makan bersama di tempat rekreasi, didampingi para guru
• Mengamati gambar Yesus
memberkati 5 roti dan 2 ikan di hadapan ribuan orang lapar
• Mencari informasi manfaat makanan bagi tubuh kita
• Menggali isi dan pesan Kitab Suci: Bagaimana sikap Yesus terhadap orang banyak yang kelaparan
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil Markus 6:30-44
• Merumuskan pesan Kitab Suci bahwa Yesus peduli terhadap kebutuhan hidup orang banyak seperti makanan
• Merumuskan bahwa tubuh kita membutuhkan makanan agar tetap hidup
• Menghias dan menunjukkan gambar dan tulisan berisi ajakan untuk berbagi makanan kepada orang yang membutuhkan
• Menyanyikan lagu yang sesuai tema Perumpamaa
n tentang Anak Yang Hilang (8jp)
• Mengamati gambar seorang anak melakukan kesalahan terhadap adiknya, menyesal dan minta maaf setelah dihukum ibunya
• Menjelaskan hal yang mendorong seseorang melakukan dosa; akibat dari perbuatannya
• Menggali isi dan pesan
perumpamaan Yesus tentang anak yang hilang
• Menggali pengalaman hidup
tentang melakukan kesalahan dan dosa, menyesal dan bertobat
• Menggali pengalaman Kitab Suci dari Injil Lukas 15: 11-32
• Merumuskan bahwa Iblis selalu membujuk manusia melakukan dosa, maka harus dilawan
• Merumuskan bahwa dosa
menderita.
• Merumuskan pesan Kitab Suci bahwa Allah Bapa yang maharahim menerima orang berdosa yang bertobat dan kembali kepada-Nya
• Membuat dan menunjukkan slogan berisi ajakan untuk melawan
godaan Iblis
• Dinamika kelompok:
mendramatisasikan kisah anak hilang
1.5 Bersyukur atas Tata Perayaan Sakramen Baptis, Ekaristi dan Tobat sebagai tanda dan sarana karya keselamatan Allah bagi manusia 2.5 Disiplin dalam
mengikuti Tata Perayaan
Sakramen Baptis, Ekaristi dan Tobat sebagai tanda dan sarana karya keselamatan Allah bagi manusia 3.5 Mengenal tata
perayaan
sakramen Baptis, Ekaristi dan Tobat sebagai tanda dan sarana karya keselamatan Allah bagi manusia 4.5 Memperagakan
Tata Perayaan Sakramen Baptis, Ekaristi dan Tobat
Sakramen
Baptis (12 jp) • Mengamati gambar upacara adatmemandikan bayi ketika berumur 40 hari
• Mengamati gambar Yesus dibaptis di sungai Yordan
• Menggal arti dari upacara adat memandikan bayi
• Menyimak peristiwa Yesus dibaptis di sungai Yordan; sakramen baptis dan simbol-simbolnya
• Menggali pengalaman hidup upacara adat memandikan bayi
• Menggali pengalaman Kitab Suci Yohanes 3:1-21
• Mencari arti sakramen baptis dan sim