• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI SYARIAH M

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI SYARIAH M"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI SYARIAH MANDIRI IIBF LAMPUNG BAB I

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1

(1) Badan Usaha ini bernama Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dengan nama singkat

dalam anggaran Rumah Tangga disebut Kopsyah “ Mandiri IIBF Lampung”

(2) Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampug berkedudukan di …

BAB II VISI DAN MISI

Pasal 2

(1) Visi Koperasi Syariah (Kopsyah) Mandiri IIBF Lampung adalah :

“ Menjadikan koperasi syariah sebagai pilar pembangunan ekonomi umat “ (2) Misi Koperasi Syariah (Kopsyah) Mandiri IIBF Lampung

a. Meningkatkan pendapatan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya

b. Mensejahterakan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya

c. Membentuk stabilitas ketahanan pangan masyarakat luas melalui swasemabada pangan yang

kokoh dan berkelanjutan

d. Membangun kesadaran masyarakat akan kehidupan bergotong royong dalam melakukan

aktifitas usahanya

e. Menciptakan pengusaha-pengusaha tangguh dilingkungan masyarakat Lampung

BAB III

LANDASAN DASAR DAN PRINSIP KOPERASI Pasal 3

(1) Kopsyah Mandiri IIBF Lampung berlandaskan syariat Islam yang merujuk kepada Al-Quran

dan Sunah Rasululloh saw.

(2) Kopsyah Mandiri IIBF Lampung berlandaskan Pancasila dan UUD 1945

(3) Kopsyah Mandiri IIBF Lampung berlandaskan Azas Kekeluargaan sesuai UU No. 25 Tahun

(2)

Pasal 4

(1) Kpsyah Mandiri IIBF Lampung melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip :

a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis

c. Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing

anggota

d. Kemadirian

(2) Dalam mengembangkan Kopsyah Mandiri IIBF Lampung, dilaksanakan pula

prinsip-prinsip :

a. Pendidikan koperasi syariah

b. Kerjasama antarkoperasi Syariah dan institusi pemerintahan dan swasta

BAB IV

FUNGSI DAN PERAN Pasal 5

(1) Membangun, mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota khususnya dan

masyarakat pada umumnya. Serta untuk meningkatkan kesejehteraan social

(2) Berperan secara aktif dalam uapaya mempertinggi kualitas kehidupan anggota dan

masyarakat muslim pada umumnya.

(3) Memperkokoh dan menjaga keberlanjutan perekonomian anggota dan masyarakat muslim

melalui kegiatan ekonomi berlandasakan syariat Islam

BAB V

TUJUAN SERTA USAHA KOPERASI SYARIAH IIBF LAMPUNG Pasal 6

(1) Kopsyah Mandiri IIBF Lampung bertujuan memajukan kesejahteraan anggota khususnya dan

masyarakat muslim pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Pasal 7

(2) Untuk mencapai tujuan tersebut maka Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

menyelenggarakan usaha-usaha sebagai berikut :

a. Menggitkan anggota untuk menyimpan/menabung pada koperasi secara teratur

b. Menjalankan usaha perdagangan umum (General Trade)

c. Menjalankan usaha jasa fotokopi, periklanan, percetakan, supplier dan kantin

d. Menyelenggarakan pembiayaan kepada anggota sesuai prinsip syariat Islam

(3)

f. Menyelenggarakan kerjasama/kemitraan usaha dengan pihak ketiga, perusahaan swasta dan

BUMN.

BAB VI KEANGGOTAAN

Pasal 8

(1) Anggota Koperasi adalah pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi syariah Mandiri IIBF

Lampung yang tercatat di buku anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

(2) Yang dapat diterima menjadi anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung adalah

WNI/keturunan yang memenuhi syarat antara lain :

a. Mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hokum

b. Beralamat di wilayah kabupaten maupun kotamadya Bandar Lampung

c. Berprofesi sebagai guru, karyawan, professional, pedagang dan wiraswasta

d. Telah membayar simpanan pokok dan simpanan wajib yang ditetapkan dalam anggaran

rumah tangga ini.

e. Telah menyetujui isi Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, Keputusan rapat Anggota serta

peraturan Koperasi Syariah yang berlaku.

(3) Keanggotaan Koperasi Syariah Mandiri IIBF mulai berlaku dan hanya dapat dibuktikan

dengan catatan dalam buku daftar anggota

(4) Seseorang yang akan masuk menjadi anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung harus

mengajukan permohonan secara tertulis.

(5) Permintaan berhenti sebagai anggota harus diajukan secara tertulis kepada pengurus.

(6) Seseorang anggota yang diberhentikan oleh pengurus dapat meminta pertimbangan pada

rapat anggota berikutnya yang terdekat.

(7) Keanggotaan Koperasi Syariah melekat pada diri anggota sendiri dan tidak dapat

dipindahtangankan. Pasal 9

Setiap angggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung mempunyai kewajiban :

a. Mematuhi Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, peraturan khusus, dan keputusan yang telah

disepakati dalam rapat anggota.

b. Membayar simpanan pokok dan simpanan wajib serta simpanan beku yang diputuskan dalam

rapat anggota

c. Berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan Koperasi Syariah Mandiri IIBF

Lampung

(4)

e. Menanggung kerugian sesuai dengan pasal 40 Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 10

Setiap anggota Koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung mempunyai hak :

a. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota

b. Memilih atau dipilih menjadi anggota pengurus dan pengawas

c. Meminta diadakan rapat anggota, rapat anggota luar biasa sesuai dengan ketentuan pasal 13

dan 14.

d. Mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus diluar rapat anggota bail diminta

maupun tidak diminta.

e. Memanfaatkan koperasi syariah dan mendapatkan pelayanan yang sama antara sesama

anggota

f. Memperoleh sisa pembagian SHU sesuai dengan jasa atau transasksi

Pasal 11

Kenggotaan berakhir bilamana :

a. Meninggal dunia

b. Meminta berhenti atas kehendak sendiri

c. Diberhentikan oleh pengurus karena tidak mengindahkan kewajiban sebagai anggota, atau

berbuat sesuatu yang merugikan koperasi Pasal 12

(1) Disamping anggota dimaksud dalam pasal 7, Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dapat

menerima anggota luar biasa.

(2) Yang dapat diterima sebagai anggota luar biasa adalah :

a. Penduduk WNI/ Keturunan yang bukan berdomisili diwilayah kabupaten/ kotamadya

b. Mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum ( dewasa)

c. Menyatakan secara tertulis telah menyetujui isi anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan

peraturan yang berlaku di Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

(3) Dalam hal anggota luar biasa tidak ada ikatan hak dan kewajiban sebagaimana halnya

anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung tetapi tetap berpertisipasi dalam kegiatan (4) Anggota luar biasa tidak mempunyai hak suara dalam rapat anggota dan tidak mempunyai

hak dipilih atau memilih menjadi pengurus atau pengawas.

(5)

(1) Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi syariah Mandiri

IIBF Lampung

(2) Dalam rapat anggota tiap anggota mempunyai hak 1 (satu) hak suara.

(3) Rapat Anggota diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali setahun dan diselenggarakan

paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku

(4) Rapat anggota dapat diadakan atas keputusan pengurus dan diberitahukan

sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan

(5) Rapat anggota harus dihadiri 51 % dari jumlah anggota Koperasi Syariah.

Pasal 14

(1) Jika rapat anggota tidak dapat berlangsung karena tidak dapat memenuhi ketentuan dimaksud

pasal 13 ayat 5 maka rapat ditunda selama 1 (satu) bulan, namun jika dalam 1 (satu) bulan tidak juga memenuhi kuorum maka pengurus dapat mengadakan Rapat Anggota Luar Biasa. (2) Keputusan rapat anggota diambil secara musyawarah untuk mufakat. Jika dalam hal ini tidak

tercapat kata mufakat keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.

(3) Anggota yang tidak hadir tidak dapat diwakili dan dianggap menyetujui hasil mufakat.

Pasal 15

(1) Rapat anggota berhak meminta keterangan dan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas

mengenai segala sesuatu yang terjadi dalam pengelolaan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

(2) Rapat anggota mempunyai wewenang menetapkan antara lain :

a. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

b. Kebijakan Umum dibidang organisasi, manajemen dan usaha Koperasi Syariah Mandiri IIBF

Lampung

c. Memilih, mengankat dan memberhentikan pengurus dan pengawas

d. Pengesahan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas dalam pelaksanaan tugasnya,

termasuk laporan keuangan, neraca dan rugi laba

e. Rencana/program kerja Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung meliputi anggaran belanja

da pendapatan

f. Penggabungan, peleburan, atau pembubaran Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

g. Pembagian sisa hasil usaha

Pasal 16

(1) Setiap rapat anggota harus dibuat berita acara rapat. Yang ditandatangani oleh pimpinan dan

(6)

(2) Keputusan Rapat Anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung ditandatangani oleh

ketua dan sekretaris Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung Pasal 17

(1) Acara Rapat Anggota Tahunan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung memuat antara

lain :

- Laporan pertanggungjawaban pengurus termasuk laporan kelembagaan, usaha dan keuangan.

- Laporan Hasil pengawasan oleh pengawas

- Pembacaan dan pengesahan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja

koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung untuk tahun berjalan

- Penetapan pembagian sisa hasil usaha

- Pemilihan pengurus dan pengawas

- Tausyiah oleh Dewan Syariah/alim ulama

- Penutup

(2) Laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas serta program kerja dari RKATKS

(Rencana Kerja Anggaran Tahunan Koperasi Syariah) disampaikan kepada anggota paling lambat (tujuh) hari sebelum rapat anggota tahunan dilaksanakan.

BAB VIII PENGURUS

Pasal 18

(1) Pengurus Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dari dan oleh anggota dalam RAT/Luar

biasa.

(2) Pengurus merupakan pemegang kuasa RAT/luar biasa

(3) Yang terpilih menjadi pengurus adalah anggota yang memenuhi syarat-syarat :

a. Bertaqwa kepada Alloh dan RosulNya

b. Dapat membaca dan menulis al-Quran

c. Memilki sifat jujur dan terampil dan berakhlak/berprilaku baik di dalam maupun diluar

koperasi Syariah

d. Mempunyai wawasan yang luas tentang perkoperasian syariah

e. Sudah menjadi anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung minimal 1 (satu) tahun dan

(7)

f. Tidak menjadi anggota organisasi terlarang atau tersangkut perkara pidana baik dalam proses

maupun terpidana.

g. Tunduk kepada ketetapan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga

(4) Pengurus dipilih untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat dipilh kembali.

(5) Bilamana anggota pengurus meninggal dunia atau berhenti sebelum masa jabatannya habis,

maka rapat anggota luar biasa dapat mengangkat penggantinya dari pengurus lainnya atau dari kalangan anggota koperasi Syaiah Mandiri IIBF Lampung

Pasal 19

(1) Pengurus terdiri atas sekurang-kurangnya 5 orang atau sebanyak-banyaknya 7 orang.

(2) Nama-nama pengurus dicatat dalam daftar buku daftar pengurus

(3) Pengurus setiap waktu dapat diberhentikan oleh rapat anggota apabila :

a. Pengurus melakukan kecurangan dan merugikan koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

b. Pengurus tidak mentaati ketetapan AD/ART Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

c. Pengurus tidak loyal lagi kepada Koperasi Syariah mandiri IIBF Lampung

Pasal 20

Tugas dan kewajiban pengurus antara lain :

(1) Meminpin organisasi dan usaha koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung melakukan segala

perbuatan hokum untuk dan atas nama koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung serta mewakilinya di hadapan dan diluar pengadilan

(2) Menyelenggarakan rapat anggota tahunan/luar biasa dan rapat pengurus serta

mempertanggung jawabkan pada rapat anggota mengenai tugas kepengurusannya. (3) Menyelenggarakan administrasi organisasi secara tertib dan rapih

(4) Memutuskan menerima atau menolak anggota baru serta pemberhentian anggota

(5) Membantu pengawas dalam melakukan pengawasan dengan memberikan keterangan yang

diperlukan.

Pasal 21

(1) Setelah tahun buku Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung ditutp, paling lambat setelah

satu bulan sebelum diadakan RAT, pengurus menyusun laporan tahunan yang memuat anatar lain :

a. Keadaan orgnisasi dan usaha Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung yang dicapai

b. Perhitungan tahunan yang terdiri atas neraca, laba rugi, serta penjelasan berupa catatan atas

Laporan Keuangan.

(2) Laporan tahunan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 ditandatangani oleh semua anggota

(8)

(1) Pengurus Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dapat mengangkat pengelola (Direktur,

manajer dan karyawannya) yang diberi wewenang dan kuasa mengelola usaha maupun kegiatan

(2) Rencana pengangkatan tersebut (ayat 1) diajukan dalam rapat anggota untuk mendapat

persetujuan

(3) Kegiatan yang dilakukan oleh pengelola tidak mengurangi tanggung jawab pengurus

(4) Hubungan antara pengelola tersebut (ayat 1) merupakan hubungan kerja atas dasar perikatan

(5) Pengelolaan bertanggung jawab kepada pengurus.

BAB IX PENGAWASAN

Pasal 23

(1) Pengawas dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota

(2) Pengawas terdiri atas pengawas syariah dan pengawas operasional

(3) Pengawas bertanggung jawab terhadap rapat anggota

(4) Yang dipilh menjadi anggota pengawas adalah anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF

Lampung yang memenuhi syarat-syarat :

a. Bertaqwa kepada Alloh dan RosulNya

b. Dapat membaca dan menulis al-Quran

c. Memilki sifat jujur dan terampil dan berakhlak/berprilaku baik di dalam maupun diluar

koperasi Syariah

d. Mempunyai wawasan yang luas tentang perkoperasian syariah

e. Sudah menjadi anggota Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung minimal 1 (satu) tahun dan

memperlihatkan kedisiplinan dan loyalitas kepada koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

f. Tidak menjadi anggota organisasi terlarang atau tersangkut perkara pidana baik dalam proses

maupun terpidana.

g. Tunduk kepada ketetapan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga

(5) Pengawas dipilih untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali.

Pasal 24

(1) Pengawas bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan pengelolaan

koperasi syariah sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali

(2) Pengawas bertugas untuk membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan dan

disampaiakan kepada pengurus dan dilaporkan pada rapat anggota Pasal 25

(1) Pengawas berwenang meneliti catatan dan pembukuan yang ada pada Koperasi Syariah

Mandiri IIBF lampung

(9)

(3) Pengawas berwenang memberikan koreksi, saran dan peringatan kepada pengurus

(4) Dalam hal-hal tertentu pengawas bisa meminta bantuan kantor akuntan public dengan

persetujuan pengurus

(5) Biaya akuntan publik dibebankan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

Pasal 26

(1) Pengawas tidak menerima gaji tetapi dapat diberikan uang jasa

(2) Pengawas sebanyak-banyaknya 3 orang dengan susunan ketua dan anggota.

BAB X

DIREKTUR MANAJER DAN KARYAWAN Pasal 27

(1) Pelaksanaan usaha-usaha koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung dilakukan oleh Direktur,

para manajer dan karyawan yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pengurus

(2) Direktur, manajer-manajer dan karyawan diangkat dan diberhentikan oleh pengurus serta

hubungan kerja antara pengurus dan Direktur, manajer dan karyawan dituangkan dalam kontrak kerja yang ditandatangani bersama kedua pihak.

(3) Direktur dan para manajer bertanggung jawab kepada pengurus Koperasi Syariah Mandiri

IIBF Lampung.

(2) Dewan penasehat tidak menerima gaji tetapi dapat diberikan uang jasa

(3) Dewan penasehat dapat memberi saran atau pendapat kepada pengurus untuk kemajuan

koperasi baik diminta maupun tidak diminta dan saran-sarannya tidak mutlak diterima/dilaksanakan.

BAB XII

PEMBUKUAN KOPERASI SYARIAH IIBF LAMPUNG

(1) Tahun buku Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dimulai dari tanggal 1 Januari s/d 31

(10)

(2) Pembukuan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dilakukan oleh pengelola ( direktur,

para manajer dan karyawan)

(3) Setiap tahun buku dilaporkan oleh pengurus mengenai keadaan rugi/laba usaha.

(4) Pembukuan koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung dapat menggunakan system akuntansi

yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BAB XIII

d. Penerbitan obligasi dan surat-surat berharga

e. Sumber dana lain yang sah

(4) Selain modal yang dimaksud ayat 1 (satu), dapat pula melakukan pemupukan modal

peneyertaan. Pasal 31

(1) Setiap anggota harus menyimpan atas namanya sendiri pada Koperasi Syariah Mandiri IIBF

Lampung berupa simpanan pokok sebesar Rp…….,00 ( ………Rupiah ).

(2) Setiap anggota diwajibkan pula atas namanya sendiri menyimpan simpanan wajib sebesar

Rp…….,00 ( ….. Rupiah) setiap bulannya dan simpanan beku sebesar Rp……,00 (….. Rupiah) yang dapat diangsur sesuai kemampuan anggota dan simapanan sukarela.

Pasal 32

(1) Simapanan pokok dan simpanan wajib serta simpanan beku tidak dapat diminta kembali

(11)

(2) Simapanan yang dimaksud dalam ayat 1 (satu) diatas dapat dikembalikan kepada anggota

setelah dikurangi bagian tanggungan yang ditetapkan jika anggota tersebut disebabkan kelalaiannya telah merugikan koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung.

BAB XIV SISA HASIL USAHA

Pasal 33

(1) Sisa hasil usaha Koperasi Syariah MAndiri IIBF Lampung merupakan pendapatan yang

diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.

(2) Sisa hasil usaha yang diperoleh pembagiannya diatur sebagai berikut :

a. 35 % untuk dana cadangan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung

(1) Uang cadangan adalah kekayaan koperasi Syariah yang disediakan untuk menutup kerugian

sehingga tidak boleh dibagikan kepada anggota

(2) Rapat anggota tahunan dapat memutuskan untuk mempergunakan paling tinggi 75 % dari

jumlah cadangan untuk keperluan usaha Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung.

BAB XV

TANGGUNGAN ANGGOTA Pasal 35

(1) Apabila koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung dibubarkan dan pada penyelesainnya

ternyata kekayaan Koperasi tidak mencukupi untuk meluanasi segala kewajibannya, maka sekalian anggota diwajibkan menanggung kerugian masing-masing terbatas pada simpanan pokok dan simpanan wajib. Masing-masing anggota menanggung kerugian sama banyaknya. (2) Kerugian yang diderita oleh Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung pada suatu akhir tahun

buku ditutup dengan uang cadangan.

(12)

PEMBUABARAN KOPERASI SYARIAH IIBF LAMPUNG DAN

(1) Pembuabaran Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung harus diadakan rapat anggota khusus

mengenai pembubaran

(2) Pembubaran Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung didasarkan pada kondisi tidak adanya

kegiatan lagi serta tidak akan melanjutkan kegiatan lagi.

(3) Keputusan pembuabaran Koperasi syariah Mandiri IIBF Lampung oleh rapat anggota

(1) Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung didirikan dalam jangka waktu tidak terbatas sesuai

dengan maksud dan tujuan sebagaimanan dimaksud dalam pasal 6 BAB XVIII

SANGSI-SANGSI Pasal39

(1) Seluruh anggota, pengurus dan pengawas wajib mentaati segala ketentuan-ketentuan dalam

angaran dasar/anggaran rumah tangga dan peraturan lainnya yang berlaku.

(2) Apabila ketentuan-ketentuan tersebut tidak ditepati, dilanggar atau diingkari maka kepada

anggota, pengurus dan pengawas dapat dikenakan sangsi oleh rapat anggota berupa :

a. Peringatan

b. Diberhentikan atas kemauan sendiri

c. Diberhentikan dari jabatan pengurus

d. Diberhentikan dari kenaggotaan setelah 3 (tiga) kali peringatan

(3) Manajer dan karyawan yang merugikan Koperasi Syariah Mandiri IIBF Lampung akan

diselesaikan menurut ketentuan hokum yang berlaku. BAB XIX

(13)

(1) Rapat Anggota menetapkan Peraturan khusus yang memuat ketentuan yang tidak tercantum

dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga BAB XX

PENUTUP Pasal 41

Referensi

Dokumen terkait

Hal yang belum diatur atau masih kurang jelas diatur dalam Angaran Rumah Tangga (ART) ini, akan diatur oleh Pengurus Pusat GAKESLAB INDONESIA dan Pengurus

Rapat Kerja Nasional adalah pertemuan yang dihadiri oleh Dewan Pengawas, Dewan Pengurus, Badan Pekerja Nasional dan Koordinator Kelompok Anggota

(4) Mentaati segala ketentuan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, keputusan Rapat Anggota, kontrak kerja dan ketentuan lainnya yang berlaku pada

Segala sesuatu yang dianggap tidak dan/atau belum diatur oleh Anggaran Rumah Tangga ini, akan diatur oleh Pengurus ARJUNA SHC – PCKML di dalam suatu peraturan organisasi..

 Rapat Anggota Luar Biasa dapat diadakan atas permintaan sejumlah anggota Koperasi atau atas keputusan Pengurus yang pelaksanaanya diatur dalam Anggaran Dasar..  Rapat Anggota

diketahui koperasi dikelola oleh pengurus yang dipilih oleh rapat anggota, oleh.. karena itu pengurus bertanggung jawab kepada

(8) Dalam hal ini terjadi kekosongan anggota pengurus PPDI Provinsi, pengisiannya dilakukan oleh Rapat Pengurus PPDI Provinsi dan hasilnya dilaporkan kepada

Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga, ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh Dewan Pengurus Pusat yang isinya