Kebijakan Kemenkes dalam Mewujudkan
Model Sekolah/Madrasah Sehat dan
Pelaksanaan Gerakan Literasi Kesehatan
1
drg. Wara Pertiwi O, MA
Kasubdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja
340 SD/MI
340+340 SD/MI
10 PILOT SMP (DKI) + PILOT NGO
340 +340 +340 SD/MI 340 SMP/SMA
KEBERLANJUTAN MODEL UKS/M
PENGHARGAAN
SEKOLAH/
MADRASAH
SEHAT
Model Sekolah/Madrasah Sehat
Model Sekolah/Madrasah Sehat :
Kegiatan UKS (Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, Pembinaan
Lingkungan Sekolah Sehat) Terintegrasi dalam Kegiatan Keseharian Sekolah
Tahapan Pembentukan Model
Sekolah/Madrasah Sehat
LINTAS
PROGRAM
LINTAS
PROGRAM
LINTAS
SEKTOR
LINTAS
SEKTOR
PEMDA
PEMDA
Kegiatan UKS pada Model
Sekolah/Madrasah Sehat Tingkat SD/MI :
1.Pemanfaatan Jam Literasi untuk Materi
Kesehatan (Buku Rapor Kesehatanku)
2.Penjaringan Kesehatan & Pemeriksaan
Berkala
3.Sarapan & Kudapan Bersama
4.Pembiasaan PHBS (cuci tangan pakai
sabun dan sikat gigi)
5.Peregangan di sela jam belajar
6.Penerapan Suasana Menyenangkan di
Sekolah (5S)
7.Imunisasi
8.Pembinaan Kantin & PKL Sekitar Sekolah
9.Pemberantasan Sarang Nyamuk
10.Penerapan Kawasan Sekolah Bebas
Rokok, NAPZA dan Kekerasan
11.Pemanfaatan Pekarangan Sekolah
12.Pengelolaan Sampah
DAK FISIK
UKS Kit – alat
pemeriksaan
kesehatan
Pembiayaan
DAK NON FISIK (BOK)
Operasional petugas
puskesmas ke sekolah
DEKONSENTRASI
Koordinasi teknis, peningkatan kapasitas
petugas, bimtek
BOS
10% EKSKUL
TERMASUK UKS
APBN PusatLomba Sekolah Sehat, Stimulan PROGAS
APBN Pusat
Koordinasi teknis, peningkatan kapasitas
petugas, bimtek
DAK FISIK
Sarana Sanitasi
Pembiayaan SPM
Sosialisasi
Supervisi, Bimtek
5/30/2016 17
Madrasah
Sehat
Literasi Kesehatan
1 – 2 kali seminggu, selama 15 menit sebelum memulai pelajaran menggunakan Buku Rapor Kesehatanku
Sarapan / Kudapan
Bersama
1 – 2 kali seminggu, membawa bekal dengan menu bergizi seimbang dan kudapan buah
Pembiasaan PHBS (Cuci
Tangan Pakai Sabun dan
Sikat Gigi)
1 – 2 kali seminggu merupakan rangkaian
kegiatan sarapan/ kudapan bersama
Pembinaan Kader
Kesehatan Sekolah
1 kali seminggu
(ekstrakurikuler),menggunaka n Buku KIE Kesehatan Tingkat SD/MI oleh guru UKS
Optimalisasi Olah Raga
Optimalisasi 4 L pada saat jam istirahat/jam pelajaran olah raga
Peregangan di Sela Jam
Belajar
Dilaksanakan di sela jam pelajaran secara serentak (kode dari bel sekolah), minimal 1 kali/minggu
Pendidikan Kesehatan
Reproduksi
Terintegrasi kurikulum / ekstrakurikulum
Pendidikan Keterampilan
Hidup Sehat
Mengajarkan 10 keterampilan psikososial. Terintegrasi mata pelajaran guru BK
Ekskul Wajib Olah Raga
5/30/2016 18
Penerapa
n
Pelayanan
Kesehatan
dalam
Model
Sekolah/
Madrasah
Sehat
Penjaringan Kesehatan dan Pemeriksaan Berkala
Kegiatan pemeriksaan kesehatan peserta didik meliputi pemeriksaan status gizi, risiko anemia, kes gigi dan mulut, pendengaran, penglihatan, penilaian kesehatan
reproduksi, gaya hidup, mental emosional, intelegensia dan kebugaran jasmani
Penjaringan Kesehatan peserta didik kelas 1, 7 dan 10
Pemeriksaan Berkala peserta didik kelas 2,3,4,5,6, 8,9,11, 12
Dilaksanakan minimal 1 kali setiap tahun ajara oleh Puskesmas dan Sekolah
BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah)
Pemberian imunisasi :
-DT dan Campak/MR bagi peserta didik kelas 1 -Td bagi peserta didik kelas 2 dan 5
Pemberian Obat Cacing
Kegiatan pencegahan kecacingan melalui pemberian obat cacing bagi peserta didik SD/MI setingkat
Hasil pemeriksaan kesehatan dicatatkan pada buku rapor
kesehatanku
Pemberian Tablet Tambah Darah
5/30/2016 19
Madrasah
Sehat
Penerapan 5 S
Penerapan Senyum, Salam Sapa, Sopan, Santun.
Dilaksanakan setiap hari
- Inspeksi higiene sanitasi dan keamanan makanan jajanan kantin sekolahdan PKL sekitar sekolah
- Pembinaan menu kantin sekolah
Pemanfaatan
Pekarangan Sekolah
Pemanfaatan pekarangan/lahan sekolah dengan penanaman
tanaman pangan (sayur/buah) dan obat
Pengelolaan
Sampah
Pelaksanaan pemilahan sampah
Proses Reuse, Reduce, Recycle sampah di sekolah
Kegiatan pemantauan jentik dan pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan peserta didik dan sekolah
Dilakukan setiap hari oleh
Jumantik dan dilaporkan ke guru UKS setiap minggu1x/minggu
- Penerbitan peraturan dan penerapan KTR ,KTN dan KTK
- Sosialisasi Pencegahan merokok& NAPZA
- Konseling berhenti merokok
Pembinaan Kantin dan PKL
Sekitar Sekolah
Penerapan Kawasan Tanpa Rokok
(KTR), Tanpa Napza (KTN) &
tanpa kekerasan (KTK)
Jam Hari
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Senyum, salam, sapa, sopan, sopan, santun
Senyum, salam, sapa, sopan, santun
06.30–07.05 Upacara Gerakan literasi Gerakan literasi Gerakan literasi Gerakan literasi CTPS
Sarapan Bersama CTPS
Sikat Gigi Bersama
Literasi materi kesehatan: Buku Rapor Kesehataku, Pendidikan keterampilan Hidup Sehat dll
CTPS
Sarapan Bersama CTPS
Sikat Gigi Bersama
Gerakan PSN 3M plus Pemanfaatan pekarangan sekolah
07.05– 07.40 KBM KBM KBM KBM KBM
07.40– 08.15 KBM KBM KBM KBM KBM
08.15– 08.50 KBM KBM KBM KBM KBM
08.50– 09.25 KBM KBM KBM KBM KBM
09.25– 10.00 Aktivitas fisik (4L) Aktivitas fisik (4L) Aktivitas fisik (4L) Aktivitas fisik (4L) Aktivitas fisik (4L) CTPS
Kudapan bersama CTPS
Sikat Gigi Bersama
CTPS
Kudapan bersama CTPS
Sikat Gigi Bersama
10.00– 10.35 KBM KBM KBM KBM KBM
10.35– 11.10 KBM KBM KBM KBM KBM
11.10 -11.15 Peregangan Peregangan Peregangan Peregangan Pembinaan kader kesehatan sekolah:
Dokter kecil Duta kebersihan Jumantik
Detektif kantin dll
11.15– 11.45 KBM KBM KBM KBM
11.45– 12.15 KBM KBM KBM KBM Senyum, salam, sapa,
21
Buku Raport kesehatanku untuk Gerakan
Literasi
CTPS
Sarapan/Kudapan bersama
Aktifitas Fisik (Peregangan di
dalam Kelas)
Sikat Gigi
Bersama
PSN
22
INSTRUMEN ASESMEN AWAL DAN AKHIR
MODEL SEKOLAH/MADRASAH SEHAT TINGKAT SMP/MTS dan SMA/SMK/MA
• Waktu Pelaksanaan : minimal 1 kali /bulan • Pelaksana :
1. Puskesmas
2. TP UKS (Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan , Kanwil Agama, Kesos /Kesra) Kecamatan 3. TP UKS (Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan , Kanwil Agama, Kesos /Kesra) Kab/Kota 4. TP UKS (Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan , Kanwil Agama, Kesos ) Provinsi
5. TP UKS Pusat, dll
Sarana Prasarana dibutuhkan : Instrumen Monitoring pelaksanaan model sekolah/madrasah sehat
24
BIMBINGAN TEKNIS / MONITORING
No Sekolah/Madrasah Nilai
Rata2
Pretest
Gerakan
Literasi
Sarapan
Bersama
Konsumsi
TTD
Remaja
CTPS Sikat
Gigi
an PKHS
Penerap
an
Kespro
Penera
pan 5S
Ekskul
wajib
•
Tujuan
:
1. Mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan model sekolah/madrasah sehat
2. Sebagai dasar untuk meningkatkan penerapan model sekolah/madrasah sehat pada tahun ajaran berikutnya
3. Perluasan penerapan model sekolah/madrasah sehat
•
Waktu Pelaksanaan
: akhir tahun ajaran
•
Pelaksana
:
1. TP UKS
2. Puskesmas
3. Sekolah/Madrasah
Sarana Prasarana dibutuhkan
:
1. Hasil asesmen awal dan akhir model sekolah/madrasah sehat
2. Hasil monitoring penerapan model sekolah/madrasah sehat
3. Dokumen Kebijakan yang dikeluarkan sekolah/madrasah untuk mendukung model sekolah/madrasah sehat
4. Dokumentasi kegiatan pelaksanaan model sekolah/madrasah sehat
25
5
Kegiatan Pilot UKS di SD/MI Kep. Seribu
Assesmen awal Assesmen akhir
Hasil Evaluasi Model Pelaksanaan UKS/M di SD/MI
Peningkatan kegiatan pembinaan oleh
TP UKS dan Puskesmas
Peningkatan Penerapan UKS secara KONGKRIT
di Sekolah/ Madrasah Peningkatan Pembinaan Kantin
Sekolah / Madrasah dan
PKL
Peningkatan Sarana Prasarana
HASIL PENERAPAN
MODEL SEKOLAH/MADRASAH SEHAT TINGKAT
SD/MI TAHUN 2017
•
Penerapan Model Sekolah/Madrasah Sehat (UKS terintegrasi dengan keseharian
BENTUK DUKUNGAN DAERAH DALAM MODEL
SEKOLAH SEHAT
5/30/2016 28
Surat Edaran Gubernur Jambi
Surat Edaran Gubernur Jambi
Surat Edaran Gubernur Jawa
Surat Edaran Gubernur Jawa
Barat
Barat
Rekomendasi Rakernas
Rekomendasi Rakernas
UKS
Literasi
•
Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun mencakup
keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan
dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori.
•
Pengukuran literasi kesehatan
sikap
pengetahuan, motivasi, niat perilaku, keterampilan
pribadi dan efikasi diri (keyakinan) kesehatan
•
Ditemukan hubungan konsisten antara literasi
Gerakan Literasi Sekolah
(GLS)
Dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa, pemerintah melalui
Kemdikbud meluncurkan sebuah gerakan yang disebut
Gerakan Literasi
Sekolah.
Gerakan ini bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis
sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.
GLS memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana
dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23
Tahun 2015.
Salah satu kegiatan di dalam gerakan tersebut adalah kegiatan 15 menit
membaca buku nonpelajaran sebelum waktu belajar dimulai.
TUJUAN UMUM
Menumbuhkembangkan budaya sehat peserta didik melalui pembudayaan ekosistem
literasi sekolah yang diwujudkan dalam
Gerakan Literasi Sekolah
agar mereka menjadi
pembelajar sepanjang hayat.
TUJUAN KHUSUS
•
Menumbuh kembangkan budaya literasi kesehatan di sekolah
•
Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat
•
Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan
ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan
•
Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan
Pendidikan
Kesehatan
UU Sisdiknas tentang
Kurikulum 2013:
LITERASI KESEHATAN
Literasi kesehatan
merupakan kemampuan seseorang untuk memperoleh,
memproses, dan memahami dasar informasi kesehatan dan kebutuhan
pelayanan, yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan kesehatan yang tepat
(Zoellner, et al, 2011)
Tinggi rendahnya tingkat literasi kesehatan seseorang akan berpengaruh pada
Gerakan Literasi Kesehatan
Waktu Pelaksanaan
15 menit (1-2 x seminggu pada jam
literasi (kurikulum 2013) atau pada
jam PBS/Pembiasaan
Pelaksana
Masing-masing guru
kelas / guru mata
pelajaran paling pagi
Peserta didik
Tempat Pelaksanaan
Masing-masing Kelas
Sarana
Buku Rapor Kesehatanku
Komik MKM, dll
MEKANISME PELAKSANAAN
1
Lakukan Pretest bagi Peserta Didik sebelumpenerapan Buku Rapor
2
3
4
5
Tentukan jadwal dan topik
Peserta didik diminta
membaca topik yang telah disepakati 1 hari sebelumnya di rumah, misal topik gizi seimbang
Pada sesi literasi Guru membahas (menanyakan pesan dalam topik tsb dan berdiskusi)
6
Diulangi lagi pada topik selanjutnya Postest setelah semua topik di buku rapor kesehatan habis
Buku Informasi Kesehatan
Berisi pengetahuan kesehatan:
•PHBS
•Gizi seimbang
•Jajan di kantin sekolah
•Olah raga
•Kesehatan mata
•Kesehatan telinga
•PTM: Asma, Epilepsi, DM
•Merokok
•P2M: batuk pilek, flu burung, diare, cacingan, kulit, DBD,
•Imunisasi
•Kesehatan reproduksi: pubertas, pencegahan kekerasan seksual
•Kesehatan jiwa
•Pencegahan kecelakaan
Buku Catatan Kesehatan
Berisi lembar catatan kesehatan:
•Identitas
•Hasil penjaringan kesehatan:
Px kuesioner
Riw kes anak
Riw imunisasi Riw kes keluarga
Gaya hidup
Kes mental
Kes intelegensia
Px fisik Tanda vital
Status gizi
Kebersihan diri
Tajam penglihatan
Tajam pendengaran
Gigi mulut
Alat bantu
•Hasil pemeriksaan di fasilitas kesehatan •Pemberian tablet tambah darah
•Grafik IMT Diagram gigi
•Kartu menuju bugar
•Lembar checking guru
Waktu Materi Bulan Pertama
Minggu pertama cuci tangan pakai sabun Minggu kedua menjaga kuku tetap pendek Minggu ketiga menggunakan jamban sekolah
Minggu keempat membuang sampah pada tempatnya
Bulan Kedua
Minggu pertama menyikat gigi yang benar Minggu kedua gizi seimbang
Minggu ketiga Sarapan
Minggu keempat kebutuhan air minum
Dst hingga materi buku raport kesehatanku habis
Pretest mengenai Pengetahuan, Sikap
dan Keterampilan Kesehatan pada Juknis
Model Sekolah/Madrasah Sehat
Komik Manajemen Kebersihan
Menstruasi (MKM)
Menjaga kebersihan
tubuh pada saat menstruasi, dengan
mengganti pembalut
sesering mungkin dan membersihkan
bagian vagina dan sekitarnya dari darah,
akan mencegah
perempuan dari penyakit
infeksi
saluran kencing, infeksi saluran
reproduksi, dan
iritasi
pada kulit
KOMIK MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI
Pesan kunci:
-Apa itu menstruasi dan Apa yang terjadi pada saat menstruasi
-Bagaimana mengelola menstruasi dan menggunakan pembalut,
membuangnya, dan mengatasi sakit ketika menstruasi
-Bagaimana siswa laki-laki
seharusnya bersikap
Komik ditujukan untuk siswa kelas 5
Ditujukan untuk siswa kelas 5 dan 6 SD
(Perempuan dan Laki-laki)
Pesan Kunci:
•
Praktek MKM (i.e. mengganti pembalut
setiap 4-5 jam dan mencuci tangan pakai
sabun sebelum dan setelah mengganti
pembalut)
•
Bagaimana membuang pembalut sekali
pakai
•
Mengatasi mitos
•
Tips mengatasi sakit ketika menstruasi
5/30/2016 44
Skrining Keterpaparan Pornografi
Waktu Pelaksanaan
Pada Pra (sebelum) Pelaksanaan
Penjaringan Kesehatan dan Pemeriksaan Berkala
Pelaksana/Pengawas
Masing-masing guru kelas / guru
Puskesmas
Tempat Pelaksanaan
Masing-masing Kelas
Sarana
Kuesioner Skrining Adiksi Pornografi
Tabel Skroring
Sasaran
Peserta Didik
5/30/2016 46
- Skor 0 (mutlak) : kategori tidak terpapar.
- Skor 1 – 37
: kategori terpapar derajat 1
- Skor 38 – 74
: kategori terpapar derajat 2
- Skor 75 – 111 : kategori terpapar derajat 3
SKORING
OFFLINE
ONLINE
https://docs.google.com/forms/d/e/
1FAIpQLSefq78elFJt5kuHPYGHAvihrDOgr6XbWyyBRBPxR
XlM7rixWA/viewform?c=0&w=1
Tahun 2017 Kementerian Kesehatan dan Kemendibud
telah mengembangkan instrumen skrining keterpaparan
pornografi (offline)
TP PROVINSI
PENGHARGAAN
SEKOLAH/MADRASAH+PUSKESMAS
, TP UKS/M
TP KABUPATEN/ KOTA
STRATA PARIPURNA ≥ 80% SD/ MI
STRATA PARIPURNA ≥ 80% SMP/MTs
STRATA PARIPURNA ≥ 80% SMA/SMK/MA
SEKOLAH/ MADRASAH (+ PUSKESMAS)
STRATA PARIPURNA
STRATA PARIPURNA ≥ 80% SLB
PENGANUGERAHAN LSS
JUARA I, II, III SEKOLAH/MADRASAH
TP KAB/KOTA TP PROV
NILAI TERTINGGI STRATA PARIPURNA
STRATIFIKA
SI
~ SKOR
VARIABEL
REMAJA 17%