PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
4
Visi, Misi dan Nilai-Nilai PerusahaanVision, Mission and Corporate Values
10
Stakeholder Engagement Stakeholder Engagement28
Sejarah Singkat Perseroan Brief History of the Company55
Jejak Langkah Perseroan The Company Milestone56
Ringkasan Peristiwa 2013 2013 Event Highlights57
Penghargaan dan Sertifikasi 2013 Awards and Certification 201360
Sambutan Dewan KomisarisReport from the Board of Commissioners
64
Sambutan DireksiReport from the Board of Directors
31
Bidang Usaha PerseroanThe Company’s Line of Business
32
Informasi Produk Product Information38
Wilayah Kerja Urea Urea Operation Area40
Wilayah Kerja Organik Organic Operation Area42
Proses Bisnis Business Process44
Struktur Organisasi Organizational Structure46
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham Shareholders Structure and Composition53
Supply Chain Perseroan Company’s Supply Chain52
Skala OrganisasiOrganization Scale
54
Asosiasi yang Diikuti oleh Perseroan Association Followed by the Company48
Daftar Entitas Anak Perusahaan/Entitas Asosiasi dan Struktur Grup PerusahaanList of Subsidiaries/Affiliated and Group Structure
4
Maksud dan Tujuan PerusahaanGoals and Objectives of the Company
11
Penentuan Isi LaporanDetermination of the Report Content
6
Program Strategis PerusahaanCorporate Strategic Program
13
Matrik Aspek Material Materiality Aspects Matrix14
Perubahan Selama Periode Laporan Changes During Reporting Period14
Level Aplikasi GRI GRI Application Level15
Assurance Assurance15
Kontak ContactLaporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
3
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
pengemBangan kinerja keuangan
Sustainable Financial Performance
pengemBangan lingkungan
Environmental Development
pengemBangan
sumBer Daya manusia
Human Resources Development
pengemBangan masyarakat
Community Development
pengemBangan layanan
Service Development
pengemBangan
tata kelola perusahaan
Development of Corporate Governance
inDeks gri
GRI Index
70
Pengembangan Kinerja KeuanganSustainable Financial Performance
70
Laba Rugi Konsolidasi Consolidated Income76
Konsumsi Energi Energy Consumption79
Jumlah Karyawan Tahun 2013 Total Number of Employees in 201389
Memberikan Kejelasan Informasi Produk Provide Clear Product Information94
Komitmen Terhadap Penerapan Tata Kelola Secara BerkelanjutanCommitment to Sustainable Governance Implementation
91
Melakukan Survei Kepuasan PelangganCustomer Satisfaction Survey
95
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Structure96
Sistem Manajemen Risiko Risk Management System107
Pedoman Etika Perusahaan Code of Conduct86
Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K)Corporation-Based Improved Food Production Movement (GP3K)
81
Kinerja K3 Perseroan Company’s HSE Performance89
Menjaga Mutu Produk Sesuai dengan Regulasi dan Standar Maintain Product Quality Based on Regulation and Standard82
Pengembangan Karir Perseroan Company’s Career Development90
Perseroan Selalu Berusaha Meningkatkan Pelayanan kepada Pelanggan melalui Prinsip 6 TepatThe Company Always Tries to Improve Its Services to Customers with 6 Proper Principles
82
Jejak Langkah Sumber Daya Manusia Human Capital Milestone83
Pelatihan Perseroan di Tahun 2013 Company Training in 2013PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
4
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability ReportVision, Mission and Corporate Values
Goals and Objectives of the Company
visi, misi Dan nilai-nilai perusahaan
maksuD Dan tujuan perusahaan
1. MENjAlANKAN bISNIS UTAMA bIDANg PUPUK, KIMIA, ENERgI, PANgAN DAN bENIh. 2. MENgEMbANgKAN bISNIS PENDUKUNg yANg MElIPUTI bISNIS lOgISTIK,
PERDAgANgAN, PEMElIhARAAN DAN KAwASAN INDUSTRI.
3. MElAKUKAN PORTOfOlIO INvESTASI UNTUK MENINgKATKAN NIlAI TAMbAh PERUSAhAAN.
4. MENDUKUNg PROgRAM PEMERINTAh DAlAM RANgKA MENINgKATKAN KETAhANAN PANgAN NASIONAl.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah:
1. Maksud dan tujuan Perseroan ini adalah melakukan usaha pengelolaan (management) perusahaan, perdagangan dan jasa di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia dan kimia lainnya serta agroindustri untuk menghasilkan barang dan/ atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut: a. Perdagangan.
Menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan pada umumnya termasuk ekspor, impor, lokal dan interinsulair, bahan baku, bahan penolong/pembantu, peralatan produksi di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan kimia lainnya.
b. Jasa Pengelolaan Perusahaan dan Jasa Konsultasi Management.
Vision
Mission
Dasar Pengesahan
visi dan Misi Perusahaan
Approval on the Company’s
Vision and Mission
visi
misi
MENjADI PERUSAhAAN AgROKIMIA yANg TERINTEgRASI, bERKESINAMbUNgAN DAN bERKElAS DUNIA.
Visi Misi Perusahaan telah mendapatkan persetujuan oleh Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tahun 2013-2017;
To be an integrated agrochemical company, sustainable and world class.
The Vision and Mision of the Company have been approved by the Board of Commissioners and Directors as stated in the Long Term Plan of PT Pupuk Indonesia (Persero) year 2013-2017;
1. Actualize main business field of fertilizer, chemical, food and seed.
2. Acquire complementary businesses that include logistics business, trade, maintenance and industrial areas.
3. Undertake the investment portfolio to increase the added value of the Company. 4. Support government programs in order to enhance national food security.
Based on the Articles of Association, goals and objectives and also the business activities of the Company are:
1. The goals and objectives of the Company is conducting business management, trading and providing services in fertilizer, petrochemical, agrochemical and other chemical and agro-industry to produce goods and/or services of high quality with strong competitive to get/achieve profit in order to increase the values of the Company by applying the principles of Limited Company.
2. To achieve such goals and objectives mentioned above, the Company can implement the major business activities as follows: a. Trade
Running the distribution and trading activities in general, including export, import, local and interinsulair, raw materials, additive materials, production equipment in the field of fertilizer, petrochemical, agrochemical, agro industries and other chemical.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
5
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
c. Jasa Lainnya.
Melaksanakan studi penelitian, pendidikan,
pengembangan, desain engineering, pengantongan
(bagging station), kontruksi management, pengoperasian pabrik, perbaikan, reparasi, pemeliharaan, konsultasi (kecuali konsultasi bidang hukum) dan jasa teknis lainnya dalam sektor industri pupuk, petrokimia, industri kimia lainnya serta jasa dalam bidang pertanian dan perkebunan.
3. Selain kegiatan usaha utama sebagaimana tersebut pada ayat (2), Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha: a. Kegiatan Penunjang Kegiatan Utama berupa:
Pengangkutan, menjalankan kegiatan-kegiatan usaha dalam bidang angkutan, ekspedisi dan pergudangan serta kegiatan lainnya yang merupakan sarana perlengkapan guna melancarkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan usaha tersebut.
b. Melaksanakan penugasan Pemerintah sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan dan peraturan perundang-undangan.
Corporate Values
nilai-nilai perusahaan
1. KEPUASAN PELANGGAN
2. INOVATIF DAN KREATIF
3. DINAMIS
4. INTEGRITAS
5. TERPERCAyA
6. SINERGI
Customer Satisfaction
Innovative and Creative
Dynamic
Integrity
Trustworthy
Team Work
c. Other Services
Carrying out research studies, education, development, engineering design, bagging (bagging station), construction management, plant operations, improvement, repair, maintenance, consulting (except legal consultation) and other technical services in the fertilizer industry, petrochemical, other chemical industry and services in the field of agriculture and plantation.
3. In addition to the main business activities stated in article number 2, the Company may conducts business activities: a. Supporting-Primary activities in the form: Transportation,
carry out business activities in the field of transport, freight forwarding and warehousing as well as other activities that are means to expedite the equipment and carry out the business activities.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
6
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability ReportProgram strategis Perusahaan tertuang dalam RJP 2013-2017 yang merupakan sinkronisasi antara visi, misi dan strategi pengembangan Perseroan ke depan. Di dalam RJP ini juga memuat kebijakan jangka panjang, yang akan menjadi acuan anak perusahaan dalam mendukung penguatan bisnis utama, pengembangan bisnis pendukung dan portofolio investasi.
Hal ini sejalan dengan fungsi Perseroan yang baru sebagai
Strategic and Investment Holding, yang ingin menciptakan mesin pertumbuhan baru bagi Perusahaan serta optimasi nilai sepanjang rantai bisnis perusahaan.
The Company strategic program is stated in Long Term Plan of 2013-2017 which is the synchronization between the vision, mission and the Company’s strategy development in the future. In this Long Term Plan also includes a long-term policy, which will be a reference for the subsidiaries in supporting the strengthening of subsidiaries’ main business, development of supporting business and investment portfolio.
This is in line with the new function Company as a Strategic Investment Holding, which wants to create a new growth engine for the Company as well as the optimization of the whole value chain of the company’s business.
Corporate Strategic Program
Conducting research and development for product enhancement.
Melakukan penelitian dan pengembangan untuk product enhancement.
FerTilizer induSTrY
OTher CheMiCal induSTrY
PriMarY aCTiViTieS
inDustri pupuk
inDustri kimia lainnya
Bisnis utama
Conducting revitalization program of fertilizer industry gradually and according with the planned schedule, to improve efficiency.
Melakukan program revitalisasi industri pupuk secara bertahap dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, untuk meningkatkan efisiensi.
Potensi Risiko: (1) Kontinuitas dan kenaikan harga bahan baku; (2) Pemasaran kelebihan produksi pupuk.
Potential Risks: (1) Continuity and rising prices of raw materials; (2) Marketing overproduction of fertilizer.
Rencana Pengendalian Risiko: (1) Bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain terkait kontinuitas pasokan bahan baku; (2) Membuka pasar ekspor baru.
Risk Management Plan: (1) Synergizing with other State-Owned Enterprise (SOE) related with continuity of raw materials supply; (2) Opening new export markets.
Melakukan pengembangan usaha industri kimia lainnya, terutama kimia berbasis nitrat, methanol dan lain-lain. Conducting other chemical industry business development, especially nitrate-based chemicals, methanol and others.
Rencana Pengendalian Risiko: Melakukan kajian riset pasar dan studi kelayakan.
Risk Control Plan: Doing market research and feasibility study. Potensi Risiko/Peluang: (1) Industri kimia pada umumnya padat modal dan padat teknologi; (2) Peluang penurunan biaya impor bahan baku/bahan penolong.
Potential Risks / Opportunities: (1) The chemical industry is generally capital intensive and technology-intensive; (2) Opportunity of import cost reduction of raw materials / auxiliary.
Memperkuat kehandalan operasional pabrik yang ada, produktivitas, efisiensi, dengan meningkatkan sistem pemeliharaan, technology process dan memprioritaskan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH). Strengthening the existing plant operational reliability, productivity, efficiency, by improving maintenance system, technology process and prioritizing Health Safety Environment (HSE).
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
7
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
enerGY induSTrY
FOOd and Seed induSTrY
SuPPOrTinG buSineSS
inDustri energi
inDustri
pangan Dan Benih
Bisnis
penDukung
Integrasi ke hulu untuk jaminan pasokan bahan baku gas bumi secara jangka panjang, di bidang Kuasa Pertambangan (KP) Gas baik Conventional ataupun Unconventional. Integration into upstream to secure supplies of natural gas in the long run, in the field of Gas Mining Authority (MA), either Conventional or Unconventional.
Mendukung program ketahanan pangan Nasional. Supporting national food security program.
Melakukan diversifikasi bisnis ke arah industri peternakan terintegrasi.
Conducting business diversification towards integrated livestock industry.
Potensi Risiko: (1) Sulitnya pengalihan kepemilikan lahan milik Pemerintah Daerah; (2) Belum ada skema yang jelas mengenai petani yang mengolah lahan.
Potential Risks: (1) The difficulty of the transfer of ownership of land owned by the Regional Government; (2) There is no clear scheme of the farmers who cultivate the land.
Rencana Pengendalian Risiko: (1) Konsultasi dengan Biro Hukum Kementerian BUMN terkait regulasi dan skema pengalihan lahan milik Pemerintah Daerah; (2) Konsultasi dengan Tenaga Ahli Pertanian.
Risk Control Plan: (1) Consultation with the Law Bureau of the Ministry of State-Owned Enterprise concerning the land diversion regulations and scheme owned by the Regional Government; (2) Consultation with experts staff of Agriculture.
Melakukan program diversifikasi bisnis untuk mendukung bisnis utama yang mempunyai nilai tambah tinggi untuk meningkatkan efisiensi dan nilai tambah perusahaan.
Conducting business diversification program to support key business that has a high added value for improving the Company’s efficiency and value-added.
Mengembangkan bisnis perdagangan pupuk dan non pupuk dalam rangka menguasai pangsa pasar Asia Pasifik.
Developing business of non-fertilizer and fertilizer in order to seize the market share of Asia Pacific.
Melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) atau kepemilikan, baik KP Batubara maupun tambang bahan baku lainnya untuk pengamanan pasokan bahan baku/bahan bakar.
Conduct Joint Operation (JO) or ownership, either Mining Authority (MA) Coal mines and other raw materials for securing the supply of raw material / fuel.
Potensi Risiko: (1) Perusahaan belum mendapatkan Sumur Gas dan KP Batubara sebagai bahan baku utama IPP; (2) Kontinuitas pasokan bahan baku (gas dan bahan baku lainnya).
Potential Risks: (1) the Company has not received gas wells and Coal Minig Authority (MA) as the main raw material of IPP; (2) Continuity of supply of other raw materials (gas and raw materials).
Rencana Pengendalian Risiko: (1) Melakukan konsultasi dengan Kementerian ESDM; (2) Menunjuk konsultan di bidang terkait dalam melakukan kajian pengembangan di bidang energi.
lingkup
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
10
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportreporting Period
Stakeholder engagement
(G4-28, G4-30)(G4-24, G4-25, G4-26, G4-27)
perioDe laporan
Stakeholder engagement
Laporan Berkelanjutan 2013 ini merupakan laporan berkelanjutanpertama Perseroan yang mengacu pada standar pelaporan internasional Global Reporting Initiative Versi 4. (GRI G4) (G4-15)
Untuk memudahkan dalam memahami kesesuaian laporan ini dengan standar tersebut, kami menyajikan pula Indeks GRI G4 dengan huruf merah dalam tanda kurung pada setiap halaman yang relevan, sementara Indeks GRI G4 kami sajikan di akhir halaman laporan ini. Melalui laporan ini, kami menyampaikan kinerja Perseroan dalam bidang ekonomi, lingkungan dan sosial sepanjang tahun 2013 kepada para pemangku kepentingan.
(G4-29)
Laporan ini adalah laporan kinerja berkelanjutan untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2013. Dan kami berupaya untuk menyajikan laporan berkelanjutan setiap tahun.
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan bisnis yang memperhatikan aspek-aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dan menyeimbangkannya dengan kepentingan para pemangku kepentingan Perseroan. Melalui proses engagement, kami lebih mengerti dan memahami apa yang menjadi perhatian dan ekspektasi para pemangku kepentingan terhadap Perseroan.
Dalam menyusun laporan ini, kami telah memberikan kuesioner kepada pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut merupakan
bagian dari stakeholder engagement untuk memperoleh
informasi dalam menentukan isu-isu material pada Perseroan menurut pemangku kepentingan. Sehingga dalam laporan ini, kami hanya menyampaikan apa yang menjadi isu-isu material yang relevan sesuai dengan indikator GRI G4. Para pemangku kepentingan yang dipilih untuk melakukan proses stakeholder engagement adalah para pemangku kepentingan yang memiliki dampak secara langsung atau pengaruh yang besar terhadap kegiatan bisnis Perseroan.
This Sustainability Report of 2013 is the first sustainability report of the Company that refers to the international reporting standard of Global Reporting Initiative Version 4. (GRI G4) (G4-15)
To ease the readers in understanding the compliance of this report with such standards, we provide also the GRI G4 Index with red fonts in the bracket at the end of relevant page, meanwhile the GRI G4 Index is available at the last part of this report. Inthis report, we provide the Company’s performance in economic, environment and social throughout 2013 to the stakeholders. (G4-29)
This report is a sustainability performance report for period of January 1, until December 31, 2013. And we endeavour to continue providing sustainability report every year.
The Company is committed to operate its business by considering the economic, social, and environmental aspects and balancing with the interets of the Company’s stakeholders. Through engagement process, we are more aware and understand what matters that have been the main concern and expectation of the Company’s stakeholders.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
11
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
MEDIA Media
SUPPlIER KUNCI Key Supplier
MASyARAKAT/ PUblIK PEMERINTAh/
PIhAK bERwENANg Government/
Regulatory Authorities KARyAwAN
Employees
PElANggAN Customers
PEMEgANg SAhAM/ INvESTOR
determination of the report Content
(G4-17, G4-18)penentuan isi laporan
Penyusunan laporan ini dan penjabaran isu-isu material yang relevan yang menjadi perhatian para pemangku kepentingan dan juga menjadi perhatian Perseroan telah melalui beberapa tahap yaitu:
1. Identifikasi
Kami memulai proses penyusunan laporan ini dengan mengidentifikasi apa saja yang menjadi aspek dan topik yang material dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi Perseroan termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi. Proses mengacu pada prinsip-prinsip konteks berkelanjutan dan keterlibatan para pemangku kepentingan. Penentuan aspek atau isu yang material berdasarkan tingkat pengaruh atau dampaknya terhadap produk, jasa, dan kegiatan bisnis Perseroan.
2. Prioritas
Dari aspek-aspek atau isu-isu material yang telah teridentifikasi, Perseroan membuat skala prioritas terhadap aspek mana yang paling material atau penting bagi Perseroan.
The making of this report and determination of the relevant material issues that become the main concern of stakeholders and the Company have passed some processes:
1. Identification
We started the process of making this report by identifying what material aspects and topics from economic, social, and environmental issues for the Company including the barriers faced. The determination of material aspects or issues is based on the level of influence or impact on the Company’s products, services, and business activities.
2. Priority
From the identified material aspects or issues, the Company made priority scale of the most material or important for the Company.
Shareholders/Investors
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
12
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report3. Validasi
Proses ini melibatkan para pemangku kepentingan melalui
stakeholder engagement untuk memvalidasi bahwa aspek-aspek yang telah teridentifikasi dan menjadi prioritas memang menjadi perhatian atau concern para pemangku kepentingan. Dalam tahap ini, Perseroan sudah dapat memberikan gambaran matrik Aspek Material yang menjadi dasar utama penentuan topik-topik dalam laporan ini. 4. Reviu
Perseroan terus melakukan proses reviu atas laporan berkelanjutan yang telah disusun, untuk melakukan perbaikan dalam menyusun laporan berkelanjutan di periode selanjutnya.
3. Validation
This process involving the stakeholders through the stakeholder engagement to validate that the identified aspects are the aspects that become the main concern of the stakeholder. In this step, the Company can give the Material Aspect matrix to define the topics in this report.
4. Review
The company keeps reviewing the sustainability report that has been made, to make improvement in preparing the sustainability report in the next period.
Data dan informasi berkelanjutan yang disajikan dalam laporan ini mencakup kinerja berkelanjutan Perseroan sebagai perusahaan induk termasuk data dari anak perusahaan. Demikian pula untuk data dan informasi keuangan yang kami sajikan dalam laporan ini telah mencakup data dari anak perusahaan seperti yang disajikan dalam laporan konsolidasi pada laporan tahunan Perseroan. Untuk data keuangan dan non keuangan, laporan ini menggunakan data perbandingan dua tahun berturut-turut, sehingga pengguna laporan dapat melakukan analisa komparasi. Untuk teknik pengukuran data non keuangan atau data berkelanjutan, kami menggunakan teknik pengukuran data yang lazim secara umum. Sementara untuk teknik pengukuran data keuangan, Perseroan menggunakan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
The sustainability data and information that are provided in this report cover the sustainability performance of the Company as a holding company including the data from units. The financial data and information that we provided in this report has covered the data from subsidiaries as reported in the consolidated report of the Company’s annual report. For the financial and non financial data, this report uses the comparison data for two consecutive years, so the readers can analyze the comparison. For the measurement technique of non financial data or sustainability data, we used general standard of measurement technique. Meanwhile for the measurement technique of financial data, the Company used the accounting standard applied in Indonesia.
REPORT
Sustainability
Context Materiality Completeness
Stakeholders Inclusiveness
TOPICS ASPECTS DISCLOSURES ON MANAGEMENT APPROACH + INDICATORS
Sustainability Context Stakeholders Inclusiveness IDENTIFICATION PRIORITIZATIONSTEP 2 VALIDATIONSTEP 3
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
13
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
From the above matrix, the material aspects for the stakeholders and Company are:
1. Financial Performance 2. HSE
3. Reduce energy consumption and needs 4. Career development program
5. Investment infrastructure development 6. Product information
7. Customer satisfaction survey 8. Environment impact mitigation
From those aspects, currently the focus of this report is the aspect with most significant impact for both internally such as financial performance, health, safety environment, career development, and externally such as infrastructure investment development, product information labelling, customer satisfaction survey, and environment impact mitigation.
Since this report is the first sustainability report of the Company, so the Company can not provide comparison on the material aspects from previous report.
Materiality aspects Matrix
(G4-19, G4-20, G4-21, G4-22, G4-23)matrik aspek material
Dari matrik di atas, aspek-aspek material bagi pemangku kepentingan dan Perseroan antara lain adalah:
1. Kinerja keuangan perusahaan 2. K3L
3. Pengurangan konsumsi dan kebutuhan energi 4. Program pengembangan karir
5. Pengembangan investasi infrastruktur 6. Informasi produk
7. Survei kepuasan pelanggan 8. Mitigasi dampak lingkungan
Dari aspek-aspek tersebut, saat ini yang menjadi fokus pada laporan ini adalah aspek yang memiliki dampak material baik terhadap internal perusahaan seperti kinerja keuangan, kesehatan, keselamatan dan lingkungan, pelaksanaan program pengembangan karir, maupun terhadap ekternal perusahaan seperti pengembangan investasi infrastruktur, pemberian informasi produk, pelaksanaan survei untuk mengukur kepuasan pelanggan, dan mitigasi dampak lingkungan.
Karena laporan ini merupakan laporan berkelanjutan pertama Perseroan, maka Perseroan belum dapat memberikan perbandingan perbedaan terhadap aspek material dari laporan sebelumnya.
Important for the Company
Importan
Training and Skill Development 13
Kewajiban Perusahaan atas Program Imbalan Pasti
Liability Company for Defined Benefit Program
Metode Pembuangan dan Manajemen Limbah Methods of Disposal and Waste Management
10
Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah Financial Assistance Received
from Government
17 Pengurangan Konsumsi dan Kebutuhan Energi Reduce Energy Consumption and Needs
3
Program Tunjangan kepada Karyawan
Benefit Program to Employees
11
Penilaian Dampak Produk terhadap Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan Assessment of Impact Customer Health and Safety Products 15
Informasi Produk Product Information 6
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts 12
Kegiatan Konservasi terhadap Keanekaragaman Hayati di Sekitar Lokasi Operasi Biodiversity Conservation Activities Around the Area of Operations
18
Tingkat Pertumbuhan Karyawan dari Tingkat Turnover Karyawan
Employee Growth of Employee
Turnover Rate 19
Pelaksanaan Program Pelatihan ataupun Komunikasi tentang Kebijakan Anti Korupsi
Implementation Program, or Communication Training on Anti-Corruption Policy 20
Pelaksanaan Program untuk Manajemen Keterampilan dan Pembelajaran Seumur Hidup untuk Membantu Mengelola Purna Bakti
Implementation of the Program for Management Skills and Lifelong Learning to Help Manage Retirement 21
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
14
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability ReportChanges during reporting Period
Gri application level
(G4-13)(G4-13, G4-32)
peruBahan selama perioDe laporan
level aplikasi gri
Selama masa periode laporan, terdapat perubahan di mana Perseroan melakukan penyertaan pada PT Pupuk Indonesia Logistik yang bergerak di bidang logistik dan pelayaran dalam rangka memperkuat pola distribusi dan logistik Perseroan dan entitas anak dengan nilai penyertaan 97,00%. Selain itu, nilai penyertaan Perseroan terhadap Comspain XXI SA, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang engineering serta pabrikasi berteknologi tinggi dan berlokasi di Madrid, Spanyol, per 31 Desember 2013 terdilusi dari 49% menjadi 9,74% dari total saham sebesar 555.000 saham karena terjadinya penambahan modal saham yang diambil bagian oleh Salvador Rivaz Conti.Berdasarkan standar pelaporan internasional GRI G4, laporan berkelanjutan lebih mementingkan aspek ‘what matters, where it matters’ dimana terdapat dua opsi ‘in accordance’ yaitu Core
dan Comprehensive. Untuk laporan ini, kami menyatakan telah memenuhi opsi ‘in accordance’ Core.
During the reporting period, there were some changes on the investment in PT Pupuk Indonesia Logistik, a company in the field of logistics and shipping in order to strengthen the distribution patterns and the Company and subsidiaries’ logistics with ownership of 97.00%. In addition, the Company’s investment in Comspain XXI SA, a company that is engaged in engineering and high tech fabrication which is located in Madrid, Spain, as of December 31, 2013, was diluted from 49% to 9.74% out of total 555,000 shares due to additional of paid-in capital that was taken over by Salvador Rivaz Conti.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
15
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
assurance
Contact
(G4-33)(G4-31, G4-5)
aSSurance
kontak
Untuk laporan berkelanjutan ini, kami belum menggunakan jasaeksternal assuror independen untuk melakukan assurance atas laporan ini.
Setiap masukan, saran, dan pertanyaan atas isi laporan yang kami sajikan ini, dapat menghubungi:
SEKRETARIS PERUSAhAAN Corporate Secretary
PT Pupuk Indonesia (Persero) Jl. Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya Jakarta 11480, Indonesia
Phone (021) 53654900 Fax (021) 5482455, 5480607 www.pupuk-indonesia.com
For this sustainability report, we have not assigned independent external assurance service to assure this report.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
16
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportikhtisar kinerja
Berkelanjutan
SUSTAINABLE
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
17
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
18
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability ReportNILAI EKONOMI YANG DIPEROLEH
TAHUNAN
Yearly DIRECT ECONOMIC
VALUE GENERATED
2013 2012
dalam jutaan Rupiah in million IDR
Pendapatan 56.320.230 51.261.674 Income
Pendapatan Bunga 241.656 251.538 Interest Income
Pendapatan Selisih Kurs Valuta Asing 472.000 133.052 Income from Foreign Currency Difference
Pendapatan Penjualan Aset 18.524 2.195 Income from Sale of Assets
Pendapatan dari Investasi Mata Uang Asing - - Income from Investment in Foreign
Currency
Pendapatan Lain-lain 889.006 695.515 Others Income
jumlah 57.941.416 52.343.974 Total Direct Economic value generated
Nilai Ekonomi yang Diatribusikan Economic value Distributed
Biaya Operasional 50.878.641 44.800.746 Operating Costs
gaji Karyawan dan Benefit lain Employee Wages and Benefits
Departemen Operasional 1.879.201 1.875.403 Operation Department
Departemen Administrasi 1.645.874 1.668.064 Administration Department
jumlah gaji dan Imbal jasa lainnya 3.525.075 3.543.467 Total Employee Wages and Benefits
Pembayaran kepada Penyandang Dana Payment to Providers of Capital
Pembayaran Dividen 1.724.887 2.042.314 Dividend Payment
Pembayaran Bunga 1.284.360 1,128,141 Interest Payment
jumlah Pembayaran kepada Penyandang Dana Total Payment to Providers of Capital
Pengeluaran untuk Pemerintah 4.193.633 2.958.011 Payment to Government
Pengeluaran untuk Masyarakat 76.724 46.309 Community Investments
jumlah Ekonomi yang Diatribusikan Economic value Distributed
Nilai Ekonomi Ditahan Setelah Dividen 3.422.919 4.730.420 Economic Value Retained After Dividend
economic Performance
kinerja ekonomi
NILAI EKONOMI yANG DIPEROLEH DAN DIATRIBUSIKAN
DIRECT ECONOMIC VALUE GENERATED AND DISTRIBUTED
Pelanggan Pupuk Subsidi
Pupuk Organik
4,37
kategori sangat puas Pupuk NPK
4,39
kategori sangat puas Pupuk SP-36
4,78
kategori sangat puas Pupuk Urea
4,28
kategori sangat puas
Pupuk ZA
4,75
kategori sangat puas INDEKS KEPUASAN PELANGGAN
CUSTOMER SATISFACTIONINDEX
Pelanggan Pupuk Non Subsidi
Pupuk Urea
4,06
kategori puas
Pupuk NKP
4,18
kategori sangat puas
Pelanggan Pupuk Non Subsidi
Amoniak
4,35
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
19
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
KETERANGAN Description
2013 2012
REAL
Real
RKAP
JWBP %
REAL
Real %
dalam ton in tons
PENjUAlAN SEKTOR PANgAN TRADINg Of fOOD SECTOR
Urea 3.893.004 4.100.000 95 4.155.567 94
SP-36 823.629 850.000 97 855.808 96
ZA 1.070.118 1.000.000 107 1.028.907 104
NPK 2.278.443 2.400.000 95 2.170.861 105
Organik Organic 766.616 900.000 85 742.173 103
Sub jumlah 8.831.811 9.250.000 95 8.953.316 99
PENjUAlAN SEKTOR KEbUN SAlES Of fARM SECTOR
Urea 878.066 987.929 89 963.566 91
SP-36 7.009 - - 2.911 241
ZA 24.624 32.430 76 20.991 117
NPK 165.023 605.000 27 294.388 56
Organik Organic 75 - - 25 300
KCL 14.493 36.147 40 16.972 85
Lain-lain* Others* 43.228 97.025 45 48.255 90
Sub jumlah 1.132.517 1.758.531 64 1.347.109 84
PENjUAlAN SEKTOR INDUSTRI SAlES Of INDUSTRy SECTOR
Urea 445.727 482.835 92 427.760 104
SP-36 1.006 - - 25 4.024
ZA 11.620 - - 1.383 840
Sub jumlah 458.352 482.835 64 429.168 107
PENjUAlAN SEKTOR EKSPOR SAlES Of ExPORT SECTOR
Urea 1.359.109 1.215.000 112 989.612 137
ZK 3.648 2.500 146 528 691
NPK 227.139 175.000 130 13.149 1.727
KCL 53 - - -
-ZA 22 - - -
-SP-36 80 - - -
-Organik Organic 2 - - -
-Sub jumlah 1.590.053 1.392.500 114 1.003.288 158
Total 12.012.733 12.883.866 93 11.732.881 102
*)Terdiri dari penjualan TSP, ZK, Rock Phospat dan DAP
Consist of the Sales of TSP, ZK, Rock Phospat and DAP
TABEL TONASE PENJUALAN PUPUK TAHUN 2013 DAN 2012
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
20
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportenvironmental Performance
kinerja lingkungan
KINERJA LINGKUNGAN ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
NO. PERUSAHAAN
Company 2013 2012 2011
1 PT PKG Biru/Blue Biru/Blue Biru/Blue
2 PT PKC Hijau/Green Hijau/Green Biru/Blue
3 PT PKT Hijau/Green Biru/Blue Biru/Blue
4 PT PIM - -
-5 PT PSP Hijau/Green Hijau/Green Hijau/Green
Operasional pabrik sangat dijaga keselarasannya dengan lingkungan sekitar. Hai ini melalui pengelolaan lingkungan untuk memenuhi semua baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah baik untuk limbah cair, limbah gas maupun limbah padat. Pemenuhan semua aturan tersebut dibuktikan dengan capaian perusahaan dalam penilaian kinerja lingkungan perusahaan yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (Proper).
Plant operations are maintaining the sustainability with the surrounding environment. This was due through environment development for completing the quality standard that have been established by the government whether for liquid waste, gas waste or solid waste. Fullfillment of all these rules proven by Company’s achievement in environmental performance assessment set by the State Minister of the Environment (Proper).
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
TAHUNAN
Yearly CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY
2013 2012
dalam miliar Rupiah in billion IDR
Program Kemitraan Partnership Program
Pinjaman 57 179,9 Loan
Pembinaan 6 20 Development
Program Bina Lingkungan 12,9 46 Environment Development Program
NO. PERUSAHAAN
Company 2013 2012 2011
dalam mmbtu/ton in mmbtu/tons
1 PT PKG 24,36 26,42 26,91
2 PT PKC 31,70 30,77 29,73
3 PT PKT 28,86 28,75 29,30
4 PT PIM 34,24 29,74 34,88
5 PT PSP 32,99 36,46 36,20
6 Holding 30,45 31,29 32,21
Konsumsi energi Urea di tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 0,84 mmbtu/ton Urea atau sebesar 5,6 juta mmbtu.
Perseroan melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui fungsi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL).
Urea energy consumption in 2013 decreased by 0.84 mmbtu/ton urea or 5.6 million mmbtu.
The Company conducted corporate social responsibility program through the function of Community Development and Partnership Program (CDPP).
ANGGARAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITy BUDGET
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
21
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
Penghargaan Industri Hijau merupakan program Kementerian Perindustrian yang diberikan kepada perusahaan industri yang menerapkan pola-pola penghematan sumber daya dan penggunaan bahan baku dan energi ramah lingkungan.
The Industri Hijau Award is a program from the Ministry of Industry which is given to industrial company who set the pattern for resource saving and the uses of environmental friendly energy.
Safety Performance
kinerja keselamatan
PENGHARGAAN INDUSTRI HIJAU TAHUN 2013INDUSTRI HIJAU AWARD IN 2013
KETERANGAN Description
PERUSAHAAN Company
KONTRAKTOR Contractor
2011 2012 2013 2012 2013
Safe Man-Hours 22.791.044 22.070.113 23.120.376 14.827.947 21.627.814
Fatality 0 0 0 0 0
Lost Time Accident 0 0 0 0 0
Medical Treatment 0 1 11 1 9
LTIFR 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
TRIR 0,00 0,05 0,48 0,07 0,42
NOTE:
Fatality: Kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Occupational accidents resulting death of the victim.
LTI: Kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban dirawat di Rumah Sakit lebih dari 2x24 jam, menyebabkan kehilangan hari kerja.
Occupational accidents resulting casualties hospitalized more than 2x24 hours, causing lost workdays.
Medical Treatment: Kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban diberi perawatan oleh tenaga paramedis di Rumah Sakit tidak lebih dari 2 x 24 jam, tidak menyebabkan kehilangan hari kerja.
Occupational accidents resulting casualties was given treatment by Hospital paramedics at no more than 2 x 24 hours, does not cause loss of working days.
LTIFR: Lost Time Injury Frequency Rate (1.000.000) TRIR: Total Recodable Injury Rate (1.000.000)
NO. PERUSAHAAN
Company
NILAI
Score
1 PT Pupuk Kalimantan Timur Level 5
2 PT Pupuk Kujang Cikampek Level 5
3 PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Level 4
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
22
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reporttestimonial
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
23
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
TesTimoni Pelanggan PT Pim
TesTimoni Pelanggan PT PKg
TesTimoni Pelanggan PT PKC
TesTimoni Pelanggan PT PKT
TesTimoni Pelanggan PT PsP
Riki Sahnan, Kiosk Owner of UD Tani Indah, built of Distributor Partners of PT Bumi Persada, which is in Kp. Kaloy, Sp Tiga Tamiang Hulu, Sub-district Aceh Tamiang. Hp No.: 0823-6484-3044
Testimonial:
Since becoming a partner PT Pupuk Iskandar Muda in 2006 to the present, our business becomes more growing and a lot of farmers that become my customer. My income increases and I sell many more.
Zeria Umi Hanik (35), leader of CV Indo Baru Mandiri, is one of the authorized distributor of subsidized fertilizer of PT Petrokimia Gresik that several times gets awards as the best distributor. She said the award is the result of her hard work in the effort to pursue the distribution of subsidized fertilizer. “Once, there is still no one who interest in Petroganik, because not many farmers know, moreover let alone use it. But we have the determination to market it, because I believe that the fertilizer is managed by PT Petrokimia Gresik will be demanded by farmers.
Aan Hermanto (55 Years), distributor PT Bumi Persada partner PKC since 2004, my business growing becomes more than originally entrusted with managing the district is now growing 6 district, the service is also growing faster than the original for issuing delivery order take 1 day now only takes 2 hours.
Dra Trisyawati (55), Director of CV Padas Mulya, our business is subsidized fertilizer dealer. Since joining the PT Pupuk Kalimantan Timur in 2011, we could feel the change in our system. We were more disciplined and orderly in terms of administration and the process of distribution of subsidized fertilizer. And also we can forge a partner in our work area (Kiosk) with better again.
H. Irjaiz, Chairman of Farmers Group, Central Java, based on the recognition, has more than 35 years using urea Pusri. H.Irjaiz even can distinguish Pusri and urea which are not only the farmers that have understood the magnitude of the urea granule just squeezed just said that (product urea) Pusri was somewhat like coarse granulated salt grosok “he continued. He added that the urea product Pusri have a more potent efficacy in rice plants fertilize hers when compared with urea from other manufacturers. It is based on experiences ever try urea from other manufacturers. “Never before using urea from other manufacturers (urea bagging PUSRI) but decreased production ‘he said.
Riki Sahnan, Pemilik Kios UD Indah Tani, binaan dari Distributor PT Mitra Bumi Persada, yang berada di Kp. Kaloy, Sp Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. No Hp : 0823-6484-3044
Testimoni:
Sejak menjadi mitra PT Pupuk Iskandar Muda pada tahun 2006 hingga sekarang ini, usaha kami menjadi lebih berkembang dan banyak petani yang menjadi langganan saya. Penghasilan saya meningkat dan jualan saya lebih banyak lagi.
Zeria Umi Hanik (35), Pimpinan CV Indo Baru Mandiri, merupakan salah satu distributor resmi pupuk bersubsidi PT Petrokimia Gresik yang beberapa kali mendapatkan pernghargaan sebagai distributor terbaik. Menurutnya penghargaan itu merupakan buah hasil kerja kerasnya dalam menekuni usaha pendistribusian pupuk bersubsidi. “Dulu masih belum ada yang berminat pada Petroganik, sebab tidak banyak petani yang mengenal, apalagi menggunakannya. Tapi kami mempunyai tekad bulat untuk memasarkannya, sebab saya percaya bahwa pupuk yang dikelola PT Petrokimia Gresik akan diminati oleh petani.
Aan Hermanto (55 Tahun), Distributor PT Bumi Persada Sejati Sejak menjadi mitra PKC sejak tahun 2004, Usaha saya menjadi lebih berkembang dari semula dipercayakan mengelola 1 kabupaten kini berkembang menjadi 6 kabupaten, pelayanannya juga semakin cepat dari semula untuk menerbitkan DO membutuhkan waktu 1 (satu) hari kini hanya membutuhkan waktu 2 jam saja.
Dra Trisyawati (55), Direktur CV. Padas Mulya, Usaha utama kami adalah penyalur Pupuk Bersubsidi. Sejak bergabung dengan PT. Pupuk Kalimantan Timur pada tahun 2011 kami bisa merasakan perubahan dalam sistem kami. Kami lebih disiplin dan tertib dalam hal administrasi dan proses penyaluran Pupuk Bersubsidi. Dan juga kami bisa membina mitra kerja di wilayah kerja kami (Kios Resmi) dengan lebih baik lagi.
profil
perusahaan
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
26
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportnama
PT PuPuK indonesia (Persero)
PuPuK indonesia holding ComPany
(PihC)
menjalankan usaha industri pupuk, industri
petrokimia dan agrokimia, distribusi dan
perdagangan, serta ePC (
Engineering,
Procurement, and Construction
)
Badan usaha milik negara (Bumn)
Pemerintah republik indonesia 100%
Running business of fertilizer industry,
petrochemical and agrochemical industries,
distribution and trade, as well as EPC
(Engineering, Procurement, and Construction)
State Owned Enterprises (SOEs)
The Government of the Republic of Indonesia
100%
Name
Branding Name of the Company Legal Foundation of the Company
» Akta No. 4 tanggal 3 Januari 1970 tentang Pendirian PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) yang dibuat di hadapan Soeleman Ardjasasmita, SH., Notaris di Jakarta;
» Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 1997 tanggal 7 Agustus 1997 jo Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1998 tanggal 28 Februari 1998 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan; » Akta No. 54 tanggal 24 Desember 2010 tentang Pemisahan
Sebagian Aktiva dan Pasiva (spin-off) PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) kepada PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta;
» Akta Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, No. 3 tanggal 3 April
2012, disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 5 April 2012 dengan Surat Keputusan No. AHU-17695. AH.01.02;
» Akta Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn No. 14 tanggal 26
April 2013, pemberitahuannya telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.10-17728 tanggal 7 Mei 2013.
» Deed No. 4 dated January 3, 1970 concerning the Establishment of PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) drawn up in the presence of Soeleman Ardjasasmita, SH., Notary in Jakarta;
» Government Regulation No. 28 year 1997 dated August 7, 1997 jo Government Regulation No. 34 year 1998 dated February 28, 1998 concerning the Addition of Equity of Republic of Indonesia to the Share Capital of the Company;
» Deed No. 54 dated December 24, 2010 on the Separation of Most Assets and Liabilities (spin-off) PT Pupuk Sriwijaya (Persero) to PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, made before Fathiah Helmi SH, Notary in Jakarta;
» Notary Deed Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, No. 3 dated April 3, 2012, approved by the Ministry of Law and Human Rights on April 5, 2012 by Decree No. AHU-17695.AH.01.02;
» Notary Deed Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn No.14 dated April 26, 2013, notification has been received and recorded by the Ministry of Law and Human Rights No. AHU-AH.01.10-17728 dated May 7, 2013.
Company Profile
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
27
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
Tanggal Pendirian
Jumlah Karyawan
Jaringan KanTor modal dasar
modal diTemPaTKan dan diseTor Penuh
ProduK
24 desember 1959
11.256 Karyawan
11,256 Employees
memiliki 8 anak perusahaan, 14 pabrik
urea dan 13 pabrik amoniak di lokasi yang
tersebar di Pulau Jawa, sumatera, dan
Kalimantan
rp40.000.000.000.000
(empat puluh triliun rupiah)
rp12.899.908.000.000
(dua belas triliun delapan ratus sembilan
puluh sembilan miliar sembilan ratus
delapan juta rupiah)
1. Pupuk Fertilizer
Produk utama Perseroan meliputi jenis Urea, ZA, fosfat, Phonska, NPK, ZK, dan Pupuk Organik fertilizer.
The main products of company including types of Urea, ZA,
Phosphate, NPK, ZK, and Organic Fertilizer.
2. Produk samping By products
jenisnya meliputi Cement Retarder, Aluminium fluorida, dan produk lainnya seperti Gypsum, CO2 Cair, dan Asam Klorida.
The types including Cement Retarder, Aluminum Fluoride,
and other products such as Gypsum, Liquid CO2, and
Hydrochloric Acid.
3. bahan Kimia Dasar Basic Chemicals
jenisnya meliputi Amoniak, Asam Sulfat, dan Asam fosfat. The types including Ammonia, Sulfuric Acid and Phosphoric Acid.
December 24, 1959
Having 8 subsidiaries, 14 urea plants and 13
ammonia plants located across the island of
Java, Sumatra and Kalimantan
IDR40,000,000,000,000
(Fourty trillion Rupiah)
IDR12,899,908,000,000
(Twelve trillion eight hundred ninety nine
billion nine hundred eight million Rupiah)
Date ofEstablishment
Number of Employees
Office Network Authorized Capital
Issued and Fully Paid Capital
Product
alamaT KanTor PusaT
layanan informasi
Head Office Address
Information Service
Jl. Taman anggrek, Kemanggisan Jaya
Jakarta 11480, indonesia
Telepon (hunting) : (021) 53654900
faksimili
: (021) 5482455, 5480607
: [email protected]
website
: http://www.pupuk-indonesia.com
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
28
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportbrief history of the Company
sejarah singkat perseroan
PT Pupuk Indonesia (Persero), dahulu bernama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), selanjutnya disebut ”‘Pupuk Indonesia” atau “Perseroan” yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan dengan Akta Notaris Eliza Pondaag No. 177 tanggal 24 Desember 1959 dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 46 tanggal 7 Juni 1960.
Sejak berdirinya, Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan bentuk badan usaha sebagai berikut:
1. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 1964, sejak bulan Mei 1964 bentuk Perseroan berubah dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Perusahaan Negara (PN).
2. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 1969, bentuk Perseroan dikembalikan lagi menjadi Perseroan Terbatas (PT). Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan dengan perubahan bentuk usaha tersebut dilakukan dengan Akta No. 4 tanggal 3 Januari 1970 dari Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH.
Anggaran Dasar Pupuk Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir mengenai peningkatan modal ditempatkan berdasarkan Akta Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta, No. 14 tanggal 26 April 2013, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 7 Mei 2013 dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.10.17728 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0042454. AH.01.09 Tahun 2012 tanggal 7 Mei 2013.
Sepanjang pengabdian Pupuk Indonesia selama 54 tahun, Perseroan mengalami 5 (lima) fase sejarah penting dalam struktur organisasi korporasi.
Pertama, Pupuk Indonesia yang dahulu bernama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) sebagai perusahaan BUMN yang berdiri sejak tahun 1959. Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 3 Januari 1970 yang dibuat di hadapan Soeleman Ardjasasmita, SH, Notaris di Jakarta yang telah beberapa kali diubah terakhir diubah dengan. Dan terakhir mengenai peningkatan modal ditempatkan berdasarkan Akta Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta, No. 14 tanggal 26 April 2013, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 7 Mei 2013 dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.10.17728 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0042454.AH.01.09 Tahun 2012 tanggal 7 Mei 2013.
Kedua, Pupuk Indonesia sebagai Perusahaan Induk (Operating Holding) yang membawahi 6 (enam) perusahaan sejak tahun 1997, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1998. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 1997 tanggal 7 Agustus 1997 jo
PT Pupuk Indonesia (Persero), formerly known as PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), hereinafter referred to “Pupuk Indonesia”or “the Company” is a State-Owned Enterprise established based on Notary Deed Eliza Pondaag No. 177 dated December 24, 1959 and published in the Official Gazette of the Republic of Indonesia No. 46 dated June 7, 1960.
Since its establishment, Company has undergone several changes in the form of business entity as follows:
1. Based on Government Regulation No. 20 year 1964, since May 1964 the form of the Company was changed from a Limited Company to State-Owned Enterprise (SOE).
2. Based on Government Regulation No. 20 year 1969, the form of the Company was changed back to a Limited Company. Amendment of Articles of Association concerning the changes on the business status was ammended in the deed No. 4 dated January 3, 1970 of Notary Soeleman Ardjasasmita, SH.
Articles of Pupuk Indonesia have been amended several times and the last amendment was concerning the increase issued capital as stated in the Notary Deed Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, notary in Jakarta, No. 14 dated April 26, 2013, which was approved by the Minister of Law and Human Rights dated May 7, 2013 by Decree No. AHU-AH.01.10.17728 and has been registered in the Corporate List No. AHU-0042454.AH.01.09 year 2012 dated May 7, 2013.
Throughout the journey of Pupuk Indonesia for 54 years, the Company had 5 (five) phases of important historical milestone in the corporate organization structure.
First, Pupuk Indonesia that was formerly named PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) as a State-Owned Enterprise (SOE) that was established since 1959. The Company was established based on the Deed of Establishment No. 4 dated January 3, 1970, drawn up in the presence of Soeleman Ardjasasmita, SH, Notary in Jakarta, which has been amended several times with the latest amendment that was stated in the capital as stated in the Notary Deed Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, Notary in Jakarta, No. 14 dated April 26, 2013, which has been approved by the Minister of Law and Human Rights dated May 7, 2013 by Decree No. AHU-AH.01.10.17728 and has been registered in the Corporate List No. AHU-0042454.AH.01.09 year 2012 dated May 7, 2013.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
29
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1998 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham Perseroan, maka status Perseroan berubah menjadi Induk Perusahaan (Operating Holding).
Ketiga, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPSLB) pada tanggal 24 Desember 2010, Perseroan memisahkan aktiva dan pasiva melalui mekanisme spin-off kepada anak perusahaan baru bernama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang dibentuk pada 12 November 2010. Dengan demikian status Perseroan berubah dari Operating Holding menjadi Strategic and Investment Holding yang berjalan efektif mulai 1 Januari 2011. Manfaat yang diharapkan dengan dilakukannya Pemisahan ( spin-off) tersebut adalah sebagai berikut:
1. Manfaat untuk Pemerintah di antaranya adalah adanya peningkatan nilai tambah Perseroan tanpa membebani Pemerintah:
a. Adanya peningkatan modal saham Pemerintah dalam Perseroan dari sebesar Rp4,289 triliun ke Rp10,610 triliun melalui kapitalisasi laba ditahan Perseroan sebesar Rp6,071 triliun yang telah disetujui Kementerian BUMN pada tanggal 31 Desember 2010 dan pooling of fund sebesar Rp250 miliar.
b. Kementerian BUMN juga menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan dari Rp10 triliun menjadi Rp40 triliun.
c. Lebih terjaminnya ketersediaan produk-produk pupuk untuk menunjang program ketahanan pangan jangka panjang. d. Meningkatnya proyeksi Pajak Penghasilan yang
dibayarkan kepada Pemerintah. 2. Manfaat untuk Perseroan:
a. Penggabungan dan sentralisasi fungsi-fungsi organisasi dan kebijakan yang bersifat strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan.
b. Menciptakan mekanisme pengendalian yang lebih efektif oleh Perseroan sebagai Induk Perusahaan terhadap Anak-anak Perusahaan Perseroan.
c. Memperbaiki penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
d. Dengan perubahan bentuk Operating Holding menjadi
Strategic and Investment Holding maka Pupuk Indonesia akan lebih fokus dalam pengelolaan sinergi operasional korporasi di antara sesama Anak Perusahaan Perseroan, terutama dalam bidang produksi, pemasaran serta teknik dan pengembangan.
Keempat, pada tanggal 18 April 2012 di Jakarta, Menteri BUMN telah meresmikan penggantian logo dan nama Perseroan menjadi PT Pupuk Indonesia (Persero), yang sebelumnya bernama PT Pupuk Sriwijaya (Persero), berdasarkan Akta No. 03 tanggal 3 April 2012 yang dibuat di hadapan Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta, dan yang telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat No. AHU-17695.AH.01.02 tahun 2012. Dengan nama dan logo baru, nama merek pupuk urea bersubsidi tidak lagi
Indonesia to the Company’s Shares Capital, then the status of the Company changed to Operating Holding.
Third, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders of the Company on December 24, 2010, the Company separated the assets and liabilities through the spin off mechanism to a new subsidiary called PT Pupuk Sriwidjaja Palembang that was established on November 12, 2010. Thus the status of the Company changed from Operating Holding to be a Strategic and Investment Holding effectively from January 1, 2011. The expected benefits to execute such Separation (spin-offs) are as follows:
1. Benefits for Government among others are an increase of the Company’s added value without burdening the Government:
a. An increase in the share capital of the Government in the Company from IDR4.289 trillion to IDR10.610 trillion through capitalization of Company’s retained earnings amounting to IDR6.071 trillion, which has been approved by the Ministry of State-Owned Enterprises on December 31, 2010 and the pooling of fund amounting to IDR250 billion. b. Ministry of State Owned Enterprises also approved the
increase in authorized capital of the Company from IDR10 trillion to IDR40 trillion.
c. More assurance on the availability of fertilizer products to support long-term food security programs.
d. An increase projection of Income Tax paid to the Government.
2. Benefits for the Company:
a. Merger and centralization of organizational functions and policies that is strategic to enhance shareholder value.
b. Create a more effective control mechanisms by the Company as Parent Company towards the Company’s Subsidiaries.
c. Fix the implementation of the principles of Good Corporate Governance (GCG).
d. With the change in shape of the Operating Holding into the Strategic and Investment Holding, the Company will be more focus on the management of corporate operational synergies among the Company’s Subsidiaries, particularly in the areas of production, marketing, engineering and development.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
30
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Reportmenggunakan nama masing-masing perusahaan produsen pupuk yang berada di bawah Perseroan.
Kelima, pada tahun 2013 Perseroan melakukan revitalisasi pabrik pupuk, melakukan konversi bahan baku gas ke batubara untuk unit utilitas dan melakukan pengembangan bisnis melalui diversifikasi ke arah hilir dengan membentuk anak perusahaan baru, khusus di bidang logistik, yaitu PT Pupuk Indonesia Logistik.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bertujuan untuk turut melaksanakan dan menunjang kebijakan Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional, khususnya di bidang industri pupuk, industri kimia dan kimia lainnya untuk melayani kebutuhan pembangunan pangan domestik dan ekspor, maka Perseroan didukung oleh 8 (delapan) anak perusahaan dengan bidang usaha sebagai berikut:
1. PT Petrokimia Gresik (PKG), memproduksi dan memasarkan pupuk urea, ZA, SP-36, Phonska, DAP, NPK, ZK, industri kimia lainnya serta pupuk organik.
2. PT Pupuk Kujang (PKC), memproduksi dan memasarkan pupuk urea, NPK, organik dan industri kimia lainnya. 3. PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), memproduksi dan
memasarkan pupuk urea, NPK, organik dan industri kimia lainnya.
4. PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), memproduksi dan memasarkan pupuk urea dan industri kimia lainnya. 5. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP), memproduksi dan
memasarkan pupuk urea dan industri kimia lainnya. 6. PT Rekayasa Industri (REKIND), bergerak dalam penyediaan
jasa Engineering, Procurement and Construction (EPC) 7. PT Mega Eltra (ME), bergerak dalam bidang usaha konstruksi
dan perdagangan umum.
8. PT Pupuk Indonesia Logistik (PILog) bergerak di bidang logistik.
Dalam rangka kerjasama dengan negara-negara ASEAN dibentuk perusahaan patungan yang bergerak dalam industri pupuk, yaitu: 1. PT Asean Aceh Fertilizer (AAF)
Didirikan pada tanggal 12 April 1979 dengan kepemilikan saham PT Pupuk Indonesia (Persero) sebanyak 60%. Karena keterbatasan gas, maka pada 5 Agustus 2003 pabrik berhenti beroperasi dan saat ini dalam proses likuidasi.
2. Asean Bintulu Fertilizer (ABF) Sdn. Bhd.
Didirikan pada tanggal 6 Oktober 1980 dengan kepemilikan saham Pemerintah Indonesia sebanyak 13%. Pemerintah menugaskan PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk mewakili Pemerintah di dalam pengawasan kinerja perusahaan.
Dalam mengemban tugas dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Perseroan dan kedelapan anak perusahaannya mengoperasikan 14 pabrik urea dan 13 pabrik amoniak di lokasi yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Ke depan, Perseroan akan terus melakukan terobosan untuk memperkuat sinergi usaha industri pupuk dan industri pendukung lainnya melalui rebranding, repositioning serta pengembangan usaha.
Fifth, in 2013 the Company revitalized the fertilizer plant, converted gas to coal for utility units and developed business with diversification to downstream by establishing new subsidiary, specialized in the field of logistics, namely PT Pupuk Indonesia Logistik.
As a State-Owned Enterprise who aims to conduct and support the Government policy in the field of economics and national development, particularly in the field of fertilizer industry, chemical industry and other chemicals to serve the needs of domestic food development and export, therefore the Company is supported by 8 (eight) subsidiaries with the following business areas:
1. PT Petrokimia Gresik (PKG), manufactures and markets urea, ZA, SP-36, Phonska, DAP, NPK, ZK fertilizer, other chemical industries as well as organic fertilizer.
2. PT Pupuk Kujang (PKC), manufactures and markets urea, NPK, organic fertilizer and other chemical industries.
3. PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), manufactures and markets urea, NPK, organic fertilizer and other chemical industries.
4. PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), manufactures and markets urea fertilizer and other chemical industries.
5. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP), manufactures and markets urea fertilizer and other chemical industries.
6. PT Rekayasa Industri (REKIND), provides Engineering, Procurement and Construction (EPC) services.
7. PT Mega Eltra (ME), serves in the field of construction and general trading.
8. PT Pupuk Indonesia Logistik (PILog) serves in the field of logistics.
In corporation with ASEAN countries, a joint venture was formed engaging in the fertilizer industry, which are:
1. PT Asean Aceh Fertilizer (AAF)
Established on April 12, 1979 with share ownership of PT Pupuk Indonesia (Persero) amounting to 60%. Since the limitation of gas, then on August 5, 2003 the plant stopped operating and currently is in the process of liquidation.
2. Asean Bintulu Fertilizer (ABF) Sdn. Bhd.
Established on October 6, 1980 with share ownership of Government of Indonesia amounting to 13%. The Government assigned PT Pupuk Indonesia (Persero) to represent the Government to supervise the performance of this company.
PT PUPUK INDONESIA (PERSERO)
31
Laporan Berkelanjutan 2013 Sustainability Report
The Company’s line of business
BiDang usaha perseroan
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dalam akta perubahan pada tanggal 3 April 2012 No. 03 Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 5 April 2012 dengan Surat Keputusan No. AHU-17695. AH.01.02, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha pengelolaan (manajemen) perusahaan, perdagangan dan jasa di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia dan kimia lainnya serta agroindustri untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/ mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:
1. Perdagangan
Menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan pada umumnya, termasuk ekspor, impor, lokal dan interinsulair, bahan baku, bahan penolong/pembantu, peralatan produksi di bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia, agro industri dan kimia lainnya.
2. Jasa Pengelolaan Perusahaan dan Jasa Konsultasi Manajemen.
3. Jasa Lainnya
Melaksanakan studi penelitian, pendidikan, pengembangan,
desain engineering, pengantongan (bagging station), konstruksi manajemen, pengoperasian pabrik, perbaikan, reparasi, pemeliharaan, konsultasi (kecuali konsultasi bidang hukum) dan jasa teknis lainnya dalam sektor industri pupuk, petrokimia, industri kimia lainnya serta jasa dalam bidang pertanian dan perkebunan.
Selain kegiatan usaha utama tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha:
1. Angkutan
Menjalankan kegiatan-kegiatan usaha dalam bidang angkutan, ekspedisi dan pergudangan serta kegiatan lainnya yang merupakan sarana perlengkapan guna melancarkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan usaha tersebut. 2. Melaksanakan penugasan Pemerintah sesuai dengan
prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan dan peraturan perundang-undangan.
Based on the Company’s Articles of Association in the ammendment deed on April 3, 2012 No. 03 Notary Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn that has been approved by the Ministry of Law and Human Rights dated April 5, 2012 with the Decision Letter No. AHU-17695. AH.01.02, objectives and goals of the Company are conducting the company business management, trading and services in fertilizer industry, petrochemical, agrochemical and other chemicals, also agroindustry to produce high quality products and/or services and have competitive advantage to gain profit and increasing values of the Company by applying the Limited Company principles.
To achieve such aim and goal, the Company may conducts main business activities as follows:
1. Trading
Running the distribution and trading activities in general, including export, import, local and interinsulair, raw materials, additive materials, production equipment in the field of fertilizer, petrochemical, agrochemical, agro-industry and other chemicals.
2. Company Management and Management Consultation Services.
3. Other Services
Conducting the research study, education, development, engineering design, bagging station, management construction, plant operation, reparation, maintenance, consultation (except consultation in the field of law) and other technical services in the sector of fertilizer, petrochemical, other chemical industry and services in the field of agriculture and plantation.
Apart from the main business activities, the Company can conducts the business activity:
1. Transportation
Conducting business activities in the field of transportation, expedition and warehousing and other activities that became the equipment facilities to accelerate and execute such business activities.