PROSES PERENCANAAN DALAM TAHAP PENGUMPULAN DATA
KELURAHAN KEDUNG BARUK DAN KELURAHAN
KALIRUNGKUT
Disusun Oleh:
Ita Elysiyah 3615100049 Ammar Fadhilah M. 3615100057 Almaida Medina 3615100061
Dosen Kelas:
Ir. Sardjito, MT Ir. Heru Purwadio, MSP
JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Proses Perencanaan Dalam Tahap Pengumpulan Data Kelurahan Kedung Baruk Dan Kelurahan Kalirungkut”.
Adapun maksud dilaksanakannya penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Proses Perencanaan. Penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta membantu dan mendukung dalam penyusunan makalah ini.
Penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak IR. Heru Purwadio, MSP, dan Bapak Ir. Sardjito, MT selaku Dosen mata kuliah Proses Perencanaan, dan pihak yang telah berperan serta membantu dan mendukung dalam pennyusunan makalah ini.
Akhirnya, penulis berharap semoga isi karya ilmiah ini dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang memerlukannya dimasa sekarang dan yang akan datang. Aamiin.
Surabaya, 04 April 2016
DAFTAR ISI
Lembar Judul ...i
Kata Pengantar...ii
Daftar Isi ...iii
BAB I. PENDAHULUAN...1
1.1...Latar Belakang 1 1.2...Tujuan 1 1.3...Manfaat 2 1.4...Sistematika Pembahasan 2 BAB II. PEMBAHASAN... 3
2.1 Land Use...10
2.1.1. Jenis Data yang Dibutuhkan... 2.1.2. Sumber Data... 2.1.3. Cara Memperoleh Data... 2.1.4. Hasil Pendataan... 2.2 Transportasi...11
2.2.1. Jenis Data yang Dibutuhkan... 2.2.2. Sumber Data... 2.2.3. Cara Memperoleh Data... 2.2.4. Hasil Pendataan... 2.3 Kependudukan...12
2.3.1. Jenis Data yang Dibutuhkan... 2.3.2. Sumber Data... 2.3.3. Cara Memperoleh Data... 2.3.4. Hasil Pendataan... 2.4 Fisik dan Lingkungan...13
2.5.1. Jenis Data yang Dibutuhkan... 2.5.2. Sumber Data... 2.5.3. Cara Memperoleh Data... 2.5.4. Hasil Pendataan... 2.5 Fasilitas Umum...14
2.5.1. Jenis Data yang Dibutuhkan... 2.5.2. Sumber Data... 2.5.3. Cara Memperoleh Data... 2.5.4. Hasil Pendataan... 2.6 Utilitas Kota...15
2.7.4. Hasil Pendataan...
2.8 Tabel Pengumpulan Data...4
2.2.1. Tabel Aspek Land Use... 2.2.2. Tabel Aspek Transportasi... 2.2.3. Tabel Aspek Kependudukan... 2.2.4. Tabel Aspek Fisik dan Lingkungan... 2.2.5. Tabel Aspek Fasilitas Umum... 2.2.6. Tabel Aspek Utilitas Kota... 2.2.7. Tabel Aspek Intensitas Pemanfaatan Ruang... BAB III. PENUTUP...18
3.1 Kesimpulan...18
DAFTAR TABEL...4
DAFTAR PUSTAKA...19
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perancanaan pada umumnya maupun perencanaan wilayah dan kota pada khususnya, dilakukan melalui serangkaian proses yang berkesinambungan dan bersifat siklis. Proses perencanaa terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap perncanaan, tahap pemanfaatan rencana, dan tahap pengendalian rencana. Proses perencanaan merupakan kegiatan yang tidak pernah selesai, karena selalu membutuhkan peninjauan ulang untuk memberikan input balik guna penyempurnaan (Warpani; 1980).
Pada tahapan perencanaan beberapa masalah dirumuskan menjadi rumusan masalah. Masalah dan fenomena perlu dibedakan. Masalah merupakan kesenjangan antara terori (yang seharusnya terjadi) dengan fakta (kondisi eksisting) yang ada pada kawasan perencanaan. Suatu fenomena (sesuatu yang dapat dilihat atau dirasakan) disebut masalah atau persoalan jika terdapat kesenjangan atau gap antara apa yang ada dengan apa yang diinginkan. Dalam pengertian ini masalah dilihat sebagai ketidaksesuaian, kesenjangan, gap atau disparitas antara apa yang seharusnya (das sollen) dan apa yang senyatanya ada (das sein) (Catanese dan Snyder; 1984).
Identifikasi masalah pada proses perencanaan merupakan komponen penting. Hal ini dikarenakan agar tujuan dan sasaran perencanaan dapat sesuai dengan kebutuhan dan masalah pada suatu wilayah yang direncanakan.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari makalah berjudul “Laporan Analisis Masalah Perencanaan Wilayah Studi” ini adalah :
1. Memahami konsep proses perencanaan melalui pengamatan dan survei di Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
2. Mengidentifikasi fenomena dan permasalahan pada wilayah Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
3. Sebagai media pembelajaran, dengan cara pengambilan langkah-langkah strategis berhubungan dengan solusi penyelesaian atas masalah di Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
4. Untuk memudahkan para mahasiswa dan peneliti-peneliti selanjutnya dalam melakukan observasi di Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
1.3 Manfaat
1. Penulis dapat memahami konsep proses perencanaan
2. Mampu mengidentifikasi fenomena dan permasalahan yang terjadi diKelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
3. Mampu mengambil langkah-langkah strategis untuk menanggulangi permasalahan utama pada wilayah Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
4. Dapat memudahkan mahasiswa dan peneliti-peneliti selanjutnya dalam melakukan kajian di Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut.
1.4 Sistematika Pembahasan
Sesuai dengan penulisan makalah pada umumnya, langkah-langkah yang harus ditempuh pada sistematika pembahasan makalah ini adalah sebagai berikut:
BAB I. Bab I merupakan permulaan makalah yang terdiri atas latar belakang, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan. Di dalam pendahuluan ini terkandung alasan mengapa penulis melakukan penelitian ini.
BAB II. Bab II merupakan pembahasan pokok dari makalah ini, yakni Bab isi. Hal yang akan dibahas lebih lanjut meliputi :
1. Landuse 2. Transportasi 3. Kependudukan 4. Fisik dan Lingkungan 5. Fasilitas Umum 6. Utilitas Kota 7. IPR
mengenai inti penelitian kami, berupa jenis data yang dibutuhkan, sumber data, cara memperoleh data, dan hasil pendataan.
BAB III. Pada bab III merupakan bagian penutup makalah ini. Pada bab terakhir, terdapat kesimpulan dan daftar pustaka.
BAB II
PERMASALAHAN, TUJUAN, DAN SASARAN Kerangka Laporan
No. Aspek Jenis Data Sumber Data Cara Mencari Hasil Data
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Penggu naan Lahan
Jenis
penggunaan Sumber Data LapanganSurvei lapangan mengelilngi dan
mengidentifikasi wilayah perencanaan dengan
Survei Lapangan mengelilngi dan mengidentifikasi wilayah
perencanaan
- Peta Penggunaan Lahan
membawa peta dengan
membawa peta - lahanFoto jenis penggunaan
- Data Monografi KelurahanKalirungk ut dan Kedung Baruk Tahun 2016
Survei Lapangan Pencarian dokumen ke BPS Kota Surabaya tiap jenis penggunaan
Sumber Data Lapangan Survei lapangan, dengan mengelilingi wilayah perencanaan dengan membawa peta
Diagram proporsi jenis penggunaan lahan
Masalah yang muncul
Sumber Data Lapangan Mengelilingi dan mengidentifikasi di wilayah perencanaan
Survei Lapangan mengelilngi dan mengidentifikasi wilayah
perencanaan
- Deskripsi permasalahan
Sistem dan fungsi jalan
RDTRKUP Kecamatan Rungkut Tahun 2006
- Survei
Peta Fungsi jalan beserta foto
Pola pergerakan jalan lokal dan regional
Sumber data lapangan Survei lapangan, dengan mengelilingi wilayah perencanaan dengan membawa peta
Survei lapangan mengamati asal dan tujuan pergerakan lalu lintas
Peta pola pergerakan jalan - Metode Traffic
counting
Survei Lapangan - Tabel jenis kendaraan - grafik
kendaraan Geometrik
jalan
Sumber data lapangan metode melakukan pengukuran
Survei lapangan Mengukur jalan dengan
menggunakan alat pengukur jalan
- Tabel mengenai ukuran jalan - Gambar
penampang jalan dan foto
penampang jalan Kondisi
Jalan
Sumber data lapagan pengamatan lapangan mengobservasi jalur studi wilayah
Survei lapangan Mengelilingi wilayah survei kemudian mengambil foto jalan
Gambar Foto kondisi jalan
Sumber data lapangan mengamati sepanjang jalan wilayah survei
Survei lapangan mengamati sepanjang jalan wilayah survey dan mengambil foto
Foto fasilitas pendukung transportasi
Trayek MPU
- Sumber data lapangan dengan mencatat jalur mpu dengan mengikuti pergerakan mpu
- Survei
Peta jalur angkutan umum
Foto angkutan umum
Black spot (lokais rawan kecelakaan) tikungan traffic lght, lintasan keereta
- Sumber data lapangan
- Data kecelakaan dari Laka Lintas Kepolisian
Tabel, grafik dan peta daerah titik rawan kecelakaan
10.Kepend udukan
Kepadatan penduduk
Kecamatan Kalirungkut dan Kedungbaruk dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota Surabaya
Survey dokumen
Kecamatan Kalirungkut dan Kedungbaruk dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota Surabaya
Survey dokumen
Kecamatan dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota
Survey dokumen ke BPS Kota
yang tidak
bekerja Surabaya Surabaya
13.Fisik dan Lingku ngan
Klimatologi Kecamatan dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota Surabaya
Survey dokumen ke BPS Kota Surabaya
- Data/tabel suhu rata-rata suatu wilayah per satuan waktu. - Besaran/persenta
se kelembaban udara suatu wilayah. - Peta isohyets
atau data curah hujan dan iklim.
Kondisi sungai dan drainase
Sumber data Lapangan (observasi dan
wawancara)
Survey primer dilakukan untuk memperoleh data mengenai kondisi eksisting sungai dan drainase di kelurahan yang berkaitan
Data dan foto mengenai kondisi sungai dan
drainaseyang layak dan tidak layak, yang baik maupun yang buruk
Pedagang Kaki Lima
Data Paguyuban Mawar Merah Tahun 2014
- Survei dokumen
- Surveilapang an
Data dan foto mengenai jumlah PKL maupun kondisi PKL di lokasi
pengamatan 16.Fasilita
s Umum
Jumlah dan kondisi Fasilitas Umum
- Sumber data lapangan
- Data monografi kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk tahun 2015
Surveilapangan
Mengelilingi wilayah survei dan
mengidentifikasi kondisi fasilitas umum yang ada dan mengambil beberapa gambar terkait
- Foto Fasilitas umum yang ada
- Data kondisi fasilitas umum berupa data apakah bangunan tersebut layak atau tidak.
Penggunaan Fasilitas Umum yang Ada
Sumber data lapangan Survei lapangan
Mengelilingi wilayah survei, memperhatikan bagaimana masyarakat sekitar
- Foto Penggunaan Fasilitas umum yang ada
menggunakan fasilitas umum tersebut, dan mewawancarai beberapa narasumber
tersebut dimanfaatkan dengan baik apa terbengkalai
18.Utilitas Jaringan Listrik
- Sumber data lapangan
- RDTRK UP Rungkut, Kota Surabaya listrik di lokasi pengamatan
- Survei dokumen
- Peta Jaringan Listrik
- Data dan foto mengenai sumber tenaga, sistem pendistribusian hingga ke konsumen/ pemakai.
Air Bersih - Sumber data lapangan air bersih PDAM kota pada warga di lokasi survei
- Peta Jaringan Air Bersih
- Data dan foto mengenai sumber air bersih,
instalasi pengolahan air bersih dan penampungannya , transmisi, dan jaringan
distribusi.
- Pola jaringan perpipaan.
Telepon - Sumber data lapangan
Survey primer dengan metode pengamatan langsung dan wawancara dengan masyarakat sekitar
- Peta Jaringan Telepon
lapangan langsung dan (bersih dan terawat) saluran drainase di lokasi saluran drainase, sistem jaringan drainase, dan sistem pengaliran air hujan.
Persampaha
n Sumber data lapangan Pengamatan langsung dan wawancara dengan masyarakat sekitar mengenai kondisi dan sistem
persampahan di lokasi survei.
- Foto dan data mengenai kondisi persampahan dan lokasi TPA dari wilayah
pengamatan.
- Peta lokasi TPS dan TPA di lokasi pengamatan Sanitasi Sumber data lapangan Pengamatan
langsung dan wawancara dengan masyarakat sekitar mengenai kondisi dan sistem
pembuangan / pengolahan air limbah di lokasi pengamatan
Peta Sanitasi dan dataa beserta foto mengenai sistem pembuangan atau pengolahan air limbah di lokasi pengamatan.
Sumber data Lapangan - Melalui Survey primer, penulis dan peneliti mewawancar i masyarakat sekitar
- Peta KDB Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk - Foto sampel
bangunan mengenai luas
bangunan di wilayah tersebut, atau mengukur langsung. - Menghitung
luas persil wilayah pada peta garis.
di Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk - Tabel perhitungan
KDB Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk
KLB (Koefisien Lantai Bangunan)
Sumber data Lapangan - Melalui Survey primer, penulis dan peneliti mewawancar i masyarakat sekitar mengenai luas
bangunan di wilayah tersebut, atau mengukur langsung. - Menghitung
luas persil bangunan klasifikasi KLB di Kelurahan Keputih-Gebang - Tabel perhitungan
KDB Kelurahan Keputih dan Gebang
GSB (Garis Sempadan Bangunan)
Sumber data Lapangan - Melalui Survey primer, penulis dan peneliti mewawancar i masyarakat sekitar mengenai luas
bangunan di wilayah klasifikasi GSB di Kelurahan
tersebut, atau mengukur langsung. - Menghitung
luas persil bangunan pada peta garis.
GSB Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk
KDH (Koefisien Dasar HIjau)
Sumber data Lapangan - Melalui Survey primer, penulis dan peneliti mewawancar i masyarakat sekitar mengenai luas
bangunan di wilayah tersebut, atau mengukur langsung. - Menghitung
luas persil bangunan klasifikasi GSB di Kelurahan
Kalirungkut dan Kedungbaruk - Tabel perhitungan
GSB Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk
Kondisi Bangunan
Sumber data lapangan Melalui pengamatan langsung
Foto kondisi bangunan di Kelurahan Kalirungkut dan Kedungbaruk
2.1. Penggunaan Lahan (Land Use) 2.1.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
Jenis data yang digunakan demi menunjang proses perencanaan mengenai aspek transportasi adalah :
1. Jenis penggunaan
2. Luas tiap jenis penggunaan 3. Proporsi tiap jenis penggunaan 4. Masalah yang muncul
Data-data yang diperlukan dalam proses perencanaan diperoleh dari data survei primer atau survei lapangan dengan cara mengelilingi dan mengidentifikasi wilayah perencanaan sembari membawa peta. Selain itu, data yang digunakan juga bersumber dari data monografi Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk Tahun 2016
2.1.3. Cara Memperoleh Data
Pada proses ini data diperoleh melalui dua metode, yaitu survei primer dan survei sekunder. Survei primer atau survei lapangan dilakukan dengan mengelilngi dan mengidentifikasi wilayah perencanaan sembari membawa peta untuk melihat dan mandapatkan data yang sesuai dengan kondisi sesungguhnya beserta masalah yang ada. Sedangkan survei sekunder dilakukan dengan cara mencari dan menganalisa data yang diambil di BPS Kota Surabaya.
2.1.4. Hasil Pendataan
Adapun hasil dari pengumpulan data land use ini disajikan dalam bentuk peta penggunaan Lahan, diagram presentase penggunaan lahan, foto jenis penggunaan lahan, tabel luas penggunaan lahan, diagram intensitas penggunaan lahan, diagram proporsi jenis penggunaan lahan. Selain itu masalah penggunaan lahan yang ditemukan di lapangan dapat ditampilkan dalam bentuk deskripsi dan foto masalah yang ada di lapangan.
2.2. Transportasi
2.2.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
Jenis data yang digunakan demi menunjang proses perencanaan mengenai aspek transportasi adalah :
1. Sistem dan fungsi jaringan jalan 2. Kondisi jalan
3. Geometri 4. Pola Pergerakan 5. Kondisi Jalan 6. Trayek MPU
2.2.2. Sumber Data
Sumber data yang dibutuhkan dalam tahap pengumpulan data dapat diperoleh dari RDTRKUP Kecamatan Rungkut Tahun 2006 lalu survey lapangan terutama yang ada di setiap jaringan jalan Kelurahan Kedung Baruk dan Kalirungkut. Sumber tersebut sangat dibutuhkan dalam pengumpulan data yang berupa fungsi jalan, geometrik jalan, jenis moda transportasi dan fasilitas pendukung transportasi.
Fungsi jalan : Dari Survei lapangan dan Survei dokumen dari perpustakaan dan baca ruang PWK
Pola pergerakan jalan lokal dan regional :Survei lapangan mengamati asal dan tujuan pergerakan lalu lintas.
Fasilitas pendukung transportasi (traffic light, pos polisi, zebra crooss) : Survei lapangan kemudian mengambil foto.
Geometrik dan kondisi jalan : Survei lapangan dan mengukur jalan dengan menggunakan alat pengukur jalan kemudian mengambil foto jalan.
2.2.4. Hasil Pendataan
Hasil yang didapatkan pada pengumpulan data dapat berupa peta dari fungsi jalan, Peta pola pergerakan jalan. Selain itu gambar atau foto dari aspek transportasi tersebut, misalnya geometrik jalan Kedung Baruk dan Kalirugkut. Ada juga tabel dan grafik dari intensitas kendaraan, laka (Kecelakaan lalu Lintas) maupun kondisi jalan.
2.3. Kependudukan
2.3.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
Jenis data yang digunakan demi menunjang proses perencanaan mengenai aspek kependudukan adalah :
1. Jumlah kelahiran penduduk 2. Jumlah kematian penduduk 3. Jumlah penduduk yang pindah
4. Jumlah penduduk berdasarkan tingkat penndidikan 5. Kepadatan penduduk dalam angka
2.3.2. Sumber Data
Sumber data yang dibutuhkan dalam tahap pengumpulan data dapat diperoleh dari Kelurahan Kedung Baruk dan Kalirungkut, juga Kecamatan Kalirungkut.
2.3.3. Cara Memperoleh Data
Survey Primer
Pengumpulan data primer dilakukan langsung di lapangan melalui wawancara dengan narasumber yang kompeten, melakukan pengamatan lapangan dan jika perlu juga melakukan pengukuran di lapangan. Pada survey primer dikenal tuga teknik utama, yaitu penyebaran kuisioner, wawancara, dan observasi.
Survey Sekunder
Contohnya yaitu : Kecamatan Rungkut dalam Angka Tahun 2013, 2014, 2015di BPS Kota Surabaya.
2.3.4. Hasil Pendataan
Hasil yang didapatkan dari pengumpulan data dalam aspek Kependudukan berupa table.
2.4. Fisik dan Lingkungan
2.4.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
Data yang dibutuhkan dalam aspek fisik dan lingkungan yaitu klimatologi, kondisi sungai dan drainase, dan pedagang kaki lima.
2.4.2. Sumber Data
Data aspek fisik dan lingkungan diperoleh dari Kecamatan dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota Surabaya, observasi, wawancara, dan Data Paguyuban Mawar Merah Tahun 2014.
2.4.3. Cara Memperoleh Data
Survey Primer
Pengumpulan data primer dilakukan langsung di lapangan melalui wawancara dengan narasumber yang kompeten, dilakukan untuk memperoleh data mengenai kondisi eksisting sungai dan drainase di kelurahan yang berkaitan. Pada survey primer dikenal tugas teknik utama, yaitu penyebaran kuisioner, wawancara, dan observasi.
Survey Sekunder
Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara mengkoleksi dokumen, literatur, hasil penelitian, hasil survey yang telah didokumentasikan dari instansi, lembaga, perpustakaan atau yang sejenis. Sehingga dalam mengumpulkan data tidak diakukan secara langsung di lapangan.
Contohnya : Kecamatan dalam Angka Tahun 2015 di BPS Kota Surabaya dan Data Paguyuban Mawar Merah Tahun 2014.
2.4.4. Hasil Pendataan
Hasil yang didapatkan dari pengumpulan data dalam aspek fisik dan lingkungan dapat berupa tabel dan foto.
2.5. Fasilitas Umum
2.5.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
a. fasilitas pendidikan b. fasilitas kesehatan c. fasilitas peribadatan d. kantor pemerintah
e. dan bangunan umum lainnya di sekitar wilayah Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk.
Selain itu juga dibutuhkan bagaimana kondisi fasilitas umum tersebut dan bagaimana penggunaannya oleh masyarakat sekitar kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk
2.5.2. Sumber Data
Sumber data adalah data lapangan berupa hasil survei primer fasilitas pendidikan, kesehatan, peribadatan, kantor pemerintahan dan bangunan umum lainnya. Dan dari data monografi Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk tahun 2015.
2.5.3. Cara Memperoleh Data
Data dapat diperoleh dengan cara: a. Melalui survei primer
Pengumpulan sumber data bisa dilakukan langsung dengan menuju ke lokasi wilayah survei di Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk. Melakukan observasi dan mengidentifikasi masalah-masalah terkait. Dan kemudian mengambil beberapa gambar sebagai hasil
dokumentasi.
b. Melalui survei sekunder
Pengumpulan sumber data juga bisa dilakukan dengan melakukan pengumpulan dokumen dengan mengambil data dari Monografi Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk tahun 2015. Untuk memperoleh Data Monografi tersebut,terlebih dahulu meminta surat survei dari jurusan yang ditujukan kepada Bakesbang. Setelah ditujukan ke Bakesbang, kita akan memperoleh surat survei yang ditujukan kepada kantor Kecamatan Rungkut dan diteruskan ke kantor kelurahan Jagir, kemudian kita akan mendapatkan data yang kita cari yaitu Monografi Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk tahun 2015.
2.5.4. Hasil Pendataan
Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk. Dan hasil pendataan sekunder dapat berupa tabel daftar fasilitas umum yang berada di kelurahan tersebut.
2.6. Utilitas Kota
2.6.1. Jenis Data yang Dibutuhkan
Jenis data yang dibutuhkan dalam aspek utilitas adalah data-data yang terkait dengan :
a. jaringan listrik b. jaringan air bersih c. jaringan telepon d. jaringan drainase
e. jaringan sanitasi serta jaringan sampah di sekitar wilayah Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk.
Selain itu juga dibutuhkan bagaimana kondisi utilitas di sekitar Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk
2.6.2. Sumber Data
Sumber data didapat dari hasil survei primer untuk jaringan listrik, jaringan telepon, jaringan drainase, jaringan sanitasi dan jaringan persampahan, ini
disesuiakan dengan kondisi eksisting yang ada di lokasi wilayah survei. Kemudian untuk jaringan air bersih dan sanitasi sumber data didapat melalui peta jaringan air bersih PDAM 2015.
2.6.3. Cara Memperoleh Data
a. Survei primer
Pengumpulan sumber data bisa dilakukan langsung dengan menuju ke lokasi wilayah survei di Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk. Melakukan observasi utilitas terkait. Kemudian juga dilakukan wawancara kepada warga sekitar Kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk.
Kemudian mengambil beberapa foto untuk dijadikan dokumentasi. b. Pengumpulan data jaringan sumber air bersih diperoleh dari PDAM kota
Surabaya dengan memberikan surat pengantar survey dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota ITS dan dari Bakesbang kota Surabaya.
2.6.4. Hasil Pendataan
Hasil pendataan utilitas kota dapat berupa peta tata letak jaringan listrik, peta jaringan telepon, peta jaringan drainase, peta persampahan yang berupa alur pengambilan sampah dari TPS ke TPA, dan sanitasi serta dokumentasi gambar/ foto utilitas kota yang berada di Kelurahan Kalirungkut dan Surabaya.
Jenis data yang diperlukan dalam Intensitas Pemanfaatan Ruang (IPR) adalah berupa :
a. KDB (Koefisien Dasar Bangunan) b. KLB (Koefisien Lantai Bangunan) c. GSB (Garis Sempadan Bangunan) d. KDH (Koefisien Dasar HIjau)
2.7.2. Sumber Data
Sumber data yang menjadi acuan pada Intensitas Pemanfaatan Ruang bersumber dari data lapangan berupa survei primer. Dengan melakukan pengamatan langsung kepada kondisi eksisting di lapangan.
2.7.3. Cara Memperoleh Data
Data Intensitas Pemanfaatan Ruang dapat diperoleh dengan survei primer yang dilakukan dengan pergi ke kelurahan Kalirungkut dan Kedung Baruk, kemudian mewawancarai pemilik bangunan atau lahan tersebut sehingga didadapatkan data yang akutal, dan juga dengan metode pengukuran dan penghitungan pada peta garis dengan menggunakan skala.
2.7.4. Hasil Pendataan
BAB III KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan pada BAB II dapat diambil beberapa kesimpulan terkait proses perencanaan tahapan pengumpulan data di Kelurahan Kedung Baruk dan Kelurahan Kalirungkut. Adapun kesimpulan kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Data adalah sebuah kenyataan atau fakta yang menggambarkan kondisi suatu objek Perencanan. Pada makalah ini data diperoleh dan dikelompokkan berdasarkan aspek-aspek perencanaan yakni land use, transportasi, fasilitas umum, utilitas kota, kependudukan, intensitas penggunaan lahan serta fisik dan lingkungan pada Kelurahan Kedung BarukDan Kelurahan Kalirungkut.
2. Dalam tahap pengumpulan data diperlukan beberapa kegiatan yang berupaidentifikasi jenis data yang diperlukan, dimana sumber data tersebut dapat ditemukan, bagaimana cara
mendapatkan data tersebut dan dalam bentuk apakah hasil data tersebut disajikan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memudahkan proses yang akan dilakukan selanjutnya.
3. Ketika pengambilan data dilakukan dengan survei primer, kebenaran dan kesesuaian data yang diperlukan harus sesuai dengan fakta dilapangan dan realistis. Selain itu, ketika
DAFTAR PUSTAKA
Purwadio, Heru. 2012. BukuAjar Mata Kuliah Proses Perencanaan (RP09-1306).
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, Kecamatan rungkut dalam Angka Tahun 2010-2014. Kantor Kelurahan Kedung Baruk, Data monografi Kelurahan Kedung Baruk
Kantor Kelurahan Kalirungkut, Data monografi Kelurahan Kalirungkut