PROGRAM KERJA
PERIODE 2017
PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK SIPIL
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
i
PROGRAM KERJA PERIODE 2017
PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK SIPIL
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kode Dokumen
: 00601 02000
Revisi
: 3
Tanggal
: 2 Maret 2017
Diajukan oleh
: Ketua Program Studi Sarjana Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil FTUB
Dr.Eng. Indradi Wijatmiko
Dikendalikan oleh
: Sekretaris Jurusan Teknik Sipil
Ir. Siti Nurlina, MT
Disetujui oleh
: Dekan Fakultas Teknik UB
ii
KATA PENGANTAR
Penyusunan program kerja Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya didasarkan pada visi, misi, tujuan yang telah ditetapkan oleh Jurusan Teknik Sipil, serta mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) Universitas Brawijaya 2015 – 2019, Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Teknik 2011 – 2020, Rencana Strategis (Renstra) Jurusan Teknik Sipil 2016-2020 dan Rencana Strategis (Renstra) Program Studi Sarjana (S1) TS UB 2016-2020. Penjabaran program didasarkan kepada tujuh komponen yang ditetapkan dalam Renstra Program Studi Sarjana (S1). Program Kerja berisi garis-garis besar program selama 1 tahun dimana diharapkan dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik oleh seluruh civitas Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil dan pihak-pihak lain yang terkait.
Malang, 2 Maret 2017
Ketua Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FTUB
Dr.Eng. Indradi Wijatmiko
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I. VISI, MISI, TUJUAN DAN TATA NILAI ... 1
I. VISI ... 1
II. MISI ... 1
III. TUJUAN ... 2
IV. NILAI – NILAI UTAMA ... 2
BAB II. ANALISIS SWOT (STRENGTH, WEAKNESS, OPPORTUNITIES, THREAT) ... 3
BAB III. PROGRAM KERJA ... 12
BAB IV. PENUTUP ... 15
1
BAB I. VISI, MISI, TUJUAN DAN TATA NILAI
I.
VISI
Visi Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FT UB
adalah: “Menjadi lembaga pendidikan tinggi teknik sipil yang
berwawasan global dan berdaya saing tinggi pada tahun 2020”
Visi Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil telah selaras dan konsisten dengan visi Universitas dan Fakultas, dimana pernyataan
“Menjadi Universitas unggul” pada visi universitas, pernyataan “menjadi institusi pendidikan di bidang keteknikan yang unggul” pada visi fakultas.
Sedangkan pernyataan visi Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil yang berupaya menyelenggarakan pendidikan berwawasan global merupakan turunan dari visi fakultas yang berskala Asia serta visi universitas yang berstandar internasional.
II.
MISI
Untuk mencapai visi tersebut, maka Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya mengemban misi sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan Pendidikan Teknik Sipil yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dalam kompetisi global.
2. Melaksanakan kegiatan pengembangan Ilmu Teknik Sipil melalui kegiatan penelitian yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
2
III.
TUJUAN
Menetapkan tujuan penyelenggaraan pendidikan PS Sarjana Teknik Sipil , yaitu:
1. Menghasilkan lulusan yang:
a. Mampu melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan infrastruktur.
b. Berbudi pekerti dan berkepribadian luhur.
c. Berwawasan global, profesional, inovatif, kreatif, dan mampu bekerja sama dalam satu tim.
d. Memiliki bekal kecakapan berwirausaha dan pengembangan diri.
2. Mengembangkan ilmu teknik sipil melalui kegiatan penelitian yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat. 3. Menyebarkan hasil penelitian serta menerapkan secara aktif
keilmuan teknik sipil melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
IV.
NILAI
–
NILAI UTAMA
Dalam melaksanakan kegiatannya Civitas Akademika wajib menjunjung tinggi dan mangamalkan nilai-nilai sebagai berikut :
1. Ketuhanan
2. Etika moral, keadilan, kejujuran, kearifan dan pengabdian terbaik.
3
BAB II. ANALISIS SWOT (STRENGTH,
WEAKNESS, OPPORTUNITIES, THREAT)
Dalam evaluasi diri telah dilakukan analisis SWOT program studi pada masing-masing komponen berikut ini:
a) Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Pencapaian
b) Tatapamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu
c) Mahasiswa dan Lulusan d) Sumberdaya Manusia
e) Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik f) Pembiayaan, Sarana dan Prasarana
g) Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama.
Kemudian dilakukan analisa lanjut antar komponen-komponen tersebut yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu (1) situasi internal dan (2) situasi eksternal. Dalam analisis situasi internal, dikaji kekuatan (
STRENGTH
) dan kelemahan (WEAKNESS
), sedangkan untuk analisis situasi eksternal, dipaparkan peluang (OPPORTUNITIES
) dan tantangan (THREATS
). Hasil analisis evaluasi diri baik terhadap kondisi internal maupun eksternal dari Program Studi Sarjana Jurusan Teknik Sipil FT UB adalah sebagai berikut :Tabel 1. SWOT
1. Kekuatan Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FT UB
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Telah menjalin kerjasama dengan
pemerintah daerah, swasta dan stakeholder di dalam negeri.
1A v v v Dukungan sarana dan prasarana
yang memadai 1B v v v Suasana akademik yang
mendukung 1C v Dilaksanakannya evaluasi secara
berkala terhadap proses akademik dan sistem manajemen, seperti evaluasi kinerja dosen, management
4
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM review dan sebagainya, untuk
pengembangan dan perbaikan program studi.
Pengelolaan Program Studi Sarjana Teknik Sipil telah berjalan dengan demokratis dan menerapkan asas kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab dan adil.
1E v
Jurusan telah membentuk Unit Jaminan Mutu (UJM) yang bekerja secara optimal dalam mengawasi, mengevaluasi dan meningkatkan mutu PS S1 Teknik Sipil, antara lain dengan menyusun MP dan IK.
1F
v v v
PS S1 Teknik Sipil-FTUB telah memiliki sistem informasi akademik dan administratis secara online.
1G
v v v
Sumber daya manusia, antara lain: dosen, laboran, staf administrasi dan staf ruang baca, mendukung dan berperan serta aktif dalam pengelolaan PS
1H
v v v
Meningkatnya jumlah animo calon mahasiswa terhadap PS S1 Teknik Sipil dan meningkatnya jumlah rasio keketatan menghasilkan input calon mahasiswa yang lebih berkualitas
1I
v
Telah terbentuknya sistem dan tim bimbingan konseling untuk mahasiswa yang tersusun dengan jelas dan rinci dalam Manual Prosedur
1J
v
Telah disusunnya MP dan IK dalam memperjelas prosedur dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
1K
v v v
5
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM telah melibatkan pihak Jurusan
dan Program Studi.
Lebih dari 80% dosen PS S1 Teknik Sipil memiliki sertifikat pendidikan profesional
1M
v
Jumlah publikasi penelitian yang cukup tinggi dalam kurun waktu 3 tahun.
1N
v
Program Studi Sarjana Teknik Sipil terus berbenah untuk memperbaiki dan mengembangkan kurikulum yang berbasis kompetensi secara periodic
1O
v
Partisipasi yang cukup besar dari civitas akademika terhadap kegiatan akademis
1P
v
Interaksi yang baik antar civitas akademika baik di kelas, dalam kampus maupun luar kampus
1Q
v
Jurusan telah mampu secara berkelanjutan untuk mendapatkan dana diluar dana PNPB, yaitu melalui hibah, beasiswa ataupun kerjasama
1R
v v v
Pengelolaan dana Jurusan Teknik Sipil telah berjalan dengan efektif, efisien, transparan dan akuntabel
1S
v v v
Sarana dan prasarana PS S1 Teknik Sipil telah memadai untuk pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian
1T
v v v
Tersedianya jaringan internet wireless yang memudahkan civitas akademika untuk mengakses sistem informasi (SI)
1U
v v v
Peningkatan kuantitas penelitian, pengabdian dan kerjasama yang cukup baik.
1V
6
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Kerjasama yang baik dengan
instansi – instansi yang relevan di dalam negeri.
2. Kelemahan Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FT UB
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Kurangnya sumber daya manusia
yang memiliki kredibilitas di tingkat internasional
2A v v Masih 7% dosen yang memiliki
gelar guru besar 2B v Penelitian dan kerjasama tingkat
internasional yang masih harus di tindak lanjuti
2C v Peralatan laboratorium masih
kurang update untuk menunjang penelitian
2D v Kurangnya jumlah kegiatan
ilmiah, seperti seminar atau kuliah tamu, dalam lingkup internasional
2E v v Keputusan akhir dari kebijakan –
kebijakan strategis dipegang oleh Rektorat dan Dekanat, sehingga program studi lebih bersifat sebagai pelaksana
2F v
Penelitian, kerjasama dan kemitraan dengan perguruan tinggi atau instansi yang lain, terutama dalam tingkat internasional, masih dinilai kurang
2G v
PS S1 Teknik Sipil masih mengalami kesulitan dalam melacak lulusan, terutama yang telah lulus lebih dari 20 tahun
7
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Dana yang dibutuhkan masih
mengandalkan DPP-SPP dan DIPA, sedangkan keputusan penetapan anggaran yang diajukan masih bergantung terhadap kebijakan Universitas dan Fakultas
2I v v
Masih kurangnya kemampuan lulusan dalam menghadapi dunia kerja, khususnya pada kemampuan bahasa inggris dan penggunaan teknologi informasi
2J v
Masih sulitnya PS S1 Teknik Sipil dalam mengumpulkan masukan– masukan pada kegiatan tracer study.
2K v Jumlah hak paten / karya cipta
yang dimiliki dosen Jurusan Teknik Sipil masih kurang
2L v Koleksi jurnal ilmiah terakreditasi
dan internasional yang masih terbatas
2M v v Sistem informasi yang masih
berubah–ubah karena menyesuaikan dengan sistem informasi pusat / universitas (UB)
2N v v v Kecepatan dan koneksi internet
yang masih belum stabil 2O v v v Masih rendahnya jumlah dosen
dan karyawan yang memanfaatkan blog dan layanan online lainnya
2P v Pembaharuan website belum
berkesinambungan 2Q v v v Penelitian dan kerjasama dengan
instansi luar negeri masih perlu ditingkatkan
2R v Jumlah penelitian, pengabdian
dan kerjasama dalam hibah bersaing masih kurang
8
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Peralatan di laboratorium masih
perlu diupdate / diremajakan, dan juga ditambah sehingga memisahkan penggunaan antara penelitian dan praktikum mahasiswa
2T v
3. Peluang Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FT UB
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM Semakin meningkatkan peluang
beasiswa tenaga pengajar untuk jenjang S3
3A v Semakin banyaknya peluang
untuk dana – dana penelitian dan pengabdian yang bersumber dari pemerintah (LIPI, DIKTI atau DP2M) dan pihak swasta (dana CSR)
3B v v
Semakin terbukanya sistem informasi secara global sebagai dukungan mewujudkan visi, misi dan tujuan program studi
3C v v v Suasana sosial dan politik yang
membaik, membuka peluang untuk melakukan kerjasama – kerjasama dalam hal pembangunan infrastruktur untuk pengabdian masyarakat.
3D v v
Terjalinnya korespondensi dosen dengan akademisi di luar negeri membuka peluang kerjasama dengan perguruan tinggi atau dosen luar negeri.
3E v v
Adanya dana hibah untuk penjaminan mutu PS (seperti hibah SPMI) atau hibah – hibah penelitian, baik yang berasal dari DIKTI maupun instansi lain.
3F v v
9
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM memberikan pendapat dan
pandangan dalam rapat pimpinan di tingkat fakultas ataupun rapat kerja pimpinan (Rakerpim) Universitas Brawijaya.
Adanya koordinasi yang intensif antara UJM dengan PJM di tingkat universitas maupun GJM di tingkat fakultas.
3H v v v Banyaknya pelatihan – pelatihan
untuk meningkatkan kemampuan manajemen dan keahlian serta organisasi untuk meningkatkan mutu pengelolaan PS.
3I v
Teknologi yang berkembang semakin memudahkan dalam pencarian informasi keteknik-sipilan, seperti jurnal atau artikel ilmiah
3J v v
Kebutuhan akan pakar – pakar ahli keteknik-sipilan yang cukup tinggi.
3K v v v Sistem informasi yang dapat
terus dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan belajar mengajar
3L v Dukungan penuh FTUB dan UB
dalam pengembangan sarana-prasarana dan sistem informasi di PS S1 Teknik Sipil
3M v v Penggunaan sistem informasi
sebagai sarana PS S1 Teknik Sipil untuk lebih dikenal di masyarakat baik kalangan akademis / profesional, dunia usaha, maupun masyarakat umum yang ingin mengetahui informasi mengenai PS S1 Teknik Sipil-UB.
3N v v v
Banyaknya kesempatan untuk
10
Deskripsi Kode Pendidikan Penelitian PKM instansi diluar negeri baik dalam
bidang penelitian maupun pendidikan.
Adanya otonomi daerah dan program peningkatan pembangunan daerah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat akan membuka peluang lebih luas untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah, baik dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
3P v v
4. Ancaman Program Studi Sarjana Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil FT UB
Deskripsi Bobot Pendidikan Penelitian PKM Banyak program studi sejenis,
terutama di kawasan Indonesia timur, yang berusaha meningkatkan kualitas dan promosi
4A v
Kebijakan pemerintah untuk membuka kesempatan perguruan tinggi luar negeri dalam menyelenggarakan proses pendidikan di Indonesia.
4B v
Terbukanya pasar konstruksi internasional terutama di kawasan asia yang mengakibatkan tingginya persaingan.
4C v v
Semakin mahalnya biaya
pendidikan 4D v Sistem informasi yang online
menimbulkan ancaman dari hacker untuk merubah dan memanipulasi data.
4E v v v Ekspektasi stakeholders terhadap
kompetensi lulusan semakin tinggi
11
Deskripsi Bobot Pendidikan Penelitian PKM Adanya lulusan dari perguruan
tinggi lain yang menambah ketatnya persaingan dunia kerja
4G v Keputusan akhir penerimaan
dosen ditentukan oleh Universitas Brawijaya dan DIKTI
4H v Perkembangan IPTEK yang cepat
dan dinamis menuntut pergantian/pemuktahiran peralatan laboratorium sehingga memenuhi standar yang baru.
4I v v v
Adanya persaingan dengan jurusan lain serumpun yang mengajukan hibah kompetisi, hibah penelitian dan hibah pengabdian kepada masyarakat.
12
BAB III. PROGRAM KERJA
Program Kerja Program Studi Sarjana Teknik Sipil Periode 2017 sepenuhnya mengacu pada Rencana Strategis Jurusan Teknik Sipil FTUB Periode 2015 – 2019. Dalam Rencana Strategis Jurusan Teknik Sipil FTUB Periode 2015 – 2019 dikemukakan adanya 4 isu utama yang menjadi pusat perhatian Jurusan teknik Sipil FTUB selama lima tahun ke depan dalam rangka persiapan menuju lembaga pendidikan tinggi teknik sipil yang berwawasan global dan berdaya saing tinggi pada tahun 2020. Empat isu tersebut adalah :
1. Peningkatan kualitas input, proses dan output 2. Penguatan organisasi
3. Peningkatan daya saing di tingkat nasional dan internasional 4. Efisiensi sumber daya
Ke-empat isu tersebut kemudian dijabarkan kedalam 7 komponen yaitu : 1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian 2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan
penjaminan mutu 3. Mahasiswa dan Lulusan 4. Sumber daya manusia
5. Kurikulum, Pembelajaran dan suasana Akademik
6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi, 7. Penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan
kerjasama.
Berlandaskan pada isu-isu strategis yang telah diidentifikasikan, kemudian ditindaklanjuti dengan penjabaran dalam bentuk program kerja.
Program kerja Jurusan Teknik Sipil dibagi atas tujuh bidang yang merupakan komponen dalam rencana strategis. Penjabaran masing-masing bidang dapat dilihat pada Tabel 2 s.d Tabel 8.
Tabel 2. Bidang I : Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
Penyusunan dokumen akreditasi S1 % 0 100 Penyusunan profil bahasa inggris Jurusan dan
Laboratorium (Booklet dan video)
13
Tabel 3. Bidang II : Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
Pemilihan ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, KPS
Kegiatan 0 1 Rapat berkala PDCA Kegiatan 20 20 Audit Internal Mutu (AIM) Kegiatan 1 1 Penyesuaian MP dan IK Jurusan, PS dan
Laboratorium
% 50 80 Penyusunan aplikasi SKD-BKD-Remun-P2KP Aplikasi 0 1
Tabel 4. Bidang III : Mahasiswa dan Lulusan
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi mahasiswa kritis
Kegiatan 4 4 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi mahasiswa
cemerlang
Kegiatan 4 4 Pertemuan orang tua mahasiswa baru 2017
dengan Jurusan
Kegiatan 1 1 Pertemuan alumni dan Jurusan Kegiatan 0 1 Pelatihan softskill mahasiswa (LKMMTD) Kegiatan 0 2 Rasio keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi
dan raihan prestasi
Rasio 1 : 2 1 : 3 Lama pembimbingan tugas akhir (S1) Bulan 6 6 Besarnya IPK rata-rata lulusan IPK 3,10 3,25 Rata-rata masa studi lulusan Tahun 4,35 4,25 Ketersediaan wadah alumni % 20 50
Tabel 5. Bidang IV : Sumber Daya Manusia
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
Keikutsertaan dosen di organisasi ketekniksipilan internasional
Dosen 0 3 Pertemuan stakeholder dan jurusan Kegiatan 0 1 Penyusunan buku ajar berbahasa inggris Buku 0 2
Tabel 6. Bidang V : Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
14
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
metode pembelajaran
Pelaksanaan workshop rekonstruksi penyelarasan jenjang KKNI level 6 Teknik Sipil
Kegiatan 0 1 Penyusunan aplikasi pengajaran online (Tel-O-Lite) % 50 100 Penyesuaian RPS dan rubrik assessment S1 % 30 60 Jumlah rata-rata tatap muka per MK % 80 80 Penambahan pustaka text book berbahasa inggris Buku 8 10
Tabel 7. Bidang VI : Pembiayaan, Sarana dan Prasarana Sasaran Unit Baseline
(2016)
2017
Pembagian penggunaan alat laboratorium untuk penelitian dan pendidikan (Mekanika Tanah)
% 30 60 Pembagian penggunaan alat laboratorium
untuk penelitian dan pendidikan (Keairan)
% 0 30 Pembagian penggunaan alat laboratorium
untuk penelitian dan pendidikan (Struktur dan MK)
% 30 70 Kecukupan bahan pakai laboratorium untuk
praktikum
% 60 80 Kecukupan sarana untuk setiap ruangan % 60 70 Standarisasi web PS % 70 80 Kecukupan sarana informasi / pengumuman
bilingual
% 10 30
Tabel 8. Bidang VII : Penelitian dan Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, serta strategi pencapaian
Sasaran Unit Baseline (2016)
2017
Pelaksanaan lokakarya / penyuluhan tingkat lokal Kegiatan 0 8 Penerbitan jurnal ilmiah nasional tidak
terakreditasi