• Tidak ada hasil yang ditemukan

T1__BAB V Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Uji Efektivitas Biofungisida Trichoderma spp. dan Fungisida untuk Mengendalikan Penyakit Jamur Akar Putih yang Disebabkan oleh (Rigidoporus microporus (Sw.) Overeem) pada Pembibitan K

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "T1__BAB V Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Uji Efektivitas Biofungisida Trichoderma spp. dan Fungisida untuk Mengendalikan Penyakit Jamur Akar Putih yang Disebabkan oleh (Rigidoporus microporus (Sw.) Overeem) pada Pembibitan K"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

1.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Isolat lokal Trichoderma spp. dari kebun Blimbing PTPN IX dan biofungisida

yang mengandung Trichoderma spp. (TrikoCombiG dan Trico-G) mampu menekan intensitas serangan penyakit JAP pada saat pengamatan 90 hari setelah aplikasi (HSA) sampai 120 HSA secara nyata dibandingkan dengan kontrol dan juga mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman.

2. Perlakuan isolat lokal Trichoderma spp. dari kebun Blimbing PTPN IX tidak

menunjukan perbedaan nyata dalam menurunkan intensitas serangan JAP dibandingkan dengan TrikoCombiG, Trico-G dan fungisida berbahan aktif triadimefon.

1.2 Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan dapat diberikan saran sebagai berikut:

1. Perlu dilakukan penelitian yang sama pada klon tanaman karet yang berbeda.

Referensi

Dokumen terkait

harzianum formulasi granular dengan berbagai campuran media dalam mengendalikan penyakit Jamur akar putih ( Rigidoporus microporus ) pada tanaman karet.. Penelitian ini dilaksanakan

Adapun judul dari skripsi ini adalah “Distribusi Peta Awal Serangan Penyakit Jamur Akar Putih (Jap) ( Rigidoporus microporus (Swartz: Fr)) pada beberapa Perkebunan Karet

Penelitian berjudul uji efektifitas Trichoderma harzianum dengan formulasi granular ragi untuk mengendalikan penyakit jamur akar putih ( Rigidoporus microporus

Adapun judul dari skripsi ini adalah “Distribusi Peta Awal Serangan Penyakit Jamur Akar Putih (Jap) (Rigidoporus microporus (Swartz: Fr)) pada beberapa Perkebunan Karet

Waktu aplikasi Trichoderma spp (W1= 1 minggu sebelum tanam) dan pemberian Trichoderma viride lebih efektif menekan persentase serangan penyakit layu bakteri, layu

Pengendalian Hayati Penyakit Jamur Akar Putih (JAP) pada Tanaman Karet Secara In Vitro dengan Menggunakan. Trichoderma

Berdasarkan analisi situasi yang telah dijabarkan diatas maka penting dilakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengendalian penyakit jamur akar putih (JAP)

Pengujian biofungisida pada TBM menunjukkan penurunan intensitas serangan penyakit sebesar 18,33% sampai dengan 23,33% yang tidak berbeda nyata dengan fungisida kimia