Faktor-faktor yang Memengaruhi Aktivitas Seksual pada Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014

Teks penuh

(1)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKTIVITAS SEKSUAL PADA IBU MENOPAUSE DI KECAMATAN MUARA DUA

KOTA LHOKSEUMAWE

TESIS

Oleh NURMILA 127032I85/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TAHUN

(2)

THE FACTORS WHICH INFLUENCE SEXUAL ACTIVITY AMONG MENOPAUSE MOTHERS IN MUARA DUA SUBDISTRICT,

LHOKSEUMAWE

THESIS

By NURMILA 127032185/IKM

MAGISTER OF PUBLIC HEALTH SCIENCE STUDY PROGRAM FACULTY OF PUBLIC HEALTH

UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKTIVITAS SEKSUAL PADA IBU MENOPAUSE DI KECAMATAN MUARA DUA

KOTA LHOKSEUMAWE

T E S I S

Diajukan sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Administrasi Kesehatan Komunitas/Epidemiologi

pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

Oleh NURMILA 127032I85/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M E D A N

(4)

Judul Tesis : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKTIVITAS SEKSUAL PADA IBU MENOPAUSE DI KECAMATAN MUARA DUA KOTA

LHOKSEUMAWE

Nama Mahasiswa : Nurmila

Nomor Induk Mahasiswa : 127032I85

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Kesehatan Reproduksi

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si) (Asfriyati, S.K.M, M.Kes

Ketua Anggota

)

Dekan

(Dr. Drs. Surya Utama, M.S)

(5)

Telah Diuji

Pada Tanggal : 28 Agustus 2014

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si Anggota : 1. Asfriyati, S.K.M, M.Kes

(6)

PERNYATAAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKTIVITAS SEKSUAL PADA IBU MENOPAUSE DI KECAMATAN MUARA DUA

KOTA LHOKSEUMAWE

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebut dalam daftar pustaka.

Medan, September 2014

(7)

ABSTRAK

Kemunduran akibat masa menopause akan membawa dampak pada penurunan berbagai sistem tubuh termasuk penurunan seksualitas ibu. Penurunan seksualitas pada ibu menopause dapat terjadi karena adanya perubahan pada fisik,perubahan psikologis,kurangnya informasi dan pengetahuan tentang perubahan yang terjadi pada ibu, didukung oleh penilaian negatif dari masyarakat tentang seksualitas masa tua.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor (pengetahuan, aktivitas fisik, cemas, nilai) yang memengaruhi aktivitas seksual ibu menopuase di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menopause yang ada di Kecamatan Muara Dua yang masih punya pasangan hidup.Untuk menentukan alokasi sampel pada masing-masing desa ditentukan dengan teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 82 ibu menopause. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mendapatkan gambaran distribusi frekuensi variabel pengetahuan, aktivitas fisik, cemas, nilaidan aktivitas seksual, dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan uji Chi-Square untuk melihat sejauhmana hubungan variabel independen dengan variabel dependen, dan analisis multivariat dilakukan dengan uji regresi logistik ganda tujuan untuk melihat variabel independen mana yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 82 ibu menopause terdapat 56,1% tidak aktif aktivitas seksualnya dan hasil uji statistik dengan chi-square menunjukkan variabel aktivitas fisik (p<0,001), cemas (p<0,001), nilai (p=0,019) berpengaruh secara signifikan dalam aktivitas seksual. Uji regresi logistik ganda menunjukkan hasil bahwa aktivitas fisik berat paling dominan mempengaruhi aktivitas seksual dengan nilai (Exp B = 7,844) yang artinya ibu menopause dengan aktivitas fisik berat memiliki peluang 8 kali tidak melakukan aktivitas seksual.

Disarankan kepada ibu menopause agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya, mengurangi aktivitas fisik dengan cara bekerjasama dengan keluarga terutama suami dan mau berbagi cerita tentang seksualitas masa menopause sehingga dapat mengurangi cemas, ibu dan suami mempunyai pandangan yang baik tentang aktivitas seksualitas masa menopause sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan seksualitas masa menopause.

Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Aktivitas Seksual, Wanita Menopause

(8)

ABSTRACT

The decline as the effect of menopause will cause the decline in various body system, including the decline in mothers’ sexuality. It can happen when there are physical change, psychological change, the lack of information and knowledge of the change in mothers, and people’s negative perception on sexuality in old age.

The objective of the research was to analyze some factors (knowledge, physical activity, apprehensiveness, and values) which influenced sexual activity of menopause mothers in Muara Dua Subdistrict, Lhokseumawe. The research used observational method with cross sectional design. The population was all menopause mothers who still had spouses and lived in Muara Dua Subdistrict, and 82 of them were used as the samples, taken by using proportional random sampling technique. The data were analyzed by using univatriate analysis to obtain the description of the frequency distribution of the variables of knowledge, physical activity, apprehensiveness, values, and sexual activity, followed by bivatriate analysis with chi square test to find out the correlation between independent variables and dependent variable, and multivatriate analysis with multiple logistic regression tests to find out which independent variable that was the most dominant influence on dependent variable.

The result of the research showed that of 82 respondents, 56.1% of them were not sexually active. The result of chi square statistic test showed that the variables of physical activities (p < 0.001), apprehensiveness (p < 0.001), values (p = 0.019) had significant influence on sexual activity. The result of multiple logistic regression tests showed that heavy physical activities had the most dominant influence on sexual

activity (Exp β = 7.844) which indicated that menopause mothers with heavy physical

activities had eight times the possibility of not committing sexual activity.

It is recommended that menopause mothers should keep the health and bodies fresh, decrease physical activities by cooperating with families, especially husbands and should be willing to tell about sexuality in the menopause period to decrease apprehensiveness. Mothers and their husbands should have good perception on sexual activity during menopause so that they can increase their sexual life during menopause.

Keywords: Physical Activity, Sexual Activity, Menopause Women

(9)

KATA PENGANTAR

Alhamdullilah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanahuwata’ala atas segala rahmat, hidayah serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini yang berjudul “Faktor-faktor yang Memengaruhi Aktivitas Seksual pada Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ”.

Penyusunan tesis ini merupakan salah satu syarat untuk memeroleh gelar Magister Kesehatan (M.Kes) pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Proses penyusunan tesis ini dapat terwujud berkat dukungan, bimbingan, arahan dan bantuan baik moral maupun material dari banyak pihak. Untuk itu, penulis mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada :

1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp.A (K), Rektor Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S, selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Dr. Ir. Evawany Y Aritonang, M.Si, selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(10)

4. Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si dan Asfriyati, S.K.M, M.Kes, selaku dosen pembimbing yang selalu meluangkan waktu untuk membimbing penulis sehingga penulisan tesis ini selesai.

5. Dr. Drs. R. Kintoko Rochadi, M.K.M dan Ir. Etti Sudaryati, M.K.M, Ph.D, selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan arahan dan masukan demi kesempurnaan penulisan tesis ini.

6. Seluruh dosen dan staf di lingkup Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara yang telah memberikan ilmu sangat selama penulis mengikuti pendidikan.

7. dr. Ferdian Subhan, selaku Kepala Puskesmas Muara Dua yang telah memberi izin untuk melakukan penelitian dan seluruh staf Puskesmas Muara Dua yang telah membantu penulis dalam melaksanakan penelitian.

8. Ibu-ibu menopause di Kecamatan Muara Dua yang sudah berpartisipasi dan bersedia menjadi responden pada penelitian ini.

9. Teristimewa untuk suamiku tercinta Suhadi, ST dan ketiga putriku tersayang Ifa, Ina, Aya, yang telah penuh pengertian, kesabaran, pengorbanan, doa dan rasa cinta yang dalam, setia menunggu, memotivasi serta memberikan dukungan moril maupun materil selama penulis menyelesaikan pendidikan Program Pasca Sarjana IKM – FKM USU.

10. Kedua orang tua tercinta ayahanda Alm. H. Abu Bakar dan Ibunda Hj. Masyitah Asri dan semua adik-adikku yang senantiasa memberi perhatian, dukungan baik

(11)

moril maupun materil serta doa selama penulis menyelesaikan pendidikan Progran Pasca Sarjana IKM – FKM USU.

11. Rekan-rekan mahasiswa di lingkup Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara Khusunya Minat Studi Kesehatan Reproduksi dan rekan-rekan sekantor Akademi Kesehatan Bidang Kebidanan yang telah memotivasi penulis dalam penyelesaian pendidikan Progran Pascasarjana IKM – FKM USU

Akhirnya kepada seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan, penulis ucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya.

Penulis menyadari segala keterbatasan dan kekurangan, namun penulis berharap semoga tesis ini bermanfaat bagi semua pihak.

Medan, September 2014 Penulis

Nurmila 127032I85/IKM

(12)

RIWAYAT HIDUP

Penulis bernama Nurmila berumur 39 tahun dilahirkan dikota Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 23 Agustus 1975. Penulis beragama Islam,anak pertama dari tujuh bersaudara dari pasangan H.Abubakar (Alm) dan Hj.Masyitah Asri.Penulis menikah pada tahun 2001 dengan Suhadi dan dikaruniai tiga orang putri (Syifa Nabilla, Syalvina Adilla dan Shazia Najla).

Pendidikan formal penulis dimulai dari pendidikan Sekolah Dasar Negeri Lhoksukontamat tahun 1988, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lhoksukon, tamat tahun 1991, Sekolah Menengah Atas, tamat tahun1994, melanjutkan Pendidikan Diploma III Akademi Keperawatan Depkes Jambi tamat tahun 1997. Pada tahun 2000 penulis melanjutkan pendidikan DIV Keperawatan Anak Universitas Sumatera Utara Medan, tamat tahun 2001. Pada tahun 2012-2014 Penulis menempuh Pendidikan S-2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Pada tahun 1998 sampai dengan sekarang penulis bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Akademi Kesehatan Kota Lhokseumawe.

(13)

DAFTAR ISI

2.3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Aktivitas Seksual ... 35

2.3.1. Pengetahuan ... 35

2.3.2. Aktivitas Fisik ... 38

2.3.3. Cemas ... 40

2.3.4. Nilai ... 43

2.4. Landasan Teori ... 45

2.5. Skema Faktor-faktor yang Memengaruhi Aktivitas Seksual .... 49

2.6. Kerangka Konsep ... 51

3.4.2. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas ... 55

3.5. Variabel dan Definisi Operasional ... 59

3.5.1. Variabel ... 59

(14)

3.5.2. Definisi Operasional ... 59

4.1. Gambaran Lokasi Penelitian ... 65

4.1.1. Letak Geografi ... 65

4.1.2. Data Demografis ... 66

4.1.3. Ketenagaan dan Fasilitas Kesehatan ... 66

4.1.4. Pandangan Wanita Menopause tentang Aktivitas Seksual ... 68

(15)
(16)

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

2.1. Keluhan Masa Klimakterium ... 21

3.1. Jumlah Sampel Berdasarkan Masing-masing Desa ... 53

3.2. Hasil Uji Validitas Kuesioner Variabel Pengetahuan ... 56

3.3. Hasil Uji Validitas Kuesioner Variabel Cemas ... 58

3.4. Hasil Uji Validitas Kuesioner Variabel Nilai ... 58

3.5. Aspek Pengukuran Variabel Independen dan Dependen ... 62

4.1. Distribusi Penduduk Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 66

4.2. Distribusi Penduduk Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 66

4.3. Distribusi Tenaga Kesehatan Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 67

4.4. Distribusi Tenaga Kesehatan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 67

4.5. Distribusi Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 68

4.6. Distribusi Frekuensi Karakteristik Ibu Menopause Berdasarkan Kelompok Umur di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 70

4.7. Distribusi Frekuensi Karakteristik Ibu Menopause Berdasarkan Pendidikan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 70

4.8. Distribusi Frekuensi Karakteristik Ibu Menopause Berdasarkan Usia Perkawinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 71

(17)

4.9. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 71 4.10. Distribusi Frekuensi Aktivitas Fisik Ibu Menopause di Kecamatan

Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 71 4.11. Distribusi Frekuensi Cemas Ibu Menopause di Kecamatan Muara

Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 72 4.12. Distribusi Frekuensi Nilai Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua

Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 72 4.13. Distribusi Frekuensi Aktivitas Seksual Ibu Menopause di Kecamatan

Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 73 4.14. Hubungan Pengetahuan dengan Aktivitas Seksual pada Ibu

Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 74 4.15. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Aktivitas Seksual pada Ibu

Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 74 4.16. Hubungan Cemas dengan Aktivitas Seksual pada Ibu Menopausedi

Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 75 4.17. Hubungan Nilai dengan Aktivitas Seksual pada Ibu Menopause di

Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 75 4.18. Hasil Analisis Multivariat dengan Regresi Logistik Ganda

terhadapAktivitas Fisik, Cemas dan Nilai dengan Aktivitas Seksual pada Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 76 4.19. Hasil Probabilitas Variabel Aktivitas Fisik, Cemas dan Nilai dengan

Aktivitas Seksual pada Ibu Menopause di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2014 ... 77

(18)

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

2.1. Skema Faktor-faktor yang Memengaruhi Aktivitas Seksual ... 50 2.2. Kerangka Konsep Penelitian ... 51

(19)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Judul Halaman

1. Formulir Persetujuan Menjadi Responden ... 94

2. Kuesioner Penelitian ... 95

3. Master Data Penelitian ... 100

4. Data SPSS UjiValiditas Reliabilitas ... 106

5. Data Output SPSS Kuesioner Uji Validitas Reliabilitas ... 122

6. Data Distribusi Jawaban Responden pada Variabel Pengetahuan Cemas dan Nilai ... 133

7. Data Output SPSS Penelitian ... 138

8. Surat Izin Penelitian ... 146

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...