• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nilai dan Vektor Eigen dan vektor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Nilai dan Vektor Eigen dan vektor "

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Mengingat kembali: perkalian

matriks

• Diberikan matriks A2x2dan vektor-vektor u, v, dan w

• Hitunglah Au, Aw, Av. Manakah dari hasil kali tersebut yang hasilnya adalah vektor yang sejajar dengan vektor semula

(3)

Mengingat kembali: SPL homogen dan determinan

1.

A

adalah matriks

n

x

n

dan SPL

Ax

= 0 mempunyai penyelesaian trivial saja. Apa

kesimpulanm tentang

A

?

2.

A

adalah matriks nxn dan SPL

Ax

= 0 mempunyai penyelesaian TIDAK trivial. Apa

kesimpulanmu tentang

A

dan det(

A

)?

Jawaban:

A

mempunyai inverse. Det(

A

) ≠ 0

Jawaban:

A

tidak mempunyai inverse.

(4)

Perkalian vektor dengan matriks

A

x

A

x =

λ

x

x

A

x

x

(5)
(6)

Definisi: Nilai dan Vektor Eigen

Definisi:

Diberikan matriks

A

nxn

, vektor tak nol

v

di R

n

disebut vektor eigen

dari

A

jika terdapat skalar sedemikian hingga

A

v

=

λ

v

.

λ

disebut nilai eigen,

x

adalah vektor eigen dari

A

yang

bersesuaian dengan

λ

.

Syarat perlu:

v ≠ 0

(7)

Masalah Vektor Eigen

Diberikan matriks persegi

A,

Temukan semua vektor tidak nol

x

sedemikian hingga

A

x

adalah kelipatan skalar

x

(

A

x

sejajar dengan

x

).

atau

Temukan semua vektor tak nol

x

sedemikian hingga

A

x =

λ

x

untuk suatu skalar

λ

A

x

sejajar

x

(8)

Masalah Nilai Eigen

Diberikan matriks persegi

A.

A

=

Temukan semua skalar

λ

sedemikian hingga

A

x =

λ

x untuk suatu

vektor tak nol x.

atau

Temukan semua vektor skalar

λ

sedemikian hingga persamaan

A

x =

λ

x

mempunyai penyelesaian tak nol

x

λ

x

x vektor tak nol

(9)

Pernyataan-pernyataan ekuivalen

Jika

A

matriks persegi

n

x

n

, maka kalimat-kalimat berikut ekuivalen

1.

nilai eigen

A

2. terdapat vektor tak nol

x

sedemikian hingga

A

x

=

x

3. SPL (

A

I

)

x

=

0

mempuyai solusi tidak nol (non-trivial)

4.

adalah penyelesaian persamaan det(

A

I

) = 0

(10)

Persamaan Karakteristik

Jika diuraikan, det((

A -

λ

I

) merupakan suku banyak berderajat

n

dalam

λ

,

p(

λ

) =

λ

+ c

n-1

λ

n-1

+c

n-2

λ

n-2

+ …+

c

1

λ

+ c

0

suku banyak karakteristik

Persamaan det((

A -

λ

I

) =

λ

+ c

n-1

λ

n-1

+c

n-2

λ

n-2

+ …+

c

1

λ

+ c

0

=

0 disebut

persamaan

karakteristik

Persamaan dengan derajat

n

mempunyai paling banyak

n

penyelesaian, jadi

matriks

n

x

n

paling banyak mempunyai

n

nilai eigen.

A-

λ

I

det

λⁿ

+ c

n-1

λ

n-1

+c

n-2

λ

n-2

+ …+

c

1

λ

+ c

0

λ

I

A

-=

= 0

persamaan karakteristik

A-

λ

I

(11)

Contoh

Mencari semua nilai eigen

A=

2

0

4

1

Mencari semua penyelesaian persamaan

Mencari penyelesaian persamaan karakteristik

Nilai eigen

A

adalah

1

2

2,

1

det

2 -

λ

0

= 0

4

1 -

λ

( )( ) = 0

2 -

λ

1 -

λ

4

0

(12)

Prosedur: menentukan nilai eigen

Diberikan matriks persegi

A

.

Nilai-nilai eigen

A

dapat diperoleh sebagai berikut:

1. Tentukan persamaan karakteristik det((

A -

λ

I) = 0

tuliskan

A

dan matriks yang elemen diagonal utamanya dikurangi

λ

2. (Jika diperlukan) uraikan persamaan karakteristik ke dalam persamaan sukubanyak

karakteristik:

λ

+ c

n-1

λ

n-1

+c

n-2

λ

n-2

+ …+

c

1

λ

+ c

0

=

0

(13)

Contoh: Menentukan nilai eigen

Diberikan matriks persegi

1. Tentukan persamaan karakteristik det(A -λI) = 0

2. Ubahlah persamaan karakteristik ke dalam persamaan sukubanyak karakteristik:

3. Selesaikan persamaan di atas untuk memperoleh nilai-nilai eigen

(14)

Nilai eigen matriks diagonal

Diberikan matriks diagonal

2 0 0 0

Nilai-nilai eigen matriks diagonal adalah elemen diagonal

utamanya.

Persamaan karakteristik:

Nilai-nilai eigen 2, 6, 5, 1

(merupakan entri diagonal utama)

(15)

Bagaimana menentukan apakah suatu skalar

merupakan nilai eigen?

• Tentukan apakah 2, 0, 4 merupakan nilai eigen A.

Jawab:

Bentuk det(A-λI) untuk λ= 2, 0, 4. Jika det(A-λI) ≠ , aka erupaka ilai eige , kalau = , maka bukan nilai eigen. Kunci: 2, 4 nilai eigen A, 0 bukan nilai eigen A.

2 adalah nilai eigen A

(16)

Kelipatan skalar vektor eigen

(17)

Kelipatan skalar vektor eigen

Kelipatan skalar (tak nol) dari vektor eigen adalah

vektor eigen terhadap nilai eigen yang sama

(18)

Menentukan semua vektor eigen E

λ

• Diberikan vektor matriks Adan salah satu nilai eigennya, misalnya λ. Tentukan semua vektor eigen yang bersesuaian dengan λ.

• Vektor-vektor eigen Ayang bersesuaian dengan λ = 3 dapat diperoleh dengan menyelesaikan SPL (AI)x = 0. Vektor eigen adalah anggota Null(A- λI)

Null(

A

-

λ

I

)

Null(

A

-

λ

I

)-{

0

}

Himpunan semua penyelesaian SPL (A- λ I)x = 0

Himpunan semua vektor eigen

bersesuaian dengan

λ

(19)

Ruang Eigen

0

Ruang penyelesaian SPL (A- λ I)x = 0

Null

(

A

-

λ

I)

x

Ruang Eigen

E

λ

Ruang eigen

A

yang bersesuaian dengan

λ

terdiri atas semua

vektor eigen yang bersesuaian dengan

λ

dan

vektor nol

Null(

A

-

λ

I) =

E

λ

(20)

Menentukan ruang eigen E

λ

• Diberikan vektor matriks Adan salah satu nilai eigennya, misalnya λ= 3. Tentukan semua vektor eigen yang bersesuaian dengan λ= 3.

1 2 3 Himpunan penyelesaian

(21)

Nilai eigen matriks pangkat

• Nilai eigen dari A adalah 0, 2, dan 3.

• Tentukan nilai eigen untuk

• Diberikan sembarang matriks Adan diketahui bahwa λ adalah nilai eigennya. Maka terdapat vektor tak nol x sedemikian hingga

Ax = λx kalikan kedua ruas dengan matriks A A.Ax = Aλx

A2x = λ(Ax) substitusi Ax dengan λx

A2x = λ2x jadi, λ2merupakan nilai eigen A2

• Teorema: Jika n adalah bilangan bulat positif, λnilai eigen matriks A, maka λn

(22)

Nilai eigen matriks singular

• Misalkan = 0 merupakan nilai eigen dari A.

Maka 0 merupakan penyelesaian persamaan karakteristik:

dengan menganti

dengan 0, diperoleh c0 = 0.

Padahal det(

A

-

I) = 0, dengan

= 0, maka det(

A

) = c0 = 0.

Karena det(

A

) = 0 maka A tidak mempunyai inverse.

• Sebaliknya, det(A) = det(A -I) dengan mengambil = 0.Jadi det(A) = c0. Jika Atidak mempunyai inverse, maka det(A) = 0 = c0.

Sehingga = 0 merupakan salah satu penyelesaian persamaan karakteristik; = 0 merupakan salah satu nilai eigen dari A.

0 adalah nilai eigen

A

jika dan hanya jika

A

(23)

Nilai eigen matriks transpose

Misalkan

= 0 merupakan nilai eigen dari

A

,

maka det(

A

-

I)= 0

Karena matriks dan transposenya mempunyai determinan yang sama,

maka det(

A

-

I)

T

= 0

Karena (

A

-

I)

T

= (

A

T

-

I) ,

maka det(

A

T

-

I)= 0

Jadi,

adalah nilai eigen dari

A

T

A

dan

A

T

mempunyai nilai eigen yang sama

det(

B

) = det(

B

T

)

(

A

-

I)

T

= (

A

T

-

I)

(24)

Diagonalisasi

Definisi: Matriks persegi

A

dapat didiagonalkan jika terdapat matriks yang

mempunyai inverse sedemikian hingga

P

-1

AP

=

D

adalah matriks diagonal

.

5

6

(25)

Kapan matriks

A

dapat didiagonalkan?

Teorema:

Jika

A

adalah matriks nxn, maka kalimat-kalimat berikut ini ekuivalen:

1.

A

dapat didiagonalkan

2.

A

mempunyai n vektor-vektor eigen yang bebas linier

Bukti (1)  (2) Diberikan A

Misalkan Adapat didiagonalkan, maka terdapat matriks P yang mempunyai inverse

Sedemikian hingga P-1AP = D matriks diagonal

(26)

Kapan matriks

A

dapat didiagonalkan? (lanjt)

P

-1

AP

=

D

, kalikan dengan

P

-1

,

AP = PD

AP = PD, jadi

Karena P mempunyai inverse, maka kolom-kolmnya bukan kolom

nol. Berdasarkan deinisi nilai eigen, maka

λ

1

,

λ

2

,

λ

3

, …,λ

n

merupakan nilai-nilai eigen

A

, dan kolom-kolom P adalah

vektor-vektor eigen

A

yang bebas linier (karena P mempunya

inverse)

Bukti untuk (2)

(1) kerjakanlah sebagai latihan untuk

(27)

Prosedur mendiagonalkan matriks

Diberikan matriks

A

nxn

. Akan dicari P sedemikian hingga

PAP

-1

=

D

.

Prosedur

1. Tentukan n vektor eigen

A

yang bebas linier, misalkan

p

1

,

p

2

,

p

3

, …,

p

n

2. Dibentuk matriks

P

yang kolom-kolomnya adalah

p

1

,

p

2

,

p

3

, …,

p

n

3. Mariks

D =

P

-1

AP

adalah matriks diagonal yang entri diagonal utamanya adalah

λ

1

,

(28)

Contoh: mendiagonalkan matriks

• Diberikan matriks Anxn. Akan dicari P sedemikian hingga PAP-1 = D.

Prosedur

1. Tentukan 2 vektor eigen Ayang bebas linier. Pertama kita tentukan nilai-nilai eigennya yaitu λ1= 2 dan λ2= -1 (telah dihitung sebelumnya). Tentukan vektor eigen bersesuaian dengan nilai eigen, dengan menyelesaiakn SPL (A - λ I)x =0. Diperoleh

2. Dibentuk matriks P yang kolom-kolomnya adalah vektor-vektor eigen di atas.

(29)

Masalah Diagonalisasi dan masalah vektor eigen

Masalah vektor eigen

Diberikan matriks

A

nxn

, apakah terdapat basis di R

n

terdiri atas vektor-vektor eigen?

Masalah diagonalisasi

Diberikan matriks

A

nxn

apakah terdapat matriks yang mempunyai inverse P sedemikian

hingga nP

-1

A

P adalah matriks diagonal?

Teorema

:

A

nxn

dapat didiagonalkan jika dan hanya jika terdapat

n

vektor eigen yang bebas linier.

Padahal, setiap n vektor yang saling bebas linier di R

n

merupakan basis R

n

.

Referensi

Dokumen terkait

Mengidentifikasi gambaran faktor lain (kebiasaan penggunaan AC/kipas, kebiasaan penggunaan ventilasi, waktu tidur siang, stres emosional, penyakit fisik yang diderita,

Pada zona elluviasi (E albik) dari Profil B, partikel pasir kuarsa yang merupakan bahan yang tidak melapuk selama proses podzolisasi mendominasi horizon E albik

( 1 cm) untuk β -karoten yaitu 2600. Setelah pengukuran absorbansi dilakukan, larutan dievaporasi kembali sampai kering untuk digunakan pada analisis kandungan β

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Purchase Intention dengan Information

Fitoplankton yang tersaring pada tabung (bucket) dimasukkan ke dalam botol sampel fitoplankton dengan cara kran fitoplankton di buka hingga sampel fitoplankton tertampung dalam

Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan sebelumnya, tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian hukum ini adalah :.. Untuk mengetahui upaya polisi dalam mencegah

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh beban pajak penghasilan tahun sebelumnya terhadap aktivitas manajemen laba tahun berjalan dengan menggunakan ukuran

Homogenitas bubuk-bubuk padatan dengan proses sol-gel dipengaruhi oleh perbandingan komposisi senyawa pembentuknya dalam larutan (keadaan sol), sehingga pada sintesa