• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kerentanan Penghidupan Masyarakat Pesisir Perkotaan Terhadap Variabilitas Iklim (Studi Kasus di Kota Kupang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kerentanan Penghidupan Masyarakat Pesisir Perkotaan Terhadap Variabilitas Iklim (Studi Kasus di Kota Kupang)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Peta Penelitian.
Tabel 1 Komponen Kerentanan Penghidupan (Shah et al. 2013).
Tabel 1 Komponen Kerentanan Penghidupan (Shah et al. 2013) (lanjutan).  No  Komponen  Satuan  16  17  18  Pangan
Tabel 2 Lokasi dan Jumlah Kuisioner.
+6

Referensi

Dokumen terkait

Fenomena perubahan iklim lokal yang terjadi adalah meningkatnya jumlah curah hujan, meningkatnya jumlah hari hujan, meningkatnya jumlah hari atau bulan kering

• Telah terindikasi adanya perubahan iklim global dalam beberapa dekade terakhir yang ditandai dengan tren kenaikan suhu permukaan laut (SPL), perubahan curah hujan,

Berdasarkan kondisi tersebut maka pentingnya penelitian ”Kajian Kerentanan Wilayah Pesisir Kota Semarang Terhadap Perubahan Iklim” yakni untuk mengkaji kerentanan wilayah pesisir

Pola kecenderungan perubahan iklim yaitu curah hujan yang semakin menurun serta adanya persepsi masyarakat terhadap adanya perubahan pola curah hujan menjadi dasar dalam

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor iklim yaitu suhu, kelembaban dan curah hujan dengan kasus COVID-19 di Kota

 El-Nino adalah kejadian iklim di mana terjadi penurunan jumlah dan intensitas curah hujan akibat naiknya suhu permukaan laut di wilayah Samudra Pasifik Selatan yang

Untuk menghasilkan indeks kerentanan pesisir, Penelitian ini menggunakan teknik analisa spasial, dengan melakukan tumpang susun (overlay) dari data-data geospasial

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa faktor perubahan iklim suhu, curah hujan, kelembaban tidak