• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA UD. CAHYARINI TOYS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA UD. CAHYARINI TOYS"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA UD. CAHYARINI TOYS Robert Irfan Jaka

Septi Herawati

Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No. 100, 16424, Jawa Barat

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui usulan investasi penambahan pada “UD. Cahyarini Toys” layak untuk dilakukan atau tidak. Selain itu juga untuk dapat mengetahui bagaimana kelayakan usaha dari aspek keuangan, aspek hukum, aspek persaingan, aspek ekonomi dan sosial, aspek operasional, aspek pemasaran dan pasar, aspek sumber daya manusia pada “UD. Cahyarini Toys”. UD. Cahyarini Toys adalah salah satu Pengrajin Boneka Berkualitas setara ekspor yang ada di Jl. Terusan Bojong RT 17 RW 08, kec. klapanunggal kab. Bogor. “UD. Cahyarini Toys” ini dapat memberikan supplay bagi Distributor langganan yang ada di Surabaya, Semarang dan Banjarmasin. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode Net Present Value, Payback Period, Internal Rate of Return, dan Profitability Indeks untuk menghitung dan mengetahui layak atau tidaknya usaha kerajinan boneka “UD. Cahyarini toys” pada tahun 2014 – 2019 mendapatkan hasil dengan Net Present Value Rp. 609.297.772, Payback Period 11,4%, Internal Rate of Return 1 tahun 5 Bulan 25 hari, dan Profitability indeks 2,0 dengan hasil diterima.

Kata kunci: PP, NPV, IRR, PI PENDAHULUAN

Bisnis diartikan sebagai seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh mereka yang berkecimpung di dalam perniagaan baik sebagai produsen, pedagang, konsumen di dalam suatu industri di mana perusahaan tersebut berada, dalam rangka untuk memperbaiki standar serta kualitas hidup mereka. Banyak wirausahawan yang membuat usaha baru untuk memperluas usahanya atau membuka cabang baru. Mereka membuka cabang baru guna untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan konsumen. Untuk pembukaan cabang baru dalam suatu usaha sudah pasti membutuhkan modal atau dana yang cukup besar.

Studi kelayakan bisnis merupakan suatu penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial. Dalam suatu perekonomian yang kompleks seperti sekarang ini, seorang pengusaha harus mau menghadapi tantangan dan resiko untuk mengkombinasikan tenaga kerja, bahan, modal dan manajemen secara baik sebelum memasarkan suatu produk. Seorang produsen harus mampu memproduksi barang secara efisien dalam jumlah maupun jenis sesuai dengan yang dibutuhkan konsumen. Kelayakan suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek, yaitu aspek NPV,aspek IRR, aspek PP, dan aspek PI.

Net Present Value menurut R. Agus Sartono (2010:195) adalah Selisih antara Present Value aliran kas bersih atau sering disebut juga dengan Proceed Present Value investasi teknik dalam capital budgeting yang dihitung dengan mencari selisih Net Present Value investasi awal dengan Net Present Value arus kas proyek pada tingkat biaya modal yang sama atau perbedaan

(2)

antara nilai sekarang dari arus kas yang masuk dan nilai sekarang dari arus kas keluar pada sebuah waktu periode.

Internal Rate of Return menurut Bambang Riyanto (1997:129) adalah Pengertian Internal Rate of Return itu sendiri didefinisikan sebagai tingkat bunga yang menjadikan jumlah nilai sekarang dari proceed yang diharapkan diterima sama dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran modal. Internal rate of Return merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi.

Payback Period menurut Fred Weston dan Eugena F. Brigham (1975:40) adalah jangka waktu yang diperlukan suatu perusahaan untuk mengembalikan modal investasinya dari cash flow semakin cepat dana investasi dapat diperoleh kembali, maka semakin kecil resiko yang ditanggung oleh perusahaan. Selain itu dana tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan lain. metode evaluasi kelayakan suatu investasi dengan mencari periode yang diperlukan untuk mengembalikan jumlah investasi yang telah dikeluarkan berdasarkan arus kas yang diharapkan dari investasi yang didanai.

Profitability Index menurut Chaerul D.Djakman (2000:312) adalah merupakan rasio aktivitas dari nilai sekarang penerimaan bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi. Teknik penganggaran modal untuk mengevaluasi investasi untuk kelangsungan hidup atau profitabilitas mereka. Teknik arus kas diskonto yang digunakan dalam mencapai indeks profitabilitas. Profitability index juga dikenal sebagai rasio manfaat-biaya. Perhitungan indeks profitabilitas mungkin dengan rumus sederhana dengan input sebagai – tingkat diskonto, arus kas masuk dan arus keluar. PI lebih besar dari atau sama dengan satu ditafsirkan sebagai kriteria baik dan dapat diterima.

UD. Cahyarini Toys dipimpin oleh Ny.Purbarini Sri Sumarsih bergerak di sektor industri Boneka yang telah berdiri dari tahun 2004, pada awal berdirinya UD.Cahyarini Toys tidak langsung membuat boneka melainkan bergerak membantu memperbanyak kebutuhan persediaan barang setengah jadi dari PT. Sunindo karena Ny. Purbarini Sri Sumarsih berkerja di Perusahaan tersebut, dengan cara menjahit isi boneka (Silica Gel) untuk menambah penghasilan, namun Ny. Purbarini Sri Sumarsih pada Tahun 2009 berniat untuk membesarkan nama UD.Cahyarini Toys. Dengan alasan tersebut Ny. Purbarini Sri Sumarsih berhenti berkerja agar lebih fokus pada usahanya, dengan pengalamannya sebagai marketing diperusahaan tersebut maka berdirilah UD.Cahyarini Toys sampai saat ini. UD.Cahyarini Toys bisa menghasilkan 500-1000 boneka setiap harinya dengan keuntungan pada setiap bonekanya sekitar 10% dengan harga grosir. Tetapi belakangan ini keuangan penjualan menurun.

Berdasarkan uraian di atas, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui usulan investasi penambahan pada “UD. Cahyarini Toys” layak untuk dilakukan atau tidak. Selain itu juga untuk dapat mengetahui bagaimana kelayakan usaha dari aspek keuangan, aspek hukum, aspek persaingan, aspek ekonomi dan sosial, aspek operasional, aspek pemasaran dan pasar, aspek sumber daya manusia pada “UD. Cahyarini Toys”.

KERANGKA TEORI

Menurut Kasmir, Jakfar (2007:4) “Studi kelayakan bisnis merupakan suatu metode penjajagan dari suatu gagasan usaha tentang kemungkinan layak atau tidaknya gagasan usaha tersebut dilaksanakan.”

Terdapat lima tujuan perlunya melakukan studi kelayakan menurut Kasmir dan Jakfar (2003:13), yaitu: menghindari risiko kerugian, memudahkan perencanaan, memudahkan pelaksanaan pekerjaan, memudahkan pengawasan, memudahkan pengendalian.

(3)

Menurut Danang (2012) aspek yang terdapat pada studi kelayakan proyek atau bisnis yang terdiri dari berbagai aspek yang sudah disebutkan diatas antara lain:

1. Aspek Pasar Positioning

Menurut Hasan (2008) Strategi Positioning Merupakan strategi yang berusaha menciptakan diferensiasi yang unik dalam benak pelanggan sasaran sehingga terbentuk citra (image) produk yang lebih unggul dibandingkan pesaing. Langkah dalam strategi pemasaran harus diperhatikan keterkaitan antara Segmenting, targeting, positioning.

Targeting

Penentuan pasar (targeting) menurut Tjiptono Fandy (2008) merupakan proses mengevaluasi dan memilih satu atau beberapa segmen pasar yang dinilai paling menarik untuk dilayani dengan program pemasaran dan potensi perubahan segmen, karakteristik structural segmen dan kesesuaian antara produk pasar.

Segmenting

Dengan segmentasi pasar, sumber daya yang terbatas dapat digunakan secara optimal untuk menghasilkan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar, dapat mengalokasikannya kepada potensial yang paling menguntungkan, dan dapat ikut bersaing dalam segmen pasar tertentu, serta dapat menentukan cara - cara promosi yang efektif.

2. Aspek Keuangan

Menurut Suliyanto (2010) analisis aspek keuangan dilakukan untuk menjawab pertanyaan bagaimana kesiapan permodalan yang akan digunakan untuk menjalankan bisnis yang menguntungkan. Suatu ide bisnis dinyatakan layak berdasarkan aspek keuangan jika sumber dana untuk membiayai ide bisnis tersebut tersedia serta bisnis tersebut mampu memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan dengan berdasarkan asumsi – asumsi yang logis.

3. Aspek Hukum

Menurut kasmir (2006) dalam aspek hukum yang akan di bahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, mulai dari bentuk badan usaha sampai ke izin – izin yang dimiliki. Kelengkapan dan keabsahan dokumen sangat penting, karena hal ini merupakan dasar hukum yang harus dipegang apabila di kemudian hari timbul masalah. Keabsahan dan kesempurnaan dokumen dapat diperoleh oleh pihak – pihak yang menerbitkan atau mengeluarkan dokumen tersebut.

4. Aspek Pemasaran

Menurut Koler, Keller (2012) pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai satu sama lain. Menurut Tjiptono Fandy, Cahdra (2012) Dari definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah proses pengenalan produk kepada rang-orang yang bernilai sesuai dengan manfaat yang diberikan oleh produk.

5. Aspek Operasional

Aspek ini meliputi pengertian manajemen operasional, keputusan dalam manajemen operasional, proses produksi, pemilihan teknologi, perencanaan kapasitas, perencanaan lokasi, perencanaan layout, dan perencanaan sistem kerja. Menurut Kasmir, Jakfar (2010) menjelaskan bahwa aspek operasional adalah untuk menilai kesiapam perusahaan dalam menjaankan usaha dengan menilai lokasi, luas produksi, dan layout serta kesiagaan mesin-mesin yang digunakan.

6. Aspek Ekonomi dan Sosial

Menurut kasmir, jakfar (2012) menyebutkan beberapa dampak yang akan mempengaruhi berbagai pihak tersebut, baik itu positif maupun negatif sebagai berikut: Bagi masyarakat

(4)

dampak positif yang diperoleh dari sebuah bisnis ditinjau dari aspek ekonomi adalah peluang untuk meningkatkan pendapatan, sedangkan bagi pemerintah dampak positif yang diperoleh adalah memberikan pemasukan berupa pendapatan. Selain itu dampak positif lainnya adalah pengaturan dan pengelolaan SDA yang belum terjamah, dampak negatif sebuah bisnis ditinjau dari aspek ekonomi adalah eksplorasi SDA yang berlebihan, masuknya pekerja dari luar daerah sehingga mengurangi peluang bagi masyarakat sekitarnya, dampak positif sebuah bisnis ditinjau dari aspek sosial dari tinjauan masyarakat secara umum adalah tersedia sarana dan prasarana yang dibuthkan seperti pembangunan studi kelayakan pengembangan. Dampak negatif sebuah bisnis ditinjau dari aspek sosial dai tinjauan pemerintah adalah perubahan demografi di suatu wilayah, perubahan budaya, dan kesehatan masyarakat.

7. Aspek Persaingan

Menurut Umar, Husein (2005) dalam bukunya mengutip strategi kompetitif yang dikemukakan oleh Michael E Porter, yang dimana konsep tersebut menganalisis persaingan bisnis berdasarkan 5 aspek yang disebut sebagai lima kekuatan dalam bersaing: Persaingan diantara perusahaan sejenis, Kemungkinan masuknya pesaing baru, Potensi Pemngembangan produk subtitusi, Kekuatan tawar – menawar pemasok, Kekuatan tawar – menawar pembeli.

8. Aspek Sumber Daya Manusia

Aspek ini berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia, perencanaan sumber daya manusa, analisis pekerjaan, analisis tenaga kerja, penarikan tenaga kerja, seleksi tenaga kerja, pelatihan tenaga kerja, perencanaan karir, manajemen karir, pengembangan karir.

METODE PENELITIAN

Objek penelitian dilakukan pada laporan keuangan berupa neraca dan laporan perubahan modal kerja pada UD.CAHYARINI TOYS. Perusahaan tersebut didirikan tanggal 19 Juni 2004 dan memulai kegiatan usaha komersilnya pada tahun 2006. Kantor pusat UD.CAHYARINI TOYS terletak di Jl. Terusan Bojong, Klapanunggal, Bogor, Indonesia. UD.Cahyarini Toys Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kerajinan yaitu boneka, perusahaan ini dikelola oleh keluarga Purbarini Sri Sumarsih. UD.Cahyarini toys pertama dibuka dijalan Bojong, Klapanunggal, Bogor dan sekarang sudah memiliki 3 pelanggan tetap.

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi lapangan dan kepustakaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Net Present Value (NPV) Rumus Net Present Value:

2. Internal Rate Of Return (IRR), Rumus Internal Rate Of Return:

NPV = Pv Proceed - Pv Outlays

IRR= Df 1 + NPV 1 x (Df2 -Df 1) NPV 1 -NPV 2

(5)

3. Payback Period (PP),

Rumus payback period jika arus kas dari suatu rencana investasi yang sama jumlahnya setiap tahun:

Rumus payback period jika arus kas dari suatu rencana investasi tidak sama jumlahnya setiap tahun:

4. Profitability Index (PI). Rumus Profitability Index :

HASIL DAN PEMBAHASAN Aspek Pasar dan Pemasaran

Dalam pengembangan usaha Kerajinan Boneka ini ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang. Berikut adalah faktor-faktor yang dapat menunjang usaha “UD. Cahyarini Toys” yaitu :

1. Lokasi “UD. Cahyarini Toys berlokasi di Jl. Terusan Bojong RT 27 RW 08, Klapanunggal, Bogor 16710. Lokasi tersebut strategis dari jalan raya dan Sekitar Klapanunggal serta untuk proses pengangkutan Ekspedisi ke beberapa kota dari pelanggan “UD. Cahyarini Toys”.

2. Harga

Harga yang ditawarkan oleh “UD. Cahyarini toys” cukup bervariatif dan terbilang tidak terlalu mahal. Untuk eceran harga Boneka Bantal dan karakter sekitar Rp. 30.000. 3. Permintaan

Dilihat dari kualitasnya boneka mainan tersebut sudah lulus sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) dengan nomor409/W/SA/A/XI/2017yang sudah dapat dipastikan teruji dan layak beredar di masyarakat, untuk Permintaannya ada 3 Distributor besar percaya akan produk yang dihasilkan. Distributor tersebut berasal dari Surabaya, Semarang, dan Banjarmasin.

Aspek Operasional

Dikarenakan usaha ini merupakan usaha menengah maka pengelolaanmanajemen dilakukan secara terstruktur. Saat ini seluruh keuangandipegang langsung oleh Ibu Purbarini Sri Sumarsih yaitu pemilik “UD. Cahyarini Toys”, kegiatan produksi berlangsung dari hari senin – sabtu dari jam 08:00 -16:00 seperti jam karyawan di pabrik swasta.

a - b

Payback Period = n + x 1 Tahun c - d

Initial Investment

Payback Period = x 1 Tahun Cash Flow

Pv Proceed Profitability Indeks =

(6)

Aspek Hukum

Dalam hal Hukum Usaha Dagang (UD) ini sudah mendapatkan izin dari RT/Rw dan kelurahan setempat serta memiliki SIUP NPWP bawah atas nama “UD. Cahyarini Toys”. Oleh karena itu usaha ini layak untuk dijalankan diarea setempat.

Aspek Pesaing

Dilihat dari lokasi tempat berdirinya “UD. Cahyarini Toys” ini tidak memiliki pesaing, namun untuk tingkat persaingan dengan usaha sejenis disekitar bekasi “UD. Cahyarini Toys” masih dapat bersaing dengan baik terbukti dengan usaha seumurannya yang sudah banyak tutup.

Aspek Ekonomi dan Sosial

Dalam aspek ekonomi dan sosial dapat memberikan hasil positif dengan cara memberi lapangan pekerjaan kepada masyarakat sekitar dan membangun perekonomian sekitar Klapanunggal. Dengan adanya kegiatan usaha Kerajinan boneka dapat juga meningkatkan perekonomian sekitar karena memiliki 10 karyawan yang tinggalnya juga disekitar “UD. Cahyarini toys”.

Aspek Sumberdaya Manusia

Pada aspek Sumber daya mausia “UD. Cahyarini Toys” memiliki 10 orang karyawan yang tinggal didaerah setempat yang artinya kerajinan boneka ini dapat mengurangi pengangguran disekitar lokasi berdirinya usaha.

Aspek Keuangan

Dalam aspek keuangan meliputi penilaian sumber – sumber dana yang diperoleh, perkiraan pendapatan, biaya investasi, serta taksiran laba rugi.

Tabel 1. Investasi “UD. Cahyarini Toys” Tahun 2014 – 2018

Nama Barang

Jumlah (Unit)

Harga Satuan Total Harga (Residu 10%) Umur Ekonomis Depresiasi Gedung 1 Rp.150.000.000 Rp.150.000.000 5 Rp.27.000.00 0 Tanah 1 Rp.300.000.000 Rp.300.000.000 - - Alat timbang kapas 3 Rp.200.000 Rp.600.000 - - alat potong kain 2 Rp.3.000.000 Rp.6.000.000 5 Rp.1.080.000 Mesin jahit 5 Rp.2.500.000 Rp.12.500.000 5 Rp.2.250.000 Mobil pickup 1 Rp.120.000.00 Rp.120.000.000 5 Rp.21.600.00 0 Meja potong kain 2 Rp. 500.000 Rp.1.000.000 - - Kursi 10 Rp.50.000 Rp.500.000 - -

(7)

Nama Barang

Jumlah (Unit)

Harga Satuan Total Harga (Residu 10%) Umur Ekonomis Depresiasi Biaya renovasi Cat tembok 5 Rp.200.000 Rp.1.000.000 - - Rooling door 1 Rp.16.000.000 Rp.16.000.000 5 Rp.2.880.000 Biaya Tukang 5 (orang) Rp.120.000 Rp.600.000 - - Jumlah Rp.608.200.000 Rp.54.810.00 0 Sumber : “UD. Cahyarini Toys” Diolah (2019)

Berdasarkan tabel 1 diatas, maka dapat diketahui nilai investasi “UD. Cahyarini Toys adalah Sebesar Rp.608.200.000,- dan nilai depresiasi pada “UD. Cahyarini Toys” adalah Rp.54.810.000.

Tabel 2. Taksiran Laba Rugi UD. Cahyarini Toys Tahun 2014 – 2018 (rupiah)

2014 2015 2016 2017 2018 A. Pendapatan 831.540.000 867.116.000 853.916.000 737.184.000 692.154.000 B. Pengeluaran 367.080.000 403.380.000 447.240.000 467.040.000 510.960.000 2014 2015 2016 2017 2018 Depresiasi 54.810.000 54.810.000 54.810.000 54.810.000 54.810.000 Proceed 409.650.000 408.926.000 351.866.000 215.334.000 126.384.000 Total 1.512.160.000 Sumber : “UD. Cahyarini Toys” diolah (2019)

Dari perhitungan diatas hasil Proceed dari tahun 2014 – 2018 adalah sebesar Rp 1.512.160.000,-

Tingkat Kelayakan Usaha

Untuk mengetahui apakah modal sebesar Rp.608.200.000 untuk investasi, investasi dapat mengalami keuntungan dan kerugian ataupun usaha ini dapat diperluas. Berikut ini adalah analisis 4 metode yang digunakan oleh penulis:

Net Present Value

Berikut ini perhitungan NPV untuk mengetahui nilai bersih sekarang dari investasi yang ditanamkan pada usaha “UD. Cahyarini Toys” dengan menggunakan tingkat suku bunga sebesar 9,90% sebagai dasar tingkat suku bunga dari bank BCA.

(8)

NPV =Pv Proceed – Pv Outlays

=Rp 1.217.497.772 – Rp 608.200.000 =Rp 609.297.772

Dari nilai perhitungan diatas, maka dapat diketahui bahwa jika NPV adalah positif maka dapat dikatakan bahwa investasi tersebut dapat diterima.

Internal Rate of Return

Pencarian tingkat bunga dengan Internal Rate of Return dapat dilakukan dengan mencoba - coba (Trial and Error). Berikut penulis mencoba membandingkan tingkat suku bunga Bank BCA sebesar 9,90% dan suku Bunga Bank Danamon sebesar 11%

a. Tingkat Bunga 9,90% Bank BCA NPV 1 =Pv Proceed–Pv Outlays

=Rp 1.217.497.772 – Rp 608.200.000 =Rp 609.297.772,-

b. Tingkat Bunga 11% Bank Danamon NPV 2 =Pv Proceed – Pv Outlays =Rp 1.172.829.966-Rp 608.200.000 =Rp 564.629.966,- IRR =Df 1 + NPV x ( Df 2 – Df 1 ) NPV 1 – NPV 2 =9,90% + Rp 609.297.772,- x (11% - 9,90%) Rp609.297.772,-– Rp 564.629.966,- =9,90% + Rp 609.297.772,- x 1.1% Rp 44.667.806 =9,90% + 1,50% = 11,4%

Dari hasil perhitungan diatas maka dapat diketahui IRR ssebesar 11,4% maka usulan investasi dalam usaha “UD. Cahyarini Toys” dapat diterima, karena IRR-nya lebih besar dari tingkat suku bunga yang telah ditetapkan.

Payback Period

Payback Period ini digunakan untuk dapat mengetahui lamanya waktu yang diperlukan agar dapat menutup kembali seluruh pengeluaran investasi dengan menggunakan cara sebagai berikut:

Payback Period = Investasi Rp.609.297.772,- Proceed tahun 1 Rp.409.650.000,- _

Rp. 199.647.772,-

Payback Period = Sisa Investasi x 12 bulan Proceed tahun selanjutnya

= Rp. 199.647.772,- x12 bulan Rp. 409.650.000,-

= 5.84 / bulan = 0.84 x 30 hari = 25 / hari

Jadi, jika lamanya pengembalian investasi yang akan diterima investor yaitu 1 tahun5 bulan 25 hari. Dan karena pengembalian lebih cepat dari umur ekonomis maka investasi diterima.

(9)

Profitability Indeks

Profitability Indeks yaitu perbandingan antara nilai penerimaan kas bersih dimasa yang akan datang dengan nilai investasi yang sekarang. Profitability Indeks bisa dihitung dengan cara :

Profitability Indeks = Pv Proceed Pv Outlays = Rp 1.217.497.772,- Rp 608.200.000,- = 2,0

Dilihat dari perhitungan diatas, nilai PI diterima karena nilai PI sebesar 2,0 jika nilai PI >1 maka hasil tersebut dinyatakan menguntungkan dan dapat diterima.

SIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, maka simpulan dari penelitian ini adalah dari aspek persaingan dilihat dari lokasi kegiatan produksi “UD. Cahyarini Toys” ini tidak memiliki pesaing disekitarnya. Aspek Hukum dalam hal ini “UD. Cahyarini” sudah memilki izin usaha oleh RT/RW, Kemenperin, dan NPWP. Aspek operasional dalam menjalankan kegiatan produksi “UD. Cahyarini Toys” setiap hari dari jam 08:00 – 16:00 WIB dan libur pada hari minggu serta libur pada hari besar. Aspek pemasaran dari aspek ini dapat dilihat sudah memiliki langganan tetap dan sudah berjalan sesuai dengan rencana. Aspek sumber daya manusia dari aspek ini “UD. Cahyarini Toys” memiliki 10 orang karyawan. Aspek Ekonomi dari usaha yang telah didirikan selama 15 tahun “UD. Cahyarini Toys” meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Bogor. Aspek Keuangan di terima dari data yang telah dihitung menggunakan 4 metode yaitu : metode Net Present Value Hasilnya sebesar Rp. 609.297.772,- dinyatakan diterima karena hasil tersebut positif, metode Internal Rate of Return hasilnya adalah 11,4% dapat dikatakan diterima karena hasil tersebut lebih besar dari suku bunga yang telah ditetapkan oleh Bank BCA yaitu 9.90% dan untuk Trial and Error menggunakan Bank Danamon 11% metode Payback Period hasilnya 1 tahun 5 bulan 25 hari dinyatakan diterima karena hasil tersebut lebih kecil dari umur ekonomis yang sudah ditetapkan, metode Profitability Indeks hasilnya sebesar 2,0 dan dinyatakan diterima karena hasil tersebut nilainya >1. Saran yang disampaikan dalam membuat keputusan investasi hendaknya benar–benar memperhitungkan besarnya pengeluaran serta manfaat yang diperoleh agar mendapatkan pengembalian dan kelancaran kepada usaha tetap terjamin, diharapkan “UD. Cahyarini Toys” sebaiknya melakukan perluasan usaha. Selain itu penulis juga menyarankan kepada “UD. Cahyarini Toys” mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Astuti. (2004). Manajemen Keuangan Perusahaan. Graha Indonesia.Jakarta. Danang. (2012). Manajemen Pemasaran. Buku Seru, Yogyakarta.

Djakman. (2000). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, Edisi Ketujuh, Salemba Empat Jakarta. Dwi, Setiono. (2007). Analisis Kelayakan Investasi Kapal Tradisional 30 GT di Daerah

Banyuwangi. Penulisan Ilmiah UniversitasGunadarma. Jakarta.

Gumelar, Bambang. (2012). Studi Kelayakan Bisnis Pengembangan PadaUsaha Air Minum Isi Ulang Rizqi qua Pekayon, Bekasi. Penulisan Ilmiah Universitas Gunadarma. Jakarta. Astriyani, Witri. (2014). Studi Kelayakan Bisnis Usaha Dagang Air BersihSumber Air,

Indramayu. Penulisan Ilmiah Universitas Gunadarma.Jakarta.

Rahayu, Tri. (2018). Studi Kelayakan Bisnis Distributor Aqua Galon PadaToko “AA”, Jakarta Timur. Penelitian Ilmiah UniversitasGunadarma. Jakarta.

Harahap. (2004). Analisis Kritisatas Laporan Keuangan. Raja Grasindo Pesada, Jakarta Hasan. (2008). Marketing. Media Utama, Yogyakarta.

Husnan, Suwarsono. (2002). Studi Kelayakan Proyek, Edisi ke 4, IPP AMNYKPN, Yogyakarta. Ibrahim, Yacob. (2009). Studi Kelayakan Bisnis. PT Rineka Cipta. Jakarta

Jumingan. (2009). Analisis Laporan Keuangan. Bumi Aksara, Surakarta. Kasmir. (2006). Kewirausahaan. Rajawali Pers. Jakarta.

Kasmir, Jakfar. (2003). Studi Kelayakan Bisnis. Kencana Pernada MediaGrup, Jakarta. Kasmir, Jakfar. (2012). Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Revisi. Kencana,Jakarta

Kotler. (2008). Manajemen Pemasaran. Edisi ke-12. Erlangga, Jakarta Timur.

Kotler, Keller. (2012). Manajemen Pemasaran. Edisi ke-12. Erlangga, Jakarta Timur Nurmalina. (2009). Studi Kelayakan Bisnis. Departemen Agri Bisnis Fakultas Ekonomi dan

Manajemen Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Nur Emi Suhaemi. (2013). Studi Kelayakan Bisnis Terhadap Usaha DepotAir Minum Isi Ulang Tirta Wening Depok. Penulisan Ilmiah Universitas Gunadarma. Jakarta

Ponidah. (2012). Studi Kelayakan Bisnis Terhadap David Fitness. Penulisan Ilmiah Universitas Gunadarma. Jakarta.

Rangkuti. (2012). Studi Kelayakan Bisnis dan Investasi. Gramedia PustakaUtama, Jakarta. Riyanto. (2001). Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE,Yogyakarta.

(11)

Sharfe F Wiliam. (2006). Pengertian Studi Kelayakan Bisnis. Cetakan ke-3, Kencana, Jakarta. Subagyo. (2007). Studi Kelayakan Teori dan Aplikasi. PT Elex Media Komputindo, Jakarta. Suliyanto. (2010). Studi Kelayakan Bisnis: Pendekatan Praktis, Andi Offset,Yogyakarta Tjiptono, Fandy. (2008). Strategi Pemasaran. Edisi ke-3, Yogyakarta.

Tjiptono Fandy, Chandra. (2012). Pemasaran Strategi. Edisi ke-3, Yogyakarta

Umar, Husein. (2005). Studi Kelayakan Bisnis. Edisi ke-3 Revisi. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Gambar

Tabel 1. Investasi “UD. Cahyarini Toys” Tahun 2014 – 2018  Nama
Tabel 2. Taksiran Laba Rugi UD. Cahyarini Toys Tahun 2014 – 2018 (rupiah)

Referensi

Dokumen terkait

Gambar Ring Sample Yang Digunakan Dalam Penetapan Bulk Density Dan Pemanenan Bulir Pada Tanaman Padi Fase Akhir Generatif.. Peta Pengambilan Sampel

Sebagai sebuah hasil pengabdian masyarakat di UKM Benok probolinggo melalui desain kemasan diantaranya visualisasi, material, dan bentuk kemasan makanan ringan

Pada atribut aroma, gula stevia tidak memiliki aroma yang khas sehingga tidak berpengaruh terhadap aroma sirup teh hijau dan gula stevia tidak berpengaruh terhadap rasa sirup

Wallpaper murah terbaru terdapat pada toko kami, karena memang kami selalu menyuguhkan jenis wallpaper- wallpaper terbaru supaya kami bisa memberikan pelayanan kepada para

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Akhlak. Hablumminal’alam di SMP Negeri

3.. Bagi masyarakat sekitar, dalam kasus ini adalah Bandungan, maka program ini dapat meningkatkan perekonomian warga secara tidak langsung. Dengan

terhadap stimulus. Tetapi kondisi tersebut belim samapai pada tahap timbulnya minat terhadap objek. Objek yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tayangan SmartDrive di Metro

Pemupukan fosfor dan kalium masing -masing nyata meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah total dan buah masak per tanaman serta hasil benih per hektar;