• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL EFILIA INTAN SARI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROPOSAL EFILIA INTAN SARI"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Efilia Intan Sari
  • Pengajar:
    • Dr. Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes
    • Sarah Ulliya, S.Kp., M.Kes
    • Ns. Sri Padma Sari, S.Kep., MNS
    • Ns. Muhamad Rofii, S.Kp., M.Kep
    • Muhammad Hasib Ardani, S.Kp, M.Kes
  • Sekolah: Universitas Diponegoro
  • Mata Pelajaran: Ilmu Keperawatan
  • Topik: Gambaran Perawat Dalam Melakukan Orientasi Pasien Baru Di Instalasi Rawat Inap RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara
  • Tipe: proposal skripsi
  • Tahun: 2017
  • Kota: Semarang

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang pentingnya orientasi pasien baru di rumah sakit. Dalam konteks ini, orientasi berfungsi untuk memberikan informasi yang diperlukan kepada pasien dan keluarganya agar mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Proses ini tidak hanya membantu pasien memahami peraturan rumah sakit, tetapi juga membina hubungan saling percaya antara perawat dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana perawat melakukan orientasi pasien baru, mengingat pentingnya komunikasi yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepuasan pasien.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menekankan peranan penting rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan dan asuhan keperawatan. Proses penerimaan pasien baru merupakan langkah awal yang krusial, di mana kesan pertama pasien terhadap rumah sakit dibentuk. Orientasi pasien baru menjadi bagian dari prosedur penerimaan yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai fasilitas, peraturan, dan hak pasien, yang semuanya penting untuk meminimalisir kecemasan dan meningkatkan kepatuhan pasien terhadap peraturan yang ada.

1.2. Perumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana perawat melakukan orientasi pasien baru di RSUD Hj. Anna Lasmanah. Hal ini penting untuk diinvestigasi karena kurangnya informasi yang diberikan kepada pasien dapat menyebabkan ketidakpatuhan terhadap aturan rumah sakit dan meningkatkan kecemasan. Dengan memahami gambaran orientasi yang dilakukan oleh perawat, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan orientasi pasien baru oleh perawat di RSUD Hj. Anna Lasmanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi informasi yang diberikan kepada pasien terkait dengan fasilitas, kebijakan rumah sakit, dan hak serta kewajiban pasien. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan untuk perbaikan dalam praktik keperawatan.

1.4. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini mencakup tiga aspek, yaitu bagi rumah sakit, perawat, dan penelitian selanjutnya. Bagi rumah sakit, hasil penelitian diharapkan dapat digunakan untuk evaluasi dan peningkatan kualitas orientasi pasien baru. Bagi perawat, penelitian ini dapat menjadi alat introspeksi untuk meningkatkan praktik keperawatan. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam penelitian terkait orientasi pasien.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka mencakup teori-teori yang mendasari pentingnya orientasi pasien baru. Tinjauan ini meliputi definisi penerimaan pasien, tujuan, prosedur, serta peran perawat dalam proses ini. Teori-teori yang dibahas diharapkan dapat memberikan landasan yang kuat untuk penelitian ini dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya orientasi dalam konteks pelayanan kesehatan.

2.1. Tinjauan Teori

Tinjauan teori menjelaskan definisi penerimaan pasien baru, tujuan dari penerimaan tersebut, serta prosedur umum yang harus diikuti. Proses penerimaan pasien baru tidak hanya sekadar administrasi, tetapi juga mencakup aspek komunikasi yang efektif antara perawat dan pasien untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepuasan pasien. Hal ini penting untuk membangun hubungan terapeutik yang baik.

2.2. Orientasi Pasien Baru

Orientasi pasien baru merupakan bagian penting dari penerimaan pasien. Dalam sub-bab ini, dibahas mengenai definisi, manfaat, dan aspek-aspek yang perlu dijelaskan kepada pasien baru. Manfaat orientasi mencakup peningkatan pemahaman pasien tentang fasilitas dan peraturan rumah sakit, yang pada gilirannya dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepuasan pasien.

2.3. Kerangka Teori

Kerangka teori memberikan gambaran tentang hubungan antara orientasi pasien dan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan. Dalam kerangka ini, dijelaskan bagaimana orientasi yang baik dapat berkontribusi pada kepuasan pasien dan kepatuhan terhadap peraturan rumah sakit. Teori ini menjadi dasar untuk penelitian yang dilakukan.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan orientasi pasien baru di RSUD Hj. Anna Lasmanah, dengan fokus pada pengumpulan data melalui kuesioner yang telah divalidasi.

3.1. Kerangka Konsep

Kerangka konsep dalam penelitian ini menggambarkan variabel-variabel yang akan diteliti, yaitu orientasi pasien baru. Variabel ini mencakup pemberian informasi tentang fasilitas, kebijakan, dan hak serta kewajiban pasien. Kerangka ini menjadi panduan dalam pengumpulan dan analisis data.

3.2. Jenis dan Rancangan Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pelaksanaan orientasi pasien baru di rumah sakit tanpa melakukan manipulasi data. Desain ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan.

3.3. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Hj. Anna Lasmanah. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, di mana responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hal ini memastikan bahwa data yang diperoleh dapat mewakili populasi yang diteliti.

3.4. Alat Penelitian dan Cara Pengumpulan Data

Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang berisi checklist tindakan perawat dalam melaksanakan orientasi pasien baru. Kuesioner ini dirancang untuk mengukur pelaksanaan orientasi berdasarkan standar asuhan keperawatan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria inklusi.

Gambar

Gambar 1. Alur Penerimaan Pasien Baru
Gambar 2. Kerangka Teori (6,9,19,22,23)
Tabel 1. Variabel Penelitian, Definisi Operasional, dan Skala Ukur
Tabel 2. Kisi-Kisi Kuesioner
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian dari 37 responden keluarga pasien stroke yang dirawat inap di RSHAM Medan menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki pengetahuan baik tentang

Delapan dari 10 keluarga tersebut menyatakan bahwa komunikasi yang terjalin dalam anggota keluarganya baik dan terbuka, meskipun komunikasi yang terjalin setiap hari

pemenuhan kebersihan diri dalam kebutuhan mandi pada pasien rawat inap.. masih membutuhkan bantuan keluarga. Dilakukan wawancara pada 10 pasien rawat inap

Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan 10 pasien Diabetes Mellitus atau DM didapatkan 6 dari 10 responden menyatakan bahwa sering merasa bosan karena

Pasien dan keluarga pasien menyatakan bahwa tidak ada anggota keluarga mengalami keluhan yang sama dengan pasien dan tidak ada yang mempunyai riwayat TB

• Pasien mengeluh nyeri dan kekakuan pada sendi terutama pada pagi hari sekitar 30 menit atau lebih dan berlansung sepanjang

Petugas kesehatan harus bisa memastikan bahwa gelang pasien tetap terpasang selama pasien dirawat di rumah sakit dan dilepas ketika pasien akan pulang. Keluarga harus bisa

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan wawancara kepada 10 orang pasien dan keluarga pasien dari kelas atau ruangan yang berbeda di rumah sakit Sari Mulia Banjarmasin pada