1.
1. PPENENDDAHAHULULUUANAN Perny
Pernyataan ataan mengemengenai nai seberapseberapa a pentinpentingnya gnya akunakuntansi selalu tansi selalu membumembutuhkatuhkan n suatu pembelaansuatu pembelaan yang kuat. Mari kita lihat kutipan berikut ini :
yang kuat. Mari kita lihat kutipan berikut ini : Kam
Kami i telatelah h menmencobcoba a untuntuk uk menmenghighilanlangkagkann stigma stigma yang tertanam pada akuntansi yang tertanam pada akuntansi dengan menunjukkan bahwa sejak awal akuntansi adalah sesuatu yang terhormat, bahkan dengan menunjukkan bahwa sejak awal akuntansi adalah sesuatu yang terhormat, bahkan bersifat
bersifat akademis: akademis: bahwa bahwa meskipun meskipun saat saat ini ini tidak tidak dihormati, dihormati, akuntansi akuntansi dari dari waktu waktu ke ke waktuwaktu telah menarik
telah menarik perhaperhatian tian dari orang-orandari orang-orang g yang memiliki kemampuan intelektyang memiliki kemampuan intelektual ual yang tidak yang tidak perlu
perlu dipertanyakan dipertanyakan lagi, lagi, ia ia mampu memampu memberikan mberikan pembuktian lepembuktian lewat wat dirinya dirinya sendiri sendiri bahwa iabahwa ia tim
timbubul l ununtutuk k memmemenuenuhi hi kekebubututuhahan n sososiasial. l. FuFungngsinsinya ya adadalalah ah ununtutuk k memenununjnjukukkakann pertanggungjawaban,
pertanggungjawaban, untuk untuk mencegah mencegah terjadinya terjadinya kecurangan kecurangan fraud fraud !, !, ununtutuk k mememamandnduu industry, u
industry, untuk menentukkan ekuitas, untuk memecahkan seluruh teka-teki mendasar ntuk menentukkan ekuitas, untuk memecahkan seluruh teka-teki mendasar didalamdidalam dunia usaha: "#erapakah keuntungan yang telah saya raih$%, untuk membantu pemerintah di dunia usaha: "#erapakah keuntungan yang telah saya raih$%, untuk membantu pemerintah di dalam operasi fiskalnya, untuk memandu manajer
dalam operasi fiskalnya, untuk memandu manajer bisnibisnis s dalam upaya memastikan efisiensi.dalam upaya memastikan efisiensi. &pakah upaya-upaya di atas tidak layak untuk mendapatkan perhatian dari semua orang$ 'an &pakah upaya-upaya di atas tidak layak untuk mendapatkan perhatian dari semua orang$ 'an dengan ini saya menutup makalah ini dengan kutipan dari orang-orang yang saya harus dengan ini saya menutup makalah ini dengan kutipan dari orang-orang yang saya harus hormati: (cott, seorang beraliran romantis, menyatakan profesi akuntansi sebagai sesuatu hormati: (cott, seorang beraliran romantis, menyatakan profesi akuntansi sebagai sesuatu yang "terhormat%, )eothe, seorang jenius uni*ersal,membicarakan pembukuan sebagai +salah yang "terhormat%, )eothe, seorang jenius uni*ersal,membicarakan pembukuan sebagai +salah satu temuan teradil yang pernah diciptakan oleh pikiran manusia dan ayley, ilmuan yang satu temuan teradil yang pernah diciptakan oleh pikiran manusia dan ayley, ilmuan yang tidak perlu
tidak perlu diprtdiprtanyakanyakan an lagi, bahkan lagi, bahkan menymenyatakan dengan atakan dengan lebih signifikan "Pembuklebih signifikan "Pembukuanuan adalah salah satu dari dua ilmu yang sempurna.% 'engan pernyataan-pernyataan diatas saya adalah salah satu dari dua ilmu yang sempurna.% 'engan pernyataan-pernyataan diatas saya menutup pembelaan saya.
menutup pembelaan saya.
(tudi mengenai sejarah dan perkembangan akuntansi adalah suatu hal yang sangat penting di (tudi mengenai sejarah dan perkembangan akuntansi adalah suatu hal yang sangat penting di dalam memahami dan menghargai praktik-praktik yang berlaku sekarang dan di masa depan, dalam memahami dan menghargai praktik-praktik yang berlaku sekarang dan di masa depan, sekaligus sebagai struktur institusioanal dari disiplin ilmu itu sendiri.
2.
2. EVOLUSI EVOLUSI PEMBUKUAN PEMBUKUAN PENCATPENCATAATTAN AN BERPABERPASANGANSANGAN 2.1. Sejarah awal ak!"a!#$
2.1. Sejarah awal ak!"a!#$
#erbagai percobaan telah dilakukan untuk menyatakan lokasi dan waktu dari lahirnya sistem #erbagai percobaan telah dilakukan untuk menyatakan lokasi dan waktu dari lahirnya sistem pencatatan
pencatatan berpasangan berpasangan yang yang telah telah menghasilkan menghasilkan berbagai berbagai skenario. skenario. Kebanyakan Kebanyakan skenarioskenario tersebut mengakui adanya kehadiran suatu bentuk pelaksanaan pencatatan di sebagian besar tersebut mengakui adanya kehadiran suatu bentuk pelaksanaan pencatatan di sebagian besar keb
kebudayudayaan aan sejasejak k seksekitaitar r ././// // tahtahun un sebsebelum elum masmasehiehi. . 00erermasmasuk uk di di daldalamnyamnya a adaadalahlah keb
kebudayudayaan aan hahaldeldean-an-#ab#abilonilonia, ia, &s&siria iria dan dan (um(umeriaeria, , yanyang g menmenamuamukan kan pempemerinerintahatahann terorganisasi pertama di dunia, termasuk juga beberapa bahasa tulisan tertua, dan terorganisasi pertama di dunia, termasuk juga beberapa bahasa tulisan tertua, dan catatan-catatan usaha tertua yang masih dapat diselamatkan, kebudayaan Mesir, di mana para juru catatan usaha tertua yang masih dapat diselamatkan, kebudayaan Mesir, di mana para juru tulisny
tulisnya a menjadmenjadi i "titik pusat "titik pusat di mana di mana keselukeseluruhan mesin ruhan mesin perbenperbendaharaadaharaan n dan bagian-bagdan bagian-bagianian lainnya berputar,% kebudayaan ina, di mana akuntansi pemerintahannya memainkan
lainnya berputar,% kebudayaan ina, di mana akuntansi pemerintahannya memainkan perananperanan yang *ital dan rumit pada masa dinasti hao 1122-234 (M!, kebudayaan 5unani, di mana yang *ital dan rumit pada masa dinasti hao 1122-234 (M!, kebudayaan 5unani, di mana 6eno
6enon, n, seoranseorang g manajemanajer r dari wilayah &ppodari wilayah &ppoloniulonius s yang luas, yang luas, mempmemperkenalerkenalkan di kan di tahun 234tahun 234 (M sebuah sistem akuntansi pertanggungjawaban yang terperinci, dan kebudayaan 7omawi , (M sebuah sistem akuntansi pertanggungjawaban yang terperinci, dan kebudayaan 7omawi , dengan hukum yang mengharuskan para pembayaran pajak membuat pelaporan mengenai dengan hukum yang mengharuskan para pembayaran pajak membuat pelaporan mengenai posisi
posisi keuangan keuangan mereka, mereka, dan dan di di mana mana hak-hak hak-hak sipil sipil bergantung bergantung kepada kepada jumlah jumlah harta harta bendabenda yang dilaporkan oleh para penduduknya. Kehadiran dari bentuk-bentuk pembukuan di dunia yang dilaporkan oleh para penduduknya. Kehadiran dari bentuk-bentuk pembukuan di dunia ku
kuno no tetersersebubut t dadapapat t didikakaitkitkan an kekepapada da bebebeberarapa pa fakfaktotor, r, tertermamasusuk k pepenemnemuauan n tutulilisasan,n, diperkenalkannya angka-angka &rab dan sistem decimal, penyebaran pengetahuan mengenai diperkenalkannya angka-angka &rab dan sistem decimal, penyebaran pengetahuan mengenai aljabar, adanya sarana penulisan yang tidak mahal, meningkatkan tingkat melek huruf, dan aljabar, adanya sarana penulisan yang tidak mahal, meningkatkan tingkat melek huruf, dan adanya suatu standar salat penukaran. #ahkan, &.. 8ittleton membuat daftar tujuh prasyarat adanya suatu standar salat penukaran. #ahkan, &.. 8ittleton membuat daftar tujuh prasyarat bagi munculnya pembuku
bagi munculnya pembukuan yang sistematis.an yang sistematis. Seni Penulisan
Seni Penulisan The Art of Writing The Art of Writing !, !, karena pembukkarena pembukuan pada uan pada intinyintinya a adalah sebuahadalah sebuah catatan9
catatan9 Aritmetika Aritmetika Arithmetic Arithmetic!, karena aspek mekanis dari pembukuan mengandung adanya!, karena aspek mekanis dari pembukuan mengandung adanya serang
serangkaian perhitungkaian perhitungan an sederhsederhana9ana9 Milik Milik PribadiPribadi Private Private PropertyProperty!, karena pembukuan!, karena pembukuan hanya berkepentingan dengan pencatatan fakta-fakta mengenai harta
hanya berkepentingan dengan pencatatan fakta-fakta mengenai harta benda dan hak miliknya9benda dan hak miliknya9 Uang
Uang Money Money! yaitu transaksi yang belum selesai, karena tidak akan ada dorongan untuk ! yaitu transaksi yang belum selesai, karena tidak akan ada dorongan untuk me
membmbuauat t cacatattatan an apapa a pupun n jikjika a selselururuh uh peperturtukakaran ran didilaklakukukan an di di temtempat pat sasaat at ititu u jujugaga99 Perdagan
Perdagangangan CommerceCommerce!, karena sebuah penjualan local saja tidak akan menciptakan cukup!, karena sebuah penjualan local saja tidak akan menciptakan cukup tekanan *olume bisnis! untuk merangsang manusia mengoordinasikan berbagai pemikiran tekanan *olume bisnis! untuk merangsang manusia mengoordinasikan berbagai pemikiran ke dalam suatu sistem9
ke dalam suatu sistem9 Modal Modal Capital Capital !, karena tanpa modal perdagangan tidak akan berarti!, karena tanpa modal perdagangan tidak akan berarti dan pemberian kredit menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dibayangkan.
dan pemberian kredit menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dibayangkan.
Masing-masing kebudayaan kuno yang disebutkan diatas telah mencakup prasyarat-prasyarat Masing-masing kebudayaan kuno yang disebutkan diatas telah mencakup prasyarat-prasyarat tersebut, sekaligus menjelaskan mengapa telah terdapat semacam pembukuan di dalamnya. tersebut, sekaligus menjelaskan mengapa telah terdapat semacam pembukuan di dalamnya. &pa yang belum dapat ditemukan adalah sebuah scenario mengenai sejarah akuntansi dari &pa yang belum dapat ditemukan adalah sebuah scenario mengenai sejarah akuntansi dari berbagai
berbagai bagian bagian yang yang saling saling terpisah terpisah dari dari informasi informasi mengenai mengenai risalah-risalah risalah-risalah awal awal adanyaadanya pembukuan. (tu skenario y
pembukuan. (tu skenario yang cukup masuk akal adalah sebagai berikut:ang cukup masuk akal adalah sebagai berikut:
ika kita ingin melacak ilmu yang penting ini akuntansi! kembali ke asal usulnya, ika kita ingin melacak ilmu yang penting ini akuntansi! kembali ke asal usulnya, kita secara alamiah akan menganggap penemuan pertamanya akan berasal dari para pedagang kita secara alamiah akan menganggap penemuan pertamanya akan berasal dari para pedagang yang pertama, dan tidak ada seorang pun yang layak mengklaim hal tersebut pada masa itu yang pertama, dan tidak ada seorang pun yang layak mengklaim hal tersebut pada masa itu selain orang-oran
selain orang-orang &rab. g &rab. ;rang;rang-orang Mesir, yang -orang Mesir, yang selama beberapa selama beberapa masa menunjukkmasa menunjukkanan kejay
kejayaanya aanya di di dunia perdagangdunia perdagangan, an, mempmemperoleh pemikiran eroleh pemikiran melakumelakukan kan perdaperdagangan tersebutgangan tersebut melalui interaksinya dengan bangsa tersebut, dan sebgai konsekuensinya, dari merekalah melalui interaksinya dengan bangsa tersebut, dan sebgai konsekuensinya, dari merekalah orang-orang Mesir harus melakukan suatu bentuk pertama dari akuntansi, yang menurut cara orang-orang Mesir harus melakukan suatu bentuk pertama dari akuntansi, yang menurut cara perdagangan
2.
2. EVOLUSI EVOLUSI PEMBUKUAN PEMBUKUAN PENCATPENCATAATTAN AN BERPABERPASANGANSANGAN 2.1. Sejarah awal ak!"a!#$
2.1. Sejarah awal ak!"a!#$
#erbagai percobaan telah dilakukan untuk menyatakan lokasi dan waktu dari lahirnya sistem #erbagai percobaan telah dilakukan untuk menyatakan lokasi dan waktu dari lahirnya sistem pencatatan
pencatatan berpasangan berpasangan yang yang telah telah menghasilkan menghasilkan berbagai berbagai skenario. skenario. Kebanyakan Kebanyakan skenarioskenario tersebut mengakui adanya kehadiran suatu bentuk pelaksanaan pencatatan di sebagian besar tersebut mengakui adanya kehadiran suatu bentuk pelaksanaan pencatatan di sebagian besar keb
kebudayudayaan aan sejasejak k seksekitaitar r ././// // tahtahun un sebsebelum elum masmasehiehi. . 00erermasmasuk uk di di daldalamnyamnya a adaadalahlah keb
kebudayudayaan aan hahaldeldean-an-#ab#abilonilonia, ia, &s&siria iria dan dan (um(umeriaeria, , yanyang g menmenamuamukan kan pempemerinerintahatahann terorganisasi pertama di dunia, termasuk juga beberapa bahasa tulisan tertua, dan terorganisasi pertama di dunia, termasuk juga beberapa bahasa tulisan tertua, dan catatan-catatan usaha tertua yang masih dapat diselamatkan, kebudayaan Mesir, di mana para juru catatan usaha tertua yang masih dapat diselamatkan, kebudayaan Mesir, di mana para juru tulisny
tulisnya a menjadmenjadi i "titik pusat "titik pusat di mana di mana keselukeseluruhan mesin ruhan mesin perbenperbendaharaadaharaan n dan bagian-bagdan bagian-bagianian lainnya berputar,% kebudayaan ina, di mana akuntansi pemerintahannya memainkan
lainnya berputar,% kebudayaan ina, di mana akuntansi pemerintahannya memainkan perananperanan yang *ital dan rumit pada masa dinasti hao 1122-234 (M!, kebudayaan 5unani, di mana yang *ital dan rumit pada masa dinasti hao 1122-234 (M!, kebudayaan 5unani, di mana 6eno
6enon, n, seoranseorang g manajemanajer r dari wilayah &ppodari wilayah &ppoloniulonius s yang luas, yang luas, mempmemperkenalerkenalkan di kan di tahun 234tahun 234 (M sebuah sistem akuntansi pertanggungjawaban yang terperinci, dan kebudayaan 7omawi , (M sebuah sistem akuntansi pertanggungjawaban yang terperinci, dan kebudayaan 7omawi , dengan hukum yang mengharuskan para pembayaran pajak membuat pelaporan mengenai dengan hukum yang mengharuskan para pembayaran pajak membuat pelaporan mengenai posisi
posisi keuangan keuangan mereka, mereka, dan dan di di mana mana hak-hak hak-hak sipil sipil bergantung bergantung kepada kepada jumlah jumlah harta harta bendabenda yang dilaporkan oleh para penduduknya. Kehadiran dari bentuk-bentuk pembukuan di dunia yang dilaporkan oleh para penduduknya. Kehadiran dari bentuk-bentuk pembukuan di dunia ku
kuno no tetersersebubut t dadapapat t didikakaitkitkan an kekepapada da bebebeberarapa pa fakfaktotor, r, tertermamasusuk k pepenemnemuauan n tutulilisasan,n, diperkenalkannya angka-angka &rab dan sistem decimal, penyebaran pengetahuan mengenai diperkenalkannya angka-angka &rab dan sistem decimal, penyebaran pengetahuan mengenai aljabar, adanya sarana penulisan yang tidak mahal, meningkatkan tingkat melek huruf, dan aljabar, adanya sarana penulisan yang tidak mahal, meningkatkan tingkat melek huruf, dan adanya suatu standar salat penukaran. #ahkan, &.. 8ittleton membuat daftar tujuh prasyarat adanya suatu standar salat penukaran. #ahkan, &.. 8ittleton membuat daftar tujuh prasyarat bagi munculnya pembuku
bagi munculnya pembukuan yang sistematis.an yang sistematis. Seni Penulisan
Seni Penulisan The Art of Writing The Art of Writing !, !, karena pembukkarena pembukuan pada uan pada intinyintinya a adalah sebuahadalah sebuah catatan9
catatan9 Aritmetika Aritmetika Arithmetic Arithmetic!, karena aspek mekanis dari pembukuan mengandung adanya!, karena aspek mekanis dari pembukuan mengandung adanya serang
serangkaian perhitungkaian perhitungan an sederhsederhana9ana9 Milik Milik PribadiPribadi Private Private PropertyProperty!, karena pembukuan!, karena pembukuan hanya berkepentingan dengan pencatatan fakta-fakta mengenai harta
hanya berkepentingan dengan pencatatan fakta-fakta mengenai harta benda dan hak miliknya9benda dan hak miliknya9 Uang
Uang Money Money! yaitu transaksi yang belum selesai, karena tidak akan ada dorongan untuk ! yaitu transaksi yang belum selesai, karena tidak akan ada dorongan untuk me
membmbuauat t cacatattatan an apapa a pupun n jikjika a selselururuh uh peperturtukakaran ran didilaklakukukan an di di temtempat pat sasaat at ititu u jujugaga99 Perdagan
Perdagangangan CommerceCommerce!, karena sebuah penjualan local saja tidak akan menciptakan cukup!, karena sebuah penjualan local saja tidak akan menciptakan cukup tekanan *olume bisnis! untuk merangsang manusia mengoordinasikan berbagai pemikiran tekanan *olume bisnis! untuk merangsang manusia mengoordinasikan berbagai pemikiran ke dalam suatu sistem9
ke dalam suatu sistem9 Modal Modal Capital Capital !, karena tanpa modal perdagangan tidak akan berarti!, karena tanpa modal perdagangan tidak akan berarti dan pemberian kredit menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dibayangkan.
dan pemberian kredit menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dibayangkan.
Masing-masing kebudayaan kuno yang disebutkan diatas telah mencakup prasyarat-prasyarat Masing-masing kebudayaan kuno yang disebutkan diatas telah mencakup prasyarat-prasyarat tersebut, sekaligus menjelaskan mengapa telah terdapat semacam pembukuan di dalamnya. tersebut, sekaligus menjelaskan mengapa telah terdapat semacam pembukuan di dalamnya. &pa yang belum dapat ditemukan adalah sebuah scenario mengenai sejarah akuntansi dari &pa yang belum dapat ditemukan adalah sebuah scenario mengenai sejarah akuntansi dari berbagai
berbagai bagian bagian yang yang saling saling terpisah terpisah dari dari informasi informasi mengenai mengenai risalah-risalah risalah-risalah awal awal adanyaadanya pembukuan. (tu skenario y
pembukuan. (tu skenario yang cukup masuk akal adalah sebagai berikut:ang cukup masuk akal adalah sebagai berikut:
ika kita ingin melacak ilmu yang penting ini akuntansi! kembali ke asal usulnya, ika kita ingin melacak ilmu yang penting ini akuntansi! kembali ke asal usulnya, kita secara alamiah akan menganggap penemuan pertamanya akan berasal dari para pedagang kita secara alamiah akan menganggap penemuan pertamanya akan berasal dari para pedagang yang pertama, dan tidak ada seorang pun yang layak mengklaim hal tersebut pada masa itu yang pertama, dan tidak ada seorang pun yang layak mengklaim hal tersebut pada masa itu selain orang-oran
selain orang-orang &rab. g &rab. ;rang;rang-orang Mesir, yang -orang Mesir, yang selama beberapa selama beberapa masa menunjukkmasa menunjukkanan kejay
kejayaanya aanya di di dunia perdagangdunia perdagangan, an, mempmemperoleh pemikiran eroleh pemikiran melakumelakukan kan perdaperdagangan tersebutgangan tersebut melalui interaksinya dengan bangsa tersebut, dan sebgai konsekuensinya, dari merekalah melalui interaksinya dengan bangsa tersebut, dan sebgai konsekuensinya, dari merekalah orang-orang Mesir harus melakukan suatu bentuk pertama dari akuntansi, yang menurut cara orang-orang Mesir harus melakukan suatu bentuk pertama dari akuntansi, yang menurut cara perdagangan
perdagangan yang yang umum, umum, dikomunikasikan dikomunikasikan ke ke seluruh seluruh kota-kota kota-kota di di 0imur 0imur 0e0engah. ngah. KetikaKetika kekaisaran di #arat diserbu oleh bangsa #abar, dan seluruh negeri yang berada di bawahnya, kekaisaran di #arat diserbu oleh bangsa #abar, dan seluruh negeri yang berada di bawahnya,
mengambil kesempatan untuk mengumumkan kemerdekaan mereka, perdagangan tumbuh mengambil kesempatan untuk mengumumkan kemerdekaan mereka, perdagangan tumbuh denga
dengan n cepat setelah cepat setelah kemerdkemerdekaan terjadi, dan ekaan terjadi, dan segera pula segera pula <talia, yang sebelumny<talia, yang sebelumnya a menjadmenjadii rua
ruang ng sidsidang ang dundunia, ia, menmenjadjadi i panpangkagkal l perperdagdagangangan, an, di di manmana a sisasisa-sis-sisa a kerkeruntuntuhauhan n dardarii kekaisaran 0imur di dekat 0urki, yang kejeniusan atau ketahanannya tidak pernah dimasuki kekaisaran 0imur di dekat 0urki, yang kejeniusan atau ketahanannya tidak pernah dimasuki oleh seni perdagangan, memberikan kontribusi yang besar. #isnis perdagangan, yang untuk oleh seni perdagangan, memberikan kontribusi yang besar. #isnis perdagangan, yang untuk setiap kota-kota perdagangan di =ropa dihubungkan oleh orang-orang 8ombardia, ikut pula setiap kota-kota perdagangan di =ropa dihubungkan oleh orang-orang 8ombardia, ikut pula memperkenalkan metode mereka dalam pencatatan rekening, melalui penggunaan pencatatan memperkenalkan metode mereka dalam pencatatan rekening, melalui penggunaan pencatatan berpasangan, yang kini dikenal dengan s
berpasangan, yang kini dikenal dengan sebutan pembukuan <talia.ebutan pembukuan <talia.
Pembukuan <talia ini berkembang, seiring dengan perkembangan perdagangan dari republik Pembukuan <talia ini berkembang, seiring dengan perkembangan perdagangan dari republik <talia dan
<talia dan pengpenggunaagunaan n metodmetode e pembupembukuan pencatatan berpasangkuan pencatatan berpasangan an di di abad ke-1>. abad ke-1>. #uku#uku pencatatan
pencatatan berpasangan berpasangan yang yang pertama pertama kali kali dikenal dikenal adalah adalah pembukuan pembukuan Massari Massari dari dari )enoa,)enoa, yan
yang g berbertantanggaggal l sejsejak ak tahtahun un 1>1>/. /. PemPembukbukuan uan penpencatacatatan tan berberpaspasangangan an ini ini leblebih ih dahdahuluulu berkembang
berkembang sekitar sekitar dua dua ratus ratus tahun tahun dari dari Pacioli. Pacioli. 7aymond 7aymond de de 7o*er 7o*er menggambarkanmenggambarkan perkembangan awal dari akuntansi di <talia sebagai berikut:
perkembangan awal dari akuntansi di <talia sebagai berikut:
Pencapaian terbesar dari para pedagang <talia, kira-kira berkisar antara tahun 123/ Pencapaian terbesar dari para pedagang <talia, kira-kira berkisar antara tahun 123/ dan 1>//, adalah penggabungan dari berbagai elemen yang heterogen ini ke dalam sebuah dan 1>//, adalah penggabungan dari berbagai elemen yang heterogen ini ke dalam sebuah sistem pengkla
sistem pengklasifikassifikasian yang ian yang terintterintegrasi yang disebut sebagaiegrasi yang disebut sebagai reke!$!%&'erk$raa!&ak!reke!$!%&'erk$raa!&ak! accou
accounts!dan dikembants!dan dikembangkan dengan berdasarkan pada ngkan dengan berdasarkan pada prinsiprinsip p dari dari pencatpencatatan atan ganda untuk ganda untuk seluruh transaksi. ?amun, kita hendaknya tidak berasumsi bahwa mencatat pembukuan yang seluruh transaksi. ?amun, kita hendaknya tidak berasumsi bahwa mencatat pembukuan yang berimbang
berimbang adalah adalah menjadi menjadi sasaran sasaran utama utama dari dari akuntansi akuntansi abad abad pertengahan. pertengahan. #ahkan,#ahkan, sebalik
sebaliknya, setidaknynya, setidaknya a di di <talia, para <talia, para pedagpedagangnyangnya a di di tahun 1>// telah tahun 1>// telah mulai menggunmulai menggunakanakan akuntansi sebagai salah satu alat pengendalian manajemen. Pastinya, mereka tidak semaju akuntansi sebagai salah satu alat pengendalian manajemen. Pastinya, mereka tidak semaju seperti kita sekarang dan mereka bahkan sama sekali tidak menyadari akan potensi-potensi seperti kita sekarang dan mereka bahkan sama sekali tidak menyadari akan potensi-potensi yang dimiliki oleh pembukuan pencatatan berpasangan. ?amun bagaimanapun, mereka telah yang dimiliki oleh pembukuan pencatatan berpasangan. ?amun bagaimanapun, mereka telah membuat suatu awal dengan mengembangkan kerangka-kerangka dasar dari akuntansi biaya membuat suatu awal dengan mengembangkan kerangka-kerangka dasar dari akuntansi biaya dengan meperkenalkan pencadangan dan jenis-jenis penyesuaian lainnya, seperti akrual dan dengan meperkenalkan pencadangan dan jenis-jenis penyesuaian lainnya, seperti akrual dan hal-hal yang ditangguhkan, dan dengan memberikan perhatian kepada audit atas neraca. hal-hal yang ditangguhkan, dan dengan memberikan perhatian kepada audit atas neraca. @any
@anya a daldalam am anaanalisilisis s laplaporaoran n keukeuangangan, an, parpara a pedpedangangang ang padpada a masmasa a itu itu dapdapat at memmembuabuatt sedikit kemajuan.
sedikit kemajuan.
Mungkin akan adil jika disebutkan di sini bahwa sebuah kerangka dasar dari akuntansi Mungkin akan adil jika disebutkan di sini bahwa sebuah kerangka dasar dari akuntansi pencatatan berpasangan juga ditemukan pada kebuday
2.2. K(!"r$)#$ L*a Pa*$(l$
?ama 8uca Pacioli, seorang pastur dari ordo Fransiscus, pada umumnya diasosiakan dengan pengenalan pembukuan pencatatan berpasangan untuk pertama kalinya. Pada tahun 1>B> ia menerbitkan buku yang didalamnya menjelaskan pembukuan pencatatan berpasangan. ;leh sebab itu, ia bukanlah penemu dari pembukuan pencatatan berpasangan, tetapi menguraikan mengenai apa yang dipraktikan pada masa itu. <a menyatakan bahwa tujuan pembukuan adalah Cuntuk memberikan informasi yang tidak tertunda kepada para pedagang mengenai keadaan akti*a dan utang-utangnyaC. Pencatatan-pencatatannya cukup deskriptif. Pacioli menyarankan agar Ctidak hanya nama dari pembeli atau penjual saja yang dicatat,begitu pula deskripsi mengenai berat barangnya, ukuran atau hasil pengukur dan harganya, tetapi syarat pembayaran juga harus ditampilkanC dan Ckapan saja uang diterima atau dikeluarkan, pencatatan akan menyajikan jenis mata uang yang dipergunakan dan nilai tukarnya. Pacioli juga menyarankan penghitungan dari laba suatu periode dan penutupan buku, ada pun saran yang diberikan adalah: Cmerupakan suatu hal yang baik untuk menutup buku setiap tahun, terutama jika anda memiliki kerja sama kemitraan dengan pihak-pihak
lain. (eringnya melakukan pencatatan akuntansi akan memperpanjang persahabatanC. #uku pacioli tersebut memberikan kontribusi kepada merebaknya popularitas dari metode italia ini bahwa pacioli berteman dengan leornado da*inci bahkan mereka pernah berkaloborasi didalam bukunya C'a*ine ProportioneC, dimana pacioli membuat naskahnya sedangkan 'a Dinci ilustrasinya.
2.+. Perke,)a!%a! Pe,)ka! Pe!*a"a"a! Ber'a#a!%a!
CMetode <taliaC ini menyebar keseluruh =ropa pada abad ke-14 dan 1A, yang selanjutnya menerima karakteristik-karakteristik dan perkembangan-perkembangan baru, untuk menjadi apa yang kita kenal sekarang sebagai model pencatatan berpasangan. Perkembangan tersebut meliputi hal-hal berikut ini:
1. (ekitar abad ke-14 terjadi beberapa perubahan didalam teknik-teknik pembukuan. Perubahan yang patut dicatat adalah diperkenalkannya jurnal-jurnal khusus untuk pencatatan berbagai jenis transaksi yang berbeda. Menurut opini 5amey:
Cuntuk mencatat transaksi kas, transaksi penagihan atau jenis-jenis pengeluaran tertentu. 0ujuannya adalah untuk menjaga agar detail berada di luar jurnal dan buku besar, dengan maksud untuk tidak membuatnya cepat penuhC.
2. Pada abad ke-14 dan 1A terjadi e*olusi pada praktik laporan keuangan periodik. 'i abad ke-1A dan 1E terjadi e*olusi pada personifikasi dari seluruh akun dan transaksi, sebagai suatu usaha untuk merasionalisasikan aturan debit dan kredit yang digunakan pada akun-akun yang tidak pasti hubungannya dan abstrak.
. Penerapan dari sistem pencatatan berpasangan juga diperluas ke jenis-jenis organisasi yang lain. Menurut Peragallo:
Csepanjang tahun 133B hingga 1AB3, telah muncul suatu unsur baru kritik atas pembukuannya. dengan adanya kritik dan lingkungan yang semakin melebar atas pembukuan, dimulailah pelaksanaan riset-riset teoritis atas subjek ini.
>. &bad ke-1A juga mencatat terjadinya penggunaan akun-akun persediaan yang terpisah untuk jenis barang yang berbeda. Menurut 5amey:
Cberbagai akun barang digabungkan dengan akun barang lainnya dalam konsinyasi barang di dalam kemitraan CperusahaanC!, dan akun dalam perjalanan mungkin dapat
menjadi satu bagian yang besar didalam buku besar. 'i mana hasil dari seluruh akti*itas pembelian dan penjualan untuk satu periode dikumpulkan bersama, persiapan sebelum ditransfer ke akun laba rugi umum. Ketika harus menarik
kesimpulan bahwa banyak pedagang akan menerima manfaat jika tersedia banyak akun barang yang terpisah, jika tidak justru akan ada pertanyaan mengenai akuntansi kepada partner atau prinsipal atas pembuanga. #arang-barang mereka.
3. 'imulai dengan =ast <ndia ompany diabad ke-1A dan selanjutnya diikuti dengan perkembangan dari perusahaan tadi seiring dengan re*olusi industri, akuntansi mendapatkan status yang lebih baik,yang ditunjukkan dengan adanya kebutuhan akan akuntansi biaya, dan kepercayaan yang diberikan kepada konsep-konsep mengenai kelangsungan, periodisitas,dan akrual.
4. Metode-metode untuk pencatatan akti*a tetap mengalami e*olusi pada abad ke-1E, menurut 5amey:
Cpertama-tama, akti*a tersebut dicatat sesuai dengan biaya perolehan, perbedaan antara pembayaran CpendapatanC dan penerimaannya. Kedua, akun akti*a, yang berisi pencatatan-pencatatan mengenai pembiayaan awal dan pengeluaran- pengeluaran serta penerimaan-peneeimaan termasuk penerima dari penjualan sebagai akti*a tersebut! ditutup pada saat tanggal neraca dan perbedaan antara total debit dan total kredit dibawa sebagai saldo akun. Ketiga, akti*a tersebut dire*aluasi, naik ataupun turun, pada saat tanggal neraca9 nilai yg dire*isi sicatat di dalam akun dan perbedaannya ternasuk laba atau rugi atas re*aluasi! dicatat ke dalam akun laba rugi
untuk menyeimbangkan.
A. (ampai dengan awal abad ke-1B, depresiasi untuk akti*a tetap hanya diperhitungkan pada barang dagang yang tidak terjual. Pada paruh kedua abad ke-1B, depresiasi pada industri rel kereta api dianggap tidak dibutuhkan kecuali jika akti*a tetap tersebut dinilai memiliki kondisi yang sudah tidak dapat dipergunakan lagi. Pada tahun 1B13 terdapat bukti yang ditunjukkan oleh (liero, adanya metode-metode depresiasi,yaitu )aris lurus straight line!, metode saldo menurun reduching method!, metode dana pelunasan dan antusias stinking fund and annuity method! dan metode unit biaya
unit cost method!. #aru setelah tahun 1B/-an beban depresiasi menjadi lebih umum digunakan.
E. &kuntansi biaya muncul di abad ke-1B sebagai sebuah hasil dari re*olusi industri. &kuntansi biaya ini diawali oleh pabrik-pabrik tekstil abad ke-13. '.7. (cott mencatat hasil berikut dari perkembangan pabrik di dalam bukunya:
Csebelum re*olusi industri, akuntansi hanyalah sebuah pencatatan atas hubungan eksternal antara satu unit bisnis dengab unit bisnis lainnya,pencatatan atas hubungan yang ditentukan di dalam pasar. Munculnya akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur.
atatan-catatan dari pabrik-pabrik tekstil dan perusahaan-perusahaan manufaktur raksasa diabad ke-1B dipakai untuk mendukjng kedua hipotesis berikut ini:
a. @ipotesis pertama adalah meningkatnya penggunaan akti*a tetap memicu perkembangan dari akuntansi biaya pada industri.
b. @ipotesi kedua adalah bahwa perubahan pada bagian akti*itas ekonomi diorganisasikan, dan bukan hanya untuk perubahan sementara pada struktur biaya mereka,memicu perkembangan dari prosedur akuntansi biaya internal pada abad ke-1B.
B. Pada paruh terakhir dari abad ke-1B terjadi perkembangan pada teknik-teknik akuntansi untuk pembayaran dibayar di muka dan akrual, sebagai cara untuk memungkinkan dilakukannya perhitungan dari laba periodik.
1/. &khir abad ke-1B dan ke-2/ terjadi perkembangan pada laporan dana.
11. 'i abad ke-2/ terjadi perkembangan pada metode-metode akuntansi untuk isu-isu kompleks, mulai dari perhitungan laba per saham, akuntansi untuk perhitungan bisnis, akuntansi untuk inflasi,sewa jangka panjang dan pensiun, sampai kepada masalah penting dari akuntansi sebagai baru dari rekayasa keuangan financial engineering!.
1. Pe!%a!"ar
#anyak hal yang kita peroleh jika kita mempelajari sejarah. Paling tidak kita bisa memahami apa yang terjadi masa lalu serta bagaimana proses perkembangannya sehingga perkembangan itu sampai seperti ini. Kemudian, kita juga memiliki dasar untuk
memprediksi apa yang akan muncul dimasa depan jika situasi berjalan normal. (ejarah perkembangan akuntansi memiliki banyak *ersi, memang begitulah yang namanya sejarah. (etiap orang dapat menjelaskan ceritanya atau *ersinya. Maka, sejarah atau history diplesetkan orang menjadi his story cerita "nya%. Pada bab ini kita akan mencoba membahas sejarah akuntansi baik sebagai ilmu, sistem, dan sejarah akuntansi di <ndonesia.
2. Perke,)a!%a! Il, Ak!"a!#$
&kuntansi sejak saat itu terus berkembang sejalan dengan perkembangan ekonomi dan semakin timbulnya pemisahan antara pemilik perusahaan dengan manajemen. 0imbulnya re*olusi industri pada tahun 1AA4 juga menimbulkan efek positif terhadap perkembangan akuntansi. Pada tahun 1E>3 undang-undang perusahaan yang pertama di
<nggris dikeluarkan untuk mengatur tentang organisasi dan status perusahaan. 'alam undang-undang itu diatur tentang kemungkinan perusahaan meminjam uang, mengeluarkan saham, membayar uang, dan dapat bertindak sebagaimana halnya perorangan. Perusahaan dapat dibentuk oleh kumpulan beberapa orang yang bekerja sama-sama dalam satu badan. Keadaan inilah yang menimbulkan perlunya laporan mengenai informasi maupun sebagai pertanggungjawaban. Perkembangan ekonomi di <nggris ini juga menular ke (& termasuk juga mengenai bentuk perusahaannya.
#eberapa masalah yang menimbulkan diperlukannya akuntansi adalah perkembangan ilmu yang berjalan sedemikian cepat, kegiatan ekonomi pun berkembang demikian cepat dan menimbulkan berbagai teknik dan penerapan sistem akuntansi di antara perusahaan- perusahaan sehingga masalah perbandingan dan kebenaran kewajaran! laporan keuangan
menjadi permasalahan. Keadaan ini menimbulkan prasangka negatif bahwa manajemen dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan kehendak dan kepentingannya. (ehingga dia dapat memanipulasi laporan keuangan dan akibatnya laporan keuangan dianggap kurang bernilai dan sampai puncaknya tahun 1B/ pada amsa depresi berat di (&. &khirnya (& membentuk (= Security Echange Commission! sebagai salah satu lembaga yang banyak mendorong tercapainya suatu prinsip akuntansi yang baku. 'ari lembaga ini dan dari lembaga lainnya muncullah konsep, teori, dan perumusan- perumusan yang sistematis tentang teori akuntansi.
'ari sejak awal ilmu akuntansi tentu terus berkembang baik akuntansi yang dimaksudkan untuk kepentingan internal, pribadi atau manajemen sampai pada akuntansi keuangan untuk kepentingan publik. Pemicu perkembangan pesat ilmu akuntansi ini dapat dianggap disebabkan karena munculnya gelombang scientific management dan bertambah meluasnya kepemilikan dan keterlibatan berbagai pihak dalam manajemen perusahaan.
Perusahaan yang dimiliki oleh pribadi dan tidak banyak berhubungan dengan pihak luar tentu tidak perlu memerlukan standar yang umum untuk pencatatan atau penyusunan laporan keuangan. ?amun, setelah dunia bisnis berkembang baik karena si!e-nya yang semakin besar dan semakin memerlukan pengelolaan yang bersifat ilmiah juga
memerlukan keterlibatan berbagai pihak dalam kehidupan perusahaan baik pegawai "#abor force$ union%, banker, partner, pajak 8(M atau pemerintah "stakeholder%&
#elum banyak kajian yang membahas perkembangan ini, namun seorang penulis 8eo @erbert dalam artikelnya di The )&; 'evie( Fall 1BA2, p 1! dengan judul )ro(th of Accountability *no(ledge 1AA3-1BA3 menjelaskan perkembangan akuntansi sebagai berikut.
0ahun 1AA3: Pada tahun ini mulai dikenal pembukuan baik single entry maupun yang double entry&
0ahun 1E//: Pada tahun ini dan sampai tahun 1EA3 masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang terutama dipergunakan dalam menilai perusahaan.
0ahun 1E23: Pada periode ini mulai dikenal pemeriksaan keuangan +inancial Accounting !.
0ahun 1E3/: Pada tahun ini laporan 8aba 7ugi menggantikan posisi ?eraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting. Pada periode ini perkembangan ilmu auditing semakin cepat dan audit dilakukan atas catatan pembukuan dan laporan.
0ahun 1B//: 'i (& mulai diperkenalkan (ertifikasi Profesi yang dilakukan melalui ujian yang dilaksanakan secara nasional. Kemudian dalam periode ini juga akuntansi sudah dianggap dapat memberikan laporan tentang pajak. Cost Accounting mulai dikenal termasuk laporan dan statistik biaya dan produksi.
0ahun 1B23: #anyak perkembangan yang terjadi tahun ini antara lain sebagai berikut: 1. Mulai dikenal &kuntansi Pemerintahan serta pengawasan dana pemerintah.
2. 0eknik-teknik analisis biaya juga mulai diperkenalkan. . 8aporan keuangan mulai diseragamkan.
>. ?orma Pemeriksaan &kuntansi juga mulai dirumuskan.
3. (istem akuntansi yang manual beralih ke sistem ='P dengan mulai dikenalnya Punch Card 'ecord .
4. &kuntansi untuk perpajakan mulai diperkenalkan. 0ahun 1B3/ sGd 1BA3:
Pada tahun ini banyak yang dapat dicatat dalam perkembangan akuntansi, yaitu sebagai berikut.
1. Pada periode ini mulai akuntansi menggunakan komputer untuk pengolahan data. 2. Perumusan Prinsip &kuntansi )&&P! sudah dilakukan.
. &nalisis ost 7e*enue semakin dikenal.
>. asa-jasa perpajakan seperti Konsultan Pajak dan Perencanaan Pajak mulai ditawarkan profesi &kuntansi.
3. Management &ccounting sebagai bidang akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai dikenal dan berkembang pesat.
4. Muncul jasa-jasa manajemen seperti (istem Perencanaan dan Pengawasan. A. Perencanaan manajemen mulai dikenal demikian juga Management Auditing .
0ahun 1BA3: Mulai periode ini akuntan semakin berkembang dan meliputi bidang-bidang lainnya. Perkembangan itu antara lain:
1. 0imbulnya Management Science yang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan kekurangan-kekurangannya.
2. (istem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan: a. model-model organisasi9
b. perencanaan organisasi9 c. teori pengambilan keputusan9 d. analisis cost benefit .
. Metode pengawasan yang menggunakan komputer dan teori cybernetics&
>. Total System 'evie( yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal. 3. Social Accounting menjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi
perusahaan yang memengaruhi lingkungan masyarakat. 4. 'alam periode ini muncul:
• perencanaan sistem menyeluruh9 • penerapan metode interdisipliner9
• human behavior perilaku manusia! menjadi bahan kajian9 • nilai-nilai sumber daya manusia menjadi penting9
• hubungan antarlembaga pemerintah semakin penting.
-. Sejarah Ak!"a!#$ $ I!(!e#$a
(ejarah akuntansi di <ndonesia tentu tidak bisa lepas dari perkembangan akuntansi di negara asal perkembangannya. 'engan perkataan lain, negara luarlah yang membawa akuntansi itu masuk ke <ndonesia kendatipun tidak bisa disangkal bahwa di masyarakat <ndonesia sendiri pasti memiliki sistem akuntansi atau sistem pencatatan pelaporan tersendiri. Misalnya saja pada Haman keemasan (riwijaya, Majapahit, Mataram. 6aman tersebut pasti memiliki sistem akuntansi tersendiri. (ayangnya, sejauh ini penelitian mengenai hal ini masih belum dilakukan. ?amun, (ukoharsono 1BBA! menilai akuntansi masuk ke <ndonesia melalui pedagang &rab yang melakukan transaksi bisnis di kepulauan ?usantara.
Periodisasi perkembangan akuntansi di <ndonesia dapat dibagi atas: Haman kolonial dan Haman kemerdekaan.
1. /a,a! K(l(!$al 6aman D;
(ebelum bangsa =ropa: Portugis, (panyol, dan #elanda masuk ke <ndonesia transaksi dagang dilakukan secara barter. ara ini tidak melakukan pencatatan. Pada waktu orang-orang #elanda datang ke <ndonesia kurang lebih akhir abad ke-14, mereka datang dengan tujuan untuk berdagang, kemudian mereka membentuk perserikatan Maskapai #elanda yang dikenal dengan nama ,ereenigde -ost .ndische Compagnie D;!, yang didirikan pada tahun 14/2,sebagai peleburan dari 1> maskapai yang beroperasi di @india 0imur. (elanjutnya D; membuka cabangnya di #ata*ia pada tahun 141B dan di tempat-tempat lain di <ndonesia. Kemudian dibentuk jabatan )ubernur enderal untuk menangani urusan-urusan D;. &khir abad ke-1E D; mengalami kemunduran dan akhirnya dibubarkan pada 1 'esember 1ABB.
'alam kurun waktu itu, D; memperoleh hak monopoli perdagangan rempah-rempah yang dilakukan secara paksa di <ndonesia, dimana jumlah transaksi dagangnya, baik frekuensi maupun nilainya terus bertambah dari waktu ke waktu. Pada tahun itu bisa dipastikan Maskapai #elanda telah melakukan pencatatan atas mutasi transaksi keuangannya.
'alam hubungan ini, Ans Saribanon Sapiie 1BE/!, mengemukakan bahwa menurut (tible dan (troomberg, bukti autentik mengenai catatan pembukuan di <ndonesia paling tidak sudah ada menjelang pertengahan abad ke-1A.
@al itu ditunjukkan dengan adanya sebuah <nstruksi )ubernur enderal D; pada tahun 14>2 yang mengharuskan dilakukan pengurusan pembukuan atas penerimaan uang, pinjaman-pinjaman, dan jumlah uang yang diperlukan untuk pengeluaran eksploitasi!
garnisun-garnisun dan galangan kapal yang ada di #ata*ia dan (urabaya.
2. /a,a! Pe!jajaha! Bela!a
(etelah D; bubar pada tahun 1ABB, kekuasaannya diambil alih oleh Kerajaan #elanda, Haman penjajahan #elanda dimulai tahun 1E//-1B>2. Pada waktu itu, catatan pembukuannya menekankan pada mekanisme debet dan kredit, yang antara lain dijumpai pada pembukuan &mphioen (ocyteit di #ata*ia. &mphioen (ocyteit bergerak dalam usaha peredaran candu atau morfin amphioen! yang merupakan usaha monopoli di #elanda.
Pada abad ke-1B banyak perusahaan #elanda didirikan atau masuk ke <ndonesia dengan membuka cabang atau perwakilan, yang antara lain sebagai berikut.
a. /eli Maatschaappi0 perkebunan! b. 1iliton Maatschaappi0 timah!
c. 1ataafche Petroleum Maatschaappi0 minyak!
d. *oninkli0ke Paketvaart Maatschaappi0 pelayaran nusantara!, setelah dinasionalisasikan oleh pemerintah 7< menjadi perusahaan pelayaran nasional P=8?<!
e& 'otterdamsch #loyd maskapai atau agen pelayaran internasional!, setelah dinasionalisasikan menjadi /0akarta #loyd
f. *oninkli0ke 2ederlands .ndische #uhtvaart Matschaappi0 penerbangan nusantara!, setelah dinasionalisasikan )aruda <ndonesia &irways
g& Stoomvart Maatschaappi0 2ederlands h& +irma 'uys of de -ost
i& 2ederlands 3andel4s 1ank 0& Algemene 3andel4s 1ank
ntuk mengangkut hasil produksi perkebunan dan tambang, dibuka jalan kereta api dari daerah asal menuju ke pelabuhan. Kereta api yang pertama diadakan pada tahun 1EA/ yang menghubungkan antara daerah pedalaman awa 0engah dengan (emarang, menyusul dari pedalaman awa #arat ke pelabuhan 0anjung Priok, dari pedalaman awa 0imur ke pelabuhan 0anjung Perak dan dari pedalaman (umatra (elatan ke Palembang. 'isamping jalan kereta api juga dibangun danGatau ditingkatkan ke jalan darat untuk melancarkan arus produksi perkebunan dan pertambangan ke kota-kota pelabuhan.
atatan pembukuannya merupakan modifikasi sistem Danesia-<talia, dan tidak dijumpai adanya kerangka pemikiran konseptual untuk mengembangkan sistem
pencatatan tersebut karena kondisinya sangat menekankan pada praktik-praktik dagang yang semata-mata untuk kepentingan perusahaan #elanda. (edangkan, segmen bisnis menengah kebawah dikuasai oleh pedagang keturunan, yaitu: ina, <ndia, dan &rab. (ejalan dengan itu, ada kebebasan dalam penyelenggaraan pembukuan sehingga praktik pembukuannya menggunakan atau dipengaruhi oleh sistem asal etnis yang bersangkutan.
@adibroto 1BB2! mengikhtisarkan sistem pembukuan asal etnis sebagai berikut. a. (istem pembukuan ina, terdiri dari lima kelompok, yaitu
• (istem @okkian &moy!9 • (istem Kanton9
• (istem @okka9
• (istem 0io atau (istem (watow9 • (istem )aya #aru 2e( System!.
b. (istem pembukuan <ndia atau (istem #ombay c. (istem pembukuan &rab atau @adramaut Pe!$$ka! Ak!"a!#$
(oemardjo 1BE2! mengemukakan bahwa dunia pendidikan tinggi yang ada hanya terbatas pada pendidikan hukum Master in de 'echten!, kedokteran dan teknik. Perguruan-perguruan tinggi yang ada pada waktu itu adalah:
1. 'echt 3ogeschool , yaitu perguruan tinggi kehakiman dengan lama pendidikannya >-3 tahun9
2. )emeeskundige 3ogeschool , pendidikan tinggi kedokteran, dengan lama pendidikannya A tahun 3 tahun untuk doktoral-teoretis, 2 tahun untuk art yaitu
dokter!9
. Technische 3ogeschool , yaitu perguruan tinggi teknik, menghasilkan <nsinyur, dengan lama pendidikannya >-3 tahun.
ni*ersitas satu pun tidakada, dan tidak ada kemungkinannya studi untuk meraih gelar sarjana ekonomi di <ndonesia, apalagi untuk menjadi akuntan. Pelajar-pelajar yang ingin menjadi sarjana ekonomi pada saat itu harus belajar ke negeri #elanda atau negara lain, diantaranya adalah almarhum #ung @atta, almarhum (oemitro 'jojohadikusumo memperoleh pelajaran ekonomi di negeri #elanda, begitu pula almarhum 'r. &butari, akuntan pertama <ndonesia yang meraih gelar di negeri #elanda.
+. /a,a! Pe!jajaha! 0e'a!%
Pada masa penjajahan epang tahun 1B>2-1B>3, banyak orang #elanda yang ditangkap dan dimasukkan kedalam sel-sel oleh tentara epang. @al ini menyebabkan kekurangan tenaga kerja pada jawatan-jawatan negara termasuk Kementrian Keuangan.
ntuk mengatasi masalah-masalah tersebut, diadakan latihan pegawai dan kursus-kursus pembukuan pola #elanda dengan tenaga pengajarannya antara lain: .=. de <%'(=, &kuntan, 'r. &butari, &kuntan, .'. Masie dan 7.(. Koesoe moputro.
(ejalan dengan itu, kondisi pembukuan pada masa pendudukan epang tidak mengalami perubahan yang berarti, tetap menggunakan pola #elanda. epang juga mengajarkan pembukuan dengan menggunakan huruf Kanji, namun tidak diajarkan pada oang-orang <ndonesia
-. /a,a Ke,erekaa!
(istem akuntansi yang berlaku awalnya di <ndonesia adalah sistem akuntansi #elanda yang lebih dikenal dengan sistem tata buku. (istem ini sebenarnya merupakan subsistem dari ilmu akuntansi dalam bidang metode pencatatan, jadi bukan seperti disiplin ilmu akuntansi yang dikenal di &merika. Karena perusahaan yang bergerak di <ndonesia adalah milik #elanda dan subsidiari dari perusahaan yang berpusat di ?etherland, wajar tata buku ini yang dipakai sehingga kebutuhan pasar adalah mereka yang menguasai tata buku ini. 0entu pendidikan akuntansinya juga akan melihat pasar, maka tidak heran sistem pencatatan yang diajarkan di sekolah-sekolah formal maupun disekolah atau kursus-kursus adalah teknik pembukuan ini. Pendidikan formal yang mengajarkan tata buku ini adalah (M=P (ekolah Menengah =konomi Pertama!, (M=& (ekolah Menengah =konomi &tas! serta (M& (ekolah Menengah &tas! jurusan sosial dan seterusnya di ni*ersitas yang memiliki Fakultas =konomi.
'i samping lembaga pendidikan formal banyak lembaga pendidikan informal yang menyelenggarakan kursus-kursus tata buku. #iasanya peserta khusus ini ingin mengikuti ujian nasional tata buku yang diselenggarakan atas pengakuan pemerintah jenjangnya adalah #ond &, #ond #, dan M.#.&. mereka yang telah lulus dari ujian nasional ini biasanya sangat laku di masyarakat.
(etelah kemerdekaan kebencian kepada #elanda juga memengaruhi eksistensi perusahaan #elanda sehingga pada tahun 1B3/-an perusahaan milik #elanda dinasionalisasikan dan modal asing pun mulai masuk. Modal asing yang masuk ini umumnya berasal dari perusahaan &merika. (ebagaimana awalnya maka sudah barang tentu perusahaan &merika juga membawa sistem akuntansinya sendiri yang harus diikuti perusahaan miliknya di <ndonesia. Pada saat yang sama, perusahaan yang ada masih tetap
mengikuti sistem akuntansi #elanda yang sudah mapan. (ejak saat ini muncullah dualisme sistem akuntansi di <ndonesia.
Masuknya modal asing di <ndonesia serentak dengan masuknya bantuan luar negeri khususnya dari &merika dan sekutunya sehingga pemerintah &merika juga memberikan bantuan berupa sistem akuntansi di pemerintahan, dosen-dosen tamu yang mengajar di berbagai uni*ersitas di <ndonesia, dan memberikan beasiswa kepada dosen <ndonesia untuk belajar di &merika. Maka muncullah sistem baru, buku-buku teks &kuntansi &merika dan menjadi bahan pelajaran di ni*ersitas. &hli-ahli akuntansi pun semakin banyak. Keadaan ini semakin meluas sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat dan hubungan internasional dan ekonomi yang semakin erat. (istem &kuntansi &merika semakin dominan. (alah seorang dosen akuntansi senior <ndonesia 'r. (. @adibroto telah menulis disertasi tentang dua sistem ini dengan judul yang sudah diterjemahkan: (tudi Perbandingan antara Akuntansi Amerika dan 1elanda dan Pengaruhnya terhadap Profesi di .ndonesia. Pada kesimpulan disertasinya beliau menyarankan agar <ndonesia
lebih baik memilih sistem akuntansi &merika dibandingkan dengan sistem akuntansi #elanda. #eliau menyarankan agar guru-guru tata buku dan ujian tata buku harus mencakup teknik dan sistem tata buku &merika pada kurikulumnya.
Pada tahun 1BE/ pemerintah <ndonesia atas bantuan pinjaman dari Iorld bank melakukan upaya harmonisasi sistem akuntansi sehingga diupayakan untuk menghapus dualisme tadi. paya yang dilakukan antara lain mendirikan Pusat Pengembangan &kuntansi PP&! di empat uni*ersitas <, )M, ?P&', dan (, PP& ini di samping memberikan beasiswa kepada dosen-dosen perguruan tinggi juga melakukan penataran akuntansi kepada seluruh guru-guru 0ata #uku di (M=& maupun di (M& seluruh <ndonesia. 'engan selesainya proyek itu, maka di (M=&, (M& dan diikuti kemudian oleh lembaga-lembaga kursus, sistem akuntansi &merikalah yang diajarkan sehingga berakhirlah dualisme sistem akuntansi dan pendidikan akuntansi di <ndonesia.
. Pe!%arh P(la Bela!a
(ebagai daerah bekas jajahan #elanda, kondisi praktik pembukuan dan perkembangan pemikiran akuntansinya adalah bagian sejarah perkembangan profesi akuntansi #elanda
yang berpengaruh cukup kuat sampai dengan dasawar sa 1B4/-an.
Profesi akuntansi #elanda memfokuskan pada teori nilai ganti, belum ada usaha konkret untuk merumuskan standar akuntansi yang berlaku umum, sebagaimana dilakukan profesi akuntan &merika. Kebutuhan prinsip atau standar akuntansi sebagai pedoman dalam praktek pembukuan, didasarkan pada ukuran etika umum yang harus dipegang teguh oleh para saudagar, yaitu adat kebiasaan dagang yang baik good koopman4s gebruik !.
'unia pendidikan tinggi kurikulum akuntansinya berpola #elanda masih berpengaruh kuat sampai dengan pertengahan dasawarsa tahun 1BA/-an. 'alam masa itu, untuk memperoleh gelar akuntan harus melalui sistem panjang dengan lama pendidikan 4 tahun, yaitu > tahun untuk studi ekonomi perusahaan manajemen! ditambah 2 tahun studi akuntansi, dengan buku teks karangan penulis #elanda yang telah diterjemahkan atas disadur ke dalam bahasa <ndonesia oelh 7. (oemita &dikoesoemah, antara lain Tata 1uku Amanuli9 Tata 1uku #an0utan ,ooretge!et 1oekhouden% oleh 'r. &..&. Prange9 Administrasi Perusahaan Modern &PM!9 Teori .lmu 1iaya dan 2eraca oleh Prof. 'r. Mey r9 .lmu 1iaya dan 3arga Pokok oleh Dan 'er (chroef9 .lmu 2eraca 1edri0fshuis houndkonde 1alansleer ! oleh Prof. 'r. ;. #akker9 /asar5dasar -rganisasi Administrasi oleh . Dan ?imwegen : Pengantar *ontrol bagi Akuntan .nleiding Totde #eer van de Accountantscontrole! oleh .=. (pinosa atella dan 8.). Dan 'er @oek.
0ingkat pendidikan menengah (M=& dan (80&G(M, buku pegangannya adalah Tata 1uku5Amanuli dan 3itung /agang saduran =ffendi @arahap maupun buku-buku karangan 6.& Moechtar. Pengajaran tata buku terus berlangsung bahkan sampai dengan dasawarsa 1BA/an, ditandai dengan terbitnya Tata 1uku dalam Masa Pembangunan$ dan 3itung /agang karangan 6.& Moechtar, yang terutama digunakan untuk pendidikan di luar sekolah atau kursus-kursus guna memperoleh ijaHah keterampilan bond & &1 dan &2! bond # serta &PM, <nstansi pemerintah dan swasta memperkerjkan tenaga-tenaga yang berpengetahuan pembukuan pola #elanda.
. Pe!%arh P(la A,er$ka
Pada tahun 1B/3 dengan ditetapkannya kebijaksanaan pintu terbuka open door policy!, beberapa perusahaan asing selain #elanda mulai masuk dan beroperasi di
<ndonesia, antara lain (hell <nggris!, alteJ dan (tan*ak &merika (erikat!, maka nuansa baru praktik pembukuan mulai timbul di <ndonesia, namun masih terbatas sekali
Perjalanan sejarah menunjukkan bahwa sejak diputusnya hubungan diplomasi antara <ndonesia dengan #elanda pada tahun 1B3A karena konfrontasi <rian #arat, antara lain berdampak pada dunia pendidikan. 'ampak yang ditimbulkan, yaitu para pengajar
#elanda dikembalikan ke negerinya, publikasi dan literatur-literatur terhenti pengirimannya, dan para pelajar yang memperoleh beasiswa dari pemerintah atau yayasan diberi kesempatan studi ke &merika atau negara lain selain #elanda. Para mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas belajarnya antara lain (. @adibroto tahun 1B3E, ;skar (urjaatmadja, (oemantri (oedirono, 7asidi, dan &rifin Iirakusumah, mendapat gelar M&(c dari ni*ersitas <llinois dan alifornia sekitar tahun 1B4.
3. Sejarah IAI a! S"a!ar Ak!"a!#$ I!(!e#$a Sejarah IAI
Pada waktu <ndonesia merdeka, hanya ada satu orang akuntan pribumi, yaitu Prof. 'r. &mbutari, sedangkan Prof. (oemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri #elanda pada tahun 1B34. &kuntan-akuntan <ndonesia pertama lulusan dalam negeri adalah #asuki (iddharta, @endra 'armawan, 0an 0ong 'joe, dan )o 0ie (iem, mereka lulus pertengahan tahun1B3A. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. (oemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa <ndonesia saja. &lasannya, mereka tidak mungkin menjadi anggota ?<D& 2ederlands .nstitute ,an Accountants! atau D&)& ,ereniging Academisch )evormde Accountants!. Mereka menyadari keindonesiaannya dan berpendapat tidak mungkin kedua lembaga itu akan memikirkan perkembangan dan pembinaan akuntan <ndonesia.
@ari kamis, 1A ;ktober 1B3A, kelima akuntan tadi mengadakan pertemuan di aula ni*ersitas <ndonesia <! dan bersepakat untuk mendirikan perkumpulan akuntan <ndonesia. Karena pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh semua akuntan yang ada maka diputuskan membentuk Panitia Persiapan Pendirian Perkumpulan &kuntan <ndonesia. Panitia diminta menghubungi akuntan lainnya untuk menanyakan pendapat mereka. 'alam panitia itu Prof. (oemadjo duduk sebagai ketua, )o 0ie (iem sebagai penulis, #asuki (iddharta sebagai bendahara, sedangkan @endra 'armawan dan 0an 0ong 'joe sebagai komisaris. (urat yang dikirimkan Panitia kepada enam akuntan lainnya memperoleh jawaban setuju.
Perkumpulan yang akhirnya diberi nama <katan &kuntan <ndonesia <&<! akhirnya berdiri pada 2 'esember 1B3A, yaitu pada pertemuan ketiga yang diadakan di aula < pada pukul 1B./.
(usunan pengurus pertama terdiri dari:
Ketua Prof. 'r. (oemardjo 0jitrosidojo Panitera 'rs. Mr. )o 0ie (iem
#endahara 'rs. (ie #ing 0at #asuki (iddharta! Komisaris 'r. 0an 0ong 'joe
Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri <&< adalah 1. Prof. 'r, &butari
2. 0io Po 0jiang . 0an =ng ;en >. 0ang (iu 0jhan 3. 8iem Kwie 8iang 4. 0he 0ik @im
Konsep &nggaran 'asar <&< yang pertama diselesaikan pada 13 Mei 1B3E dan naskah finalnya selesai pada 1B ;ktober 1B3E. Menteri Kehakiman mengesahkannya pada 11 Pebruari 1B3B. ?amun demikian, tanggal pendirian <&< ditetapkan pada 2 'esember 1B3A. Ketika itu, tujuan <&< adalah:
a. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan. b. Mempertinggi mutu pekerja akuntan.
(ejak pendiriannya >B tahun lalu, kini <&< telah mengalami perkembangan yang sangat luas. @al ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. (alah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi
semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.
(ejarah (&K
(etidaknya, terdapat tiga tonggak sejarah dalam pengembangan standar akuntansi keuangan di <ndonesia.
Pertama: menjelang diaktifkannya pasar modal di <ndonesia pada tahun 1BA. Pada masa itu merupakan pertama kalinya <&< melakukan kodifikasi prinsip dan standar akuntansi yang berlaku di <ndonesia dalam suatu buku "Prinsip &kuntansi <ndonesia P&<!.%
Kedua: terjadi pada tahun 1BE>. Pada masa itu, komite P&< melakukan re*isi secara mendasar P&< 1BA dan kemudian mengkondifikasikannya dalam buku "Prinsip &kuntansi <ndonesia 1BE>% dengan tujuan untuk menyesuaikan ketentuan akuntansi dengan perkembangan dunia usaha.
Ketiga: pada tahun 1BB>, <&< kembali melakukan re*isi total terhadap P&< 1BE> dan melakukan kodifikasi dalam buku "(tandar &kuntansi Keuangan (&K! per 1 ;ktober 1BB>.%
(ejak tahun 1BB>, <&< juga telah memutuskan untuk melakukan harmonisasi dengan standar akuntansi internasional dalam pengembangan standarnya. 'alam perkembangan selanjutnya, terjadi perubahan dari harmonisasi ke adaptasi, kemudian menjadi adopsi dalam rangka kon*ergensi dengan <nternational Financial 7eporting (tandards <F7(! program adopsi penuh dalam rangka mencapai kon*ergensi dengan <F7( direncanakan dapat terlaksana dalam beberapa tahun kedepan. 'alam perkembangannya, standar akuntansi keuangan terus dire*isi secara berkesinambungan, baik berupa penyempurnaan
kali, yaitu pada 1 ;ktober 1BB3, 1 uni 1BB4, 1 uni 1BBB, 1 &pril 2//2, 1 ;ktober 2//>, dan 1 (eptember 2//A. #uku "(tandar &kuntansi Keuangan per 1 (eptember 2//A% ini di dalamnya sudah bertambah dibandingkan re*isi sebelumnya yaitu tambahan K'PP8K (yariah, 4 P(&K baru, dan 3 P(&K re*isi. (ecara garis besar, sekarang ini terdapat 2 K'PP8K, 42 P(&K, dan A <(&K.
ntuk dapat menghasilkan standar akuntansi keuangan yang baik, maka badan penyusunnya terus dikembangkan dan disempurnakan sesuai dengan kebutuhan. &walnya, cikal bakal badan penyusun standar akuntansi adalah Panitia Penghimpunan #ahan-bahan dan (truktur dari )&&P dan )&&( yang dibentuk pada tahun 1BA. Pada tahun 1BA> dibentuk Komite Prinsip &kuntansi <ndonesia P&<! yang bertugas menyusun dan mengembangkan standar akuntansi keuangan. Komite P&< diubah menjadi Komite (tandar &kuntansi Keuangan Komite (&K!.
Kemudian, pada kongres D<<< <&< 2-2> (eptember 1BBE di akarta, Komite (&K diubah kembali menjadi 'ewan (tandar &kuntansi Keuangan '(&K! dengan diberikan otonomi untuk menyusun dan mengesahkan P(&K dan <(&K. (elain itu, juga relah dibentuk Komite &kuntansi (yariah K&(! dan 'ewan Konsultatif (tandar &kuntansi Keuangan 'K(&K!. Komite &kuntansi (yariah K&(! dibentuk tanggal 1E ;ktober 2//3 untuk menopang kelancaran kegiatan penyusunan P(&K yang terkait dengan perlakuan akuntansi transaksi syariah yang dilakukan oleh '(&K. (edangkan 'K(&K
yang anggotanya terdiri atas profesi akuntan dan luar profesi akuntan, yang mewakili para pengguna, merupakan mitra '(&K dalam merumuskan arah dan pengembangan (&K di
<ndonesia.
<katan &kuntansi <ndonesia <&<!, sebagai wadah organisasi profesi akuntansi <ndonesia, berdiri di akarta pada 2 'esember 1B3A. <&< berhasil menyusun dan menerbitkan Prinsip &kuntansi <ndonesia P&<! pada tahun 1BA, dengan maksud antara lain: menghimpun prinsip-prinsip yang laHim berlaku di <ndonesia dan sebagai prasarana bagi terbentuknya pasar uang dan modal di <ndonesia pada waktu itu, laporan keuangan dari perusahaan yang akan go public, harus disusun atas dasar prinsip-prinsip akuntansi tersebut.
Prinsip &kuntansi <ndonesia P&<! 1BA adalah hasil kerja panitia Penghimpunan #ahan-bahan dan (truktur daripada )enerally Accepted Accounting Principles dan )enerally Accepted Auditing Standars yang terdiri dari 'ewan Penasihat Panitia Kerja, antara lain telah berhasil menghimpun dan mengkodifikasikan prinsip akuntansi. @asilnya kemudian disahkan pada Kongres <<< 2 'esember 1BA, yaitu menjelang diaktifkannya kembali Pasar ang dan Modal. P&< ini merupakan salah satu prasarana mutlak bagi terbentuknya pasar uang dan modal pada waktu itu, dimana laporan keuangan perusahaan yang akan mengeluarkan surat-surat berharga kepada masyarakat harus disusun berdasarkan prinsip akuntansi tersebut. &dapun bahan-bahan yang digunakan untuk
menghimpun Prinsip &kuntansi 1BA adalah sebagai berikut.
a. #uku Prinsip-prinsip &ccunting yang diterbitkan oleh 'irektorat &kuntan ?egara, 'irektorat enderal Pengawasan Keuangan ?egara 'PK?!, 'epartemen Keuangan 7< sekarang bernama #adan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan #PKP!.
b. <n*entory of )enerally &ccepted &ccounting Principles for #usiness =nterprise, oleh Paul )rady, diterbitkan oleh &<P&.
d. Kumpulan dari &ccounting 7esearch #ulletins &7#s!, diterbitkan oleh &<P&. e. & (tatement of &ustralian &ccounting Principles, diterbitkan oleh &ccounting and
&uditing 7esearch ommittee dari &ccountancy 7esearch Foundation f. Iet op de aarekening *an ;ndernemingen, diterbitkan oleh ?<D7&. g. #eberapa literatur lainnya.
P&< 1BA ini setelah berjalan selama satu dasawarsa kemudian disempurnakan lagi dengan Prinsip &kuntansi <ndonesia 1BE>.
Prinsip &kuntansi <ndonesia1BE> adalah sebagai ganti Prinsip &kuntansi <ndonesia, 1BA. (ama halnya dengan P&< 1BA, Perumusan prinsip, prosedur, metode, dan teknik-teknik dalam Prinsip &kuntansi <ndonesia 1BE> ini, dibatasi pada hal-hal yang berhubungan dengan akuntansi keuangan yang diungkapkan secara garis besar atau bersifat umum, tidak mencakup praktik akuntansi untuk industri tertentu. ;leh karena itu, prinsip-prinsip yang memerlukan penjabaran lebih lanjut diatur dengan "pernyataan% tersendiri.
(ehubungan dengan itu, Komite P&<-<&< mulai tahun 1BE4 menerbitkan serangkaian Pernyataan P&< dan <nterpretasi P&< untuk mengembangkan, menambah, mengubah serta menjelaskan standar akuntansi keuangan yang berlaku, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari P&< 1BE>. (etelah berlangsung selama sepuluh tahun P&< 1BE> diganti dengan (tandar &kuntansi 1BB>. (tandar &kuntansi Keuangan 1BB> mengadopsi pernyataan resmi pronouncements! .nternational Accounting Standars Committee <&(!. <&< mengadopsi statements atau pernyataan
<&( sebagai dasar acuan standar akuntansi keuangan yang berlaku di <ndonesia, kemudian menerbitkan dua buah buku, yaitu Standar Akuntansi *euangan ;ktober 1BB>, buku satu dan dua berisi 1! Kerangka 'asar Penyusunan dan Penyajian 8aporan Keuangan, serta 2! (eperangkat (tandar &kuntansi Keuangan, terdiri dari 3 pernyataan yang setaraf standar <nternasional.
Kerangka dasar dan seperangkat pernyataan tersebut, merupakan landasan yang dianggap kokoh untuk pengembangan lebih lanjut. #erlaku untuk penyusunan laporan keuangan mencakup periode laporan yang dimulai atau setelah 1 anuari 1BB3.
(ekarang ini (tandar &kuntansi yang dikeluarkan <&< disebut pernyataan (tandar &kuntansi Keuangan P(&K!. ?amun dengan adanya standar akuntansi untuk entitas syariah maka ada dua jenis standar akuntansi, yaitu standar akuntansi kon*ensional dan syariah yang saling mendukung.
4. Pe!$$ka! Ak!"a!#$
(ebelum dikeluarkannya ?o. >G1B3> tentang )elar &kuntan, semua orang dapat menyatakan dirinya selaku akuntan dan memakai gelar akuntan. 'engan dikeluarkannya ini maka pemerintah mengatur mereka yang berhak memakai gelar akuntan hanyalah mereka yang lulus dari Fakultas =konomi ?egeri urusan &kuntansi dan (wasta yang disamakan, diatur oleh panitia Persamaan <jasah &kuntan. 'engan semakin banyaknya fakultas ekonomi swasta maka pemerintah bersama <&< mengatur pelaksanaan jian ?egara &kuntan. Pelaksanaan ujian ini terus dibenahi sampai pada
akhirnya lulusan negeri dan swasta akhirnya diwajibkan harus mengikuti ujian yang sama jika ingin mendapatkan gelar akuntan.
(ejarah perkembangan dunia pendidikan tinggi akuntansi waktu itu mengalami kemajuan menarik, yaitu Fakultas =konomi ni*ersitas <ndonesia dalam dasawarsa 1B4/-an membuka jurusan akuntansi dengan muatan kurikulum dan sistemnya berpola &merika.
&rah perkembangannya makin mantap sejak Konsorsium <lmu =konomi K<=! 'irektorat enderal Pendidikan 0inggi 'epartemen Pendidikan dan Kebudayaan berdiri pada tahun 1BA3, merupakan syarat-syarat minimal kurikulum jurusan
akuntansi berpola &merika, untuk seluruh Fakultas =konomi ?egeri.
(ejalan dengan itu Pusat Pengembangan &kuntansi PP&! sebagai lembaga di bawah Konsorsium <lmu =konomi, yang berkedudukan di Fakultas =konomi ?egeri
setempat, yang mulai beroperasi tahun 1BAB, bertugas antara lain:
a. Mengintegrasikan satu pola pendidikan akuntansi, yaitu pola &merika9
b. (ebagai pelaksana jian ?asional &kuntansi ?&! bagi peserta yang berasal dari lulusan Fakultas =konomi jurusan &kuntansi dari uni*ersitas swasta maupun negeri yang belum memenuhi persyaratan memakai gelar akuntan. (etelah menempuh dan lulus ujian ?& dalam dua tahap, yaitu ?& 'asar dan ?& Profesi, yang bersangkutan berhak memakai gelar &kuntan sesuai dengan ?o. > 0ahun 1B3>, tentang Pemakaian )elar &kuntan. Pendidikan menegah pun diintegrasikan dengan pola &merika, guru-guru (M=& ditatar &kuntansi oleh PP& setempat. 'emikian pula, pendidikan diluar sekolahGkursus diajarkan dan diselenggarakan ujian akuntansi berjenjang, yaitu:
a. tingkat dasar9 b. terampil9
c. mahir9
sebagai pengganti ujian tata buku bond & dan #! pola #elanda.
'alam rangka meningkatkan penguasaan akuntansi terhadap pengetahuan dan kompetensi teknis di bidang akuntansi, dan untuk menyongsong keterbukaan dalam era perdagangan bebas, maka <&< dengan dukungan 'epartemen Keuangan 7< menyelenggarakan jian (ertifikasi &kuntan Publik (&P!, dengan tujuan untuk menguji kemampuan akuntan untuk berpraktik sebagai &kuntan Publik. &dapun mata kuliah yang diajukan adalah sebagai berikut:
a. 0eori dan Praktik &kuntansi Keuangan
b. &uditing dan asa Profesional &kuntan Publik lainnya c. &kuntansi Manajemen dan Manajemen Keuangan d. (istem <nformasi &kuntansi
e. Perpajakan dan @ukum Komersia
Peserta (&P hanya dapat diikuti oleh mereka yang memiliki gelar &kuntan. jian (&P diselenggarakan pertama kali pada (eptember 1BBA dan akan dilaksanakan dua kali dalam setiap periode atau setiap tahun. &dapun kesempatan dan batas waktunya adalah sebagai berikut.
b. jian ulangan hanya dapat ditempuh untuk mata ujian yang belum lulus dalam ujian-ujian sebelumnya.
c. Kesempatan untuk menyelesaikan seluruh mata ujian adalah empat kali ujian atau dua tahun sejak ujian pertama kali ditempuh.
d. &pabila dalam periode waktu tersebut masih belum lulus seluruh mata ujian, maka yang bersangkutan dinyatakan gagal untuk seluruh mata ujian.
&kuntan peserta (&P yang dinyatakan lulus untuk seluruh mata ujian berhak memperoleh sebutan #ersertifikat &kuntan Publik #&P! yang dikeluarkan <&<. (ertifikat &kuntan Publik tersebut adalah salah satu syarat utama untuk mendapatkan iHin praktik sebagai &kuntan Publik dari 'epartemen Keuangan 7<.
'i samping itu, <&< sebagai organisasi profesi telah memfasilitasi anggotanya untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan kompetensi profesionalnya, yang terdiri dari tiga unsur yaitu, 1! Keterampilan Profesional 2! Pengetahuan Profesional ! =tika Profesi. ntuk itu, <&< menyelenggarakan Program Pendidikan #erkelanjutan PP8!, yang meliputi ketiga unsur tersebut. Program itu dirancang untuk memudahkan para anggota <&< dalam memenuhi kewajibannya di bidang pendidikan dan latihan. (edangkan publikasi berkala <&< adalah 2e(s #etter untuk
kalangan profesi, dan majalah bulanan Media Akuntansi.
5. Sejarah Per,# S"a!ar Ak!"a! $ I!(!e#$a
(truktur ;rganisasi dan personalia Perumus (tandar &kuntansi <ndonesia terus berkembang sebagai dijelaskan berikut ini:
Baa! Per,#
S"a!ar Ak!"a!#$ Kea!%a! 153+6277
Pengembangan standar akuntansi keuangan di <ndonesia telah dimulai sejak tahun 1BA dengan dibentuknya Panita Penghimpunan #ahan-bahan dan (truktur daripada )&&P '&? )&&(. (elanjutnya, pada tahun 1BA> dibentuk Komite Prinsip &kuntansi <ndonesia yang bertugas menyusun dan mengembangkan standar akuntansi keuangan. Kemudian Komite P&< tersebut pada tahun 1BB> diubah namanya menjadi Komite (tandar &kuntansi Keuangan K(&K!. Pada kongres D<<< 2-2> (eptember 1BBE diubah kembali namanya menjadi 'ewan (tandar &kuntansi Keuangan. #erikut ini adalah para anggota #adan Perumus (tandar &kuntansi Keuangan mulai tahun 1BA hingga 2//4.
Pa!$"$a Pe!%h$,'! Baha!6)aha! a! S"rk"r ar$'aa GAAP a! GAAS
Tah! 153+
'ewan Penasihat: - 7adius Prawiro - )andhi
- oesoef (oejoed - (oemardjo 0jitrosidojo - (. @adibroto - (oedarsono
Panita Kerja: - (oebagjo
- Moh sman - <srawan - 'jafar Mahfoed - 'jokobirowo - #asuki (iddharta - (oemantri - tomo osodirdjo - #. (oenasto
- 0h. M. 0uanakotta - @arun Kartawisastra - &KM. @usein
K(,$"e Pr$!#$' Ak!"a!#$ I!(!e#$a 153-6155-Tah!
153-6154-#asuki (iddharta Ketua
&KM. @usein &nggota
(. @adibroto &nggota
0h. M. 0uanakotta &nggota
.Prasetio &nggota
Iijayadi &nggota
(ulur (uwandono &nggota
Tah! 154-6154
Iahjudi Prakarsa Ketua
@ans Kartikahadi (ekretaris
Katjep K. &bdoelkadir &nggota
(oebagjo &nggota
#.@utapea &nggota
Malimar &nggota
Tah! 15461557
@ans Kartikahadi Ketua
usuf @alim (ekretaris
(uryati 3 Februari 1BEE sGd 4 ;ktober 1BEE Pjs. &nggota (oebagjo sGd B uni 1BEE! &nggota <P) &ry (uta (ejak B uni 1BEE! &nggota
Malimar 1BE4-1BEB! &nggota
(unaria 0adjudin 1BE/-1BB/! &nggota
@ein (urjaatmadja &nggota
Katjep K. &bdoelkadir &nggota
Iahjudi Prakarsa &nggota
<nsyaf 1BE4-1BEB! &nggota
#ambang @eryanto 1BEB-1BB/! &nggota
M.&shadi &nggota
Tah!
15576155-@ans Kartikahadi Ketua
usuf @alim (ekretaris
Katjep K. &bdoelkadir &nggota
Iahjudi Prakarsa &nggota
@ein (urjaatmadja &nggota
M.&shadi &nggota
an@oesada &nggota
(obo (itorus &nggota
#ambang @eryanto 1BB/-1BB! &nggota
(oewarjono 1BB/-1BB2! &nggota
<stini (iddharta 1BB/-1BB2! &nggota MirHa Mochtar 1BB-1BB>! &nggota 0imoty =. Marnandus 1BB-1BB>! &nggota Mirawati (udjono 1BB-1BB>! &nggota
K(,$"e S"a!ar Ak!"a!#$ Kea!%a! Ma#a Bak"$ 155-61554
usuf @alim Ketua
<P) &ry (uta Iakil Ketua
MirHa Mochtar (ekretaris
Iahjudi Prakarsa &nggota
Katjep K. &bdoelkadir &nggota
an@oesada &nggota
@ein ). (urjaatmadja &nggota
(obo (itorus &nggota
0imoty =. Marnandus &nggota
Mirawati (udjono &nggota
?ur <ndriantoro &nggota
7usdy 'aryono &nggota
(iti h. Fadjrijah &nggota
;sman (itorus &nggota
<stini 0. (iddharta &nggota
usuf Iibisana &nggota