• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBARAN DAERAH KOTA DENPASAR NOM OR 8 TAHUN 2007 PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 8 TAHUN 2007

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBARAN DAERAH KOTA DENPASAR NOM OR 8 TAHUN 2007 PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 8 TAHUN 2007"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

I I

DITERBITKAN OLEH

BAGIAN HUKUM SETDA KOTA DENPASAR TAHUN2007

TENTANG

PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS KEBUDAYAA.t~ KOTA DENPASAR

I

I

_ 1Ilil

'-II

LEMBARAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 8 TAHUN 2007

PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOM OR 8 TAHUN 2007

(2)

WALIKOTA DENPASAR

PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 8 TAHUN 2007

TENTANG

PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN

KOTA DENPASAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA DENPASAR,

Menimbang a. bahwa sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 14 Ayat (2) Undang-Undang Nemer 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, maka kebudayaan adalah urusan pemerintah Kabupaten/Keta yang bersifat pilihan dalam rangka pelaksanaanOtenemi Daerah;

b. bahwa dalam rangka mewujudkan Keta Denpasaryang berwawasan budaya, dipandang perlu melaksanakan pembinaan, pengem-bangan dan pelestarian budaya melalui pembentukan Organisasi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar;

(3)

Mengingat

C. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu membentuk Peraturan Daerah tentang PembentuKan Organisasi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar;

1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Denpasar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 9,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

3465);

2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembara Negara Republik Indonesia Nomor 4389);

3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nemor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nemor 3 Tahun

2005 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan

(4)

Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3952);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 165);

6. peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 4 Tahun 2000 tentang Perubahan Nomenklatur

Ke!embagaan dan Tata Naskah Dinas dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar (Lembaran Daerah Kota Denpasar Tahun 2000 Nomor 5);

Dengan Persetujuan Bersama

DeWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA DENPASAR

Dan

WALIKOTA DENPASAR MEMUTUSKAN :

Menetapkan PERATURAN DAERAH TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN KOTA DENPASAR.

(5)

BASI

KETENTUAN UMUM

Pasall

Dalam Peraturan Daerah ini, yang dimaksud dengan : 1. Keta adalah Keta Denpasar.

2. Pemerintah Keta adalah Pemerintah Kota Denpasar. 3. Walikota adalah Waliketa Denpasar.

4. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Keta Denpasar. 5. Dinas Kebudayaan adalah Dinas Kebudayaan Keta

Denpasar.

6. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Kebudayaan Keta Denpasar yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Waliketa melalui Sekretaris Daerah.

7. Kepala Bagian adalah nama jabatan pimpinan Bagian Tata Usaha dilingkungan Dinas Kebudayaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. 8. Kepala Sub Dinas adalah nama jabatan pimpinan Sub Dinas

dilingkungan Dinas Kebudayaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

9. Kepala Sub Bagian adalah nama jabatan pimpinan Sub Bagian pada Bagian Tata Usaha dilingkungan Dinas Kebudayaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian.

10. Kepala Seksi adalah nama jabatan pimpinan Seksi pada Sub Dinas dilingkungan Dinas Kebudayaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

(6)

1L Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang

Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri.

BAB II PEMBENTUKAN

Pasal2

Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Organisasi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

BAB III

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Bagian Pertama Kedudukan

Pasal3

(1) Dinas Kebudayaan adalah unsur pelaksana Pemerintah Kota Denpasar dibidang Kebudayaan

(2) Dinas Kebudayaan dmpimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

(7)

Bagian Kedua

Tugas Pokok Pasal4

Dinas Kebudayaan mernpunyai tug as pokok melaksanakan kewenangan Otonorni Daerah Kota Denpasar di Bidang Kebudayaan yang rnerupakan urusan pilihan sesuai dengan Peraturan

Perundang-undangan yang berlaku.

Bagian Ketiga Fungsi

PasalS

Dalarn rnenyelenggarakan tug as pokok sebagaimana dirnaksud dalarn Pasal4, Dinas Kebudayaan rnernpunyai fungsi :

a. perurnusan kebijakan teknis sesual dengan lingkup tugasnya; b. pengelolaan dan fasilitasi dibidang kebudayaan ~

c. pemberian perijinan dan pelaksanaan pe!ayanan urnurn Bidang Kebudayaan; dan

d. pernbinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas dalarn Iingkup tugasnya.

(8)

Bagian Keempat Struktur Organisasi

Pasal6

(1) Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan sebagaimana dimaksud pasal 2 adalah sebagai berikut :

a. Kepala Dinas. b. Bagian Tata Usaha :

1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; 2) Sub Bagian Perencanaan; dan

3) Sub Bagian Keuangan. c. Sub Dinas Kesenian :

1) Seksi Pengembangan dan Penghargaan Seni; 2) Seksi Promosi dan Pementasan Budaya. d. Sub Dinas Adat Istiadat :

1) Seksi Desa Pakraman; 2) Seksi Subak.

e. Sub Dinas Warisan Budaya :

1) Seksi Pembinaan dan Pelestarian; 2) Seksi Pengembangan Warisan Budaya.

f.

Sub Dinas Dokumentasi dan Pemeliharaan :

1) Seksi Dokumentasi;

2) Seksi Pemeliharaan dan Perawatan. g. Kelompok Jabatan Fungsional.

h. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)

(2) Bagan Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan dimaksud pada ayat (1) sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan Daerah ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Peraturan Daerah ini.

(9)

I

I

I

BABIV JABATAN FUNGSIONAL Pasal7

Dilingkungan Dinas Kebudayaan dapat ditempatkan Jabatan Fungsional berdasarkan kebutuhan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BABV

ESELONERING, PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN

PasalS

(1) Kepala Dinas adalah Jabatan Eselcn IIb

(2) Kepala Bagian dan Kepala Sub Dinas adalah Jabatan Eselon IlIa (3) Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi adalah Jabatan Eselon IVa.

Pasal9

(1) Kepala Dinas, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Sub Dinas diangkat dan diberhentikan oleh Walikota.

(2) Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi dapat diangkat dan diberhentikan oleh Sekretaris Daerah, atas pelimpahan kewenangan oleh Walikota.

(10)

I

BAB VI PEMBIAYAAN

Pasall0

Pembiayaan kegiatan Dinas Kebudayaan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar.

BAB VII

KETENTUAN PERALIHAN

pasall1

Penyelenggaraan Urusan Bidang Kebudayaan yang telah dilaksanakan sebelum ditetapkannya peraturan Daerah ini, kewenangannya dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan berdasarkan Peraturan Daerah ini. Pada saat peraturan Daerah ini mulai berlaku, penyelenggaraan urusan Bidang Kebudayaan yang telah dilaksanakan menjadi kewenangan Dinas Kebudayaan.

BAB VIII

KETENTUAN LAIN-LAIN

Pasal12

Ketentuan lebih lanjut mengenai Uraian Tugas Jabatan pada Organisasi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 diatur dengan Peraturan Walikota.

(11)

BABIX PENUTUP

Pasal13

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kota Denpasar.

Ditetapkan di Denpasar pada tanggal 25 Juli 2007 WAUKOTA DENPASAR,

p

~:A:~A

Diundangkan di Denpasar pada tanggal 25Ju!i 2007

SEKRETARIS DAEAAH KOTA DENPASAR,

(12)

PENJELASAN ATAS

PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 8 TAHUN 2007

TENTANG

PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN KOTA DENPASAR

t.

UMUM

Bahwa dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah membawa

perubahan yang mendasar dalam sistem penyelenggaraan Pemerintahan dengan memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah sesuai dengan kewenangannya.

Perubahan dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan membawa pula perubahan pada sistem ke!embagaan pemerintahan daerah.

Bahwa dalam rangka pelaksanaan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah maka Struktur Organisasi Perangkat Daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas maka dipandang perlu untuk menetapkan Pembentukan Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar.

Referensi

Dokumen terkait

Ungkapkan semaksimal mungkin berbagai persoalan yang dihadapi Pemkab/Pemkot (minimal dalam dua bidang utama) dari desa sasaran kegiatan (seperti pada butir a).. Uraikan

Dari hasil perbandingan antara preferred reading dengan hasil wawancara pada informan terdapat enam informan yang berada pada posisi Dominan reading dalam

Maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini ada perbedaan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar

(2) Masing-masing Seksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Sub Dinas Keselamatan

Likuidasi adalah berhentinya kegiatan operasi perusahaan (pembubaran usaha) secara keseluruhan dengan menjual sebagian atau seluruh aktiva perusahaan, membayar

Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan pendidikan keaksaraan usia 15 tahun ke atas, prioritas usia 15-59 tahun yang berbasis pemberdayaan,

Orang Tua serta keluarga penulis tercinta, yang telah memberikan doa dan restu serta dukungan yang sangat besar selama mengikuti dan melaksanakan perkuliahan di Jurusan

Dari hasi penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil simpulan bahwa hasil belajar pada siswa untuk sekolah Dasar kelas V SDN 04 Santong setelah diadakan