• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS TESIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS TESIS"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM

BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL

PASIEN HIV-AIDS

Kajian Di Rumah Sakit Sele Be Solu dan Puskesmas Kota Sorong Provinsi Papua Barat

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Kedokteran Keluarga

Oleh:

Elim Ibelina Mangayun

S501008025

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

commit to user

PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM

BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL

PASIEN HIV- AIDS

Kajian Di Rumah Sakit Sele Be Solu dan Puskesmas Kota Sorong Provinsi Papua Barat

Oleh :

Elim Ibelina Mangayun S501008025 Dewan Pembimbing Nama Tanda Tangan Tanggal

Pembimbing I Prof. Dr. Ambar Mudigdo, dr, SpPA(K) NIP. 19490317197609001 ………. Mei 2015 Pembimbing II dr. Tahono, SpPK(K) NIP. 19491112 197609001 ……….. Mei 2015 Mengetahui

Ketua Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Program Pascasarjana UNS

Dr. Hari Wujoso, dr, Sp.F, MM NIP. 196210221995031003

(3)

commit to user

PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS Kajian di Rumah Sakit Sele Be Solu dan Puskesmas Kota Sorong

Provinsi Papua Barat

TESIS

Oleh

Elim Ibelina Mangayun S501008025 Tim Penguji

Jabatan Nama Tanda tangan Tanggal

Ketua Dr. Hari Wujoso, dr. Sp.F, MM

NIP. 196210221995031001 .………. Mei 2015

Sekretaris Dr.H.Sugiarto,dr.,SpPD FINASIM

NIP. 19620522 198901 001 .……… Mei 2015.

Anggota Penguji

Prof. Dr. Ambar Mudigdo, dr, SpPA(K) NIP. 19490317197609001

dr. Tahono, SpPK(K) NIP. 19491112 197609001

.………. Mei 2015

.………. Mei 2015

Telah dipertahankan di depan penguji Dinyatakan telah memenuhi syarat

Pada tanggal : 11 Mei 2015 Direktur PPS UNS

Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, MS NIP. 19610717 198601 1 001

Ketua Program Studi Magister Kedokteran Keluarga

Dr.Hari Wujoso,dr.SpF,MM NIP. 19621022 199503 1001

(4)

commit to user KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Bapa di surga sumber segala berkat dan kasih karunia. Oleh karena berkatNYA penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul : PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS. Kajian Di Rumah Sakit Sele Be Solu dan Puskesmas Kota Sorong Provinsi Papua Barat.

Tesis ini dibuat sebagai tugas kegiatan akademik wajib Peserta Program Studi Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, untuk memenuhi persyaratan mencapai Derajat Magister Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Minat Utama Ilmu Biomedik. Penulis berharap bahwa tesis ini juga dapat memberikan konstribusi yang bermanfaat bagi program studi Patologi Klinik. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. R. Karsidi, MS selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2. Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus selaku Direktur Program Studi Pascasarjana

Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Dr. Hari Wujoso, dr. Sp.F, M.M, selaku Ketua Program Studi Magister Pendidikan Kedokteran Keluarga Program Studi Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

4. Prof. Dr. Zaenal Arifin, dr. Sp.PD-KR FINASIS selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

5. Prof. Dr. Ambar Mudigdo,dr, SpPA-(K) selaku pembimbing I yang telah memberikan saran dan pengarahan selama menyusun tesis ini.

6. dr. Tahono, SpPK (K) selaku pembimbing II atas segala kebaikan dan kesabarannya telah memberikan bimbingan kepada penulis sehingga tesis ini dapat diselesaikan.

(5)

commit to user

7. Prof. Dr. J.B. Suparyatmo, dr., SpPK-K., selaku Kepala SMF Patologi Klinik Fakultas Kedokteran UNS/RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang selalu memberikan bimbingan dan masukan kepada penulis.

8. dr. B. Rina Sidharta, SpPK(K) selaku Ketua Program Studi Patologi Klinik Fakultas Kedokteran UNS Surakarta dan Kepala Instalasi Laboratorium Patologi Klinik RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang banyak memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis.

9. Seluruh staf pengajar PPDS Patologi Klinik Fakultas Kedokteran UNS/ RSUD dr. Moewardi yang telah banyak memberikan ilmu dan bimbingan yang sangat berharga buat penulis.

10. dr.Yosepina, SpPK selaku Kepala Instalasi Laboratorium RS Sele be Solu Sorong provinsi Papua Barat yang memberikan bantuan dalam penelitian ini. 11. dr. Maria Howae selaku direktur RSUD Sele be Solu Sorong yang telah

memberikan ijin untuk pengambilan data demi kelancaran penelitian ini. 12. Dinas Kesehatan Kota Sorong Provinsi Papua Barat dan seluruh Kepala

Puskesmas yang telah memberikan ijin pengambilan data pada instansi yang terkait.

13. Orang tuaku yang tercinta (Alm) papa dan mama yang selalu memberikan kekuatan kepada saya dalam doa dan segala bentuk bantuan yang tidak pernah bisa tergantikan. Buat suamiku tercinta dr.Albinus Yunus Cobis, SpAn.M,Kes dan kedua buah hatiku Arlendo dan Abigail cobis yang selalu menjadi kekuatan dan semangat buatku untuk terus menggapai apa yang telah aku cita-citakan, terima kasih buat segala doa, pengertian, pengorbanan dan kasih sayangnya. Buat Papa dan Mama Cobis serta saudara-saudaraku tercinta yang selalu mendoakan aku terima kasih buat segalanya.

14. Seluruh teman- teman residen, analis dan staf administrasi yang telah memberikan bantuan kepada penulis selama studi.

(6)

commit to user

Dalam penyusunan tesis ini penulis menyadari banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan tesis ini

Surakarta, Mei 2015 Penulis

(7)

commit to user DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Halaman Pengesahan ... ii

Kata Pengantar ... iv

Daftar Isi... vii

Daftar Gambar ... ix Daftar Tabel ... x Daftar Singkatan ... xi Abstrak ... xii Abstract ... xiii Pernyataan ... xiv BAB I. Pendahuluan A. Latar Belakang Penelitian ... 1

B. Rumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 4

E. Keaslian Penelitian ... 5

BAB II. Tinjauan Pustaka A. Human immunodeficiency virus ... 7

B. Pemeriksaan CD4 ... 15

C. Pemeriksaan Viral Load ... 17

D. Antiretroviral ... 21

E. Kerangka Teori ... 27

F. Hipotesa ... 28

BAB III. Metode dan Cara Penelitian A. Tempat dan waktu ... 29

B. Jenis Penelitian ... 29

C. Populasi Penelitian ... 29

D. Besar sampel ... 30

E. Variabel penelitian ... 31

(8)

commit to user

G. Cara Penelitian ... 32

H. Skema Alur Penelitian ... 33

I. Kontrol Kualitas Internal ... 33

J. Analisa Statistik ... 34

K. Prosedur Penelitian ... 34

L. Pertimbangan Etik ... 35

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil ... 36

1. Uji normalitas data penelitian ... 37

2. Karakteristik subyek penelitian ... 37

B. Pembahasan ... 44

C. Keterbatasan Penelitian ... 55

BAB V. SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan ... 56

B. Saran ... 56

DAFTAR PUSTAKA ... 57

(9)

commit to user DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Struktur HIV ... 8

Gambar 2. Perbedaan Struktur Gen HIV-1 dan HIV-2 ... 9

Gambar 3. Siklus Hidup HIV ... 12

Gambar 4. Grafik Pemeriksaan Laboratorium HIV ... 14

Gambar 5. Alur Tata Laksana Gagal Terapi Kriteria Virologis ... 20

Gambar 6. Mekanisme Kerja Antiretroviral pada Siklus HIV ... 21

Gambar 7. Mekanisme kerja NRTI ... 23

Gambar 8. Mekanisme Kerja NNRTI ... 24

Gambar 9. Kerangka Teori... 27

Gambar 10. Skema Alur Penelitian... 33

Gambar 11. Boxplot Kadar CD4 sebelum dan sesudah terapi ARV ... 41

(10)

commit to user DAFTAR TABEL

Tabel 1. Hasil uji presisi hari ke hari ... 36

Tabel 2. Karakteristik sampel ... 38

Tabel 3. Perbandingan kadar CD4 sebelum dan enam bulan sesudah terapi ... 40

(11)

commit to user DAFTAR SINGKATAN

AIDS AZT APC

Acquired Immune Deficiency Syndrome Zidovudine

Antigen Presenting Cell

ARV Antiretroviral CD4 CD21 CD38 CCR5 CMI CTLs Depkes Cluster of Deferentiation 4 Cluster of Deferentiation 21 Cluster od Deferentiation 38 Chemokine Reseptor Type 5 Cell Mediated Immunity Cytotoxic T Lymphocyte Departemen Kesehatan DNA DC DC-SIGN EFV ELISA FI Gp HAART D nucleid Acid Dendritic Cell

Dendritic Cell Specific HIV Efavirenz

Enzyme linked immunosorbet assay Fusion and entry inhibitors

Glikoprotein

Highly Active Antiretroviral Therapy

HIV HLA-DR IFA LEDGF

Human immunodeficiency virus Human Leukocyte antigen Complex Indirect immunofluorescence assay Lens-epithelium Derived Growth Factor

ODHA PI PPDS PPE PIC P-TEGF

Orang hidup dengan AIDS

Protease inhibitors

Program Pendidikan Dokter Spesialis Post Exp

Pre-integrasi

Positive Transcription Elongation factor b

IO ml NRTI NNRTI NVP RNA RNA Pol RT Infeksi Oportunistik mililiter

Nucleoside reverse transcriptase inhibitors Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors Nevirapine

Ribonucleic acid

Ribonucleic acid Polimerase Reverse transkriptase

SB Simpangan baku SD

UNS

Standar deviasi

Universitas Sebelas Maret

(12)

commit to user

Elim Ibelina Mangayun. 2015. Perbandingan Kadar CD4 Sebelum dan enam bulan Sesudah Terapi Antiretroviral Pasien HIV-AIDS. Kajian di Rumah Sakit Sele be Solu dan Puskesmas Kota Sorong Provinsi Papua Barat. TESIS. Pembimbing I: Ambar Mudigdo, dr.,SpPA-K., Dr.,Prof, II: Tahono, dr.SpPK-K. Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

ABSTRAK

Latar Belakang: Papua barat merupakan daerah yang menempati urutan ketujuh angka kejadian tertinggi HIV- AIDS di Indonesia. Sel CD4 merupakan sel yang berperan penting pada progresifitas penyakit HIV-AIDS. Pemeriksaan CD4 merupakan marker monitoring terapi dan prognosis pasien HIV. Peningkatan kadar CD4 pada terapi ARV merupakan indikator keberhasilan terapi ARV. Tujuan: Membandingkan kadar CD4 sebelum dan enam bulan sesudah terapi antiretroviral pada pasien HIV-AIDS serta mengetahui efektifitas terapi kombinasi ARV lini I terhadap kadar CD4 pasien HIV- AIDS.

Metode: Desain penelitian kuantitatif eksperimental dengan pendekatan pre dan post terapi. Pengambilan sampel secara konsekutif pada 38 pasien HIV- AIDS di Rumah Sakit Sele be solu dan Puskesmas Sorong. Analisa data dengan uji t berpasangan jika data berdistribusi normal atau wilcoxon signed rank test jika data tidak berdistribusi normal.

Hasil: Terdapat perbedaan kadar CD4 sebelum dan enam bulan sesudah terapi ARV pada pasien HIV-AIDS di Rumah Sakit Sele be solu dan Puskesmas Sorong dengan nilai p < 0.05 untuk regimen kombinasi tenofovir, lamivudine dan efavirenz, sedangkan untuk ketiga regimen lainnya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai p> 0,05.

Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan untuk perubahan kadar CD4 sebelum dan enam bulan sesudah terapi ARV menggunakan regimen terapi kombinasi tenofovir, lamivudine dan efavirenz.

(13)

commit to user

Elim Ibelina Mangayun. 2015. Comparison of CD4 levels before and six months After Antiretroviral Therapy in Patients with HIV-AIDS. Study in Sele Be Solu Hospital and Health Center Sorong, West Papua Province. THESIS. Supervisor I: Ambar Mudigdo, dr., SpPA-K., Dr., Prof., II: Tahono, dr.SpPK-K. Postgraduate Program, Sebelas Maret Surakarta University.

ABSTRACT

Background: West Papua is an area with the seventh highest incidence of HIV-AIDS in Indonesia. CD4 cells are cells that played an important role in the progression of HIV disease and AIDS. CD4 is a marker of therapy monitoring and prognosis of patients with HIV. Increased levels of CD4 on ARV therapy is an indicator of the success of antiretroviral therapy.

Objective: To compare CD4 levels before and six months after antiretroviral therapy in HIV-AIDS and to know the effectiveness of first-line ARV combination therapy against HIV-AIDS patients with CD4 levels.

Methods: Quantitative experimental study design with pre- and post-therapy approach. Sampling was done on 38 HIV-AIDS patients, consecutively, in Sele be solu hospital and Sorong health center. Data is analyzed by paired t test if the data were normally distributed or Wilcoxon signed rank test if the data is not normally distributed.

Results: There are differences in CD4 levels before and six months after antiretroviral therapy in HIV-AIDS patients in hospitals and health centers Sele be solu with a p-value of <0.05 for the combination regimen of tenofovir, lamivudine and efavirenz, while for the other three regimens showed no significant change with p> 0.05.

Conclusion: There are significant differences in changes in CD4 levels before and six months after therapy ARV treatment regimens using a combination of tenofovir, lamivudine and efavirenz.

(14)

commit to user

PENYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ISI TESIS

Saya menyatakan dengan sebenarnya bahwa:

Tesis yang berjudul “ PERBANDINGAN KADAR CD4 SEBELUM DAN ENAM BULAN SESUDAH TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV/AIDS. Kajian di Rumah Sakit Sele Be Solu dan Puskesmas Kota Sorong Provinsi Papua Barat “ adalah karya penelitian saya sendiri dan bebas plagiat, serta tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka.

Surakarta, 11 Mei 2015

Elim Ibelina Mangayun S501008025

Referensi

Dokumen terkait

yang Memengaruhi Kepatuhan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam Menjalani Terapi Antiretroviral (ARV) di Puskesmas Teladan Kota Medan. Tahun 2016” ini beserta

8 2009 Veneranda Masatu Bwana Cross sectional Jenis kelamin, usia, kepatuhan ODHA dalam menjalani terapi ARV, jumlah CD4 Prevalensi TB pada pasien HIV/AIDS sebelum memulai ART

Dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam Menjalani Terapi Antiretroviral (ARV) di Puskesmas Teladan Kota Medan Tahun 2016 ” yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efikasi terapi antiretroviral berdasarkan peningkatan nilai CD4, berat badan dan status imunodefisiensi pasien HIV/AIDS di RSUD KRT

Judul Tesis : PENGARUH TENOFOVIR TERHADAP KEJADIAN MIKROALBUMINURIA PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) YANG MENDAPAT TERAPI ANTIRETROVIRAL (ARV).. Nama :

Hasil penelitian yang didapatkan dari partisipan dan didukung dengan laporan petugas Puskesmas didapatkan beberapa pengalaman penderita HIV/AIDS yang menjalani

Keenam paduan ARV yang digunakan memiliki dampak yang baik, karena memberikan kenaikan limfosit CD4 + &gt;50 sel/mm3 kenaikan jumlah limfosit CD4 + pasien baru HIV/AIDS

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor – faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kepatuhan terapi ARV pada pasien HIV/AIDS adalah pekerjaan