MINGGU 20 SEPTEMBER 2020 RADARMALANG.ID
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
HAL
8
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
HAL
4
Dery Ridwansah/JawaP
os.
Wartawan Radar Malang selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan meminta atau menerima uang ataupun barang dari sumber berita.
Untuk naskah liputan dengan kode penulis: nen, dik, bin, del, ren, hay, adalah advertorial.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Mardi Sampurno. Wakil Pemimpin Redaksi: Mahmudan. Koordinator Liputan: Ahmad Yani. Koordinator Halaman Radar Kanjuruhan: Bayu Mulya Putra. Koordinator Halaman Radar Batu: Aris Dwi Kuncoro Redaktur Senior: Abdul Muntholib. Redaktur Online: Shuvia
Rahma, Hendarmono Al Sidarto. Asisten Redaktur: Aris Dwi Kuncoro. Reporter: Farik Fajarwati. Fotografer: Darmono, Rubianto. Copy Editor: Meidinar Latupono Layout: Yudo Asmoro, Yanuar Pribadi, Nur Rio S., Farizza Rement, Budi Nofianto. Grafis/Desain Iklan: Retno Ayuningtyas, Vandi Chamdika. Digital Design Graphic:
Rahadian Bagaskoro, Manajer Poros Radar Batu dan Radar Kanjuruhan: Bambang Triwijatmiko. Wakil Manajer Kanjuruhan: Neny Fitrin. Wakil Manajer Radar Batu:
Kholid Amrullah Direktur: Kurniawan Muhammad. General Manager: Don Virgo. Manajer Iklan dan Event: M. Atho’illah. Koordinator Iklan Display: Joni Setiawan. Manajer Pemasaran Koran: Ardianto Rully Pratama. Kepala Divisi Online dan Pengembangan Data: Happy Dy. Redaktur Online: Indra Mufarendra, Hendarmono Al Sidarto. Wartawan Online:
Elfran Vido, Bob Bimantara Leander, Manajer HRD: Yulianti. Manajer Keuangan: Endra Purnama Wijaya. Staf Keuangan: Desi Aprilia Haniati, Santy Hafidha Y, Nanik Handayani, Rizal Bachtiar,
Didik Prasetyo, Aulia Dhea Luzita, Sabita Qomaria (Radar Kanjuruhan), Ika Winda Novianti (Radar Batu). Koordinator Komunikasi Bisnis: Didik Harianto. Staf Iklan: Luluk Setyowati, David Rahmat
Hakiki, R.A. Firmansyah, Rizki Eva Pertiwi, Nurhayati, Reni Indrisari. Team Creative & Advertisment Online: Defi Maria Santoso, Imam Nasrodin Staf IT: Indra Andiko. Perwakilan Jakarta: Raoul
Abdurrohib. Sekretaris Redaksi: Dika Rabbaniy Firdaus. Staf Pemasaran: Mulyono Agung, Suharto, Dwi Kartiko, Zainal Ali Abidin. Event: Bachtiar Eko Saputro, Reza Ardianza, Selma Kirana, Bella
Angelina, Ahmad Shihabudin. Penerbit: PT Malang Intermedia Press. Kantor Pusat: Jl Kawi 11-B Malang, Telp (0341) 355602, Fax (0341) 348638. Sirkulasi: (0341) 350798. Iklan: (0341) 363700. Radar Batu: (0341) 599800, Radar Kanjuruhan: (0341) 397700. Website: www.radarmalang.jawapos.com. E-Mail: [email protected]. Percetakan: PT Temprina Media Grafika.
JawaPos.com – Pelimpahan berkas perkara jaksa Pinangki Sirna Malasari disusul penyidikan paralel terhadap dua tersangka lain, yakni Djoko Tjandra dan Andi Irfan Jaya. Jumat (18/9) untuk kali pertama penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (JAM Pidsus Kejagung) memeriksa Andi Irfan di luar kantor mereka.
Pemeriksaan Andi Irfan dilaksanakan di Gedung Merah Putih Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu memfasilitasi Kejagung memeriksa Andi Irfan sebagai bentuk kerja sama antar penegak hukum. Pemeriksaan berlangsung sekitar tiga jam. Mulai sekitar pukul 10.00 hingga 13.00. Seusai pemeriksaan, Andi Irfan enggan memberikan komentar kepada awak media. Termasuk perihal dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara suap itu.
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan, sejak ditetapkan sebagai tersangka awal bulan lalu, Andi Irfan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang KPK. Lantaran hanya memfasilitasi penyidik JAM Pidsus Kejagung, Ali tidak bisa memberikan keterangan apa pun soal materi
pemeriksaan terhadap Andi Irfan. KPK sepenuhnya menyerahkan hal itu kepada pihak Kejagung.
Berdasar keterangan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono, pemeriksaan Andi Irfan dilakukan di gedung KPK sebagai bagian upaya mencegah persebaran Covid-19. ”Pemeriksaan dilakukan di dalam Rutan KPK dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” bebernya.
Andi Irfan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Djoko Tjandra. ”Orang yang diduga melakukan kerja sama atau berhubungan langsung dengan oknum Jaksa PSM (Pinangki, Red) dalam
merencanakan meminta fatwa,” kata Kapuspenkum.
Hari tidak menyampaikan secara terperinci materi pemeriksaan
Jumat(18/9). Menurut dia, pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi kekurangan
bahan dari Andi Irfan. ”Karena terdapat perkembangan fakta-fakta hukum yang harus diklarifikasi dan ditanyakan kepada saksi,” ujarnya.
Di sisi lain, Jumat(18/9) Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia
(MAKI) Boyamin Saiman juga diklarifikasi KPK terkait dengan bukti yang dia
laporkan beberapa waktu lalu. Salah satu bukti itu berkaitan dengan istilah
kingmaker. Menurut Boyamin, kingmaker itulah yang membantu Pinangki dan Rahmat sampai bisa menemui Djoko Tjandra. ”Kingmaker ini kemudian mengetahui proses-proses itu (suap Djoko Tjandra, Red),” ungkapnya.
Boyamin menjelaskan, kingmaker tersebut diduga menjadi awal mula
pengurusan fatwa bebas Djoko Tjandra ke Mahkamah Agung (MA). Namun, dia belum bisa membeberkan siapa yang disebut kingmaker itu. ”Bisa penegak hukum, bisa juga bukan,” ungkapnya diplomatis.
Boyamin berharap KPK menelusuri dugaan keterlibatan kingmaker tersebut. Dan dugaan keterlibatan nama-nama lain yang satu rangkaian dengan kingmaker itu. Menurut dia, ada lima inisial nama yang terkait dengan kingmaker. ”Biar KPK yang mendalami. Saya
menyerahkan kepada penegak hukum untuk menindaklanjuti,” imbuh dia.
Peneliti ICW pada Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Kurnia Ramadhana mendorong hal serupa. Dia
menyebutkan, laporan yang disampaikan MAKI harus ditindaklanjuti KPK. Selain itu, ICW menyoroti langkah penyidik JAM Pidsus Kejagung. Menurut mereka, ada beberapa bagian penyidikan yang terlewat dalam perkara Pinangki.
Kurnia mengungkapkan, sebagai jaksa yang tidak memiliki jabatan tinggi, agak janggal bila langsung percaya Pinangki bisa bersepakat dengan Djoko Tjandra tanpa bantuan pihak lain. Apalagi, Djoko merupakan buron Kejagung yang
belasan tahun melarikan diri. ”Tentu psikologis pelaku kejahatan, dia akan selalu curiga dengan orang,” imbuhnya.
Menurut Kurnia, seorang buron kakap seperti Djoko tidak mungkin begitu saja bersepakat dengan jaksa sekelas
Pinangki. Terlebih bila oknum jaksa itu hanya menjual nama pejabat. ”Kalau Pinangki itu datang bawa klaim tanpa membuktikan yang bersangkutan kenal dengan, misalnya, pejabat Kejagung, petinggi MA, tidak mungkin Djoko Tjandra percaya,” ujarnya.
Apalagi sampai berani bersepakat memberikan USD 1 juta untuk Pinangki dan USD 10 juta untuk pejabat Kejagung dan MA. Kalau Djoko tidak melihat
langsung bukti Pinangki kenal atau
berhubungan dengan petinggi Kejagung dan MA, sangat sulit terjadi kesepakatan. ”Nggak mungkin Djoko Tjandra
memberikan uang,” imbuhnya.
Karena itu, ICW menilai berkas perkara Pinangki terlalu cepat dilimpahkan
kepada pengadilan. Bahwa perkara itu harus cepat ditangani, mereka setuju. Namun tidak dengan cara meninggalkan pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. ”Siapa orang di balik Pinangki yang membuat Djoko Tjandra percaya,” tambahnya.
ICW menilai perlu juga dicari tahu siapa pejabat MA yang disebut-sebut Pinangki. ”Siapa oknum di MA yang disebutkan oleh Pinangki dapat mengurus fatwa sehingga Djoko Tjandra itu percaya,” ucap dia. Pertanyaan itu semestinya bisa dijawab melalui penyidikan yang
dilakukan. Sayangnya, ICW menilai itu dilewatkan begitu saja.
Soal action plan dari Pinangki yang kemudian dibatalkan Djoko, kemudian pengurusan fatwa MA yang tidak tuntas, tidak lantas membuat dua pertanyaan itu harus diabaikan begitu saja. Sebab,
kesepakatan sudah ada dan disetujui kedua pihak. ”Yang harus dicari itu kenapa Djoko Tjandra sampai sepakat dengan action plan itu,” bebernya.
Jumat(18/9) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) sudah
menjadwalkan sidang perdana untuk terdakwa Pinangki. Rencananya, sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut dilaksanakan Rabu (23/9) pekan depan. Keterangan itu disampaikan
langsung oleh Pejabat Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyono Jumat(18/9).
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang Kaspersky mengingatkan
para orang tua tentang risiko berbagi informasi di dunia daring. Mengacu pada penelitian terbaru dari
Kaspersky, media sosial adalah aktivitas teratas untuk pengguna online di Asia Tenggara selama beberapa bulan pertama tahun 2020.
Studi terkini
mengungkapkan bahwa 80 persen orang tua di wilayah ini menghabiskan banyak waktu untuk aplikasi jejaring sosial yang berbeda karena
pembatasan sosial
memaksa mereka untuk bekerja di rumah dan
menjaga anak-anak di saat yang bersamaan.
“Kita harus memahami bahwa garis antara pekerja professional dan peran sebagai orang tua telah menjadi sangat kabur
karena rumah kita sekarang berfungsi sebagai kantor dan sekolah bagi anak-anak. Media sosial menjadi
platform bagi para ibu dan ayah untuk rehat sejenak dan mendapatkan
dukungan emosional serta berbagai anjuran dari
kelompok usia mereka,” kata Managing Director
untuk Asia Pasifik Kaspersky Stephan Neumeier.
Menurutnya, meskipun platform jaringan virtual ini dapat menjadi sumber pengetahuan dan bantuan berguna bagi para orang tua yang mencoba
menyeimbangkan aktivitas mereka, penting untuk diingat bahwa ancaman daring juga mengintai di sini. Penting untuk berhati-hati
dengan informasi yang diposting di akun media sosial.
Segala sesuatu yang dipublikasikan oleh orang tua atau anak-anak secara online dapat menjadi
bumerang yang merugikan, baik itu posting tentang topik acak, foto pribadi, atau detail kehidupan mereka. Oleh karena itu penting untuk memikirkan tentang konsekuensi merugikan di masa mendatang yang mungkin dapat timbul dari publikasi yang dibagikan.
JawaPos.com – Donita menceritakan pengalaman dirinya mengalami demam yang cukup tinggi hingga mencapi 40 derajat dan mengalami sesak napas. Kejadian tak mengenakkan itu
dialaminya pada Januari 2020.
Donita mengalami demam tinggi dan sesak napas usai melakukan meeting di salah satu pusat perbelanjaan. Usai meeting, kondisi kesehatannya langsung terganggu.
“Terus tiba-tiba mataku merah. Habis mata merah nggak lama dari situ tiba-tiba badan aku demam, tenggorokan sakit terus nggak tahu kenapa
menggigil dan demam tinggi mencapai 40 derajat,” kata Donita melalui
Instagram live Kamis (17/9).
Dari tanda-tanda yang dialami Donita, dia menganalisa ada kemiripan dengan ciri-ciri orang yang terkena Covid-19. Namun dia tidak bisa menyimpulkan dirinya positif Covid, karena pemerintah baru secara resmi mengumumkan virus korona jenis baru ini baru masuk ke Indonesia sejak Maret.
“Pas aku datang ke rumah sakit, orang yang mengalami gejala mirip sama aku itu lumayan banyak. Bahkan katanya sudah dari Desember,” tuturnya.
Kecurigaan dirinya mengalami Covid-19 setelah dokter tidak dapat menemukan penyakit apa yang sebenarnya diderita Donita. Apalagi keluarganya juga mengalami sakit serupa tidak lama setelah Donita mengalaminya.
“Aku sampai cek segala macam. Cek darah, tipes, DBD, semuanya tuh
negatif. Dan ternyata kalau dilihat-lihat gejala yang aku alami itu kan mual,
muntah, sesak nafas, sakit tenggorokan, batuk, pilek demam tinggi, mirip Covid. Tapi Covid kan terkonfirmasi di
Indonesia bulan Februari akhir atau Maret. Sementara aku tuh ngalamin itu di bulan pertengahan Januari,” tuturnya.
Dokter yang menanganinya tidak menyebutkan jenis penyakit yang sebenarnya dideritanya. Selain
mengonsumsi obat dari dokter, Donita juga mengonsumsi obat-obayan herbal terbuat dari rempah-rempah dan jehe buatan ibunya. Dia juga mengonsumsi madu dan lemon. Setelah sekitar 3 minggu, kondisi sakit yang dialaminya mulai menghilang.
“Aku tidak tahu obat mana yang manjur karena banyak yang aku minum,” tuturnya.
Terlepas apakah penyakit yang dialaminya pada saat itu adalah
Covid-19 atau bukan, dia bersyukur kini kondisi kesehatan dirinya dan keluarga sudah kembali pulih. Andai saja itu adalah Covid, Donita berharap kekebalan tubuhnya meningkat, sehingga tidak mudah terserang
penyakit yang sama di masa yang akan datang meskipun harus tetap membuat perlindungan diri dengan baik.
radarmalang.
jawapos.
com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
JawaPos.com – Vicky Prasetyo senang akhirnya bisa keluar dari Rutan Salemba Jakarta Pusat setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia pun langsung bersujud sesaat setelah keluar dari gerbang rutan. Vicky Prasetyo tentu saja memetik pelajaran berharga atas kasus yang dialaminya. Dia pun berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. “Semoga menjadi transisi dari sikap
saya menjadi lebih baik lagi,” kata Vicky Prasetyo di Rutan Salemba, sesaat sebelum pulang ke rumah, Kamis (17/9). Ramdan Alamsyah selaku kuasa
hukumnya berharap kebebasan kliennya bisa menjadi awal yang baik. Dia pun berharap Vicky bisa cepat kerja lagi di televisi seperti saat sebelum dia masuk rutan. Supaya Vicky dapat memberikan nafkah kepada keluarganya. “Mudah-mudahan Vicky masih bisa
berkarya di sisa-sisa persidangan yang tetap akan berlangsung,” harap Ramdan Alamsyah. Dalam kesempatan itu dia membeberkan alasan mengapa permohonan penangguhan penahanan Vicky dikabulkan majelis hakim setelah sebelumnya sempat ditolak pihak kejaksaan. Salah satu alasan permohonan dikabulkan, Vicky merupakan tulang punggung keluarga. Selain itu, ada penjamin yaitu dirinya dan keluarga Vicky untuk memastikan dia tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatan yang sama.
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
Sejak kecil hidup di lingkungan kapal di daerah Surabaya membuat Lindu Prasekti ingin mengabadikan kenangan tersebut. Rumah yang dibangunnya menjadi perwujudan. Rumah Kapalpari. Begitu perupa yang kini tinggal di Jogja itu menamai rumahnya.
FASAD bangunan dua lantai yang sebenarnya belum jadi hingga
sekarang itu terus
dikembangankannya perlahan. Namun, konsep bentuk kapal yang sempit tapi comfort tetap menjadi acuannya. ”Ciut jadi jembar. Cilik nyonggo gede,” ujarnya
mendeskripsikan rumah yang diarsitekturinya tersebut.
Konsep kapal yang
dimaksudkannya adalah saat akan menuju sebuah ruangan yang luas harus melewati lorong-lorong yang sempit. Namun, begitu sudah
sampai di sebuah ruangan, ruangan tersebut akan benar-benar luas. Sama halnya dengan konsep rumahnya yang dibuat dengan pemisahan koridor-koridor kecil yang akhirnya menghubungkan ke sebuah ruangan yang luas.
”Nah, setelah ketemu konsep yang ingin saya jadikan acuan, saya cari material utamanya. Karena saya probed suka sekali bermain dengan barang lawas, barang tuwo, jadi rumahnya juga harus tua,” ceritanya.
Dari situ, awal mula idenya adalah ingin membuat rumah seperti joglo. Namun, saat dicari-carinya lagi, rumah yang paling tua adalah
rumah dari bahan batu. Dari situlah, akhirnya batu menjadi material utama Rumah Kapalpari.
Menurut alumnus S-2 Seni Patung ISI Jogja tersebut, membuat hunian tidak selalu harus berpatokan pada tren. Dia justru lebih ingin
menampilkan sosok pribadinya pada rumahnya tersebut. Mulai apa yang dia suka hingga impian-impian yang ingin terus ditambahkan dalam rumahnya tersebut. ”Jadi, rumah ini akan terus berkembang. Saya
memang sengaja membuatnya tidak langsung jadi. Sekarang ini juga lagi bikin tambahan ruangan di bagian belakang,” ungkapnya.
Lindu mengakui, material lain
hanya menggunakan barang bekas. Bahkan, untuk material kayu, dia tidak mau sampai harus menebang sebuah pohon. ”Saya nggak mau memerkosa hutan. Iya, kalau
tebangannya bener, kalau liar? Jadi, saya lebih baik memanfaatkan kayu yang sudah nggak dipakai atau ada yang mau jual kayu sisa bangunan. Jadi, istilahnya menggunakan
kekuatan yang sudah ada,” jelas pria yang menjadi lulusan terbaik pada angkatan 2015 ISI Jogja tersebut.
Seperti halnya kapal, Rumah
Kapalpari dibuatnya dengan bentuk mirip kapal. Bagian atas arsitektur ruma h dibikin menyerupai bagian kapal yang ditancapkan layar-layar.
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang
Menjadi pemisah antar ruangan yang didesain dengan benda-benda khas kapal. Mulai jendela kapal, kayu-kayuan, hingga
ornamen untuk
memberikan suasana seperti memasuki kapal.
Sedikit tidak lazim dan sempat menjadi kontroversi dengan orang tua karena dapur diletakkan di depan rumah, tetapi Lindu tetap ingin tampil beda. Dia ingin menunjukkan bahwa area itu bisa selalu bersih dan tidak harus berada di belakang. ”Kalau guyonan bahasa Jawanya wajah kan dapur, masak wajah ada di belakang,” katanya.
Tidak ada material baru yang digunakan dalam membangun Rumah
Kapalpari. Memanfaatkan lagi kayu dan batu hingga mengolah benda-benda yang sudah ada menjadi pilihan Lindu.
radarmalang.jawapos.com | [email protected] | jawaposradarmalang | radarmalangonline | @radar_malang JawaPos.com – Penantian
penggemar konsol game PlayStation segera terjawab. PlayStation 5 (PS5), generasi konsol paling mutakhir dari Sony, mulai dijual 12 November di sejumlah negara dan secara global pada 19 November.
PS5 bakal bersaing langsung
dengan Xbox Series X. Edisi terbaru konsol besutan Microsoft itu
diluncurkan dua hari lebih cepat, yakni 10 November.
“Kami tak sabar menanti para
penggemar merasakan pengalaman dengan konsol kecepatan tinggi, sensasi menghanyutkan, dan
permainan yang menakjubkan,” ujar Kepala Sony Interactive
Entertainment Jim Ryan kepada Agence France-Presse.Sony
tampaknya merancang strategi untuk beradu langsung dengan Microsoft. Selain menetapkan tanggal rilis yang berdekatan, mereka mematok harga yang hampir sama. PS5 dibanderol USD 499,99 (sekitar Rp 7,4 juta dengan kurs Rp 14.800 per USD). Sementara itu, Xbox Series X memiliki
harga USD 499.
Yang berbeda adalah versi konsol tanpa slot disc. PS5 Digital Edition bakal diluncurkan bersamaan PS5 dengan harga USD 399,99.
Sedangkan Xbox Series S dihargai USD 299 dan diluncurkan pada akhir November.
Banyak yang menjagokan PS5
sebagai pemenang konsol permainan terbaru. Penjualan PS4 mengalahkan Xbox One dua berbanding satu.
Faktor penentunya adalah judul game yang punya penggemar loyal.
’’Kebanyakan pembeli adalah pemilik generasi sebelumnya yang ingin upgrade. Sama seperti
pangguna Android atau iPhone, setiap orang sudah menentukan pilihannya sejak awal,’’ ujar Carolina Milanesi, analis teknologi dari
Creative Strategies, kepada CNN. Selama ini PlayStation
mengandalkan game eksklusif seperti Final Fantasy, God of War, atau
Spider-Man untuk menggaet pembeli. Strategi itu bakal terulang pada
penjualan PS5.
Direktur Ampere Analysis, lembaga riset games, Piers Harding-Rolls
memperkirakan Sony menjual 67 juta PS5 pada 2024. Sedangkan Microsoft diprediksi menjual 44 juta Xbox
Series X.
Perusahaan konsol memang sedang giat-giatnya mengejar penjualan tahun ini. Faktanya, pandemi Covid-19 dan kebijakan karantina membuat nafsu konsumen game menggila. Penjualan video game Sony dilaporkan meningkat 32,5 persen pada kuartal pertama. Sementara itu, Microsoft menyatakan bahwa pendapatan mereka naik 13 persen dari jasa gaming.
Namun, Amir Anvarzadeh, pakar dari Asymmetric Advisors di
Singapura, mengingatkan agar investor tak gegabah. Menurut dia, lonjakan itu bakal diikuti dengan penurunan drastis saat pandemi berakhir. ’’Pandemi menyebabkan distorsi pasar yang sangat tinggi. Karena itu, perusahaan game bakal menghadapi tantangan besar tahun depan,’’ ungkapnya.