Gambar 9.1 Suasana pasar yang ramai oleh penjual dan pembeli.

Teks penuh

(1)

2 0 7 2 0 72 0 7 2 0 7 2 0 7

Bab 9 Pasar

P

ada bab sebelumnya, kalian telah membahas mengenai bagaimana sebuah barang dapat sampai ke konsumen, yaitu dengan cara distribusi. Dalam proses distribusi, barang disalurkan melalui saluran-saluran distribusi yang ada. Pada saluran-saluran distribusi tersebut terdapat lembaga-lembaga distribusi. Salah satu lembaga distribusi yang biasa digunakan untuk menyalurkan hasil produksi dan sebagai tempat untuk transaksi jual beli dinamakan pasar.

Pasar awalnya timbul di persilangan jalur lalu lintas yang penting, seperti di pelabuhan. Pasar kemudian meluas, baik bentuk, jenis komoditas yang dijual, maupun proses transaksinya. Supaya kalian lebih memahami mengenai bentuk-bentuk pasar dan peranan pasar dalam kegiatan ekonomi, kalian dapat menyimak pembahasan-pembahasan berikut ini.

Sumber: Dokumen Penerbit, 2008

Gambar 9.1 Suasana pasar yang ramai oleh penjual dan pembeli.

PASAR

PASAR

PASAR

PASAR

PASAR

9

99

9

9

BAB

BAB

BAB

BAB

BAB

(2)

2 0 8 2 0 8 2 0 8 2 0 8

2 0 8 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

PPPPPenger

enger

enger

engertian P

enger

tian P

tian P

tian P

tian Pasar

asar

asar

asar

asar

AAAAA...

Apakah rumah kalian dekat pasar? Pernahkah kalian pergi ke pasar? Tentunya pasar bukan merupakan hal baru bagi kalian. Di antara kalian mungkin pernah ke pasar. Akan tetapi, banyak hal yang belum tentu kalian ketahui tentang pasar. Secara umum di pasar terdapat banyak penjual dan pembeli, serta barang atau jasa yang diperjual-belikan. Penjual banyak menyediakan barang seperti sayur-sayuran, buah-buahan, beras,

daging, alat-alat rumah tangga, dan pakaian. Di pasar kalian dapat membeli barang-barang yang menjadi kebutuhan kita dari kaos kaki sampai topi. Lalu timbul pertanyaan, “Apakah pasar itu?”

Semula, pasar merupakan suatu tempat di mana para penjual dan pembeli dapat bertemu untuk melakukan jual beli barang. Penjual menawarkan barang dagangannya dengan harapan dapat laku terjual dan memperoleh uang sebagai gantinya. Adapun para konsumen (pembeli) akan datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar sejumlah barang yang dibelinya. Penjual dan pembeli akan melakukan tawar-menawar harga hingga terjadi kesepakatan harga. Setelah kesepakatan harga dapat dilaku-kan, barang akan berpindah dari tangan penjual ke tangan pembeli. Pembeli akan menerima barang dan penjual akan menerima uang. Hal ini merupakan pengertian pasar secara konkrit, artinya pengertian pasar dalam kehidupan sehari-hari, yaitu tempat orang-orang bertemu untuk melakukan suatu transaksi jual beli barang.

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, pasar tidak hanya terbatas pada pertemuan antara penjual dan pembeli, tetapi memiliki arti yang lebih luas. Transaksi jual beli tidak lagi hanya dilakukan di pasar tetapi bisa di toko, kios, pusat perbelanjaan, super-market, mall, dan lain sebagainya. Barang yang dibutuhkannya pun dapat juga dipesan melalui telepon, surat atau e-mail, sehingga pertemuan antara penjual dan pembeli untuk jual beli barang tidak lagi terbatas pada suatu tempat tertentu saja. Oleh karena itu pasar merupakan suatu pertemuan antara orang yang mau menjual dan orang yang mau membeli suatu barang atau jasa tertentu dengan harga tertentu pula. Pengertian tersebut merupakan pengertian pasar menurut ilmu ekonomi (abstrak).

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa sebuah pasar dapat terjadi jika terdapat syarat-syarat berikut ini.

1. Adanya penjual dan pembeli.

2. Adanya barang dan jasa yang diperjualbelikan.

Sumber: Kompas, 30 September 2005

Gambar 9.2 Pasar sebagai tempat pertemuan penjual dan pembeli.

(3)

2 0 9 2 0 92 0 9 2 0 9 2 0 9

Bab 9 Pasar 3. Adanya interaksi antara penjual dan pembeli (transaksi jual

beli).

4. Adanya media atau tempat untuk interaksi penjual dan pembeli.

Keberadaan pasar mempunyai fungsi yang sangat penting. Bagi konsumen, adanya pasar akan mempermudah memperoleh barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Adapun bagi produsen, pasar menjadi tempat untuk mempermudah proses penyaluran barang hasil produksi. Secara umum, pasar mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai sarana distribusi, pembentukan harga, dan sebagai tempat promosi.

1 .

1 .

1 .

1 .

1 . Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai Sarana Distribusi

Pasar sebagai sarana distribusi, berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya kepada konsumen. Pasar dikatakan berfungsi baik jika kegiatan distribusi barang dan jasa dari produsen ke konsumen berjalan lancar. Sebaliknya, pasar dikatakan tidak berfungsi baik jika kegiatan distribusi seringkali macet.

2 .

2 .

2 .

2 .

2 . Pasar sebagai Pembentuk Harga

Pasar sebagai Pembentuk Harga

Pasar sebagai Pembentuk Harga

Pasar sebagai Pembentuk Harga

Pasar sebagai Pembentuk Harga

Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Di pasar tersebut penjual menawarkan barang-barang atau jasa kepada pembeli. Pembeli yang membutuh-kan barang atau jasa amembutuh-kan berusaha menawar harga dari barang atau jasa tersebut, sehingga terjadilah tawar-menawar antara kedua belah pihak. Setelah terjadi kesepakatan, terbentuklah harga. Dengan demikian, pasar berfungsi sebagai pembentuk harga.

Fungsi Pasar

Fungsi Pasar

Fungsi Pasar

Fungsi Pasar

Fungsi Pasar

B.

B.

B.

B.

B.

Sumber: Dokumen Penerbit, 2006

Gambar 9.3 Kegiatan tawar-menawar antara

penjual dan pembeli menunjukkan fungsi pasar sebagai pembentuk harga.

Coba datangilah pasar yang ada di tempat tinggal kalian. Kemudian identifikasikanlah apakah ciri-ciri pasar yang telah kalian pelajari sama dengan kondisi pasar tempat tinggal kalian? Apabila ada perbedaannya, sebutkan!

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

(4)

2 1 0 2 1 0 2 1 0 2 1 0

2 1 0 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

Harga yang telah menjadi kesepakatan tersebut, tentunya telah diperhitungkan oleh penjual dan pembeli. Penjual dan pembeli. Penjual tentu telah memperhitungkan laba yang diinginkannya, sedangkan pembeli telah memperhitungkan manfaat barang atau jasa serta keadaan keuangannya.

3 .

3 .

3 .

3 .

3 . Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai Sarana Promosi

Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang/jasa tentang manfaat, keunggulan, dan kekhasannya pada konsumen. Promosi dilakukan untuk menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang diperkenalkan. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain, memasang spanduk, menyebarkan brosur, pameran, dan sebagainya.

Banyaknya cara promosi yang dilakukan oleh produsen, mem-buat konsumen lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. Biasanya produsen yang menawarkan barang dengan harga murah dan kualitasnya bagus akan menjadi pilihan konsumen.

Secara garis besar, pasar dapat dikelompokkan menjadi enam macam, yaitu: pasar menurut jenis barang yang diperjualbelikan, waktu bertemunya penjual dan pembeli, luas kegiatan distribusi, fisik pasar serta menurut bentuk dan strukturnya. Berikut ini akan kita bahas macam-macam pasar tersebut.

1 .

1 .

1 .

1 .

1 . Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan

Pasar menurut barang yang diperjualbelikan dibedakan menjadi dua, yaitu pasar barang konsumsi dan pasar faktor produksi.

a .

a .

a .

a .

a . Pasar Barang Konsumsi

Pasar Barang Konsumsi

Pasar Barang Konsumsi

Pasar Barang Konsumsi

Pasar Barang Konsumsi

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang memperjualbelikan barang-barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Barang yang diperjualbelikan pada pasar barang konsumsi dapat langsung digunakan oleh konsumen. Contoh pasar barang konsumsi yaitu pasar beras, pasar tekstil,

pasar sayur-mayur, pasar buah-buahan, dan pasar kelontong.

Macam-Macam Pasar

Macam-Macam Pasar

Macam-Macam Pasar

Macam-Macam Pasar

Macam-Macam Pasar

C.

C.

C.

C.

C.

Apakah kalian pernah mendengar pasar apung? Di Kalimantan banyak terdapat pasar apung. Pasar yang terdapat di sungai-sungai dan penjualnya menjual dagangannya di atas perahu. Coba identifikasikanlah, apakah fungsi pasar apung tersebut sama dengan fungsi pasar yang telah kalian pelajari? Diskusikan dengan teman sekelompok kalian!

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Pasar konsumsi termasuk pasar konkrit, karena menjual barang-barang keperluan sehari-hari.

Jeli

Jeli

Jeli

Jeli

(5)

2 1 1 2 1 12 1 1 2 1 1 2 1 1 Bab 9 Pasar

b .

b .

b .

b .

b . Pasar Faktor Produksi

Pasar Faktor Produksi

Pasar Faktor Produksi

Pasar Faktor Produksi

Pasar Faktor Produksi

Pasar barang produksi adalah pasar yang memperjualbelikan beberapa faktor produksi yang berguna bagi kelancaran proses produksi, seperti tembakau, beras, kopi, minyak bumi, tembaga, balai latihan kerja, mesin cetak, mesin tekstil, dan bursa efek. Pada pasar ini, para pemilik usaha (pengusaha) berperan sebagai pembeli, sedangkan penjualnya adalah pemilik faktor produksi.

Berdasarkan pemilikan faktor produksi, pasar barang produksi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu pasar faktor produksi alam, pasar faktor produksi tenaga kerja, dan pasar faktor produksi modal.

1 ) 1 ) 1 ) 1 )

1 ) Pasar faktor produksi alamPasar faktor produksi alamPasar faktor produksi alamPasar faktor produksi alamPasar faktor produksi alam

Pasar faktor produksi alam adalah kegiatan pertemuan antara calon penjual dan calon pembeli faktor produksi alam. Pasar ini berupa pasar abstrak, barang yang diperdagangkan tidak berada di tempat. Mereka bertemu hanya untuk mengadakan perjanjian jual beli. Misalnya pasar tembakau di Bremen (Jerman), pasar kopi di Sao Paulo (Brasil), dan pasar karet di New York (Amerika Serikat).

2 ) 2 ) 2 ) 2 )

2 ) Pasar faktor produksi tenaga kerjaPasar faktor produksi tenaga kerjaPasar faktor produksi tenaga kerjaPasar faktor produksi tenaga kerjaPasar faktor produksi tenaga kerja

Pasar faktor produksi tenaga kerja adalah pasar yang me-nyediakan jasa tenaga kerja. Jasa itu diberikan kepada para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja dan dengan memberi imbalan upah atau gaji. Pasar tenaga kerja terjadi apabila pemilik perusahaan menggunakan jasa tenaga kerja dan terjadi perjanjian-perjanjian kerja antara pemilik perusahaan, tenaga kerja, dan serikat kerja. Misalnya bursa tenaga kerja.

3 ) 3 ) 3 ) 3 )

3 ) Pasar faktor produksi modalPasar faktor produksi modalPasar faktor produksi modalPasar faktor produksi modalPasar faktor produksi modal

Pasar faktor produksi modal adalah pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli atas modal yang berjangka waktu panjang. Modal yang diper-dagangkan di pasar modal berbentuk surat berharga. Surat berharga dapat berupa saham dan obligasi. Contoh pasar faktor produksi modal yaitu Bursa Efek Indonesia gabungan antara BEJ dengan BES.

2 .

2 .

2 .

2 .

2 . PPPPPasar Menurut W

asar Menurut W

asar Menurut Waktu Ber

asar Menurut W

asar Menurut W

aktu Ber

aktu Ber

aktu Ber

aktu Bertttttemun

emunyyyyya P

emun

emun

emun

a P

a P

a Penjual

a P

enjual

enjual

enjual

enjual

dan Pembeli

dan Pembeli

dan Pembeli

dan Pembeli

dan Pembeli

Pasar menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli dibeda-kan menjadi lima macam, yaitu pasar kaget, pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, dan pasar tahunan.

a .

a .

a .

a .

a . Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar Kaget

Pasar kaget adalah pasar sesaat yang terjadi ketika terdapat sebuah keramaian atau perayaan. Contoh pasar kaget antara lain pada saat merayakan ulang tahun suatu daerah terdapat pasar malam, dan sebagainya.

Sumber: Encarta Encyclopedia, 2006

Gambar 9.4 Bursa efek merupakan salah

(6)

2 1 2 2 1 2 2 1 2 2 1 2

2 1 2 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

b .

b .

b .

b .

b . Pasar Harian

Pasar Harian

Pasar Harian

Pasar Harian

Pasar Harian

Pasar harian adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang berlangsung setiap hari dan barang-barang yang diperjualbelikan merupakan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Contoh pasar sayur-mayur, pasar beras, pasar buah, dan pasar daging.

c .

c .

c .

c .

c . Pasar Mingguan

Pasar Mingguan

Pasar Mingguan

Pasar Mingguan

Pasar Mingguan

Pasar mingguan adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang berlangsung seminggu sekali. Contoh pasar mingguan yaitu pasar kliwon, pasar pon, pasar wage, pasar pahing, dan pasar legi.

d .

d .

d .

d .

d . Pasar Bulanan

Pasar Bulanan

Pasar Bulanan

Pasar Bulanan

Pasar Bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang diselenggara-kan satu kali dalam satu bulan dan biasanya menjual barang-barang tertentu. Pasar jenis ini sudah jarang ditemukan. Meskipun ada itu hanya terdapat pada daerah tertentu saja. Contoh: pasar hewan, dan sebagainya.

e .

e .

e .

e .

e . PPPPPasar T

asar T

asar T

asar T

asar Tahunan

ahunan

ahunan

ahunan

ahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang diselenggara-kan satu kali dalam satu tahun, dan biasanya ber-tujuan untuk memperkenalkan produk baru.

Biasa-nya pasar ini dilakukan pada saat menjelang hari-hari besar. Contoh pasar tahunan: Pekan Raya Jakarta, Pasar Malam Sekaten di Surakarta dan Yogyakarta, dan Pekan Semalam dilaksanakan setiap bulan Syawal.

3 .

3 .

3 .

3 .

3 . Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pasar Menurut Luasnya Kegiatan Distribusi

Pembagian pasar menurut luasnya kegiatan distribusi disebab-kan beberapa hal yaitu sifat barang, kelancaran transportasi dan jumlah serta penyebaran konsumen yang membutuhkan barang-barang. Pasar menurut luasnya kegiatan distribusi dibedakan menjadi empat macam, yaitu pasar setempat, pasar

daerah, pasar nasional, dan pasar internasional.

a .

a .

a .

a .

a . Pasar Setempat

Pasar Setempat

Pasar Setempat

Pasar Setempat

Pasar Setempat

Pasar setempat adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang hanya meliputi tempat tertentu. Barang-barang yang diperjual-belikan di pasar tersebut berupa barang-barang konsumsi atau barang-barang keperluan sehari-hari. Pasar setempat disebut juga pasar lokal atau pasar tradisional. Contoh: pasar sayur-mayur di Tawangmangu, pasar ikan di tempat pelelangan ikan, dan pasar buah di Malang.

Sumber: Kompas, 9 Januari 2008

Gambar 9.5 Suasana jual beli di pasar

hewan.

Sumber: Kompas, 11 Februari 2008

Gambar 9.6 Nelayan akan menjual hasil

(7)

2 1 3 2 1 32 1 3 2 1 3 2 1 3 Bab 9 Pasar

b .

b .

b .

b .

b . Pasar Daerah

Pasar Daerah

Pasar Daerah

Pasar Daerah

Pasar Daerah

Pasar daerah adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang meliputi wilayah tertentu, misalnya wilayah kabupaten atau provinsi. Pedagang-pedagang yang ada di pasar daerah biasanya para pedagang besar yang melayani pedagang-pedagang eceran. Barang yang diperdagangkan sebagian besar adalah barang konsumsi dari hasil industri seperti perlengkapan mandi, alat-alat dapur, pakaian, dan kebutuhan perlengkapan sekolah. Contoh: Pasar Johar (Semarang), Pasar Kliwon (Kudus), Pasar Baru (Jakarta), Pasar Klewer (Solo).

c .

c .

c .

c .

c . Pasar Nasional

Pasar Nasional

Pasar Nasional

Pasar Nasional

Pasar Nasional

Pasar nasional adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli yang meliputi wilayah suatu negara. Barang-barang yang dikonsumsi masyarakat seluruh negara seperti barang konsumsi, barang produksi, surat berharga, saham, valuta asing, dan modal. Contoh: pasar modal, pasar valas, dan pasar bahan mentah.

d .

d .

d .

d .

d . Pasar Internasional

Pasar Internasional

Pasar Internasional

Pasar Internasional

Pasar Internasional

Pasar internasional adalah kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli dari berbagai negara di seluruh dunia. Barang-barang yang diperdagangkan di pasar tersebut berupa komoditi yang diminati konsumen internasional. Contoh: pasar karet di New York, pasar tembakau di Bremen, pasar intan di Amsterdam, pasar minyak bumi di Uni Emirat Arab, dan pasar kopi di Sao Paulo.

4 .

4 .

4 .

4 .

4 . Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar Menurut Fisik Pasar

Pasar menurut sifat atau jenis barang yang diperjualbelikan dibedakan menjadi dua macam, yaitu pasar konkrit dan pasar nyata.

a .

a .

a .

a .

a . Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar konkrit (pasar nyata) adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang di-lakukan secara langsung. Penjual dan pembeli ber-temu untuk melakukan transaksi jual beli (tawar-menawar). Barang-barang yang diperjualbelikan di pasar konkrit terdiri atas berbagai jenis barang yang

ada di tempat tersebut. Contoh pasar konkrit yaitu pasar tradisional, supermarket, dan swalayan. Namun ada juga pasar konkrit yang menjual satu jenis barang. Misalnya pasar buah hanya menjual buah-buahan, pasar hewan hanya melayani jual beli hewan, pasar sayur hanya menjual sayur-mayur.

Pasar konkrit pada kenyataannya dapat dikelompokkan menjadi berbagai bentuk yaitu pasar konkrit berdasarkan manajemen pengelolaan, manajemen pelayanan, jumlah barang yang dijual, banyak sedikit barang yang dijual, dan ragam barang yang dijual.

Di pasar konkrit, tempat pertemuan penjual dan pembeli bisa di dalam gedung atau di tempat terbuka.

Jeli

Jeli

Jeli

Jeli

(8)

2 1 4 2 1 4 2 1 4 2 1 4

2 1 4 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

1 ) 1 ) 1 ) 1 )

1 ) Berdasarkan manajemen pengelolaanBerdasarkan manajemen pengelolaanBerdasarkan manajemen pengelolaanBerdasarkan manajemen pengelolaanBerdasarkan manajemen pengelolaan

a) Pasar tradisional

Pasar tradisional adalah pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, koperasi, dan swadaya masyarakat. Tempat usahanya dapat berbentuk toko, kios, los, dan tenda yang menyediakan barang-barang konsumsi sehari-hari masyarakat. Pasar tradisional biasanya dikelola oleh pedagang kecil, menengah, dan koperasi. Proses penjualan dan pembelian dilakukan dengan tawar-menawar. Para pengelolanya bermodal kecil. Contoh pasar tradisional antara lain Pasar Lawang (Malang) dan Pasar Senen (Jakarta).

b) Pasar modern

Pasar modern adalah pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, dan koperasi yang dikelola secara modern. Pada umumnya pasar modern menjual barang kebutuhan sehari-hari dan barang lain yang sifatnya tahan lama. Modal usaha yang dikelola oleh pedagang jumlahnya besar. Kenyamanan berbelanja bagi pembeli sangat diutamakan. Biasanya penjual memasang label harga pada setiap barang. Contoh pasar modern yaitu plaza, supermarket, hipermart, dan

shop-ping centre.

2 ) 2 ) 2 ) 2 )

2 ) Berdasarkan manajemen pelayananBerdasarkan manajemen pelayananBerdasarkan manajemen pelayananBerdasarkan manajemen pelayananBerdasarkan manajemen pelayanan

a) Pasar swalayan (supermarket)

Pasar swalayan adalah pasar yang menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat, pembeli bisa memilih barang secara langsung dan melayani diri sendiri barang yang diinginkan. Biasanya barang-barang yang dijual barang-barang kebutuhan sehari-hari sampai elektronik. Seperti sayuran, beras, daging, perlengkapan mandi sampai radio dan televisi.

b) Pertokoan (shopping centre)

Shopping centre (pertokoan) adalah bangunan pertokoan yang

berderet-deret di tepi jalan. Biasanya atas peran pemerintah di-tetapkan sebagai wilayah khusus pertokoan. Shopping centre ber-bentuk ruko yaitu perumahan dan pertokoan, sehingga dapat di-jadikan tempat tinggal pemiliknya atau penyewa.

c) Mall/plaza/supermall

Mall/plaza/supermall adalah tempat atau bangunan untuk usaha yang lebih besar yang dimiliki/disewakan baik pada perorangan, kelompok tertentu masyarakat, atau koperasi. Pasar ini biasanya di-lengkapi sarana hiburan, rekreasi, ruang pameran, gedung bioskop, dan seterusnya.

3 ) 3 ) 3 ) 3 )

3 ) Berdasarkan jumlah barang yang dijualBerdasarkan jumlah barang yang dijualBerdasarkan jumlah barang yang dijualBerdasarkan jumlah barang yang dijualBerdasarkan jumlah barang yang dijual

a) Pasar eceran

Pasar eceran adalah tempat kegiatan atau usaha perdagangan yang menjual barang dalam partai kecil.

Sumber: Kompas, 7 Desember 2007

Gambar 9.7 Hypermart salah satu

(9)

2 1 5 2 1 52 1 5 2 1 5 2 1 5

Bab 9 Pasar Contoh toko-toko kelontong, pedagang kaki lima,

pedagang asongan, dan sebagainya. b) Pasar grosir

Pasar grosir adalah tempat kegiatan/usaha per-dagangan yang menjual barang dalam partai besar, misalnya lusinan, kodian, satu dos, satu karton, dan lain-lain. Pasar grosir dimiliki oleh pedagang besar dan pembelinya pedagang eceran. Contoh: Alfa gudang rabat, pusat-pusat grosir, makro, dan sebagainya.

b .

b .

b .

b .

b . Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar abstrak (pasar tidak nyata) adalah pasar

yang kegiatan jual beli barang atau jasa yang diperdagangkannya dilakukan berdasarkan contoh-contoh yang kualitasnya sudah ditentukan. Barang yang dijualnya pun tidak tersedia di tempat. Transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli juga tidak harus bertemu secara langsung. Mereka dapat melakukannya melalui telepon, surat, internet, dan telegram. Contoh dan bentuk barang bisa dilihat melalui brosur, internet, televisi, majalah, koran, tabloid, dan lain-lain.

Contoh Pak Petrus yang tinggal di Kupang ingin membeli komputer pentium 4 merk “A” keluaran terbaru seperti yang diiklankan di televisi. Prosedur jual beli dilakukan melalui telepon untuk mencari kesepakatan harga. Setelah agen komputer yang ada di Bandung menyetujui harganya, barang siap dikirimkan dengan catatan Pak Cahyo sudah mentransfer uangnya di bank. Kesepakatan harga yang disetujui serta barang yang dicontohkan dalam televisi termasuk contoh pasar tidak nyata (pasar abstrak).

Pasar abstrak dapat berupa pasar uang, pasar modal, pasar barang berjangka, pasar tenaga kerja, dan pasar valuta asing.

11111 ))))) Pasar uangPasar uangPasar uangPasar uangPasar uang

Pasar uang adalah pasar yang memperjualbelikan surat ber-harga jangka pendek (jangka waktunya kurang dari satu tahun), seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), sertifikat deposito, interbank call money, bankers acceptance,

commercial paper, treasury bills repurchase agreement, dan foreign exchange market.

2 ) 2 ) 2 ) 2 )

2 ) Pasar modalPasar modalPasar modalPasar modalPasar modal

Pasar modal adalah tempat perdagangan saham, yaitu bukti kepemilikan dari sebuah perusahaan. Biasanya saham berbentuk surat, sehingga sering disebut surat berharga. Saham atau surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal disebut efek.

Efek sebenarnya sebuah istilah yang penggunaannya sangat luas. Semua yang termasuk surat berharga biasa disebut efek seperti surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi,

Sumber: Dokumen Penerbit, 2008

Gambar 9.8 Pusat grosir menjual

(10)

2 1 6 2 1 6 2 1 6 2 1 6

2 1 6 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

sekuritas kredit, tanda bukti utang, right issue, waran, opsi, dan produk-produk lainnya yang ditetapkan sebagai efek oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Pelaksanaan perdagangan di pasar modal terdapat pialang (broker). Tugas dari broker adalah penghubung atau perantara per-dagangan antara penjual dan pembeli.

3 ) 3 ) 3 ) 3 )

3 ) Pasar barang berjangkaPasar barang berjangkaPasar barang berjangkaPasar barang berjangkaPasar barang berjangka

Pasar barang berjangka adalah badan usaha yang menye-lenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk kegiatan jual beli komoditi berdasarkan kontrak berjangka seperti Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Bursa Berjangka Jakarta dikenal dengan

Jakarta Futures Exchange (JFE). Barang yang dijual di JFE adalah kelapa

sawit, minyak goreng, kopi, kedelai, dan gula.

4 ) 4 ) 4 ) 4 )

4 ) Pasar tenaga kerjaPasar tenaga kerjaPasar tenaga kerjaPasar tenaga kerjaPasar tenaga kerja

Pasar tenaga kerja atau bursa tenaga kerja adalah suatu kegiatan untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan yang membutuh-kan pekerjaan. Hal-hal yang berkaitan dengan tenaga kerja di bawah naungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang bertugas mendaftar dan menyalurkan pencari kerja supaya penghidupan pencari kerja lebih layak. Selain Departemen Tenaga Kerja dan Trans-migrasi, ada biro-biro jasa yang bergerak dalam penyaluran tenaga kerja. Pasar tenaga kerja berperan sebagai tempat untuk penyaluran tenaga kerja dan untuk memperoleh informasi

lowongan pekerjaan di dalam negeri maupun luar negeri.

5 ) 5 ) 5 ) 5 )

5 ) Pasar valuta asingPasar valuta asingPasar valuta asingPasar valuta asingPasar valuta asing

Pasar valuta asing sering disebut bursa valuta asing yaitu tempat kegiatan memperjualbelikan valuta asing. Pada perdagangan valuta asing dikenal istilah kurs. Kurs adalah nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara lain. Kurs terdiri atas kurs jual dan kurs beli. Selisih antara kurs jual dan kurs beli menjadi keuntungan untuk para penjual valuta asing.

5 .

5 .

5 .

5 .

5 . Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar menurut struktur dibedakan menjadi empat macam yaitu pasar persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli.

a .

a .

a .

a .

a . Pasar Persaingan Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.

Sumber: Jawa Pos, 24 Januari 2006

Gambar 9.9 Bursa tenaga kerja menyediakan

(11)

2 1 7 2 1 72 1 7 2 1 7 2 1 7

Bab 9 Pasar Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.

1) Banyak penjual dan pembeli.

2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).

3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.

4) Harga ditentukan oleh pasar.

5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar. 6) Tidak ada campur tangan pemerintah.

Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil pertanian.

b .

b .

b .

b .

b . Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang). Pasar persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa bentuk pasar.

1 ) 1 ) 1 ) 1 )

1 ) Pasar MonopoliPasar MonopoliPasar MonopoliPasar MonopoliPasar Monopoli

Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli terdapat ciri-ciri berikut ini.

a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).

b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya. c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan

undang-undang atau karena teknik yang canggih. d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.

e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga, contoh: PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).

2 ) 2 ) 2 ) 2 )

2 ) Pasar Persaingan MonopolistisPasar Persaingan MonopolistisPasar Persaingan MonopolistisPasar Persaingan MonopolistisPasar Persaingan Monopolistis

Pasar persaingan monopolistis adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa sa-lon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong. Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini.

a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.

b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.

c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.

Pada pasar persaingan monopolistis, para penjual menjual barang dagangannya dengan harga yang berbeda-beda, sehingga pembeli bisa memilih di mana barang yang disukai dapat dibelinya.

Jeli

Jeli

Jeli

Jeli

(12)

2 1 8 2 1 8 2 1 8 2 1 8

2 1 8 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.

e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.

f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.

3 ) 3 ) 3 ) 3 )

3 ) Pasar OligopoliPasar OligopoliPasar OligopoliPasar OligopoliPasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh: perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.

a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.

b) Produk-produknya berstandar.

c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka. d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.

Peranan Pasar

Peranan Pasar

Peranan Pasar

Peranan Pasar

Peranan Pasar

D.

D.

D.

D.

D.

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi perekonomian. Berikut ini beberapa peranan pasar.

1 .

1 .

1 .

1 .

1 . Peranan Pasar bagi Produsen

Peranan Pasar bagi Produsen

Peranan Pasar bagi Produsen

Peranan Pasar bagi Produsen

Peranan Pasar bagi Produsen

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi produsen yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan dapat pula digunakan sebagai tempat untuk mempromosikan atau memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi. Selain itu produsen juga dapat memperoleh barang atau jasa yang akan digunakan untuk keperluan proses produksi.

2 .

2 .

2 .

2 .

2 . Peranan Pasar bagi Konsumen

Peranan Pasar bagi Konsumen

Peranan Pasar bagi Konsumen

Peranan Pasar bagi Konsumen

Peranan Pasar bagi Konsumen

Pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi konsumen, karena konsumen mudah untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan. Apabila pasar semakin luas, konsumen akan semakin mudah memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

1. Kalian telah mempelajari mengenai berbagai bentuk pasar, sebutkan bentuk-bentuk pasar yang ada di sekitar tempat tinggal kalian!

2. Diskusikan dengan kelompok kalian, apakah perbedaan dari pasar monopoli, oligopoli, dan monopolistis!

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

(13)

2 1 9 2 1 92 1 9 2 1 9 2 1 9 Bab 9 Pasar

3 .

3 .

3 .

3 .

3 . Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan pasar bagi pembangunan adalah menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung. Upaya dalam meningkatkan pembangunan, pasar berperan membantu menyediakan segala macam barang dan jasa yang bermanfaat bagi pembangunan. Pasar juga dapat dijadikan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan melalui pajak dan retribusi.

4 .

4 .

4 .

4 .

4 . Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Kegiatan perdagangan di suatu pasar membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Semakin luas suatu pasar, semakin besar tenaga kerja yang dibutuhkan. Dengan banyaknya tenaga kerja yang di-butuhkan, berarti pasar turut membantu mengurangi pengangguran, memanfaatkan sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja.

Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

Hubungan antara Pasar dengan Distribusi

E.

E.

E.

E.

E.

Pasar merupakan bagian dari kegiatan distribusi yang ber-fungsi menyalurkan atau menyampaikan barang dari produsen kepada konsumen melalui para pedagang. Barang-barang yang dihasilkan oleh produsen bukan untuk dikonsumsi sendiri, tetapi perlu disebarluaskan kepada masyarakat umum. Pasar dalam kegiatan distribusi memiliki peranan yang cukup penting.

Berikut ini fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi.

1 .

1 .

1 .

1 .

1 . FFFFFungsi P

ungsi P

ungsi P

ungsi Per

ungsi P

er

er

er

ertuk

tukar

tuk

tuk

tuk

ar

ar

ar

aran

an

an

an

an

Keterkaitan antara pasar dengan distribusi berfungsi sebagai pertukaran. Orang-orang yang menjual barang di pasar akan ber-peran sebagai pedagang sekaligus penyalur barang ke konsumen. Para pedagang tentunya akan memilih barang-barang yang disenangi oleh pembeli. Apabila barang-barang tersebut digemari oleh pembeli maka barang-barang yang ditawarkan akan laku terjual. Dengan demikian kegiatan distribusi akan lancar dan pedagang pun akan mendapat keuntungan.

2 .

2 .

2 .

2 .

2 . Fungsi Penyediaan Fisik

Fungsi Penyediaan Fisik

Fungsi Penyediaan Fisik

Fungsi Penyediaan Fisik

Fungsi Penyediaan Fisik

Pasar dan distribusi mempunyai fungsi penyedia fisik, artinya pasar akan menyediakan barang-barang yang dibutuhkan oleh konsumen.

Pasar memberikan banyak peran baik bagi produsen, konsumen, pembangunan, dan bagi sumber daya manusia. Menurut pendapat kalian, apakah peran pasar bagi masyarakat di daerah kalian?

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

(14)

2 2 0 2 2 0 2 2 0 2 2 0

2 2 0 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

Barang-barang tersebut akan diperoleh dari produsen melalui dis-tributor. Barang-barang akan dikumpulkan untuk kemudian dijual ke konsumen. Barang-barang yang dijual oleh pedagang tidak akan habis dalam waktu sehari. Pedagang akan menyimpan sisa barang yang dijualnya di gudang sebagai persediaan untuk dijual kembali di hari berikutnya. Dengan demikian fungsi ini berkaitan dalam hal pengumpulan, penyimpanan, pemilihan, dan pengangkutan.

3 .

3 .

3 .

3 .

3 . Fungsi Penunjang

Fungsi Penunjang

Fungsi Penunjang

Fungsi Penunjang

Fungsi Penunjang

Fungsi penunjang antara pasar dengan distribusi dilakukan untuk membantu dan menyempurnakan fungsi pertukaran dan penyediaan fisik agar dapat berjalan dengan baik. Pasar dan distribusi dapat digunakan sebagai sarana penunjang dalam memperkenalkan barang-barang yang dihasilkan oleh produsen. Misalnya dengan memasang iklan di pasar atau menyebarkan pamflet kepada konsumen. Dengan demikian konsumen akan mengetahui produk-produk baru tersebut.

* Menurut ilmu ekonomi, pasar merupakan suatu pertemuan antara orang yang mau menjual dan orang yang mau membeli suatu barang atau jasa tertentu dengan harga tertentu pula.

* Syarat-syarat terbentuknya pasar. - Adanya penjual dan pembeli.

- Adanya barang dan jasa yang diperjualbelikan.

- Adanya interaksi antara penjual dan pembeli (transaksi jual beli). - Adanya media atau tempat untuk interaksi penjual dan pembeli. * Pasar mempunyai tiga fungsi, yaitu pasar sebagai sarana distribusi, pasar

sebagai pembentuk harga, dan pasar sebagai sarana promosi.

* Pasar dapat dikelompokkan menjadi enam macam, yaitu pasar menurut jenis barang yang diperjualbelikan, waktu bertemunya penjual dan pembeli, luas kegiatan distribusi, ada tidaknya tempat transaksi, serta berdasarkan bentuk dan strukturnya.

Coba buatlah kelompok yang terdiri atas 4 – 5 orang. Kemudian amatilah pasar yang ada di tempat tinggal kalian. Lakukan penelitian mengenai fungsi pasar dan hubungannya dengan distribusi. Hasil dari pengamatan kalian, buatlah laporannya!

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

Ajang Kreasi

(15)

2 2 1 2 2 12 2 1 2 2 1 2 2 1

Bab 9 Pasar

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Suatu tempat dapat disebut pasar jika ... .

a. terdapat transaksi jual beli c. barang yang dijual banyak macamnya b. tempatnya ramai d. antarpenjual saling bersaing

2. Pak Andreas pergi ke pasar untuk membeli buah-buahan. Di tempat penjual buah, ia melakukan tawar menawar harga, hingga terjadi kesepakatan antara penjual dengan Pak Andreas. Oleh karena itu pasar berfungsi sebagai ... . a. sarana distribusi c. pembentukan harga

b. tempat tukar menukar d. sarana promosi 3. Pasar konsumsi termasuk pasar konkrit karena ... .

a. barang dapat dipesan melalui telepon b. penjual tidak harus bertatap muka langsung c. menjual barang kebutuhan sehari-hari

d. barang dapat diantar langsung ke alamat pembeli

4. Perayaan Sekaten di Solo dan Yogyakarta merupakan contoh ... . a. pasar harian c. pasar bulanan

b. pasar mingguan d. pasar tahunan

5. Pasar yang memperdagangkan barang-barang industri dalam negeri disebut pasar ... .

a. setempat c. nasional

b. daerah d. internasional

6. Pasar tempat penjual dan pembeli saling mengetahui harga dan bebas me-milih barang kebutuhannya disebut pasar ... .

a. monopoli c. tidak sempurna

b. monopsoni d. sempurna

* Peranan pasar terdiri atas peranan pasar bagi produsen, peranan pasar bagi konsumen, peranan pasar bagi pembangunan, dan peranan pasar bagi sumber daya manusia.

* Fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi, yaitu fungsi pertukaran, fungsi penyediaan fisik, dan fungsi penunjang.

Renungkanlah!

Renungkanlah!

Renungkanlah!

Renungkanlah!

Renungkanlah!

Secara konkrit, pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar mempunyai peran yang penting bagi masyarakat, karena menyediakan berbagai bentuk barang kebutuhan. Apabila kalian membutuhkan barang-barang kebutuhan sehari-hari kalian dapat pergi ke pasar yang ada disekitar tempat tinggal kalian.

(16)

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

2 2 2 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

7. Penjual maupun pembeli tidak harus bertemu secara langsung, transaksi ini terjadi dalam pasar ... .

a. konkrit c. sempurna

b. abstrak d. tidak sempurna

8. Pasar yang hanya terdapat satu orang penjual untuk satu macam barang adalah … .

a. pasar monopoli c. pasar bersaing

b. pasar monopsoni d. pasar persaingan monopolistis 9. Pasar menurut banyaknya pembeli dan penjual termasuk pasar ... .

a. konkrit c. barang konsumsi

b. sempurna d. monopsoni

10. PLN termasuk pasar monopoli karena ... .

a. adanya campur tangan pemerintah dalam menentukan harga b. pedagang lain tidak dapat masuk ke pasar

c. terdapat beberapa jenis barang yang diperjualbelikan d. barang yang dihasilkan sejenis hanya coraknya berbeda 11. Perhatikan beberapa jenis perusahaan berikut ini.

(1) Perusahaan detergen (2) Perusahaan rokok (3) Perusahaan pertamina (4) Perusahaan mobil

Berdasarkan data di atas, yang termasuk perusahaan oligopoli adalah ... .

a. (1), (4) c. (2), (4)

b. (2), (3) d. (3), (4)

12. Pasar berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Fungsi pasar tersebut adalah ... .

a. sebagai sarana informasi c. sebagai sarana distribusi

b. sebagai sarana promosi d. sebagai sarana pembentuk harga 13. Minat masyarakat dalam membeli suatu produk tinggi apabila di pasar ... .

a. tersedia sarana distribusi b. tersedia sarana pengangkutan c. tersedia sarana harga yang pasti d. tersedia sarana promosi

14. Berikut ini macam-macam pasar.

1. Pasar setempat 4. Pasar mingguan 2. Pasar daerah 5. Pasar konkrit 3. Pasar harian 6. Pasar nyata

Dari data di atas, yang termasuk pasar menurut jenisnya adalah ... .

a. 1 dan 2 c. 5 dan 6

b. 3 dan 4 d. 1 dan 3

15. Peranan pasar bagi produsen yaitu untuk ... .

a. prioritas barang atau jasa c. distribusi barang atau jasa b. produksi barang atau jasa d. meningkatkan omzet penjualan

(17)

2 2 3 2 2 32 2 3 2 2 3 2 2 3

Bab 9 Pasar

16. Pasar sebagai sarana promosi merupakan tempat untuk ... .

a. menarik minat penjual terhadap barang atau jasa yang akan dikenalkan b. menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang dikenalkan c. menawarkan barang atau jasa hasil produksi kepada pembeli d. tawar-menawar antara pembeli dan penjual

17. Pak Lobo ingin membeli barang-barang elektronik dari Jepang. Pak Lobo harus membayar barang-barang tersebut menggunakan mata uang Jepang. Oleh karena itu Pak Lobo harus menukarkan uang Rupiah dengan Yen (Mata uang Jepang). Pak Lobo harus menukarkan mata uang rupiahnya di ... .

a. pasar barang c. pasar valas

b. pasar modal d. pasar internasional

18. Pasar daerah dan pasar nasional mempunyai beberapa perbedaan. Faktor-faktor yang membedakan antara lain ... .

a. jumlah barang yang diperjualbelikan b. sifat barang yang diperjualbelikan c. kelancaran distribusi

d. jumlah dan penyebaran konsumen

19. PT Perusahaan Listrik Negara termasuk bentuk pasar ... .

a. oligopoli c. monopsoni

b. monopoli d. monopolistis

20. Selama pelaksanaan pembangunan, telah terbukti bahwa peranan pasar terhadap kesejahteraan masyarakat sangat besar. Hal ini karena ... . a. mengurangi kriminalitas c. mengurangi pengangguran

b. menyerap tenaga kerja d. meningkatkan sumber pendapatan

B. Kerjakan soal-soal berikut!

1. Apakah yang membedakan antara pengertian pasar pada kehidupan sehari-hari dengan pengertian pasar menurut ilmu ekonomi?

2. Sebutkan syarat-syarat terbentuknya pasar!

3. Jelaskan bentuk-bentuk pasar menurut barang yang diperjualbelikan! 4. Bagaimanakah peranan pasar bagi konsumen?

5. Sebutkan fungsi hubungan antara pasar dengan distribusi! 6. Mengapa pasar berfungsi sebagai sarana promosi?

7. Kemukakan pendapat kalian, mengapa pada saat membeli barang di pasar, pembeli biasa melakukan tawar-menawar?

8. Menurut kalian, bagaimanakah kelangsungan proses distribusi jika pasar tidak ada?

9. Mengapa pasar tenaga kerja disebut sebagai pasar abstrak?

10. Sekarang ini banyak terdapat pasar modern. Menurut pendapat kalian, bagaimanakah kondisi pasar tradisional sekarang ini? Apakah masih berjalan sesuai fungsinya?

(18)

2 2 4 2 2 4 2 2 4 2 2 4

2 2 4 Ilmu Pengetahuan Sosial VIII

Krisis dalam negeri Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik

Jatuhnya Kabinet Tojo

Jenderal Kuniaki Koiso Janji KemerdekaanJanji Kemerdekaan

BPUPKI

PPKI

PET

PET

PET

PET

PETA K

A K

A K

A KONSEP

A K

ONSEP

ONSEP

ONSEP

ONSEP

BAB 1

BAB 1

BAB 1

BAB 1

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :