PENTINGNYA MEMPELAJARI ILMU EKONOMI BAGI MASYARAKAT

13 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

27 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

PENTINGNYA MEMPELAJARI ILMU EKONOMI BAGI MASYARAKAT Anisa Fadhilatus Sholikhah

Ekonomi dan bisnis islam, IAIN Ponorogo, Ponorogo, Jawa Timur Email : aniesyafa77@gmail.com

Abstract

The purpose of this paper is to show that studying economics is important for every society. So that they not only practice it but also understand to riandif a problem occurssuch as for example unemployment inflation and other economic problem such as business or in islam it is called muamalah, thay are a bleto solve these problems appropriately without making decisions. However, there are still many people who are lazyto study it forreasons that are boring and difficult to understand this economic theory. However, economics is a know ledge after all. Which in islam alsoo bligese very people to study regard lesso fage, placeandtime.

Keywords: economy, Islam, society

Abstrak

Tujuan dari makalah ini adalah untuk menunjukkan bahwa mempelajari ekonomi itu penting bagi setiap masyarakat. Sehingga mereka tidak hanya mengamalkannya tetapi juga memahami tori dan jika terjadi masalah seperti misalnya inflasi pengangguran dan masalah ekonomi lainnya seperti bisnis atau dalam Islam disebut muamalah, maka masalah tersebut dapat diselesaikan dengan tepat tanpa mengambil keputusan. Namun, masih banyak orang yang malas mempelajarinya dengan alasan yang membosankan dan sulit untuk memahami teori ekonomi ini. Bagaimanapun, ekonomi adalah pengetahuan. Yang dalam islam juga mewajibkan setiap orang untuk menuntut ilmu tanpa membedakan usia, tempat dan waktu.

Kata kunci: ekonomi, islam, Masyarakat

Pendahuluan

Ekonomi, apa yang terlintas pada benak kalian jika mendengar atau membincangkan kata itu? Pada umumnya orang akan mengatakan ekonomi adalah salah satu konflik yang banyak beredar dan meresahkan tidak hanya rakyat tetapi juga pemerintah.Namun ekonomi berperan penting dalam

(2)

28 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

kehidupan nyata untuk mencapai kesejahteraan, akan tetapi begitu membosankan ketika kita membahasanya dalam lingkup pendidikan atau dalam bentuk teori.

Metode Penelitian

Penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatifsebuah metode riset yang sifatnya deskriptif, menggunakan analisis, mengacu pada data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan pendukung, serta menghasilkan suatu teori.

Hasil dan Pembahasan

Dalam lingkup pendidikan, Ekonomi memiliki teori atas beberapa ahli yang biasa disebut dengan ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi sendiri merukapan ilmu yang membahas tentang bagaimana cara kita mengambil keputusan dalam memilih sumberdaya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tak terbatas. (Hasoloan, Jimmy(2010). Pengantar Ilmu Ekonomi. Yogyakarta: Deepublish).Seperti contoh, banyaknya pertanyaan “mengapa masyarakat perlu memikirkan cara yang terbaik untuk melakukan kegiatan ekonomi?” atau dalam bahasa lain “mengapa masyarakat harus membuat pilihan?”, dan para ahli menjawab dengan menerangkan tentang “scarcity” yaitu masalah kelangkaan atau kekurangan. (Sukirno, sadono(2016).MIKRO EKONOMI. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada). kelangkaan atau kekurangan dapat terjadi apabila kebutuhan masyarakan tidak seimbang dengan faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat.(Sukirno,sadono(2016). MAKRO EKONOMI. Jakarta : PTRaja Grafindo Persada). “sedangkan yang dimaksud dengan kebutuhan sendiri yaitu segala sesuatu yang dibutuhkan manusia dalam rangka menjaga kelangsungan hidup untuk mencapai kesejahteraan.”(Tim penyusun(2015),EKONOMI kelas X semester I.Klaten,indonesia:Intan pariwara). Pentingnya peran ekonomi dalam kehidupan nyata di wujudkan dengan banyaknya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh seluruh masyarakat seperti berdagang, pegadaian, sewa menyewa dan lain sebagainya. Dan salah satu keresahan yang sering dirasakan oleh masyarakat dalam hal ekonomi adalah jika terjadi inflasi, dan adanyapenggangguran yang mana efek buruk keduanya bersifat ekonomi, politik dan sosial.

Pengangguran, apa kalian tahu? Bahwa ternyata pengangguran itu ada beberapa jenisnya. Diantaranyaada pengangguran normal atau friksional yang mana pengangguran jenis ini hanya sebatas dua atau tiga persen dari tenaga kerja, dan mereka di sebut pengangguran bukan karena tidak mendapat pekerjaan melainkan karena mereka sedang mencari pekerjaan lainyang lebih baik. Yang ke dua ada pengangguran siklikal, pengangguran ini diakibatkan oleh menurunnya permintaan agregat. Yang ke tiga ada pengangguran struktural, pengangguran ini diakibatkan oleh kemerosotanyang terjadi pada suatperusahaan yang diakibatkan oleh beberapa faktor seperti tidak mampu mengikuti persaingan

(3)

29 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

yang semakin maju di bidang industri. Dan yang terakhir ada pengangguran teknologi, pengangguran ini di sebabkan oleh semakin berkembangnya bidang teknologi singga tenaga manusia digantikan oleh alat alat teknologi yang lain. (Sadono,2016)

Beberapa jenis diatas masih berdasarkan penyebabnya, masih ada lagi jenis – jenis ekonomi berdasarkancirinya diantaranya, ada pengangguran terbuka, tersembunyi, bermusim dan setengah penganggur yang mana masngmasing masih memiliki penjelasan yang berbeda – beda tentunya. (sadono,2016)

Data pengangguran di indonesia tahun 2019 :

Provinsi

Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Provinsi (Persen)

2020

2019

Februari Agustus Tahunan Februari Agustus Tahunan

ACEH

-

-

-

5,53

6,20

-

SUMATERA UTARA

-

-

-

5,56

5,41

-

SUMATERA BARAT

-

-

-

5,29

5,33

-

RIAU

-

-

-

5,57

5,97

-

JAMBI

-

-

-

3,62

4,19

-

SUMATERA SELATAN

-

-

-

3,99

4,48

-

BENGKULU

-

-

-

2,50

3,39

-

LAMPUNG

-

-

-

3,96

4,03

-

KEP. BANGKA

BELITUNG

-

-

-

3,39

3,62

-

KEP. RIAU

-

-

-

6,41

6,91

-

DKI JAKARTA

-

-

-

5,13

6,22

-

JAWA BARAT

-

-

-

7,73

7,99

-

JAWA TENGAH

-

-

-

4,22

4,49

-

DI YOGYAKARTA

-

-

-

2,86

3,14

-

JAWA TIMUR

-

-

-

3,83

3,92

-

BANTEN

-

-

-

7,58

8,11

-

BALI

-

-

-

1,19

1,52

-

NUSA TENGGARA

BARAT

-

-

-

3,27

3,42

-

NUSA TENGGARA

TIMUR

-

-

-

3,10

3,35

-

KALIMANTAN BARAT

-

-

-

4,14

4,45

-

KALIMANTAN TENGAH -

-

-

3,33

4,10

-

KALIMANTAN

SELATAN

-

-

-

3,50

4,31

-

KALIMANTAN TIMUR

-

-

-

6,66

6,09

-

(4)

30 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

KALIMANTAN UTARA

-

-

-

5,80

4,40

-

SULAWESI UTARA

-

-

-

5,37

6,25

-

SULAWESI TENGAH

-

-

-

3,54

3,15

-

SULAWESI SELATAN

-

-

-

5,42

4,97

-

SULAWESI TENGGARA

-

-

-

2,96

3,59

-

GORONTALO

-

-

-

3,47

4,06

-

SULAWESI BARAT

-

-

-

1,45

3,18

-

MALUKU

-

-

-

6,91

7,08

-

MALUKU UTARA

-

-

-

5,09

4,97

-

PAPUA BARAT

-

-

-

5,28

6,24

-

PAPUA

-

-

-

3,42

3,65

-

INDONESIA

4,99

-

-

5,01

5,28

-

Tabel: Badan Pusat Statistik

Dari data yang dapat kita lihat di atas di indonesia pada setiap daerahnya memiliki tingkat pengangguran masing – masing, dan dapat kita bandingkan pada tahun 2019 antara bulan februari dan agustus ada perbedaan naik dan turunnya tingkat pengangguran yang berbeda – beda pula di setiap wilayahnya.

Sedangkan Inflasi, masih banyak masyarakat awam yang belum tau dengan istilah tersebut. Inflasi merupakan sama dengan kenaikan tingkat harga suatu barang. Dengan beberapa faktor penyebabnya, diantaranya Natural inflation (Inflasi alamiah), Humainerrorinflation(Inflasi karena kesalahan manusia), Costpushinflation(inflasi dorongan biaya), Spirallinginflation (inflasi yang diakibatkan oleh inflasi sebelumnya), Importedinflation (inflasi yang disebabkan naiknya biaya impor).

Contoh data inflasi di indonesia :

Tahun/Bulan Umum Inti

Harga Yang Diatur Pemerintah Barang Bergejolak 2020 0,89 1,46 -0,11 -0,28 September -0,05 0,13 -0,19 -0,60 Agustus -0,05 0,29 -0,02 -1,44 Juli -0,10 0,16 -0,07 -1,19 Juni 0,18 0,02 0,22 0,77 Mei 0,07 0,06 0,67 -0,50 April 0,08 0,17 -0,14 -0,09 Maret 0,10 0,29 -0,19 -0,38 Februari 0,28 0,14 -0,11 1,27 Januari 0,39 0,19 -0,28 1,93

(5)

31 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

Dapat dilihat dari data diatas bahwasanya negara kita sendiri indonesia juga mengalami inflasi bahkan di tahun ini terutama diawal tahun ini dan kini sudah mulai menurun secara perlahan.

Membicarakan ekonomi kita sebagai umat islam juga memiliki aturan dalam menjalankannya. Islam memiliki beberapa ketetapan hukum dan akad pada sistem praktek kegiatan ekonomi tersebut. Yang mana sumber ketetapan hukum serta akad tersebut berlandaskan pada dalil – dalil syar’i.

Arti dari dalil itu sendiri yaitu yang menunjuk sesuatu, maka pengertian dalil syar’i adalah sesuatu yang menunjukkan pada hukum syara’ yang berkaitan dengan perbuatan manusia baik secara qoth’i (Pasti) ataupun dzonni (tidak pasti). Adapun dalil – dalil syar’i tersebut diantaranya Al – quran, as – sunnah, ijma’, dan qiyas. (abdulwahab, 2014)

Adanya dalil dan hukum syara’ tersebut bertujuan supaya kita dapat terhindar dari segala perkara haram. Yang dimaksud dengan haram yaitu hukum syara’ pada suatu perbuatan manusia yang mana apabila di laksanakan mendapat dosa dan apabila di tingalkan mendapat pahala. Dalam praktek ekonomi salah satu contoh prakteknya yang di hukumiharam adalah riba, dalil yang menjelaskan haramnya riba terdapat dalam ayat al – qur’an yaitu pada surat al – baqarah ayat 278 -279.Disini di jelaskan allah telah menekankan bahwa riba harus di berantaskan serta menerangkan betapa bahayanya riba dalam masyarakat sebagaimana yang di jelaskan oleh rasulullah dalam hadis nya yang artinya “apabila riba dan zina telah merajalela di suatu daerah maka benar – benar mereka telah menghalalkan diri mereka untuk mendapat siksa di neraka.” (HR. Hakim dan abu ya’la). (yusufqardhawi, 2010)

Semua itu berbanding terbalik dengan ekonomi konvensional, yang mana dalam ekonomi konvensioal tidak mengenal kata riba namun lebih menerapkan prinsip dengan modal sedikit dikitnya untuk mendapatkan laba (keuntungan) sebanyak banyaknya. Prinsip ini sering di praktek kan pada kegiatan ekonomi yaitu bisnis. Bisnis, kata yang sudah familiar tersebut sering disamakan dengan muamalah dalam bahasa syariah . Ada beberapa pendapat para ahli yang menyampaikan akan arti bisnis dan ruang lingkupnya. Sebagai contoh ada pendapat Scholl, Gifrin, dan Ebert tentang pengertian bisnis. Menurut Scholl yang dimaksud dengan bisnis ialah “aktivitas yang di organisasikan dan diatur untuk menyediakan barang dan jasa kepada konsumen dengan tujuan mencari laba.” Sedangkan menuruGifrin dan Ebert bisnis merupakan “suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa dan di buat untuk mendapat laba.”(Basri, 2005)

Islam pun juga membahas bisnis sebagaimana yang dibahas dalam ekonomi konvensional. Dalam bisnis syariah ada aturan yang harus di jalani supaya terhindar dari perkara haram. Salah satu aturan yang harus di jalani dalam bisnis syariah adalah etika. Yang mana etika dalam berbisnis harus

(6)

32 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

sesuai aturan yang pastinya berlandaskan pada dalil syar’i. Kita fahami makna dari etika sendiri secara etimologi yaitusuatu ilmu yang berdasarka pola fikir manusia atau bisa dikatakan bahwa etika bersifat rasional.Etika biasanya dikaitkan dengan moral, ahlaq, norma, budi pekerti, sopan santun dan lain sebagainya. Etika yang bersifat rasional tersebut digunakan dalam menentukan benar atau salahnya perbuatan seseorang. (S. Sofyan, 2011) Sedangkan etika dalam islam merupakan hasil dari iman dan ketaqwaan seseorang tersebut kepada tuhan yang maha esa. Islam menyebutkan etika dengan sebutan akhlaq, adanya islam yang di turunkan oleh allah kepada rosulnya adalah untuk memperbaiki akhalaq umat manusia di dunia ini. Rosulullah sendiri jugalah sebagai suri tauladan karna kemuliaan akhlaq beliau yang menjadi contoh seluruh umat. Sumber akhlaq perspektif islam sendiri adalah bersumber dari allah SWT. Maka dari itu mengapa etika atau akhalq merupakan hasil atau buah dari iman, dikarenakan dalam islam tahap awal untuk mengenal dan mengamalkan akhaq yang bersumber dari allah adalah keimanan atau kepercayaan kita kepadanya. Allah turunkan kitab sebagai bukti dan penjelasan serta pedoman umat kepada nabi.(S. Sofyan, 2011) Jadi etika berbisnis dalam islam diantaranya, secara umum yang pertama yaitu tetap berpegangteguh pada akidah dan syariat islam, tidak menganggap bahwa ekonomi merupakan satu – satunya tujuan hidup, jadikan bisnis sebagai salah satu sarana ibadah juga, tidak mengandung riba, gharar (transakasi yang belum pasti) serta maysir (judi), selalu berusaha untuk mengangkat harkat orang miskin.

Sedangkan etika bisnis dalam islam pandangan suatu lembaga atau organisasi yaitu, berbisnis dengan niat lillahita’ala, menjalankan sesuai hukum syariat, sebagai bagian dari fungsi ‘amrma’ruf nahi munkar serta bermanfaat bagi kemaslahatan umum.

apabila dalam berbisnis ada suatu kejanggalan atau suatu kerugian, secara umum setiap orang bahkan pemerintah akan berfikiran bahwa perusahaan yang harus bertanggung jawab. Sedangkan dalam islam yang harus bertanggung jawab atas kerugian suatu perusahaan adalah manusia itu sendiri. Dikarenakan manusia itu sendiri yan berbuat ulah maka dia sendiri jugalah yang us bertanggung jawab. Dalam pembahasan etika bisisislam ini setiap personil memiliki ketentuan etika masing – masing yang sesuai dengan peran masing – masing. Mulai dari etika seorang majer yang memenejemen suatu perusahaan hingga seorang karyawan biasa.Kita bahas satu persatu mulai dari etika manajemen atau seorang manajer. Yang mana kita kenali tugas dari seorang manajer sendiri sedikit rumit dan lumayan berat mulai dari menyusun perencanaan, menyusun struktur organisasi, mengarahkan anggota untuk melakukan apa yg seharusnya dilakukian untuk mencapai tujuan bersama, sampai melakukan pengawasan. Yang mana semua itu biasa di singkat dengan POAC ( planning, organizing, actuating, controlling).

(7)

33 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

Untuk etikanya sendiri, seorang manajer harus memiliki siat amanah, melakukan bawahan sesuai aqidahislam, membentuk iklim organkisasi yang slami, memeberlakukan hukum syariah, mengamalkan amrma’ruff nahi munkar dalam lingkungan, menghargai keyakinan dan pribadi kariyawan, tidak melakukan manipulasi dlam bentuk aapun, tidak melakukan penimbunan dan permainan harga, jujur dalam segalahal bahkan dalam menjelaskan keadaan produknya sekalipun Ada pun etika yang masih dalam lingkup bisnis yang harus diperhatikan yaitu seorang pengusaha atau seorang investor, seorang investor harus menjalankan bisnisnya dengan niat sesuai syariah, dan hanya berinvestasi pada perusahaan yang syariah ( jadi sebelum menginvestasikan hartanya harus mengenali perusahaannya), menghargai dan menghormati karyawannya sesuai aqidah, menghargai hak pilih orang lain termasuk juga UU pemerintah, memeberikan gaji karyawan yang sesuai aturan, membayar wajib zakat serta pajak yang telah ditetapkan oleh pemerintah,tidak memperdagangkan barang haram, tidak melakukan riba dan kegiatan haram lainnya. Dan yang terakhir adalah seorang karyawan, yang mana mereka juga berperan dalam perusahaan dan bisnis, jadi adapun etika seorang karyawan diantaranya,bekerja dengan ikhlas karena bekerja merupakan salah satu bentuk ibada, jujur serta amanah, patuh dan hormat pada pimpinannya, serta rela bekerja sama dalam tim.

Setelah mengetahui makna keduanya lalu apa korelasi antara etika dan bisnis terutama dalam perspektif islam? Etika dalam berbisnis sangat penting ilmunya untuk di pelajari karena itu kaitannya dengan hubungan manusian dengan sesama manusia juga hubungan manusia dengan tuhannya. karena berbisnis salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup di dunia yang mana itu merupakan perintah tuhan juga namun tetap dengan cara dan jalan yang benar.

Dalam bahasa syariah bisnis di sebut dengan muamalah. Muamalah memiliki dua makna, yakni arti secara general dan arti secara spesifik. Sedangkan yang akan dibahas ini nanti merupakan makna muamalah dalam arti spesifik. Yang artinya suatu hukum allah yang mengatur tentang hubungan manusia dengan manusia terkait pendapatan dan pengembangan harta benda.

Muamalah sendiri memiliki beberapa cabang pembahasan diantaranyabay’ (jual beli), ijarah (sewa menyewa), qardh (utang piutang), kerja sama bisnis (musyarakah, dan mudharabah), rahn (gadai), wakalah (perwakilan, agen atau distributor), hiwalah (pelimpahan tanggung jawab melunasi hutang), kafalah (penjaminan), wadhi’ah (titipan) dan masih banyak lagi.

Pembahasan ekonomi secara umum masih ada lagi dalam ruang lingkup ekonomi makro dan ekonomi mikro, yang mana keduanya berisi tentang teori yang ilmu ilmu ekonomi. Diantaranyadalam ruang lingkup ekonomi mikro ada pembahasan metodologi dan liputan analisis ekonomi, ada teori permintaan, penwaran dan aplikasinya, disisni pula membahas teori tingkah

(8)

34 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

laku konsumen, teori produksi dan biaya produksi, struktur pasar dan penentuan keseimbangan firma (perusahaan),penentuan harga faktor – faktor produksi serta mekanisme dan kebijakan pemerintah.

Sedangkan ekonomi mikro jangkauannya lebih luas pembahasannya diantaranya, yang pertama pastinya liputan analisis dan data makro ekonomi, selanjutnya membhas analisis kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional, penawaran uang dan kegiatan perekonomian, kebijakan ekonomi dalam perekonomian terttup dan erbuka, sampai pembahasan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.

Sedikit kita bahas peran pemerintah dalam bidang ekonomi. Pemerintah memiliki peran dalam hal ekoknomi terlebih dalam mekanisme pasar. Percampuran tangan pemetrintah di sebabkan oleh adanya kegagalan mekanisme pasar. Sehingga pemerintah ikut campur dengan tujuan untuk mengawasi kegiatan masyarakat, menyediakan barang yang cukup untuk masyarakat, mengawasi kegiatan perusahaan, menjamin keamanan dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi dalam artian tidak ada penindasan,dan memastikan agar pertumbuhan ekonomi dapat di wujudkan secara efisien.

Pemerintah juga membentuk undang – undang untuk mengatur berbagai kegiatan ekonomi supaya dapat menciptakan suasana ekonomi dan sosial yang mampu memberikan gelakan ke arah terciptanya sistem mekanisme pasar yang efisien dan lancar. Serta untuk memastikan supaya persaingan perusahaan dapat sebebas mungkin dan kekuasaanmonopoli di hapuskan.

Selain adanya perusahaan bebas ada pula istilah pasar bebas. Yang mana disini merukapakan gambaran pola kegiatan perekonomian dalam sistem pasar bebas.

(9)

35 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

RUMAH TANGGA PERUSAHAAN

Q1 Q2

Jumlah faktor produksi

H ar ga f akt or Penawaran faktor Persediaan ∑MU barang Kuantitas barang Penawaran ∑MC barang PASAR FAKTOR PASAR BARANG Permintaan Faktor

(10)

36 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb Kebikan sistem pasar bebas meliputi aspek – aspek berikut :

a. Secara teori dapat di harapkan faktor – faktor produksi akan digunakan secara optimal karena ia mencapai efisien yang bersifat produktif dan alokatif. Efisiensi ini menyebabkan kesejahteraan masyarakat dapat di maksimumkan.

b. Apabila terjadi perubahan dalam perekonomian, pasar bebas dapat melakukan penyesuaian dengan cepat dan kegiatn ekonomi tetap dapat beroprasi dengan baik.

c. Sebagai akibat dari tercapainya efisiensi kegiatan ekonomi dalam jangka pendek, dalam jangka panjang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dapat di wujudkan.

d. Pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang di sukainya.

Disamping itu sejak lama ahli – ahli ekonomi telah melihat bebrapa kelemahan berikut dari siste dari sar bebas :

Oprasinya dapat menimbulkan beberapa efek eksternal yang negatif.

Dalam sistem tersebut barang publik kurang dinproduksikan, sedangkan barang merit biayanya sangat tinggi dan tidak menguntungkan masyarakat.

Dalam jangka panjang mekanisme pasar cenderung untuk mewujudkan kekuasaan monopoli oleh peruahaan tertentu.

Distribusi pendapatan cenderung untuk menjadi semakin buruk.

Adakalanya penyesuaian yang diharapkan tidak berlaku dan sebagai akibatnya masalah yang timbul menjadi semakin memburuk.

Hubungan diantara berbagai pasar dalam perekonomian memiliki hubungan ya erat. Ini bukan saja benar untuk barang – barang yang mempunyai perhubungan yang rapat, seperti barang pengganti dan barang penggenap, tetapi juga untuk barang – barang yang kelihatannya tidak mempunyai kaitan. Mekanisme pasar atau barang ghaib akan membuat penyesuaian penyesuaian dalam pasar sehingga pada akhirnya keseimbangan di berbagai pasar akan tercapai.

Misalkan harga minyak meningkat menjadi dua kali lipat sebagai akibat permintaan yang semakin bertambah di luar negri. Kenaikan ini menyebabkan konsumen inyak menghadapi masalah kenaikan masalah produksi. Maka apabila selanjutnya hargaminyak adalah tetap, jumlah yang diminta akan akan berkurangdan harga minyak akan menjadi bertambah tinggi.

(11)

37 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb Sedangkan gambaran interaksi di berbagai pasar lainnya sebagai berikut :

s

D

S D S D (I) Padi (ii ) karet

S

D

(iii) Baju (iv)sepatu

RUMAH TANGGA PERUSAHANAN AN S D S D S D S D (i) Buruh kasar (ii) Manajer

B A

C

D PASAR BARANG

(12)

38 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb Hubungan diantara pasar

Peran undang undang dan peraturan untuk memeper baiki kelancaran oprasi mekanisme pasar di uraikan dalam beberapa point. Diantaranya, untuk menentukan aturan permainan, menciptakan persaingan yang lebih bebas, memproduksi barang publik, mengatasi masalah ekonomi, mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi, serta meratakan distribusi pendapatan.

Kebijakan pemerintah dalam ekonomi ada kebijakan fiskal dan juga keijakan moneter. Kebijakan moneter yaitu kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral dalam mengatur jumlah uang dalam perekonomian. Sedangkan kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah dalam pemungutan pajak dan membelanjakan pendapatan pajak untuk membiayai kegiatan kegiatannya.

Beberapa pembahasan diatas masih sebagian kecil dari beberapa cabang ilmu ekonomi. Yang mana itu sudah sangat penting dan banyak yang telah di praktekkan secara langsung oleh sebagian besar masyarakat. namun secara garis besar mereka malas dalam dalam mempelajari torinya karna, sebagian besar dari mereka berpandangan bahwa mempelajari ilmu ekonomi membosankan dan sulit untuk di fahami.

Akan tetapi ilmu tetaplah ilmu. Setiap manusia memiliki kewajiban untuk menuntut ilmu tanpa pandang usia, tempat dan waktu. Anjuran dalam islam bagi umat manusia untuk menuntut ilmu berkaitan dengan kemuliaan manusia itu sendiri yang di berikan akal sebagai pembeda antara manusia dengan hewan. Serta mampu membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Sebagaimana telah di jelaskan dalam hadis rosulullah : مِلْسُم ِِّلُك ىَلَع ةَضْي ِرَف ِمْلِعْلا ُبَلَط“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224) dan di jelaskan pula dalam ayat alquran pada QS. At taubah/9 :122 ِنيِِّدلٱ ىِف ۟اوُهَّقَفَتَيِِّل ةَفِئٓاَط ْمُهْنِِّم ةَق ْرِف ِِّلُك نِم َرَفَن َلَ ْوَلَف ۚ ًةَّفٓاَك ۟او ُرِفنَيِل َنوُنِم ْؤُمْلٱ َناَك اَم َو

َنو ُرَذْحَي ْمُهَّلَعَل ْمِهْيَلِإ ۟ا ٓوُعَج َر اَذِإ ْمُهَم ْوَق ۟او ُرِذنُيِل َو yang artinya : Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.

Kesimpulan mempelajari ilmu ekonomi itu penting bagi setiap masyarakat. Supaya mereka tidak hanya mempraktekkannya namun juga fahamtori dan apabila terjadi suatu masalah seperti contoh inflasi pengangguran dan masalah ekonomi lainnya seperti bisnis atau dalam islam disebut dengan

(iii) Modal (iv) Tanah

(13)

39 Jurnal Manajemen Bisnis (JMB), Volume 33 No 2, Desember 2020

http://ejournal.stieibbi.ac.id/index.php/jmb

muamalah, mereka mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan tepat tidak asal mengambil keputusan. Namun masih banyak dari kalangan masyarakat yang malas memepelajarinya dengan alasan membosankan dan sulitnya memahami teori ekonomi ini. Namun bagaimanapun juga ilmu ekonomi merupakan suatu pengetahuan. Yang mana dalam islam juga mewajibkan setiap umat untuk menuntut ilmu tanpa mengenal usia, tempat dan waktu

Referensi

Abdul WahabKhallaf, (2014). UshulFiqih. Semarang, Dina Utama.

Basri, (2005).PengantarBisnis. Yogyakarta, BPFE.

Mu’amalHamidy, (2010).HalalDanHaramDalamIslam. Surabaya, PT. BinaIlmu Surabaya. SadonoSukirno, (2015). MakroEkonomi. Jakarta, PT. RajaGrafindoPersada.

SadonoSukirno, (2016). MikroEkonomi. Jakarta, PT. RajaGrafindoPersada.

Sofyan S. Harahap, (2011). EtikaBisnisDalamPerspektifIslam. Jakarta, SalembaEmpat.

Abdul, R. G (2010). Fiqh muamalat. Jakarta, kencana.

Abdurrahman, Syeh dkk, 2008, Fiqh Jual Beli, Jakarta: SenayanPublishing

Elpina, P., dan Deni, P. (2015). Dropshipping dalam Prespektif Konsep Jual Beli Islam.

Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 3. No. 2, October 2015: 87-104, ISSN(cet): 2355-1755. Diaskses pada 20 Desember 2018.

http://jurnal.sebi.ac.id/index.php/jeps/article/view/19/19.

Megawati, M., Maman, S., dan Popon, S. (2018) Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Jual Beli dengan Sistem Dropshipping (Studi Kasus di YEP Online Shop).

Prosiding Hukum Ekonomi Syariah, Vol. 4, No. 2. Agustus 2018: 438-442. Diakses pada 4 Januari 2019.

http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/hukum_ekonomi_syariah/article/vie w/10480/pdf

Figur

Memperbarui...

Related subjects :