• Tidak ada hasil yang ditemukan

memotivasi siswa melalui permainan revisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "memotivasi siswa melalui permainan revisi"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1

ARTIKEL

MEMOTIVASI SISWA BELAJAR MELALUI PERMAINAN

MENEBAK TANGGAL LAHIR

Oleh

Dra Theresia Widyantini, M.Si

PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK

DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PPPPTK) MATEMATIKA

(2)

2 Abstrak

Motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri

seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu

tujuan. Motivasi dibangkitkan agar siswa mempunyai kemauan untuk belajar Siswa akan belajar secara efektif jika mereka benar-benar tertarik terhadap

pelajarannya.

Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi siswa, guru dapat mendesain

suatu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan diantaranya melalui

permainan. Ppermainan merupakan suatu kegiatan yang memerlukan dua

peserta yang saling bertentangan, masing-masing peserta disebut

sebagai pemain. Pemain pada suatu permainan dihadapkan pada

tantangan untuk menyelesaikannya melalui aturan yang telah disepakati

yang selanjutnya disebut dengan aturan permainan.

Key words: motivasi, permainan

1. Pendahuluan

Dalam Permendiknas RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang standar proses

untuk satuan pendidikan dasar dan menengah pada bagian pelaksanaan

pembelajaran dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran meliputi

kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan

pendahuluan merupakan suatu kegiatan awal dalam proses pembelajaran

yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan

perhatian peserta didik agar berpartisipasi aktif dalam proses

pembelajaran. Hampir semua guru setuju akan pentingnya memotivasi

siswa dengan cara yang menarik. Siswa akan belajar secara efektif jika

mereka benar-benar tertarik terhadap pelajarannya. Tujuan dari tulisan ini

adalah untuk memberikan salah satu variasi dalam memotivasi siswa pada

(3)

3 dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran.

2. Pembahasan

Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya

penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan

aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat

diartikan sebagai suatu kondisi intern(kesiapsiagaan). Pada intinya

motivasi merupakan kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk

melakukan sesuatu. Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan

sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang

menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan

belajar, sehingga diharapkan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Dalam

kegiatan belajar, motivasi sangat diperlukan, sebab seseorang yang tidak

mempunyai motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan

aktivitas belajar.

Bagi siswa yang selalu memperhatikan materi pembelajaran yang

diberikan, bukanlah masalah bagi guru. Karena di dalam diri siswa

tersebut ada motivasi, yaitu motivasi intrinsik. Siswa yang demikian

biasanya dengan kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru.

Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang

diberikan. Berbagai gangguan yang ada di sekitarnya kurang dapat

mempengaruhinya dalam memecahkan perhatiannya.

Hal ini berbeda dengan siswa yang motivasi di dalam dirinya sendiri

lemah, maka motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan dari luar

dirinya mutlak diperlukan. Di sini tugas guru adalah membangkitkan

motivasi siswa sehingga ia mempunyai kemauan untuk belajar. Banyak

hal yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa belajar antara lain:

a. mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman

siswa sebelumnya

(4)

4 c. menyampaikan manfaat materi pembelajaran

d. mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan materi

pembelajaran

e. menjelaskan tujuan belajar

f. menyampaikan kemampuan yang akan dicapai siswa dengan bahasa

siswa

g. memberikan hadiah

h. mengadakan kompetisi di antara siswa

i. memberikan pujian

j. menggunakan model pembelajaran yang bervariasi

k. menggunakan media yang menarik

Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi siswa, guru dapat mendesain

suatu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan diantaranya melalui

permainan menebak tanggal lahir. Selain menyenangkan, permainan ini juga

ditujukan untuk membina keterampilan siswa dalam melakukan operasi hitung

bilangan bulat. Caranya dengan guru memberikan instruksi sepuluh langkah

(5)

5 Dari sepuluh langkah yang diinstruksikan guru, bagaimanakah selanjutnya cara

menebak tanggal lahirnya?

Untuk menebak tanggal lahir, yang perlu dilakukan guru adalah mengurangi hasil

akhir dengan bilangan 111 sehingga diperoleh suatu bilangan n. Bilangan n

terdiri dari enam digit abcdef , atau bilangan lima digit bcdef (a=0) , yakni: Ikuti sepuluh langkah berikut ini, dan sebutkan hasil akhirnya

1. Langkah pertama: Tulis tanggal lahirmu, tanpa bulan dan tanpa tahun di kertas

2. Langkah kedua: Kalikan tanggal lahirmu dengan 100 3. Langkah ketiga: Tambahkan hasil pada langkah kedua

dengan bilangan bulan kelahiranmu

4. Langkah keempat : Kalikan hasil pada langkah ketiga dengan 2 5. Langkah kelima: Tambahkan hasil pada langkah keempat

dengan 2

6. Langkah keenam: Kalikan hasil pada langkah kelima dengan 5 7. Langkah ketujuh: Tambahkan hasil pada langkah keenam

dengan 1

8. Langkah kedelapan: Kalikanlah hasil pada langkah ketujuh dengan 10

9. Langkah kesembilan : Tambahkan hasil pada langkah kedelapan dengan 1

10. Langkah kesepuluh: Tambahlkan hasil pada langkah kesembilan dengan bilangan tahun kelahiran tanpa angka ribuan dan ratusan

(6)

6

ef menunjukkan dua digit terakhir tahun lahir

cd menunjukkan bulan lahir

ab (apabila n 6 digit) atau b (apabila n lima digit) menunjukkan tanggal lahir

Sebagai contoh, sepuluh langkah tersebut kita cobakan untuk menebak tanggal

lahir salah seorang siswa Anda misal Ida yang terlahir pada tanggal 14 Februari

1992 (jika ditulis dengan menggunakan bilangan terdiri dari enam angka yaitu

140292)

Dari bilangan terakhir ini yaitu 140.403 merupakan modal untuk menebak

tanggal lahir yaitu 140.403 dikurangi dengan 111 sehingga diperoleh

bilangan 140.292.

Bilangan 140.292 ini terdiri dari enam angka, dengan Ilustrasi dari sepuluh langkah sebagai berikut

1. Langkah pertama: 14

2. Langkah kedua: 1.400

3. Langkah ketiga: 1.402 4. Langkah keempat : 2.804

5. Langkah kelima: 2.806 6. Langkah keenam: 14.030 7. Langkah ketujuh: 14.031 8. Langkah kedelapan: 140.310

9. Langkah kesembilan : 140.311

10. Langkah kesepuluh: 140.403 11. Sebutkan hasil akhirnya yaitu

(7)

7

a. dua angka terakhir menunjukkan tahun lahir yaitu 92

b. dua angka berikutnya menunjukkan bulan lahir yaitu 02 (Februari)

c. dua angka pertama menunjukkan tanggal lahir yaitu 14

3. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan

motivasi siswa guru dapat mendesain suatu kegiatan pembelajaran yang

menyenangkan salah satu diantaranya melalui permainan menebak

tanggal lahir yaitu dengan mengikuti sepuluh langkah di atas. Semoga

dari pembahasan di atas, dapat menambah wawasan bapak/ibu guru dan

harapan kami dapat dikembangkan lagi cara-cara memotivasi siswa

melalui permainan yang mengaitkan dengan ruang lingkup matematika.

Nah sekarang, silahkan Anda coba untuk tanggal lahir 4 Juni 2000.

Selamat mencoba ☺

4. Daftar Pustaka

Max A. Sobel dan Evan M.Maletsky. 2003. Mengajar Matematika.

Erlangga : Jakarta

http://www.bruderfic.or.id/h-129/peran-guru-dalam-membangkitkan-motivasi-belajar-siswa.html, diakses tanggal 25 mei 2012

http://www.google.co.id/search?tbm=isch&hl=id&source=hp&biw=939&bi

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memenuhi salah satu persyaratan menyelesaikan Magister Kedokteran Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang sedang saya jalani,

Bahwa dengan alasan tersebut di atas maka frasa ” Menurut peraturan hukum lain yang hidup dan berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan” dimaksud bertentangan dengan

High-Availability Synology (SHA) menggunakan dua server untuk membentuk "cluster High-Availability" dimana satu server mengasumsikan peran "server aktif" dan

Ketercapaian tujuan PKM tentang penyuluhan pembangunan sumur resapan air hujan secara umum cukup baik, namun keterbatasan waktu yang disediakan mengakibatkan tidak semua

Berbeda dengan petani pemilik lahan yang merupakan suku asli Tengger di Desa Ranu Pani, masyarakat ini merasakan adanya sistem sosial antar sesama jika mereka melakukan

MOTIF BATIK BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA BANDUNG.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Titik Juniati Ismaniar Gede Marhaendra Wija Atmadja, Penerapan “Prinsip non refoulement” Terhadap Pengungsi Dalam Negara yang Bukan Merupakan Peserta konvensi Mengenai

Untuk mengetahui gambaran risiko tentang Diabetes Mellitus pada masyarakat di Puskesmas Padang Bulan Medan..