• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Hubungan Sosial Ekonomi Petani Kemenyan dengan Toke di Desa Pandumaan, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pola Hubungan Sosial Ekonomi Petani Kemenyan dengan Toke di Desa Pandumaan, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan petani dan tauke yang diartikan sebagai bubunga:t patron ~ klien dapat berjalan dengan langgeng disebabkan hubWlgan tersebut didasarkan kepada saling

Uniknya, dalam mengembangkan komoditas kelapa sawit tersebut, hubungan yang bersifat patron klien dibangun oleh beberapa petani pemilik lahan kelapa sawit yang berasal dari dalam

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang melatarbelakangi petani kemenyan menjaga kearifan lokal di Desa Pandumaan Kecamatan Pandumaan adalah dikarenakan (1)

Mayoritas masyarakat di Desa Pulau Busuk Jaya adalah bermata-pencaharian sebagai petani karet yang dalam proses pemasaran karet petani lebih memilih ke tauke

Pada hubungan patron dan klien antara tauke sawit dan petani sawit di Desa Menggala Teladan adalah Hubungan Patron-Klien biasanya parati-kularistiak dan kabul yang

Uniknya, dalam mengembangkan komoditas kelapa sawit tersebut, hubungan yang bersifat patron klien dibangun oleh beberapa petani pemilik lahan kelapa sawit yang berasal dari dalam

Untuk itu tauke di Desa Pangkalan Serik memberikan sedikit harta yang dimiliki kepada petani karet pada saat lebaran tiba, bantuan yang diberikan tauke kepada

Dengan demikian banyak faktor yang menyebabkan terbentuknya hubungan patron-klien antara toke dengan petani sawit pola swadaya seperti disebut di atas, antara lain adalah