ANALISIS BUKU TEKS SISWA SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI MADRASAH ALIYAH KURIKULUM 2013

67 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ANALISIS BUKU TEKS SISWA

SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI

MADRASAH ALIYAH KURIKULUM 2013

Oleh

MUHAMMAD SYAIFUDIN NIM. 12010160049

Tesis diajukan sebagai pelengkap persyaratan untuk gelar Magister Pendidikan

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

PROGRAM PASCASARJANA

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

Analisis Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Segala kegiatan pembelajaran tidak lepas dari penggunaan buku teks. Buku siswa merupakan pegangan utama peserta didik dalam mengembangkan pengetahuan. Sebagai sumber belajar buku teks haruslah memiliki kualitas yang baik. Buku teks yang berkualitas memiliki standar yang telah ditetapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) yang memiliki 4 unsur kelayakan, yaitu kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, dan kelayakan grafik. Penggunaan buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh pemerintah telah dipersiapkan dalam kegiatan belajar mengajar, namun dalam proses implementasinya memiliki berbagai problematika yang dialami siswa maupun guru.

Penelitian ini berupaya untuk mengetahui aspek kelayakan buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 yang sesuai dengan standar BSNP. Secara praktis penelitian ini memberikan saran terhadap perbaikan buku teks SKI.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan menggunakan metode Analisis isi (Content Analysis). Analisis isi merupakan metodologi penelitian untuk menarik kesimpulan dari buku atau dokumen. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan telaah dokumen dan wawancara.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah: (1) Pada aspek isi, secara umum materi sudah sesuai dengan KI-KD namun uraian materi dirasa kurang mendalam. (2) Pada aspek penyajian, buku teks SKI disajikan dengan menarik namun kelengkapan penyajian masih perlu ditambah. (3) Pada aspek bahasa, umumnya bahasa yang digunakan mudah dipahami peserta didik walaupun ada beberapa kata/kalimat yang tidak sesuai EYD. (4) Pada aspek grafik, desain kaver depan dan isi buku sudah menarik namun kaver belakang terlalu monoton. Berdasarkan penelitian tersebut sebagai “dokumen hidup” buku teks SKI senantiasa diperbaiki dan diperbaharui untuk dapat meningkatkan kualitas buku ini.

(6)

ABSTRACT

Analysis of Student Textbooks on Islamic Cultural History class XI Madrasah Aliyah Curriculum 2013

All learning activities cannot be separated from the use of textbooks. Student books are the main grip of students in developing knowledge. As a source of learning textbooks must be of good quality. Quality textbooks have standards set by the National Education Standards Agency (BSNP) which has 4 feasibility elements, namely content feasibility, presentation feasibility, language feasibility, and graphical feasibility. The use of Islamic Culture History textbook class XI Madrasah Aliyah Curriculum 2013 issued by the government has been prepared in teaching and learning activities, but in the implementation process has various problems experienced by students and teachers.

This study seeks to find out the feasibility aspects of the Islamic Culture History textbook class XI Madrasah Aliyah Curriculum 2013 which is in accordance with BSNP standards. Practically this research provides advice on the improvement of SKI textbooks.

This type of research is descriptive-qualitative using Content Analysis method. Content analysis is a research methodology to draw conclusions from books or documents. Data sources used are primary data and secondary data with data collection techniques using document review and interviews.

The results obtained in the study are: (1) In the aspect of content, in general the material is in accordance with the KI-KD but the material description is considered less profound. (2) In the aspect of presentation, the SKI textbook is presented in an interesting manner but the completeness of the presentation still needs to be added. (3) In the aspect of language, generally the language used is easily understood by students even though there are several words / sentences that do not match EYD. (4) In the aspect of the graph, the front caver design and the contents of the book are interesting but the rear caver is too monotonous. Based on this research as a "living document" SKI textbooks are always improved and updated to improve the quality of this book.

(7)

PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah, taufiq dan rahmat sehingga tesis ini dapat terselesaikan. Sholawat serta salam selalu terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu kita nantikan syafa’atnya.

Puji syukur penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis yang berjudul Analisis Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI Madrasah Aliyah

Kurikulum 2013 sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister Pendidikan Islam dan memberikan kontribusi dalam keilmuan.

Penyusunan tesis ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak. Dalam kesempatan ini penulis ingin berterima kasih kepada:

1. Bapak Dr. H. Rahmat Hariyadi selaku Rektor IAIN Salatiga.

2. Bapak Prof. Dr. H. Zakiyudin Baidhawy, M. Ag. selaku Direktur Pascasarjana IAIN Salatiga.

3. Bapak Hamam, Ph.D selaku Kaprodi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana.

4. Ibu Noor Malihah, Ph.D selaku dosen pembimbing, terimakasih atas kebijaksanaan dan kesabarannya, di tengah-tengah kesibukan beliau menyediakan waktu untuk membimbing penulis dalam menyusun dan menyelesaikan tesis ini.

(8)
(9)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……….... i

HALAMAN PENGESAHAN ……….. iii

HALAMAN PERNYATAAN ………. iv

ABSTRAK ………. v

PRAKATA ………... vii

DAFTAR ISI ………... ix

DAFTAR TABEL ……….…… xi

DAFTAR LAMPIRAN ……….... xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ………... 1

B. Rumusan Masalah ……….. 3

C. Signifikansi Penelitian ………... 4

D. Kajian Pustaka ……… 4

E. Metode Penelitian ………. 11

F. Sistematika Penelitian ……….. 14

BAB II PROFIL BUKU TEKS SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI MADRASAH ALIYAH KURIKULUM 2013 A. Profil Buku Teks ……….. 15

B. Gambaran Isi Buku ……….. 16

BAB III ASPEK ISI, PENYAJIAN, BAHASA DAN GRAFIK BUKU TEKS SISWA SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI MADRASAH ALIYAH KURIKULUM 2013 A. Aspek Isi Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ………... 18

B. Aspek Penyajian Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ……….. 22

(10)

D. Aspek Grafik Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam

Kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ………..………. 29

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Analisis aspek isi, penyajian, bahasa dan grafik ……….. 32

B. Rekomendasi ……… 36

BAB V PENUTUP A. Simpulan ……….. 38

B. Saran ………..…... 40

DAFTAR PUSTAKA ………. 41

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

3.1. Telaah dokumen aspek isi buku teks Sejarah Kebudayaan Islam

kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ………. 18 3.2. Telaah dokumen aspek penyajian buku teks Sejarah Kebudayaan Islam

kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ……….. 22 3.3. Telaah dokumen aspek bahasa buku teks Sejarah Kebudayaan Islam

kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ……….. 26 3.4. Telaah dokumen aspek grafik buku teks Sejarah Kebudayaan Islam

kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 ……….. 29 3.5. Rekomendasi perbaikan buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. KI-KD Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI ……… 44

2. Pedoman Wawancara ……….……….. 48

3. Hasil Wawancara ………. 50

(13)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Demi tercapainya tujuan pendidikan salah satu hal yang dapat menunjang proses pendidikan adalah sumber belajar. Sumber belajar dalam pendidikan tidaklah sedikit salah satunya adalah buku teks/buku ajar. Textbook are the key

aid to instruction,1 buku teks menjadi sumber utama, karena segala kegiatan

belajar mengajar di kelas tidak lepas dari penggunaan buku teks. Dalam konteks kurikulum 2013 terdapat dua jenis buku teks dalam pembelajaran.

Pertama buku guru yang menjadi pedoman bagi guru dalam mengelola

kegiatan belajar mengajar. Kedua buku siswa yang menjadi pegangan bagi siswa berisikan uraian materi dan beberapa konten latihan serta evaluasi.. Sehingga dalam kegiatan belajar mengajar guru juga membutuhkan buku siswa untuk mengetahui secara detail tentang materi.

Penggunaan buku teks memiliki berbagai problematika yang dialami siswa/guru. Seperti ketersediaan buku yang sangat terbatas, perbedaan dalam penggunaan buku pelajaran atau kesalahan dalam penulisan dan penyajian yang kurang menarik sehingga menjadikan peserta didik kurang berminat untuk mempelajari buku tersebut.

Hal tersebut juga terjadi pada buku siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI. Berdasarkan hasil temuan peneliti dalam buku tersebut terdapat

1

(14)

beberapa hal yang ganjil, diantaranya pada halaman 9 disebutkan Bani Umayyah runtuh pada tahun 670 M, tetapi di halaman selanjutnya Bani Umayyah runtuh pada tahun 750 M.2 Pada halaman 40 tertulis khalifah ke 13 Sulaiman bin Walid, padahal di halaman 15 tabel daftar khalifah Bani Umayyah khalifah ke 13 adalah Ibrahim bin Walid.3 Pada halaman 59 tertulis al-Muktasim memerintah tahun 467-487 M, padahal pada halaman 48 tertulis Bani Abbasiyah lahir pada tahun 750 M.4

Selain itu, penyajian dalam buku siswa SKI kelas XI terkesan monoton. Misalnya yang terjadi pada hampir semua bab kecuali bab 4 tidak ada ilustrasi gambar untuk memperjelas materi. Tidak adanya glosarium juga mempersulit peserta didik untuk mengenal istilah-istilah asing dalam uraian materi SKI.

Problematika isi dalam buku bukan berarti tidak ada penilaian dalam buku tersebut. Penyediaan buku dilakukan melalui beberapa tahap, diantaranya pemerolehan, penilaian, penerbitan dan pendistribusian.5 Permasalahan isi buku menurut Choirul Fuad Yusuf dikarenakan tidak cermatnya dari penilai dalam menilai buku sebelum diterbitkan.6

Kriteria buku teks yang baik dan berkualitas menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) harus memenuhi empat unsur, yaitu isi,

2

Kementerian Agama RI, Buku Siswa Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Aliyah kelas XI, Jakarta: Kementerian Agama RI, 2015, 9-10.

3

Kementerian Agama RI, Buku Siswa Sejarah…, 40.

4

Kementerian Agama RI, Buku Siswa Sejarah…, 59.

5

Peraturan Menteri Agama No. 9 Tahun 2018 tentang Buku Pendidikan Agama Pasal 7.

6

(15)

penyajian, bahasa, dan grafik.7 Dengan kriteria di atas buku teks diharapkan mampu membangkitkan minat pembaca. Selain itu buku teks juga harus disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik serta diberikan contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Sebagai “dokumen hidup” membuka peluang bagi pihak manapun untuk

berperan membantu pemerintah dalam melakukan koreksi demi meningkatkan kualitas buku tersebut. Guru mata pelajaran sebagai pengguna buku memiliki kewajiban untuk menelaah terlebih dahulu untuk mengurangi hal-hal negatif yang akan muncul dalam pembelajaran. Dari latar belakang di atas menjadi daya tarik bagi peneliti untuk menganalisis lebih lanjut tentang buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana aspek isi buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013?

2. Bagaimana aspek penyajian buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013?

3. Bagaimana aspek bahasa buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013?

4. Bagaimana aspek grafik buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013?

7

(16)

C. Signifikansi Penelitian 1. Tujuan penelitian

a. Untuk mengetahui aspek isi buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah

b. Untuk mengetahui aspek penyajian buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah

c. Untuk mengetahui aspek bahasa buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah

d. Untuk mengetahui aspek grafik buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah

2. Manfaat penelitian

a. Menjadi bahan referensi bagi siapa saja yang ingin mengembangkan buku teks.

b. Membantu tugas pemerintah dalam mengevaluasi dokumen/buku teks. c. Membuka wawasan seluas-luasnya dalam mengetahui buku teks.

D. Kajian Pustaka

1. Penelitian Terdahulu

Berdasarkan hasil pencarian peneliti terdapat beberapa penelitian yang memiliki relevansi dengan penelitian ini:

Penelitian pertama Tesis dari mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya Mochammad Khoerul yang berjudul Studi Analisis Buku Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X Kurikulum 2013

(17)

Pendidikan Karakter. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif-evaluatif. Hasil dari penelitian tersebut adalah didapat nilai rata-rata kualitas buku PAI dan Budi Pekerti K-13 adalah 94%.8

Penelitian kedua dari Tesis mahasiswa Pascasarjana PAI UIN

Maliki Malang Rifa’atul Mahmudah yang berjudul Analisis Kualitas

Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kurikulum 2013 di Kabupaten

Malang. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa buku teks

pelajaran PAI dan Budi Pekerti. memiliki kualitas yang baik dalam hal isi dan penyajiannya sudah sesuai dengan K-13. Namun masih ada beberapa hal yang harus ditambahkan seperti isi yang sebaiknya diintegrasikan dengan sains, penambahan kisah tokoh inspiratif, dan lain sebagainya.9

Penelitian ketiga adalah jurnal dari Sayyidatul Fadlilah tentang

Cohesion Analysis of Islamic Reading Textbooks. Penelitian tersebut

menghasilkan penemuan bahwa buku-buku teks yang diteliti (English for Islamic Studies, English for Islamic Studies 2, dan Understanding Islam) dianggap sebagai buku pelajaran yang bagus. Sebuah teks dianggap bagus apabila didalamnya tidak banyak mengandung ambiguitas.10

8

Mochammad Khoerul, “Studi Analisis Buku Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X Kurikulum 2013 Berdasarkan Badan Standar Nasional Pendidikan dalam Perspektif Pendidikan Karakter”,Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2017.

9

Rifa’atul Mahmudah, “Analisis Kualitas Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kurikulum 2013 di Kabupaten Malang”,Tesis, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016.

10

(18)

Penelitian keempat adalah tesis dari Titis Thoriquttyas tentang Analisis Buku Bahan Ajar Siswa Kelas X Untuk Madrasah Aliyah Dalam

Perspektif Gender. Hasil penelitian tersebut adalah dalam rubrikasi materi

dan gambar ilustrasi menampilkan posisi perempuan dan kombinasi posisi laki-laki dan perempuan mendapatkan prosentase yang cukup tinggi, peneliti mengindikasikan sebagai sebuah ijtihad akademik untuk mengenalkan wacana kesetaraan gender melalui buku ajar.11

Penelitian kelima adalah tesis dari Nurfadhlina dengan judul Bias Gender Dalam Buku Buku Teks Pendidikan Agama Islam (Analisis

Konten Pada Buku-Buku Teks Pendidikan Agama Islam Kelas XII

SMA/SMK). Hasil dari penelitian tersebut adalah buku teks pendidikan

agama Islam kelas XII masih ditemukan bias-bias gender yakni dalam segi gambar ilustrasi, dalil yang digunakan dan isi materi. Namun demikian masih dalam taraf kewajaran sehingga masih layak digunakan peserta didik sebagai buku pegangan.12

Penelitian keenam adalah jurnal dari Lutfi Romadhon dan Andri Permana tentang Distorsi Sejarah Islam Pada Masa Al-Khulafa Ar-Rasyidun Dan Daulah Umayyah (Tinjauan Kritis Buku Ajar Sejarah

Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah). Hasil dari penelitian tersebut

adalah perselisihan diantara sahabat pada masa Ali terjadi karena perbedaan dalam menyelsaikan wafatnya khalidah Utsman, namun

11

Titis Thoriquttyas, “Analisis Buku Bahan Ajar Siswa Kelas X Untuk Madrasah Aliyah Dalam Perspektif Gender”,Tesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2015.

12

(19)

banyak sejarah masa sekarang yang terdistorsi dan banyak menjadi perselisihan hingga sekarang.13

Dari penelitian-penelitian terdahulu tersebut letak perbedaan dengan penelitian ini adalah objek yang diteliti. Dengan penelitian yang keenam terdapat perbedaan pada metodologi, penelitian tersebut menggunakan metodologi bibliografi sedangkan pada penelitian ini menggunakan metode analisis isi.

2. Kerangka teori

Buku teks atau buku pelajaran adalah buku yang berisi uraian bahan tentang mata pelajaran atau bidang studi tertentu yang disusun secara sistematis dan telah diseleksi berdasarkan tujuan tertentu, orientasi pembelajaran dan perkembangan siswa, untuk diasimilasikan.14 Peran buku teks sangatlah penting dalam pembelajaran, seperti yang

disampaikan Falk Pingel “textbooks are one of the most important

educational inputs”.15

(buku teks adalah salah satu masukan pendidikan yang paling penting).

Buku teks pelajaran yang ada di sekolah memiliki beberapa karakteristik khusus yang ditetapkan oleh pemerintah. These textbooks, selexted in accordance with official procedures and defined criteria, may

13

Luthfi Romadhon dan Andri Permana, “Distorsi Sejarah Islam Pada Masa Al-Khulafa

Ar-Rasyidin Dan Daulah Umayyah”, Jurnal Studi Islam, Volume 17, Nomor 2 (Desember 2016), 59-71

14

Masnur Muslich, Text Book Writing, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010, 24

15

(20)

then be used in schools.16(Buku-buku pelajaran ini, dipilih sesuai dengan prosedur resmi dan kriteria yang ditetapkan, kemudian dapat digunakan di sekolah-sekolah). Kriteria yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah mengembangkan instrumen penilaian buku teks. Instrumen ini dipakai untuk menentukan buku teks agar dapat dikategorikan sebagai buku standar.17 Bagi guru, siswa dan masyarakat umum, instrumen ini dapat dipakai sebagai dasar penentuan layak tidaknya buku teks dipakai untuk kepentingan pembelajaran di satuan pendidikan.18 Menurut BSNP, buku teks yang berkualitas wajib memenuhi empat unsur, yakni aspek isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, dan aspek kegrafikan. Empat unsur tersebut dijabarkan dalam bentuk indikator-indikator sebagai berikut:

a. Aspek isi

1) Kesesuaian materi dengan SK dan KD a) Kelengkapan materi.

b) Keluasan materi. c) Kedalaman materi. 2) Keakuratan materi, meliputi:

a) Akurasi konsep dan definisi. b) Akurasi prosedur.

c) Akurasi contoh, fakta dan ilustrasi.

16

Ivan Ivic, dkk. Textbook Quality, a guide to textbook Standards, Gottingen: V&R Unipress. 2013, 66.

17

Masnur Muslich, Text Book Writing, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010, 291-292.

18

(21)

3) Materi pendukung pembelajaran, meliputi: a) Kesesuaian dengan ilmu dan teknologi. b) Keterkinian fitur, contoh dan rujukan. c) Pemecahan masalah meliputi:

d) Mendorong keingintahuan. e) Materi pengayaan.

b. Aspek penyajian

1) Teknik penyajian, meliputi: a) Sistematika penyajian. b) Keruntutan penyajian. c) Keseimbangan antar-bab. 2) Penyajian pembelajaran, meliputi:

a) Berpusat pada siswa.

b) Mengembangkan ketrampilan proses. c) Memerhatikan aspek keselamatan kerja. 3) Kelengkapan penyajian, meliputi:

a) Bagian pendahulu. b) Bagian isi.

c) Bagian penyudah. c. Aspek bahasa

(22)

2) Kekomunikatifan, meliputi: a) Keterbacaan pesan. b) Ketepatan kaidah bahasa.

3) Keruntutan dan keterpaduan alur piker, meliputi: a) Keruntutan dan keterpaduan antar-bab. b) Keruntutan dan keterpaduan antar paragraph. d. Aspek grafik

1) Ukuran buku dengan standar ISO. 2) Desain kulit buku, meliputi:

a) Tata letak.

b) Tipografi kulit buku. 3) Desain isi buku, meliputi:

a) Pencerminan isi buku. b) Kelengkapan tata letak. c) Daya pemahaman tata letak. d) Tipografi isi buku.

e) Ilustrasi isi.19

E. Metode Penelitian 1. Jenis penelitian

Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Menurut Best dalam Darmadi penelitian deskriptif artinya hasil penelitian ini berupa deskripsi

19

(23)

gejala-gejala yang diamati tidak harus dalam bentuk angka namun berbentuk kata-kata dan kalimat.20 Penelitian ini disajikan dalam bentuk kata-kata yang mendeskripsikan buku teks siswa SKI kelas XI MA yang diterbitkan Kementerian Agama. Kualitatif karena dalam penelitian ini data yang diperoleh berasal dari dokumen dan wawancara. Metode yang digunakan adalah analisis isi (content analysis), Weber menyatakan analisis isi adalah metodologi penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang shahih dari sebuah buku atau dokumen.21 Metode ini digunakan ketika adanya keragaman data dalam dokumen, given the immense volume and diversity of documentary data22(mengingat volume besar dan keragaman data dokumenter).

2. Sumber data

Data adalah keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian.23 Pengumpulan data dapat menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer merupakan sumber data utama yang menjadi pokok pembahasan dalam penelitian yakni buku teks pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah yang diterbitkan Kementerian Agama. Sedangkan sumber data sekunder merupakan sumber data penunjang yang secara tidak langsung berkaitan dengan pokok

20

Hamid Darmadi, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabet, 2011, 145.

21

Soejono dan Abdurrahman, Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan. Bandung: PT. Rieneka Cipta, 1999, 13.

22

Ole R. Holsti, Content Analysis For The Social Science and Humanities, Massachussets: Addison-Wesley Publishing Company, 15.

23

(24)

pembahasan dalam penelitian. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah guru Sejarah Kebudayaan Islam.

3. Teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian ini adalah data.24 Dalam penelitian teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah studi dokumenter (documentary study) dan teknik wawancara. Berikut rinciannya:

a. Studi dokumenter adalah pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik.25 Peneliti akan mengumpulkan, menghimpun, dan menganalisis dokumen-dokumen yang sesuai dengan fokus masalah. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan teknik baca dan catat.26 Teknik baca digunakan untuk memperoleh data dilakukan dengan membaca secara cermat buku teks SKI. Teknik catat digunakan untuk mencatat keseluruhan data yang diperoleh kemudian disesuaikan dengan indikator standar buku teks menurut BSNP.

b. Wawancara

Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan kepada responden dan mencatat atau merekam jawaban –

24

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2007, 107.

25

Nana Syaodih, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008, 221.

26

(25)

jawaban responden.27 Wawancara akan digunakan peneliti untuk mencari data pendukung dari data studi documenter. Dalam hal ini yang akan menjadi informan adalah Guru SKI yang menjadi ketua MGMP di Karesidenan Surakarta dan siswa kelas XI MA sebagai pengguna buku teks tersebut.

4. Teknik analisis data

Kegiatan analisis ditujukan untuk mengetahui makna, kedudukan dan hubungan antara berbagai konsep, kebijakan, program, kegiatan, peristiwa yang ada atau yang terjadi, untuk selanjutnya mengetahui manfaat, hasil atau dampak dari hal-hal tersebut.28 Teknik analisis data dijabarkan dengan langkah-langkah berikut:

a. Peneliti membaca dan menelaah data primer.

b. Peneliti memberi tanda atau kode yang menjadi poin penelitian. c. Peneliti mengorganisasi data penelitian agar mudah dipahami.

d. Peneliti mengumpulkan dan menganalisis data sekunder berupa wawancara dengan pengguna buku teks, yakni guru Sejarah Kebudayaan Islam dan siswa.

e. Peneliti mengintegrasikan semua temuan data, baik data primer maupun sekunder.

27

Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: CV Pustaka Setia, 2011, 173.

28

(26)

F. Sistematika Penulisan

Bab pertama, pendahaluan, pada bab ini membahas tentang latar

belakang masalah, rumusan masalah, signifikansi penelitian, tinjauan pustaka, kerangka teori, dan metode penelitian.

Bab kedua, pada bab ini menerangkan tentang informasi data penelitian

yang didalamnya menjabarkan tentang profil buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah.

Bab ketiga, memaparkan hasil penelitian dan analisis data penelitian

buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas dan kelas XI Madrasa Aliyah.

Bab keempat, penutup, mengemukakan pemahaman peneliti tentang

(27)

BAB II

PROFIL BUKU TEKS SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI MADRASAH ALIYAH KURIKULUM 2013

1. Profil Buku Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI Madrasah Aliyah

Buku ini dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Agama, dan dipergunakan dalam penerapan Kurikulum 2013.

Buku ini merupakan “Dokumen Hidup” yang senantiasa diperbaiki,

diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika perubahan zaman. Masukkan yang membangun dari berbagai kalangan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Tujuan penyusunan Panduan Buku Ajar Siswa ini adalah memberikan panduan bagi siswa dalam proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.29

Berikut identitas buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII MTs Kurikulum 2013 sebagaimana yang tertera dalam halaman sampul:

Judul Buku : Sejarah Kebudayaan Islam Jenjang Pendidikan : MA Kelas XI

Penerbit : Kementerian Agama

Kota Penerbit : Jakarta Tahun Penerbit : 2015 Jumlah halaman : 84

29

(28)

Jenis dan Ukuran Huruf : Times New Roman 12pt dan Adobe Nasakh 18pt

Cetakan : Pertama

Kontributor Naskah : M. Husain Tuanaya, Miftachul Ula, Mariyah Ulfah

Penelaah : Hasibullah Satrawi, Muhtadin Penyelia Penerbit : Direktorat Pendidikan Madrasah

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia 2. Gambaran Isi Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI

Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Buku Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013 didalamnya terdapat Kata Pengantar, daftar isi, dan beberapa bab yang akan dipelajari. Buku Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI MA berisi 8 bab pembahasan diantaranya:

1. Bab 1 - Proses Lahirnya dan Fase-fase Pemerintahan Bani Umayyah I 2. Bab 2 - Khalifah-khalifah yang Terkenal dan Kebijakan Pemerintahan

Bani Umayyah I.

3. Bab 3 - Perkembangan Peradaban Bani Umayyah I Damaskus

4. Bab 4 - Masa Kelemahan sampai Runtuhnya Bani Umayyah I Damaskus 5. Bab 5 - Proses Lahirnya dan Fase-fase Pemerintahan Bani Abbasiyah 6. Bab 6 - Khalifah-khalifah Abbasiyah yang Terkenal dan Kebijakan

(29)

7. Bab 7 - Proses Perkembangan Ilmu Pengetahuan Masa Bani Abbasiyah 8. Bab 8 – Masa Kehancuran Bani Abbasiyah

Pada setiap bab terdapat beberapa fitur dan aktivitas yang bervariasi, yakni: a. KI dan KD.

b. Nilai Karakter: berisi deskripsi karakter tokoh dalam materi.

c. Mengamati: berisi aktivitas untuk mengamati kasus yang tertera dalam

kolom “kasus” guna membangun pikiran peserta didik tentang sejarah.

d. Mari Bertanya: berisi pertanyaan untuk menanggapi atau memberi

komentar dalam kolom “kasus”.

e. Merenungkan: berisi renungan terkait kolom “kasus” untuk memikirkan dan memberikan solusi dari permasalahan.

f. Tambah wawasan: berisi pemaparan materi inti dalam menguatkan pengetahuan peserta didik.

g. Mari Berdiskusi: Berisi aktivitas peserta didik untuk menggali kemampuan berkomunikasi.

h. Menguhubungkan dan Menalar: berisi analisis terhadap materi untuk menggali kemampuan analisis dan menghubungkan dengan kehidupan. i. Mengambil Ibrah dan Pembelajaran: berisi manfaat yang bisa dipetik dari

pembelajaran.

(30)

BAB III

ASPEK ISI, PENYAJIAN, BAHASA DAN GRAFIK BUKU TEKS SISWA SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI

A. Aspek isi buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013

Salah satu ciri buku teks yang baik dapat dilihat dari isinya. Pada aspek isi materi yang disampaikan hendaknya sesuai dengan KI-KD, dan disampaikan dengan akurat. Lebih jelasnya berikut peneliti paparkan telaah dokumen terhadap aspek isi buku teks siswa SKI kelas XI MA Kurikulum 2013 dalam tabel 3.1.

Tabel 3.1. Telaah dokumen aspek isi buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Sub-Komponen Indikator Keterangan

1. Kesesuaian materi dengan KI-KD

a. Kelengkapan Materi

Materi yang disajikan memuat pokok bahasan yang dinyatakan dalam KI-KD b. Keluasan kognitif, afektif dan psikomotorik yang dituntut KI-KD, walaupun kedalaman materi dirasa masih kurang menurut peneliti.

Konsep dan definisi dirumuskan dengan baik, walaupun ada beberapa definisi menurut asumsi peneliti kurang tepat. Seperti yang terdapat di halaman 9, 41 dan 59

(31)

Pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013 materi di dalamnya memuat materi pokok dalam aspek ruang lingkup untuk mendukung tercapainya KI dan KD. Dalam hal ini materi yang disajikan dalam buku teks dapat dilihat di bab 2.30

30

Lihat BAB II, tentang Materi Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013.

Prosedur dirumuskan dengan tepat tidak menimbulkan kekeliruan secara umum disajikan dengan jelas, walaupun masih ada beberapa perbaikan terkait keakuratan materi. Uraian materi juga di dukung ilustrasi mendukung berkembangnya ilmu dan teknologi.

b. Keterkinian fitur

Ada beberapa soal analisis menunjukkan keterkinian yang tertuang

dalam fitur/kegiatan “asah kompetensi”

seperti di bab 2, bab 3, bab 4. Namun tidak merata di semua bab.

c. Pemecahan masalah

Pada setiap bab terdapat kegiatan “mari berdiskusi”, “menghubungkan &

menalar” untuk menumbuhkan

kreatifitas siswa dalam memecahkan masalah

d. Mendorong keingintahuan

Pada setiap bab terdapat fitur “kasus”,

setelah itu peserta didik melakukan kegiatan yang mendorong keingintahuan siswa. Selain itu

soal-soal dalam kegiatan “asah kompetensi”

jawabannya tidak semua tersedia dalam buku teks tersebut.

e. Materi pengayaan

Pada setiap bab terdapat kegiatan “asah kompetensi” yang sesuai dengan pokok

(32)

Uraian materi disajikan sesuai dengan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Namun kedalaman uraian materi dirasa kurang mendalam. Penyampaian materi masih terasa global.31 Hal ini diperkuat dengan pernyataan Syamsuri:

“secara umum sudah, hanya saja tentunya para guru masih perlu pengembangan tidak semata-mata hanya berkutat pada buku (SKI kelas XI) saja, saya pun tidak hanya menggunakan buku (SKI) itu saja tetapi juga menggunakan buku lain, misalnya al-madani dari Jogjakarta, toha putra selain itu juga menggunakan buku-buku yang berkaitan dengan materi jadi tidak cuma 1 atau 2 buku saja, contoh sejarah perkembangan Bani Umayyah masih perlu rujukan yang lainnya, kalau dalam buku ini

masih sangat global”32

Terkait keakuratan materi disampaikan dengan tepat. Namun ditemukan beberapa uraian materi menurut asumsi peneliti kurang tepat, seperti halaman 9, 41, dan 59. tertulis tentang runtuhnya Bani Umayyah pada tahun 670 M.33 Padahal khalifah terakhir Bani Umayyah yakni Marwan bin Muhammad masa pemerintahannya tahun 744-750 M.34 Kemudian di halaman 40 tertulis

“pengangkatan dua putra mahkota dalam satu tahun pemerintahan, yang

terjadi pada khalifah ke-12 Yazid bin Walid dan ke-13 Sulaiman bin Walid.35 Padahal khalifah ke 13 adalah Ibrahim bin Walid.36 Kemudian di halaman 59 tertulis Abu Ishak Muhammad al-Muktasim lahir tahun 187 H dan

31

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013

32

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

33

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

34

Ahmad Rofi’ Usmani, Jejak-Jejak Islam, Yogyakarta: Bentang Pustaka, 2016, 375.

35

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

36

(33)

memerintah tahun 467-487 M.37 tetapi faktanya al-Muktasim memerintah pada tahun 833-842 M.38. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Syamsuri:

“contohnya di bab 1 yang umayyah runtuh dituliskan 670 masehi,

padahal faktanya dijawab dihalaman setelahnya yakni 750 masehi”39

Berdasarkan telaah dokumen tentang materi pendukung, Kemajuan ilmu dan teknologi mampu dirasakan peserta didik dalam pembelajaran di sekolah termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam mencari materi dari sumber lain.40 Senada dengan Syamsuri:

“Sudah disesuaikan dengan IT (Ilmu Teknologi), untuk mencari sumber saya membebaskan anak untuk mencari buku-buku elektronik tentang sejarah kebudayaan islam atau bisa menggunakan internet, hal ini bisa disesuaikan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan IT siswa”41

Pada keterkinian fitur ada beberapa soal analisis menunjukkan hubungan

kondisi terkini yang tertuang dalam kegiatan “asah kompetensi” seperti pada

bab 2, 3, dan 4. Namun sayangnya latihan soal yang menghubungkan dengan kondisi terkini tidak merata di semua bab hanya beberapa saja.42 Senada dengan yang disampaikan Syamsuri:

“Kalo dilihat-lihat latihan soalnya ada yang menghubungkan dengan kondisi terkini tapi kayaknya tidak semua bab mas”43

Materi yang disajikan juga mengedepankan pemecahan masalah, terlihat dari kegiatan-kegiatan yang tertuang dalam buku teks, seperti “mari

37

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

38

Ahmad Rofi’ Usmani,….3.

39

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

40

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

41

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

42

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

43

(34)

berdiskusi” dan “menghubungan & menalar”.44

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Syamsuri:

“Untuk keberhasilan pemecahan masalah tentunya juga menggunakan pendekatan-pendekatan terutama untuk mengaktifkan anak, misalnya diskusi diharapkan anak lebih aktif, kurikulum 13 sekarang kan mengarahkan anak untuk mencari sendiri”

Kegiatan tersebut untuk menumbuhkan kreatifitas siswa dalam memecahkan masalah secara aktif dan mandiri. Sesuai dengan kurilulum 2013 yang mengharuskan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran.

B. Aspek penyajian buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013

Selain aspek isi, standar buku teks juga dilihat dari aspek penyajian. Pada aspek ini memuat teknik penyajian, penyajian pembelajaran dan kelengkapan penyajian. Lebih lengkapnya berikut peneliti paparkan hasil analisis terhadap aspek penyajian buku teks siswa SKI kelas XI MA Kurikulum 2013 dalam tabel 3.2.

Tabel 3.2. Telaah dokumen aspek penyajian buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Sub-Komponen Indikator Keterangan

1. Teknik Penyajian

a. Sistematika penyajian

Pada setiap bab memuat fitur pembangkit motivasi dan pendahuluan yang disajikan dalam bentuk gambar, kasus, nilai karakter dan pengantar. Namun sayangnya

fitur “kasus” tidak tersedia di semua

bab.

b. Keruntutan Uraian materi disajikan dengan

44

(35)

penyajian mengaitkan satu dengan yang lain, dalam hal ini disajikan sesuai dengan runtutan sejarah.

c. Keseimbangan antar-bab

Uraian materi antar-bab tersaji secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan KI-KD. bersifat interaktif dan partisipatif dengan adanya gambar dan beberapa

kegiatan seperti “mengamati”, “mari bertanya”, “merenungkan”, “mari berdiskusi”, “menghubungkan & menalar” dan “asah kompetensi”.

b. Mengembangkan ketrampilan proses

Penyajian dan pembahasan materi pada setiap bab merangsang peserta didik untuk berpikir kreatif dan merangsang daya imajinasi melalui

berbagai kegiatan seperti “mari bertanya”, “menghubungkan & menalar”, dan lain-lain

c. Memerhatikan aspek

keselamatan kerja

Kegiatan yang disajikan dalam pembelajaran tidak mengandung unsur bahaya. Peralatan, tempat dan

Terdapat kata pengantar dan daftar isi. Namun belum ada petunjuk penggunaan dan daftar symbol/notasi.

b. Bagian isi Pada setiap bab terdapat gambar, ilustrasi, atau tabel, wawasan, dan soal latihan. Namun tidak terdapat sumber dan rangkuman dalam setiap bab.

c. Bagian penyudah Pada akhir buku terdapat daftar pustaka dan catatan, namun tidak ada glosarium.

(36)

teks SKI kelas XI disajikan dalam bentuk gambar yang tersedia di setiap awal bab. Senada dengan yang disampaikan Syamsuri:

“setiap bab saya kira ada”45

Selain itu juga tersedia ilustrasi “kasus” untuk lebih menarik minat

peserta didik dalam pembelajaran. Namun sayangnya ilustrasi “kasus” tidak

tersedia di semua bab, hanya di bab 1 dan 2.46 Dalam buku teks SKI kelas XI juga terdapat materi prasyarat sebagai pengantar dalam pembelajaran. Namun sayangnya tidak tersedia di semua bab, hanya ditemukan di bab 1, 4, 6, 7 dan 8.47

Terkait keseimbangan antar bab dari bab 1 sampai bab 8 disajikan sesuai dengan runtutan sejarah sesuai dengan KI dan KD. Semua materi tersusun dalam 8 bab dengan 4 bab di semester 1 tentang Bani Umayyah dan 4 bab di semester 2 tentang Bani Abbasiyah.48 Hal ini diperkuat dengan pernyataan Syamsuri:

“Kalo urutan urutan sejarah sudah sesuai dengan KI-KD”

Kaitannya dengan penyajian pembelajaran, dalam buku teks memuat berpusat pada siswa, mengembangkan ketrampilan proses, dan memperhatikan keselamatan kerja.49 Menurut Syamsuri berbagai kegiatan dilakukan dalam pembelajaran yang menunjukkan ketrampilan proses, beliau mengatakan:

“pada kegiatan pembelajaran memang sudah menunjukkan ketrampilan proses, setiap bab ada berbagai kegiatan yang membuat siswa berfikir

45

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

46

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

47

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

48

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

49

(37)

kreatif, seperti mengamati, berdiskusi, mengambil ibrah sesuai dengan

kurikulum 13 yang mengaktifkan siswa”

Kemudian dalam hal kelengkapan penyajian bagian pendahulu buku teks terdapat prakata, petunjuk penggunaan, dan daftar isi dan atau simbol atau notasi.50 Dalam buku teks ini sudah terdapat kata pengantar dan daftar isi, namun belum ada petunjuk penggunaan dan daftar simbol/notasi.51

Tidak hanya itu, di bagian isi buku juga tidak terdapat rujukan dan rangkuman pada setiap bab. Kemudian soal latihan tidak bervariasi, hanya disediakan soal latihan essay.52 Kekurangan tersebut juga dirasakan Syamsuri:

“Latihan soalnya hanya essay mas, kadang saya memakai buku lain untuk latihan soal, misalnya LKS disitu ada soal-soal pilihan ganda,

lebih bervariasi”53

Lanjut Syamsuri:

“Untuk ilustrasinya memang kurang, sayangnya pada setiap bab tidak ada gambar-gambarnya mas, gambar hanya ada di awal bab saja”54 Uraian materi yang didukung dengan ilustrasi gambar hanya terdapat pada halaman 41 pada bab 4.55 Kaitannya dengan bagian penyudah, buku teks hendaknya dilengkapi dengan daftar pustaka, indeks subjek, dan daftar istilah

(glosarium).56 Pada buku teks SKI kelas XI di bagian penyudah hanya

terdapat daftar pustaka dan catatan.

50

Masnur muslich, Text Book Writing,… 302.

51

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

52

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

53

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

54

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

55

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

56

(38)

C. Aspek bahasa buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013

Buku teks yang baik juga dilihat dari aspek bahasa. Bahasa yang disampaikan dalam buku teks hendaknya dengan jelas dan tidak membingungkan agar dapat dipahami oleh peserta didik. Lebih jelasnya berikut peneliti paparkan hasil telaah dokumen terhadap aspek bahasa buku teks siswa SKI kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 dalam bentuk tabel:

Tabel 3.3. Telaah dokumen aspek bahasa buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Sub-Komponen Indikator Keterangan

1. Kesesuaian

Bahasa yang digunakan sesuai dengan tingkat intelektual siswa (secara imajinatif dapat dibayangkan oleh siswa).

a. Keterbacaan pesan Pada umumnya pesan dalam buku teks disajikan dengan bahasa yang jelas. Pengkodean sub-bab di setiap bab juga tidak konsisten yang hampir terjadi di semua bab kecuali bab 5.

(39)

3. Keruntutan

Penyampaian pesan antara satu bab dengan yang lain berdekatan dan sesuai dengan alur jalannya sejarah. b. Keruntutan dan

keterpaduan antar paragraph

Penyampaian antar paragraph mencerminkan hubungan yang logis.

Dari tabel 3.3. aspek bahasa buku teks siswa Sejarah kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013 dalam kaitannya tentang Kesesuaian dengan tingkat perkembangan siswa bahasa yang sesuai diarahkan pada kesesuaian dengan tingkat perkembangan intelektual dan kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial emosional.57

Pada buku teks SKI kelas XI dalam uraian materi bahasa yang disampaikan secara imajinatif dapat dibayangkan oleh peserta didik dan bisa dipahami.58 Sama halnya yang disampaikan Syamsuri:

“saya rasa sudah sesuai, biasanya siswa saya suruh mengkaji menelaah dan menyimpulkan anak sudah bisa, dari situ bisa dikatakan anak

mampu untuk memahami bahasa yang ada pada materi secara umum”59

Bahasa yang disampaikan juga mampu mengembangkan kemampuan berfikir logis dari peserta didik dalam memahami konsep-konsep sejarah dalam buku teks. Namun, tidak menutup kemungkinan siswa kesulitan dalam memahami beberapa istilah dalam buku teks. Seperti yang disampaikan Retno:

“mudah pak, kalimatnya mudah dipahami tapi kadang ada istilah yang tidak dimengerti”60

57

Masnur muslich, Text Book Writing,…304.

58

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

59

Wawancara dengan ketua MGMP SKI se-karesidenan Surakarta Bapak Syamsuri pada tanggal 30 Juli 2018 pukul 13.20 WIB.

60

(40)

Dari sini perlu adanya glosarium untuk memudahkan peserta didik apabila ada istilah yang sulit dipahami. Kemudian terkait kekomunikatifan secara umum sudah disajikan dengan bahasa yang jelas. Namun ada beberapa poin yang tidak konsisten, seperti yang terdapat pada halaman 9 dengan 10, halaman 40 dengan 15, halaman 59 dengan 48.61

Terkait ketepatan kaidah bahasa pada umumnya kata atau kalimat yang digunakan sudah sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Variasi huruf bold (tebal) digunakan pada judul materi, kegiatan/fitur, dan sub-judul

pada kegiatan “tambah wawasan”. Variasi huruf italic (miring) pada buku teks

umumnya digunakan pada kata/kalimat berbahasa asing seperti house of

wisdom (halaman 50). Penulisan kata/kalimat yang dianggap penting juga

ditulis menggunakan huruf miring seperti penulisan di kolom “nilai karakter”.

Variasi huruf small capital digunakan pada huruf pertama kata pada awal kalimat, nama tokoh (Muawiyah), daerah (Andalusia), agama (Islam), suku bangsa (Bani Umayyah), dan lembaga (Granada University). Kemudian pada setiap bab selalu ditampilkan judul bab dan nomor bab serta menggunakan huruf all capital. Namun di bab 4 terdapat kata yang tidak menggunakan huruf all capital.62

D. Aspek grafik buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013

61

Telaah dokumen pada buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Kurikulum 2013.

62

(41)

Aspek terakhir dalam standar buku teks menurut BSNP adalah aspek grafik. Buku teks yang baik memiliki desain menarik baik kaver maupun isi buku. Untuk lebih tepatnya berikut peneliti paparkan hasil telaah dokumen terhadap aspek grafik buku teks siswa SKI kelas XI MA Kurikulum 2013 dalam tabel 3.4.

Tabel 3.4. Telaah dokumen aspek grafik buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Sub-Komponen Indikator Keterangan

1. Ukuran buku dengan standar ISO

Ukuran buku sesuai dengan standar ISO yaitu A4 dengan toleransi perbedaan 17mm.

2. Desain kulit buku

a. Tata letak Judul dan gambar ilustrasi buku saling berkesinambungan. Judul buku Sejarah Kebudayaan Islam dan menggunakan ilustrasi gambar bangunan dengan ukiran Arab yang sehingga mempermudah pandangan untuk mengerti buku. Kaver depan dan belakang menggunakan desain warna hijau.

3. Desai isi buku

a. Pencerminan isi buku

Materi yang disampaikan pada setiap bab menggambarkan judul bab. Pada setiap fitur/kegiatan diberi karakter dan warna. Penempatan unsur tata

Pada setiap bab selalu ditampilkan judul bab dan angka (keterangan urutan bab) serta dilengkapi dengan ilustrasi gambar pada masing-masing bab.

(42)

pemahaman tata letak

tidak menghalangi judul, teks dan halaman.

Penempatan judul, subjudul, dan ilustrasi tidak mengganggu pemahaman

d. Tipografi isi buku

Penggunaan huruf sederhana dan mudah untuk dipahami.

e. Ilustrasi isi Di setiap bab selalu diberi gambar dan kasus sesuai dengan tema yang dibahas untuk menarik minat peserta didik. Disetiap akhir bab selalu diberi soal-soal latihan dan kegiatan diskusi untuk memperjelas pemahaman peserta didik

Dari tabel 3.4. tentang ukuran untuk buku teks yang layak digunakan menurut BSNP adalah A4 (210 x 297 mm), A5 (148 x 210 mm), dan B5 (176 x 250 mm) dengan toleransi perbedaan ukuran antara 0-20 mm.63 Pada buku teks siswa SKI kelas XI MA kurikulum 2013 memiliki ukuran 210 x 280 mm dengan toleransi perbedaan ukuran 17 mm. Dengan begitu ukuran buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI kurikulum 2013 sudah sesuai dengan standar ISO.

Desain kaver depan buku menunjukkan informasi sejarah kebudayaan Islam. Sama halnya yang disampaikan Syamsuri:

“desainnya juga sudah memadahi sudah menunjukkan (buku SKI), adanya gambar2 sejarah, peta konsep bisa menarik (guru dan siswa)”64

Namun bagian kaver belakang terlalu polos hanya warna hijau dengan logo Kementerian agama. Ukuran dan warna huruf judul buku Sejarah

63

Masnur muslich, Text Book Writing,…306

64

(43)

Kebudayaan Islam ditampilkan mencolok dibandingkan tulisan lain. Tulisan judul buku tidak menggunakan huruf hias sehingga mudah dibaca dan dimengerti.65

Dari segi desain isi buku berdasarkan telaah dokumen setiap awal bab terdapat ilustrasi gambar sesuai dengan materi yang dibahas. Tata letak judul sampai kegiatan-kegiatan dalam buku teks tersusun dengan konsisten pada setiap bab. Setiap kegiatan pada masing-masing bab diberi kolom yang berwarna dan karakter yang menarik..Pemisahan antar paragraph jelas sehingga memudahkan peserta didik memahami materi. Di setiap akhir bab selalu diberi latihan soal analisis untuk meningkatkan pemahaman peserta didik secara menyeluruh.

65

(44)

BAB IV

ANALISIS HASIL PENELITIAN

A. Analisis aspek isi, penyajian, bahasa dan grafik

Aspek isi buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013 memiliki kesesuaian materi dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar kurikulum 2013 mata pelajaran SKI. Hal ini ditunjukkan dengan kelengkapan materi mencakup semua materi yang terkandung dalam KI dan KD SKI.

Dalam hal keluasan materi sebagai kebutuhan materi pokok yang mendukung tercapainya KI dan KD disajikan dalam bentuk berbagai kegiatan

yang meliputi “mengamati”, “mari bertanya”, “merenungkan”, ”tambah

wawasan”, “mari berdiskusi”, “menghubungkan & menalar”, “mengambil

ibrah & pembelajaran”, dan “asah kompetensi”.

Kemudian uraian materi yang disajikan sudah cukup baik sesuai ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Ranah kognitif sesuai dengan KI 3

digambarkan dalam kegiatan “tambah wawasan”, “menghubungkan &

menalar” dan “asah kompetensi”. Ranah afektif sesuai dengan KI 1 dan 2

digambarkan dalam “nilai karakter”, dan “mengambil ibrah & pembelajaran”.

Ranah psikomotorik sesuai dengan KI 4 digambarkan dalam “mari

berdiskusi”. Untuk Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Sejarah

(45)

Uraian materi yang kurang mendalam dan soal latihan yang disajikan tidak semua jawaban tersedia dalam buku teks menjadikan peserta didik mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mencari materi. Hal ini mendorong siswa untuk memperoleh jawaban atau pengetahuan lebih melalui berbagai sumber salah satunya dari internet.

Aspek penyajian buku teks siswa Sejarah kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah kurikulum 2013 kaitannya dengan sistematika penyajian dijelaskan bahwa setiap bab dalam buku teks minimal memuat pembangkit motivasi, pendahulu dan isi.66 Pada setiap bab sudah terdapat pembangkit

motivasi berupa gambar dan ilustrasi “kasus”. Pemerataan di semua bab untuk

pengadaan ilustrasi “kasus” sangat diperlukan.

Terkait dengan isi memuat hal-hal yang tercakup dalam subkomponen

aspek isi disajikan dengan sistematis mulai dari “nilai karakter” hingga “asah

kompetensi”. Secara umum buku teks pada setiap bab disajikan dalam alur

berpikir induktif dengan memperkenalkan terlebih dahulu secara spesifik tentang nilai karakter. Metode ilmiah umumnya menempatkan fenomena unik dengan kajian spesifik dan detail untuk kemudian merumuskan simpulan umum.67

Pembelajaran berpusat pada siswa merupakan ciri khas kurikulum 2013. Dalam buku ini disajikan pembelajaran yang bersifat interaktif dan partisipatif dengan berbagai kegiatan yang telah disebutkan.68 Kegiatan tersebut

66

Masnur muslich, Text Book Writing,… 298.

67

Abdul masjid dan chaerul rochman, Pendekatan Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja rosdakarya, 2014, 72.

68

(46)

menjadikan siswa untuk lebih aktif, kreatif dan inovatif dalam setiap pemecahan masalah.69 Pembelajaran disajikan untuk merangsang peserta didik dalam berpikir kreatif dan merangsang daya imajinasi serta berinteraksi dengan teman sebaya melalui kegiatan diskusi.

Terkait kelengkapan penyajian bagian pendahulu perlu dilengkapi dengan petunjuk penggunaan untuk mempermudah peserta didik dalam pemakaian buku. Dan juga perlu ditambah daftar tabel agar mempermudah peserta didik dalam mencari materi.

Kemudian bagian isi pada setiap bab hendaknya menampilkan sumber rujukan, misalnya dalam bentuk catatan kaki/footnote. Selain itu, dalam penyajian soal latihan perlu ditambah variannya, seperti soal pilihan ganda. Terakhir tentang rangkuman memang suatu hal yang perlu ada dalam buku teks untuk memudahkan siswa dalam mengkaji kembali materi yang sudah dipelajarai. Namun menurut asumsi peneliti dengan tidak adanya rangkuman mendorong peserta didik untuk mampu menyimpulkan sendiri dari apa yang dipelajari.

Pada bagian penyudah perlu dilengkapi dengan daftar istilah/glosarium untuk memudahkan siswa menemukan istilah-istliah sulit. Kemudian perlu dilengkapi dengan indeks subjek untuk memudahkan siswa dalam menemukan daftar kata-kata penting dalam buku teks.

Peserta didik Madrasah Aliyah masuk kategori remaja. Menurut Jean-Jacques Rousseau berpendapat bahwa masa remaja pada rentang waktu usia

69

(47)

15-20 tahun.70 usia tersebut peserta didik mampu berfikir dengan abstrak, logis, dan lebih idealistik.71

Kaitannya dengan kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial emosional, perkembangan bahasa remaja dilengkapi dan diperkaya oleh lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal.72 Tidak menutup kemungkinan ada siswa yang sulit memahami bahasa yang ada dalam buku. Maka dari itu perlu adanya pengekspresian secara mandiri dengan dibantu oleh guru dalam bentuk diskusi atau komunikasi bebas.

Kemudian dalam poin kekomunikatifan masih ada beberapa uraian materi yang tidak konsisten, hal ini seharusnya tidak perlu terjadi. Adanya ketidakkonsistenan tersebut membuat peserta didik bingung dalam memahami materi yang ada pada poin di atas. Perlunya ketelitian yang akurat dalam menuliskan naskah buku teks pelajaran, apalagi buku tersebut diterbitkan oleh pemerintah yang notabennya memiliki otoritas dalam pendidikan di Indonesia. Secara sekilas kaver depan pada buku SKI kelas XI MA sudah memberikan informasi yang menunjukkan buku Sejarah Kebudayaan Islam. Desain kulit buku judul buku Sejarah Kebudayaan Islam berwarna kuning huruf kapital dan berlatarbelakang hijau dengan menggunakan ilustrasi gambar bangunan dengan ukiran Arab.

Desain isi buku juga disajikan menarik dengan kombinasi warna dan karakter yang menarik. Namun sayangnya dalam hal pengkodean sub-bab

70

Syamsul Yusuf dan Nani Sugandhi, Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Rajawali Pers, 2013, 78.

71

Desmita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Bandung: Remaja rosdakarya, 2011, 81.

72

(48)

pada kegiatan “tambah wawasan” tidak konsisten hampir terjadi di semua bab kecuali bab 5. Perlu ketelitian dalam memberikan kode sub-bab agar tidak terjadi kebingungan dalam memahami materi pelajaran sejarah kebudayaan Islam.

B. Rekomendasi

Berdasarkan penelitian tentang analisis buku teks Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 yang diterbitkan Kementerian Agama berdasarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah ditemukan beberapa kekurangan. Peneliti juga menyertakan saran atau rekomendasi untuk melengkapi kekurangan tersebut. Berikut peneliti sajikan dalam tabel 3.5.

Tabel 3.5. Rekomendasi perbaikan Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Aspek Indikator Bab/No. Hlm

Perlu adanya perbaikan materi mengenai fakta sejarah agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami sejarah Islam

Keterkinian fitur

Bab 1, 5, 6, 7, 8

Perlu dilengkapi soal-soal analisis yang menghubungkan dengan kondisi terkini

(49)

Bab 3 Perlu ditambah kegiatan

“merenungkan”

Bagian pendahulu

Perlu dilengkapi dengan petunjuk penggunaan, daftar simbol/notasi, daftar gambar, dan pedoman transliterasi Arab-Latin

Bagian isi Semua Bab

Perlu dilengkapi dengan rujukan, rangkuman, soal latihan bervariasi seperti pilihan ganda, ilustrasi gambar dalam uraian materi, dan kisah inspiratif

Bagian penyudah

Perlu dilengkapi dengan indeks subjek, dan daftar istilah/glosarium.

Perlu adanya kekonsistenan dalam penulisan materi agar tidak terjadi salah pengertian

Bab 5 Perlu disesuaikan penulisan KD dengan judul

Bab 1 dan 8

Penulisan judul Bab disesuaikan dengan daftar isi

Pada kaver belakang hanya berwarna hijau polos, sebaiknya ditambah dengan cerita tokoh atau ilustrasi yang

Pengkodean sub-bab pada kegiatan

“tambah wawasan” tidak konsisten,

(50)

BAB V

PENUTUP

A. Simpulan

Buku teks merupakan pegangan wajib peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Buku teks yang baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Dalam hal ini kriteria ditetapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Berdasarkan penjelasan sebelumnya, terkait analisis buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013 dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Aspek isi buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Secara umum materi yang disampaikan sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang ditinjau dari kelengkapan materi, keluasan materi dan kedalaman materi. Penjabaran materi dirumuskan dengan baik walaupun ada beberapa definisi kurang tepat. Uraian materi yang dirasa kurang mendalam dan soal-soal latihan jawabannya tidak semua tersedia dalam buku justru mendorong keingintahuan peserta didik untuk mencari materi dengan aktif melalui sumber lain termasuk internet. Sehingga mampu mendukung perkembangan ilmu dan teknologi.

2. Aspek penyajian buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

(51)

diskusi, mengambil manfaat dari materi dan soal-soal pengayaan. Hal ini menunjukkan kegiatan belajar mengajar tidak hanya mementingkan aspek hasil tetapi juga ketrampilan proses. Terkait kelengkapan penyajian ada beberapa hal yang perlu dikoreksi, seperti tidak adanya petunjuk

penggunaan buku, tidak meratanya ilustrasi “kasus” pada semua bab, dan

kurangnya ilustrasi gambar pada uraian materi.

3. Aspek bahasa buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

Pada umumnya bahasa yang digunakan dalam buku teks siswa SKI mudah dipahami oleh peserta didik. Penggunaan huruf sudah jelas sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) seperti kata/kalimat bergaris miring, huruf kapital, maupun huruf tebal. walaupun ada kata/kalimat dan pengkodean sub-bab yang tidak konsisten. Kemudian ada beberapa kata yang tidak dipahami peserta didik. Alangkah baiknya apabila dalam buku tersebut juga dilengkapi dengan glosarium untuk memudahkan siswa dalam mengenal kata-kata asing.

4. Aspek grafik buku teks siswa Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI Madrasah Aliyah Kurikulum 2013

(52)

dilengkapi dengan karakter. Kemudian desain kaver belakang terlalu monoton hanya berwarna hijau polos dengan logo Kementerian Agama. B. Saran

1. Untuk penyelenggara pendidikan, dalam penyusunan materi yang terkandung dalam buku teks diharapkan mengambil data-data yang akurat dan berasal dari sumber yang kredibel, serta disusun dengan detail. Melihat buku ini merupakan pegangan utama bagi peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar.

(53)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.

Darmadi, Hamid. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabet, 2011. Desmita. Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Bandung: Remaja

Rosdakarya, 2011

Emzir. Metodologi Peneltian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

Fadlilah, Sayyidatul. Cohesion Analysis of Islamic Reading Textbooks: LET Journal vol 5 2015. Melalui http://id.portalgaruda.org/ (24/04/2018).

Holsti, Ole R.. Content Analysis For The Social Science and Humanities. Massachussets: Addison-Wesley Publishing Company.

https://bsnp-indonesia.org Instrumen penilaian buku teks menurut BSNP, diakses pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2018 pada pukul 07.55 WIB. https://www.republika.co.id/berita/pendidikan/education, diakses pada hari

Rabu tanggal 26 September 2018 pada pukul 23.20 WIB.

John Ferguson dkk., An Analysis of the Rule of the Textbook in the

Construction of Accounting Knowledge. Scotlandia: The institute of

Chartered Accountants of Scotland, 2008.

Kementerian Agama RI, Buku Siswa Sejarah Kebudayaan Islam untuk

Madrasah Aliyah kelas XI, Jakarta: Kementerian agama RI, 2015.

Khoerul, Mochammad, “Studi Analisis Buku Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X Kurikulum 2013 Berdasarkan Badan Standar Nasional Pendidikan dalam Perspektif Pendidikan Karakter”, Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2017.

Kurinasih, Imas dan Sani, Berlin. Sukses Mengimplementasikan

Kurikulum 2013. Surabaya: Kata Pena, 2014.

(54)

Mahmudah, Rifa’atul, “Analisis Kualitas Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kurikulum 2013 di Kabupaten Malang”, Tesis, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016.

Mahmud. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia, 2011.

Majid, Abdul dan Rochman, Chaerul. Pendekatan Ilmiah dalam

Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.

Mulyasa, Enco. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

Murni, Wahid. Cara Mudah Menulis Proposal Dan Laporan Penelitian

Lapangan Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif. Malang: UM Press,

2008.

Muslich, Masnur. Text Book Writing. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010. Nurfadhlina, “Bias Gender Dalam Buku-Buku Teks Pendidikan Agama

Islam (Analisis Konten Pada Buku-Buku Teks Pendidikan Agama Islam kelas XII SMA/SMK)”, Tesis, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, 2016.

Peraturan pemerintah RI No. 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 43 ayat 5, lihat telkomuniversity.ac.id/wp-content/.../PP_No._32_Tahun_2013.pdf

Peraturan Menteri Agama RI No. 9 Tahun 2018 tentang Buku Pendidikan Agama

Pingel, Falk. UNESCO Guidebook on Textbook Research and Textbook

Revisiov. Paris: United Nations Educational, Scientific and Culture

Organization, 2010.

Rofi’ Usmani, Ahmad. Jejak-Jejak Islam. Yogyakarta: Bentang Pustaka, 2016.

(55)

Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 8 tahun 2016 tentang Buku yang digunakan oleh Satuan Pendidikan.

Soejono & Abdurrahman. Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan

Penerapan. Bandung: PT. Rieneka Cipta, 1999.

Sunarto dan Hartono A. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Syaodih, Nana. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008.

Thoriquttyas, Titis, “Analisis Buku Bahan Ajar Siswa Kelas X Untuk Madrasah Aliyah Dalam Perspektif Gender”, Tesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2015.

(56)

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1: Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI

Semester Ganjil

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1. Menerima dan

menjalankan ajaran agama yang dinutnya

1.1 Meyakini bahwa berdakwah adalah kewajiban setiap muslim

1.2 Menghayati nilai-nilai kepribadian dari para khalifah masa bani Umayah di Damaskus

1.3 Menyadari pentingnya sikap kebijaksanaan Khalifah Umar bin Abdul Azis dalam pemerintahan bani Umayah di Damaskus sebagai contoh bagi para pemimpin masa sekarang

1.4 Menghayati perilaku cinta ilmu pengetahuan dari Khalifah Umar bin Abdul Azis

1.5 Menghayati sikap keberanian dari Khalifah Walid bin Abdul Malik ketika terjadi proses Islamisi di Andalusia

2. Menghayati dan

2.2 Membiasakan bersikap sabar sebagaimana dicontohkan Khalifah al-Walid

2.3 Membiasakan perilaku kompetitif sebagaimana dicontohkan oleh Khalifah Muawiyah

2.4 Meneladani sikap toleran Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada saat interaksi dengan masyarakat

Figur

Tabel 3.1. Telaah dokumen aspek isi buku teks Sejarah Kebudayaan Islam
Tabel 3 1 Telaah dokumen aspek isi buku teks Sejarah Kebudayaan Islam . View in document p.30
tabel 3.2.
tabel 3.2. . View in document p.34
Tabel 3.2. Telaah dokumen aspek penyajian buku teks Sejarah Kebudayaan
Tabel 3 2 Telaah dokumen aspek penyajian buku teks Sejarah Kebudayaan . View in document p.34
Tabel 3.3. Telaah dokumen aspek bahasa buku teks siswa Sejarah
Tabel 3 3 Telaah dokumen aspek bahasa buku teks siswa Sejarah . View in document p.38
Tabel 3.5. Rekomendasi perbaikan Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan
Tabel 3 5 Rekomendasi perbaikan Buku Teks Siswa Sejarah Kebudayaan . View in document p.48
gambar, dan
gambar, dan . View in document p.49

Referensi

Memperbarui...