• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Reliabilitas Dan Daya Beda Aitem Uji Coba Alat Ukur Spiritualitas N %

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "1. Reliabilitas Dan Daya Beda Aitem Uji Coba Alat Ukur Spiritualitas N %"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1. Reliabilitas Dan Daya Beda Aitem Uji Coba Alat Ukur Spiritualitas

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 42 100.0

Excludeda 0 .0

Total 42 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .892 14 Item Statistics Mean Std. Deviation N item1 5.21 .520 42 item2 5.14 .521 42 item3 4.95 1.058 42

(2)

item4 5.05 .582 42 item5 5.02 .749 42 item6 5.12 .670 42 item7 5.21 .470 42 item8 5.12 .832 42 item9 4.62 1.168 42 item10 5.02 .975 42 item11 5.07 .867 42 item12 4.17 1.188 42 item13 3.79 1.317 42 item14 5.17 .762 42 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 63.45 58.107 .523 .889 item2 63.52 58.060 .527 .888 item3 63.71 51.136 .678 .880 item4 63.62 55.315 .793 .880 item5 63.64 53.747 .748 .879 item6 63.55 54.400 .776 .879 item7 63.45 57.815 .627 .887

(3)

item8 63.55 52.790 .747 .878 item9 64.05 52.242 .528 .889 item10 63.64 52.772 .621 .883 item11 63.60 54.296 .585 .885 item12 64.50 51.866 .540 .889 item13 64.88 53.132 .399 .900 item14 63.50 55.280 .587 .885 Scale Statistics Mean Variance Std. Deviation N of Items 68.67 62.520 7.907 14

2. Reliabilitas Dan Daya Beda Aitem Uji Coba Alat Ukur Kepuasan Hidup

Analisa 1

(4)

N %

Cases

Valid 42 100.0

Excludeda 0 .0

Total 42 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .704 20 Item Statistics Mean Std. Deviation N item1 1.86 .354 42 item2 1.81 .397 42 item3 1.95 .216 42

(5)

item4 1.50 .506 42 item5 1.48 .505 42 item6 1.79 .415 42 item7 1.98 .154 42 item8 2.00 .000 42 item9 1.69 .468 42 item10 1.48 .505 42 item11 1.93 .261 42 item12 1.88 .328 42 item13 1.64 .485 42 item14 1.93 .261 42 item15 1.83 .377 42 item16 1.76 .431 42 item17 1.60 .497 42 item18 1.98 .154 42 item19 1.71 .457 42 item20 1.93 .261 42 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted

(6)

item1 33.86 7.491 .532 .669 item2 33.90 7.747 .336 .687 item3 33.76 8.381 .177 .700 item4 34.21 8.124 .093 .716 item5 34.24 7.649 .266 .695 item6 33.93 7.434 .460 .673 item7 33.74 8.491 .149 .702 item8 33.71 8.648 .000 .706 item9 34.02 7.829 .229 .699 item10 34.24 7.844 .194 .704 item11 33.79 8.563 .011 .711 item12 33.83 7.459 .604 .665 item13 34.07 7.531 .331 .687 item14 33.79 8.270 .207 .698 item15 33.88 7.815 .328 .688 item16 33.95 8.144 .129 .708 item17 34.12 7.278 .419 .676 item18 33.74 8.393 .259 .698 item19 34.00 7.073 .562 .659 item20 33.79 8.368 .141 .703 Scale Statistics

(7)

Mean Variance Std. Deviation N of Items 35.71 8.648 2.941 20 Analisa 2 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .734 11 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted v01 7.4048 5.027 .658 .720 v02 7.4524 5.327 .389 .749 v05 7.7857 5.343 .256 .770 v06 7.4762 5.182 .446 .742 v09 7.5714 5.470 .232 .771 v12 7.3810 5.022 .727 .716 v13 7.6190 4.973 .457 .740

(8)

v15 7.4286 5.519 .303 .758 v17 7.6667 5.252 .307 .762 v18 7.2857 5.916 .343 .760 v19 7.5476 4.644 .682 .708 3. Uji Asumsi a. Uji normalitas SPIRITUALITAS Descriptive Statistics N Mean Std. Deviation Minimu m Maximu m SP 91 69.79 7.704 44 84

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test SP

(9)

N 91

Normal Parametersa,b

Mean 69.79 Std. Deviation 7.704 Most Extreme Differences Absolute .105 Positive .105 Negative -.073 Kolmogorov-Smirnov Z .998

Asymp. Sig. (2-tailed) .273 a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

KEPUASAN HIDUP Descriptive Statistics N Mean Std. Deviation Minimu m Maximu m VAR0000 1 91 7.65 1.702 4 11

(10)

VAR0000 1

N 91

Normal Parametersa,b

Mean 7.65 Std. Deviation 1.702 Most Extreme Differences Absolute .131 Positive .099 Negative -.131 Kolmogorov-Smirnov Z 1.252

Asymp. Sig. (2-tailed) .087

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

b. Uji linearitas

Case Processing Summary Cases

Included Excluded Total

N Percent N Percent N Percent KH *

SP

(11)

ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. K H * S P Between Groups (Combi ned) 81.576 27 3.021 .737 .807 Linearit y 34.541 1 34.541 8.428 .005 Deviati on from Linearit y 47.036 26 1.809 .441 .988 Within Groups 258.182 63 4.098 Total 339.758 90 Measures of Association

R R Squared Eta Eta Squared KH *

SP

(12)

4. Uji Hipotesa Variables Entered/Removeda Mode l Variables Entered Variables Removed Method 1 SPb . Enter a. Dependent Variable: KH b. All requested variables entered.

Model Summary Model R R Squ are Adjust ed R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics R Square Chang e F Change df1 df2 Sig. F Chan ge 1 .31 9a .102 .092 1.852 .102 10.072 1 89 .002 a. Predictors: (Constant), SP

(13)

ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 34.541 1 34.541 10.072 .002b Residual 305.217 89 3.429 Total 339.758 90 a. Dependent Variable: KH b. Predictors: (Constant), SP Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 1.783 1.779 1.002 .319 SP .080 .025 .319 3.174 .002 a. Dependent Variable: KH

(14)

5. Alat ukur penelitian

No.

SKALA PSIKOLOGI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2014

(15)

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Dengan hormat,

Sehubungan dengan persyaratan untuk menyelesaikan Pendidikan Sarjana di F.Psikologi USU, saya akan mengadakan penelitian mengenai Pensiunan. Untuk itu, saya memerlukan kerjasama dan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini.

Kuesioner ini terdiri dari dua bagian, kuesioner I berisi 15 pernyataan dan kuesioner II berisi 11 pernyataan. Setiap orang dapat mempunyai jawaban yang berbeda sesuai kondisi masing-masing.

Oleh karena itu, SEMUA JAWABAN ADALAH BENAR.

Jawaban Anda akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan penelitian ini saja.

Bantuan dan partisipasi Anda sangat besar artinya bagi keberhasilan penelitian ini. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(16)

KUESIONER I

No

Pernyataan

Sering

sekali

perharinya

Setiap

hari

Hampir

setiap

hari

Beberapa

hari

Sekali

sekali

Tidak

pernah

atau

hampir

tidak

pernah

1. Saya merasa Tuhan mendampingi/ menyertai saya

2.

Saya merasa dekat dengan Tuhan

3.

Ketika melakukan ibadah (berdoa, sembahyang, pelayanan,

dsb), saya merasa sangat bahagia/ sukacita sehingga beban

hidup terasa lebih ringan

4.

Saya menemukan kekuatan dalam keyakinan

yang saya anut

5.

Saya menemukan rasa damai dalam keyakinan

yang saya anut

6.

Saya merasakan ketenangan jiwa saat saya beribadah

(berdoa, sembahyang, pelayanan, dsb)

7.

Saya memohon bantuan Tuhan dalam aktivitas sehari-hari

8.

Saya merasa Tuhan mengasihi dan menyayangi saya

9.

Menurut saya, kasih sayang orang lain terhadap saya

(17)

No

Pernyataan

Sering

sekali

perharinya

Setiap

hari

Hampir

setiap

hari

Beberapa

hari

Sekali

sekali

Tidak

pernah

atau

hampir

tidak

pernah

10. Melihat betapa luar biasanya ciptaan Yang Maha Kuasa

membuat iman saya menjadi lebih kuat

11. Saya bersyukur atas berkat yang saya terima

12. Saya memiliki kepedulian kepada orang lain tanpa pamrih

13. Saya mampu mentoleransi orang yang berbuat salah pada

saya

14. Saya berkeinginan untuk lebih dekat lagi dengan Tuhan

No Pernyataan Tidak Dekat

Sama Sekali

Agak Dekat Cukup Dekat Sangat Dekat

(18)

KUESIONER II

No. Pernyataan Setuju Tidak

setuju

1.

Segalanya menjadi lebih baik

seiring bertambahnya usia saya

2.

Saya telah mengalami banyak

perubahan positif dalam hidup

saya dibandingkan orang lain

3.

Sebenarnya, hidup saya bisa lebih

bahagia daripada sekarang

4.

Saat ini merupakan masa terbaik

dalam hidup saya

5.

Semua hal yang saya kerjakan

selalu terasa menarik

6.

Saya merasa cukup puas dengan

kehidupan saya selama ini

No. Pernyataan Setuju Tidak

setuju

7.

Saya tidak ingin mengubah apapun

yang terjadi di masa lalu saya

meskipun saya bisa

8.

Penampilan saya terlihat jauh lebih

baik dibandingkan orang-orang

seumuran saya

9.

Kalau mengingat kembali

kehidupan saya, banyak hal-hal

penting yang gagal saya capai

10. Saya lebih sering mengalami

keterpurukan dalam hidup

dibandingkan orang lain

11. Saya telah mencapai apa yang saya

inginkan dalam hidup

(19)

IDENTITAS DIRI

Isilah titik-titik di bawah ini, beri

tanda silang (X)

pada kotak yang sesuai dengan diri Anda dan coret yang tidak perlu pada

tanda bintang (*)

1.

Usia

: ….. tahun

2.

Jenis kelamin

: Laki-laki / Perempuan (*)

3.

Suku

:  Toba

 Karo

 Mandailing

 Angkola

 Aceh

 Minangkabau  Simalungun

 Pakpak

 Nias

 Jawa

 Melayu

 dll ……… (sebutkan)

4.

Agama

:  Islam

Kristen

 Katolik

 Hindu

 Budha

 Konghucu

 Agama / kepercayaan lain, sebutkan………

5.

Kapan pensiun

: ……..tahun, ……..bulan

6.

Tempat bekerja sebelum pensiun

:

PNS, sebutkan ……….

Swasta, sebutkan ……….

BUMN, sebutkan ……….

7.

Jabatan sebelum pensiun

:

8.

Status pernikahan

:

 Menikah

Duda/Janda

 Bercerai

(20)

9.

Status Tempat Tinggal

:

Tinggal di rumah sendiri

 Hak milik sendiri

 Sewa

 Tinggal di rumah anak

 Tinggal di rumah saudara

 dll, sebutkan ……….

10.

Pendidikan terakhir

:

 SLTP (SMP, MTS, dll)

 S1

 SLTA (SMA, SMK, MAN, dll)

 S2

 D-3 / D-4

 S3

11.

Status Kesehatan Saat ini

Referensi

Dokumen terkait

Pekerjaan yang saya lakukan terkait dengan apa yang saya anggap penting dalam kehidupan saya.. Hampir setiap hari saya tidak sabar untuk segera pergi ke

Saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika ilmu yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan

Jika orang Batak Toba disekitar saya sedang dalam kesulitan,.. saya akan

Benda uji untuk uji kekuatan setiap mutu beton yang dicor setiap hari harus diambil dari tidak kurang dari sekali sehari, atau tidak kurang dari sekali untuk setiap 110 m3.. beton,

Dalam menghadapi situasi demikian, anda diminta untuk menilai seberapa jauh pernyataan-pernyataan di bawah ini sesuai dengan diri anda, atau menggambarkan diri anda

Semua perilaku yang tercantum dalam kuesioner ini dilakukan berdasarkan inisiatif sendiri dan kerelaan hati tanpa ada paksaan dari siapapun juga, tidak termasuk dalam

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,