• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Bersih Triwulan I 2012 Sebesar Rp 207,7 Miliyar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Bersih Triwulan I 2012 Sebesar Rp 207,7 Miliyar"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

UNTUK SEGERA DISIARKAN

Keterangan lebih lanjut, hubungi: Abrun Abubakar, Sekretaris Korporat Tel : +62 21 2352 8000

Fax: +62 21 344 4012 Email: [email protected] www.timah.com

PT Timah (Persero) Tbk Membukukan Laba Bersih Triwulan I 2012

Sebesar Rp 207,7 Miliyar

Jakarta, 30 April 2012

– PT Timah (Persero) Tbk hari ini melaporkan kinerja operasi dan Laporan Keuangan Konsolidasi PT Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak yang tidak diaudit untuk periode yang berakhir 31 Maret 2012. Dalam laporan tersebut, Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp207,7 miliyar, 41% lebih rendah dibandingkan laba bersih tahun lalu pada periode yang sama yaitu Rp354,7 miliyar. Hal ini menyebabkan turunnya laba bersih per saham dari Rp71,- per saham pada triwulan pertama 2011 menjadi Rp41,- per saham pada triwulan pertama tahun ini.

Harga Timah

Kinerja Operasi

Volume penjualan logam timah selama triwulan pertama 2012 mengalami kenaikan sebesar 13% dari 7.992 Mton pada triwulan pertama 2011 menjadi 9.022 metrik ton.

Produksi logam mengalami penurunan dari 8.503 metrik ton pada triwulan pertama 2011 menjadi 6.842 metrik ton pada triwulan pertama 2012, atau 20% lebih rendah. Sedangkan total produksi bijih timah selama triwulan pertama 2012 juga mengalami penurunan sebesar 9%, dari 8.129 ton Sn pada triwulan pertama 2011 menjadi 7.402 ton Sn pada triwulan pertama 2012. Faktor yang mempengaruhi turunnya produksi bijih adalah karena faktor cuaca.

Produksi bijih dari tambang laut meningkat menjadi sebesar 4.308 ton sn atau 24% lebih tinggi dari produksi laut pada periode yang sama tahun 2011 yaitu sebesar 3.476 ton. Produksi bijih dari penambangan darat yang dihasilkan selama periode triwulan pertama 2012 mengalami penurunan dari 4.653 ton Sn pada triwulan I tahun 2011 menjadi 3.099 ton Sn atau 33% lebih rendah.

Turunnya laba bersih tersebut terutama disebabkan karena menurunnya harga rata-rata logam timah dunia seiring dengan meningkatnya suplai timah dari negara produsen timah di Asia selain Indonesia. Harga tertinggi logam timah dunia adalah US$25.650/Mton, yaitu pada tanggal 8 Februari 2012 dan terendah adalah US$19.415/Mton pada tanggal 5 Januari 2012 dengan harga rata-rata selama triwulan pertama 2012 sebesar US$ 22.941/Mton.

Sedangkan harga rata-rata yang diterima perseroan selama triwulan pertama 2012 adalah US$23.101/Mton lebih rendah 22% dari harga rata-rata tahun lalu pada periode yang sama yaitu sebesar US$29.695/Mton. Sementara nilai tukar rata-rata Dolar AS terhadap Rupiah yang diterima oleh Perseroan adalah 2% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari Rp8.939,- menjadi Rp9.084,- per Dolar AS.

(2)

Kinerja Keuangan

Pendapatan dari penjualan selama triwulan pertama 2012 adalah sebesar Rp2.172,9 milyar atau 3% lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp2.248,9 milyar.

Beban pokok pendapatan mengalami kenaikan sebesar 7% yaitu menjadi Rp 1.720,2 milyar dari yang sebelumnya Rp 1.604,5 milyar pada periode yang sama tahun lalu.

Jumlah Aset Perseroan adalah Rp 6.465,0 milyar turun sebesar 2% dari Jumlah Aset tahun lalu yaitu Rp 6.569,8 milyar.

Liabilitas Perseroan mencapai Rp 1.658,6 milyar lebih rendah 16% dari tahun lalu sebesar Rp 1.972,0 milyar. Penurunan penggunaan kredit dari perbankan cukup berkontribusi terhadap penurunan liabilitas perseroan.

Ekuitas mengalami peningkatan sebesar 5% menjadi sebesar Rp 4.806,4 milyar sehubungan dengan jumlah yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Kinerja Saham Timah (TINS)

Selama triwulan 1 2012, harga saham timah bergerak pada harga terendah Rp1.660,- dan harga tertinggi sebesar Rp2.025,- per lembar saham dengan harga rata–rata sebesar Rp1.858,- per lembar saham. Kapitalisasi pasar pada akhir triwulan I 2012 adalah Rp 9,4 triliyun dengan jumlah saham beredar 5.033 milyar lembar saham.

Terlampir ikhtisar kinerja operasi, laporan laba-rugi, neraca dan arus kas konsolidasi PT Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak yang tidak diaudit untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012

***akhir siaran pers***

*) Laporan Keuangan Konsolidasian PT Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak yang tidak diaudit untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011, juga tersedia di Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM), Gedung Bursa Efek Indonesia.

(3)

PT. Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak

Ikhtisar Unjuk Kerja Triwulan I Tahun 2012 dan 2011

Triwulan I 2012 2011 Produksi Pemindahan tanah - m3 - Darat 775.600 894.568 - Laut 9.180.242 7.252.767 Total 9.955.842 8.147.335

Produksi bijih timah – ton

- Darat 3.099 4.653

- Laut 4.308 3.476

Total 7.407 8.129

Produksi logam – Mton 6.842 8,503

Penjualan

Penjualan logam timah – Mton 9.022 7.992

Persediaan

- Bijih – ton 1.087 1.035

- Terak – ton 6.199 6.002

- Logam – Mton 4.163 3.265

- Tin Solder – Mton 276 108

Parameter kinerja

Kurs akhir periode - Rp / US$ 9.180 8.709

Kurs rata-rata - Rp / US$ 9.084 8.939

Harga rata-rata - US$/Mton 23.101 29.695

Harga Pokok Produksi Logam - US$/Mton 18.387 22.320

Harga Pokok Usaha - US$/Mton Timah 20.047 22.725

Harga Pokok Usaha (Kas) - US$/Mton 18.979 22.002

(4)

PT. Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian

Untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011 (Dalam Miliyar Rupiah, kecuali laba per saham dalam rupiah penuh)

Triwulan I 2012 2011 Penjualan bersih 2.172,9 2.248,9 Persediaan awal 1.891,0 1.437,4 Biaya produksi 1.513,2 1.659,1 Persediaan akhir 1.586,5 1.608,6

Harga Pokok Pendapatan Non Timah 207,0 116,5

Harga Pokok Pendapatan 1.720,2 1.604,5

Laba Kotor 452,7 644,3

Beban penjualan 15,1 14,5

Beban administrasi dan umum 137,2 156,7

Pendapatan Bunga 6,5 9,9

Beban bunga dan keuangan (6,4) (5,2)

Laba selisih kurs, bersih 5,2 (21,4)

Lain-lain 4,2 3,2

Beban eksplorasi - -

Bagian Laba (rugi) perusahaan asosiasi (13,4) 12,7

Laba sebelum pajak 296,6 472,3

Beban Pajak (88,8) (117,6)

Laba Periode Berjalan 207,7 354,7

Pendapatan Komprehensif Lain setelah Pajak

Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan 1,1 (3,8)

Kenaikan/(penurunan) belum direalisasi atas efek (0,3) (0,1)

Selisih transaksaksi perubahan ekuitas perusahaan

- Asosiasi

Total Pendapatan Komprehensif Periode Berjalan 208,6 350,7

Laba yang dapat diatribusikan kepada:

Pemilik Entitas Induk 207,7 354,7

Kepentingan non Pengendali 0,009 0,001

207,7 354,7

Laba Komprehensif yang diatribusikan kepada:

Pemilik Entitas Induk 208,6 350,7

Kepentingan non Pengendali 0,009 0,001

208,6 350,7

EBITDA 383,9 538,7

Laba bersih per saham 41,3 70,5

Rasio-rasio

Laba kotor : penjualan - % 21% 29%

Laba usaha : penjualan - % 14% 21%

(5)

PT. Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

31 Maret 2012, 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 (Dalam Miliyar Rupiah)

31-Mar-12 31-Mar-11 31 Dec 2011

Aset Lancar

Kas dan setara kas 737,7 843,3 659,6

Investasi jangka pendek 8,4 1,6 8,5

Piutang usaha 596,3 746,8 505,3

Piutang lain-lain 73,6 87,3 77,6

Persediaan timah 1.586,5 1.092,4 1.891,0

Persediaan non timah 559,4 398,8 556,4

Pajak dibayar di muka 988,2 548,5 888,6

Uang muka dan biaya dibayar di muka 53,8 53,1 44,5

Jumlah Aset Lancar 4.603,8 4.280,6 4.631,4

Aset tidak lancer

Persediaan, setelah dikurangi bagian lancer - - -

Piutang hubungan istimewa 1,0 0,8 0,9

Piutang tidak lancar lainnya 0,2 2,0 0,5

Investasi pada perusahaan asosiasi 115,2 133,9 127,4

Aset Pajak Tangguhan, bersih 50,2 50,5 50,1

Aset Tetap

Harga Perolehan Aktiva Tetap

3.843,1 3.376,7 3.790,5

Akumulasi Penyusutan

(2.343,2) (2.033,0) (2.272,4)

Penyisihan kerugian penurunan nilai

(2,6) (2,6) (2,6)

Aset lain-lain

197,3 177,9 243,9

Jumlah Aset Tidak Lancar 1.497,3 1.706,3 1.515,6

Jumlah Aset 6.465,0 6.074,1 6.569,8

Liabilitas Jangka Pendek

Pinjaman jangka pendek 275,4 141,0 643,7

Hutang usaha 283,0 273,8 302,3

Hutang pajak dan royalty 114,8 146,1 89,1

Hutang lain-lain 434,4 499,8 386,9

Jumlah Liabilitas Lancar 1.107,6 1.060,8 1.422,0

Liabilitas Jangka Panjang

Liabilitas pajak tangguhan 2,8 2,7 3,4

Liabilitas pensiun dan imbalan

pasca masa kerja lainnya 286,4 280,7 290,8

Penyisihan biaya dan rehabilitasi lingkungan 261,9 176,1 255,9

Jumlah Liabilitas Tidak Lancar 551,0 459,5 550,0

Bagian dari Pemilik Saham Minoritas 0,3 0,3 0,3

Ekuitas 4.806,4 4.553,8 4.597,5

(6)

PT. Timah (Persero) Tbk dan Entitas Anak

Laporan Arus Kas Konsolidasian

Untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2012 dan 2011

(Dalam Miliyar Rupiah)

Triwulan I

2012 2011

Kegiatan Operasi :

Penerimaan dari pelanggan 2.112,0 2.351,7

Pengeluran kas kepada pemasok (1.127,8) (1.527,4)

Pembayaran iuran pension (16,6) (14,9)

Kas dari kegiatan operasi 792,0 655,3

Penerimaan bunga 10,3 34,0

Pembayaran bunga (16,6) (14,9)

Restitusi pajak 4,8 8,5

Pembayaran pajak dan royalty (294,0) (293,6)

Jumlah kas bersih kegiatan operasi: 496,5 389,2

Kegiatan Investasi :

Pembelian aktiva tetap (44,2) (91,7)

Arus kas keluar untuk akuisisi - -

Penjualan aktiva tetap - -

Penerimaan uang jaminan kesungguhan - -

Jumlah kas bersih kegiatan investasi (44,2) (91,7)

Kegiatan Pendanaan :

Kenaikan pinjaman jangka pendek, bersih (460,7) (290,7)

Penambahan hutang bank 92,6

Pembayaran Bunga (7,4) (4,7)

Jumlah kas bersih kegiatan pendanaan (375,6) (295,4)

Kenaikan/(penurunan) kas 76,7 2,0

Kas dan setara kas awal periode 659,6 844,2

Pengaruh perubahan kurs mata uang asing atas

kas dan setara kas 1,5 (3,0)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja karyawan di PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru, baik secara secara

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa analisa besi dengan menggunakan pereduksi natrium tiosulfat dan pengompleks 1,10-fenantrolin pada

Setelah semua data lulusan mahasiswa Fakultas Teknik tahun 2013 sampai 2015 didapatkan dengan jumlah 466 record, setelah data diseleksi sesuai dengan atribut yang akan

Faktor risiko yang berpengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat adalah asupan karbohidrat yang tinggi (p=0,028;OR=4,36), sedangkan asupan kafein tinggi tidak memiliki

Leukemia limfositik kronik yang terdiri dari 1 kasus menunjukkan gambaran laboratorium berupa anemia sedang, leukositosis, trombositopenia, gambaran eritrosit

Dan dalam beberapa waktu terakhir ini informasi kegitan yang didapat oleh wali murid di SD Muahammadiyah 15 surabaya masih kurang salah satunya dalam penyelenggaraan diskusi,

Pada penelitian lain, untuk mengetahui akibat pencemaran oleh debu batugamping terhadap vegetasi pada kondisi alami, Brandt dan Rhoades (1972) dalam Hesaki (2004)

Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.. Tindakan