BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem
2.1.1. Pengertian Sistem
Menurut (Utomo, Sakuroh, & Yulinar, 2018:108) ”Sistem adalah suatu himpunan suatu benda nyata atau abstrak ( a set of thing) yang berdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan,, saling mendukung yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan ( unity ) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif ”
Menurut (Vincent, Surakarta, & Surakarta, 2020:3) “Sistem terdiri dari struktur dan proses, struktur sistem merupakan unsur-unsur yang membetuk sistem tersebut, setiap sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar (suprasistem) dan terdiri dari berbagai sistem yang lebih kecil (subsistem)”.
2.1.2. Pengertian Website
Menurut (Sularno, Anggraini, P, Razi, 2019:42), Website atau sering disingkat dengan istilah situs adalah sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait, terkadang disertai pula dengan berkas-berkas gambar, video, atau jenisjenis berkas lainnya. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di internet disebut pula sebagai WWW. Sebuah halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis HTML, atau
XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
1. Definisi Internet
Menurut (Sularno, Anggraini, P, Razi, 2019:42) Internet (kependekan dari
interconnection-networking) adalah Jaringan komputer yang menghubungkan antar
jaringan secara global, internet dapat juga disebut jaringan dalam suatu jaringan yang luas. Seperti halnya jaringan computer local maupun jaringan computer area, internet juga menggunakan protokol komunikasi yang sama yaitu Transmission Control Protocol/Internet
Protocol Suite (TCP/IP).
2. Web Server
Menurut (Sularno, Anggraini, P, Razi, 2019:42), “Web server adalah sebuah komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Secar bentuk fisik dan cara kerjanya, perangkat keras web server tidak berbeda denga computer pada umumnya. Yang membedakan adalah kapasitas dan kapabilitasnya. Perbedaantersebut karena web server bekerja sebagai penyedia layanan yang diakses oleh banyak pengguna, sehingga dibutuhkan kapasitas dan kapabilitas yang besar dibanding PC”.
3. Xampp
Menurut (Gea & Masalah, 2018:164) “XAMPP merupakan perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, dan merupakan kompilasi dari beberapa program”.
4. Web Browser
Menurut (Sularno, Anggraini, P, Razi, 2019:42), “Web browser adalah aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk mengambil dan menyajikan sumber informasi web. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan Pengidentifikasi Sumber Seragam
(Uniform Resource Identifier) yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya “.
2.1.3. Pengertian Basis Data
Menurut (Astuti, 2018:75) Basis data (Database) dapat dipahami sebagai “suatu kumpulan data terhubung (interrelated data) yang disimpan secara berama-sama pada suatu media”, tanpa suatu kerangkapan data (kalaupun ada maka kerangkapan data tersebut harus seminimal mungkin dan terkontrol (controlled redundancy), data disimpan dengan cara-cara tertentu, sehingga mudah untuk digunakan/atau ditampilkan kembali, dan dapat digunakan oleh suatu atau lebih program aplikasi secara optiomal.
Menurut (Mohammad Syamsul Aziz, 2018) basis data merupakan “kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi), untuk memenuhi berbagai kebutuhan”.
Menurut (Prastomo, 2017:306) “Database adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan”.
1. MySQL (My Structured Query Langguage)
Menurut (Gea & Masalah, 2016:164) MySql merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Structured Query language) atau DBMS (Database
Management Sytem) yang multi tread, multi user, dengan sekitar 6 juta instalasi diseluruh
dunia.
Menurut (Ivan Pramono, 2019:2) “MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis. Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat
lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya”.
2. PHP
Menurut (Rifai & Yuniar, 2019:2) PHP adalah bahasa pemograman yang dijalankan melalui halaman web, umumnya digunakan untuk mengolah informasi di internet”. Sedangkan dalam pengertian lain PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source atau gratis. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML
embedded scripting).
3. XAMPP
Menurut (Gea & Masalah, 2016:164) “XAMPP merupakan perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, dan merupakan kompilasi dari beberapa program”.
2.1.4. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Menurut (Frieyadie, 2019:160) Model yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model waterfall yang terbagi menjadi lima tahapan, yaitu:
Gambar II.1 Ilustrasi model Waterfall
1. Analisis kebutuhan perangkat lunak
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara insentif, mulai dari teknik pengumpulan data secara langsung atau observasi yang dilakukan penulis untuk mengamati proses penjualan pada Toko Kosmetik. Dengan analisis kebutuhan sistem, diharapkan sistem yang akan dibangun dapat diuraikan secara detail menjadi komponen dasar dengan tujuan identifikasi, mengevaluasi permasalahan dan kebutuhan yang diharapkan, dan analisis ini juga dilakukan untuk menjamin bahwa sisytem yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dari obyek.
2. Desain
Dalam tahap selanjutnya dilakukan perancangan pembuatan model dari sistem dengan cara merancang perangkat lunaknya seperti UML, ERD, merancang input dan outputnya, merancang database dan web design atau interfacenya..
3. Pengkodean
Pada tahap ini hasil dari fase-fase sebelumnya dituangkan dalam penulisan kode-kode dengan menggunakan bahasa pemrograman yang dapat dimengerti oleh komputer. Hasil dari design atau perancangan mulai diterjemhkan ke dalam bahasa mesin melalui bahasa pemrograman salah satunya yaitu bahasa PHP.
4. Pengujian
Pengujian merupakan tahap kritis dari jaminan perangkat lunak dalam mempresentasikan apakah sistem sudah benar dan sesuai kebutuhan. Dilakukan setelah kode program selesai dibuat dan program dapat berjalan.
5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)
Pada tahap ini, merupakan tahap pemeliharaan atau maintenance terhadap aplikasi yang ada. Pemeliharaan secara rutin meliputi penataan ulang database, melakukan backup dan update data.
2.1.5. Pengertian Ice Batu
Menurut (Evi Nurmalasari, Sri Yuliawati, Nissa Kusariana, 2019:142) “Ice batu merupakan massa padat yang dihasilkan dari air yang membeku akibat suhu yang sangat rendah yaitu dibawah 0ºC. Ice batu digunakan masyarakat sebagai campuran minuman untuk dikonsumsi dan juga digunakan untuk mempertahankan atau mengawetkan kesegaran produk pangan seperti mengawetkan daging, ikan, udang, buah-buahan, sayur-sayuran dan sebagainya. Ice batu memiliki berbagai macam bentuk yaitu Ice batu balok, Ice batu kristal, dan Ice batu kemasan plastik”.
Menurut (Hadi, Bahar, & Semiarti, 2019:119) “Ice batu merupakan produk pelengkap yang sering disajikan bersama minuman dingin dan dianggap aman untuk dikonsumsi.Dalam masyarakat, ice batu dikenal sebagai air yang dibekukan.Pembekuan ini terjadi bila air didinginkan di bawah 0º C. Air yang digunakan dalam pembuatan es batu haruslah air yang higienis dan memenuhi standar sanitasi”.
2.1.6. Ice Kristal
Menurut (Sinaga, 2017:41) “Ice kristal adalah ice yang berbentuk pipa dan bolong ditengahnya. Proses pembuatan dilakukan menggunakan mesin pembeku, ice yang sudah dibekukan akan dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil. Ice kristal biasanya sering digunakan sebagai bahan pendingin maupun penyegar minuman.”
2.1.7. Pengertian Pemesanan Es batu Kristal
Menurut (Dhika, 2019:263) “Pemesanan adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh konsumen sebelum membeli. Pemesanan memiliki arti yang luas tergantung objek
apa yang dituju. Dalam penelitian ini pengertian pemesanan adalah suatu proses yang dilakukan pelanggan pabrik untuk memesan Ice batu kristal yang tersedia di daftar menu.
2.2. Teori Pendukung
2.2.1. Entity Relationship Diagram
A. Definisi Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut (Tabrani, 2018:35) “Model Entity Relationalship merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa
realworld terdiri dari object dasar yang mempunyai hubungan atau relasi antar object-object tersebut”.
Menurut (Abdussomad, 2018:8) mengemukakan bahwa “Model Entity-Relationship yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Diagram
Entity-Relationship”.
Menurut (Mohammad Syamsul Aziz, 2018) “ERD adalah bentuk paling awal dalam melakukan perancangan basis data relasional”.
ERD merupakan suatu model yang menjelaskan hubungan antar data dalam basis data
berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan sebagai berikut:
Entitas Digambarkan dengan kotak persegi panjang dan digunakan untuk menunjukkan sekumpulan orang, tempat, objek atau konsep dan sebagainya yang menunjukkan dimana data dicatat atau disimpan.
b. Atribut
Digambarkan dengan bentuk elips. Atribut menunjukkan karakteristik dari tiap entitas atau sesuatu yang menjelaskan entitas atau hubungan. Sehingga atribut dikatakan elemn dari entitas dan relasi. Dari setiap atribut entitas terdapat satu atribut yang dijadikan sebagai kunci (key). Beberapa jeni kunci tersebut antara lain: Primary key, Candidate key,
Composite key, Secondary key, Alternate key dan Foreign key
c. Hubungan atau Relasi
Digambarkan dengan kotak berbentuk diamond atau belah ketupat dengan garis yang menghubungkan ke entitas yang terkait. Maka relationship diberi nama dengan kata kerja. Hubungan atau relasi menunjukkan abstraksi dari sekumpulan hubungan yang mengaitkan antara entitas yang berbeda.
d. Tingkat hubungan
Entity Relation Diagram (ERD) juga menunjukkan tingkat hubungan yang terjadi.
Sumber : Menurut (Pratama & Ropianto, 2019:11)
Gambar II. 2. Contoh Entity Relation Diagram Perpustakaan
B. Definisi Logical Record Structured (LRS)
Menurut (Nurhayati, Schaduw, & Anwar, 2018:41) “LRS merupakan transformasi dari penggambaran ERD dalam bentuk yang lebih jelas dan mudah untuk dipahami. Logical
Record Structured (LRS) adalah representasi dari struktur record-record pada tabel-tabel
yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas. Menentukan kardinalitas, jumlah tabel, dan ForeignKey (FK)”.
Berikut adalah cara membentuk skema database atau LRS (Logical Record
Strutured) berdasarkan Entity Relationship Diagram:
a. Jika relasinya satu-ke-satu (one to one), maka foreign key diletakan pada salah satu dari dua entitas yang ada tau menyatukan kedua entitas tersebut.
b. Jika relasinya satu-ke-banyak (one to many), maka foreign key diletakan pada entitas
many.
c. Jika relasinya banyak-ke-banyak (many to many), maka dibua “file konektor” yang berisi dua foreign key yang berasal dari kedua entitas.
Sumber : Menurut (Pratama & Ropianto, 2019:12)
Gambar II. 3. Contoh Logical Record Structure Perpustakaan 2.2.2. Unified Modelling Language
A. Definisi Unified Modeling Language (UML)
Menurut (Widodo, Farwanto, Informasi, & Informasi, 2019:) UML yang merupakan sintesis dari tiga metode analisis dan perancangan berbasis objek serta ditambah dengan keunggulan metode-metode berorientasi objek lainnya (Fushion, Shlaer-Mellon,
CoadYourdon) yang juga disintesiskan dalam UML menawarkan pendekatan yang
cukup baik yang sudah digunakan di industri perangkat lunak. Adapaun simbol-simbol
Unified Modelling Language (UML) adalah sebagai berikut:
Activity diagram adalah teknik untuk mendiskripsikan logika prosedural, proses bisnis
dan aliran kerja dalam banyak kasus. Berikut ini adalah daftar simbolsimbol yang digunakan pada Diagram aktifitas (Activity Diagram).
Berikut contoh Aktiity Diagram :
Sumber : Menurut (Hendini, 2018:113)
Gambar II. 4. Contoh Aktivity Diagram Transaksi Penjualan b. Diagram Use Case (Use Case Diagram)
Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. Use Case Diagram merupakan inti fungsionalitas koheren yang diekspresikan sebagai
transaksitransaksi yang terjadi antara aktor dan sistem.
Sumber : Menurut (Hendini, 2018:112)
Gambar II. 5. Contoh Use Case Diagram Sistem Informasi Monitoring Penjualan dan Stok Barang
c. Diagram Kelas (Class Diagram)
Class diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika di instansi akan menghasilkan
sebuah obyek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi obyek.
Class menggunakan keadaan (atribut atau properti) suatu sistem, sekaligus
menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metode atau fungsi). Kelas memiliki tiga area pokok yaitu : Nama (stereotype), Atribut dan Metode. Atribut dan Metode dapat memiliki salah satu sifat berikut:
2) Protected, hanya dapat dipanggil oleh kelas yang bersangkutan dan anak-anak yang mewarisinya.
3) Public, dapat dipanggil oleh siapa saja.
Berikut contoh Class Diagram :
Sumber : Menurut (Hendini, 2018:115)
Gambar II. 6. Contoh Class Diagram Penjualan
Sequence Diagram adalah menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan
mendeskripsikan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan dan diterima antar objek.
Berikut contoh Sequence Diagram :
Sumber : Menurut (Hendini, 2018:114)