• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

2.1 Data

Menurut Connolly dan Begg (2010:70), data merupakan komponen yang paling penting dalam Database Management System (DBMS), berasal dari sudut pandang dari end-user. Data berperan sebagai penghubung antara mesin dengan pengguna.

2.2 Database

Database adalah sebuah kumpulan data yang terhubung secara logis beserta

deskripsinya, didesain untuk memenuhi kebutuhan informasi dalam suatu organisasi. (Connolly, 2010:65)

2.3 Database Management System (DBMS)

DBMS adalah suatu sistem software yang memperbolehkan user untuk mengontrol akses data dalam suatu database. (Connolly, 2010:66)

DBMS berinteraksi dengan program aplikasi user serta database dan menyediakan fasilitas berikut:

1. Memperbolehkan user untuk mendefinisikan database melalui Data Definition Language (DDL).

2. Memperbolehkan user untuk memanipulasi dan mengambil data dari database melalui Data Manipulation Language (DML).

3. Menyediakan akses yang terkontrol ke database seperti :

a. Sistem Keamanan yang mencegah akses database dari pengguna tak berwenang

b. Sistem Integritas yang menjaga konsistensi data.

c. Sistem kontrol konkurensi yang memperbolehkan pembagian akses database.

(2)

d. Sistem kontrol recovery yang mengembalikan keadaan database ke keadaan terakhir yang konsisten apabila terjadi kegagalan dalam hardware atau software.

e. Katalog yang dapat diakses oleh user di mana berisi deskripsi data yang ada di dalam database.

2.4 Komponen DBMS

Komponen Database Management System (DBMS) terdiri dari 5 komponen penting, yaitu:

Gambar 2.1 Komponen Database (Sumber: Connolly, 2010: 68)

1. Hardware

Hardware dapat beriksar dari sebuah computer hingga sebuah jaringan

computer. Hardware yang dibutuhkan tergantung dengan DBMS apa yang digunakan serta keperluan organisasi. (Connolly, 2010:69)

2. Software

Software terdiri dari Software DBMS, program aplikasi beserta system

operasinya, dan software jaringan jika DBMS digunakan dalam suatu jaringan komputer. (Connolly, 2010:70)

3. Data

Data merupakan komponen terpenting di dalam DBMS. Data berfungsi

sebagai jembatan antara komponen mesin dan komponen manusia. Struktur suatu database disebut dengan nama skema. (Connolly, 2010:70)

4. Procedures

Prosedur mengacu pada instruksi dan peraturan yang mengatur perancangan dan penggunaan database. User serta pegawai yang mengatur database

(3)

membutuhkan prosedur yang terdokumentasi tentang bagaimana menggunakan atau menjalankan sistem.

Prosedur terdiri dari instruksi tentang : 1. Cara masuk ke dalam DBMS.

2. Cara menggunakan fasilitas DBMS tertentu atau program aplikasi. 3. Memulai dan menghentikan DBMS.

4. Menangani kesalahan hardware atau software. 5. People

Komponen ini terdiri dari :

1. Database Administrator: orang yang bertanggung jawab dalam realisasi fisik suatu database termasuk desain, keamanan, control akses, dan implementasi database serta memastikan performa aplikasi yang memuaskan untuk user. (Connolly, 2010:72)

2. Data Administrator: orang yang bertanggung jawab dalam pengaturan sumber data termasuk perencanaan database serta pemeliharaan standar, kebijaksanaan dan prosedur database. (Connolly, 2010:72)

3. Pengembang aplikasi: orang yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengimplementasikan program aplikasi database untuk end-user. (Connolly, 2010:73)

4. End-Users: klien dari database. (Connolly, 2010:73)

2.5 Konsep Dasar Informasi

2.5.1 Penengertian Informasi

Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data yang sudah memiliki nilai tambah (Tata Sutabri, 2012). Informasi dapat dikelompokan menjadi tiga bagian, yaitu :

a. Informasi Strategis. Informasi ini dipakai untuk mengambil keputusan jangka panjang, yang mencangkup informasi eksternal, rencana perluasan perusahaan, dan lain sebagainya.

(4)

b. Informasi Taktis. Informasi ini dibutuhkan untuk mengambil keputusan jangka menengah, seperti informasi tren penjualan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun rencana penjualan.

c. Informasi Teknis. Informasi ini dibutuhkan untuk keperluan operasional sehari-hari atau jangka pendek, seperti persediaan stok, retur penjualan, dan lain sebagainya.

2.6 System Development Life Cycle (SDLC)

System Development Life Cycle (SDLC) merupakan keseluruhan proses

membangun, menjalankan, menggunakan, dan memperbarui suatu system informasi (Satzinger, 2010:38). SDLC ditujukan untuk membuat sebuah aplikasi atau sistem baru ataupun untuk melakukan perbaikan terhadap aplikasi atau sistem yang telah ada.

SDLC memiliki berbagai macam model yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan dari aplikasi atau sistem yang akan dibangun. Salah satu model yang paling sederhana, paling klasik, dan sering digunakan adalah waterfall

model.

2.6.1 Waterfall Model

Model air terjun (waterfall) kadang dinamakan siklus hidup klasik (classic

life circle), dimana hal ini menyiratkan pendekatan yang sistematis dan berurutan

(sekuensial) pada pengembangan perangkat lunak, yang dimulai dengan spesifikasi kebutuhan pengguna dan berlanjut melalui tahapan-tahapan perencanaan (planning), pemodelan (modeling), konstruksi (construction), Serta penyerahan sistem/perangkat lunak ke para pelanggan/pengguna (deployment), yang di akhiri dengan dukungan berkelanjutan pada perangkat lunak lengkap yang dihasilkan. (Pressman, 2010)

(5)

Gambar 2.2 Waterfall Model

a. Komunikasi

Software engineer harus mengerti dan menganalisa informasi- informasi yang ada dalam perangkat lunak, seperti fungsi yang dibutuhkan, performa, rancangan antarmuka, kemudian menyusun kebutuhan-kebutuhan (requirements) untuk seluruh elemen sistem

b. Perencanaan

Perancangan perangkat lunak yang dibutuhkan berdasarkan requirements serta estimasi waktu yang diperlukan untuk membuat aplikasi. c. Pemodelan

Perancangan perangkat lunak dengan proses terfokus pada empat kategori: Struktur data, arsitektur perangkat lunak, user interface dan prosedur. d. Konstruksi

Desain yang sudah dibuat di modeling ditranslasikan ke dalam bahasa mesin. Setelah kode-kode dihasilkan, pengetesan kode dilakukan di mana tahapan ini difokuskan pada bagian dalam perangkat lunak, memastikan bahwa perintah-perintah telah diuji coba, dan pada fungsi bagian luar seperti pengecekan error untuk memastikan hasil yang didapat sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.

(6)

Pengiriman perangkat lunak kepada konsumen beserta penyesuaian dan perbaikan pada prinati lunak sesuai dengan masalah-masalah yang didapat sebelum pengiriman barang serta dari feedback pelanggan.

2.7 Unified Modeling Languange (UML)

Menurut Adi Nugroho (2011:118) Unified Modeling Languange (UML) adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasikan, serta mengkonstruksi bangunan dasar sistem perangkat lunak, termasuk melibatkan pemodelan aturan-aturan bisnis. UML merupakan perkakas utama untuk analisis dan perancangan sistem berorientasi objek.

Menurut Prabowo Pudjo Widodo (2011:6) ketika kita membuat model menggunakan konsep UML ada aturan-aturan yang harus diikuti. Bagaimana elemen pada model-model yang kita buat berhubungan satu dengan lainnya harus mengikuti standar yang ada. UML bukan hanya sekedar diagram, tetapi juga menceritakan konteksnya.

Unified Modeling Language, atau UML, adalah satu set standar diagram

yang menyediakan representasi grafis yang cukup kaya untuk model setiap proyek pengembangan sistem dari analisis melalui penerapan diagram. Sekarang ini sebagian besar analisis sistem berorientasi objek dan desain pendekatan menggunakan UML untuk menggambarkan pengembangan sistem. UML menggunakan satu set diagram yang berbeda untuk menggambarkanberbagai pandangan dari pengembangan sistem. Diagram dikelompokkan menjadi dua klasifikasi: struktur dan perilaku. Diagram struktur meliputi class, object, package,

deployment, component, dan composite structure diagrams. Diagram perilaku

meliputi activity, sequence, communication, interaction overview, timing, behavior

state machine, protocol state machine, dan use case diagrams. (Dennis,

2010:34-35).

2.7.1 Use Case Diagram

Sebuah use case adalah cara formal mewakili cara di mana sistem bisnis berinteraksi dengan lingkungannya. Ini menggambarkan kegiatan yang dilakukan

(7)

oleh para pengguna sistem. Seperti, pemodelan use case sering dianggap sebagai pandangan eksternal atau fungsional dalam proses bisnis bahwa hal itu menunjukkan bagaimana pengguna melihat prosesnya, bukan mekanisme internal dimana proses dan sistem pendukung beroperasi. Seperti diagram aktivitas, penggunaan kasus dapat mendokumentasikan sistem saat ini atau sistem baru yang dikembangkan. (Dennis, 2010:158).

Tabel 2.1 Simbol-simbol dalam Use Case Diagram (Dennis, 2010:174)

Simbol Nama Simbol Keterangan

Actor/Role

Actor Seseorang atau sesuatu yang

berinteraksi dengan system

Use Case Menggambarkan bagaimana sesorang

akan menggunakan sistem.

Subject Merupakan lingkup subjek, misalnya,

system atau individu proses bisnis. Association

Relationship

Untuk mendokumentasikan aliran-aliran logika dalam setiap Use Case. <<include>> Include

Relationship

Include memungkinkan Use Case untuk menggunakan fungsional yang di sediakan oleh Use Case lainnya.

<<extends>> Extends

Relationship

Memungkinkan suatu Use Case memiliki kemungkinan memperluas fungsionalitas yang disediakan oleh

use case lainnya. UseCase

(8)

Generalization Relationship

Digunakan untuk memperlihatkan bahwa beberapa actor atau Use Case memiliki sesuatu yang bersifat umum.

2.7.2. Sequence Diagram

Sequence diagram adalah salah satu dari dua jenis diagram interaksi.

Mereka menggambarkan benda-benda yang berpartisipasi dalam kasus penggunaan dan pesan yang melewati antara mereka dari waktu ke waktu untuk satu use case. Sebuah sequence diagram adalah model dinamis yang menunjukkan urutan eksplisit pesan yang lewat di antara objek dalam interaksi didefinisikan. Karena urutan diagram menekankan pemesanan berbasis waktu kegiatan yang terjadi di antara set benda, mereka sangat membantu untuk memahami spesifikasi real-time dan kompleks menggunakan kasus. (Dennis, 2010:240).

Tabel 2.2 Simbol-simbol dalam Sequence Diagram (Dennis, 2010:242)

Simbol Nama Simbol Keterangan

Actor/Role

Actor Orang atau system yang berasal

dari manfaat dan eksternal ke sistem yang berpartisipasi secara berurutan dengan mengirim dan / atau menerima pesan.

Object Berpartisipasi secara berurutan

dengan mengirim dan / atau menerima pesan yang ditempatkan diatas diagram.

Lifeline Menyatakan kehidupan suatu

objek. .

(9)

Execcution Occurence

Menyatakan objek dalam keadaan aktif dan berinteraksi pesan.

aMessage() Retur Value

Message Pesan yang mengambarkan

komunikasi yang terjadi antar objek.

Panggilan operasi ditandai dengan pesan yang dikirim sebuah panah yang tebal, sedangkan kembalinya ditandai dengan nilai yang akan dikembalikan dan ditampilkan sebagai panah putus-putus.

(aGuardCondition): aMessage

Guard Condition

Mewakili tes yang harus dipenuhi untuk pesan yang akan dikirim.

For object destruction

X adalah tempat di akhir masa obyek untuk menunjukkan bahwa itu akan keluar dari eksistensi

Frame Menunjukkan isi dari sequence

diagram.

2.7.3. Activity Diagram

Sebuah Activity Diagram dapat digunakan untuk jenis kegiatan proses modeling. Disini dijelaskan dalam konteks pemodelan proses bisnis. Proses model menggambarkan bagaimana sebuah sistem bisnis beroperasi. Sebuah model proses dapat digunakan untuk mendokumentasikan system saat ini atau sistem baru yang sedang dikembangkan, apakah komputerisasi atau tidak. Ada banyak teknik pemodelan proses yang berbeda yang digunakan saat ini. (Dennis, 2010:158)

(10)

Tabel 2.3 Simbol-simbol dalam Acivity Diagram (Dennis, 2010:160)

Simbol Nama Simbol Keterangan

Action

Sederhananya, bagian

perilaku yang tidak

terpisah.Ditandai

denganpemberian nama.

Activity

Merupakan sebuah gambaran aktivitas yang terjadi. Ditandai dengan pemberian nama.

Object Node

Digunakan untuk mewakili sebuah benda yang terhubung ke satu set objek yang mengalir.

Control Flow

Menunjukan urutan eksekusi.

Object Flow Menunjukkan aliran objek

dari satu aktifitas ke aktifitas yang lain.

Initial Node Menggambarkan awal dari

serangkaian tindakan atau kegiatan. Final-Activity Node Merupakan berakhirnya sebuah aktivitas. Aktivity Action Class Name

(11)

Final-Flow Node

Merupakan tanda

menghentikan aliran kontrol yang spesifik atau aliran objek.

Decision Node

Digunakan untuk mewakili kondisi pengujian untuk memastikan bahwa aliran kontrol hanya turun satu jalur. Label dengan kriteria keputusan untuk melanjutkan kearah yang spesifik.

Merge Node

Digunakan untuk mengambil kembali jalur keputusan yang berbeda secara bersamaan yang dibuat menggunakan simpul keputusan(decision

node).

2.7.4 Class Diagram

Sebuah Class Diagram adalah model statis yang menunjukkan kelas dan hubungan antar kelas yang tetap konstan dalam sistem dari waktu ke waktu. Diagram kelas menggambarkan kelas, yang mencakup baik perilaku dan kedudukan, dengan hubungan antara kelas. (Dennis, 2010:213).

(12)

Tabel 2.4 Simbol-simbol dalam Class Diagram (Dennis, 2010:215)

Simbol Nama Simbol Keterangan

Class

Merupakan jenis orang, tempat, atau hal tentang sistem yang akan perlu untuk menangkap dan menyimpan informasi.

attribute name/derived attribute name

Attribute Merupakan property yang

menjelaskan keadaan objek.

operation name ()

Operation Merupakan tindakan atau

fungsi bahwa kelas dapat melakukan.

AssociatedWith 0..* I

Association

Merupakan hubungan antara beberapa kelas, atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.

Generalization Merupakan sebuah hubungan

antara beberapa kelas.

0..* IsPartOf I

Aggregation

Merupakan sebuah bagian logikadari hubunganantara beberapa kelas atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.

I..* IsPartOf I

Composition

Merupakan bagian fisik dari hubungan antara beberapa kelas atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.

Class 1 +atribut1 +operation1()

(13)

2.8 Basis Data (Database)

Menurut Edhy Sutanta (2011:29) basis data sebagai suatu kumpulan data terhubung (terelated data) yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, tidak perlu suatu kerangkapan data (jika ada maka kerangkapan data itu harus seminimal mungkin dan terkontrol), data disimpan dengan cara-cara tertentu sehingga mudah digunakan atau ditampilkan kembali; data dapat digunakan oleh satu atau lebih program-program operasi secara optimal; data dapat disimpan tanpa mengalami ketergantungan kepada program yang akan menggunakannya; data disimpan sedemikin rupa sehingga proses penambahan, penganbilan, dan modifikasi data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontol.

2.9 PHP (Hypertext Preprocessor)

PHP yaitu bahasa pemrogramanyang berkerja dalam web server. Script-scrip PHP tersimpan dalam sebuah server dan dieksekusi atau diproses dalam server tersebut. Anhar (2010:3) mengatakan dalam bukunya PHP atau Hypertext Preprocessor adalah bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script terintegrasi dengan HTML dan berada pada server. PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru (up to date). Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan.

2.10 MySQL

Database adalah sekumpulan tabel-tabel yang berisi data dan merupakan

kumpulan dari field atau kolom. Struktur file yang menyusun sebuah database adalah Data Record dan Field.

Sebuah website yang dinamis memerlukan tempat penyimpanan data agar pengunjung dapat memberikan komentar, saran, dan masukan atas website yang dibuat. Program untuk mengolah dan mengelola database MySQL memiliki

(14)

sekumpulan prosedur dan struktur sedemikian rupa sehingga mempermudah dalam menyimpan, mengatur, dan menampilkan data.

Anhar (2010:45) megatakan MySQL adalah salah satu DataBase Management System (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lainnya. MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL. MySQL bersifat open source sehingga bisa digunakan secara gratis. Pemrograman PHP juga sangat mendukung/support dengan database MySQL.

Tabel 2.6 : Tipe-Tipe Data MySQL

Tipe Data Deskripsi Contoh

INT

mendefinisikan field yang akan menyimpan data angka

ID INT Umur INT VARCHAR(n) field yang menyimpan teks dengan

panjang maksimal sebanyak n huruf

Nama VARCHAR(20) alamat VARCHAR(30)

CHAR(n)

field yang menyimpan data berupa teks atau string dengan panjang kurang dari n huruf. Jika data yang dientri kurang dari n maka sisanya akan diisi dengan spasi

nama CHAR(20) alamat CHAR(30) kota CHAR(10)

TEXT

mendefinisikan field yang mampu menyimpan karakter sebanyak antara 255 – 65535 huruf

Catatanguru TEXT

TIME

mendefinisikan field yang mampu menyimpan tentang waktu dalam format HH : MM : SS dengan H adalah jam, M adalah menit dan S adalah detik

(15)

DATE

mendefinisikan field yang mampu menyimpan tentang tanggal dengan format YYYY : MM : DD dengan Y adalah tahun, M adalah bulan, dan D adalah tanggal

Tgllahir DATE

Sumber : Sularso Budilaksono, 2009.

2.11 Sejarah Internet

Pada tahun 1963, RAND Cooperation suatu organisasi pengendalian perang dingin Amerika Serikat, menghadapi masalah yang rumit. Yaitu bagaimana Amerika Serikat tetap dapat berkomunikasi secara lancer jika sedang terjadi perang nuklir, dan dalam kondisi saat perang sudah usai. Solusi masalah ini ialah dengan menciptakan sebuah jaringan yang menghubungkan semua tempat sarana strategis diseluruh Amerika Serikat, dan tetap dapat memberikan request of proposal (RFP) kepada University Carlifornia Los Angeles (UCLA). Beberapa orang yang terlibat, diantaranya Vinton Cerf, Steve Crocker, John Postel, dan Robert Braden.

Pada tahun 1964 dikeluarkan proposal RAND, yang ininya mengatakan bahwa jaringan yang akan dibentuk tidak terpusat pada suatu tempat dan tetap berfungsi sekalipun dalam keadaan hancur. Ide ini diilhami oleh teknologi yang memungkinkan dapat mengirimkan pesan dari tempat asal ke tujuan, dengan cara memecah-mecah pesan tersebut menjadi bagian- bagian yang lebih kecil. Yang disebut paket pada saat dikirimkan, dan kembali disusun seperti semula, saat diterima di tempat tujuan. Teknologi ini dikenal sebagai packet switching network. Pada tahun 1969, empat buah interface message processor (IMP) dikirimkan ke 4 perguruan tinggi, yakni UCLA, Standard Research Institute (SRI), University of California Sana Barbara (UCSB), dan University of Utah. Jaringan keempat empat ini disebut APARNET, yang disponsori oleh Defense of Advanced Research Project Agency (DARPA) milik Pentagin, Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

(16)

Internet bukan merupakan sesuatu yang asing lagi bagi orang pada masa sekarang. Sekalipun demikian, banyak orang tidak atau belum memahami apa dan bagaimana sebenarnya yang dimaksud dengan internet. Internet merupakan sekumpulan jaringan yang berskala global. Tidak ada satu pun orang, kelompok, atau organisasi yang bertanggung jawab untuk menjalankan internet. Mekanisme kerja internet tidak didasarkan pada manusia, tetapi merupakan mekanisme kerja elektronik. Masing-masing jaringan yang terhubung satu dengan lainnya, berkomunikasi menggunakan protokol-protokol tertentu, seperti Transmission Conrol Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). Dari waktu ke waktu, jaringan yang tersebar di berbagai belahan dunia saling terhubung dengan jaringan-jaringan yang sudah ada terlebih dahulu. (Taryana Sudaryana, 2014:7)

2.12 World Wide Web

World wide web atau yang biasa disingkat WWW merupakan kumpulan

situs web yang dapat diakses di internet yang berkisaran semua informasi yang dubutuhkan semua pengguna internet. Jadi antara web, situs web, dan WWW sebenarnya sama pengertiannya, hanya ruang lingkupnya yang berbeda. (M. Rudiyanto Arief, 2011:8) Salah satu elemen yang paling menarik dalam internet ialah adanya worldwideweb (WWW) yang merupakan teknologi canggih saat ini dalam dunia internet. WWW merupakan jaringan yang menghubungkan jaringan- jaringan local ke dalam suatu jaringan global, di mana satu komputer di negara tertentu, dapat secara langsung berkomunikasi dengan komputer lain di negaranya. (Taryana Sudaryana, 2014:14)

2.13 Adobe Dreamweaver CS6

Adobe dreamweaver CS6 merupakan salah satu program aplikasi yang digunakan untuk membangun sebuah website, baik secara grafis maupun dengan menuliskan kode sumber secara langsung. Adobe Dreamweaver CS6 memudahkan pengembang website untuk mengelola halaman-halaman website dan asset-asetnya, baik gambar (image), animasi flash, video, suara dan lain sebagainya. Selain itu, Adobe Dreamweaver CS6 juga menyediakan fasilitas untuk melakukan

(17)

pemrograman scripting, baik ASP (Active Server Page), JSP (Java Server Page), PHP (PHP Hypertext Preprocessor), XML (Extensible Markup Language) dan lainnya.

Start Page adalah kotak dialog yang ditampilkan pertama kali bersamaan dengan jendela utama aplikasi Adobe Dreamweaver CS6 saat dijalankan. Fungsi dari Start Page ini adalah menampilkan menu pilihan yang ada di Adobe Dreamweaver CS6, di mana user berhak memilih menu mana yang akan dipakai atau dijalankan. Start Page menampilkan 4 pilihan menu dan sebuah checkbox untuk menonaktifkan kotak dialog Start Page. Menu yang ditampilkan meliputi Open a recent Document, Create New, Top Features (video), dan Help Online.(WAHANA KOMPUTER, 2010:2)

2.14 Career Center

Career Center atau biasa disebut juga pusat karir merupakan sebuah

fasilitas yang membantu pencari kerja dalam mendapatkan informasi lowongan pekerjaan. Dan membantu pencari tenaga kerja dalam mendapatkan sumber daya manusia yang dibutuhkan.

Definisi career center menurut Kemnakertrans identik dengan bursa kerja, baik bursa kerja pemerintah maupun swasta. Di perguruan tinggi fungsi pusat karir adalah: (1) memfasilitasi pencari kerja untuk mendapat pekerjaan sesuai minat, bakat dan ketrampilannya, (2) membantu perusahaan pengguna tenaga kerja untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, trampil dan profesional sesuai dengan kebutuhan perusahaan, (3) melaksanakan rekrutmen tenaga kerja, dan (4) mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja.

Gambar

Gambar 2.1 Komponen Database  (Sumber: Connolly, 2010: 68)  1.  Hardware
Gambar 2.2 Waterfall Model  a.  Komunikasi
Tabel 2.1 Simbol-simbol dalam Use Case Diagram (Dennis, 2010:174)  Simbol  Nama Simbol  Keterangan
Tabel 2.2 Simbol-simbol dalam Sequence Diagram (Dennis, 2010:242)
+5

Referensi

Dokumen terkait

Interaksi antara pelaku manajemen dan pihak eksternal yaitu komunitas yang terlibat, mempengaruhi terwujudnya kebutuhan pendengar atau keberhasilan progran acara

komponen SAP-LAP yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Model generic. dapat disebut juga sebagai General Problem Solving yang dapat

Berdasarkan hasil observasipada tanggal 18 Agustus 2015.di kelas VIIB SMP Negeri 2 Godean, ditemukan bahwa keaktifan siswa dalam proses pembelajaran siswa sebatas

Riwayat penyakit lainnya pada keluarga Os, seperti diabetes, hipertensi, jantung, batuk lama, asma, dan alergi disangkal oleh

Untuk kelajuan yang kecil terhadap kelajuan cahaya, energi total partikel E ialah jumlah dari energi kinetik dan energi potensial V, dengan V pada umunya merupakan fungsi

Unit Kegiatan Mahasiswa adalah organisasi yang berada di Institut Teknologi Bandung yang menghimpun mahasiswa Institut Teknologi Bandung untuk berkegiatan dalam bidang-bidang

Hasil analisis kelayakan usahatani dan sensitivitas, menunjukkan bahwa apabila terjadi penurunan harga setiap komoditi dan diikuti dengan kenaikan harga sarana

Penghambat yang ada dalam kelas II adalah salah satu atau kombinasi dari pengaruh berikut: (1) lereng landai, (2) kepekaan erosi atau bahaya erosi sedang atau